Ask The Experts
1.81K subscribers
4.73K photos
414 videos
188 files
2.91K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
Kalau para ekonom punya model dan perhitungannya sendiri, Sobat ATE punya rumus apa untuk menentukan calon juara Piala Dunia 2026? ๐Ÿค”๐Ÿ†
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kalau para ekonom punya model dan perhitungannya sendiri, Sobat ATE punya rumus apa untuk menentukan calon juara Piala Dunia 2026? ๐Ÿค”๐Ÿ†
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค ๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค

Saatnya Membuktikan Naluri Football Analyst-mu ๐Ÿ“ˆโšฝ

Piala Dunia 2026 akan segera bergulir dengan 48 negara terbaik yang siap bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola ๐Ÿ†

Kini giliran Sobat ATE untuk mengambil peran sebagai analis

๐ŸŽฏ Tugasmu:
Pilih maksimal 4 tim yang menurutmu memiliki peluang terbesar untuk mengakhiri turnamen di posisi 3 besar dunia (Juara 1, 2, dan 3)

๐ŸŽ Di akhir kompetisi, 3 orang Sobat ATE dengan jumlah prediksi benar terbanyak akan mendapatkan souvenir menarik dari ATE

Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 17.00 WIB ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Syarat klaim: Memilih maksimal 4 nama tim aja di polling yang tersedia dan sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1


Apakah pilihanmu akan mengikuti statistik, performa terkini, sejarah, atau sekadar feeling juara? cuss ke pollingnya ๐Ÿ‘‡
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿšจ BREAKING : EA Sports telah mengeluarkan prediksi pemenang Piala Dunia 2026 melalui simulasi di game EAFC.

4 edisi sebelumnya prediksi mereka selalu akurat, bagaimana tahun ini?

2026 - Spanyol โ“
2022 - Argentina โœ…
2018 - Prancis โœ…
2014 - Jerman โœ…
2010 - Spanyol โœ…
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN ๐Ÿ˜ญ

Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @Layla_andayani. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhumah kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin ๐Ÿคฒ

Selamat jalan, Pahlawan JKN ๐Ÿฅ€
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ˜ข6
ASN Quiet Quitting

Oleh: Teguh Arifiyadi

Tahun lalu, saya diminta memimpin gerbong direktorat dengan jumlah tim sekitar 300 orang tenaga ASN dan kontrak. Tahun ini diminta melanjutkan lagi dengan kekuatan tim sekitar 100-an orang. Rata-rata usia tim saya sekitar 25-30 tahun. Ada fenomena menarik perihal kinerja mereka di 3 tahun terakhir ini.

Saya menyebutnya ASN golongan Quiet Quitting (QQ). Istilah QQ ini populer dalam beberapa artikel, khususnya sejak Amerika dan Jepang memperkenalkan fenomena ini yang menjadi trend pekerja muda mereka sejak tahun 2022.

ASN QQ tidak ada hubungannya dengan ASN yang quiet alias resign. Golongan ASN QQ ini memenuhi kriteria pegawai profesional! Mereka kerja sesuai aturan, tak ada yang dilanggar, hanya saja, tidak ada ketertarikan untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada negara di luar kontrak kinerja yang diberikan. Delapan jam kerja per hari tidak pernah mereka langgar, setiap perintah mereka patuhi dan kerjakan dengan baik, prilaku santun dan hormat terhadap pimpinan tetap mereka jaga, tapi ya, hanya sebatas itu.

Selesai jam kerja, tak ada istilah lembur atau memperpanjang waktu kerja. Tak ada keinginan menggebu akan kenaikan pangkat atau jabatan. Perihal ini, di beberapa instansi, teori meritrokarasi alias โ€œsistem yang memberikan posisi, jabatan, atau penghargaan kepada orang yang paling mampu atau paling berprestasiโ€ bisa dipatahkan dengan teori kepentingan atau darah biru politik. Simpelnya, cerdas dan kinerja top saja tidak cukup untuk meraih jabatan di pemerintahan. Selain garis tangan dan tanda tangan, kadang perlu juga ada campur tangan. Ini yang membuat para ASN QQ berpikir bahwa jabatan TAK LAGI menarik.

Mereka paham bahwa di tengah situasi negara dan dunia yang tidak menentu ini, hal yang paling berharga adalah waktu. Life balance menjadi prioritas mereka. Tak ada istilah mengorbankan waktu pribadi berlebih untuk kepentingan pekerjaan apalagi jabatan (kecuali terpaksa!). Menikmati hobi, misalnya berolah raga, jauh lebih menyenangkan selain menyehatkan. Toh jika mereka sakit, puncak perhatian atasan mereka hanya bisa bilang โ€œGWS, BPJS ya..โ€. Setelah itu? Hening sampai kemudian mereka masuk kerja kembali.

Tak salah jika menikmati hobi, berkumpul dengan keluarga dan sahabat, atau sekedar rebahan bermain tiktok dan update story di kamar menjadi lebih membahagiakan. Passion kerja itu hanya untuk orang dengan gen ambisius. โ€œIni bukan soal kemalasan, ini respon alami terhadap sistem kerja yang terlalu menekan!โ€, kata Profesor Izumi dari Jepang. Gaji dan tunjangan ASN yang cenderung stagnan, beban kerja yang terkadang berat, penghargaan yang minim, pola dan kebijakan karir yang tidak jelas dan berubah-ubah, menghapuskan bayangan cita-cita mereka untuk mengabdi dan melayani โ€œpadamu negeriโ€.

Saya, meski tak berlaku demikian, tak pernah sekalipun menyalahkan mereka. ASN QQ mengekspresikan kekecewaan atau frustasi mereka dengan cara yang tetap profesional dan rasional. Buat saya itu jauh lebih baik daripada ASN tak kompeten yang menabur puja puji terhadap pimpinan untuk meraih jabatan dan bersikap arogan.

#INISIATIF
๐Ÿ”ฅ2
MYELIN

Myelin adalah lapisan pelindung berupa zat lemak yang menyelimuti serabut saraf (neuron) di dalam sistem saraf, terutama di otak dan sumsum tulang belakang.

Sederhananya, myelin itu seperti โ€œisolasi kabel listrikโ€ pada kabel saraf yg fungsinya supaya sinyal listrik bisa berjalan lebih cepat dan efisien.


Oleh: Iwan Kusworo

Membahas tentang Myelin ini juga menarik. Kita sering merasa kagum melihat seorang atlet senam bisa melakukan gerakan meliuk-liuk yang kebanyakan orang tidak bisa melakukannya. Atau ada orang yang bisa mengetik dengan teknik sepuluh jari tanpa melihat keyboard dan kecepatan ketikannya bisa jauh melebihi kebanyakan orang yang masih mengetik dengan sebelas jari (telunjuk kiri dan telunjuk kanan). ๐Ÿ˜‚

Atau dalam skala yang lebih luas... Bagaimana sebagian besar penduduk Jepang bisa begitu disiplin. Ketika ada orang menyeberang jalan, mobil-mobil tertib berhenti, memberi kesempatan penyeberang lewat dulu. Penyeberang jalan pun begitu mereka sampai di ujung, lalu berbalik dan membungkukkan badan ke arah barisan mobil yang tadi berhenti, sebagai ungkapan terima kasih. Sementara kita tahu di Indonesia budaya disiplin sepertinya sudah punah.

Atlet senam, tukang ketik sepuluh jari, atau masyarakat Jepang, mereka bisa melakukan apa yang di atas saya sampaikan dengan cara apa? Yes, berlatih.

Yang kita lihat adalah hasil dari latihan yang dilakukan dalam jangka panjang dan konsisten.

Masyarakat Jepang sudah dilatih disiplin sejak mereka kecil. Bukan hanya teori, tapi juga praktek. Latihan praktek ini kuncinya. Tidak mungkin seorang atlet senam hanya dengan membaca buku panduan senam atau nonton video tutorial senam lalu dia bisa jadi atlet yang jago. Practice makes perfect.

Berlatih di setiap kesempatan akan menebalkan myelin dan membuat seseorang mahir dalam satu hal.

Dan sebagai catatan, myelin tidak mengenal baik dan buruk. Artinya kalau masyarakat kita dari kecil sudah dilatih untuk tidak disiplin: naik motor gak pakai helm, melawan arah, menerobos lampu merah... maka myelin untuk "keterampilan" tersebut yang akan terbentuk dan menebal. Udah gitu parahnya dalam melakukan hal tersebut dia sambil membonceng anaknya yang masih kecil. Bisa dipastikan generasi penerusnya pun akan melakukan hal yang sama karena mendapatkan contoh yang salah.

Jadi kebiasaan baik itu mesti dimulai dan dilatih. Sometimes we feel uncomfortable doing it, but we need to believe that discomfort can be a sign that we are growing into a better version of ourselves.

