KRITIK
Oleh: Ahmad Sarwat
Kritik kebijakan itu satu hal, kritik implementasi itu hal lain yang berbeda.
Boleh jadi suatu kebijakan secara teori di atas kertas sudah bagus. Tapi begitu diimplementasikan ada saja kekurangannya.
Mirip dengan praktek koding php. Saya sering perang dengan chat GPT, gara-gara script yang dia buatkan untuk saya ternyata tidak bisa dieksekusi.
Bisa seharian kita ubah scrip hingga makan waktu, sampai akhirnya ketemu hasil yang paling sesuai.
Kadang chat GPT saya maki-maki. Sok tahu, belagu, nggak punya otak, bloon, goblok, o-on dan seterusnya.
Enaknya chat GPT Saya maki-maki dengan kasar, tidak pernah ngebales. Tetap santun berbahasa, minta maaf, mengakui kesalahan dan terus terang.
Memang saya akui akhlaqnya jempolan. Seandainya chat GPT itu orang betulan, programmer misalnya, pasti sudah minta rasain.
Kadang kalau saya sudah hilang kesabaran, saya ganti topik lain. Ternyata keren, nggak ada dendam apalagi ngambek macam manusia. Semua pertanyaan saya dia jawab tetap dengan ramah dan santun.
So, kalau sekelas chat GPT bisa salah dalam ngoding php, masak manusia nggak boleh salah.
Boleh jadi sebuah kebijakan itu bagus di atas kertas, tapi amburadul dan berantakan di lapangan.
Namanya juga kebijakan, maka kita pun harus bijak juga dalam menerimanya. Kritik boleh saja, asal kasih solusi, bukan asal maki-maki sambil sumpah serapah.
#INISIATIF
Oleh: Ahmad Sarwat
Kritik kebijakan itu satu hal, kritik implementasi itu hal lain yang berbeda.
Boleh jadi suatu kebijakan secara teori di atas kertas sudah bagus. Tapi begitu diimplementasikan ada saja kekurangannya.
Mirip dengan praktek koding php. Saya sering perang dengan chat GPT, gara-gara script yang dia buatkan untuk saya ternyata tidak bisa dieksekusi.
Bisa seharian kita ubah scrip hingga makan waktu, sampai akhirnya ketemu hasil yang paling sesuai.
Kadang chat GPT saya maki-maki. Sok tahu, belagu, nggak punya otak, bloon, goblok, o-on dan seterusnya.
Enaknya chat GPT Saya maki-maki dengan kasar, tidak pernah ngebales. Tetap santun berbahasa, minta maaf, mengakui kesalahan dan terus terang.
Memang saya akui akhlaqnya jempolan. Seandainya chat GPT itu orang betulan, programmer misalnya, pasti sudah minta rasain.
Kadang kalau saya sudah hilang kesabaran, saya ganti topik lain. Ternyata keren, nggak ada dendam apalagi ngambek macam manusia. Semua pertanyaan saya dia jawab tetap dengan ramah dan santun.
So, kalau sekelas chat GPT bisa salah dalam ngoding php, masak manusia nggak boleh salah.
Boleh jadi sebuah kebijakan itu bagus di atas kertas, tapi amburadul dan berantakan di lapangan.
Namanya juga kebijakan, maka kita pun harus bijak juga dalam menerimanya. Kritik boleh saja, asal kasih solusi, bukan asal maki-maki sambil sumpah serapah.
#INISIATIF
๐ฅ2
Ijin share Juknis Kompetisi Number Detective ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026 ๐ฒ๐จ
Yang belum daftar dan berminat uji strategi, silakan segera submit di form๐ Number Detective (maks Kamis 30 April 2026):
https://forms.cloud.microsoft/r/Ut1x56vejB
Yang belum daftar dan berminat uji strategi, silakan segera submit di form
https://forms.cloud.microsoft/r/Ut1x56vejB
Sumber referensi bahan ATM:
https://youtu.be/g2uriWXNYXI?si=uR9Iq0sQSfE6nxEy
https://youtu.be/6zuyauQbAAE?si=kvkY7oBsB8IkmzzS (Mulai menit ke 10)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1๐ฅ1
Terlampir contoh pertanyaan yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan untuk digunakan selama pertandingan. Jangan dibuat terlalu rumit ya, karena tujuan kita adalah menghadirkan permainan yang fun, seru, tetapi tetap meaningful buat semua ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Terlampir contoh template clue yang akan direkap oleh Tim ATE (sesuai Juknis No. 9) dan dibagikan secara berkala melalui share screen maupun ke grup ATE selama live Number Detective ๐
Stay tuned, karena akan ada momen seru berhadiah bagi suporter terbaik yang ingin menguji kemampuan analisisnya dengan menebak angka rahasia dari masing-masing tim yang sedang bertanding melalui chat grup ATE๐ฒ๐จ
Stay tuned, karena akan ada momen seru berhadiah bagi suporter terbaik yang ingin menguji kemampuan analisisnya dengan menebak angka rahasia dari masing-masing tim yang sedang bertanding melalui chat grup ATE
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Dedi Priadi
Ketakutan (๐ง๐ฆ๐ข๐ณ) adalah tamu tak diundang yang menetap di pikiran kita. Tamu itu segera akan pergi asalkan kita tidak memberinya kursi untuk duduk. Kekuatan rasa takut sesungguhnya bukan terletak pada kemunculannya, melainkan pada waktu dan energi yang kita korbankan untuk menyambutnya dan membiarkannya berkuasa.
Saat ketakutan itu datang, rasanya seperti lonceng bahaya yang berdering keras di pikiran. Deringan itu tugasnya membuat kita panik dan menjauhi segala sesuatu yang mengancam atau tidak menyenangkan kita.
Ketakutan itu mengambil alih kendali diri, membuat kita membeku (๐ง๐ณ๐ฆ๐ฆ๐ป๐ฆ), pikiran kita kusut, dan tubuh kita bereaksi tanpa logikaโsehingga kita pun terbenam oleh badai di dalam diri sendiri.
Namun, di tengah badai tersebut, selalu ada jalan menuju keberanian (๐ค๐ฐ๐ถ๐ณ๐ข๐จ๐ฆ). Kunci keberanian bukanlah menghancurkan rasa takut, melainkan belajar bagaimana menolaknya. Keberanian adalah disiplin yang kita bangun di area pikiran yang lebih tenang dan rasional, tujuannya adalah menahan dorongan insting rasa takut itu.
Untuk menumbuhkan pikiran yang tenang ini, kita harus berupaya menciptakan ruang. Daripada langsung melawan rasa takut, kita harus mampu menciptakan celah antara pemicu (๐ด๐ต๐ช๐ฎ๐ถ๐ญ๐ถ๐ด) dan reaksi otomatis kita. Disiplin keberanian dimulai tepat pada celah kecil ini: disiplin untuk tidak langsung bereaksi.
Maka, jadikan JEDA sebagai kebiasaan. Berikan diri kita ruang, bahkan hanya sepanjang satu tarikan napas penuh. Momen kecil ini sangat krusial karena ia memutus sambungan otomatis antara pemicu ketakutan dengan tindakan impulsif kita.
Setelah tarikan napas itu, ajak akal sehat Anda untuk MENILAI. Alihkan fokus dari emosi ke fakta. Tanyakan, "Ancaman ini sebesar apa sebenarnya? Apa langkah bijak yang harus saya ambil sekarang?"
Ketenangan ini memungkinkan kita untuk BERTINDAK dengan penuh makna. Kita tidak lari, melainkan maju. Satu langkah kecil yang disengaja, meskipun rasa takut itu masih bergandengan tangan dengan kita.
Dan setelah kita bertindak, selalu ada tahap untuk BERADAPTASI. Apakah langkah pertama itu berhasil? Jika tidak, tarik pelajaran. Sesuaikan strategi kita, perbaiki pendekatan, dan coba lagi dengan pengetahuan baru. Keberanian adalah proses yang terus berkembang, bukan tindakan yang sempurna.
Inilah makna sesungguhnya dari regulasi yang terlatih (๐ต๐ณ๐ข๐ช๐ฏ๐ฆ๐ฅ ๐ณ๐ฆ๐จ๐ถ๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ): Kita memilih untuk menjadikan rasa takut sebagai pemberi informasi tentang apa yang berharga, bukan sebagai perintah untuk berhenti.
Teruslah berjuang melawan respons otomatis ketakutan. Musuh terbesar kita bukanlah dunia di luar sana, melainkan respons yang belum terlatih di dalam diri kita. Dengan mengubah ketakutan menjadi keberanian yang didisiplinkan, kita akan menjadi tuan atas pikiran kita sendiri.
#INISIATIF
Ketakutan (๐ง๐ฆ๐ข๐ณ) adalah tamu tak diundang yang menetap di pikiran kita. Tamu itu segera akan pergi asalkan kita tidak memberinya kursi untuk duduk. Kekuatan rasa takut sesungguhnya bukan terletak pada kemunculannya, melainkan pada waktu dan energi yang kita korbankan untuk menyambutnya dan membiarkannya berkuasa.
Saat ketakutan itu datang, rasanya seperti lonceng bahaya yang berdering keras di pikiran. Deringan itu tugasnya membuat kita panik dan menjauhi segala sesuatu yang mengancam atau tidak menyenangkan kita.
Ketakutan itu mengambil alih kendali diri, membuat kita membeku (๐ง๐ณ๐ฆ๐ฆ๐ป๐ฆ), pikiran kita kusut, dan tubuh kita bereaksi tanpa logikaโsehingga kita pun terbenam oleh badai di dalam diri sendiri.
Namun, di tengah badai tersebut, selalu ada jalan menuju keberanian (๐ค๐ฐ๐ถ๐ณ๐ข๐จ๐ฆ). Kunci keberanian bukanlah menghancurkan rasa takut, melainkan belajar bagaimana menolaknya. Keberanian adalah disiplin yang kita bangun di area pikiran yang lebih tenang dan rasional, tujuannya adalah menahan dorongan insting rasa takut itu.
Untuk menumbuhkan pikiran yang tenang ini, kita harus berupaya menciptakan ruang. Daripada langsung melawan rasa takut, kita harus mampu menciptakan celah antara pemicu (๐ด๐ต๐ช๐ฎ๐ถ๐ญ๐ถ๐ด) dan reaksi otomatis kita. Disiplin keberanian dimulai tepat pada celah kecil ini: disiplin untuk tidak langsung bereaksi.
Maka, jadikan JEDA sebagai kebiasaan. Berikan diri kita ruang, bahkan hanya sepanjang satu tarikan napas penuh. Momen kecil ini sangat krusial karena ia memutus sambungan otomatis antara pemicu ketakutan dengan tindakan impulsif kita.
Setelah tarikan napas itu, ajak akal sehat Anda untuk MENILAI. Alihkan fokus dari emosi ke fakta. Tanyakan, "Ancaman ini sebesar apa sebenarnya? Apa langkah bijak yang harus saya ambil sekarang?"
Ketenangan ini memungkinkan kita untuk BERTINDAK dengan penuh makna. Kita tidak lari, melainkan maju. Satu langkah kecil yang disengaja, meskipun rasa takut itu masih bergandengan tangan dengan kita.
Dan setelah kita bertindak, selalu ada tahap untuk BERADAPTASI. Apakah langkah pertama itu berhasil? Jika tidak, tarik pelajaran. Sesuaikan strategi kita, perbaiki pendekatan, dan coba lagi dengan pengetahuan baru. Keberanian adalah proses yang terus berkembang, bukan tindakan yang sempurna.
Inilah makna sesungguhnya dari regulasi yang terlatih (๐ต๐ณ๐ข๐ช๐ฏ๐ฆ๐ฅ ๐ณ๐ฆ๐จ๐ถ๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ): Kita memilih untuk menjadikan rasa takut sebagai pemberi informasi tentang apa yang berharga, bukan sebagai perintah untuk berhenti.
Teruslah berjuang melawan respons otomatis ketakutan. Musuh terbesar kita bukanlah dunia di luar sana, melainkan respons yang belum terlatih di dalam diri kita. Dengan mengubah ketakutan menjadi keberanian yang didisiplinkan, kita akan menjadi tuan atas pikiran kita sendiri.
#INISIATIF
๐ฅ2
Level up dimulai dari sini. Letโs make it count KC Cikarang ๐
https://www.instagram.com/p/DXta25wD7gX/?img_index=5&igsh=MTZleTMwOGg3d3V4Zg==
https://www.instagram.com/p/DXta25wD7gX/?img_index=5&igsh=MTZleTMwOGg3d3V4Zg==
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Last Day. Update pendaftar Lomba-lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
Family 100 = 91 tim (364 peserta)๐
Last update Kamis, 30 April 2026
Family 100 = 91 tim (364 peserta)
Last update Kamis, 30 April 2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM