Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
MENCARI JODOH 😇
oleh: Monika YP
Pernah nggak ngerasa pas ngebet banget nggak dapet, eh pas pasrah malah dateng tak terduga?
Itulah aku dulu di usia 27, ngebet ketemu jodoh. Ikut kegiatan ini itu, komunitas ini itu, buat memperluas koneksi siapa tahu ada jodohku di situ🫣
Dulu grupku sampe 150 saking aktif dimana2 gitu deh. Eh tetep aja blm dapet2🤧
Trus aku pasrah. Klo memang belum ketemu jodoh ya udahlah mau traveling aja😃
Trus pas pasrah itu eh tiba2 aku dikontak sm temen kuliah yg sebenernya ngga pernah deket jg.
Dia mau ngenalin aku sm temen kantornya yg lagi minta dicariin jodoh gitu.
Kok ya temen kuliahku ini inget aku padahal kami nggak pernah akrab? *dia temennya temen gt lah
Habis kuliah jg paling kami kontak setahun sekali dua kali.
Long short story. Akhirnya aku ta’aruf sm temennya temen ini. Tuker CV - nadzor - lamaran - nikah.
Trus aku kan punya 6 kriteria utama suami ya. Suamiku masuk checklist ku semua.
Bener2 klo dah pasrah, Allah kasih deh
Pasrahnya tuh sampe gini..
Maaf dulu kan ada yg PDKT sm aku, menurutku orangnya nggak good looking sama sekali (maaf).
Aku sampe bilang, “Ya Allah hamba pasrah sepasrah-pasrahnya. Kalau memang jodoh terbaik hamba jelek mukanya, hamba terima ya Allah,”
Udah nggak berdoa harus punya jodoh yg ABC. Cuma berdoa minta jodoh terbaik.
Bener2 pengalaman yang nggak kusangka kalau aku menikah dg jalan taaruf.
Nggak terduga banget perantara kok inget aku. Tapi itulah ya, kalau udah saatnya, jalan jodoh itu mudah banget.
Jadi kalau jalannya susah, mungkin memang belum jodohnya.
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 19.00 WIB - Selesai)
#INISIATIF
oleh: Monika YP
Pernah nggak ngerasa pas ngebet banget nggak dapet, eh pas pasrah malah dateng tak terduga?
Itulah aku dulu di usia 27, ngebet ketemu jodoh. Ikut kegiatan ini itu, komunitas ini itu, buat memperluas koneksi siapa tahu ada jodohku di situ
Dulu grupku sampe 150 saking aktif dimana2 gitu deh. Eh tetep aja blm dapet2
Trus aku pasrah. Klo memang belum ketemu jodoh ya udahlah mau traveling aja
Trus pas pasrah itu eh tiba2 aku dikontak sm temen kuliah yg sebenernya ngga pernah deket jg.
Dia mau ngenalin aku sm temen kantornya yg lagi minta dicariin jodoh gitu.
Kok ya temen kuliahku ini inget aku padahal kami nggak pernah akrab? *dia temennya temen gt lah
Habis kuliah jg paling kami kontak setahun sekali dua kali.
Long short story. Akhirnya aku ta’aruf sm temennya temen ini. Tuker CV - nadzor - lamaran - nikah.
Trus aku kan punya 6 kriteria utama suami ya. Suamiku masuk checklist ku semua.
Bener2 klo dah pasrah, Allah kasih deh
Pasrahnya tuh sampe gini..
Maaf dulu kan ada yg PDKT sm aku, menurutku orangnya nggak good looking sama sekali (maaf).
Aku sampe bilang, “Ya Allah hamba pasrah sepasrah-pasrahnya. Kalau memang jodoh terbaik hamba jelek mukanya, hamba terima ya Allah,”
Udah nggak berdoa harus punya jodoh yg ABC. Cuma berdoa minta jodoh terbaik.
Bener2 pengalaman yang nggak kusangka kalau aku menikah dg jalan taaruf.
Nggak terduga banget perantara kok inget aku. Tapi itulah ya, kalau udah saatnya, jalan jodoh itu mudah banget.
