KLASEMEN SEMENTARA TURNAMEN VIRTUAL GAMES ATE 🥇
Sampai bertemu kembali pada VG edisi pekan ini (Jum'at dan Sabtu)🇲🇨
#Weekend
Sampai bertemu kembali pada VG edisi pekan ini (Jum'at dan Sabtu)
#Weekend
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Zhang Ziyu, pemain bola basket asal China yang memiliki tinggi 226 cm (7'5"), membuat debutnya yang menghebohkan pada 15 Juni. Dengan tubuh menjulang di atas para pemain dari Bosnia dan Herzegovina, Zhang berhasil mencuri perhatian para penggemar dan lawan-lawan yang tidak bisa menghentikan aksinya di lapangan. Para penggemar pun dengan penuh antusias berteriak, "Tak bisa dihentikan! Mustahil untuk dihentikan!" Dengan bakat dan fisiknya yang luar biasa, Zhang Ziyu kini menjadi salah satu bintang masa depan bola basket dunia yang siap mendominasi lapangan.
Karena merasa permainan jadi gak berimbang, banyak suara saran penggemar yang muncul kalau sebaiknya pertandingan bola basket itu wajib ada batas maksimal tinggi pemain, gimana menurut Sobat ATE?
#weekend
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Senin, 23 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2 : Kk @haiduladha (Pasuruan) dan Kk @Citraoktabangun (Makale)
PIC MATCH 3 & 4 : Kk @aakarpohon (Palopo) dan Kk @Ilhamakbarw (Sesdewas)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Senin, 23 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2 : Kk @haiduladha (Pasuruan) dan Kk @Citraoktabangun (Makale)
PIC MATCH 3 & 4 : Kk @aakarpohon (Palopo) dan Kk @Ilhamakbarw (Sesdewas)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Selasa, 24 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @withhardshipwillbeease (Baubau) dan Kk @Rohbert0 (Parepare)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @noviaaia (Sidoarjo) dan Kk @andraa_windraa (Solok)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Selasa, 24 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @withhardshipwillbeease (Baubau) dan Kk @Rohbert0 (Parepare)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @noviaaia (Sidoarjo) dan Kk @andraa_windraa (Solok)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Rabu, 25 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @Ecikaaa (Tondano) dan Kk @Ikaisnawati89 (Biak Numfor)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @deyaaaq (Sidoarjo) dan Kk @aliamahoroe (Ambon)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Rabu, 25 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @Ecikaaa (Tondano) dan Kk @Ikaisnawati89 (Biak Numfor)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @deyaaaq (Sidoarjo) dan Kk @aliamahoroe (Ambon)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Kamis, 26 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @FarisFR (Bima) dan Kk @papavesya (Jayapura)
PIC Match 3 & 4 : Kk @shintaaeyoung (Serang) dan Kk @Sonia_Fransiska (Batam)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Kamis, 26 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @FarisFR (Bima) dan Kk @papavesya (Jayapura)
PIC Match 3 & 4 : Kk @shintaaeyoung (Serang) dan Kk @Sonia_Fransiska (Batam)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
LOVE SCAM 💔 🥷🏻
oleh: Kurniawan Setiyadi
Seminggu yg lalu diberitakan Kani Dwi, staf media Pak Prabowo, kena lovescam. Dikuras 48 juta. Jgn kepo IG-nya, percuma, tutup komen.
Well, Kani jg manusia ya. Prone to manipulation (yg mengeksploitasi emosi). Sy coba bongkar beberapa modus lovescam yg bahkan bisa menguras 200juta utk 1 korban. Modus, yg gak perlu AI. Klo pake AI lebih kejam lagi!
Di kasus Kani Dwi byk netizen bukannya berempati malah ngehujat. Dibilang nggak kompeten, tolol, naif, dll. “Gitu aja bisa ketipu, gmn ngelola (kurasi) informasi socmed pejabat?”
Ada jg yg mengira Kani mudah dimanipulasi lovescam krn ia seorang wanita. Well, sy ceritakan 1 real case: laki-laki dewasa, background militer, bs tertipu 200juta. Sebut saja: Katon.
Modus pertama: tipuan kado. Semua dimulai dri sosial media. Profiling, sindikat “membaca” calon korban —sometimes it’s a plain sight.
Seperti marketer menganalisis sosiografik, demografik, dan psikografik seseorang. Sindikat jg sama. Gunanya apa? Membantu menciptakan interaksi yg relevan and “ring the bell”.
Singkat saja. Perkenalan. Basa-basi. Melakukan interaksi 5-7x dalam seminggu (rule of six), DM. Kirim foto. PAP. Berkabar. Tercipta koneksi.
Tentu saja semua palsu. Sindikat menggunakan alter account wanita asal UK, wamil, bertugas di Afganistan, sebut saja namanya saja: Karen.
Sbtr lg ia selesai tugas & ingin traveling. Lalu ia jatuh cinta pada Indonesia. Karen membuka interaksi dgn:
“I love Indonesia”
“Your country is so beautiful”
“I love your country”
“I want to live in Indonesia forever”
Target adalah pria macho. Laki2 begini terkadang tidak suka wanita agresif & direct. Itu bs “nyenggol” ego alpha-male dia. Jadi, obrolan lebih byk bahas rencana masa depan utk hidup di Indonesia yg indah.
Words! Kata-kata ditanamkan: country, love, live, dll. Demikian terjadi terus menerus hingga masuk ke benak target. Katon menyambut baik. Ia jd suka, nyaman, dan merasa dekat dgn Karen hingga mau berkirim foto, berkabar rutin.
Dalam 2 bulan saja, ilusi di benak Katon mulai menjadi realita hidupnya. Ia sangat yakin bahwa semua itu nyata. Bagaimana tidak? Obrolan nyambung, pap rutin, voice note, video, dll interaksi full di DM. Bertubi-tubi.
Walau Karen selalu menghindar ketika diajak video call dgn berbagai alasan, Katon percaya. Toh dikirim macam2 di DM.
Akhirnya hari itu tiba Karen menyatakan ia ingin hidup bersama Katon. Ia akan mengirim hadiah. Sebuah kartu pos, coklat dan sekuntum bunga mawar di hari Valentine. So sweeeeet.. 🥹
Katon memberikan semua identitasnya: alamat, no.telpon, dll. Dan, benar saja! Hadiah itu datang!
Katon sgt bahagia, realita di kepalanya mjd begitu solid: SANGAT NYATA! Bagaimana tidak, sekuntum bunga dan ucapan valentine? Ouhhh, hati pria macho jg bs meleleh bos!
Sejak itu, muncul istilah sayang, babe, i love you, i miss you, dll. Pecah!
Karen melihat Katon sudah dalam genggaman. It’s time to gear up!
Ia bilang, masa tugas militernya sudah selesai di Afghanistan. Dan ia mantap ingin pindah ke Indonesia. Hidup bersama Katon. Sesampai di UK nanti ia akan mengirim semua hartanya ke Indonesia:
•Perhiasan intan berlian
•Uang tunai jutaan USD & GBP
•Dokumen-dokument penting
•Jam Rolex untuk Katon
•Pakaian dan aksesoris
📸 Semua difoto. Dikirim ke Katon.
Tentu saja seluruhnya palsu tp Katon tidak menyadari. Baginya ini sangat nyata!
Hari berlalu. Katon menunggu. Lalu tiba-tiba telpon berdering. Suara Karen meminta tolong.
“Kiriman saya tertahan di ekspedisi. Aku sudah bilang ini barangku sendiri utk dibawa pindah ke Indonesia. Kamu bisa bantu?”
“Ya sayang, pasti!”
“Baik kalau begitu, akan ada orang yg menghubungimu. Aku sudah berikan nomormu sbg kontak darurat di Indonesia”
“Oke, tenang saja sayang”
Dan begitulah.. akhirnya, Katon dihubungi orang yg mengaku berbagai otoritas: Ekspedisi, Beacukai, Pajak, Polisi, dst.
Lanjut ke part 2👇
oleh: Kurniawan Setiyadi
Seminggu yg lalu diberitakan Kani Dwi, staf media Pak Prabowo, kena lovescam. Dikuras 48 juta. Jgn kepo IG-nya, percuma, tutup komen.
Well, Kani jg manusia ya. Prone to manipulation (yg mengeksploitasi emosi). Sy coba bongkar beberapa modus lovescam yg bahkan bisa menguras 200juta utk 1 korban. Modus, yg gak perlu AI. Klo pake AI lebih kejam lagi!
Disclaimer: sy bukan ngajarin modus kriminal, tp edukasi biar aware. Pria wanita sama2 bisa jd korban. Jd buat laki-laki, jgn jumawa dulu.
Di kasus Kani Dwi byk netizen bukannya berempati malah ngehujat. Dibilang nggak kompeten, tolol, naif, dll. “Gitu aja bisa ketipu, gmn ngelola (kurasi) informasi socmed pejabat?”
Ada jg yg mengira Kani mudah dimanipulasi lovescam krn ia seorang wanita. Well, sy ceritakan 1 real case: laki-laki dewasa, background militer, bs tertipu 200juta. Sebut saja: Katon.
Modus pertama: tipuan kado. Semua dimulai dri sosial media. Profiling, sindikat “membaca” calon korban —sometimes it’s a plain sight.
Seperti marketer menganalisis sosiografik, demografik, dan psikografik seseorang. Sindikat jg sama. Gunanya apa? Membantu menciptakan interaksi yg relevan and “ring the bell”.
Singkat saja. Perkenalan. Basa-basi. Melakukan interaksi 5-7x dalam seminggu (rule of six), DM. Kirim foto. PAP. Berkabar. Tercipta koneksi.
Tentu saja semua palsu. Sindikat menggunakan alter account wanita asal UK, wamil, bertugas di Afganistan, sebut saja namanya saja: Karen.
Sbtr lg ia selesai tugas & ingin traveling. Lalu ia jatuh cinta pada Indonesia. Karen membuka interaksi dgn:
“I love Indonesia”
“Your country is so beautiful”
“I love your country”
“I want to live in Indonesia forever”
Target adalah pria macho. Laki2 begini terkadang tidak suka wanita agresif & direct. Itu bs “nyenggol” ego alpha-male dia. Jadi, obrolan lebih byk bahas rencana masa depan utk hidup di Indonesia yg indah.
Words! Kata-kata ditanamkan: country, love, live, dll. Demikian terjadi terus menerus hingga masuk ke benak target. Katon menyambut baik. Ia jd suka, nyaman, dan merasa dekat dgn Karen hingga mau berkirim foto, berkabar rutin.
Dalam 2 bulan saja, ilusi di benak Katon mulai menjadi realita hidupnya. Ia sangat yakin bahwa semua itu nyata. Bagaimana tidak? Obrolan nyambung, pap rutin, voice note, video, dll interaksi full di DM. Bertubi-tubi.
Walau Karen selalu menghindar ketika diajak video call dgn berbagai alasan, Katon percaya. Toh dikirim macam2 di DM.
Akhirnya hari itu tiba Karen menyatakan ia ingin hidup bersama Katon. Ia akan mengirim hadiah. Sebuah kartu pos, coklat dan sekuntum bunga mawar di hari Valentine. So sweeeeet.. 🥹
Katon memberikan semua identitasnya: alamat, no.telpon, dll. Dan, benar saja! Hadiah itu datang!
Katon sgt bahagia, realita di kepalanya mjd begitu solid: SANGAT NYATA! Bagaimana tidak, sekuntum bunga dan ucapan valentine? Ouhhh, hati pria macho jg bs meleleh bos!
Sejak itu, muncul istilah sayang, babe, i love you, i miss you, dll. Pecah!
Karen melihat Katon sudah dalam genggaman. It’s time to gear up!
Ia bilang, masa tugas militernya sudah selesai di Afghanistan. Dan ia mantap ingin pindah ke Indonesia. Hidup bersama Katon. Sesampai di UK nanti ia akan mengirim semua hartanya ke Indonesia:
•Perhiasan intan berlian
•Uang tunai jutaan USD & GBP
•Dokumen-dokument penting
•Jam Rolex untuk Katon
•Pakaian dan aksesoris
📸 Semua difoto. Dikirim ke Katon.
Tentu saja seluruhnya palsu tp Katon tidak menyadari. Baginya ini sangat nyata!
Hari berlalu. Katon menunggu. Lalu tiba-tiba telpon berdering. Suara Karen meminta tolong.
“Kiriman saya tertahan di ekspedisi. Aku sudah bilang ini barangku sendiri utk dibawa pindah ke Indonesia. Kamu bisa bantu?”
“Ya sayang, pasti!”
“Baik kalau begitu, akan ada orang yg menghubungimu. Aku sudah berikan nomormu sbg kontak darurat di Indonesia”
“Oke, tenang saja sayang”
Dan begitulah.. akhirnya, Katon dihubungi orang yg mengaku berbagai otoritas: Ekspedisi, Beacukai, Pajak, Polisi, dst.
Lanjut ke part 2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Part 2
LEVEL PERTAMA: Ekspedisi. Diinfokan ada paket datang di Jakarta. 🥷🏻
Terlampir foto utk barang yg sama seperti jasa yg harus dibayar. Foto dokumen lengkap mama pengirim (Karen) dan penerima (Katon). Ada biaya yg harus dibayar, tidak banyak cuma 3 juta.
Mendapati info ini, Katon tidak berfikir logis apalagi curiga kpd “pacar”nya. Semua data match! Jadi ia transfer “Ah cuma 3 juta!”
Katon tdk sadar. Ini adalah assessment level 1. Artinya Katon punya duit & sudah masuk matrix realita Karen. STRIKE!
Karena berterimakasih dan menjaga engagement dgn Katon. Dijualnya mimpi-mimpi indah bersama (evil aspirational marketing).
LEVEL KEDUA: APARAT HUKUM 🥷🏻
“Tuuuut…tuuut” telpon berbunyi di HP Katon. Ia angkat. “Halo!?” Seseorang mengaku otoritas Bea Cukai menanyakan kiriman kado dari Karen, dan menyatakan isinya barang sangat berharga setara 20 milyar. Biaya impornya sangat tinggi.
Katon mengernyitkan dahi, tp jg berseri: kiriman pacarnya ternyata bukan main-main, 20 milyar!!
Ia harus goalkan.
Realita manipulasi sindikat sekarang bercampur dengan sifat “greedy” dalam diri Katon. Otaknya mulai berhitung. Ia lalu bernegosiasi dgn yg mengaku Bea Cukai. Orangnya jelas, sudah wa dan berkirim dokumen-dokumen yg tampak resmi, bahkan termasuk foto ID Card si pejabat Bea Cukai. Katon yakin, ini benar-benar nyata. Deal di 50 juta. Katon tanpa berfikir panjang segera transfer ke rekening penipu.
Kembali, Karen menelpon dan mengucapkan terimakasih. Meminta maaf. Berjanji akan mengganti.
Interaksi terus dilakukan. Sindikat makin yakin bahwa Katon 99% dlm genggaman. Time to squeeze up! Peras lebih keras jeruknya agar lebih byk juice yg bs diambil.
Tak lama berselang, datang lagi telpon dari orang mengaku petugas pajak. Mengatakan ada data kiriman atas nama Katon di UK berisi barang2 mewah. Harus kena pajak jika tidak maka akan disita negara.
Seperti sudah diduga: katon percaya. Ia pun bayar lagi 50 juta. Saat ini matrix manipulasi + greed + fear of loosing bercampur di otaknya.
LEVEL TIGA: ANCAMAN EKSISTENSIAL 🥷🏻
Anda tau, apa GONG-nya? Telpon dari orang yg mengaku sebagai polisi. Dikatakan bahwa kiriman dari Karen kepada Katon mengandung narkoba. Katon dituduh sebagai sindikat narkoba.
Katon sontak mengelak! Ia menjelaskan duduk perkara sesuai versi yg ia yakini. Adu mulut terjadi. Disini psikologis Katon sudah tidak stabil. Gertakan sindikat tidak main-main.
“Nama Anda, Katon Rupawan.. rumah Anda disini bla bla bla posisi sudah kami kunci. Anda bekerja di bla bla”
Katon mengalami TOTAL DOXING. Ia akhirnya kalah mental lalu mengira si penelpon yg mengaku polisi adalah orang Bareskrim beneran, intel hebat yg bs tau detail dan posisi dirinya.
Katon, walau dididik dgn gemblengan fisik dan mental ala militer, mendapati blindspot dalam hal ini. Didikannya lebih kepada endure the pain, follow orders, bukan critical thinking.
Ia khawatir berurusan dgn hukum. Ia tau, akan sangat ribet. Tp yg paling ia takutkan adalah jika ini akan dilaporkan dan diekspos.
Karirnya, reputasinya, kehidupannya, bisa hancur. Ia menghadapi ancaman eksistensial. Katon mencoba bernegosiasi.
Para penipu? No mercy! Mereka minta Katon kirim 100juta dalam 1x24 jam dan barang dari Karen akan diserahkan ke Katon, isi narkoba akan dibuang, dan dianggap tidak pernah ada. Take it or leave it.
Bagi sindikat, ini bonus stage. Jackpot! Dapet sukur, gak dapet jg udh kantongin 103 juta. Tp bagi Katon: ini realita yg sangat nyata.
Karen tidak bs ditelpon.
Clock is ticking… ⏰
Seperti sudah diduga, Katon mentransfer 100juta sesuai permintaan polisi gadungan itu. Antiklimaks. Para sindikat ternyata tau kapan berhenti. Retreat. Semua kontak hilang.
Karen
Ekspedisi
Beacukai
Pajak
Polisi
Gone! Totally..
Katon pun bingung, ia linglung dengan kenyataan yg baru ia alami. Perlu beberapa waktu untuknya agar bs lepas dari tahap denial. Dari nuraninya yg jernih dia mulai meragukan Karena, ia curiga ini semua tipuan. Tapi sudah terlambat.
TAMAT
#INISIATIF
LEVEL PERTAMA: Ekspedisi. Diinfokan ada paket datang di Jakarta. 🥷🏻
Terlampir foto utk barang yg sama seperti jasa yg harus dibayar. Foto dokumen lengkap mama pengirim (Karen) dan penerima (Katon). Ada biaya yg harus dibayar, tidak banyak cuma 3 juta.
Mendapati info ini, Katon tidak berfikir logis apalagi curiga kpd “pacar”nya. Semua data match! Jadi ia transfer “Ah cuma 3 juta!”
Katon tdk sadar. Ini adalah assessment level 1. Artinya Katon punya duit & sudah masuk matrix realita Karen. STRIKE!
Karena berterimakasih dan menjaga engagement dgn Katon. Dijualnya mimpi-mimpi indah bersama (evil aspirational marketing).
LEVEL KEDUA: APARAT HUKUM 🥷🏻
“Tuuuut…tuuut” telpon berbunyi di HP Katon. Ia angkat. “Halo!?” Seseorang mengaku otoritas Bea Cukai menanyakan kiriman kado dari Karen, dan menyatakan isinya barang sangat berharga setara 20 milyar. Biaya impornya sangat tinggi.
Katon mengernyitkan dahi, tp jg berseri: kiriman pacarnya ternyata bukan main-main, 20 milyar!!
Ia harus goalkan.
Realita manipulasi sindikat sekarang bercampur dengan sifat “greedy” dalam diri Katon. Otaknya mulai berhitung. Ia lalu bernegosiasi dgn yg mengaku Bea Cukai. Orangnya jelas, sudah wa dan berkirim dokumen-dokumen yg tampak resmi, bahkan termasuk foto ID Card si pejabat Bea Cukai. Katon yakin, ini benar-benar nyata. Deal di 50 juta. Katon tanpa berfikir panjang segera transfer ke rekening penipu.
Kembali, Karen menelpon dan mengucapkan terimakasih. Meminta maaf. Berjanji akan mengganti.
Interaksi terus dilakukan. Sindikat makin yakin bahwa Katon 99% dlm genggaman. Time to squeeze up! Peras lebih keras jeruknya agar lebih byk juice yg bs diambil.
Tak lama berselang, datang lagi telpon dari orang mengaku petugas pajak. Mengatakan ada data kiriman atas nama Katon di UK berisi barang2 mewah. Harus kena pajak jika tidak maka akan disita negara.
Seperti sudah diduga: katon percaya. Ia pun bayar lagi 50 juta. Saat ini matrix manipulasi + greed + fear of loosing bercampur di otaknya.
LEVEL TIGA: ANCAMAN EKSISTENSIAL 🥷🏻
Anda tau, apa GONG-nya? Telpon dari orang yg mengaku sebagai polisi. Dikatakan bahwa kiriman dari Karen kepada Katon mengandung narkoba. Katon dituduh sebagai sindikat narkoba.
Katon sontak mengelak! Ia menjelaskan duduk perkara sesuai versi yg ia yakini. Adu mulut terjadi. Disini psikologis Katon sudah tidak stabil. Gertakan sindikat tidak main-main.
“Nama Anda, Katon Rupawan.. rumah Anda disini bla bla bla posisi sudah kami kunci. Anda bekerja di bla bla”
Katon mengalami TOTAL DOXING. Ia akhirnya kalah mental lalu mengira si penelpon yg mengaku polisi adalah orang Bareskrim beneran, intel hebat yg bs tau detail dan posisi dirinya.
Katon, walau dididik dgn gemblengan fisik dan mental ala militer, mendapati blindspot dalam hal ini. Didikannya lebih kepada endure the pain, follow orders, bukan critical thinking.
Ia khawatir berurusan dgn hukum. Ia tau, akan sangat ribet. Tp yg paling ia takutkan adalah jika ini akan dilaporkan dan diekspos.
Karirnya, reputasinya, kehidupannya, bisa hancur. Ia menghadapi ancaman eksistensial. Katon mencoba bernegosiasi.
Para penipu? No mercy! Mereka minta Katon kirim 100juta dalam 1x24 jam dan barang dari Karen akan diserahkan ke Katon, isi narkoba akan dibuang, dan dianggap tidak pernah ada. Take it or leave it.
Bagi sindikat, ini bonus stage. Jackpot! Dapet sukur, gak dapet jg udh kantongin 103 juta. Tp bagi Katon: ini realita yg sangat nyata.
Karen tidak bs ditelpon.
Clock is ticking… ⏰
Seperti sudah diduga, Katon mentransfer 100juta sesuai permintaan polisi gadungan itu. Antiklimaks. Para sindikat ternyata tau kapan berhenti. Retreat. Semua kontak hilang.
Karen
Ekspedisi
Beacukai
Pajak
Polisi
Gone! Totally..
Katon pun bingung, ia linglung dengan kenyataan yg baru ia alami. Perlu beberapa waktu untuknya agar bs lepas dari tahap denial. Dari nuraninya yg jernih dia mulai meragukan Karena, ia curiga ini semua tipuan. Tapi sudah terlambat.
TAMAT
Ceritakan hal ini kepada kerabat dan teman semoga bermanfaat agar terhindar dari tipu muslihat. 🥷🏻
#INISIATIF
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN 😭
Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @Peni_Suryanti_Kusumandari. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhumah kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin🤲
Selamat jalan, Pahlawan JKN🥀
Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @Peni_Suryanti_Kusumandari. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhumah kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin
Selamat jalan, Pahlawan JKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
😢7
Menang Tanpa Merendahkan, Kalah Tanpa Menyalahkan 🏆
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 23 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 23 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
PINJEM DUIT 👻 💸
oleh: Budiman Hakim
Saya pernah meminjamkan uang ke seorang teman. Jumlahnya mungkin tidak terlalu besar di mata sebagian orang, tapi cukup untuk membuat saya harus berpikir dua kali sebelum mengirimkannya.
Karena saya kenal dia. Kami pernah dekat. Pernah tertawa bersama, maka ketika dia bilang sedang butuh, dengan nada memelas, saya langsung bilang, “Boleh. Kirim aja nomor rekening lo.”
Katanya cuma butuh dua minggu. Gajian cair, urusan beres. Dan saya percaya.
Dua minggu lewat. Tidak ada kabar. Saya diam. Minggu ketiga saya mulai bertanya lewat WA dan dia menjawab, "Gue lagi susah nih. Pengertian dikit dong. Kan lo punya penghasilan.”
Saya berusaha maklum. Masih ingin percaya bahwa mungkin dia sedang benar-benar tertekan. Minggu berikutnya saya coba bertanya sekali lagi. “Bro, kapan duit gue lo kembaliin?”
Tau gak dia jawab apa?
“Eh, lo udah kayak debt collector, tauk! Mana rasa empati lo sama temen sendiri?”
Sejak itu saya tidak pernah menghubungi dia lagi. Soal uang mah saya masih bisa cari. Tapi dari peristiwa itu, saya perlahan mulai mengenal sisi lain dari sifat-sifatnya. Sisi yang mungkin selama ini tidak muncul saat kami ngobrol, bercanda, atau bertemu dalam tawa.
Pengalaman meminjamkan uang sudah berkali-kali saya alami. Dari sekian banyak wajah yang datang membawa kalimat “Boleh pinjem dulu nggak?”, saya mulai bisa mengenali beberapa pola.
Yang pertama tipe teman seperti di atas. Peminjam yang jauh lebih galak daripada orang yang dipinjami, Saya gak paham kenapa mereka merasa berhak untuk marah? Padahal dia yang minjem. Aneh.
Ada lagi yang minjem padahal utang sebelumnya belum dilunasi, Kalimat pembukanya biasanya penuh drama: “Yang kemarin gue inget, kok. Tapi ini bener-bener mendesak.”
Yang paling banyak saya temui, tipe pesulap yang punya kemampuan menghilang. Saat berniat minjem, dia hadir setiap hari. Komunikatif. Akrab. Tapi setelah uang dikirim...criiing! Dia menghilang entah ke mana.
Tapi tidak semua orang yang meminjam uang itu menyebalkan. ada banyak orang yang sebenernya gak suka minjem uang. Justru dia orang yang sangat menjaga harga dirinya. Tapi ketika keadaan memaksa, ke mana lagi dia harus minta tolong kecuali pada teman dekat atau saudaranya.
Meskipun demikian, yang namanya pinjem duit pasti ada konsekuensinya. Sedekat apapun sebuah hubungan, bahkan ketika seseorang mengembalikan tepat waktu, tetap saja hubungan menjadi tidak sama lagi seperti sebelumnya.
Karena yang berubah bukan cuma catatan keuangan. Tapi cara kita saling memandang. Dan dalam hubungan yang dulu terasa leluasa, kini ada ruang hening yang tumbuh pelan-pelan—dan seringkali sulit sekali dihilangkan.
#INISIATIF
oleh: Budiman Hakim
Saya pernah meminjamkan uang ke seorang teman. Jumlahnya mungkin tidak terlalu besar di mata sebagian orang, tapi cukup untuk membuat saya harus berpikir dua kali sebelum mengirimkannya.
Karena saya kenal dia. Kami pernah dekat. Pernah tertawa bersama, maka ketika dia bilang sedang butuh, dengan nada memelas, saya langsung bilang, “Boleh. Kirim aja nomor rekening lo.”
Katanya cuma butuh dua minggu. Gajian cair, urusan beres. Dan saya percaya.
Dua minggu lewat. Tidak ada kabar. Saya diam. Minggu ketiga saya mulai bertanya lewat WA dan dia menjawab, "Gue lagi susah nih. Pengertian dikit dong. Kan lo punya penghasilan.”
Saya berusaha maklum. Masih ingin percaya bahwa mungkin dia sedang benar-benar tertekan. Minggu berikutnya saya coba bertanya sekali lagi. “Bro, kapan duit gue lo kembaliin?”
Tau gak dia jawab apa?
“Eh, lo udah kayak debt collector, tauk! Mana rasa empati lo sama temen sendiri?”
Sejak itu saya tidak pernah menghubungi dia lagi. Soal uang mah saya masih bisa cari. Tapi dari peristiwa itu, saya perlahan mulai mengenal sisi lain dari sifat-sifatnya. Sisi yang mungkin selama ini tidak muncul saat kami ngobrol, bercanda, atau bertemu dalam tawa.
Pengalaman meminjamkan uang sudah berkali-kali saya alami. Dari sekian banyak wajah yang datang membawa kalimat “Boleh pinjem dulu nggak?”, saya mulai bisa mengenali beberapa pola.
Yang pertama tipe teman seperti di atas. Peminjam yang jauh lebih galak daripada orang yang dipinjami, Saya gak paham kenapa mereka merasa berhak untuk marah? Padahal dia yang minjem. Aneh.
Ada lagi yang minjem padahal utang sebelumnya belum dilunasi, Kalimat pembukanya biasanya penuh drama: “Yang kemarin gue inget, kok. Tapi ini bener-bener mendesak.”
Yang paling banyak saya temui, tipe pesulap yang punya kemampuan menghilang. Saat berniat minjem, dia hadir setiap hari. Komunikatif. Akrab. Tapi setelah uang dikirim...criiing! Dia menghilang entah ke mana.
Tapi tidak semua orang yang meminjam uang itu menyebalkan. ada banyak orang yang sebenernya gak suka minjem uang. Justru dia orang yang sangat menjaga harga dirinya. Tapi ketika keadaan memaksa, ke mana lagi dia harus minta tolong kecuali pada teman dekat atau saudaranya.
Meskipun demikian, yang namanya pinjem duit pasti ada konsekuensinya. Sedekat apapun sebuah hubungan, bahkan ketika seseorang mengembalikan tepat waktu, tetap saja hubungan menjadi tidak sama lagi seperti sebelumnya.
Karena yang berubah bukan cuma catatan keuangan. Tapi cara kita saling memandang. Dan dalam hubungan yang dulu terasa leluasa, kini ada ruang hening yang tumbuh pelan-pelan—dan seringkali sulit sekali dihilangkan.
Kata orang bijak, bila kamu ingin tahu watak asli seseorang, cobalah berurusan uang dengannya💰
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1
Menang Tanpa Merendahkan, Kalah Tanpa Menyalahkan 🏆
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 24 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 24 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
HIDUPMU TANGGUNG JAWABMU ✊
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Ini adalah postingan yang dulu aku harap seseorang paksa aku membacanya.
Karena kenyataannya?
Tidak ada yang akan datang.
Bukan untuk menyelamatkanmu.
Bukan untuk memilihmu.
Bukan untuk memberimu izin.
Semuanya ada di tanganmu.
Mimpimu.
Kebiasaanmu.
Alasan-alasanmu.
Masa depanmu.
Kalau kamu siap berhenti menunggu dan mulai berubah, geser terus.
Lalu simpan postingan ini, kamu akan butuh membacanya lebih dari sekali 💥
Tidak ada yang akan datang untuk mengubah hidupmu.
Dan 6 kebenaran lain yang perlu kamu dengar.
Simpan ini dan baca kembali kapan pun kamu butuh motivasi.
1. Mimpi-mimpimu adalah tanggung jawabmu✅
Jika kamu sedang menunggu seseorang untuk memberimu izin, menemukanmu, atau memilihmu, dengarkan baik-baik: Tidak ada yang akan datang.
2. Kamu perlu menendang dirimu sendiri✅
Berhenti menunggu waktu yang sempurna, rencana yang sempurna, atau momen yang sempurna.
Kamu harus berhenti membuat alasan dan mulai melakukan hal-hal yang sudah kamu tahu harus kamu lakukan, meskipun kamu tidak merasa ingin melakukannya.
3. Kamu tidak butuh izin. Kamu butuh bertindak✅
Inilah kenyataannya: orang-orang yang mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup adalah mereka yang tidak menunggu validasi atau inspirasi dari luar.
Mereka yang sadar bahwa kebahagiaan, kesuksesan, dan kendali hidup datang dari
kekuatan internal, yaitu DIRIMU SENDIRI.
4. Kalau kamu merasa belum siap, lakukan saja✅
Kamu tidak akan pernah benar-benar merasa siap.
Kamu tidak akan pernah menemukan waktu yang sempurna.
Kamu akan selalu merasa gugup sebelum memulai. Kamu tidak akan punya semua jawaban.
Dan ya, kamu mungkin akan membuat beberapa kesalahan.
Tetap lakukan saja.
5. Perubahan besar terjadi dari tindakan kecil setiap hari✅
Lakukan satu hal yang mengarah ke mimpimu:
-Bangun pagi sebelum subuh. Angin pagi akan membisikan rahasia kepadamu
- Kerjakan Hal Positif : Ibadah, Olahraga, Pemberdayaan Diri
- Jauhi orang orang Toxic dan belajarlah ke mereka yang sudah mendaki gunung yang kamu juga ingin daki gunung itu
- Niat, Doa, Ikhtiar, Tawakal
6. Kalau kamu berada di luar zona nyaman, berarti kamu berada di jalur yang benar✅
Saat kamu mulai mengejar apa yang benar-benar kamu inginkan, kamu tidak akan merasa siap. Kamu akan merasa keluar dari zona nyamanmu. Dan itu normal.
Bertumbuh berarti meregangkan dirimu, mengambil risiko, dan melangkah keluar dari rasa nyaman.
7. Kalau kamu ingin melihat perubahan, kamu harus melakukan pekerjaan untuk mengubahnya✅
Tidak ada yang akan datang untuk menemukanmu, menyelamatkanmu, atau membuat hidupmu lebih baik.
Hidupmu adalah tanggung jawabmu.
#INISIATIF
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Ini adalah postingan yang dulu aku harap seseorang paksa aku membacanya.
Karena kenyataannya?
Tidak ada yang akan datang.
Bukan untuk menyelamatkanmu.
Bukan untuk memilihmu.
Bukan untuk memberimu izin.
Semuanya ada di tanganmu.
Mimpimu.
Kebiasaanmu.
Alasan-alasanmu.
Masa depanmu.
Kalau kamu siap berhenti menunggu dan mulai berubah, geser terus.
Lalu simpan postingan ini, kamu akan butuh membacanya lebih dari sekali 💥
Tidak ada yang akan datang untuk mengubah hidupmu.
Dan 6 kebenaran lain yang perlu kamu dengar.
Simpan ini dan baca kembali kapan pun kamu butuh motivasi.
1. Mimpi-mimpimu adalah tanggung jawabmu
Jika kamu sedang menunggu seseorang untuk memberimu izin, menemukanmu, atau memilihmu, dengarkan baik-baik: Tidak ada yang akan datang.
2. Kamu perlu menendang dirimu sendiri
Berhenti menunggu waktu yang sempurna, rencana yang sempurna, atau momen yang sempurna.
Kamu harus berhenti membuat alasan dan mulai melakukan hal-hal yang sudah kamu tahu harus kamu lakukan, meskipun kamu tidak merasa ingin melakukannya.
3. Kamu tidak butuh izin. Kamu butuh bertindak
Inilah kenyataannya: orang-orang yang mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup adalah mereka yang tidak menunggu validasi atau inspirasi dari luar.
Mereka yang sadar bahwa kebahagiaan, kesuksesan, dan kendali hidup datang dari
kekuatan internal, yaitu DIRIMU SENDIRI.
4. Kalau kamu merasa belum siap, lakukan saja
Kamu tidak akan pernah benar-benar merasa siap.
Kamu tidak akan pernah menemukan waktu yang sempurna.
Kamu akan selalu merasa gugup sebelum memulai. Kamu tidak akan punya semua jawaban.
Dan ya, kamu mungkin akan membuat beberapa kesalahan.
Tetap lakukan saja.
5. Perubahan besar terjadi dari tindakan kecil setiap hari
Lakukan satu hal yang mengarah ke mimpimu:
-Bangun pagi sebelum subuh. Angin pagi akan membisikan rahasia kepadamu
- Kerjakan Hal Positif : Ibadah, Olahraga, Pemberdayaan Diri
- Jauhi orang orang Toxic dan belajarlah ke mereka yang sudah mendaki gunung yang kamu juga ingin daki gunung itu
- Niat, Doa, Ikhtiar, Tawakal
6. Kalau kamu berada di luar zona nyaman, berarti kamu berada di jalur yang benar
Saat kamu mulai mengejar apa yang benar-benar kamu inginkan, kamu tidak akan merasa siap. Kamu akan merasa keluar dari zona nyamanmu. Dan itu normal.
Bertumbuh berarti meregangkan dirimu, mengambil risiko, dan melangkah keluar dari rasa nyaman.
7. Kalau kamu ingin melihat perubahan, kamu harus melakukan pekerjaan untuk mengubahnya
Tidak ada yang akan datang untuk menemukanmu, menyelamatkanmu, atau membuat hidupmu lebih baik.
Hidupmu adalah tanggung jawabmu.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🥰1🙏1
Dear, Bapak & Ibu
PHK marak dan saat ini ramai beberapa masalah tenaga kerja yang viral di media sosial.
Kesempatan emas untuk berdiskusi dengan Ibu Dirjen PHI dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja -Kemenaker RI ; mengenai Trend Masalah Ketenagakerjaan di Dunia Korporasi !!!
_Key Note Speaker_ ;
*Ibu Dra. Indah Anggoro Putri, M. Bus.*
Join Opening AHCA Atma Jaya Batch 11
🗓️ : Selasa, 1 Juli 2025
🕰️ : 19.00-20.30
*FREE WEBINAR*
Terbuka semua Alumni CHRP, AHCA, BHRP dan umum
Utk dapatkan Link Zoom silahkan daftar 👇
https://bit.ly/AHCAAtmaJayaFreeWebinar
PHK marak dan saat ini ramai beberapa masalah tenaga kerja yang viral di media sosial.
Kesempatan emas untuk berdiskusi dengan Ibu Dirjen PHI dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja -Kemenaker RI ; mengenai Trend Masalah Ketenagakerjaan di Dunia Korporasi !!!
_Key Note Speaker_ ;
*Ibu Dra. Indah Anggoro Putri, M. Bus.*
Join Opening AHCA Atma Jaya Batch 11
🗓️ : Selasa, 1 Juli 2025
🕰️ : 19.00-20.30
*FREE WEBINAR*
Terbuka semua Alumni CHRP, AHCA, BHRP dan umum
Utk dapatkan Link Zoom silahkan daftar 👇
https://bit.ly/AHCAAtmaJayaFreeWebinar
Menang Tanpa Merendahkan, Kalah Tanpa Menyalahkan 🏆
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Rabu, 25 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Rabu, 25 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1
GROWTH MINDSET 📈
oleh: Hartanto Dharmawangsa
Minggu kemaren, gue sama tim HR lagi ngadain diskusi serius soal siapa yang bakal diterima kerja.🧐
Ada dua kandidat yang bikin gue dan tim bingung banget.
Kandidat pertama udah punya pengalaman 10 tahun di bidangnya, tapi masalahnya... dia sulit banget berkembang. Bener-bener stuck di "fix mindset".
Kandidat kedua? Fresh graduate, cuma punya 2 proyek bareng dosen, tapi gue lihat dia sangat mau belajar dan cepat berkembang.
Sebuah kisah, kenapa growth mindset jauh lebih penting daripada pengalaman✍️
Tapi kenyataannya, pengalaman itu nggak cukup kalau lo nggak punya mindset yang terbuka untuk berkembang.
Kadang lo bisa jadi lebih unggul dengan belajar cepat dan mau keluar dari zona nyaman. Ini yang gue pelajari langsung saat milih kandidat kemaren.
Kandidat pertama tuh jago banget di teknis. Tapi setelah ngobrol lebih dalam, gue sadar dia nggak punya kemauan buat berkembang lebih jauh.
Mindset-nya udah terbentuk, "Yang penting bisa kerja sesuai tugas, nggak usah repot-repot cari cara baru."
Buat perusahaan yang terus berkembang, orang kayak gini malah jadi penghambat. Mau maju, tapi nggak mau berubah.
Kandidat kedua walaupun masih baru, punya satu hal yang jelas jauh lebih penting: growth mindset.
Gue tanya dia, “Gimana lo ngadepin kesulitan di proyek yang lo kerjain?” Dia jawab dengan antusias, “Gue nggak takut salah, karena setiap kesalahan itu pelajaran buat gue. Yang penting bisa berkembang.”
Keliatan banget dia punya mindset yang selalu terbuka buat belajar, dan itu yang jadi nilai plus.
Pilihannya jelas, kan? Gue sama tim akhirnya mutusin buat milih kandidat kedua, meskipun dia masih fresh graduate.
Kenapa? Karena dia punya potensi besar buat berkembang, dan di dunia kerja yang terus berubah kayak sekarang, itu jauh lebih penting.
Mindset itu penentu kesuksesan jangka panjang. Tanpa itu, pengalaman pun nggak ada artinya.
Sering kali, kita terjebak di pola pikir "pengalaman = jaminan sukses". Padahal, pengalaman tanpa keterbukaan buat berkembang bisa jadi bumerang.
Kalau lo nganggap semua yang lo tahu sekarang adalah yang terbaik, lo bakal ketinggalan jauh.
Gue inget banget waktu gue baru mulai karier dulu. Gue sempet merasa udah jago banget, nggak ada yang bisa ngalahin skill gue.
Tapi itu berubah waktu gue ketemu orang-orang yang jauh lebih berpengalaman dan punya mindset yang jauh lebih terbuka. Mereka selalu bertanya, “Apa yang bisa kita pelajari dari situasi ini?”
Dari situ, gue sadar kalau mindset itu jauh lebih penting dari skill teknis semata.
Jadi, buat lo yang lagi cari kerja, pastiin lo nggak cuma ngandelin pengalaman lo aja.
Tunjukin juga kalau lo punya growth mindset, yang siap untuk berkembang dan belajar hal baru setiap hari. Itu yang dicari perusahaan.
Kalau lo pengen banget punya karier yang sukses, bukan cuma skill yang lo butuhin, tapi juga kemampuan untuk terus berkembang.
Kalo lo stuck di pola pikir lama, lo bakal ketinggalan.
#INISIATIF #Weekend
oleh: Hartanto Dharmawangsa
Minggu kemaren, gue sama tim HR lagi ngadain diskusi serius soal siapa yang bakal diterima kerja.
Ada dua kandidat yang bikin gue dan tim bingung banget.
Kandidat pertama udah punya pengalaman 10 tahun di bidangnya, tapi masalahnya... dia sulit banget berkembang. Bener-bener stuck di "fix mindset".
Kandidat kedua? Fresh graduate, cuma punya 2 proyek bareng dosen, tapi gue lihat dia sangat mau belajar dan cepat berkembang.
Sebuah kisah, kenapa growth mindset jauh lebih penting daripada pengalaman
Gue tau lo pasti mikir, "10 tahun pengalaman jelas lebih unggul dong, ga mungkin kalah sama fresh graduate."
Tapi kenyataannya, pengalaman itu nggak cukup kalau lo nggak punya mindset yang terbuka untuk berkembang.
Kadang lo bisa jadi lebih unggul dengan belajar cepat dan mau keluar dari zona nyaman. Ini yang gue pelajari langsung saat milih kandidat kemaren.
Kandidat pertama tuh jago banget di teknis. Tapi setelah ngobrol lebih dalam, gue sadar dia nggak punya kemauan buat berkembang lebih jauh.
Mindset-nya udah terbentuk, "Yang penting bisa kerja sesuai tugas, nggak usah repot-repot cari cara baru."
Buat perusahaan yang terus berkembang, orang kayak gini malah jadi penghambat. Mau maju, tapi nggak mau berubah.
Kandidat kedua walaupun masih baru, punya satu hal yang jelas jauh lebih penting: growth mindset.
Gue tanya dia, “Gimana lo ngadepin kesulitan di proyek yang lo kerjain?” Dia jawab dengan antusias, “Gue nggak takut salah, karena setiap kesalahan itu pelajaran buat gue. Yang penting bisa berkembang.”
Keliatan banget dia punya mindset yang selalu terbuka buat belajar, dan itu yang jadi nilai plus.
Pilihannya jelas, kan? Gue sama tim akhirnya mutusin buat milih kandidat kedua, meskipun dia masih fresh graduate.
Kenapa? Karena dia punya potensi besar buat berkembang, dan di dunia kerja yang terus berubah kayak sekarang, itu jauh lebih penting.
Mindset itu penentu kesuksesan jangka panjang. Tanpa itu, pengalaman pun nggak ada artinya.
Sering kali, kita terjebak di pola pikir "pengalaman = jaminan sukses". Padahal, pengalaman tanpa keterbukaan buat berkembang bisa jadi bumerang.
Kalau lo nganggap semua yang lo tahu sekarang adalah yang terbaik, lo bakal ketinggalan jauh.
Gue inget banget waktu gue baru mulai karier dulu. Gue sempet merasa udah jago banget, nggak ada yang bisa ngalahin skill gue.
Tapi itu berubah waktu gue ketemu orang-orang yang jauh lebih berpengalaman dan punya mindset yang jauh lebih terbuka. Mereka selalu bertanya, “Apa yang bisa kita pelajari dari situasi ini?”
Dari situ, gue sadar kalau mindset itu jauh lebih penting dari skill teknis semata.
Jadi, buat lo yang lagi cari kerja, pastiin lo nggak cuma ngandelin pengalaman lo aja.
Tunjukin juga kalau lo punya growth mindset, yang siap untuk berkembang dan belajar hal baru setiap hari. Itu yang dicari perusahaan.
Kalau lo pengen banget punya karier yang sukses, bukan cuma skill yang lo butuhin, tapi juga kemampuan untuk terus berkembang.
Kalo lo stuck di pola pikir lama, lo bakal ketinggalan.
Anyways, gimana persiapan long weekendnya sob? jangan lupa besok Squid Game season 3 akan tayang di netflix
😎
#INISIATIF #Weekend
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
⚡1🙏1
Ranking 1 Competition (The Last Standing)
Wooww, total ada 448 orang Duta BPJS Kesehatan Selindo yang bersiap berkompetisi menguji pengetahuan, pemahaman, dan keberuntungannya pada kompetisi Ranking 1 (The Last Standing) Semarak HUT ke 57 BPJS Kesehatan. Kira-kira siapakah yang akan keluar sebagai pemenang? Stay tuned🏆
Jadwal pelaksanaan Lomba Ranking 1 ATE: Rabu, 9 Juli 2025
Open Room :
15.00 WIB
Seleknas :
15.15 - 15.30 WIB (Pelaksanaan serentak by system/Tidak ada toleransi keterlambatan dan perpanjangan waktu)
Validasi Top 50 Finalis dan Pemenang Doorprize :
15.30 - 15.45 WIB
Persiapan Peserta Top 50 Menuju Babak Final :
15.45 - 16.00 WIB
Pelaksanaan Babak Final Ranking 1 (Top 50) :
16.00 WIB - Selesai
Host Seleknas: Kk @aakarpohon (RO KC Palopo) & Kk @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor)
Host Final Top 50: Kk @Sonia_Fransiska (PATT Telekolekting KC Batam) dan Kk @Ecikaaa (PATT EP3RS KC Tondano)
Support Team: Kk @withhardshipwillbeease (Verifikator Klaim KC Baubau), Kk @aliamahoroe (Kasir KC Ambon), Kk @deyaaaq (PATT Adm Klaim KC Sidoarjo), dkk
Pastikan seluruh Pemain dan Suporter sudah join di grup COMMIT ATE (Grup Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan):
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🤗1
FREE WEBINAR ✍️
Kamis, 26 Juni 2025 | Pkl.19:30-21:00 WIB
Tema: Overthinking Itu Alarm, Bukan Masalah
Narsum: Prasetya M Brata
Link Zoom:
https://telkomsel.zoom.us/j/91200723176?pwd=6061grhGFHVETusHbBBsfbXmMxN6E1.1
Kamis, 26 Juni 2025 | Pkl.19:30-21:00 WIB
Tema: Overthinking Itu Alarm, Bukan Masalah
Narsum: Prasetya M Brata
Link Zoom:
https://telkomsel.zoom.us/j/91200723176?pwd=6061grhGFHVETusHbBBsfbXmMxN6E1.1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤2