Jangan lupa yaa Sob⦠Stay tuned untuk pelaksanaan Grand Final pada tanggal 23 September 2025. Karena selain pengumuman juara lomba neraca saldo, bakal ada juga ragam kegiatan seru dan menarik lainnya, seperti:
- Lomba yel-yel
- Kuis interaktif
- Tebak pemenang saat sesi live
Nah, sambil menantikan hari H itu tiba, sebagai bentuk apresiasi kepada para finalis serta para pendukung setia Lomba Neraca Saldo 2025, COMMIT ATE dengan dukungan Kepbid Akuntansi akan membuka polling tebak juara yang akan berhadiah 3 souvenir menarik untuk 3 (tiga) orang Sobat ATE beruntung (yang berhasil menebak Juara 1, 2, dan 3 saat Babak Grand Final nanti)
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Selasa, 23 September 2025 pukul 13.00 WIB
Syarat klaim : Memilih maksimal 3 nama aja di polling yang tersedia dan sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#LombaNeracaSaldo
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ketika berhadapan dengan orang lain, ingatlah bahwa Anda tidak berhadapan dengan makhluk yang menggunakan logika, tapi makhluk yang menggunakan emosi π₯° π€
#LangkahPulang
Banyak bersyukur atas capaian/progres hari iniπ
#LangkahPulang
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
AROGANSI π¬
oleh: Arisdiansah
Kenapa pembicaraan pewaris vs perintis jadi masalah? Karena diucapkan dengan arogansi.
Kenapa statement orang orang nge-gym bodoh jadi masalah? Sama karena diucapkan dengan arogansi.
Kenapa hidup seseorang terus menerus bermasalah? Bisa jadi juga karena arogansi.
Arogansi dalam berbagai bentuknya, selalu menjadikan masalah dalam kehidupan seseorang. Karena arogansi cenderung melukai.
Saya sendiri pernah mengalami ketika disebuah momen, keluar dari mulut saya kata2 yang arogan. Kata2 yang merendahkan pihak lain.
Untuk beberapa hari hal itu menghantui perasaan saya, dan Alhamdulillah menjadi tenang ketika saya menyampaikan permohonan maaf atas perkataan yang saya sampaikan.
Kenapa orang bisa arogan?
Banyak faktor yang membuat orang menjadi arogan. Diantaranya adalah kekayaan, popularitas, jebakan sok spiritualitas, dan seringnya mendapatkan pujian.
Dalam perspektif kesadaran, orang yang arogan itu berada di level kesadaran pride. Reaksionalnya selalu ingin menunjukkan dan menuntut apresiasi, validasi, dan pujian orang lain.
Fatalnya adalah orang seperti ini memiliki emosional yang "scorn". Cenderung merendahkan orang lain (belittler) bahkan sampai toxic controler. Suka mengatur dan si paling.
Beruntunglah orang yang punya sensor kesadaran itu. Ketika dia sudah mulai offside, ada sinyal dari nalar untuk memberikan peringatan akan kehadiran sikap arogansinya.
Saya membaca sebuah literasi tentang hubungan arogansi dan Konten creator, artis, pejabat, dan tokoh publik.
Ternyata banyak mereka yang terjebak dalam arogansi karena begitu mencintai exposure, viralitas, like, pujian dan "tepuk tangan".
Tentu tidak semua orang seperti itu.
Saya pernah iseng komen di salah satu influencer dan konten creator muda yang begitu arogan membuat sebuah kesimpulan prematur tentang leadership.
Tapi ya gitulah, egonya nampak meronta2.
Lawan sifat arogansi itu tentu adalah kerendahan hati. Hal ini ditandai dengan kemampuan seseorang untuk mendengarkan dan memberikan empathy.
Ketika diatas saya cerita bahwa saya terjebak arogansi, ternyata dikarenakan kurang mau lebih sabar mendengar dan langsung terburu2 membuat sebuah pernyataan yang merendahkan.
Kita bersyukur jika kita tidak terjebak kedalam sikap arogansi. kita bersyukur jika terus menerus berusaha memperbaiki diri dan hati.
Guru saya pernah mengatakan, "Jika kamu terus menerus menjadi orang paling hebat disebuah ruangan, berarti kamu salah masuk ruangan."
Beliau mengajarkan tentang "whitebelt" mentality. Tentang stay hungry and stay foolish kalau istilahnya Steve job.
Dengan terus menerus belajar memperbaiki mentalitas, karakter, Behaviour, kita akan terus menerus menemukan titik-titik bahwa kita tidak harus selalu tampil superior.
Apalagi selalu tampil arogan. Karena jembatan paling singkat yang menghubungkan antara kesuksesan dan ketidak-relevan-an itu adalah arogansi.
#INISIATIF
oleh: Arisdiansah
Kenapa pembicaraan pewaris vs perintis jadi masalah? Karena diucapkan dengan arogansi.
Kenapa statement orang orang nge-gym bodoh jadi masalah? Sama karena diucapkan dengan arogansi.
Kenapa hidup seseorang terus menerus bermasalah? Bisa jadi juga karena arogansi.
Arogansi dalam berbagai bentuknya, selalu menjadikan masalah dalam kehidupan seseorang. Karena arogansi cenderung melukai.
Saya sendiri pernah mengalami ketika disebuah momen, keluar dari mulut saya kata2 yang arogan. Kata2 yang merendahkan pihak lain.
Untuk beberapa hari hal itu menghantui perasaan saya, dan Alhamdulillah menjadi tenang ketika saya menyampaikan permohonan maaf atas perkataan yang saya sampaikan.
Kenapa orang bisa arogan?
Banyak faktor yang membuat orang menjadi arogan. Diantaranya adalah kekayaan, popularitas, jebakan sok spiritualitas, dan seringnya mendapatkan pujian.
Dalam perspektif kesadaran, orang yang arogan itu berada di level kesadaran pride. Reaksionalnya selalu ingin menunjukkan dan menuntut apresiasi, validasi, dan pujian orang lain.
Fatalnya adalah orang seperti ini memiliki emosional yang "scorn". Cenderung merendahkan orang lain (belittler) bahkan sampai toxic controler. Suka mengatur dan si paling.
Beruntunglah orang yang punya sensor kesadaran itu. Ketika dia sudah mulai offside, ada sinyal dari nalar untuk memberikan peringatan akan kehadiran sikap arogansinya.
Saya membaca sebuah literasi tentang hubungan arogansi dan Konten creator, artis, pejabat, dan tokoh publik.
Ternyata banyak mereka yang terjebak dalam arogansi karena begitu mencintai exposure, viralitas, like, pujian dan "tepuk tangan".
Tentu tidak semua orang seperti itu.
Saya pernah iseng komen di salah satu influencer dan konten creator muda yang begitu arogan membuat sebuah kesimpulan prematur tentang leadership.
Tapi ya gitulah, egonya nampak meronta2.
Lawan sifat arogansi itu tentu adalah kerendahan hati. Hal ini ditandai dengan kemampuan seseorang untuk mendengarkan dan memberikan empathy.
Ketika diatas saya cerita bahwa saya terjebak arogansi, ternyata dikarenakan kurang mau lebih sabar mendengar dan langsung terburu2 membuat sebuah pernyataan yang merendahkan.
Kita bersyukur jika kita tidak terjebak kedalam sikap arogansi. kita bersyukur jika terus menerus berusaha memperbaiki diri dan hati.
Guru saya pernah mengatakan, "Jika kamu terus menerus menjadi orang paling hebat disebuah ruangan, berarti kamu salah masuk ruangan."
Beliau mengajarkan tentang "whitebelt" mentality. Tentang stay hungry and stay foolish kalau istilahnya Steve job.
Dengan terus menerus belajar memperbaiki mentalitas, karakter, Behaviour, kita akan terus menerus menemukan titik-titik bahwa kita tidak harus selalu tampil superior.
Apalagi selalu tampil arogan. Karena jembatan paling singkat yang menghubungkan antara kesuksesan dan ketidak-relevan-an itu adalah arogansi.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Fun Fact jadi Pegawai BPJS Kesehatan π―
Di balik seragam, ada cerita pengabdian yang nggak semua orang tahu⦠Baca selengkapnya
#LifeatBPJSKesehatan #PejuangJKN
Di balik seragam, ada cerita pengabdian yang nggak semua orang tahu⦠Baca selengkapnya
#LifeatBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€3π₯°3β‘1
STORYTELLING DALAM SEBUAH LOGO π
oleh: Budiman Hakim
Pernah gak ngeliat sebuah logo dan sekian lama kita menganggap logo itu biasa aja (istilah halus untuk mengatakan jelek). Misalnya logo Hyunday. Cuma huruf H doang. Huruf H miring, desain yang aman, tapi dingin.
Sampai suatu saat kita menyadari: itu bukan sekadar huruf, tapi gambar dua orang yang sedang salaman. Simbol perwakilan antara perusahaan dan pelanggannya. Dan ini anehnya: logo itu sekonyong2 jadi bagus. Padahal logonya gak berubah. Itu desain yang sama saat kita bilang dia jelek.
Kesimpulannya, logo itu bukan sekedar desain. Ada filosofi, ada rasa sekaligus makna di dalamnya. Logo sederhana itu berubah jadi adegan pertemuan. Ada rasa hangat, ada kepercayaan, ada janji yang terselip di situ. Logo yang tadinya hambar jadi punya hati.
Hal yang sama juga kita temui pada logo F1. Cuma tulisan F diikuti garis merah yang kayak efek kecepatan. Biasa aja. Tapi begitu ada yang nunjukin βcoba lihat ruang kosongnya, ada angka satu di situ,β
Sekali lagi kita terpana. Ada rahasia kecil yang tersembunyi di depan mata selama ini. Dan momen ketika rahasia itu kebuka, rasanya kayak nemu harta karun. Desain gak berubah namun pendapat kita berganti 180 derajat. Why?
Ilmu otak menjelaskan kenapa kita bisa tiba-tiba jatuh cinta pada hal yang sama sekali nggak berubah. Visual cortex kita awalnya cuma membaca pola standar: huruf, garis, bentuk. Netral. Tapi begitu makna baru terbuka, prefrontal cortex melakukan reframe.
Ada klik di kepala, aha moment, yang memicu dopamin, bikin kita senyum tanpa sadar. Otak suka kejutan kecil semacam ini, karena setiap penemuan bikin kita merasa lebih hidup, lebih pintar, lebih terhubung.
Logo yang tadinya datar mendadak punya jiwa. Karena otak nggak cuma lihat bentuk, tapi juga cerita di balik bentuk itu. Dan cerita selalu lebih kuat daripada garis.
Endingnya sederhana tapi dalam: dunia nggak berubah, hanya cara kita melihat yang berubah. Sesuatu yang tadinya biasa bisa jadi luar biasa, asal kita mau menemukan makna di baliknya. Menemukan story di dalamnya.
#INISIATIF
oleh: Budiman Hakim
Pernah gak ngeliat sebuah logo dan sekian lama kita menganggap logo itu biasa aja (istilah halus untuk mengatakan jelek). Misalnya logo Hyunday. Cuma huruf H doang. Huruf H miring, desain yang aman, tapi dingin.
Sampai suatu saat kita menyadari: itu bukan sekadar huruf, tapi gambar dua orang yang sedang salaman. Simbol perwakilan antara perusahaan dan pelanggannya. Dan ini anehnya: logo itu sekonyong2 jadi bagus. Padahal logonya gak berubah. Itu desain yang sama saat kita bilang dia jelek.
Kesimpulannya, logo itu bukan sekedar desain. Ada filosofi, ada rasa sekaligus makna di dalamnya. Logo sederhana itu berubah jadi adegan pertemuan. Ada rasa hangat, ada kepercayaan, ada janji yang terselip di situ. Logo yang tadinya hambar jadi punya hati.
Hal yang sama juga kita temui pada logo F1. Cuma tulisan F diikuti garis merah yang kayak efek kecepatan. Biasa aja. Tapi begitu ada yang nunjukin βcoba lihat ruang kosongnya, ada angka satu di situ,β
Sekali lagi kita terpana. Ada rahasia kecil yang tersembunyi di depan mata selama ini. Dan momen ketika rahasia itu kebuka, rasanya kayak nemu harta karun. Desain gak berubah namun pendapat kita berganti 180 derajat. Why?
Ilmu otak menjelaskan kenapa kita bisa tiba-tiba jatuh cinta pada hal yang sama sekali nggak berubah. Visual cortex kita awalnya cuma membaca pola standar: huruf, garis, bentuk. Netral. Tapi begitu makna baru terbuka, prefrontal cortex melakukan reframe.
Ada klik di kepala, aha moment, yang memicu dopamin, bikin kita senyum tanpa sadar. Otak suka kejutan kecil semacam ini, karena setiap penemuan bikin kita merasa lebih hidup, lebih pintar, lebih terhubung.
Logo yang tadinya datar mendadak punya jiwa. Karena otak nggak cuma lihat bentuk, tapi juga cerita di balik bentuk itu. Dan cerita selalu lebih kuat daripada garis.
Endingnya sederhana tapi dalam: dunia nggak berubah, hanya cara kita melihat yang berubah. Sesuatu yang tadinya biasa bisa jadi luar biasa, asal kita mau menemukan makna di baliknya. Menemukan story di dalamnya.
Dan bukankah hidup juga begitu? Yang kita butuhkan kadang bukan hal baru, tapi cara baru melihat yang lama.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π₯°1
ANDAI IBU TIDAK MENIKAH DENGAN AYAH π π
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Saya tidak suka film-film horor, hantu hantuan yang menurut saya terlalu jorok meracuni otak saya hahahaha..
Ada beberapa film yang sarat hikmah yang saya tonton akhir akhir ini..
SORE, Istri Dari Masa Depan
terus lanjut
Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah
Saran saya yang belum menikah tontolah film ini karena SEUMUR HIDUP ITU LAMA
Setelah bulan lalu nonton Sore, Istri dari Masa depan... wanita bernama Sore yang datang dari masa depan untuk menemui suaminya di masa lalu yaitu sekarang.
Ia memiliki misi untuk mengubah gaya hidup suaminya agar terhindar dari takdir buruk saat menikah dengannya beberapa tahun kemudian sakit dan meninggal di masa depannya.
Sore: Istri Dari Masa Depan bukan sekadar kisah cinta biasa, melainkan refleksi tentang bagaimana seseorang bisa berubah demi cinta dan masa depan yang lebih baik.
Hidup adalah konsekwensi atas kebiasaan yang kita lakukan.
Janganlah ketika sakit misal diabetes kemudian malah menyalahkan Sang Pencipta bahwa itu adalah ujian, padahal yang memasukkan makanan tinggi gula daan karbohidrat berlebihan adalah tangan kita sendiri... Masak tiba tiba menyalahkan Tuhan.
Film ini menyentuh hati, memperlihatkan bahwa kadang cinta tidak hanya datang dari masa lalu, tetapi juga dari masa depan yang belum kita ketahui untuk merubah kita lebih baik.
Film minggu ini yang menurut saya syarat dengan inspirasi adalah Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah...
Sebelum beli tiket jangan lupa bawa Tissue karena plotnya akan mengaduk aduk hati dan sayapun juga berlinang air mata selama film berlangsung...
Film tentang keluarga yang bisa jadi banyak kejadian di Jaman Sekarang...
Bagaimana seorang ayah yang gagal berbisnis kemudian putus asa dan merasa dengan Judi Online bisa memperbaiki nasib keluarganya dan putus asa tidak mau lagi bekerja, terpuruk, jadi pengangguran, keluarga anak istri tidak di urusin.
Bagaimana seorang ibu yang mendapatkan suami blangsak kemudian harus berjuang sendiri sampai akhirnya meninggal kena Kanker Pankreas yang bahkan semua keluarganya tidak dia kasih tahu sampai akhirnya pada tahu setelah fatal dan akhirnya meninggal dunia.
Bagaimana 3 orang anaknya harus berjuang untuk Sekolah, Kuliah, agar bisa memperbaiki ekonomi keluarganya dan bisa menjadi mandiri.
Saya merekomendasikan anak-anak muda nonton film ini agar paham bahwa Seumur Hidup itu LAMA... Jangan salah pilih Suami atau Istri
Kalau cara saya:
Lanjut Part 2π
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Saya tidak suka film-film horor, hantu hantuan yang menurut saya terlalu jorok meracuni otak saya hahahaha..
Ada beberapa film yang sarat hikmah yang saya tonton akhir akhir ini..
SORE, Istri Dari Masa Depan
terus lanjut
Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah
Saran saya yang belum menikah tontolah film ini karena SEUMUR HIDUP ITU LAMA
Setelah bulan lalu nonton Sore, Istri dari Masa depan... wanita bernama Sore yang datang dari masa depan untuk menemui suaminya di masa lalu yaitu sekarang.
Ia memiliki misi untuk mengubah gaya hidup suaminya agar terhindar dari takdir buruk saat menikah dengannya beberapa tahun kemudian sakit dan meninggal di masa depannya.
Sore: Istri Dari Masa Depan bukan sekadar kisah cinta biasa, melainkan refleksi tentang bagaimana seseorang bisa berubah demi cinta dan masa depan yang lebih baik.
Sore : Istri Dari Masa Depan memberikan Hikmah Utama, seorang anak manusia tidak akan bisa berubah menjadi versi terbaik dirinya kalau dari dalam dirinya tidak ada kemauan dan tekad untuk berubah lebih baik.
Hidup adalah konsekwensi atas kebiasaan yang kita lakukan.
Janganlah ketika sakit misal diabetes kemudian malah menyalahkan Sang Pencipta bahwa itu adalah ujian, padahal yang memasukkan makanan tinggi gula daan karbohidrat berlebihan adalah tangan kita sendiri... Masak tiba tiba menyalahkan Tuhan.
Film ini menyentuh hati, memperlihatkan bahwa kadang cinta tidak hanya datang dari masa lalu, tetapi juga dari masa depan yang belum kita ketahui untuk merubah kita lebih baik.
Film minggu ini yang menurut saya syarat dengan inspirasi adalah Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah...
Sebelum beli tiket jangan lupa bawa Tissue karena plotnya akan mengaduk aduk hati dan sayapun juga berlinang air mata selama film berlangsung...
Film tentang keluarga yang bisa jadi banyak kejadian di Jaman Sekarang...
Bagaimana seorang ayah yang gagal berbisnis kemudian putus asa dan merasa dengan Judi Online bisa memperbaiki nasib keluarganya dan putus asa tidak mau lagi bekerja, terpuruk, jadi pengangguran, keluarga anak istri tidak di urusin.
Bagaimana seorang ibu yang mendapatkan suami blangsak kemudian harus berjuang sendiri sampai akhirnya meninggal kena Kanker Pankreas yang bahkan semua keluarganya tidak dia kasih tahu sampai akhirnya pada tahu setelah fatal dan akhirnya meninggal dunia.
Bagaimana 3 orang anaknya harus berjuang untuk Sekolah, Kuliah, agar bisa memperbaiki ekonomi keluarganya dan bisa menjadi mandiri.
Saya merekomendasikan anak-anak muda nonton film ini agar paham bahwa Seumur Hidup itu LAMA... Jangan salah pilih Suami atau Istri
Kalau cara saya:
Lanjut Part 2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π2π1π1
Lanjutan Part 2
Saya yakin menikah itu akan dengan orang Sekufu, orang yang 11 12 dengan diri kita.
Untuk mendapatkan pasangan yang baik pastinya tugas kita MEMANTASKAN DIRI menjadi Versi terbaik diri kita dalam 7 Demensi Kehidupan (Spiritual, Sosial, Intelektual, Kesehatan, Financial, Mental Emosional, Estetika)
Maka yang harus dilakukan secara spiritual ikutin Perintah Agama kalau di agama Islam ada 4...
Tetapi saya punya usulan di jaman sekarang ditambahin secara teknis :
1. Calon suami istri sama-sama donor darah bahkan sebelum jatuh cinta, nanti akan ketahuan apakah salah satu mengidap penyakit berat kayak Hepatitis, HIV, Aids minimal mesti dua kali donor darahnya.. donor darah pertama akan dilakukan pemeriksaan penyakit berat itu , kalau mengidap akan dikasih tahu private dan donor darah kedua kali gak akan diperbolehkan. Ciri sehat boleh donor darah.
2. MCU Komplit ini keluar biaya bisa 5 jtaan keatas tapi akan bagus sampai cek Rhesus Darah, Tokso, Rubella jadi harapannya menikah juga akan melahirkan anak-anak yang sehat cerdas... Anak saya ke 3 cacat dari lahir karena Virus Tokso... tahu lebih dini lebih bagus... Ilmu medis sudah berkembang pesat jangan hanya berpangku tangan lihat aja nanti.
3. SLIK OJK atau BI CHECKING jaman sekarang ini gampang sekali terjebak hutang terutama buat gaya hidup...
Setelah menikah sudah bukan lagi cantik tampan tapi akan lebih banyak berkutat Kaya Miskin, karena mayoritas perceraian karena masalah ekonomi. Nah kalau sejak awal sudah lihat calon pasangannya BI Checkingnya kelas banyak colectnya, udah mundur teratur cari yang lain aja.
4. Tes Mental Emosional ke Psikolog/ Psikiater namanya MMPI salah satunya mencari tahu makhluk tersembunyi didalam diri manusia kayak Orientasi Sexual, bakat-bakat KDRT, gigih atau enggak.... dan masih banyak lagi...
Ingat!!! Melamar Pekerjaan Aja Datanya Perlu Komplit
Apalagi MENIKAH.... Ingat!!! Seumur Hidup Itu Lama
Menikah biasanya dimulai dengan CINTA tapi merawatnya perlu SEHAT dan UANG
oleh: Agung Prasetyo Utomo
#INISIATIF #TGIF
Saya yakin menikah itu akan dengan orang Sekufu, orang yang 11 12 dengan diri kita.
Untuk mendapatkan pasangan yang baik pastinya tugas kita MEMANTASKAN DIRI menjadi Versi terbaik diri kita dalam 7 Demensi Kehidupan (Spiritual, Sosial, Intelektual, Kesehatan, Financial, Mental Emosional, Estetika)
Maka yang harus dilakukan secara spiritual ikutin Perintah Agama kalau di agama Islam ada 4...
Tetapi saya punya usulan di jaman sekarang ditambahin secara teknis :
1. Calon suami istri sama-sama donor darah bahkan sebelum jatuh cinta, nanti akan ketahuan apakah salah satu mengidap penyakit berat kayak Hepatitis, HIV, Aids minimal mesti dua kali donor darahnya.. donor darah pertama akan dilakukan pemeriksaan penyakit berat itu , kalau mengidap akan dikasih tahu private dan donor darah kedua kali gak akan diperbolehkan. Ciri sehat boleh donor darah.
2. MCU Komplit ini keluar biaya bisa 5 jtaan keatas tapi akan bagus sampai cek Rhesus Darah, Tokso, Rubella jadi harapannya menikah juga akan melahirkan anak-anak yang sehat cerdas... Anak saya ke 3 cacat dari lahir karena Virus Tokso... tahu lebih dini lebih bagus... Ilmu medis sudah berkembang pesat jangan hanya berpangku tangan lihat aja nanti.
3. SLIK OJK atau BI CHECKING jaman sekarang ini gampang sekali terjebak hutang terutama buat gaya hidup...
Setelah menikah sudah bukan lagi cantik tampan tapi akan lebih banyak berkutat Kaya Miskin, karena mayoritas perceraian karena masalah ekonomi. Nah kalau sejak awal sudah lihat calon pasangannya BI Checkingnya kelas banyak colectnya, udah mundur teratur cari yang lain aja.
4. Tes Mental Emosional ke Psikolog/ Psikiater namanya MMPI salah satunya mencari tahu makhluk tersembunyi didalam diri manusia kayak Orientasi Sexual, bakat-bakat KDRT, gigih atau enggak.... dan masih banyak lagi...
Ingat!!! Melamar Pekerjaan Aja Datanya Perlu Komplit
Apalagi MENIKAH.... Ingat!!! Seumur Hidup Itu Lama
Menikah biasanya dimulai dengan CINTA tapi merawatnya perlu SEHAT dan UANG
oleh: Agung Prasetyo Utomo
#INISIATIF #TGIF
π2π1π1
Nggak cuma di balik meja kerja, kali ini mereka naik ke big stage. Yes, inilah Top 10 Grand Finalist Neraca Saldo 2025 π²π¨
Yuk kenalan dengan profil para finalis. Klik di siniπ
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Yuk kenalan dengan profil para finalis. Klik di sini
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kenalin, ini Icha dari Jambi the one and only perwakilan dari Pulau Sumatera πͺ
Yuk kenalan dengan profil para finalis. Klik di siniπ
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Yuk kenalan dengan profil para finalis. Klik di sini
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil IV nggak datang sendiri, mereka membawa Trisula andalan yakni Dewi (Jaksel), Dhilla (Serang), dan Chizna (Tigaraksa) π
Yuk beri dukungan kepada para finalis jagoanmu. Dukung di siniπ
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Yuk beri dukungan kepada para finalis jagoanmu. Dukung di sini
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€1π1
Jabar nge-Bass, Jateng nge-Gass melalui Ilma (Karawang), Nurul (Bekasi) serta Dina (Ungaran) π₯
Mana jagoan favoritmu? Dukung di siniπ
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Mana jagoan favoritmu? Dukung di sini
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kenalin, kontestan paling ganteng yakni Bang Apan (Jayapura), the girls Anthi (Bulukumba) dan Ria (Parepare). Mereka jadi representasi Indonesia Timur π
Kir-kira siapakah yang akan keluar menjadi sang juara? Dukung di siniπ―
#LifeatBPJSKesehatan #PejuangJKN
Kir-kira siapakah yang akan keluar menjadi sang juara? Dukung di sini
#LifeatBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π2
RELATIONAL ENERGY β‘οΈ
oleh: Arisdiansah
Jangan "sepelekan" orang2 disekeliling kita, karena mereka sangat berpengaruh dengan energi kita. Tanpa kita sadari.
Suatu hari saya mengobrol dengan salah seorang bisnis owner. Yang unik adalah dia selalu menolak untuk membahas resesi, krisis ekonomi, penurunan daya beli, dan berita2 negatif sejenis.
"Mas Aris, berita2 itu memang benar terjadi, tetapi ketika kita terus2an membicarakannya dan orang2 disekitar kita juga membahasnya, kita akan terpengaruh. Semangat dan energi kita bakal berbeda."
"Alhamdulillah bisnis kami bertumbuh, omzet kami meningkat, dan bahkan kami tidak menganggap ini terjadi krisis. Kita akan terus bertumbuh". Begitu semangat beliau.
Ini bukan tentang keangkuhan atau kesombongan, beliau adalah pebisnis yang sangat rendah hati. Namun ini energi yang menular ketika kita lebih banyak bertemu orang yang berfikiran dan sedang dalam emosional yang positif.
Saya ingat perkataan sahabat saya dokter Yusuf Wibisono ketika kita hendak mendaki gunung gede, beliau mengatakan; "Kalau mas Aris bilang mas Aris kuat saya ya kuat naik"
Saya membalas, "Loh sama, kalau pak Yusuf percaya bisa keatas, ya saya juga percaya bisa keatas". Ternyata kita saling menguatkan.
Begitulah dalam hidup secara umum, ketika kita dikelilingi oleh orang2 yang lebih sering mengeluh, orang2 yang lebih sering bicara hal2 negatif, orang2 yang mengkonsumi berita konflik, kemarahan, kebencian, keserakahan, kita akan terbawa juga. Tanpa kita sadari.
Okelah memang benar ekonomi kita lagi terpuruk. Tapi lihat secara umum kehidupan ini secara lebih luas dan panjang. Apa yang terjadi 20 atau 25 tahun terakhir?
Bukankah kita bertumbuh. Bukankah dulu ga sesulit itu. Bukankah sekarang lebih banyak kemudahan. Dibidang apapun.
Padahal hampir tiap tahun kita bilang bahwa ada krisis ini dan itu. Tapi tren jangka panjangnya itu kita bertumbuh.
Seperti harga emas, benar naik turun, tetapi trennya terus bertumbuh. Nah dalam kehidupan juga seperti itu. Kita sering melihat sisi menurunnya daripada sisi naiknya.
Dan itu adalah permasalahan psikologis. Manusia cenderung akan selalu mengingat yang merugikan daripada yang menguntungkan. Mengingat yang hilang daripada yang didapat.
Maka penting untuk kita mengelilingi diri kita dengan orang2 yang berfikir positif. Orang2 yang bersemangat. Orang2 yang melihat kehidupan dari perspektif yang berbeda.
Sebaliknya hindari dan jaga jarak dari orang2 yang menghabiskan energi dan pikiran anda. Anda berhak untuk tidak terpapar dengan energi dan vibrasi negatif dari orang2 disekitar anda.
Banyak teori tentang konsep ini. Saya belajar tentang "relational energy". Saya juga belajar tentang "emotional contagious". Pada prinsipnya adalah dengan kesadaran penuh Kita harus memilih dengan siapa kita banyak berkumpul.
Yups, kita harus berani (courage) untuk memilih dan bersikap. Dengan siapa kebanyakan waktu itu kita habiskan.
Ini bukan sikap egois untuk tidak mau berteman dengan banyak orang. Tidak masalah anda berteman dengan banyak orang apalagi Anda bisa menyebarkan manfaat. Tetapi pastikan bahwa teman akrab kita itu adalah orang2 dengan emosi dan vibrasi yang positif.
Banyak orang gagal dalam hidup, salahsatunya disebabkan karena salah memilih teman akrab.
Teringat salah satu point dari tembang "tombo ati" dari sunan Bonang. "Wong kang Sholeh kumpulono...".
#INISIATIF
oleh: Arisdiansah
Jangan "sepelekan" orang2 disekeliling kita, karena mereka sangat berpengaruh dengan energi kita. Tanpa kita sadari.
Suatu hari saya mengobrol dengan salah seorang bisnis owner. Yang unik adalah dia selalu menolak untuk membahas resesi, krisis ekonomi, penurunan daya beli, dan berita2 negatif sejenis.
"Mas Aris, berita2 itu memang benar terjadi, tetapi ketika kita terus2an membicarakannya dan orang2 disekitar kita juga membahasnya, kita akan terpengaruh. Semangat dan energi kita bakal berbeda."
"Alhamdulillah bisnis kami bertumbuh, omzet kami meningkat, dan bahkan kami tidak menganggap ini terjadi krisis. Kita akan terus bertumbuh". Begitu semangat beliau.
Ini bukan tentang keangkuhan atau kesombongan, beliau adalah pebisnis yang sangat rendah hati. Namun ini energi yang menular ketika kita lebih banyak bertemu orang yang berfikiran dan sedang dalam emosional yang positif.
Saya ingat perkataan sahabat saya dokter Yusuf Wibisono ketika kita hendak mendaki gunung gede, beliau mengatakan; "Kalau mas Aris bilang mas Aris kuat saya ya kuat naik"
Saya membalas, "Loh sama, kalau pak Yusuf percaya bisa keatas, ya saya juga percaya bisa keatas". Ternyata kita saling menguatkan.
Begitulah dalam hidup secara umum, ketika kita dikelilingi oleh orang2 yang lebih sering mengeluh, orang2 yang lebih sering bicara hal2 negatif, orang2 yang mengkonsumi berita konflik, kemarahan, kebencian, keserakahan, kita akan terbawa juga. Tanpa kita sadari.
Okelah memang benar ekonomi kita lagi terpuruk. Tapi lihat secara umum kehidupan ini secara lebih luas dan panjang. Apa yang terjadi 20 atau 25 tahun terakhir?
Bukankah kita bertumbuh. Bukankah dulu ga sesulit itu. Bukankah sekarang lebih banyak kemudahan. Dibidang apapun.
Padahal hampir tiap tahun kita bilang bahwa ada krisis ini dan itu. Tapi tren jangka panjangnya itu kita bertumbuh.
Seperti harga emas, benar naik turun, tetapi trennya terus bertumbuh. Nah dalam kehidupan juga seperti itu. Kita sering melihat sisi menurunnya daripada sisi naiknya.
Dan itu adalah permasalahan psikologis. Manusia cenderung akan selalu mengingat yang merugikan daripada yang menguntungkan. Mengingat yang hilang daripada yang didapat.
Maka penting untuk kita mengelilingi diri kita dengan orang2 yang berfikir positif. Orang2 yang bersemangat. Orang2 yang melihat kehidupan dari perspektif yang berbeda.
Sebaliknya hindari dan jaga jarak dari orang2 yang menghabiskan energi dan pikiran anda. Anda berhak untuk tidak terpapar dengan energi dan vibrasi negatif dari orang2 disekitar anda.
Banyak teori tentang konsep ini. Saya belajar tentang "relational energy". Saya juga belajar tentang "emotional contagious". Pada prinsipnya adalah dengan kesadaran penuh Kita harus memilih dengan siapa kita banyak berkumpul.
Yups, kita harus berani (courage) untuk memilih dan bersikap. Dengan siapa kebanyakan waktu itu kita habiskan.
Ini bukan sikap egois untuk tidak mau berteman dengan banyak orang. Tidak masalah anda berteman dengan banyak orang apalagi Anda bisa menyebarkan manfaat. Tetapi pastikan bahwa teman akrab kita itu adalah orang2 dengan emosi dan vibrasi yang positif.
Banyak orang gagal dalam hidup, salahsatunya disebabkan karena salah memilih teman akrab.
Teringat salah satu point dari tembang "tombo ati" dari sunan Bonang. "Wong kang Sholeh kumpulono...".
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€3
Kalau kamu sering canggung di event kantor, tenang aja, kamu nggak sendirian π
Mana yang paling relevan denganmu? Yuk kepoin di siniπ
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Mana yang paling relevan denganmu? Yuk kepoin di sini
#LifeAtBPJSKesehatan #PejuangJKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
PERCAYA PROSES πͺ
oleh: Dedi Priadi
Bambu mengajarkan kita tentang kesabaran. Selama lima tahun, ia menumbuhkan akar di bawah tanah, seolah tak ada yang terjadi. Semua kekuatan itu dibangun secara diam-diam.
Kita pun sama. Sering kali, usaha kita tidak terlihat. Kita belajar, membangun disiplin, atau mengubah kebiasaan tanpa hasil yang langsung.
Tapi di bawah permukaan, pertumbuhan sejati sedang berlangsung. Jalur saraf kita menguat, keyakinan kita tumbuh, dan ketahanan kita terbentuk tanpa kita sadari.
Sebagai individu, kita menjadi andalan. Sebagai karyawan, kita belajar memecahkan masalah bahkan sebelum promosi datang.
Perubahan sejati terjadi di saat-saat hening. Perubahan itu adalah "pertumbuhan laten" yang tidak terlihat, sampai tiba-tiba hasilnya luar biasa.
Bambu tidak tiba-tiba menjulang tinggi. Itu terjadi setelah akarnya kokoh. Kesabaran adalah sumber kekuatannya.
Jangan berkecil hati dengan proses yang lambat. Percayai setiap usaha kecil, karena itu adalah akar yang akan menopang kesuksesan besar.
Kehebatan tidak datang secara instan. Kekuatan kita adalah kesabaran kita. Teruslah bekerja, dan kita akan melihat hasilnya.
#INISIATIF
oleh: Dedi Priadi
Bambu mengajarkan kita tentang kesabaran. Selama lima tahun, ia menumbuhkan akar di bawah tanah, seolah tak ada yang terjadi. Semua kekuatan itu dibangun secara diam-diam.
Kita pun sama. Sering kali, usaha kita tidak terlihat. Kita belajar, membangun disiplin, atau mengubah kebiasaan tanpa hasil yang langsung.
Tapi di bawah permukaan, pertumbuhan sejati sedang berlangsung. Jalur saraf kita menguat, keyakinan kita tumbuh, dan ketahanan kita terbentuk tanpa kita sadari.
Sebagai individu, kita menjadi andalan. Sebagai karyawan, kita belajar memecahkan masalah bahkan sebelum promosi datang.
Perubahan sejati terjadi di saat-saat hening. Perubahan itu adalah "pertumbuhan laten" yang tidak terlihat, sampai tiba-tiba hasilnya luar biasa.
Bambu tidak tiba-tiba menjulang tinggi. Itu terjadi setelah akarnya kokoh. Kesabaran adalah sumber kekuatannya.
Jangan berkecil hati dengan proses yang lambat. Percayai setiap usaha kecil, karena itu adalah akar yang akan menopang kesuksesan besar.
Kehebatan tidak datang secara instan. Kekuatan kita adalah kesabaran kita. Teruslah bekerja, dan kita akan melihat hasilnya.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€1