Jadi kalau jalannya susah, mungkin memang belum jodohnya.
Btw, Sobat ATE jangan sampai kelupaan kalau besok malam di ATE akan ada INISIATIF CLASS dengan tema "Persiapan Mental Sebelum Nikah". Sampai bertemu🥰
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 19.00 WIB - Selesai)
Join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ketika Kamu Menyebutnya Sebagai Sebuah Kegagalan, Kami Malah Menyebutnya Sebagai Sebuah Pelajaran 🫡
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 16 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 16 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YUK BELAJAR COPYWRITING ⌨️
oleh: Budiman Hakim
Kalo ada yang bilang begitu maka kita boleh mengklaim diri sebagai copywriter. Kalo selama ini kita baru bisa bikin headline:
Gratis!
Baru.
Buy one get one free,
Yang ditunggu-tunggu telah tiba dll...
Itu berarti kalian belum akrab dengan kata.
Satu hal yang harus dipahami oleh semua copywriter: Kata-kata itu bukan alat. Kata-kata itu senjata. Jadi kalo niatnya mau “membunuh”, pilihlah senjata yang paling tajam. Kalo gak ada yang tajam asahlah dulu setajam mungkin.
Memang sebuah pesan, yang penting, adalah isinya. Tapi sering kali kita harus mengiklankan sebuah produk yang biasa aja. Me too product. Maka di sinilah seorang copywriter berperan untuk merangkai kata sehingga pesan yang biasa aja menjadi seakan luar biasa. Mau tau caranya?
OK, kita mulai dengan kejadian sehari-hari dulu biar gampang dicerna. Ada 4 metode sederhana untuk melakukannya.
1. MENGUBAH SUBYEK✅
Kadang yang bikin kalimat kita datar bukan karena pesannya jelek, tapi karena kita selalu memakai subjek yang itu-itu saja: aku, dia, kami. Padahal, ketika subjeknya diganti, kalimat bisa berubah total: dari biasa jadi luar biasa, dari dangkal jadi penuh makna.
Contoh kalimat standar:
“Aku menunggumu.”
Semua orang pernah menulis kalimat di atas. Dan ya, udah basi. Tapi coba kita ganti subjeknya.
“Kopi hitam tanpa gula sudah mendingin sejak tadi menunggumu
Pembaca gak cuma paham, tapi mereka ngerasa: “Anjir, ini kalimatnya kayak nyentuh sisi hati yang gak bisa gue jelasin.”
Lanjut part 2👇
oleh: Budiman Hakim
Pernah gak membaca kalimat—cuma satu kalimat—tapi bikin kita berhenti sejenak. Diam. Dan berkata kagum: "Kok lo bisa, sih, bikin kalimat sebagus ini? Padahal pesan yang disampaikan biasa aja."
Kalo ada yang bilang begitu maka kita boleh mengklaim diri sebagai copywriter. Kalo selama ini kita baru bisa bikin headline:
Gratis!
Baru.
Buy one get one free,
Yang ditunggu-tunggu telah tiba dll...
Itu berarti kalian belum akrab dengan kata.
Satu hal yang harus dipahami oleh semua copywriter: Kata-kata itu bukan alat. Kata-kata itu senjata. Jadi kalo niatnya mau “membunuh”, pilihlah senjata yang paling tajam. Kalo gak ada yang tajam asahlah dulu setajam mungkin.
Memang sebuah pesan, yang penting, adalah isinya. Tapi sering kali kita harus mengiklankan sebuah produk yang biasa aja. Me too product. Maka di sinilah seorang copywriter berperan untuk merangkai kata sehingga pesan yang biasa aja menjadi seakan luar biasa. Mau tau caranya?
OK, kita mulai dengan kejadian sehari-hari dulu biar gampang dicerna. Ada 4 metode sederhana untuk melakukannya.
1. MENGUBAH SUBYEK
Kadang yang bikin kalimat kita datar bukan karena pesannya jelek, tapi karena kita selalu memakai subjek yang itu-itu saja: aku, dia, kami. Padahal, ketika subjeknya diganti, kalimat bisa berubah total: dari biasa jadi luar biasa, dari dangkal jadi penuh makna.
Contoh kalimat standar:
“Aku menunggumu.”
Semua orang pernah menulis kalimat di atas. Dan ya, udah basi. Tapi coba kita ganti subjeknya.
“Kopi hitam tanpa gula sudah mendingin sejak tadi menunggumu
Liat? Kita geser fokusnya dari “aku” ke hal-hal lain yang lebih simbolik: kopi hitam tanpa gula.
Efeknya langsung berubah: lebih puitis, lebih visual, lebih menyentuh.
Bahkan kadang lebih jujur dari “aku” itu sendiri.
Pembaca gak cuma paham, tapi mereka ngerasa: “Anjir, ini kalimatnya kayak nyentuh sisi hati yang gak bisa gue jelasin.”
Lanjut part 2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Part 2
2. MENGUBAH PREDIKAT✅
Kalimat tanpa predikat itu kayak tubuh tanpa jantung. Tapi sering kali kita pakai kata kerja yang generik: pergi, datang, lihat, ambil, jatuh, sedih. Gak salah, tapi kalau kita memilih kata kerja yang lebih puitis, lebih visual, lebih sugestif—rasanya bisa jauh lebih dalam.
Contoh kalimat standar:
“Aku memberikan puisi untukmu”
Kita bisa mengubahnya menjadi:
“Kukalungkan seuntai puisi di lehermu”
3. MENGUBAH OBYEK✅
Obyek sering diremehkan, padahal dia adalah titik akhir dari energi kalimat. Dan kalau objeknya tajam, metaforis, atau bahkan absurd—kalimat bisa meledak.
Contoh kalimat standar:
“Aku menulis surat untukmu.”
Sekarang lihat kalau kita ubah objeknya:
“Aku menulis surat untuk kenangan yang tidak mau pergi.”
Efeknya?
Kalimat yang tadinya cuma sebaris, sekarang jadi ruang kontemplasi. Kalimat yang tadinya langsung lupa, sekarang dibaca dua kali.
Tiga perubahan kecil—subjek, predikat, objek—bisa bikin satu kalimat yang biasa aja jadi kalimat yang ditato di hati orang.
4. MENGUBAH KALIMAT✅
Kalo mau lebih praktis, kita bisa mencari esensi dari sebuah kalimat standar lalu kita lupakan kalimat tersebut. Kemudian esensi dari kalimat tersebut kita carikan formulasi yang baru
Misalkan kita punya kalimat standar :
“Aku rindu padamu.”
Kita bisa mengganti secara keseluruhan dengan membuat kalimat begini:
“Kemarin aku dan kau berbincang tentang rembulan. Malam ini aku dan rembulan berbincang tentang engkau.”
Kalau cuma mengatakan 'Aku Rindu padamu' pembaca akan mencibir ‘Halah jadi laki-laki kok cengeng banget, sih?’
OK, sekarang kita masuk ke iklan. Intinya sama. Awali dengan membuat headline standar. Selanjutnya rephrase kalimat tersebut hingga terlihat pintar, lucu atau apapun yang bisa menggugah emosi pembaca.
Misalkan kita sedang membuat headline untuk mobil mini bus. What to say-nya adalah mini bus ini bisa memuat banyak penumpang. Terus ada titipan dari klien bahwa meskipun mini bus, tapi bentuknya keren dan nggak malu-maluin. Klien selalu begitu, kan?
Headline standar :
"Mini bus two in one. Udah keren, muat banyak pulak."
Kita bisa bikin begini:
“Bisa mengangkut cewe 5X lebih banyak dari Lamborghini.”
Okeh, selamat mencoba, Guys. Kalo rasanya bermanfaat, silakan dishare ke temen-temen lainnya.
