Ask The Experts
1.81K subscribers
4.73K photos
414 videos
188 files
2.91K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
โš™๏ธGear Up, โœจGlow Up,
Kerja boleh maksimal โœ…
Tapi hidup juga harus optimalโœ…
@indrisalouw (KC Maumere)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQgn_SSElsj/?igsh=MWl6ampsaHl5azhyMQ==
Small Desk, Big Impact
@Rahma_Hiola (KC Polewali)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQgmJcmEXvW/?igsh=MXN6NW9uY3AwanpvcQ==
Menjadi Duta BPJS Kesehatan adalah tentang melangkah dengan semangat, melayani dengan hati, dan percaya bahwa setiap tindakan kecil dapat membawa perubahan besar. @kimmyfajri (KC Soreang)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQgtgv0Dcqm/?igsh=YXVlY3loNTYyYTdl
Just another day at workโ€ฆ or so I thought ๐Ÿ˜…. Turns out, helping someone new can teach you a lot โ€” even about yourself. @kayla_syuja (KC Jambi)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQgwmvxkk_9/?igsh=OGYwYWhrbG5teHI5
Hal paling seru adalah ketika liputan ke fasilitas kesehatan daerah terpencil. deg-degannya dapat, senangnya juga dapat! @Deways (KC Parepare)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQg9SDeCRBU/?igsh=eGs1cWwyb2lzOGN0
โค1
Melayani dengan hati bukan sekedar menjalankan tugas atau kewajiban, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk berbagi kebaikan kepada sesama manusia. @SutanParpatiah (KC Solok)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQhAn1Ckv9K/?igsh=ZnBidGJlcjdjNjhu
Kebahagiaan Memiliki Tujuannya Sendiri, dan kadang... jalannya nggak lurus-lurus amat! Tapi selama kita nikmati prosesnya, semua jadi lebih bermakna. @fadlaner (KC Baubau)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQhCNSzEpen/?igsh=cnhuOTRsbWM3NWlj
Mulai dari sekarang Mulai dari Kita
Yuk Mulai dari Hal Kecil dulu. Save The Earth, Save the Future. @TriniDiAr (KC Meulaboh)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQhENF2EsbP/?igsh=dXo4bXo1MDRrMmFi
Kontribusi Masing-masing duta BPJS Kesehatan memiliki impact besar dalam keberlangsungan program JKN. Hal yang terkadang kita anggap kecil, bisa jadi merupakan hal besar yang membawa perbaikan untuk mereka, tetap semangat memberikan yang terbaik untuk peserta JKN. @ariiandang (KC Pekalongan)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQhMrVIEsz7/?igsh=MWtmaTJiZW85MW55dw==
Kadang yang kelihatan cuma layar dan angka. Tapi di balik setiap klik, ada tanggung jawab, niat, dan hati yang kerja tulus. @titipinyay (Kepwil III)

Saksikan full videonya:
https://www.instagram.com/reel/DQhPyh1kiKC/?igsh=MTljdmN4czU3cGVwNA==
Oleh: Dedi Priadi

Cara Anda melihat masalah, dalam banyak hal, adalah masalah itu sendiri. Hidup menawarkan peristiwa-peristiwa yang pada dasarnya netral, namun lensa yang Anda pilihโ€”bingkai yang Anda terapkanโ€”secara mendasar mendikte seluruh pengalaman Anda. Anda sesungguhnya tidak terikat oleh realitas, tetapi oleh cerita yang Anda pilih untuk Anda ceritakan tentangnya.

Mari lihat bagaimana berbagai perspektif membingkai "gelas setengah penuh/setengah kosong":

๐˜–๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜–๐˜ฑ๐˜ต๐˜ช๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด akan langsung melihat gelas sebagai 'setengah penuh.' Mereka berfokus pada hal-hal baik dan sumber daya yang sudah ada, karena ini akan membuat mereka lebih kuat dan lebih mudah menemukan jalan keluar dari masalah. Dengan memandang segala sesuatu dari sisi positif, orang optimis percaya bahwa apa yang sudah mereka miliki adalah kunci untuk memiliki harapan dan terus maju.

Sebaliknya, ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด melihat gelas yang sama itu sebagai 'setengah kosong.' Mereka hanya berfokus pada apa yang kurang, apa yang hilang, dan merasa khawatir akan kekurangan di masa depan. Cara berpikir yang negatif ini sering kali membuat mereka merasa cemas, curiga, dan terlalu takut menghadapi hari esok.

Lanjut part 2 ๐Ÿ‘‡
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Sementara itu, ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜™๐˜ฆ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด akan mengesampingkan perasaan dan hanya melihat fakta: 'segelas air.' Pandangan mereka tenang, karena mereka lebih mengutamakan data atau kenyataan yang bisa dibuktikan, daripada hanya mengikuti perasaan. Seorang realis biasanya hanya mengamati sebuah situasi apa adanya, tanpa terburu-buru menilai apakah itu positif atau negatif.

Ada juga orang yang berpandangan seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜๐˜ช๐˜ด๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฏ, yang hanya melihat dari sisi ilmiah: 'hanya ada zat cair dan zat gas.' Cara pandang ini sangat fokus pada profesionalisme mereka dan cenderung mengabaikan perasaan atau drama, karena yang penting adalah solusi teknis. Seorang fisikawan perlu menyelesaikan masalah menggunakan data dan langkah-langkah yang terstruktur, bukan dengan melibatkan emosi atau keributan.

Lalu ada orang yang berpikir seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜š๐˜ถ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด, yang malah membongkar konsep gelas itu sendiri, menantang semua aturan yang sudah biasa. Cara pandang ini mewakili kekuatan berpikir yang tidak linear dan berani menerima hal-hal yang tidak masuk akal. Dalam pandangan surealis, masalah yang terlihat di awal mungkin bukan masalah yang sesungguhnya. Ini membuka jalan untuk menemukan solusi yang sangat berbeda dan unik.

Ada juga orang yang berpikir seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜™๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ช๐˜ด, yang mengakui bahwa keduanya benar: itu adalah 'setengah kosong' dan juga 'setengah penuh.' Cara berpikir yang fleksibel ini memahami bahwa kebenarannya sangat bergantung pada situasinyaโ€”apakah airnya sedang diisi atau sedang diminum? Sudut pandang ini mengajak kita untuk menghargai bahwa dua pandangan yang berbeda, bahkan berlawanan, bisa sama-sama benar pada waktu yang bersamaan.

Lain halnya, orang yang berpikir seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜œ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ด akan mengkhayalkan kenyataan ideal, di mana kekurangan itu tidak penting dan segala sumber daya selalu berlimpah. Walaupun mungkin tidak realistis, cita-cita tinggi seorang utopis adalah pendorong impian terbesar. Sudut pandang ini menantang kita agar kesulitan praktis tidak pernah boleh memadamkan keyakinan kita pada segala hal hebat yang bisa kita wujudkan.

Ada juga orang yang bersikap seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜š๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ต๐˜ช๐˜ด. Mereka tidak ikut berdebat tentang berapa banyak isinya, melainkan mempertanyakan isinya itu sendiri: 'Apakah ini benar-benar air?' Cara berpikir kritis ini mengutamakan pemeriksaan dan memastikan identitasnya. Bagi seorang skeptis, sangatlah penting untuk mempertanyakan dasar-dasar pemikiran kita secara mendalam sebelum kita menerima suatu hal sebagai kebenaran.

Terakhir, ada orang yang bertindak seperti ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ, yang melakukan perubahan paling besar: mereka menggunakan air itu untuk melukis. Mereka mengubah seluruh persoalan, beralih dari hanya merenungkan situasi menjadi menciptakan sesuatu yang aktif.

Ini menunjukkan bahwa nilai dari sebuah sumber daya tidak ditentukan oleh jumlahnya, tetapi oleh tujuan indah yang kita berikan padanya.

Inti dari semua sudut pandang ini adalah: Anda memiliki kendali penuh atas keadaan batin Anda. Anda tidak harus menjadi seorang pesimis. Anda punya kekuatan untuk mengganti 'lensa' yang Anda gunakan untuk melihat hidup.

Tugas Anda adalah mengenali pikiran negatif yang muncul, lalu dengan sengaja memilih cara pandang yang paling bermanfaat dan memberdayakan hidup Anda. Pilihlah 'bingkai' Anda dengan penuh kesadaran, sebab itulah kuas terkuat Anda.

Alihkan fokus batin Andaโ€”ubah pandangan dari rasa kekurangan menjadi rasa keberlimpahan, dari hanya melihat fakta menjadi melihat lautan kemungkinan.

Lakukanlah penyesuaian kecil di dalam jiwa Anda, dan bersiaplah untuk terpukau melihat bagaimana perubahan internal yang sederhana ini akan mewarnai, menerangi, dan memperindah seluruh kanvas kehidupan Anda di dunia nyata.

Btw, dalam menilai suatu masalah, Anda biasanya masuk tim mana? :)

Oleh: Dedi Priadi

#INISIATIF
โšก1
INFO PODIUM ๐Ÿ†

Selamat kepada kk @dayatpasau (Staf HAL Kepbid HALREG) yang berhasil keluar sebagai Juara 2 Kategori Fighter Eksekutif dalam Kejuaraan Tenis Meja IAPW Cup II yang dilaksanakan di Mall WTC Mangga Dua pada 31 okt-2 nov 2025 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ฅ6
Setiap kantor pasti punya satu orang yang selalu bawa vibes positif yang bikin hari-hari di kantor nggak terasa berat, selalu bantu, ngingetin, dan bikin kantor berasa kayak rumah kedua.

Senyumnya, bantuannya, dan ketulusannya bikin tim makin solid. Good people create good energy dan itu nyata banget di sini ๐Ÿฅฐ

Siapa sosok โ€œpenyemangatโ€ kamu di kantor? Tag dia di kolom komentar dan yuk kita kasih apresiasi kecil hari ini ๐Ÿ’ฌ

https://www.instagram.com/reel/DQlsGy9iXo5/?igsh=ZWVlaDV4YnZ4eDB1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho

Kita memiliki tiga sumber daya dalam hidup yang mana kita harus mengorbankan dua sumber daya dari tiga itu untuk menambah salah satunya. 1. Waktu, 2. Uang, 3. Pengetahuan/skill.

Jika ingin menambah pengetahuan/skill maka kita perlu membayar dengan uang dan waktu agar bisa belajar. Kita kuliah, bayar UKT dan mengorbankan waktu sekian tahun untuk ngampus, bayar ikut kursus dan menyediakan waktu untuk menyimak materi, bayar ikut sertifikasi dan menyediakan waktu untuk belajar dan persiapan ujiannya.

Jika ingin menambah uang maka kita perlu menjual skill dan waktu untuk bekerja. Kita bisa lebih banyak mengorbankan waktu, bekerja di beberapa tempat sekaligus agar mendapatkan uang lebih banyak meski waktu kita untuk diri dan keluarga kita jadi sedikit. Kita bisa lebih banyak menggunakan skill dan pengetahuan, kita belajar finansial, metode mengelola keuangan, mulai investasi, dari situ diharapkan kita bisa mendapatkan keuntungan ketika waktu kita digunakan untuk pekerjaan lain.

Nah, adapun untuk sumber daya pertama, yaitu waktu, sayangnya kita tidak bisa menambah waktu karena waktu kita sama-sama terbatas, 24 jam sehari. Maka yang bisa dilakukan untuk waktu adalah efisiensi waktu, menggunakan waktu yang terbatas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kita mengorbankan uang demi kelancaran, kecepatan dan kenyamanan, kita membayar servis kendaraan rutin agar kendaraan selalu dalam kondisi fit hingga seluruh kegiatan perjalanan menjadi lancar, membayar lebih mahal agar tidak antri pertalite atau naik ojol/taksi/woosh agar bisa lebih cepat sampai tujuan, membayar orang untuk melakukan sesuatu agar bisa fokus mengerjakan hal lain di waktu yang sama.

Tiga sumber daya inilah modal kita untuk hidup, kita gunakan dengan bijak dan kembangkan agar hidup kita menjadi lebih baik.

#INISIATIF
โšก1๐Ÿ‘1