#INISIATIF
Oleh: Teguh Arifiyadi

"Tidak semua hal yang terjadi di negara ini harus dikomentari atau disikapi di media sosial, terlebih berkaitan dengan politik tertentu". Itu kepingan pesan saya ke calon ASN baru beberapa hari lalu di sebuah acara pengarahan calon ASN.

Bukan tanpa sebab, sekitar 3 tahun terakhir, kami telah melakukan pemeriksaan puluhan profil ASN yang dilaporkan melalui layanan aduan lnspektorat, atasan langsung, email kepegawaian, dan aduanasn.id berkaitan dengan postingan, unggahan, komentar, like, retweet dan sejenisnya di media sosial yang diduga melanggar aturan disiplin ASN.

Jejak digital ASN yang dilaporkan digali kembali, dirangkai, dianalisa secara linguistik, dan kemudian dibuatkan resume untuk setiap individu ASN yang dilaporkan. Hasil laporan tersebut dijadikan bahan bagi pemeriksa kepegawaian dan pimpinan untuk memutuskan salah tidaknya ASN tersebut dan level sanksi apa yang tepat jika terbukti ASN melanggar aturan kepegawaian.

Beberapa ASN 'divonis' tidak bersalah, tapi kebanyakan divonis bersalah dengan sanksi ringan, sedang, atau berat mulai dari teguran lisan, penundaan atau penurunan kepangkatan, penundaan kenaikan gaji berkala, sampai dengan pemberhentian dengan hormat. Bahkan ada ASN yang akhirnya dilaporkan ke penegak hukum karena perbuatannya patut diduga sebagai tindak pidana.

------

Di acara pengarahan tersebut saya lanjut berpesan ke calon ASN:
"Rekan-rekan, ASN adalah karakter yang wajib loyal terhadap negara. Loyalitas ASN tidak dimaknai sempit pada pengabdiaan ke penguasa politik lima tahunan. Siapapun yang menjadi pimpinan ASN, dengan latar belakang politik apapun, sepanjang visi dan misi pemimpin tersebut untuk kepentingan rakyat dan negara, fardlu 'ain bagi ASN untuk patuh".

"Rekan calon ASN, IPK dan asal kampus kalian tidak terpakai di tempat ini! Yang kantor ini butuhkan adalah pegawai dengan antusias kerja, memiliki soft skill yang baik; seperti kemampuan bekerja tim (team work), komunikasi yang baik (interpersonal), kemampuan menemukan solusi masalah (problem solving), kemampuan mengeksekusi ide, inisiatif, dan memiliki sikap pribadi (attitude) yang baik".

"Jika kualifikasi tersebut tidak kalian miliki, setidaknya kalian memiliki satu kualifikasi lain yang wajib ada, yaitu semangat untuk selalu belajar menuju kualifikasi yang dibutuhkan kantor ini! Itupun cukup dan kami hargai."

Saya sendiri mungkin jauh dari kualifikasi itu, tapi memberi semangat dan motivasi kerja pegawai adalah tugas saya. Berat memang, tapi tak apalah. Jika dengan pesan itu satu saja pegawai mencapai kualifikasi itu dan menjadi pemimpin berkelas, negara ini yang diuntungkan. Worth it!

#INISIATIF
โค1
WAKTUNYA BERPARTISIPASI KING ๐Ÿ‘‘

Buat mempermudah Sobat ATE, berikut kami lampirkan rekap informasi Lomba/Kompetisi HUT ke 58 BPJS Kesehatan yang telah diumumkan di kanal resmi (MTV) dan grup COMMIT ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ


1. Lomba Video Kearsipan dan Keterbukaan Informasi Publik
(Closed: 10 Juni 2026)
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213962 โŒ›

2.
๐Ÿ””๐Ÿ””๐Ÿ””๐Ÿ”” Hari terakhir pendaftaran Lomba Stand Up Comedy (Deadline: 12 Juni 2026) โ€ผ๏ธโš ๏ธ
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213972

3. Lomba Video Life at BPJS Kesehatan: Aku dan Peranku di BPJS Kesehatan (Deadline: 21 Juni 2026) โ€ผ๏ธโš ๏ธ
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/213963

4. Lomba Public Speaking BPJS Talk (Deadline: 26 Juni 2026) โ€ผ๏ธโš ๏ธ
Info lebih lanjut : https://t.me/c/1287712664/215105

#INISIATIF #HUT58BPJS
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM