Menjadi bagian dari BPJS Kesehatan ternyata bukan sekadar tentang mulai bekerja. Tapi tentang dipersiapkan untuk mengemban amanah, mengabdi untuk negeri ๐ฎ๐ฉ
Sebelum bertugas melayani ratusan juta peserta JKN, setiap pegawai baru dibekali lebih dari sekadar pengetahuan kerja. Ada karakter yang dibentuk, integritas yang ditanamkan, mental yang ditempa, dan semangat kolaborasi yang dibangun sejak langkah pertama. Karena kepercayaan publik bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ia dibangun dari orang-orang yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk melayaniโ
Yuk, beri โค๏ธ untuk semangat pengabdian ini๐
https://www.instagram.com/p/DYO5lKzCX5z/?igsh=eDdyNGo1eDZ1cHQw
Sebelum bertugas melayani ratusan juta peserta JKN, setiap pegawai baru dibekali lebih dari sekadar pengetahuan kerja. Ada karakter yang dibentuk, integritas yang ditanamkan, mental yang ditempa, dan semangat kolaborasi yang dibangun sejak langkah pertama. Karena kepercayaan publik bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ia dibangun dari orang-orang yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk melayani
Yuk, beri โค๏ธ untuk semangat pengabdian ini
https://www.instagram.com/p/DYO5lKzCX5z/?igsh=eDdyNGo1eDZ1cHQw
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค4
Oleh: Surya Kresnanda
Sering gak disadari, postingan gini jadi catatan digital yang juga dilihat dan dinilai.
Kalo saya pribadi mau rekrut orang, dan liat postingan-postingan dia seperti ini, meski di wawancara terlihat sopan, bisa langsung saya coret.
Sebabnya? posting seperti ini menandakan lack of self control. Bayangin aja nanti kalo sudah kerja di tempat saya dan ada hal yang dirinya gak puas, bisa langsung keluar ke media sosial sebelum sampai di telinga saya.
"Tapi kan mereka protes soal gaji kecil?! Kalo kamu nge-gaji gede mestinya gak perlu khawatir dong!"
Lhoooo justru dengan memberi tawaran gaji gede, saya berharap orang yang direkrut semakin dewasa, semakin bisa mengendalikan diri, dan semakin bisa fokus pada solusi saat ada masalah tanpa harus membawanya ribut di luar.
#INISIATIF
Sering gak disadari, postingan gini jadi catatan digital yang juga dilihat dan dinilai.
Kalo saya pribadi mau rekrut orang, dan liat postingan-postingan dia seperti ini, meski di wawancara terlihat sopan, bisa langsung saya coret.
Sebabnya? posting seperti ini menandakan lack of self control. Bayangin aja nanti kalo sudah kerja di tempat saya dan ada hal yang dirinya gak puas, bisa langsung keluar ke media sosial sebelum sampai di telinga saya.
"Tapi kan mereka protes soal gaji kecil?! Kalo kamu nge-gaji gede mestinya gak perlu khawatir dong!"
Lhoooo justru dengan memberi tawaran gaji gede, saya berharap orang yang direkrut semakin dewasa, semakin bisa mengendalikan diri, dan semakin bisa fokus pada solusi saat ada masalah tanpa harus membawanya ribut di luar.
#INISIATIF
โค2
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 1 & 2 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.00 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.05 WIB
โข Clue 11โ15 โ 16.15 WIB
โข Clue 16โ20 โ 16.20 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 16.30 WIB
Akses form Batch 1 & 2 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/ZTCLrRQHpA
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 3 & 4 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.25 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.30 WIB
โข Clue 11โ15 โ 16.40 WIB
โข Clue 16โ20 โ 16.45 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 16.55 WIB
Akses form Batch 3 & 4 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/knafT82zjz
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 5 & 6 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.50 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.55 WIB
โข Clue 11โ15 โ 17.05 WIB
โข Clue 16โ20 โ 17.10 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 17.20 WIB
Akses form Batch 5 & 6 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/gDwMT4ECuj
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Forwarded from adi darmawan
๐ฅ Halo kaka-kaka The Champ & Duta BPJS Kesehatan ๐
Yuk kita ramaikan postingan Ibu Dirum kita terkait kegiatan The Champ BPJS Kesehatan 2026 ๐
๐ฒ IG: @vetty.yp
https://www.instagram.com/reel/DYQy-SEJ_iG/?igsh=bGt0dWxwMjV6ZTZx
Beliau menyampaikan apresiasi bahwa The Champ BPJS Kesehatan merupakan katalisator perubahan dan budaya organisasi, serta duta terbaik di antara yang terbaik ๐๐
Mohon supportnya untuk: โ Follow akun beliau
โ Like postingannya
โ Tinggalkan komentar positif & semangat untuk The Champ
Mari tunjukkan semangat Value Your People dan energi positif The Champ โจ
#ValueYourPeople
#TheChampBPJSKesehatan
#DenganGotongRoyongSemuaTertolong
Yuk kita ramaikan postingan Ibu Dirum kita terkait kegiatan The Champ BPJS Kesehatan 2026 ๐
๐ฒ IG: @vetty.yp
https://www.instagram.com/reel/DYQy-SEJ_iG/?igsh=bGt0dWxwMjV6ZTZx
Beliau menyampaikan apresiasi bahwa The Champ BPJS Kesehatan merupakan katalisator perubahan dan budaya organisasi, serta duta terbaik di antara yang terbaik ๐๐
Mohon supportnya untuk: โ Follow akun beliau
โ Like postingannya
โ Tinggalkan komentar positif & semangat untuk The Champ
Mari tunjukkan semangat Value Your People dan energi positif The Champ โจ
#ValueYourPeople
#TheChampBPJSKesehatan
#DenganGotongRoyongSemuaTertolong
Inilah 2 nama yang terpilih paling all out di sesi NGED-ATE EDUC-ATE #Edisi422๐ฅ
๐ The chosen ones:
1๏ธโฃ @Ilyastarigan โ Kesekretariatan Badan
2๏ธโฃ @ChillEnjoyRelaxxx โ KC Jayapura
Terima kasih buat semua peserta yang selalu semangat dalam rangkaian kegiatan. Sampai bertemu kembali di event ATE berikutnya. Stay tuned & stay competitive๐
https://www.instagram.com/p/DYRJNyrT995/?igsh=dng0aG1yNG92d2Fr
#INISIATIF
#BecomingAnExpertWithATE
๐ The chosen ones:
1๏ธโฃ @Ilyastarigan โ Kesekretariatan Badan
2๏ธโฃ @ChillEnjoyRelaxxx โ KC Jayapura
Terima kasih buat semua peserta yang selalu semangat dalam rangkaian kegiatan. Sampai bertemu kembali di event ATE berikutnya. Stay tuned & stay competitive
https://www.instagram.com/p/DYRJNyrT995/?igsh=dng0aG1yNG92d2Fr
#INISIATIF
#BecomingAnExpertWithATE
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Semangat kompetisi dalam rangka Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan 2026 terus menghadirkan energi positif, sportivitas, dan ruang untuk menunjukkan potensi terbaik ๐ฒ๐จ
Setelah melalui babak penyisihan yang berlangsung kompetitif dan penuh tantangan, 36 tim terbaik berhasil melaju ke babak utama Number Detective. Kompetisi ini bukan sekadar menguji kemampuan berpikir logis, tetapi juga fokus, ketelitian, strategi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat
Selamat kepada seluruh tim yang lolos, terus kibarkan panji-panji kebanggaan wilayah masing-masing, tunjukkan sportivitas dalam setiap pertandingan, dan jadikan kompetisi ini sebagai ruang untuk merefleksikan semangat tata nilai INISIATIF yang berintegritas, kolaboratif, adaptif, dan senantiasa memberikan yang terbaik hingga babak final๐ ๐ฅ
#INISIATIF
Setelah melalui babak penyisihan yang berlangsung kompetitif dan penuh tantangan, 36 tim terbaik berhasil melaju ke babak utama Number Detective. Kompetisi ini bukan sekadar menguji kemampuan berpikir logis, tetapi juga fokus, ketelitian, strategi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat
Selamat kepada seluruh tim yang lolos, terus kibarkan panji-panji kebanggaan wilayah masing-masing, tunjukkan sportivitas dalam setiap pertandingan, dan jadikan kompetisi ini sebagai ruang untuk merefleksikan semangat tata nilai INISIATIF yang berintegritas, kolaboratif, adaptif, dan senantiasa memberikan yang terbaik hingga babak final
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, Sahabat!
Saya melihat sangat menarik sekali dengan adanya berbagai jenis personality assessment yang ada di pasaran. Mulai dari DISC, MBTI, Facet5, atau CliftonStrengthsFinder, yang sedikit banyak memberikan informasi tentang kecenderungan dan preferensi kita dalam bersikap, berinteraksi dan mengambil keputusan.
Namun yang perlu kita ingat adalah bahwa hasil assessment ini bukanlah harga mati. Jangan sampai hasil test psikologi mendefinisikan siapa diri kita dan mendikte masa depan kita.
Pola pikir ini mungkin perlu kita kembangkan supaya kita tidak terjebak dalam fixed mindset, menutup diri terhadap segala kemungkinan, termasuk dalam menerima tantangan baru.
Contoh: Ketika hasil test kepribadian menunjukkan bahwa kita adalah seorang introvert, lalu ketika ditawari mengambil peran di bidang sales, serta merta kita menolak dengan berlindung di balik kalimat, "Tapi kan saya introvert, gak akan mungkin bisa ngerjain pekerjaan ini."
Hasil CliftonStrengthsFinder Assessment saya 3 tahun lalu mengatakan bahwa talenta saya paling tinggi ada di Empathy (dengan segala kelebihan dan kekurangannya). Tapi hari ini, jika dilakukan assessment lagi, belum tentu hasilnya akan sama dengan hasil 3 tahun yang lalu. Saya meyakini itu. Buat saya itu hanyalah sebuah snapshot tentang diri saya pada saat itu. Dan ya, itu adalah sebuah informasi yang sangat bermanfaat saat itu sebagai panduan bagi saya untuk menjadi diri saya hari ini.
Tidak ada masalah jika kita hanya mau menerima tugas yang membuat kita merasa nyaman melakukannya dan tetap memilih berada di comfort zone.
Namun perlu diingat juga bahwa lawan dari comfort zone adalah.... yes... growth zone. Zona pertumbuhan.
Jika kita mau nyaman, maka kita tidak akan bertumbuh. Dan jika kita mau bertumbuh, maka kita mesti siap untuk merasa tidak nyaman.
Dan organisasi yang bertumbuh membutuhkan orang-orang yang mau bertumbuh juga di dalamnya.
Let's think about it.
Have a nice day! ๐
#INISIATIF
Selamat pagi, Sahabat!
Saya melihat sangat menarik sekali dengan adanya berbagai jenis personality assessment yang ada di pasaran. Mulai dari DISC, MBTI, Facet5, atau CliftonStrengthsFinder, yang sedikit banyak memberikan informasi tentang kecenderungan dan preferensi kita dalam bersikap, berinteraksi dan mengambil keputusan.
Namun yang perlu kita ingat adalah bahwa hasil assessment ini bukanlah harga mati. Jangan sampai hasil test psikologi mendefinisikan siapa diri kita dan mendikte masa depan kita.
Pola pikir ini mungkin perlu kita kembangkan supaya kita tidak terjebak dalam fixed mindset, menutup diri terhadap segala kemungkinan, termasuk dalam menerima tantangan baru.
Contoh: Ketika hasil test kepribadian menunjukkan bahwa kita adalah seorang introvert, lalu ketika ditawari mengambil peran di bidang sales, serta merta kita menolak dengan berlindung di balik kalimat, "Tapi kan saya introvert, gak akan mungkin bisa ngerjain pekerjaan ini."
Hasil CliftonStrengthsFinder Assessment saya 3 tahun lalu mengatakan bahwa talenta saya paling tinggi ada di Empathy (dengan segala kelebihan dan kekurangannya). Tapi hari ini, jika dilakukan assessment lagi, belum tentu hasilnya akan sama dengan hasil 3 tahun yang lalu. Saya meyakini itu. Buat saya itu hanyalah sebuah snapshot tentang diri saya pada saat itu. Dan ya, itu adalah sebuah informasi yang sangat bermanfaat saat itu sebagai panduan bagi saya untuk menjadi diri saya hari ini.
Tidak ada masalah jika kita hanya mau menerima tugas yang membuat kita merasa nyaman melakukannya dan tetap memilih berada di comfort zone.
Namun perlu diingat juga bahwa lawan dari comfort zone adalah.... yes... growth zone. Zona pertumbuhan.
Jika kita mau nyaman, maka kita tidak akan bertumbuh. Dan jika kita mau bertumbuh, maka kita mesti siap untuk merasa tidak nyaman.
Dan organisasi yang bertumbuh membutuhkan orang-orang yang mau bertumbuh juga di dalamnya.
Let's think about it.
Have a nice day! ๐
#INISIATIF
โค1
Perburuan 8 Slot Terakhir Menuju Top 32 Nasional โ๏ธ๐ฅ
Babak 64 Besar Family 100 Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan 2026 masih menyisakan persaingan yang sengit. Hanya tersisa 8 slot terakhir yang akan diperebutkan untuk melengkapi daftar tim terbaik di Top 32 Nasional. Saatnya all out, bermain kompak, dan memberikan yang terbaik. Bawa timmu melangkah lebih jauh serta harumkan nama unit kerja dan wilayahmu di panggung nasional๐
Babak 64 Besar Family 100 Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan 2026 masih menyisakan persaingan yang sengit. Hanya tersisa 8 slot terakhir yang akan diperebutkan untuk melengkapi daftar tim terbaik di Top 32 Nasional. Saatnya all out, bermain kompak, dan memberikan yang terbaik. Bawa timmu melangkah lebih jauh serta harumkan nama unit kerja dan wilayahmu di panggung nasional
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!! Babak 64 Besar
Family 100 ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026
Rabu, 20 Mei 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2: @Rohbert0 (KC Parepare) & @aliamahoroe (KC Ambon)
PIC Match 3 & 4: @FarisFR (KC Bima) @noviaaia (KC Sidoarjo)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!! Babak 64 Besar
Family 100 ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026
Di Match Day hari ini, hanya akan ada 4 Tim terbaik lagi yang menyusul ke Babak Top 32๐
Kamis, 21 Mei 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2: @anggaapriawarman (KC Samarinda) @Ecikaaa (KC Tondano)
PIC Match 3 & 4: @aakarpohon (KC Palopo) @Gildametadila (KC Tigaraksa)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (
Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!! Babak 64 Besar
Family 100 ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026
Di Match Day hari ini, hanya akan ada 4 Tim terbaik lagi yang menyusul ke Babak Top 32๐
Jum'at, 22 Mei 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2: @mayungallo (KC Makale) @withhardshipwillbeease (KC Baubau)
PIC Match 3 & 4: @putriutamiwulandari (KC Pekanbaru) @Sonia_Fransiska (KC Batam)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Mengapa "Service Recovery" itu penting? ๐
Oleh: Ronald Satria
Baru-baru ini, sebuah postingan dari Pak Peter F. Gontha viral mengenai pengalamannya dengan layanan MyBCA. Beliau sedang di luar negeri, mengganti perangkat, menggunakan nomor baru, dan verifikasi wajah otomatisnya gagal karena foto KTP yang berbeda dengan kondisi sekarang.
Situasi ini adalah "bom waktu" bagi sebuah brand. Jika salah penanganan, nasabah akan frustrasi dan berujung pada komplain publik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya malah memberikan dua jempol.
Sebagai seorang Customer Experience (CX) Consultant, saya melihat ada 3 pelajaran mahal yang bisa kita petik dari kejadian ini:
1. AI Punya Batasan, Manusia Punya Solusi
Kita hidup di era otomatisasi, tapi kasus ini membuktikan bahwa teknologi tidak boleh menjadi tembok penghalang. BCA menyediakan "jalur evakuasi" yang mulus: ketika verifikasi AI gagal, mereka langsung mengalihkan ke Video Call dengan petugas manusia.
Jangan pernah membiarkan nasabah terjebak dalam masalah teknologi tanpa ada bantuan manusia yang sigap.
2. Memangkas "Customer Effort" (Beban Nasabah)
Bayangkan jika dalam kondisi di luar negeri, nasabah diminta untuk "datang ke kantor cabang terdekat" atau "menunggu email 3-5 hari kerja". Bisa merusak reputasi.
BCA fokus pada empati dan solusi antisipasi. Masalah kompleks diselesaikan secara online dalam waktu singkat. Semakin kecil usaha yang dikeluarkan nasabah untuk menyelesaikan masalahnya, semakin tinggi loyalitas mereka.
3. Mengubah Krisis Menjadi "Wow Moment"
Dalam teori CX, ada istilah Service Recovery Paradox. Seringkali, nasabah yang mengalami masalah namun ditangani dengan sangat baik, justru akan menjadi lebih loyal daripada nasabah yang tidak pernah punya masalah sama sekali.
Nasabah tadi bukan lagi sekadar pengguna (User), beliau kini menjadi pembela brand (Advocate). Inilah strategi marketing paling organik dan kredibel yang tidak bisa dibeli dengan iklan ratusan juta rupiah.
Kesimpulan untuk para pemilik bisnis:
Digitalisasi itu penting untuk kecepatan, tapi Human Touch adalah kunci untuk memenangkan hati. Jangan sampai karena ingin serba otomatis, kita malah kehilangan sisi empati yang membuat nasabah merasa dihargai.
Seberapa siap sistem layanan bisnis Anda menangani "kasus darurat" seperti yang dialami Peter F Gontha?
#INISIATIF
Oleh: Ronald Satria
Baru-baru ini, sebuah postingan dari Pak Peter F. Gontha viral mengenai pengalamannya dengan layanan MyBCA. Beliau sedang di luar negeri, mengganti perangkat, menggunakan nomor baru, dan verifikasi wajah otomatisnya gagal karena foto KTP yang berbeda dengan kondisi sekarang.
Situasi ini adalah "bom waktu" bagi sebuah brand. Jika salah penanganan, nasabah akan frustrasi dan berujung pada komplain publik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya malah memberikan dua jempol.
Sebagai seorang Customer Experience (CX) Consultant, saya melihat ada 3 pelajaran mahal yang bisa kita petik dari kejadian ini:
1. AI Punya Batasan, Manusia Punya Solusi
Kita hidup di era otomatisasi, tapi kasus ini membuktikan bahwa teknologi tidak boleh menjadi tembok penghalang. BCA menyediakan "jalur evakuasi" yang mulus: ketika verifikasi AI gagal, mereka langsung mengalihkan ke Video Call dengan petugas manusia.
Jangan pernah membiarkan nasabah terjebak dalam masalah teknologi tanpa ada bantuan manusia yang sigap.
2. Memangkas "Customer Effort" (Beban Nasabah)
Bayangkan jika dalam kondisi di luar negeri, nasabah diminta untuk "datang ke kantor cabang terdekat" atau "menunggu email 3-5 hari kerja". Bisa merusak reputasi.
BCA fokus pada empati dan solusi antisipasi. Masalah kompleks diselesaikan secara online dalam waktu singkat. Semakin kecil usaha yang dikeluarkan nasabah untuk menyelesaikan masalahnya, semakin tinggi loyalitas mereka.
3. Mengubah Krisis Menjadi "Wow Moment"
Dalam teori CX, ada istilah Service Recovery Paradox. Seringkali, nasabah yang mengalami masalah namun ditangani dengan sangat baik, justru akan menjadi lebih loyal daripada nasabah yang tidak pernah punya masalah sama sekali.
Nasabah tadi bukan lagi sekadar pengguna (User), beliau kini menjadi pembela brand (Advocate). Inilah strategi marketing paling organik dan kredibel yang tidak bisa dibeli dengan iklan ratusan juta rupiah.
Kesimpulan untuk para pemilik bisnis:
Digitalisasi itu penting untuk kecepatan, tapi Human Touch adalah kunci untuk memenangkan hati. Jangan sampai karena ingin serba otomatis, kita malah kehilangan sisi empati yang membuat nasabah merasa dihargai.
Seberapa siap sistem layanan bisnis Anda menangani "kasus darurat" seperti yang dialami Peter F Gontha?
#INISIATIF
โค2
Kerjaan numpuk, tuntutan datang dari mana-mana, belum lagi drama relasi di rumah atau di kantor, rasanya capeknya bukan cuma fisik, tapi juga mental. Tanpa sadar, kita jadi terus โbertahanโ tanpa tahu batas. Padahal, menjaga kewarasan itu sama pentingnya dengan mengejar target. Di webinar ATE kali ini, kita bakal ngobrolin gimana caranya tetap mental balance di tengah tekanan relasi yang datang dari dua dunia sekaligus
Di kelas ini, kamu akan diajak memahami tanda-tanda toxic relationship, cara mengelola emosi, sampai gimana menetapkan boundaries tanpa rasa bersalah. Karena kamu berhak punya ruang yang sehat, baik di rumah maupun di tempat kerja. Yuk, mulai jaga diri dari sekarang
๐ฑ Stay tuned di Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
๐ Ilmu + 2 JP + Doorprize (3 orang beruntung di sesi kelas)
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
CV GHINA.pdf
222.1 KB
Perkenalan narsum malam hari ini ๐ค
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM