SEMIFINALIS 2π
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!π₯
Yuk kita kenalan dengan Tim Gwenchana, Teng Neng Neng Neng Neng dari Kedeputian Bidang KOMSI yang anggotanya terdiri dari:
β
Kk Emiria Rizki Ayu @erizkiayu (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Septiani Tri P @SeptianiTriP (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Puspa Pertiwi @mpuspertiwi (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Dio Ahmad S @ioomari (PATT Komunikasi Internal)
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!πͺ π₯
#Family100
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!
Yuk kita kenalan dengan Tim Gwenchana, Teng Neng Neng Neng Neng dari Kedeputian Bidang KOMSI yang anggotanya terdiri dari:
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!
#Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€βπ₯1π₯1
SEMIFINALIS 3π
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!π₯
Yuk kita kenalan dengan Tim Tonrangeng Rangers dari Kantor Cabang Parepare yang anggotanya terdiri dari:
β
Kk Dewi Purnamasakty @Deways (PATT Komsek)
β
Kk Gabrillyanilam @Gabrillyanilam (PATT EP3RS)
β
Kk Resti Alfina Safar @restisafar (PATT SDM dan Umum)
β
Kk Andi Indah Fajrina @andin20 (PATT Frontliner)
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!πͺ π₯
#Family100
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!
Yuk kita kenalan dengan Tim Tonrangeng Rangers dari Kantor Cabang Parepare yang anggotanya terdiri dari:
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!
#Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π₯2
SEMIFINALIS 4π
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!π₯
Yuk kita kenalan dengan Tim Aye Aye Ya dari Kantor Cabang Denpasar yang anggotanya terdiri dari:
β
Kk Desak Made Ari Wahyuni @Sakdekcdps (PATT EP3RS)
β
Kk Ni Komang Wetriani @Wetri2201 (Staf Mutu Layanan Faskes)
β
Kk Kadek Ayu Yuliawati @ayuyulia1 (PATT EP3RS)
β
Kk Putu Wanda Sumawidanta @putuwandas (Staf Kerja Sama Faskes)
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!πͺ π₯
#Family100
Selamat datang di Babak Semifinal Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Empat tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan siap adu cepat, adu cerdas, dan adu strategi!
Yuk kita kenalan dengan Tim Aye Aye Ya dari Kantor Cabang Denpasar yang anggotanya terdiri dari:
Tim manakah yang akan melaju ke Grand Final dan membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!
#Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π₯3
SIPALING JITU π―
Polling tebak jitu 4 tim semifinalis Family 100 di grup Telegram Ask the Experts udah ketok palu. Dan⦠hasilnya? Luar biasa goks!
1 orang TERBAIK berhasil nebak 4 tim dengan presisi 100%! Ini sih bukan sekadar hoki, tapi instingnya memang terbukti luar biasa. Selamat kepada Kk Anggi Afifi @anggisutan1906 (Staf Promotif Preventif KC Cibinong)π
Nggak kalah keren, 5 orang lainnya juga sukses nebak 3 tim dengan tepat. Selamat kepada Kk @yansa501 (PATT Telecolleting KC Tangerang), Kk @suryapratamaaa (PATT EP3RS KC Denpasar), Kk @rakhapkp (PATT Petugas Pemeriksa KC Banyuwangi), Kk @Puzo_Sicillia (Kabag RT CORPU, SDSU), dan Kk @singgih_cpu (Verifikator Klaim KC Semarang)π―
Masing-masing akan mendapatkan souvenir Kaos/Tote ATE INISIATIF 2025π²π¨
#TebakTebakSeru
Polling tebak jitu 4 tim semifinalis Family 100 di grup Telegram Ask the Experts udah ketok palu. Dan⦠hasilnya? Luar biasa goks!
1 orang TERBAIK berhasil nebak 4 tim dengan presisi 100%! Ini sih bukan sekadar hoki, tapi instingnya memang terbukti luar biasa. Selamat kepada Kk Anggi Afifi @anggisutan1906 (Staf Promotif Preventif KC Cibinong)
Nggak kalah keren, 5 orang lainnya juga sukses nebak 3 tim dengan tepat. Selamat kepada Kk @yansa501 (PATT Telecolleting KC Tangerang), Kk @suryapratamaaa (PATT EP3RS KC Denpasar), Kk @rakhapkp (PATT Petugas Pemeriksa KC Banyuwangi), Kk @Puzo_Sicillia (Kabag RT CORPU, SDSU), dan Kk @singgih_cpu (Verifikator Klaim KC Semarang)
Masing-masing akan mendapatkan souvenir Kaos/Tote ATE INISIATIF 2025
#TebakTebakSeru
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π2
BAD HABITS π
oleh: Iwan Kusworo
Pagi ini saya melanjutkan lagi baca buku βAtomic Habitsβ (James Clear) dan sampai pada chapter yang membahas tentang bagaimana menemukan dan mengatasi penyebab kebiasaan buruk (bad habits).
Tanpa kita sadari, kebiasaan yang kita miliki saat ini sebenarnya adalah usaha kita untuk memenuhi kebutuhan dasar kita sebagai manusia dan makhluk hidup.
Motivasi dasar ini meliputi:
1. Conserve energy (menghemat energi)
2. β Obtain food and water (mendapatkan makanan dan air)
3. β Find love and reproduce (mendapatkan pasangan dan berkembang biak)
4. β Connect and bond with others (terhubung dan memiliki ikatan dengan orang lain)
5. β Win social acceptance and approval (mendapatkan pengakuan dan validasi dari masyarakat/orang lain)
6. β Reduce uncertainty (mengurangi ketidakpastian)
7. β Achieve status and prestige (meraih status dan rasa hormat dari orang lain)
Contoh:
- Kebiasaan merokok mungkin didasari atas keinginan untuk mengurangi kecemasan akibat hal-hal yang tidak pasti (uncertainty).
- β Kebiasaan bermain game online mungkin adalah bentuk dari keinginan seseorang untuk mendapatkan status dan dihormati atau dipuji oleh pemain yang lain.
- β Kebiasaan posting di Instagram didasari dari keinginan untuk mendapatkan penerimaan/pengakuan dari orang lain.
Ketika kita menyadari motivasi apa yang mendasari kebiasaan buruk kita tersebut, maka jika kita ingin menghentikan kebiasaan tersebut, kita bisa melakukan reframing dan reprogramming, serta menyadari bahwa ada begitu banyak alternatif lain untuk memenuhi motivasi dasar kita tadi selain kebiasaan buruk yang kita sudah jalani selama ini. Misal: mengganti kebiasaan merokok dengan berolah raga, karena ternyata berolah raga juga bermanfaat dalam mengurangi rasa cemas.
Kebiasaan buruk apa yang ingin Anda coba hentikan saat ini?
#INISIATIF
oleh: Iwan Kusworo
Pagi ini saya melanjutkan lagi baca buku βAtomic Habitsβ (James Clear) dan sampai pada chapter yang membahas tentang bagaimana menemukan dan mengatasi penyebab kebiasaan buruk (bad habits).
Tanpa kita sadari, kebiasaan yang kita miliki saat ini sebenarnya adalah usaha kita untuk memenuhi kebutuhan dasar kita sebagai manusia dan makhluk hidup.
Motivasi dasar ini meliputi:
1. Conserve energy (menghemat energi)
2. β Obtain food and water (mendapatkan makanan dan air)
3. β Find love and reproduce (mendapatkan pasangan dan berkembang biak)
4. β Connect and bond with others (terhubung dan memiliki ikatan dengan orang lain)
5. β Win social acceptance and approval (mendapatkan pengakuan dan validasi dari masyarakat/orang lain)
6. β Reduce uncertainty (mengurangi ketidakpastian)
7. β Achieve status and prestige (meraih status dan rasa hormat dari orang lain)
Contoh:
- Kebiasaan merokok mungkin didasari atas keinginan untuk mengurangi kecemasan akibat hal-hal yang tidak pasti (uncertainty).
- β Kebiasaan bermain game online mungkin adalah bentuk dari keinginan seseorang untuk mendapatkan status dan dihormati atau dipuji oleh pemain yang lain.
- β Kebiasaan posting di Instagram didasari dari keinginan untuk mendapatkan penerimaan/pengakuan dari orang lain.
Ketika kita menyadari motivasi apa yang mendasari kebiasaan buruk kita tersebut, maka jika kita ingin menghentikan kebiasaan tersebut, kita bisa melakukan reframing dan reprogramming, serta menyadari bahwa ada begitu banyak alternatif lain untuk memenuhi motivasi dasar kita tadi selain kebiasaan buruk yang kita sudah jalani selama ini. Misal: mengganti kebiasaan merokok dengan berolah raga, karena ternyata berolah raga juga bermanfaat dalam mengurangi rasa cemas.
Kebiasaan buruk apa yang ingin Anda coba hentikan saat ini?
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Teknik Hamburger: Cara Efektif Menyampaikan Pesan yang Melekat dan Meyakinkan π€
oleh: Ismail Fahmi
Dalam dunia komunikasi β baik itu presentasi, jurnalisme, maupun penanganan krisis β salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana membuat pesan kita dipahami, dipercaya, dan diingat. Salah satu teknik yang sederhana namun sangat efektif untuk itu adalah βHamburger Techniqueβ.
Apa Itu Teknik Hamburger?
Teknik Hamburger adalah metode menyusun pesan seperti menyusun lapisan dalam sebuah burger: ada awal yang kuat, isi yang meyakinkan, dan penutup yang mengikat semuanya.
Strukturnya terdiri dari:
1. Roti Atas (Opening Statement)
Ini adalah pesan utama Anda β langsung, jelas, dan kuat. Kalimat pertama ini menentukan arah pembicaraan dan menjadi kesan pertama audiens.
2. Isi Burger (Argumen dan Contoh)
Di bagian tengah inilah Anda menjelaskan alasan atau bukti yang mendukung pesan Anda. Di sinilah "sayur, saus, dan patty" masuk β logika, data, cerita nyata, atau analogi yang menyentuh. Ini adalah bagian paling βjuicyβ dari pesan Anda.
3. Roti Bawah (Penutup / Re-statement)
Anda menutup dengan mengulangi pesan utama, kini dengan konteks yang lebih kuat karena telah diperkuat oleh argumen dan contoh di tengah. Ini memberi kesan utuh dan meyakinkan.
Mengapa Teknik Ini Efektif?
- Struktur membantu pemahaman. Audiens tahu ke mana arah pembicaraan dan tidak tersesat.
- Contoh konkret memperkuat logika. Orang lebih mudah memahami pesan melalui cerita atau gambaran nyata.
- Pengulangan memperkuat daya ingat. Dengan menyatakan pesan dua kali β di awal dan di akhir β audiens lebih mungkin mengingatnya.
Contoh Kasus Sederhana
> Roti Atas (Pesan):
"Kita tidak akan memelihara anjing."
> Isi (Argumen & Cerita):
"Karena kamu bilang akan merawatnya, tapi pasti akhirnya ibu yang harus jalan-jalan sama anjing itu. Lihat temanmu, Alexander. Dia janji akan mengurus kucing, tapi setelah tiga minggu, orang tuanya harus mengembalikannya ke shelter."
> Roti Bawah (Penegasan):
"Karena itu, kita tidak akan memelihara anjing."
Struktur ini sederhana, masuk akal, dan sulit dibantah β karena argumen disampaikan dengan bukti nyata dan ditutup dengan kejelasan.
Aplikasi dalam Komunikasi Krisis
Teknik ini sangat berguna dalam konferensi pers atau wawancara saat krisis:
1. Mulai dengan pesan kunci: "Kami sedang menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh."
2. Jelaskan langkah-langkah dan konteks: siapa yang menyelidiki, apa yang sudah ditemukan, dan mengapa ini penting.
3. Tutup dengan penguatan pesan: "Kami berkomitmen penuh untuk mengungkap fakta dan mencegah hal ini terulang."
Dengan cara ini, audiens merasa tenang karena mendapat arah dan informasi, sekaligus diyakinkan oleh sikap terbuka dan struktur yang solid.
Kesimpulan
Teknik Hamburger bukan sekadar trik retoris, melainkan alat berpikir. Ia memaksa kita untuk punya pesan yang jelas, alasan yang kuat, dan cara menyampaikan yang terstruktur. Dalam komunikasi publik, terutama saat krisis, teknik ini membantu menjaga kejelasan, kepercayaan, dan kendali narasi.
Jadi, sebelum berbicara di depan umum atau membuat pernyataan penting, ingatlah satu hal:
Susun pesanmu seperti menyusun hamburger β jelas, berisi, dan menggugah.
#INISIATIF #TGIF
oleh: Ismail Fahmi
Dalam dunia komunikasi β baik itu presentasi, jurnalisme, maupun penanganan krisis β salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana membuat pesan kita dipahami, dipercaya, dan diingat. Salah satu teknik yang sederhana namun sangat efektif untuk itu adalah βHamburger Techniqueβ.
Apa Itu Teknik Hamburger?
Teknik Hamburger adalah metode menyusun pesan seperti menyusun lapisan dalam sebuah burger: ada awal yang kuat, isi yang meyakinkan, dan penutup yang mengikat semuanya.
Strukturnya terdiri dari:
1. Roti Atas (Opening Statement)
Ini adalah pesan utama Anda β langsung, jelas, dan kuat. Kalimat pertama ini menentukan arah pembicaraan dan menjadi kesan pertama audiens.
2. Isi Burger (Argumen dan Contoh)
Di bagian tengah inilah Anda menjelaskan alasan atau bukti yang mendukung pesan Anda. Di sinilah "sayur, saus, dan patty" masuk β logika, data, cerita nyata, atau analogi yang menyentuh. Ini adalah bagian paling βjuicyβ dari pesan Anda.
3. Roti Bawah (Penutup / Re-statement)
Anda menutup dengan mengulangi pesan utama, kini dengan konteks yang lebih kuat karena telah diperkuat oleh argumen dan contoh di tengah. Ini memberi kesan utuh dan meyakinkan.
Mengapa Teknik Ini Efektif?
- Struktur membantu pemahaman. Audiens tahu ke mana arah pembicaraan dan tidak tersesat.
- Contoh konkret memperkuat logika. Orang lebih mudah memahami pesan melalui cerita atau gambaran nyata.
- Pengulangan memperkuat daya ingat. Dengan menyatakan pesan dua kali β di awal dan di akhir β audiens lebih mungkin mengingatnya.
Contoh Kasus Sederhana
> Roti Atas (Pesan):
"Kita tidak akan memelihara anjing."
> Isi (Argumen & Cerita):
"Karena kamu bilang akan merawatnya, tapi pasti akhirnya ibu yang harus jalan-jalan sama anjing itu. Lihat temanmu, Alexander. Dia janji akan mengurus kucing, tapi setelah tiga minggu, orang tuanya harus mengembalikannya ke shelter."
> Roti Bawah (Penegasan):
"Karena itu, kita tidak akan memelihara anjing."
Struktur ini sederhana, masuk akal, dan sulit dibantah β karena argumen disampaikan dengan bukti nyata dan ditutup dengan kejelasan.
Aplikasi dalam Komunikasi Krisis
Teknik ini sangat berguna dalam konferensi pers atau wawancara saat krisis:
1. Mulai dengan pesan kunci: "Kami sedang menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh."
2. Jelaskan langkah-langkah dan konteks: siapa yang menyelidiki, apa yang sudah ditemukan, dan mengapa ini penting.
3. Tutup dengan penguatan pesan: "Kami berkomitmen penuh untuk mengungkap fakta dan mencegah hal ini terulang."
Dengan cara ini, audiens merasa tenang karena mendapat arah dan informasi, sekaligus diyakinkan oleh sikap terbuka dan struktur yang solid.
Kesimpulan
Teknik Hamburger bukan sekadar trik retoris, melainkan alat berpikir. Ia memaksa kita untuk punya pesan yang jelas, alasan yang kuat, dan cara menyampaikan yang terstruktur. Dalam komunikasi publik, terutama saat krisis, teknik ini membantu menjaga kejelasan, kepercayaan, dan kendali narasi.
Jadi, sebelum berbicara di depan umum atau membuat pernyataan penting, ingatlah satu hal:
Susun pesanmu seperti menyusun hamburger β jelas, berisi, dan menggugah.
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
LO NAIK BUKAN KARENA LO PINTER, TAPI KARENA ORANG PERCAYA LO BISA PEGANG π€
oleh: Mafia Kantor
Gak semua orang yang naik jabatan itu paling jago.
Kadang lo ngeliat:
βIh, dia doang yang naik? Skill-nya biasa aja!β
Tapi satu hal yang dia punya:
Kepercayaan.
Bos lo gak nyari yang paling detail.
Atau yang paling cepat.
Atau yang paling teknis.
Bos lo nyari:
βSiapa yang bisa gue percaya buat jaga tim ini?β
βSiapa yang bisa gue titip tanggung jawab, dan gak bikin drama?β
Kepercayaan itu bukan soal skill.
Itu soal:
β
Cara lo komunikasi
β
Cara lo respon tekanan
β
Cara lo kelola konflik
β
Cara lo jaga stabilitas
Bukan cuma bisa. Tapi bisa diandalkan.
Lo bisa kalah di skor teknikal.
Tapi menang di:
β’ Konsistensi
β’ Attitude
β’ Decision-making
β’ Sabar & steady saat tim panik
Dan orang bakal lebih pilih lo, karena lo keliatan βbisa megangβ.
Mulai sekarang, fokus ke hal ini:
β€ Bikin orang nyaman kerja bareng lo
β€ Tunjukin lo bisa kelola sesuatu, bukan cuma ngerjain
β€ Tunjukin lo tahan tekanan tanpa ngeluh
β€ Tunjukin lo ngerti arah, bukan cuma eksekusi
Kalau lo fokus bangun kepercayaan, panggilan naik akan datang bahkan tanpa lo minta.
Bukan soal lo bisa apa. Tapi apakah orang percaya lo bisa pegang apa.
#INISIATIF
oleh: Mafia Kantor
Gak semua orang yang naik jabatan itu paling jago.
Kadang lo ngeliat:
βIh, dia doang yang naik? Skill-nya biasa aja!β
Tapi satu hal yang dia punya:
Kepercayaan.
Dan di kantor, kepercayaan > kepintaran.
Bos lo gak nyari yang paling detail.
Atau yang paling cepat.
Atau yang paling teknis.
Bos lo nyari:
βSiapa yang bisa gue percaya buat jaga tim ini?β
βSiapa yang bisa gue titip tanggung jawab, dan gak bikin drama?β
Kepercayaan itu bukan soal skill.
Itu soal:
Bukan cuma bisa. Tapi bisa diandalkan.
Lo bisa kalah di skor teknikal.
Tapi menang di:
β’ Konsistensi
β’ Attitude
β’ Decision-making
β’ Sabar & steady saat tim panik
Dan orang bakal lebih pilih lo, karena lo keliatan βbisa megangβ.
Mulai sekarang, fokus ke hal ini:
β€ Bikin orang nyaman kerja bareng lo
β€ Tunjukin lo bisa kelola sesuatu, bukan cuma ngerjain
β€ Tunjukin lo tahan tekanan tanpa ngeluh
β€ Tunjukin lo ngerti arah, bukan cuma eksekusi
Promosi itu bukan penghargaan atas kepintaran.
Itu tanda:
βLo udah cukup dipercaya buat bawa sesuatu yang lebih besar.β
π€
Kalau lo fokus bangun kepercayaan, panggilan naik akan datang bahkan tanpa lo minta.
Bukan soal lo bisa apa. Tapi apakah orang percaya lo bisa pegang apa.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
β€7
Terus Bersatu dan Solid! Mari kita bawa pulang gelar juara Family 100 Tahun 2025 ke unit kerja dengan senyum dan kerja sama!π²π¨
3rd Place: Kamis, 14 Agustus 2025 (16.00 WIB)
Final: Kamis, 14 Agustus 2025 (16.30 WIB)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FINALIS 1π
Selamat datang di Babak Final Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Dua tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan kini siap adu cepat, dan adu strategi menuju tangga juaraπ₯
Yuk kita kenalan dengan Tim Tonrangeng Rangers dari Kantor Cabang Parepare yang anggotanya terdiri dari:
β
Kk Dewi Purnamasakty @Deways (PATT Komsek)
β
Kk Gabrillyanilam @Gabrillyanilam (PATT EP3RS)
β
Kk Resti Alfina Safar @restisafar (PATT SDM dan Umum)
β
Kk Andi Indah Fajrina @andin20 (PATT Frontliner)
Tim manakah yang akan berhasil membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!πͺ π₯
#Family100
Selamat datang di Babak Final Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Dua tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan kini siap adu cepat, dan adu strategi menuju tangga juara
Yuk kita kenalan dengan Tim Tonrangeng Rangers dari Kantor Cabang Parepare yang anggotanya terdiri dari:
Tim manakah yang akan berhasil membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!
#Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FINALIS 2π
Selamat datang di Babak Final Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Dua tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan kini siap adu cerdas dan adu strategi menuju tangga juaraπ₯
Yuk kita kenalan dengan Tim Gwenchana, Teng Neng Neng Neng Neng dari Kedeputian Bidang KOMSI yang anggotanya terdiri dari:
β
Kk Emiria Rizki Ayu @erizkiayu (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Septiani Tri P @SeptianiTriP (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Puspa Pertiwi @mpuspertiwi (Staf Komunikasi Internal)
β
Kk Dio Ahmad S @ioomari (PATT Komunikasi Internal)
Tim manakah yang akan berhasil membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!πͺ π₯
#Family100
Selamat datang di Babak Final Family 100 Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Dua tim terbaik akhirnya berhasil lolos dan kini siap adu cerdas dan adu strategi menuju tangga juara
Yuk kita kenalan dengan Tim Gwenchana, Teng Neng Neng Neng Neng dari Kedeputian Bidang KOMSI yang anggotanya terdiri dari:
Tim manakah yang akan berhasil membawa pulang gelar JUARA? Jangan lupa kasih semangat buat Tim jagoan kalian!
#Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
"Kobra vs Gajah: Ketika Si Kecil Menantang Raksasa" π π
oleh: Doni M
Pernah kepikiran nggak, gimana jadinya kalau seekor kobra pengen sok jagoan dan nyoba gigit gajah? Kayak cerita duel nggak masuk akal macam anak kos yang nyamperin debt collector cuma modal mie rebus mentah. Tapi lucunya, pertanyaan ini sering muncul: βBisa nggak sih kobra bunuh gajah pakai bisanya?β Dan jawabannya... nggak sesederhana itu, cuy. Emang sih, bisa kobra tuh tergolong mematikan, tapi sayangnya taringnya itu... ya, kecil. Banget.
Taring kobra itu cuma sekitar 0,5 inci alias 1,27 cm. Ibaratnya, kayak jarum pentul yang lagi iseng. Sementara kulit gajah? Wah, itu udah kayak pakai jaket baja versi alami ketebalannya bisa 1,5 inci alias 3,8 cm. Apalagi di bagian kaki, punggung, atau kuping belakang itu zona tahan banting. Jadi, walaupun racunnya top-tier, senjatanya nggak cukup buat nembus armor alami gajah. Kayak punya racun sekelas Thanos, tapi dilempar pakai sendok plastik.
Nah, gimana kalau nyerang bagian yang lebih lembek? Misalnya belalai atau sekitar mata? Bisa aja sih, tapi itu kayak kamu naik sepeda terus nyoba colok AC di plafon rumah susah, bro. Posisi gajah yang tinggi, plus refleksnya yang cekatan, bikin kemungkinan suksesnya kecil banget. Belum lagi, gajah tuh punya βalarm sosialβ. Begitu ada yang mencurigakan, satu teriak, yang lain siap pasang badan. Jadi si kobra kecil ini nggak cuma harus akurat, tapi juga punya nyali dan hoki luar biasa.
Cerita ini ngajarin kita satu hal penting: nggak semua yang punya kekuatan bisa menang. Kadang, bukan soal siapa yang paling berbisa, tapi siapa yang paling tahu batas dirinya. Kobra bisa mematikan, tapi bukan berarti cocok ngelawan segede gajah. Sama kayak kita kita semua punya potensi, tapi butuh kebijaksanaan untuk tahu kapan harus melangkah, dan kapan cukup menepi. Kadang, menang bukan berarti menaklukkan... tapi tahu diri dan memilih tempat berjuang yang tepat.
βTuhan menciptakan semua makhluk dengan kelebihan dan keterbatasan. Dan dalam hidup, bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling bijak menaruh tenaganya. Sebab kekuatan sejati bukan pada serangan... tapi pada kendali.β
#INISIATIF
oleh: Doni M
Pernah kepikiran nggak, gimana jadinya kalau seekor kobra pengen sok jagoan dan nyoba gigit gajah? Kayak cerita duel nggak masuk akal macam anak kos yang nyamperin debt collector cuma modal mie rebus mentah. Tapi lucunya, pertanyaan ini sering muncul: βBisa nggak sih kobra bunuh gajah pakai bisanya?β Dan jawabannya... nggak sesederhana itu, cuy. Emang sih, bisa kobra tuh tergolong mematikan, tapi sayangnya taringnya itu... ya, kecil. Banget.
Taring kobra itu cuma sekitar 0,5 inci alias 1,27 cm. Ibaratnya, kayak jarum pentul yang lagi iseng. Sementara kulit gajah? Wah, itu udah kayak pakai jaket baja versi alami ketebalannya bisa 1,5 inci alias 3,8 cm. Apalagi di bagian kaki, punggung, atau kuping belakang itu zona tahan banting. Jadi, walaupun racunnya top-tier, senjatanya nggak cukup buat nembus armor alami gajah. Kayak punya racun sekelas Thanos, tapi dilempar pakai sendok plastik.
Nah, gimana kalau nyerang bagian yang lebih lembek? Misalnya belalai atau sekitar mata? Bisa aja sih, tapi itu kayak kamu naik sepeda terus nyoba colok AC di plafon rumah susah, bro. Posisi gajah yang tinggi, plus refleksnya yang cekatan, bikin kemungkinan suksesnya kecil banget. Belum lagi, gajah tuh punya βalarm sosialβ. Begitu ada yang mencurigakan, satu teriak, yang lain siap pasang badan. Jadi si kobra kecil ini nggak cuma harus akurat, tapi juga punya nyali dan hoki luar biasa.
Cerita ini ngajarin kita satu hal penting: nggak semua yang punya kekuatan bisa menang. Kadang, bukan soal siapa yang paling berbisa, tapi siapa yang paling tahu batas dirinya. Kobra bisa mematikan, tapi bukan berarti cocok ngelawan segede gajah. Sama kayak kita kita semua punya potensi, tapi butuh kebijaksanaan untuk tahu kapan harus melangkah, dan kapan cukup menepi. Kadang, menang bukan berarti menaklukkan... tapi tahu diri dan memilih tempat berjuang yang tepat.
βTuhan menciptakan semua makhluk dengan kelebihan dan keterbatasan. Dan dalam hidup, bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling bijak menaruh tenaganya. Sebab kekuatan sejati bukan pada serangan... tapi pada kendali.β
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
JUDI ONLINE = PIKIRAN TIDAK WARAS π°
sumber: kumparan
Seorang pegawai BPS Halmahera Timur, Aditya Hanafi (27), menghabisi rekan kerjanya, Karya Listyanti Pertiwi alias Tiwi (30), yang dikenal sebagai Statistisi Ahli Pertama dan pernah meraih predikat βemployee of the monthβ pada September 2024. Peristiwa bermula ketika Aditya meminjam uang untuk membayar utang dan "bertaruh daring" alias Judi Online, namun Tiwi menolak.
Tambahan referensi dari keluarga korban:
https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE3ODU1OTgxMzU1NDM0NjE2?igsh=MWQ3bnl6ZzRkc3hnNw==
#Judol #Pinjol
sumber: kumparan
Seorang pegawai BPS Halmahera Timur, Aditya Hanafi (27), menghabisi rekan kerjanya, Karya Listyanti Pertiwi alias Tiwi (30), yang dikenal sebagai Statistisi Ahli Pertama dan pernah meraih predikat βemployee of the monthβ pada September 2024. Peristiwa bermula ketika Aditya meminjam uang untuk membayar utang dan "bertaruh daring" alias Judi Online, namun Tiwi menolak.
Tambahan referensi dari keluarga korban:
https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE3ODU1OTgxMzU1NDM0NjE2?igsh=MWQ3bnl6ZzRkc3hnNw==
Kamu masih melihat ada rekan/keluargamu yang bermain Judol? Doakan semoga Doi segera bertobat
#Judol #Pinjol
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Dari ratusan tim peserta, hanya ada satu yang akan jadi Juaraπ π²π¨
Jadwal:
3rd Place: Kamis, 14 Agustus 2025 (16.00 WIB)
Final: Kamis, 14 Agustus 2025 (16.30 WIB)
Tim Tonrangeng Rangers dari Kantor Cabang Parepare:
Tim Gwenchana, Teng Neng Neng Neng Neng dari Kedeputian Bidang KOMSI:
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
π₯2