Dari keringat, lahir semangat. Dari tawa, tumbuh kebersamaan ๐ฎ๐ฉ
Awalnya cuma ajakan kecil sepulang kerja. Sekarang, jadi komunitas besar yang nyatuin semangat sehat dan solidaritas๐ค
https://www.instagram.com/p/DQ89zdIicRz/?igsh=MXJjZ3k0eGprNHl3ZA==
Awalnya cuma ajakan kecil sepulang kerja. Sekarang, jadi komunitas besar yang nyatuin semangat sehat dan solidaritas
https://www.instagram.com/p/DQ89zdIicRz/?igsh=MXJjZ3k0eGprNHl3ZA==
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tahanโฆ tahanโฆ ๐ฅบ
Sehubungan dengan Hari Ayah kemarin, Tuhan sedang menasihati kita lewat anak 5 tahun.
โBahagia atas kebahagiaan orang lain, dan bahagia dan bersyukur atas kondisi apapun yang ada pada diri dan keluarga yang ada, what a mature person! Bukan anak anak lagi sebutannya.โ
(Adlil Umarat)
#INISIATIF
Sehubungan dengan Hari Ayah kemarin, Tuhan sedang menasihati kita lewat anak 5 tahun.
โBahagia atas kebahagiaan orang lain, dan bahagia dan bersyukur atas kondisi apapun yang ada pada diri dan keluarga yang ada, what a mature person! Bukan anak anak lagi sebutannya.โ
(Adlil Umarat)
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Katanya Produktivitas itu nggak selalu soal niat, tapi kadang soal โteman kerjaโ juga ๐
Ada yang butuh kopi biar melek, musik biar fokus, cemilan biar happy, atau malah suasana tenang biar ide ngalir.
Kamu tim yang mana nih? Langsung vote
https://www.instagram.com/stories/lifeatbpjskesehatan/3764574371462687684?utm_source=ig_story_item_share&igsh=Mm5wOGMya3B0ZW9y
Ada yang butuh kopi biar melek, musik biar fokus, cemilan biar happy, atau malah suasana tenang biar ide ngalir.
Kamu tim yang mana nih? Langsung vote
https://www.instagram.com/stories/lifeatbpjskesehatan/3764574371462687684?utm_source=ig_story_item_share&igsh=Mm5wOGMya3B0ZW9y
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Sucipto Hadi Saputro
Ustadz Firanda pernah menasihati bahwa salah satu adab dalam berkomunikasi lewat chat adalah langsung berbicara to the point bila memang ada kebutuhan. Jangan berbelit-belit atau berputar-putar, karena setiap orang memiliki kesibukan dan waktunya sendiri.
Namun, kadang saya temukan ada orang yang cara meminta tolongnya justru terkesan menjebak, entah sadar atau tidak, dia menggiring lawan bicara agar sulit menolak permintaannya. Pola chatnya kurang lebih seperti ini:
๐ณ : Assalamualaikum
๐ง : Waalaikumussalam, iya ada apa?
๐ณ : Lagi di mana sekarang?
๐ง : Di rumah, kenapa?
๐ณ : Sibuk nggak?
๐ง : Nggak terlalu, kenapa emangnya?
๐ณ : Bisa tolong belikan pulpen di toko Berkah?
Nah, di sini terlihat bagaimana lawan chat โdigiringโ untuk tidak bisa menolak. Karena sudah menjawab โtidak sibukโ, akhirnya ia merasa sungkan menolak permintaan tersebut. Padahal, mungkin sebenarnya ia sedang tidak dalam kondisi memungkinkan untuk membantu.
Dalam perihal adab, cara seperti ini jelas tidak terpuji. Adab yang baik adalah bersikap jelas, jujur, dan tidak memaksa dalam meminta bantuan. Jika niat kita meminta tolong, maka caranya pun harus baik, tidak menodong secara halus, tidak memanipulasi, dan tidak membuat orang lain merasa terpaksa.
Maka, adab yang benar ketika ingin meminta tolong lewat chat adalah:
1. Awali dengan salam dan basa-basi secukupnya.
2. Langsung jelaskan keperluannya dengan sopan dan terbuka.
3. Berikan kebebasan bagi orang lain untuk menolak tanpa merasa bersalah.
Contohnya:
"Assalamualaikum, gimana kabarnya? Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah. Maaf kalau mengganggu. Bila berkenan, boleh minta tolong belikan pulpen di toko Berkah? Kalau sedang tidak memungkinkan juga tidak apa-apa, terima kasih, mohon maaf sebelumnya."
Dengan cara seperti ini, komunikasi menjadi lebih jujur, santun, dan beradab. Orang lain pun merasa dihargai, bukan dijebak. Karena bukan hanya isi pesan yang dinilai, tapi juga adab dan niat di baliknya.
#INISIATIF #TGIF
Ustadz Firanda pernah menasihati bahwa salah satu adab dalam berkomunikasi lewat chat adalah langsung berbicara to the point bila memang ada kebutuhan. Jangan berbelit-belit atau berputar-putar, karena setiap orang memiliki kesibukan dan waktunya sendiri.
Namun, kadang saya temukan ada orang yang cara meminta tolongnya justru terkesan menjebak, entah sadar atau tidak, dia menggiring lawan bicara agar sulit menolak permintaannya. Pola chatnya kurang lebih seperti ini:
๐ณ : Assalamualaikum
๐ง : Waalaikumussalam, iya ada apa?
๐ณ : Lagi di mana sekarang?
๐ง : Di rumah, kenapa?
๐ณ : Sibuk nggak?
๐ง : Nggak terlalu, kenapa emangnya?
๐ณ : Bisa tolong belikan pulpen di toko Berkah?
Nah, di sini terlihat bagaimana lawan chat โdigiringโ untuk tidak bisa menolak. Karena sudah menjawab โtidak sibukโ, akhirnya ia merasa sungkan menolak permintaan tersebut. Padahal, mungkin sebenarnya ia sedang tidak dalam kondisi memungkinkan untuk membantu.
Dalam perihal adab, cara seperti ini jelas tidak terpuji. Adab yang baik adalah bersikap jelas, jujur, dan tidak memaksa dalam meminta bantuan. Jika niat kita meminta tolong, maka caranya pun harus baik, tidak menodong secara halus, tidak memanipulasi, dan tidak membuat orang lain merasa terpaksa.
Maka, adab yang benar ketika ingin meminta tolong lewat chat adalah:
1. Awali dengan salam dan basa-basi secukupnya.
2. Langsung jelaskan keperluannya dengan sopan dan terbuka.
3. Berikan kebebasan bagi orang lain untuk menolak tanpa merasa bersalah.
Contohnya:
"Assalamualaikum, gimana kabarnya? Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah. Maaf kalau mengganggu. Bila berkenan, boleh minta tolong belikan pulpen di toko Berkah? Kalau sedang tidak memungkinkan juga tidak apa-apa, terima kasih, mohon maaf sebelumnya."
Dengan cara seperti ini, komunikasi menjadi lebih jujur, santun, dan beradab. Orang lain pun merasa dihargai, bukan dijebak. Karena bukan hanya isi pesan yang dinilai, tapi juga adab dan niat di baliknya.
#INISIATIF #TGIF
โค4๐1
Forwarded from BPJS Kesehatan Chess Club (BKC)
Sebanyak 246 pemain dari 35 Kampus Top Nasional & BPJS Kesehatan siap adu strategi di Ultimate Chess Battle Vol. 2. Dengan semangat โJKN Hero in Actionโ, para pecatur muda ini akan buktikan kalau jadi sehat itu juga bentuk perjuangan.
Seiring kualitas layanan BPJS Kesehatan yang terus meningkat, kita tetap perlu langkah yang strategis dengan menjaga keaktifan kepesertaan JKN agar perlindungan tetap berjalan tanpa celah
Catat Waktu & Tglnya:
๐ Pukul 18.45 WIB โ selesai
๐ Lichess
https://lichess.org/swiss/gZu1Q15Y
Password: DownloadMobileJKN
Join di Grup Telegram BKC (Grup Terbuka Untuk Pegawai Tetap, PATT, TAD di Lingkup BPJS Kesehatan):
https://t.me/+XqeaySjUeWg4NzQ1
#INISIATIF #BerpikirSebelumBertindak
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Perwakilan 20 Negara pelajari keberhasilan Program JKN. Apa saja yang mereka pelajari? ๐ค
Langsung cek di sini
https://youtu.be/vkRnCxlfxWk?si=jT5b2nygNpRiITSQ
Langsung cek di sini
https://youtu.be/vkRnCxlfxWk?si=jT5b2nygNpRiITSQ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
Perwakilan 20 Negara Pelajari Keberhasilan Program JKN
Perwakilan 20 negara yang tergabung dalam anggota joint learning network bersama perwakilan bank dunia berkunjung ke kantor pusat BPJS Kesehatan, Jumat sore. Kedatangan mereka untuk mempelajari keberhasilan Indonesia dalam mengelola program jaminan kesehatanโฆ
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Don't Make it Original, Make it Yours ๐ช
Semua orang mulai dari meniru orang lain, karena gak ada yang benar-benar baru di dunia ini๐ค
credit: anandarsf
#INISIATIF
Semua orang mulai dari meniru orang lain, karena gak ada yang benar-benar baru di dunia ini
credit: anandarsf
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Di garis depan pelayanan, ada para Frontliner yang bekerja dengan hati kuat dan dedikasi tanpa batas. Mereka yang setiap harinya menyapa peserta dengan senyum, mendengarkan dengan empati, dan membantu dengan penuh ketulusan.
Skill mereka terasah oleh waktu, semangat mereka tumbuh dari setiap pengalaman, dan kehadiran mereka menjadi wajah terbaik pelayanan BPJS Kesehatan๐ฒ๐จ
Big respect untuk kalian semua๐ฅ
https://www.instagram.com/p/DRJt0uIiZ4T/?igsh=eWE2a3M2N2ZnZGUw
Skill mereka terasah oleh waktu, semangat mereka tumbuh dari setiap pengalaman, dan kehadiran mereka menjadi wajah terbaik pelayanan BPJS Kesehatan
Big respect untuk kalian semua
https://www.instagram.com/p/DRJt0uIiZ4T/?igsh=eWE2a3M2N2ZnZGUw
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2๐ฅฐ1
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho
Mencicil berarti mengambil uang dari masa depan untuk digunakan pada hari ini.
Ga ada yang salah dari mencicil karena banyak kebutuhan kita yang memang ga bisa kita beli secara tunai, yang salah adalah jika strategi mengatur keuangannya tidak dipikirkan dengan baik.
Para finansial planner membatasi cicilan jangan sampai melebihi 30% dari pendapatan dengan tetap mewajibkan ada porsi pendapatan untuk investasi, agar hidup masih terjaga dan masa depan juga tetap terarah.
Mereka juga menyarankan agar kita menghindari mencicil suatu barang yang nilainya akan terus menurun, seperti kendaraan dan barang elektronik, karena kita akan membayar lebih mahal untuk barang yang jika kita jual kembali harganya jauh dari harga yang kita beli. Mobil 300 juta, dicicil jadi 350 juta, sekali keluar dealer harga jualnya ga akan jadi 300 juta lagi.
Ada juga sih yang menjadikan cicilan sebagai penyemangat kerja, ya hidup itu adalah pilihan. Tapi jika boleh menyarankan, cari cicilan yang ringan, murah, dan tetap berinvestasi untuk masa depan, karena menjadikan "bisa nabung lebih banyak" sebagai penyemangat kerja itu lebih baik dari pada menjadikan "cicilan" jadi penyemangat kerja.
#INISIATIF
Mencicil berarti mengambil uang dari masa depan untuk digunakan pada hari ini.
Ga ada yang salah dari mencicil karena banyak kebutuhan kita yang memang ga bisa kita beli secara tunai, yang salah adalah jika strategi mengatur keuangannya tidak dipikirkan dengan baik.
Para finansial planner membatasi cicilan jangan sampai melebihi 30% dari pendapatan dengan tetap mewajibkan ada porsi pendapatan untuk investasi, agar hidup masih terjaga dan masa depan juga tetap terarah.
Mereka juga menyarankan agar kita menghindari mencicil suatu barang yang nilainya akan terus menurun, seperti kendaraan dan barang elektronik, karena kita akan membayar lebih mahal untuk barang yang jika kita jual kembali harganya jauh dari harga yang kita beli. Mobil 300 juta, dicicil jadi 350 juta, sekali keluar dealer harga jualnya ga akan jadi 300 juta lagi.
Ada juga sih yang menjadikan cicilan sebagai penyemangat kerja, ya hidup itu adalah pilihan. Tapi jika boleh menyarankan, cari cicilan yang ringan, murah, dan tetap berinvestasi untuk masa depan, karena menjadikan "bisa nabung lebih banyak" sebagai penyemangat kerja itu lebih baik dari pada menjadikan "cicilan" jadi penyemangat kerja.
#INISIATIF
๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Live Report 10 Tahun Festival Paduan Suara Sektor Jasa Keuangan. Mhn doanya sob semoga rekan-rekan Padus BPJS Kesehatan bisa mengeluarkan penampilan maksimalnya dan kelak mendapatkan hasil terbaik ๐ฒ๐จ
Update behind the scene nya di sini:
https://www.instagram.com/lifeatbpjskesehatan?igsh=MWtwYWo4NXA3YjY1
Update behind the scene nya di sini:
https://www.instagram.com/lifeatbpjskesehatan?igsh=MWtwYWo4NXA3YjY1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
๐ฅ Cikagooo lagi LIVE di TikTok nihh
https://www.tiktok.com/@cikagooo_news?_r=1&_t=ZS-91Uvh2Juomz
๐ Jangan sampai kelewatan yaa
Bantu join, tap2, like n share yaa bapak/ibu, mas/mba. Hatur nuhunn๐๐ป
https://www.tiktok.com/@cikagooo_news?_r=1&_t=ZS-91Uvh2Juomz
๐ Jangan sampai kelewatan yaa
Bantu join, tap2, like n share yaa bapak/ibu, mas/mba. Hatur nuhunn๐๐ป
TikTok
cikagooo_news on TikTok
@cikagooo_news 1357 Followers, 63 Following, 1214 Likes - Watch awesome short videos created by cikagooo_news
oleh: Dedi Priadi
Dalam benak seorang pencemas, kecemasan bukan sekadar masalah pikiran, melainkan monster raksasa yang mendominasi seluruh layar mental. Seperti tampak dalam ilustrasi, pencemas membesar-besarkan bayangan masalah, sehingga pikirannya terisi penuh oleh spekulasi negatif mengenai masa depan yang belum terwujud.
Pola pikir ini sering menjebak seseorang dalam ๐ค๐ข๐ต๐ข๐ด๐ต๐ณ๐ฐ๐ฑ๐ฉ๐ช๐ป๐ช๐ฏ๐จ. Seorang pencemas terus membayangkan hal terburuk, seolah skenario negatif adalah kepastian yang pasti terjadi. Imbasnya, nasihat atau masukan dari luar menjadi sulit dicerna; otaknya sudah dipenuhi "sinyal ancaman."
Dari sisi neurologis, saat kita cemas, "alarm" di otak kita, yang disebut ๐ข๐ฎ๐บ๐จ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข, berbunyi terlalu keras. Pemicu ini segera mengaktifkan respons "lawan atau lari," membanjiri sistem kita dengan stres dan ketegangan fisik secara instan.
Akibatnya, ๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ง๐ณ๐ฐ๐ฏ๐ต๐ข๐ญ ๐ค๐ฐ๐ณ๐ต๐ฆ๐น, bagian otak yang seharusnya berpikir logis dan membuat keputusan, menjadi lumpuh. Otak kita secara keliru mempercayai bahwa apa yang kita bayangkan adalah ancaman yang benar-benar nyata, meskipun itu murni sebuah proyeksi semata.
Namun, di tengah kondisi kelumpuhan mental ini, ada satu titik balik penting yang sering terlewatkan: kekuatan ๐ต๐ช๐ฏ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ. Begitu kita mulai berani bergerak menuju sumber kecemasan, perubahan fundamental dan dramatis akan segera terjadi.
Misalkan, seorang yang sangat cemas sebelum sebuah presentasi penting. Kekhawatiran membayangkan kegagalan dan ditertawakan saat presentasi akan segera menciut drastis begitu ia memberanikan diri melangkah ke panggung dan memulai kata-kata pertamanya.
Pada saat presentasi itu dilakukan, tindakan nyata tersebut berfungsi sebagai bukti empiris bagi otak bahwa perkiraan ๐ค๐ข๐ต๐ข๐ด๐ต๐ณ๐ฐ๐ฑ๐ฉ๐ช๐ป๐ช๐ฏ๐จ itu keliru. Ia berhasil melewatinya, dan bahaya yang dibayangkan ternyata tidak terwujud sama sekali di hadapannya.
Secara bertahap, otak belajar dari pengalaman baru ini. Organ tersebut mulai membangun koneksi saraf yang lebih kuat antara logika (๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ง๐ณ๐ฐ๐ฏ๐ต๐ข๐ญ ๐ค๐ฐ๐ณ๐ต๐ฆ๐น) dan pusat emosi (๐ข๐ฎ๐บ๐จ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข). Melalui proses inilah, kekhawatirannya akan berangsur-angsur menurun tajam.
Jangan biarkan pikiran negatif mengendalikan realitas kehidupan kita. Bertindaklah, karena tindakan adalah obat penawar yang efektif untuk kecemasan. Dengan bertindak, kita melatih ulang respons otak kita -- mengubah โmonster" menjadi bayangan yang terus mengecil.
#INISIATIF
Dalam benak seorang pencemas, kecemasan bukan sekadar masalah pikiran, melainkan monster raksasa yang mendominasi seluruh layar mental. Seperti tampak dalam ilustrasi, pencemas membesar-besarkan bayangan masalah, sehingga pikirannya terisi penuh oleh spekulasi negatif mengenai masa depan yang belum terwujud.
Pola pikir ini sering menjebak seseorang dalam ๐ค๐ข๐ต๐ข๐ด๐ต๐ณ๐ฐ๐ฑ๐ฉ๐ช๐ป๐ช๐ฏ๐จ. Seorang pencemas terus membayangkan hal terburuk, seolah skenario negatif adalah kepastian yang pasti terjadi. Imbasnya, nasihat atau masukan dari luar menjadi sulit dicerna; otaknya sudah dipenuhi "sinyal ancaman."
Dari sisi neurologis, saat kita cemas, "alarm" di otak kita, yang disebut ๐ข๐ฎ๐บ๐จ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข, berbunyi terlalu keras. Pemicu ini segera mengaktifkan respons "lawan atau lari," membanjiri sistem kita dengan stres dan ketegangan fisik secara instan.
Akibatnya, ๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ง๐ณ๐ฐ๐ฏ๐ต๐ข๐ญ ๐ค๐ฐ๐ณ๐ต๐ฆ๐น, bagian otak yang seharusnya berpikir logis dan membuat keputusan, menjadi lumpuh. Otak kita secara keliru mempercayai bahwa apa yang kita bayangkan adalah ancaman yang benar-benar nyata, meskipun itu murni sebuah proyeksi semata.
Namun, di tengah kondisi kelumpuhan mental ini, ada satu titik balik penting yang sering terlewatkan: kekuatan ๐ต๐ช๐ฏ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ. Begitu kita mulai berani bergerak menuju sumber kecemasan, perubahan fundamental dan dramatis akan segera terjadi.
Misalkan, seorang yang sangat cemas sebelum sebuah presentasi penting. Kekhawatiran membayangkan kegagalan dan ditertawakan saat presentasi akan segera menciut drastis begitu ia memberanikan diri melangkah ke panggung dan memulai kata-kata pertamanya.
Pada saat presentasi itu dilakukan, tindakan nyata tersebut berfungsi sebagai bukti empiris bagi otak bahwa perkiraan ๐ค๐ข๐ต๐ข๐ด๐ต๐ณ๐ฐ๐ฑ๐ฉ๐ช๐ป๐ช๐ฏ๐จ itu keliru. Ia berhasil melewatinya, dan bahaya yang dibayangkan ternyata tidak terwujud sama sekali di hadapannya.
Secara bertahap, otak belajar dari pengalaman baru ini. Organ tersebut mulai membangun koneksi saraf yang lebih kuat antara logika (๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ง๐ณ๐ฐ๐ฏ๐ต๐ข๐ญ ๐ค๐ฐ๐ณ๐ต๐ฆ๐น) dan pusat emosi (๐ข๐ฎ๐บ๐จ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข). Melalui proses inilah, kekhawatirannya akan berangsur-angsur menurun tajam.
Jangan biarkan pikiran negatif mengendalikan realitas kehidupan kita. Bertindaklah, karena tindakan adalah obat penawar yang efektif untuk kecemasan. Dengan bertindak, kita melatih ulang respons otak kita -- mengubah โmonster" menjadi bayangan yang terus mengecil.
#INISIATIF
โค4๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
GRAND FINAL BPJS IDOL SEASON II 2025 ๐ฒ๐จ
Saksikan behind the scenenya
https://www.instagram.com/lifeatbpjskesehatan?igsh=MWtwYWo4NXA3YjY1
Saksikan behind the scenenya
https://www.instagram.com/lifeatbpjskesehatan?igsh=MWtwYWo4NXA3YjY1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Komunitas Strong Nation BPJS Kesehatan masuk Tv nih ๐ฅ ๐ค ๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
ILMU HOKI BERNAMA KONSISTENSI ๐ค
Oleh: Ibrahim Vatih
Orang sering ngira keberuntungan itu turun dari langit, acak, misterius, dan ngga bisa dikendalikan.
Tapi kalau diperhatikan, keberuntungan cenderung muncul di sekitar orang yang konsisten.
Orang yang tetap hadir saat orang lain memilih untuk berhenti. Orang yang mengerjakan hal yang sama dan terkesan membosankan.
Orang lain akan anggap dia beruntung (hoki). Padahal ngga, itu efek samping dari konsistensi.
Psikologi udah lama mengenali pola ini. Fenomena mere-exposure effect yang ditemukan oleh Robert Zajonc menunjukkan bahwa hal yang sering muncul akan lebih mudah dipercaya, dipilih, dan diingat.
Jadi ketika kamu konsisten berkarya, muncul, dan membangun jejak, kamu sebenarnya sedang memperbesar peluang untuk ditemukan.
Di buku Outliers-nya Malcolm Gladwell menjelaskan bagaimana jam terbang menciptakan momen-momen kebetulan yang sebenarnya bukan kebetulan.
The Beatles dianggap โberuntungโ mendapatkan kesempatan tampil di panggung besar. Tapi sebelum itu, mereka udah ribuan jam tampil di event-event kecil di Hamburg. Kesempatan itu datang karena mereka udah siap secara skill dan momentum. Lagi-lagi hasil dari konsistensi.
Penelitian dari University of London tentang compound practice juga menunjukkan bahwa latihan kecil yang dilakukan terus-menerus jauh lebih signifikan dampaknya dibanding latihan besar tapi jarang.
Kemampuan untuk tumbuh secara perlahan sering membuat seseorang tampak lebih beruntung, padahal dia emang lebih siap daripada kebanyakan orang.
Secara matematis pun keberuntungan bisa dijelaskan. Konsep law of large numbers dalam statistik menjelaskan bahwa semakin banyak percobaan, semakin besar peluang mendapatkan hasil yang baik.
Satu percobaan peluangnya kecil. Seratus percobaan peluangnya akan berbeda.
Bukan berarti kamu jadi orang yang hoki, kamu cuma memerintahkan angka-angka untuk memihak padamu.
Juga dalam studi tentang serendipity, seperti yang ditulis oleh Christian Busch dalam bukunya The Serendipity Mindset, dijelaskan bahwa kebetulan yang baik sering lahir dari rangkaian tindakan kecil yang konsisten sehingga membuka pintu-pintu opportunity.
Orang yang ngga konsisten hanya membuka sedikit pintu. Orang yang konsisten akan membuka banyak pintu, sehingga peluang menemukan opportunity jadi berkali-kali lipat lebih tinggi.
Keberuntungan akhirnya bukan soal nasib, bukan soal bakat, bukan soal momentum kosmik. Keberuntungan lebih sering merupakan konsekuensi dari orang yang ngga hilang. Orang yang menaruh lebih banyak jejak di dunia, sehingga kemungkinan untuk disapa oleh peluang, meningkat secara drastis.
Jadi kalau kamu ingin terlihat lebih "beruntung", sebenernya jawabannya sederhana; konsisten aja.
Bekerja lebih stabil. Hidup lebih teratur. Dominasi hari-hari dengan hal positif. Tetap berbagi. Tetap beribadah. Tetap berjalan dan tetap bertahan.
Konsistensi, pada akhirnya, adalah cara paling rasional untuk menciptakan keberuntungan.
#INISIATIF
Oleh: Ibrahim Vatih
Orang sering ngira keberuntungan itu turun dari langit, acak, misterius, dan ngga bisa dikendalikan.
Tapi kalau diperhatikan, keberuntungan cenderung muncul di sekitar orang yang konsisten.
Orang yang tetap hadir saat orang lain memilih untuk berhenti. Orang yang mengerjakan hal yang sama dan terkesan membosankan.
Orang lain akan anggap dia beruntung (hoki). Padahal ngga, itu efek samping dari konsistensi.
Psikologi udah lama mengenali pola ini. Fenomena mere-exposure effect yang ditemukan oleh Robert Zajonc menunjukkan bahwa hal yang sering muncul akan lebih mudah dipercaya, dipilih, dan diingat.
Jadi ketika kamu konsisten berkarya, muncul, dan membangun jejak, kamu sebenarnya sedang memperbesar peluang untuk ditemukan.
Di buku Outliers-nya Malcolm Gladwell menjelaskan bagaimana jam terbang menciptakan momen-momen kebetulan yang sebenarnya bukan kebetulan.
The Beatles dianggap โberuntungโ mendapatkan kesempatan tampil di panggung besar. Tapi sebelum itu, mereka udah ribuan jam tampil di event-event kecil di Hamburg. Kesempatan itu datang karena mereka udah siap secara skill dan momentum. Lagi-lagi hasil dari konsistensi.
Penelitian dari University of London tentang compound practice juga menunjukkan bahwa latihan kecil yang dilakukan terus-menerus jauh lebih signifikan dampaknya dibanding latihan besar tapi jarang.
Kemampuan untuk tumbuh secara perlahan sering membuat seseorang tampak lebih beruntung, padahal dia emang lebih siap daripada kebanyakan orang.
Secara matematis pun keberuntungan bisa dijelaskan. Konsep law of large numbers dalam statistik menjelaskan bahwa semakin banyak percobaan, semakin besar peluang mendapatkan hasil yang baik.
Satu percobaan peluangnya kecil. Seratus percobaan peluangnya akan berbeda.
Bukan berarti kamu jadi orang yang hoki, kamu cuma memerintahkan angka-angka untuk memihak padamu.
Juga dalam studi tentang serendipity, seperti yang ditulis oleh Christian Busch dalam bukunya The Serendipity Mindset, dijelaskan bahwa kebetulan yang baik sering lahir dari rangkaian tindakan kecil yang konsisten sehingga membuka pintu-pintu opportunity.
Orang yang ngga konsisten hanya membuka sedikit pintu. Orang yang konsisten akan membuka banyak pintu, sehingga peluang menemukan opportunity jadi berkali-kali lipat lebih tinggi.
Keberuntungan akhirnya bukan soal nasib, bukan soal bakat, bukan soal momentum kosmik. Keberuntungan lebih sering merupakan konsekuensi dari orang yang ngga hilang. Orang yang menaruh lebih banyak jejak di dunia, sehingga kemungkinan untuk disapa oleh peluang, meningkat secara drastis.
Jadi kalau kamu ingin terlihat lebih "beruntung", sebenernya jawabannya sederhana; konsisten aja.
Bekerja lebih stabil. Hidup lebih teratur. Dominasi hari-hari dengan hal positif. Tetap berbagi. Tetap beribadah. Tetap berjalan dan tetap bertahan.
Konsistensi, pada akhirnya, adalah cara paling rasional untuk menciptakan keberuntungan.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2