Oleh: Dedi Priadi
Dunia ini sebenarnya adalah tempat yang netral, namun mata kita seringkali hanya menangkap apa yang selama ini sudah menjadi pola kuat di dalam pikiran kita sendiri.
Pernahkah Anda menyadari bahwa saat Anda mulai memikirkan mobil biru, tiba-tiba seluruh jalanan dipenuhi warna tersebut? Bukan dunianya yang berubah, melainkan filter batin Anda.
Begitu pula saat badai kesulitan datang menerjang. Jika perhatian Anda hanya terpaku pada luka, maka semesta seolah hanya akan mengirimkan bukti-bukti kegagalan yang kian memberatkan.
Kesulitan terasa seperti labirin tanpa ujung hanya karena kita terus menatap dinding penghalang, bukan mencari celah cahaya yang sebenarnya selalu hadir di sela-sela kegelapan.
Perhatian (๐ข๐ต๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ) adalah kemudi kapal nasib Anda. Di mana Anda meletakkan fokus perhatian, di sanalah energi kehidupan akan mengalir deras, menghidupkan benih-benih realitas yang Anda pilih secara sadar.
Latihlah perhatian Anda seperti petani yang memilih benih; jika Anda hanya menyiram rumput liar kecemasan, maka taman hidup Anda tidak akan pernah menumbuhkan bunga-bunga solusi yang indah.
Pindahkan sorot lampu batin Anda. Solusi seringkali ibarat bintang di siang hari; ia bukannya tidak ada, ia hanya tertutup oleh silaunya silau ego dan keluhan.
Jangan biarkan penderitaan mendikte pandangan Anda. Jadilah tuan atas perhatian sendiri, karena dengan mengubah apa yang Anda lihat, Anda secara otomatis akan mengubah apa yang Anda alami.
Dunia ini hanyalah cermin besar. Latihlah pandanganmu menemukan kebaikan, maka jalan keluar dari kesulitan akan menampakkan dirinya secara perlahan melalui celah-celah yang sebelumnya tak terlihat.
Ketahuilah, jalan keluar sebenarnya adalah cahaya kesadaran baru dalam batinmu. Saat perhatianmu tertuju pada kemungkinan positif, cahaya itu menjadi kompas yang menuntun langkahmu pulang menuju kedamaian.
Sebagai langkah nyata, cobalah hari ini untuk menuliskan tiga hal kecil yang masih berjalan baik di tengah kesulitan hidup Anda. Dengan sengaja mencari "mobil biru" berupa kebaikan ini, Anda sedang melatih otot perhatian untuk mulai melihat jalan keluar yang selama ini tersembunyi.
#INISIATIF
Dunia ini sebenarnya adalah tempat yang netral, namun mata kita seringkali hanya menangkap apa yang selama ini sudah menjadi pola kuat di dalam pikiran kita sendiri.
Pernahkah Anda menyadari bahwa saat Anda mulai memikirkan mobil biru, tiba-tiba seluruh jalanan dipenuhi warna tersebut? Bukan dunianya yang berubah, melainkan filter batin Anda.
Begitu pula saat badai kesulitan datang menerjang. Jika perhatian Anda hanya terpaku pada luka, maka semesta seolah hanya akan mengirimkan bukti-bukti kegagalan yang kian memberatkan.
Kesulitan terasa seperti labirin tanpa ujung hanya karena kita terus menatap dinding penghalang, bukan mencari celah cahaya yang sebenarnya selalu hadir di sela-sela kegelapan.
Perhatian (๐ข๐ต๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ) adalah kemudi kapal nasib Anda. Di mana Anda meletakkan fokus perhatian, di sanalah energi kehidupan akan mengalir deras, menghidupkan benih-benih realitas yang Anda pilih secara sadar.
Latihlah perhatian Anda seperti petani yang memilih benih; jika Anda hanya menyiram rumput liar kecemasan, maka taman hidup Anda tidak akan pernah menumbuhkan bunga-bunga solusi yang indah.
Pindahkan sorot lampu batin Anda. Solusi seringkali ibarat bintang di siang hari; ia bukannya tidak ada, ia hanya tertutup oleh silaunya silau ego dan keluhan.
Jangan biarkan penderitaan mendikte pandangan Anda. Jadilah tuan atas perhatian sendiri, karena dengan mengubah apa yang Anda lihat, Anda secara otomatis akan mengubah apa yang Anda alami.
Dunia ini hanyalah cermin besar. Latihlah pandanganmu menemukan kebaikan, maka jalan keluar dari kesulitan akan menampakkan dirinya secara perlahan melalui celah-celah yang sebelumnya tak terlihat.
Ketahuilah, jalan keluar sebenarnya adalah cahaya kesadaran baru dalam batinmu. Saat perhatianmu tertuju pada kemungkinan positif, cahaya itu menjadi kompas yang menuntun langkahmu pulang menuju kedamaian.
Sebagai langkah nyata, cobalah hari ini untuk menuliskan tiga hal kecil yang masih berjalan baik di tengah kesulitan hidup Anda. Dengan sengaja mencari "mobil biru" berupa kebaikan ini, Anda sedang melatih otot perhatian untuk mulai melihat jalan keluar yang selama ini tersembunyi.
#INISIATIF
โค3
H-2 Update pendaftar Lomba-lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
Number Detective = 43 pasang/ tim (86 peserta)๐
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Number Detective = 43 pasang/ tim (86 peserta)
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
H-2 Update pendaftar Lomba-lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
Family 100 = 39 tim (156 Peserta)๐
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Family 100 = 39 tim (156 Peserta)
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
H-2 Update pendaftar Lomba-lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
Ranking 1 = 78 Peserta๐
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Ranking 1 = 78 Peserta
Last update Selasa, 28 April 2026 (07.45 WIB)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Update jumlah peserta (Selasa, 28 April 2025/ 17.30 WIB)
โข Ranking 1: 144 Peserta
โข Family 100: 72 tim (288 Peserta)
โข Number Detective: 70 Tim/ Pasang (140 Peserta)
Berikut kami sampaikan link pemantauan by name Peserta Lomba-Lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
https://bpjskesehatano365-my.sharepoint.com/:f:/g/personal/muhlis_amiruddin_bpjs-kesehatan_go_id/IgDd4ZHU-SJVRqBD_vYgqo23AXIIqL-zZFxlGKopCVmi2lU?e=fBf0Oa
Note: Panitia tidak menerima pendaftaran susulan setelah masa registrasi formulir ditutup
๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
KRITIK
Oleh: Ahmad Sarwat
Kritik kebijakan itu satu hal, kritik implementasi itu hal lain yang berbeda.
Boleh jadi suatu kebijakan secara teori di atas kertas sudah bagus. Tapi begitu diimplementasikan ada saja kekurangannya.
Mirip dengan praktek koding php. Saya sering perang dengan chat GPT, gara-gara script yang dia buatkan untuk saya ternyata tidak bisa dieksekusi.
Bisa seharian kita ubah scrip hingga makan waktu, sampai akhirnya ketemu hasil yang paling sesuai.
Kadang chat GPT saya maki-maki. Sok tahu, belagu, nggak punya otak, bloon, goblok, o-on dan seterusnya.
Enaknya chat GPT Saya maki-maki dengan kasar, tidak pernah ngebales. Tetap santun berbahasa, minta maaf, mengakui kesalahan dan terus terang.
Memang saya akui akhlaqnya jempolan. Seandainya chat GPT itu orang betulan, programmer misalnya, pasti sudah minta rasain.
Kadang kalau saya sudah hilang kesabaran, saya ganti topik lain. Ternyata keren, nggak ada dendam apalagi ngambek macam manusia. Semua pertanyaan saya dia jawab tetap dengan ramah dan santun.
So, kalau sekelas chat GPT bisa salah dalam ngoding php, masak manusia nggak boleh salah.
Boleh jadi sebuah kebijakan itu bagus di atas kertas, tapi amburadul dan berantakan di lapangan.
Namanya juga kebijakan, maka kita pun harus bijak juga dalam menerimanya. Kritik boleh saja, asal kasih solusi, bukan asal maki-maki sambil sumpah serapah.
#INISIATIF
Oleh: Ahmad Sarwat
Kritik kebijakan itu satu hal, kritik implementasi itu hal lain yang berbeda.
Boleh jadi suatu kebijakan secara teori di atas kertas sudah bagus. Tapi begitu diimplementasikan ada saja kekurangannya.
Mirip dengan praktek koding php. Saya sering perang dengan chat GPT, gara-gara script yang dia buatkan untuk saya ternyata tidak bisa dieksekusi.
Bisa seharian kita ubah scrip hingga makan waktu, sampai akhirnya ketemu hasil yang paling sesuai.
Kadang chat GPT saya maki-maki. Sok tahu, belagu, nggak punya otak, bloon, goblok, o-on dan seterusnya.
Enaknya chat GPT Saya maki-maki dengan kasar, tidak pernah ngebales. Tetap santun berbahasa, minta maaf, mengakui kesalahan dan terus terang.
Memang saya akui akhlaqnya jempolan. Seandainya chat GPT itu orang betulan, programmer misalnya, pasti sudah minta rasain.
Kadang kalau saya sudah hilang kesabaran, saya ganti topik lain. Ternyata keren, nggak ada dendam apalagi ngambek macam manusia. Semua pertanyaan saya dia jawab tetap dengan ramah dan santun.
So, kalau sekelas chat GPT bisa salah dalam ngoding php, masak manusia nggak boleh salah.
Boleh jadi sebuah kebijakan itu bagus di atas kertas, tapi amburadul dan berantakan di lapangan.
Namanya juga kebijakan, maka kita pun harus bijak juga dalam menerimanya. Kritik boleh saja, asal kasih solusi, bukan asal maki-maki sambil sumpah serapah.
#INISIATIF
๐ฅ2
Ijin share Juknis Kompetisi Number Detective ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026 ๐ฒ๐จ
Yang belum daftar dan berminat uji strategi, silakan segera submit di form๐ Number Detective (maks Kamis 30 April 2026):
https://forms.cloud.microsoft/r/Ut1x56vejB
Yang belum daftar dan berminat uji strategi, silakan segera submit di form
https://forms.cloud.microsoft/r/Ut1x56vejB
Sumber referensi bahan ATM:
https://youtu.be/g2uriWXNYXI?si=uR9Iq0sQSfE6nxEy
https://youtu.be/6zuyauQbAAE?si=kvkY7oBsB8IkmzzS (Mulai menit ke 10)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1๐ฅ1
Terlampir contoh pertanyaan yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan untuk digunakan selama pertandingan. Jangan dibuat terlalu rumit ya, karena tujuan kita adalah menghadirkan permainan yang fun, seru, tetapi tetap meaningful buat semua ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Terlampir contoh template clue yang akan direkap oleh Tim ATE (sesuai Juknis No. 9) dan dibagikan secara berkala melalui share screen maupun ke grup ATE selama live Number Detective ๐
Stay tuned, karena akan ada momen seru berhadiah bagi suporter terbaik yang ingin menguji kemampuan analisisnya dengan menebak angka rahasia dari masing-masing tim yang sedang bertanding melalui chat grup ATE๐ฒ๐จ
Stay tuned, karena akan ada momen seru berhadiah bagi suporter terbaik yang ingin menguji kemampuan analisisnya dengan menebak angka rahasia dari masing-masing tim yang sedang bertanding melalui chat grup ATE
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Dedi Priadi
Ketakutan (๐ง๐ฆ๐ข๐ณ) adalah tamu tak diundang yang menetap di pikiran kita. Tamu itu segera akan pergi asalkan kita tidak memberinya kursi untuk duduk. Kekuatan rasa takut sesungguhnya bukan terletak pada kemunculannya, melainkan pada waktu dan energi yang kita korbankan untuk menyambutnya dan membiarkannya berkuasa.
Saat ketakutan itu datang, rasanya seperti lonceng bahaya yang berdering keras di pikiran. Deringan itu tugasnya membuat kita panik dan menjauhi segala sesuatu yang mengancam atau tidak menyenangkan kita.
Ketakutan itu mengambil alih kendali diri, membuat kita membeku (๐ง๐ณ๐ฆ๐ฆ๐ป๐ฆ), pikiran kita kusut, dan tubuh kita bereaksi tanpa logikaโsehingga kita pun terbenam oleh badai di dalam diri sendiri.
Namun, di tengah badai tersebut, selalu ada jalan menuju keberanian (๐ค๐ฐ๐ถ๐ณ๐ข๐จ๐ฆ). Kunci keberanian bukanlah menghancurkan rasa takut, melainkan belajar bagaimana menolaknya. Keberanian adalah disiplin yang kita bangun di area pikiran yang lebih tenang dan rasional, tujuannya adalah menahan dorongan insting rasa takut itu.
Untuk menumbuhkan pikiran yang tenang ini, kita harus berupaya menciptakan ruang. Daripada langsung melawan rasa takut, kita harus mampu menciptakan celah antara pemicu (๐ด๐ต๐ช๐ฎ๐ถ๐ญ๐ถ๐ด) dan reaksi otomatis kita. Disiplin keberanian dimulai tepat pada celah kecil ini: disiplin untuk tidak langsung bereaksi.
Maka, jadikan JEDA sebagai kebiasaan. Berikan diri kita ruang, bahkan hanya sepanjang satu tarikan napas penuh. Momen kecil ini sangat krusial karena ia memutus sambungan otomatis antara pemicu ketakutan dengan tindakan impulsif kita.
Setelah tarikan napas itu, ajak akal sehat Anda untuk MENILAI. Alihkan fokus dari emosi ke fakta. Tanyakan, "Ancaman ini sebesar apa sebenarnya? Apa langkah bijak yang harus saya ambil sekarang?"
Ketenangan ini memungkinkan kita untuk BERTINDAK dengan penuh makna. Kita tidak lari, melainkan maju. Satu langkah kecil yang disengaja, meskipun rasa takut itu masih bergandengan tangan dengan kita.
Dan setelah kita bertindak, selalu ada tahap untuk BERADAPTASI. Apakah langkah pertama itu berhasil? Jika tidak, tarik pelajaran. Sesuaikan strategi kita, perbaiki pendekatan, dan coba lagi dengan pengetahuan baru. Keberanian adalah proses yang terus berkembang, bukan tindakan yang sempurna.
Inilah makna sesungguhnya dari regulasi yang terlatih (๐ต๐ณ๐ข๐ช๐ฏ๐ฆ๐ฅ ๐ณ๐ฆ๐จ๐ถ๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ): Kita memilih untuk menjadikan rasa takut sebagai pemberi informasi tentang apa yang berharga, bukan sebagai perintah untuk berhenti.
Teruslah berjuang melawan respons otomatis ketakutan. Musuh terbesar kita bukanlah dunia di luar sana, melainkan respons yang belum terlatih di dalam diri kita. Dengan mengubah ketakutan menjadi keberanian yang didisiplinkan, kita akan menjadi tuan atas pikiran kita sendiri.
#INISIATIF
Ketakutan (๐ง๐ฆ๐ข๐ณ) adalah tamu tak diundang yang menetap di pikiran kita. Tamu itu segera akan pergi asalkan kita tidak memberinya kursi untuk duduk. Kekuatan rasa takut sesungguhnya bukan terletak pada kemunculannya, melainkan pada waktu dan energi yang kita korbankan untuk menyambutnya dan membiarkannya berkuasa.
Saat ketakutan itu datang, rasanya seperti lonceng bahaya yang berdering keras di pikiran. Deringan itu tugasnya membuat kita panik dan menjauhi segala sesuatu yang mengancam atau tidak menyenangkan kita.
Ketakutan itu mengambil alih kendali diri, membuat kita membeku (๐ง๐ณ๐ฆ๐ฆ๐ป๐ฆ), pikiran kita kusut, dan tubuh kita bereaksi tanpa logikaโsehingga kita pun terbenam oleh badai di dalam diri sendiri.
Namun, di tengah badai tersebut, selalu ada jalan menuju keberanian (๐ค๐ฐ๐ถ๐ณ๐ข๐จ๐ฆ). Kunci keberanian bukanlah menghancurkan rasa takut, melainkan belajar bagaimana menolaknya. Keberanian adalah disiplin yang kita bangun di area pikiran yang lebih tenang dan rasional, tujuannya adalah menahan dorongan insting rasa takut itu.
Untuk menumbuhkan pikiran yang tenang ini, kita harus berupaya menciptakan ruang. Daripada langsung melawan rasa takut, kita harus mampu menciptakan celah antara pemicu (๐ด๐ต๐ช๐ฎ๐ถ๐ญ๐ถ๐ด) dan reaksi otomatis kita. Disiplin keberanian dimulai tepat pada celah kecil ini: disiplin untuk tidak langsung bereaksi.
Maka, jadikan JEDA sebagai kebiasaan. Berikan diri kita ruang, bahkan hanya sepanjang satu tarikan napas penuh. Momen kecil ini sangat krusial karena ia memutus sambungan otomatis antara pemicu ketakutan dengan tindakan impulsif kita.
Setelah tarikan napas itu, ajak akal sehat Anda untuk MENILAI. Alihkan fokus dari emosi ke fakta. Tanyakan, "Ancaman ini sebesar apa sebenarnya? Apa langkah bijak yang harus saya ambil sekarang?"
Ketenangan ini memungkinkan kita untuk BERTINDAK dengan penuh makna. Kita tidak lari, melainkan maju. Satu langkah kecil yang disengaja, meskipun rasa takut itu masih bergandengan tangan dengan kita.
Dan setelah kita bertindak, selalu ada tahap untuk BERADAPTASI. Apakah langkah pertama itu berhasil? Jika tidak, tarik pelajaran. Sesuaikan strategi kita, perbaiki pendekatan, dan coba lagi dengan pengetahuan baru. Keberanian adalah proses yang terus berkembang, bukan tindakan yang sempurna.
Inilah makna sesungguhnya dari regulasi yang terlatih (๐ต๐ณ๐ข๐ช๐ฏ๐ฆ๐ฅ ๐ณ๐ฆ๐จ๐ถ๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ): Kita memilih untuk menjadikan rasa takut sebagai pemberi informasi tentang apa yang berharga, bukan sebagai perintah untuk berhenti.
Teruslah berjuang melawan respons otomatis ketakutan. Musuh terbesar kita bukanlah dunia di luar sana, melainkan respons yang belum terlatih di dalam diri kita. Dengan mengubah ketakutan menjadi keberanian yang didisiplinkan, kita akan menjadi tuan atas pikiran kita sendiri.
#INISIATIF
๐ฅ2
Level up dimulai dari sini. Letโs make it count KC Cikarang ๐
https://www.instagram.com/p/DXta25wD7gX/?img_index=5&igsh=MTZleTMwOGg3d3V4Zg==
https://www.instagram.com/p/DXta25wD7gX/?img_index=5&igsh=MTZleTMwOGg3d3V4Zg==
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Last Day. Update pendaftar Lomba-lomba ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan Tahun 2026
Family 100 = 91 tim (364 peserta)๐
Last update Kamis, 30 April 2026
Family 100 = 91 tim (364 peserta)
Last update Kamis, 30 April 2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM