Ask The Experts
1.81K subscribers
4.72K photos
414 videos
188 files
2.9K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
WAKTUNYA BERPARTISIPASI KING 👑

Buat mempermudah Sobat ATE, berikut kami lampirkan rekap informasi Lomba/Kompetisi HUT ke 58 BPJS Kesehatan yang telah diumumkan di kanal resmi (MTV) dan grup COMMIT 🇮🇩


1. Lomba Video Kearsipan dan Keterbukaan Informasi Publik
(Closed: 10 Juni 2026)
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213962

2.
🔔🔔🔔🔔 Hari terakhir pendaftaran Lomba Stand Up Comedy (Deadline: 12 Juni 2026) ‼️⚠️
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213972

3. Lomba Video Life at BPJS Kesehatan: Aku dan Peranku di BPJS Kesehatan (Deadline: 21 Juni 2026) ‼️⚠️
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213963

4. Lomba Public Speaking BPJS Talk (Deadline: 26 Juni 2026) ‼️⚠️
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/215105

#INISIATIF #HUT58BPJS
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Empat tim terbaik hasil pertandingan Selasa, 9 Juni 2026, sukses mengamankan tempat di Babak Top 32 Besar Family 100 Semarak HUT ke 58 BPJS Kesehatan 2026 🏆

Kini tinggal 4 tiket terakhir yang tersisa dan akan diperebutkan pada pertandingan Kamis esok. Siapakah yang akan melengkapi daftar 32 tim terbaik nasional? Stay humble 🔥
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
😂🤣🥲☺️😊🙂

Sportivitas adalah fondasi setiap kemenangan
🇮🇩

Menindaklanjuti adanya permintaan informasi dari peserta dan berdasarkan hasil evaluasi panitia, maka salah satu pertandingan Top 36 Number Detective akan dilaksanakan kembali melalui mekanisme rematch. Keputusan ini diambil untuk menjaga integritas kompetisi serta memastikan seluruh peserta bertanding dalam kondisi yang adil 🏆

PIC REMATCH: Kk @Gildametadila (KC Tigaraksa) & Kk @Ecikaaa (KC Tondano)


Terima kasih atas pengertian, perhatian, dan sportivitas dari seluruh peserta dan para pendukung. Jaga kekompakan dan tetap saling respect 🤝

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
1
4 Tim hebat lainnya hasil match Rabu, 10 Juni berhasil menyusul mengamankan tiket lolos ke Babak Top 12 Nasional Number Detective Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan 2026. Stay humble 🏆

Btw pemain dari Kepwil 1 pada gacor yah? 🤯👏
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Dibayar atau Tidak? 💸🤝

Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Dulu, mulai kelas 3 SMA saya belajar giat untuk menghadapi Ebtanas dan Sipenmaru. Tidak cukup belajar dengan buku-buku paket standar dari sekolah, saya membeli beberapa buku tambahan. Ibu Rukaiyah, ibu angkat saya, selalu menyediakan uang setiap kali saya minta untuk membeli buku.

Di antara buku yang saya beli adalah "Bank 2000 Soal". Ini adalah kumpulan soal-soal yang pernah dipakai untuk berbagai tes, Ebtanas dan Sipenmaru selama beberapa tahun. Buku ini terdiri dari beberapa mata pelajaran penting seperti Fisika, Kimia, dan Matematika. Saya belajar, dan saya selesaikan soal-soal di buku itu. Akhirnya saya bisa kerjakan semua, tuntas.

Ada teman-teman main saya yang ingin belajar. Tadinya mereka belajar berkelompok, dibimbing oleh teman sekelas saya. Tapi yang membimbing kurang aktif, lalu mereka meminta saya. Teman-teman main ini bukan teman satu sekolah. Mereka dari sekolah lain. Saya berkenalan karena persambungan antarteman.

Singkat cerita, saya mulai membimbing mereka. Saya bahas penyelesaian soal-soal yang ada di buku. Bimbingan dilakukan di rumah salah satu teman saya itu. Nah, pesertanya cewek semua.

Di masa itu saya sering pergi dari rumah. Saya sering menginap di rumah teman-teman saya. Kenapa? Rumah yang saya tempati sempit. Kamar buat kami adalah sebuah kamar kecil, yang diisi 7 orang. Rasanya sumpek. Kawan-kawan saya adalah orang-orang yang cukup berada. Mereka punya kamar sendiri, lengkap pula dengan pemutar musik stereo. Saya nyaman tinggal di rumah mereka.

Ada sisi lain juga. Ibu para teman saya ini suka sama saya. Saya berbeda dengan anak-anak lain yang biasa kumpul di rumah teman-teman saya ini. Pada umumnya yang datang adalah anak-anak berangasan, malas belajar. Saya tertib, dan rajin salat. Belakangan para ibu itu juga tahu bahwa saya rajin belajar, dan berprestasi baik di sekolah.

Setidaknya ada 2 ibu yang secara khusus berpesan, menitipkan anak-anaknya pada saya. "Kau ajaklah dia belajar, dan menjauhi teman-teman yang nakal tu. Sering-seringlah kau menginap di sini." Kurang lebih begitu pesannya.

Tentu saja saya tidak menjauhkan teman-teman saya dari anak-anak lain yang nakal-nakal itu. Saya sendiri suka juga bergaul dengan anak-anak nakal itu. Tapi saya tidak ikuti semua kenakalan mereka. Yang terpenting, saya belajar dengan tekun, karena saya punya mimpi, ingin sekolah ke luar negeri.

Saya sering tidur di rumah orang lain itu membuat keluarga saya tak senang. Abang saya yang bertanggung jawab soal saya sudah mengomel bolak-balik, tapi tak mempan. Emak yang sesekali datang dari kampung, juga marah. Tak mempan juga. Pernah suatu kali, Emak datang, sudah 2 hari di rumah, saya tak ada. Akhirnya saya disuruh pulang.

Saya tak berani berterus terang soal rumah yang tak nyaman. Takut menyakiti perasaan Emak. Rumah kecil yang sederhana dan sempit itu adalah hasil perjuangan Emak. Jadi saya tak menjawab soal kenapa saya sering pergi. Tapi saya coba meyakinkan Emak bahwa saya tak membuat onar. "Aku ngajar, Mak," kata saya menjelaskan.

Saya ceritakanlah soal kegiatan mengajar les tadi. Saya berharap Emak tenang. Tapi muncul pertanyaan Emak yang di luar dugaan saya.

"Kau dibayar, tak?"

Nah itu dia. Saya tidak dibayar. Kok mau? Saya senang. Mengajar anak-anak lain membuat saya yakin bahwa saya menguasai materi pelajaran. Di samping itu, saya memang suka mengajar. Terus, itu yang diajar adalah cewek-cewek cantik. Salah satunya saya taksir.

Usai kelas bareng-bareng itu, si cewek masih minta pula les tambahan. Berdua aja. Malam-malam. Kadang kami ditinggal berdua saja, saat keluarganya sedang pergi keluar. Semua itu menyenangkan belaka.

Tapi kan saya tak bisa berterus terang sama Emak. Saya hanya bilang,"Mak, tak semua hal harus dapat imbalan uang." Emak keberatan dengan alasan itu.

"Lagakmu macam orang berkecukupan saja. Yang boleh ngomong begitu itu orang berduit. Kau masih sangat perlu duit. Jangan mau kerja tanpa dibayar."

Dalam soal itu saya tak setuju dengan Emak. Makanya saya melawan. Saya tak pedulikan omongannya.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Apakah Emak begitu mata duitan? Dia sangat gigih dalam mencari uang. Setiap kesempatan untuk menghasilkan uang tak pernah ia lewatkan. Tapi saya juga tahu bahwa Emak bukan tak suka anaknya menolong orang. Ia cuma tak suka anaknya pergi menginap di rumah orang.

Hubungan dengan kawan-kawan itu berlanjut sampai kami sama-sama kuliah, bekerja, lalu menua. Tak hanya dengan teman, tapi juga dengan para orang tua mereka. Saat ini pun saya sempatkan untuk berkunjung kepada para orang tua yang masih hidup.

Catatan penting dari cerita ini,
1. Kebutuhan dasar anak-anak itu nyata. Tidak bisa dimanipulasi dengan prinsip prihatin, nrimo, tahu diri, taat pada orang tua, dan sebagainya. Kerja keraslah untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

2. Tidak semua perbuatan baik harus mendapat balasan berupa uang. Bahkan tidak harus mendapat balasan dari yang menerimanya. Tapi sadarilah bahwa kita hanya bisa hidup dengan saling berbuat baik kepada orang lain.

#INISIATIF
🙏1
Panduan Menjawab Pertanyaan Number Detective

Btw karena kompetisi Number Detective udah mendekati partai-partai penentu yang berisi tim-tim jagoan nan hebat, serta untuk memastikan pertandingan berlangsung adil dan sesuai aturan, maka ijinkanlah kami mereminder kembali agar setiap tim wajib menjawab pertanyaan berdasarkan angka rahasia yang sebenarnya dimiliki serta sesuai dengan bunyi pertanyaan yang diajukan

Contoh 1
Jika angka rahasia tim adalah 450:

“Apakah angka tim Anda lebih dari 450?” → TIDAK
“Apakah angka tim Anda kurang dari 450?” → TIDAK

Karena angka 450 sama dengan 450

Contoh 2
Jika angka rahasia tim adalah 450, maka digit terakhirnya adalah 0:

“Apakah digit terakhir angka tim Anda genap?” → IYA
“Apakah digit terakhir angka tim Anda habis dibagi 2?” → IYA
“Apakah digit terakhir angka tim Anda habis dibagi 3?” → IYA

Karena angka 0 merupakan bilangan genap dan dapat dibagi bilangan tersebut tanpa sisa

Contoh 3
Jika angka rahasia tim adalah 450:

“Apakah angka tim Anda ganjil?” → TIDAK
“Apakah angka tim Anda genap?” → IYA

Karena digit terakhirnya adalah 0

Contoh 4
Jika angka rahasia tim adalah 450:

“Apakah digit pertama angka tim Anda lebih besar dari 4?” → TIDAK

Pastikan memperhatikan digit yang ditanyakan, apakah digit pertama, tengah, atau terakhir

Contoh 5
Jika angka rahasia tim adalah 450:

“Apakah angka tim Anda habis dibagi 5?” → IYA
“Apakah angka tim Anda habis dibagi 4?” → TIDAK

Tips:
1. Gunakan perhitungan yang tepat dan hindari menjawab berdasarkan perkiraan. Apabila ragu, peserta diperbolehkan menggunakan kalkulator
2. Apabila terdapat pertanyaan atau kondisi yang membingungkan saat pertandingan berlangsung, jangan pernah sungkan untuk melakukan raise hand dan meminta bantuan/ konfirmasi panitia


Selamat menyiapkan strategi terbaik, mengasah kemampuan analisis dan komunikasi tim 🔍🕵️‍♀️
Pertandingan seru Piala Dunia pekan ini 🏆
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
TATAPLAH "COPPO BOLA" SAAT BERANGKAT MERANTAU!

Oleh: Dul Abdul Rahman

Bagi orang Bugis, juga Makassar, rumah bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah tubuh simbolik tempat nilai, doa, dan ingatan diwariskan lintas generasi.

Pada rumah panggung tradisional, COPPO BOLA (puncak atap) menjadi bagian tertinggi yang menautkan bumi dan langit, manusia dan harapan.

Karena itulah, saat seseorang hendak pergi merantau, orang tua-tua menganjurkan agar ia menatap COPPO BOLA, bahkan hingga tiga kali, sebelum melangkahkan kaki meninggalkan kampung halaman.

Tindakan ini sejatinya adalah ritual batin, bukan sekadar gerak mata. Menatap COPPO BOLA berarti menyadari dari mana seseorang berasal dan ke mana ia kelak harus kembali.

COPPO BOLA melambangkan pusat rumah, tempat bersemayamnya keluarga, leluhur, dan nilai-nilai adat.

Dalam pandangan kosmologis Bugis, rumah adalah miniatur semesta: ada bagian bawah, tengah, dan atas. Puncaknya menjadi simbol cita-cita, doa, dan restu. Ketika perantau menatap COPPO BOLA, ia seakan mengikatkan jiwanya pada akar budaya, membawa kampung halaman ke mana pun ia pergi. Jarak geografis boleh terbentang, tetapi ikatan batin tetap terjaga.

Menatap COPPO BOLA juga adalah isyarat harapan, bahwa perjalanan ini tidak memutus jalan pulang. Ia adalah doa tanpa kata agar perantauan membuahkan hasil, dan agar kaki yang melangkah pergi suatu hari dapat melangkah pulang.

Selain itu, menatap COPPO BOLA juga berarti memohon restu kepada semua yang ditinggalkan: ayah, ibu, tanah kelahiran, dan nilai-nilai adat. Restu ini diyakini menjadi perisai batin, pelindung dari bahaya dan kesulitan yang mungkin dihadapi di negeri orang.

Dan yang terakhir, menatap COPPO BOLA adalah peneguh niat. Ia mengingatkan bahwa merantau bukan sekadar mencari penghidupan, tetapi menjalani amanah. Bahwa ada rumah yang menunggu, keluarga yang berharap, dan nama baik yang harus dijaga. Dalam kesadaran itulah tekad diperkuat, langkah ditegakkan.

Pada akhirnya, menatap COPPO BOLA adalah pelajaran tentang kesadaran diri. Bahwa sejauh apa pun seseorang pergi, ia tidak pernah benar-benar terputus dari asalnya. Puncak atap itu menjadi saksi bisu keberangkatan, dan kelak, kepulangan.

#INISIATIF #TGIF
1
Selamat kepada 4 (empat) tim terakhir hasil pertandingan Kamis, 11 Juni 2026 yang sukses mengamankan tempat di Babak Top 32 Besar Family 100 Semarak HUT ke 58 BPJS Kesehatan 2026 🏆🔥
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Top 32 Nasional, Here We Come 🏆

Satu langkah besar telah terlewati. Tim-tim berikut resmi melaju ke Babak Top 32 Nasional Family 100 ATE 2026 🚀

Selamat kepada seluruh tim yang berhasil lolos. Terima kasih atas semangat, kekompakan, dan perjuangan yang telah ditunjukkan sepanjang kompetisi

Perjalanan belum usai. Tetap solid, tetap fokus, dan terus berjuang membawa kebanggaan bagi unit kerja serta wilayah masing-masing. 🇮🇩🔥

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM