BATCH 1 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BATCH 2 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BATCH 3 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BATCH 4 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BATCH 5 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BATCH 6 NUMBER DETECTIVE ๐
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Untuk meminimalisir kesalahan saat entri form, mhn diperhatikan:
1. Anda tergabung di batch mana
2. Anda berada di nomor urut berapa pada gambar Batch di atas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ Jadwal Clue untuk Batch Simulasi (Senin, 11 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.00 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.05 WIB
โข Clue 11โ15 โ 16.15 WIB
โข Clue 16โ20 โ 16.20 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 16.30 WIB
Akses form Simulasi melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/sa342YgSCn
Mohon diperhatikan ketentuan berikut dengan saksama:
1๏ธโฃ Link form pengisian tebakan angka rahasia akan dibuka selama 30 menit dan akan tertutup otomatis 30 menit setelah clue pertama dibagikan
2๏ธโฃ Setiap tim hanya memiliki maksimal 3 kali kesempatan menjawab. Jika tim sudah 3 kali memberikan jawaban yang salah, maka tim otomatis gugur
3๏ธโฃ Setiap submit jawaban oleh anggota tim mana pun akan dihitung sebagai 1 kesempatan (1 nyawa) tim. Total maksimal kesempatan per tim adalah 3 nyawa
4๏ธโฃ Pastikan memilih nomor batch yang sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan. Kesalahan memilih batch menyebabkan jawaban tidak dinilai
5๏ธโฃ Pastikan memilih nomor urut peserta sesuai daftar urutan nama pada batch masing-masing. Kesalahan memilih no urut menyebabkan jawaban tidak dinilai
6๏ธโฃ Clue berikutnya akan dibagikan di grup ATE sesuai interval waktu di atas, dengan skema 5 clue per sesi
7๏ธโฃ 6 tim tercepat dari masing-masing batch yang berhasil menebak angka rahasia panitia dengan benar akan dinyatakan lolos ke Babak Utama Number Detective ๐
Saatnya buktikan feeling tajam, strategi jitu, dan kekompakan tim kalian melalui babak simulasi sore hari ini๐ช ๐ค
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Muhammad Farid Maricar
Mungkin sering kita berkelakar, bahkan pak Prabowo pun pernah bilang bahwa orang yang terlalu pintar, kadang justru tidak jadi apa-apa. Kalau dipikir sekilas, kalimat ini terdengar paradoks. Bukankah kecerdasan seharusnya menjadi modal utama untuk sukses? Tapi kenyataannya, dalam kehidupan sehari-hari, kita cukup sering melihat fenomena ini.
Suatu hari, saya menemukan sebuah video yang lewat di beranda YouTube, yang secara tidak langsung menjelaskan hal tersebut. Dari situ saya mulai memahami bahwa masalahnya bukan pada kecerdasannya, tapi pada bagaimana kecerdasan itu bekerja di dalam pikiran seseorang.
Orang yang cerdas biasanya mampu melihat lebih banyak peluang dibandingkan orang lain. Mereka bisa membaca situasi, menganalisis kemungkinan, dan memahami berbagai jalur yang bisa diambil. Tapi di sisi lain, kemampuan ini juga membuat mereka melihat lebih banyak risiko.
Semakin banyak kemungkinan yang mereka pahami, semakin banyak pula skenario buruk yang bisa mereka bayangkan. Apa yang bagi orang lain terlihat sebagai peluang, bagi mereka bisa terlihat sebagai sesuatu yang penuh ketidakpastian. Akhirnya, bukan optimisme yang muncul, tapi justru kehati-hatian yang berlebihan, bahkan ketakutan.
Di titik ini, kecerdasan mulai berubah dari aset menjadi penghambat. Mereka tahu terlalu banyak, sampai akhirnya ragu untuk melangkah.
Hal ini semakin diperkuat dengan kecenderungan overthinking. Orang yang cerdas tidak hanya berpikir satu-dua langkah ke depan, tapi bisa sampai sepuluh langkah sekaligus. Mereka mencoba mempertimbangkan semua variabel, semua kemungkinan, semua risiko. Masalahnya, hidup tidak selalu menunggu sampai semua variabel itu jelas.
Ketika seseorang terlalu lama berada di fase berpikir, mereka bisa terjebak dalam apa yang disebut sebagai analysis paralysis, terlalu banyak menganalisis hingga akhirnya tidak bergerak sama sekali. Mereka merasa belum siap, belum sempurna, belum cukup aman untuk mulai. Padahal, dalam banyak kasus, kesuksesan justru datang dari keberanian untuk memulai, bukan dari kesempurnaan perencanaan.
Di sinilah letak musibah tersebut. Kecerdasan yang seharusnya membantu seseorang untuk maju, justru membuat mereka tertahan di tempat. Mereka menunggu momen yang โpaling tepatโ, strategi yang โpaling sempurnaโ, atau kondisi yang โpaling amanโ, yang dalam realitanya hampir tidak pernah benar-benar ada.
Sementara itu, orang lain yang mungkin tidak terlalu banyak berpikir, justru berani mencoba, gagal, belajar, dan akhirnya berkembang.
Ini bukan berarti kecerdasan itu buruk. Justru sebaliknya, kecerdasan adalah anugerah yang sangat berharga. Tapi kecerdasan saja tidak cukup. Ia perlu diimbangi dengan keberanian untuk bertindak, kesiapan untuk gagal, dan kemampuan untuk menerima ketidakpastian.
Karena pada akhirnya, dunia nyata tidak selalu dimenangkan oleh yang paling pintar, tapi oleh mereka yang mau melangkah. Kecerdasan tanpa tindakan hanya akan berputar di dalam kepala. Sedangkan tindakan, meskipun tidak sempurna, akan membawa kita lebih dekat pada hasil yang nyata.
Mungkin di situlah maksud dari pernyataan tersebut. Bukan tentang merendahkan kecerdasan, tapi mengingatkan bahwa kecerdasan perlu โditurunkanโ menjadi aksi. Karena tanpa itu, potensi sebesar apa pun bisa saja tidak pernah benar-benar terwujud.
Wallahu โalam bish showab.
#INISIATIF
Mungkin sering kita berkelakar, bahkan pak Prabowo pun pernah bilang bahwa orang yang terlalu pintar, kadang justru tidak jadi apa-apa. Kalau dipikir sekilas, kalimat ini terdengar paradoks. Bukankah kecerdasan seharusnya menjadi modal utama untuk sukses? Tapi kenyataannya, dalam kehidupan sehari-hari, kita cukup sering melihat fenomena ini.
Suatu hari, saya menemukan sebuah video yang lewat di beranda YouTube, yang secara tidak langsung menjelaskan hal tersebut. Dari situ saya mulai memahami bahwa masalahnya bukan pada kecerdasannya, tapi pada bagaimana kecerdasan itu bekerja di dalam pikiran seseorang.
Orang yang cerdas biasanya mampu melihat lebih banyak peluang dibandingkan orang lain. Mereka bisa membaca situasi, menganalisis kemungkinan, dan memahami berbagai jalur yang bisa diambil. Tapi di sisi lain, kemampuan ini juga membuat mereka melihat lebih banyak risiko.
Semakin banyak kemungkinan yang mereka pahami, semakin banyak pula skenario buruk yang bisa mereka bayangkan. Apa yang bagi orang lain terlihat sebagai peluang, bagi mereka bisa terlihat sebagai sesuatu yang penuh ketidakpastian. Akhirnya, bukan optimisme yang muncul, tapi justru kehati-hatian yang berlebihan, bahkan ketakutan.
Di titik ini, kecerdasan mulai berubah dari aset menjadi penghambat. Mereka tahu terlalu banyak, sampai akhirnya ragu untuk melangkah.
Hal ini semakin diperkuat dengan kecenderungan overthinking. Orang yang cerdas tidak hanya berpikir satu-dua langkah ke depan, tapi bisa sampai sepuluh langkah sekaligus. Mereka mencoba mempertimbangkan semua variabel, semua kemungkinan, semua risiko. Masalahnya, hidup tidak selalu menunggu sampai semua variabel itu jelas.
Ketika seseorang terlalu lama berada di fase berpikir, mereka bisa terjebak dalam apa yang disebut sebagai analysis paralysis, terlalu banyak menganalisis hingga akhirnya tidak bergerak sama sekali. Mereka merasa belum siap, belum sempurna, belum cukup aman untuk mulai. Padahal, dalam banyak kasus, kesuksesan justru datang dari keberanian untuk memulai, bukan dari kesempurnaan perencanaan.
Di sinilah letak musibah tersebut. Kecerdasan yang seharusnya membantu seseorang untuk maju, justru membuat mereka tertahan di tempat. Mereka menunggu momen yang โpaling tepatโ, strategi yang โpaling sempurnaโ, atau kondisi yang โpaling amanโ, yang dalam realitanya hampir tidak pernah benar-benar ada.
Sementara itu, orang lain yang mungkin tidak terlalu banyak berpikir, justru berani mencoba, gagal, belajar, dan akhirnya berkembang.
Ini bukan berarti kecerdasan itu buruk. Justru sebaliknya, kecerdasan adalah anugerah yang sangat berharga. Tapi kecerdasan saja tidak cukup. Ia perlu diimbangi dengan keberanian untuk bertindak, kesiapan untuk gagal, dan kemampuan untuk menerima ketidakpastian.
Karena pada akhirnya, dunia nyata tidak selalu dimenangkan oleh yang paling pintar, tapi oleh mereka yang mau melangkah. Kecerdasan tanpa tindakan hanya akan berputar di dalam kepala. Sedangkan tindakan, meskipun tidak sempurna, akan membawa kita lebih dekat pada hasil yang nyata.
Mungkin di situlah maksud dari pernyataan tersebut. Bukan tentang merendahkan kecerdasan, tapi mengingatkan bahwa kecerdasan perlu โditurunkanโ menjadi aksi. Karena tanpa itu, potensi sebesar apa pun bisa saja tidak pernah benar-benar terwujud.
Wallahu โalam bish showab.
#INISIATIF
โค1
Menjadi bagian dari BPJS Kesehatan ternyata bukan sekadar tentang mulai bekerja. Tapi tentang dipersiapkan untuk mengemban amanah, mengabdi untuk negeri ๐ฎ๐ฉ
Sebelum bertugas melayani ratusan juta peserta JKN, setiap pegawai baru dibekali lebih dari sekadar pengetahuan kerja. Ada karakter yang dibentuk, integritas yang ditanamkan, mental yang ditempa, dan semangat kolaborasi yang dibangun sejak langkah pertama. Karena kepercayaan publik bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ia dibangun dari orang-orang yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk melayaniโ
Yuk, beri โค๏ธ untuk semangat pengabdian ini๐
https://www.instagram.com/p/DYO5lKzCX5z/?igsh=eDdyNGo1eDZ1cHQw
Sebelum bertugas melayani ratusan juta peserta JKN, setiap pegawai baru dibekali lebih dari sekadar pengetahuan kerja. Ada karakter yang dibentuk, integritas yang ditanamkan, mental yang ditempa, dan semangat kolaborasi yang dibangun sejak langkah pertama. Karena kepercayaan publik bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ia dibangun dari orang-orang yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk melayani
Yuk, beri โค๏ธ untuk semangat pengabdian ini
https://www.instagram.com/p/DYO5lKzCX5z/?igsh=eDdyNGo1eDZ1cHQw
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค4
Oleh: Surya Kresnanda
Sering gak disadari, postingan gini jadi catatan digital yang juga dilihat dan dinilai.
Kalo saya pribadi mau rekrut orang, dan liat postingan-postingan dia seperti ini, meski di wawancara terlihat sopan, bisa langsung saya coret.
Sebabnya? posting seperti ini menandakan lack of self control. Bayangin aja nanti kalo sudah kerja di tempat saya dan ada hal yang dirinya gak puas, bisa langsung keluar ke media sosial sebelum sampai di telinga saya.
"Tapi kan mereka protes soal gaji kecil?! Kalo kamu nge-gaji gede mestinya gak perlu khawatir dong!"
Lhoooo justru dengan memberi tawaran gaji gede, saya berharap orang yang direkrut semakin dewasa, semakin bisa mengendalikan diri, dan semakin bisa fokus pada solusi saat ada masalah tanpa harus membawanya ribut di luar.
#INISIATIF
Sering gak disadari, postingan gini jadi catatan digital yang juga dilihat dan dinilai.
Kalo saya pribadi mau rekrut orang, dan liat postingan-postingan dia seperti ini, meski di wawancara terlihat sopan, bisa langsung saya coret.
Sebabnya? posting seperti ini menandakan lack of self control. Bayangin aja nanti kalo sudah kerja di tempat saya dan ada hal yang dirinya gak puas, bisa langsung keluar ke media sosial sebelum sampai di telinga saya.
"Tapi kan mereka protes soal gaji kecil?! Kalo kamu nge-gaji gede mestinya gak perlu khawatir dong!"
Lhoooo justru dengan memberi tawaran gaji gede, saya berharap orang yang direkrut semakin dewasa, semakin bisa mengendalikan diri, dan semakin bisa fokus pada solusi saat ada masalah tanpa harus membawanya ribut di luar.
#INISIATIF
โค2
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 1 & 2 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.00 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.05 WIB
โข Clue 11โ15 โ 16.15 WIB
โข Clue 16โ20 โ 16.20 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 16.30 WIB
Akses form Batch 1 & 2 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/ZTCLrRQHpA
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 3 & 4 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.25 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.30 WIB
โข Clue 11โ15 โ 16.40 WIB
โข Clue 16โ20 โ 16.45 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 16.55 WIB
Akses form Batch 3 & 4 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/knafT82zjz
๐ Jadwal Utama Babak Seleksi Awal Batch 5 & 6 (Rabu, 13 Mei 2026)
โข Clue 1โ5 โ 16.50 WIB
โข Clue 6โ10 โ 16.55 WIB
โข Clue 11โ15 โ 17.05 WIB
โข Clue 16โ20 โ 17.10 WIB
โข Form tertutup otomatis โ 17.20 WIB
Akses form Batch 5 & 6 melalui link berikut:
https://forms.cloud.microsoft/r/gDwMT4ECuj
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1