#INISIATIF
2. MENGUBAH PREDIKAT
Kalimat tanpa predikat itu kayak tubuh tanpa jantung. Tapi sering kali kita pakai kata kerja yang generik: pergi, datang, lihat, ambil, jatuh, sedih. Gak salah, tapi kalau kita memilih kata kerja yang lebih puitis, lebih visual, lebih sugestif—rasanya bisa jauh lebih dalam.
Contoh kalimat standar:
“Aku memberikan puisi untukmu”
Kita bisa mengubahnya menjadi:
“Kukalungkan seuntai puisi di lehermu”
Kata kerja “memberikan” diganti jadi “kukalungkan”, menciptakan sentuhan fisik, visual, dan intim. Objek “puisi” tidak hanya sebagai benda, tapi diibaratkan aksesori yang dikenakan—menambah makna: keindahan, kehormatan, bahkan semacam “pengekangan lembut”.
Lokasi objek (“di lehermu”) memberi efek sensual sekaligus simbolis. Leher: titik vital, dekat suara, napas, dan kerentanan. Kalimat ini bisa ditafsir macam-macam: Cinta yang tak terucap, tapi disampaikan lewat puisi.
3. MENGUBAH OBYEK
Obyek sering diremehkan, padahal dia adalah titik akhir dari energi kalimat. Dan kalau objeknya tajam, metaforis, atau bahkan absurd—kalimat bisa meledak.
Contoh kalimat standar:
“Aku menulis surat untukmu.”
Sekarang lihat kalau kita ubah objeknya:
“Aku menulis surat untuk kenangan yang tidak mau pergi.”
Objeknya udah bukan cuma “kamu” atau “dia.” Tapi konsep yang lebih kompleks: kenangan, kemungkinan, masa depan.
Dan itu bikin pembaca ikut masuk ke dalam ruang rasa yang lebih luas.
Efeknya?
Kalimat yang tadinya cuma sebaris, sekarang jadi ruang kontemplasi. Kalimat yang tadinya langsung lupa, sekarang dibaca dua kali.
Tiga perubahan kecil—subjek, predikat, objek—bisa bikin satu kalimat yang biasa aja jadi kalimat yang ditato di hati orang.
4. MENGUBAH KALIMAT
Kalo mau lebih praktis, kita bisa mencari esensi dari sebuah kalimat standar lalu kita lupakan kalimat tersebut. Kemudian esensi dari kalimat tersebut kita carikan formulasi yang baru
Misalkan kita punya kalimat standar :
“Aku rindu padamu.”
Kita bisa mengganti secara keseluruhan dengan membuat kalimat begini:
“Kemarin aku dan kau berbincang tentang rembulan. Malam ini aku dan rembulan berbincang tentang engkau.”
Jadi keren, kan.
Kita bisa mengungkapkan rasa rindu tanpa mengatakan kata itu.
Strategi ini akan membuat kalimat kita terlihat cerdas. Bisa membuat pembaca mengangguk sambil bergumam, ‘Iya, gue pernah merasakan hal itu.’
Kalau cuma mengatakan 'Aku Rindu padamu' pembaca akan mencibir ‘Halah jadi laki-laki kok cengeng banget, sih?’
OK, sekarang kita masuk ke iklan. Intinya sama. Awali dengan membuat headline standar. Selanjutnya rephrase kalimat tersebut hingga terlihat pintar, lucu atau apapun yang bisa menggugah emosi pembaca.
Misalkan kita sedang membuat headline untuk mobil mini bus. What to say-nya adalah mini bus ini bisa memuat banyak penumpang. Terus ada titipan dari klien bahwa meskipun mini bus, tapi bentuknya keren dan nggak malu-maluin. Klien selalu begitu, kan?
Headline standar :
"Mini bus two in one. Udah keren, muat banyak pulak."
Kita bisa bikin begini:
“Bisa mengangkut cewe 5X lebih banyak dari Lamborghini.”
Okeh, selamat mencoba, Guys. Kalo rasanya bermanfaat, silakan dishare ke temen-temen lainnya.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤1
Forwarded from Effi Ekayanti-RO-K9-KC Palopo
Salam INSIATIF ✅
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE edisi 416 akan dibawakan oleh Narasumber luar biasa Ibu Rena Masri, S.Psi., M.Si., Psi dan dipandu oleh host dan co host kece, kakak @papavesya (KC Jayapura) dan kakak @Ecikaaa (KC Tondano)
*Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP
**Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳
Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE edisi 416 akan dibawakan oleh Narasumber luar biasa Ibu Rena Masri, S.Psi., M.Si., Psi dan dipandu oleh host dan co host kece, kakak @papavesya (KC Jayapura) dan kakak @Ecikaaa (KC Tondano)
*Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP
**Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳
Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
⚡1
Ketika Kamu Menyebutnya Sebagai Sebuah Kegagalan, Kami Malah Menyebutnya Sebagai Sebuah Pelajaran 🫡
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 17 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 17 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ijin share #rekaman kegiatan INISIATIF CLASS ATE #Episode416 dengan Tema Persiapan Mental Sebelum Menikah Bersama Rena Masri ❤️
https://youtu.be/aDHY5Xyjhg8?si=6lHChkkgOQI1tKCh
https://youtu.be/aDHY5Xyjhg8?si=6lHChkkgOQI1tKCh
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
ATE Edisi 416 Persiapan Mental Sebelum Menikah Bersama Rena Masri
Salam INSIATIF ✅
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE…
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE…
SIX DEGREEES OF SEPARATION 🤝
oleh: Monika YP
Makin hari aku makin percaya sama teori “Six Degrees of Separation”
Malcolm Gladwell di bukunya The Tipping Point bilang dunia ini kecil banget. Ada orang-orang yang jadi connectors alias penghubung antara lingkaran sosial yang nggak kelihatan nyambung.
Sering bgt ketemu orang baru yg lho kok bisa kenal temenku yg kayaknya lingkarannya nggak nyambung.
Mungkin kita ngerasa dunia ini luas banget.
Padahal jejaring sosial itu saling silang.. and somehow, kita semua nyambung alias saling terhubung.
Mau kenal orang tokoh top? Kayaknya bisa aja dgn penghubung
Contoh aku
Aku - pak bos - pak direktur - pak dirjen - bu menteri - pak presiden - presiden US
Jarakku sm presiden US sebanyak 6 perantara.
Tp kan nggak terhubung🫣
Jadi makin dewasa ini aku makin tertarik untuk:
- perluas circle✅
- jangan pernah nunjukin ketidaksukaan sama orang, kita nggak pernah tahu siapa yg bisa jadi connectors kita✅
- stay kind, nggak tau pintu apa yg bakal terbuka✅
#INISIATIF
oleh: Monika YP
Makin hari aku makin percaya sama teori “Six Degrees of Separation”
Katanya kita bisa terhubung dengan siapa pun di dunia ini, termasuk orang yang kelihatannya nggak mungkin, hanya lewat 6 orang perantara.
Malcolm Gladwell di bukunya The Tipping Point bilang dunia ini kecil banget. Ada orang-orang yang jadi connectors alias penghubung antara lingkaran sosial yang nggak kelihatan nyambung.
Sering bgt ketemu orang baru yg lho kok bisa kenal temenku yg kayaknya lingkarannya nggak nyambung.
Mungkin kita ngerasa dunia ini luas banget.
Padahal jejaring sosial itu saling silang.. and somehow, kita semua nyambung alias saling terhubung.
Mau kenal orang tokoh top? Kayaknya bisa aja dgn penghubung
Contoh aku
Aku - pak bos - pak direktur - pak dirjen - bu menteri - pak presiden - presiden US
Jarakku sm presiden US sebanyak 6 perantara.
Tp kan nggak terhubung
Jadi makin dewasa ini aku makin tertarik untuk:
- perluas circle
- jangan pernah nunjukin ketidaksukaan sama orang, kita nggak pernah tahu siapa yg bisa jadi connectors kita
- stay kind, nggak tau pintu apa yg bakal terbuka
Menurut sobat ATE, apalagi yg bisa dilakukan?
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ngopi santai di alun-alun Pasuruan,
Sambil ngobrol ngalor-ngidul bareng teman.
Bro pindah ke Sintang, bawa harapan,
Jangan lupa update story biar tetap kekinian!
Wihhh, akhirnya resmi naik level!
Segenap Sobat ATE mengucapkan selamat ya atas amanah baru untuk kk @haiduladha. Terima kasih buat support dan dukungan dari pimpinan dan rekan-rekan di unit kerja lama, semoga di tempat penugasan yang baru nanti bisa terus sehat dan sukses mulia bersama pimpinan dan tim barunya
Semoga dengan pengalaman di unit kerja lama dan komunitas selama ini, Insya Allah bro Haidul bisa buat banyak gebrakan keren dan kreatif buat membantu unit kerja barunya terkhusus buat organisasi tercinta. Jangan lupa tetap humble dan semangat terus meski tanggung jawab nambah. You got this, See You on Top
#LevelUp #INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GIVEAWAY WINNER 🇲🇨
Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE Edisi 416 Persiapan Mental Sebelum Menikah:
1. Fauzie Adhi Prabowo @rangerpink105 (Staf Penagihan KC Parepare)
2. Mirrotul Khaya @khayamirrotul (PATT Telekolekting KC Selong)
3. Fauzan Nursya’bani @fauzansybani5 (PATT Telekolekting KC Cirebon)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada kelas pembelajaran ATE selanjutnya🙏
Fun and meaningful di ATE🥰
#INISIATIF
Kalau belum bisa ngebahagiain, minimal jangan nyusahin, apalagi sampai nyakitin💯
Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE Edisi 416 Persiapan Mental Sebelum Menikah:
1. Fauzie Adhi Prabowo @rangerpink105 (Staf Penagihan KC Parepare)
2. Mirrotul Khaya @khayamirrotul (PATT Telekolekting KC Selong)
3. Fauzan Nursya’bani @fauzansybani5 (PATT Telekolekting KC Cirebon)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada kelas pembelajaran ATE selanjutnya
Fun and meaningful di ATE
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Menang Tanpa Merendahkan, Kalah Tanpa Menyalahkan 🏆
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Rabu, 18 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Rabu, 18 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
CAREER GROWTH 📈
oleh: Pratiwi Cristin
Career growth itu nggak selalu naik lurus ke atas. Kadang naik, kadang mundur, kadang muter dulu. Tapi bukan berarti kamu gagal. Yuk bahas gimana cara tetap tumbuh di tengah jalan karier yang nggak linear.
Ini refleksi dari pengalamanku awalnya bekerja sebagai jurnalis yang idealis, marcomm, lalu jadi PR, jadi manajer, direktur hingga dosen yang lagi kuliah di Jepang.
Hari inipun aku masih galau dengan masa depan?
Banyak dari kita tumbuh dengan bayangan: lulus kuliah → kerja → naik jabatan → jadi pemimpin. Tapi realitanya?
- Ada yang ganti bidang
- Ada yang burnout
- Ada yang resign demi kesehatan mental
Semua ini valid.
Kadang kamu:
- Belajar ulang
- Dapat atasan toxic, teman toxic
- Pindah kerja karena value nggak cocok
Dan itu bagian dari proses.
Jadi, apa yang bisa kamu lakukan saat kariermu nggak linear? Ini 4 hal penting:
1. Refleksi tujuan
2. Upgrade skill
3. Bangun jejaring
4. Jaga kesehatan mental
Kita bahas satu-satu.
1. Refleksi tujuan✅
Tanya ke diri sendiri: “Apa sih yang sebenarnya aku cari? Gaji? Waktu luang? Makna?”
Karena kadang yang bikin kita merasa stuck bukan kariernya, tapi goals-nya berubah tapi nggak kita sadari.
2. Upgrade skill✅
Saat karier stagnan, itu sinyal untuk belajar hal baru.
- Ambil kelas online
- Ikut project di luar jobdesc
- Minta feedback
- Skill baru = pintu baru
Aku dulu pas pandemi niat ambil sertifikasi internasional. Hari ini terpakai dan menambah value.
3. Bangun jejaring✅
Kadang peluang itu bukan dicari, tapi datang lewat orang.
Jangan malu ikut event, ngobrol di LinkedIn, atau reconnect sama teman lama.
“Your network is your net worth.”
Kenalan sama banyak orang itu bagus, walau belum tentu jadi temanmu. Networking ini, bagaimana kamu pandai memetakan potensi dan tahu bertemu dengan orang-orang tertentu itu bisa jadi tiket masa depan.
4. Jaga kesehatan mental✅
Perjalanan karier bukan lomba. Bandingin diri terus-terusan bikin lelah.
Validasi eksternal bisa bikin kosong. Tumbuh itu juga soal berdamai dengan proses dan kecepatannya sendiri.
Iya gak sih? capek kan?
Btw, sobat ATE pernah ngalamin fase karier yang bikin ragu atau galau? Ceritain dong. Siapa tahu ceritamu bisa jadi kekuatan buat rekan-rekan lainnya juga🇮🇩
#INISIATIF
oleh: Pratiwi Cristin
Career growth itu nggak selalu naik lurus ke atas. Kadang naik, kadang mundur, kadang muter dulu. Tapi bukan berarti kamu gagal. Yuk bahas gimana cara tetap tumbuh di tengah jalan karier yang nggak linear.
Ini refleksi dari pengalamanku awalnya bekerja sebagai jurnalis yang idealis, marcomm, lalu jadi PR, jadi manajer, direktur hingga dosen yang lagi kuliah di Jepang.
Hari inipun aku masih galau dengan masa depan?
Banyak dari kita tumbuh dengan bayangan: lulus kuliah → kerja → naik jabatan → jadi pemimpin. Tapi realitanya?
- Ada yang ganti bidang
- Ada yang burnout
- Ada yang resign demi kesehatan mental
Semua ini valid.
Di dunia kerja modern, pertumbuhan karier lebih mirip seperti naik gunung pakai jalan setapak, bukan naik lift.✍️
Kadang kamu:
- Belajar ulang
- Dapat atasan toxic, teman toxic
- Pindah kerja karena value nggak cocok
Dan itu bagian dari proses.
Jadi, apa yang bisa kamu lakukan saat kariermu nggak linear? Ini 4 hal penting:
1. Refleksi tujuan
2. Upgrade skill
3. Bangun jejaring
4. Jaga kesehatan mental
Kita bahas satu-satu.
1. Refleksi tujuan
Tanya ke diri sendiri: “Apa sih yang sebenarnya aku cari? Gaji? Waktu luang? Makna?”
Karena kadang yang bikin kita merasa stuck bukan kariernya, tapi goals-nya berubah tapi nggak kita sadari.
2. Upgrade skill
Saat karier stagnan, itu sinyal untuk belajar hal baru.
- Ambil kelas online
- Ikut project di luar jobdesc
- Minta feedback
- Skill baru = pintu baru
Aku dulu pas pandemi niat ambil sertifikasi internasional. Hari ini terpakai dan menambah value.
3. Bangun jejaring
Kadang peluang itu bukan dicari, tapi datang lewat orang.
Jangan malu ikut event, ngobrol di LinkedIn, atau reconnect sama teman lama.
“Your network is your net worth.”
Kenalan sama banyak orang itu bagus, walau belum tentu jadi temanmu. Networking ini, bagaimana kamu pandai memetakan potensi dan tahu bertemu dengan orang-orang tertentu itu bisa jadi tiket masa depan.
4. Jaga kesehatan mental
Perjalanan karier bukan lomba. Bandingin diri terus-terusan bikin lelah.
Validasi eksternal bisa bikin kosong. Tumbuh itu juga soal berdamai dengan proses dan kecepatannya sendiri.
Iya gak sih? capek kan?
Karier yang nggak linear bukan cerita gagal. Justru di situ banyak pelajaran, koneksi, dan kedewasaan.
😇
Yang penting: terus gerak, terus sadar, terus belajar.
🔥
Ujungnya akan bertemu dengan versi dirimu yang lebih kuat.
💪
Btw, sobat ATE pernah ngalamin fase karier yang bikin ragu atau galau? Ceritain dong. Siapa tahu ceritamu bisa jadi kekuatan buat rekan-rekan lainnya juga
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FYI. VIRTUAL GAMES 🇮🇩
Ed 2 : Jum'at, 20 Juni (17.00 WIB sd 20.00 WIB)
Ed 3 : Sabtu, 21 Juni (16.00 sd 19.00 WIB)
Ed 2 : Jum'at, 20 Juni (17.00 WIB sd 20.00 WIB)
Ed 3 : Sabtu, 21 Juni (16.00 sd 19.00 WIB)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Menang Tanpa Merendahkan, Kalah Tanpa Menyalahkan 🏆
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Kamis, 19 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Kamis, 19 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
JUST KEEP BELIEVING 😇
oleh: Monika YP
Tahun ini umurku 36 tahun (insya Allah, masih beberapa bulan lagi), ngga muda ngga tua.
Kalau saja aku bisa bilang ke diriku umur 15 tahun, aku mau bilang 7 hal ini:
1. Nggak usah maksain diri fit in sama orang lain sampe ngikut2, people come and go, santai aja.
Temen sejati terseleksi seiring waktu. Nanti bakal nemu orang2 satu frekuensi.
2. Nggak apa2 punya paras biasa2 aja. Bakal ada satu laki2 baik yg nganggep km cantik and he treats you like a queen.
Dan itu lebih dari cukup.
3. Nggak usah ngebandingin pencapianmu sama orang lain, garis start udah beda.
Bandingin dirimu sama kamu yg kemaren. You are always good enough.
4. Jangan pernah berharap ke orang lain karena km akan kecewa.
Selalu bersikap nothing to lose buat jaga hatimu.
5. Tekuni passion mu, jangan bosen, jangan ganti2. Konsisten, nanti kamu akan memetik hasilnya.
6. Nggak apa-apa nangis hari ini, ngerasa babak belur kayak digebukin. Suatu hari nanti kamu akan mensyukuri semua hal.
Suatu hari puzzle hikmah kehidupan akan tersambung dg utuh.
7. Selalu percaya akan keajaiban dan hal-hal baik yang akan datang. Setiap harinya.
Allah terlalu kaya untuk memberimu segalanya.
Just keep believing. Allah loves you.
*Hugs
I love you.
#INISIATIF #TGIF
oleh: Monika YP
Tahun ini umurku 36 tahun (insya Allah, masih beberapa bulan lagi), ngga muda ngga tua.
Kalau saja aku bisa bilang ke diriku umur 15 tahun, aku mau bilang 7 hal ini:
1. Nggak usah maksain diri fit in sama orang lain sampe ngikut2, people come and go, santai aja.
Temen sejati terseleksi seiring waktu. Nanti bakal nemu orang2 satu frekuensi.
2. Nggak apa2 punya paras biasa2 aja. Bakal ada satu laki2 baik yg nganggep km cantik and he treats you like a queen.
Dan itu lebih dari cukup.
3. Nggak usah ngebandingin pencapianmu sama orang lain, garis start udah beda.
Bandingin dirimu sama kamu yg kemaren. You are always good enough.
4. Jangan pernah berharap ke orang lain karena km akan kecewa.
Selalu bersikap nothing to lose buat jaga hatimu.
5. Tekuni passion mu, jangan bosen, jangan ganti2. Konsisten, nanti kamu akan memetik hasilnya.
6. Nggak apa-apa nangis hari ini, ngerasa babak belur kayak digebukin. Suatu hari nanti kamu akan mensyukuri semua hal.
Suatu hari puzzle hikmah kehidupan akan tersambung dg utuh.
7. Selalu percaya akan keajaiban dan hal-hal baik yang akan datang. Setiap harinya.
Allah terlalu kaya untuk memberimu segalanya.
Just keep believing. Allah loves you.
*Hugs
I love you.
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤🔥3🤗1🫡1