ANDA LULUSAN MANA...?! 📖
oleh: Satria Dharma
Lulusan kampus mana kita tidaklah penting. Hidup yang kita jalani setelah kuliahlah yang lebih penting (Haemin Sunim)
Sebetulnya, bukan lulusan kampus mana pun juga tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah jika kita justru menjadi beban keluarga atau masyarakat. Kita hidup itu dinilai dari kebermanfaatan kita bagi keluarga atau pun lingkungan. Semakin besar manfaat kita bagi lingkungan semakin penting peran kita bagi dunia ini.
Tapi...
Ada konsekuensi dari setiap pikiran, perkataan, sikap, dan perbuatan kita. Kalau kita mengurangi kenyinyiran kita pada segala hal, berhenti mengeluh, mencaci maki, menghujat, menghina, melontarkan sumpah serapah dan ujaran kebencian, segala hal yang tidak ada gunanya bagi diri sendiri maupun bagi orang lain maka kita sudah membuat dunia ini menjadi lebih baik.🙏
#INISIATIF #TGIF
oleh: Satria Dharma
Lulusan kampus mana kita tidaklah penting. Hidup yang kita jalani setelah kuliahlah yang lebih penting (Haemin Sunim)
Sebetulnya, bukan lulusan kampus mana pun juga tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah jika kita justru menjadi beban keluarga atau masyarakat. Kita hidup itu dinilai dari kebermanfaatan kita bagi keluarga atau pun lingkungan. Semakin besar manfaat kita bagi lingkungan semakin penting peran kita bagi dunia ini.
Tapi...
Kalau belum bisa menjadi manfaat bagi orang lain, sebaiknya jangan sampai menjadi masalah, beban, atau bahkan bencana bagi orang lain.✍️
Ada konsekuensi dari setiap pikiran, perkataan, sikap, dan perbuatan kita. Kalau kita mengurangi kenyinyiran kita pada segala hal, berhenti mengeluh, mencaci maki, menghujat, menghina, melontarkan sumpah serapah dan ujaran kebencian, segala hal yang tidak ada gunanya bagi diri sendiri maupun bagi orang lain maka kita sudah membuat dunia ini menjadi lebih baik.
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!! VG ED 10 (FINAL GAME)
Virtual Games ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Jangan lupa bersiap untuk mengikuti tantangan Virtual Game ke 10 (Final Game) yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Jum’at, 18 Juli 2025
Pukul: 17.00 WIB sd 20.00 WIB
Cat:
1. FYI, pada kompetisi resmi HUT ini akan tersedia 10 jenis VG berbeda dengan ragam filosofi dan jenis tantangannya
2. Hanya peserta resmi terdaftar yang bisa mengklaim poin pertandingan
3. Sistem Perhitungan poin:
- Peringkat 1 : Poin 100
- Peringkat 2 : Poin 90
- Peringkat 3-5 : Poin 80
- Peringkat 6-10 : Poin 70
- Peringkat 11-20 : Poin 50
- Peringkat <20 : Poin 0
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (
Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤2
ARE YOU READY??!! VG ED 10 (FINAL GAME) 👑 🎮
Jangan lupa bersiap untuk mengikuti tantangan Virtual Game ke 10 (Final Game) yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Jum’at, 18 Juli 2025
Pukul: 17.00 WIB sd 20.00 WIB
Cat:
1. FYI, pada kompetisi resmi HUT ini akan tersedia 10 jenis VG berbeda dengan ragam filosofi dan jenis tantangannya🥳
2. Hanya peserta resmi terdaftar yang bisa mengklaim poin pertandingan
3. Sistem Perhitungan poin:
- Peringkat 1 : Poin 100
- Peringkat 2 : Poin 90
- Peringkat 3-5 : Poin 80
- Peringkat 6-10 : Poin 70
- Peringkat 11-20 : Poin 50
- Peringkat <20 : Poin 0
Virtual Games ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Jangan lupa bersiap untuk mengikuti tantangan Virtual Game ke 10 (Final Game) yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Jum’at, 18 Juli 2025
Pukul: 17.00 WIB sd 20.00 WIB
Cat:
1. FYI, pada kompetisi resmi HUT ini akan tersedia 10 jenis VG berbeda dengan ragam filosofi dan jenis tantangannya
2. Hanya peserta resmi terdaftar yang bisa mengklaim poin pertandingan
3. Sistem Perhitungan poin:
- Peringkat 1 : Poin 100
- Peringkat 2 : Poin 90
- Peringkat 3-5 : Poin 80
- Peringkat 6-10 : Poin 70
- Peringkat 11-20 : Poin 50
- Peringkat <20 : Poin 0
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
⚡2
GET READY!!!
Senin, 16 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @mirdaherlinda (Sidoarjo) dan Kk @vedri_rahmadhana (Dumai)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @Sonia_Fransiska (Batam) dan Kk @deyaaaq (Sidoarjo)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Senin, 16 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @mirdaherlinda (Sidoarjo) dan Kk @vedri_rahmadhana (Dumai)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @Sonia_Fransiska (Batam) dan Kk @deyaaaq (Sidoarjo)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @haiduladha (Pasuruan) dan Kk @Rohbert0 (Parepare)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @aliamahoroe (Ambon) dan Kk @noviaaia (Sidoarjo)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC MATCH 1 & 2: Kk @haiduladha (Pasuruan) dan Kk @Rohbert0 (Parepare)
PIC MATCH 3 & 4: Kk @aliamahoroe (Ambon) dan Kk @noviaaia (Sidoarjo)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Rabu, 18 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @witthardshipwillbeease (Baubau) dan Kk @Ecikaaa (Tondano)
PIC Match 3 & 4 : Kk @Andraa_Windraa (Solok) dan Kk @FarisFR (Bima)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Rabu, 18 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @witthardshipwillbeease (Baubau) dan Kk @Ecikaaa (Tondano)
PIC Match 3 & 4 : Kk @Andraa_Windraa (Solok) dan Kk @FarisFR (Bima)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!
Kamis, 19 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @papavesya (Jayapura) Kk @Ilhamakbarw (Sesdewas)
PIC Match 3 & 4 : Kk @shintaaeyoung (Serang) & Kk @Ikaisnawati89 (Biak Numfor)
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025🇲🇨
Kamis, 19 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2 : Kk @papavesya (Jayapura) Kk @Ilhamakbarw (Sesdewas)
PIC Match 3 & 4 : Kk @shintaaeyoung (Serang) & Kk @Ikaisnawati89 (Biak Numfor)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
MENCARI JODOH 😇
oleh: Monika YP
Pernah nggak ngerasa pas ngebet banget nggak dapet, eh pas pasrah malah dateng tak terduga?
Itulah aku dulu di usia 27, ngebet ketemu jodoh. Ikut kegiatan ini itu, komunitas ini itu, buat memperluas koneksi siapa tahu ada jodohku di situ🫣
Dulu grupku sampe 150 saking aktif dimana2 gitu deh. Eh tetep aja blm dapet2🤧
Trus aku pasrah. Klo memang belum ketemu jodoh ya udahlah mau traveling aja😃
Trus pas pasrah itu eh tiba2 aku dikontak sm temen kuliah yg sebenernya ngga pernah deket jg.
Dia mau ngenalin aku sm temen kantornya yg lagi minta dicariin jodoh gitu.
Kok ya temen kuliahku ini inget aku padahal kami nggak pernah akrab? *dia temennya temen gt lah
Habis kuliah jg paling kami kontak setahun sekali dua kali.
Long short story. Akhirnya aku ta’aruf sm temennya temen ini. Tuker CV - nadzor - lamaran - nikah.
Trus aku kan punya 6 kriteria utama suami ya. Suamiku masuk checklist ku semua.
Bener2 klo dah pasrah, Allah kasih deh
Pasrahnya tuh sampe gini..
Maaf dulu kan ada yg PDKT sm aku, menurutku orangnya nggak good looking sama sekali (maaf).
Aku sampe bilang, “Ya Allah hamba pasrah sepasrah-pasrahnya. Kalau memang jodoh terbaik hamba jelek mukanya, hamba terima ya Allah,”
Udah nggak berdoa harus punya jodoh yg ABC. Cuma berdoa minta jodoh terbaik.
Bener2 pengalaman yang nggak kusangka kalau aku menikah dg jalan taaruf.
Nggak terduga banget perantara kok inget aku. Tapi itulah ya, kalau udah saatnya, jalan jodoh itu mudah banget.
Jadi kalau jalannya susah, mungkin memang belum jodohnya.
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 19.00 WIB - Selesai)
#INISIATIF
oleh: Monika YP
Pernah nggak ngerasa pas ngebet banget nggak dapet, eh pas pasrah malah dateng tak terduga?
Itulah aku dulu di usia 27, ngebet ketemu jodoh. Ikut kegiatan ini itu, komunitas ini itu, buat memperluas koneksi siapa tahu ada jodohku di situ
Dulu grupku sampe 150 saking aktif dimana2 gitu deh. Eh tetep aja blm dapet2
Trus aku pasrah. Klo memang belum ketemu jodoh ya udahlah mau traveling aja
Trus pas pasrah itu eh tiba2 aku dikontak sm temen kuliah yg sebenernya ngga pernah deket jg.
Dia mau ngenalin aku sm temen kantornya yg lagi minta dicariin jodoh gitu.
Kok ya temen kuliahku ini inget aku padahal kami nggak pernah akrab? *dia temennya temen gt lah
Habis kuliah jg paling kami kontak setahun sekali dua kali.
Long short story. Akhirnya aku ta’aruf sm temennya temen ini. Tuker CV - nadzor - lamaran - nikah.
Trus aku kan punya 6 kriteria utama suami ya. Suamiku masuk checklist ku semua.
Bener2 klo dah pasrah, Allah kasih deh
Pasrahnya tuh sampe gini..
Maaf dulu kan ada yg PDKT sm aku, menurutku orangnya nggak good looking sama sekali (maaf).
Aku sampe bilang, “Ya Allah hamba pasrah sepasrah-pasrahnya. Kalau memang jodoh terbaik hamba jelek mukanya, hamba terima ya Allah,”
Udah nggak berdoa harus punya jodoh yg ABC. Cuma berdoa minta jodoh terbaik.
Bener2 pengalaman yang nggak kusangka kalau aku menikah dg jalan taaruf.
Nggak terduga banget perantara kok inget aku. Tapi itulah ya, kalau udah saatnya, jalan jodoh itu mudah banget.
Jadi kalau jalannya susah, mungkin memang belum jodohnya.
Btw, Sobat ATE jangan sampai kelupaan kalau besok malam di ATE akan ada INISIATIF CLASS dengan tema "Persiapan Mental Sebelum Nikah". Sampai bertemu🥰
Selasa, 17 Juni 2025 (Mulai Pukul 19.00 WIB - Selesai)
Join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ketika Kamu Menyebutnya Sebagai Sebuah Kegagalan, Kami Malah Menyebutnya Sebagai Sebuah Pelajaran 🫡
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 16 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Senin, 16 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YUK BELAJAR COPYWRITING ⌨️
oleh: Budiman Hakim
Kalo ada yang bilang begitu maka kita boleh mengklaim diri sebagai copywriter. Kalo selama ini kita baru bisa bikin headline:
Gratis!
Baru.
Buy one get one free,
Yang ditunggu-tunggu telah tiba dll...
Itu berarti kalian belum akrab dengan kata.
Satu hal yang harus dipahami oleh semua copywriter: Kata-kata itu bukan alat. Kata-kata itu senjata. Jadi kalo niatnya mau “membunuh”, pilihlah senjata yang paling tajam. Kalo gak ada yang tajam asahlah dulu setajam mungkin.
Memang sebuah pesan, yang penting, adalah isinya. Tapi sering kali kita harus mengiklankan sebuah produk yang biasa aja. Me too product. Maka di sinilah seorang copywriter berperan untuk merangkai kata sehingga pesan yang biasa aja menjadi seakan luar biasa. Mau tau caranya?
OK, kita mulai dengan kejadian sehari-hari dulu biar gampang dicerna. Ada 4 metode sederhana untuk melakukannya.
1. MENGUBAH SUBYEK✅
Kadang yang bikin kalimat kita datar bukan karena pesannya jelek, tapi karena kita selalu memakai subjek yang itu-itu saja: aku, dia, kami. Padahal, ketika subjeknya diganti, kalimat bisa berubah total: dari biasa jadi luar biasa, dari dangkal jadi penuh makna.
Contoh kalimat standar:
“Aku menunggumu.”
Semua orang pernah menulis kalimat di atas. Dan ya, udah basi. Tapi coba kita ganti subjeknya.
“Kopi hitam tanpa gula sudah mendingin sejak tadi menunggumu
Pembaca gak cuma paham, tapi mereka ngerasa: “Anjir, ini kalimatnya kayak nyentuh sisi hati yang gak bisa gue jelasin.”
Lanjut part 2👇
oleh: Budiman Hakim
Pernah gak membaca kalimat—cuma satu kalimat—tapi bikin kita berhenti sejenak. Diam. Dan berkata kagum: "Kok lo bisa, sih, bikin kalimat sebagus ini? Padahal pesan yang disampaikan biasa aja."
Kalo ada yang bilang begitu maka kita boleh mengklaim diri sebagai copywriter. Kalo selama ini kita baru bisa bikin headline:
Gratis!
Baru.
Buy one get one free,
Yang ditunggu-tunggu telah tiba dll...
Itu berarti kalian belum akrab dengan kata.
Satu hal yang harus dipahami oleh semua copywriter: Kata-kata itu bukan alat. Kata-kata itu senjata. Jadi kalo niatnya mau “membunuh”, pilihlah senjata yang paling tajam. Kalo gak ada yang tajam asahlah dulu setajam mungkin.
Memang sebuah pesan, yang penting, adalah isinya. Tapi sering kali kita harus mengiklankan sebuah produk yang biasa aja. Me too product. Maka di sinilah seorang copywriter berperan untuk merangkai kata sehingga pesan yang biasa aja menjadi seakan luar biasa. Mau tau caranya?
OK, kita mulai dengan kejadian sehari-hari dulu biar gampang dicerna. Ada 4 metode sederhana untuk melakukannya.
1. MENGUBAH SUBYEK
Kadang yang bikin kalimat kita datar bukan karena pesannya jelek, tapi karena kita selalu memakai subjek yang itu-itu saja: aku, dia, kami. Padahal, ketika subjeknya diganti, kalimat bisa berubah total: dari biasa jadi luar biasa, dari dangkal jadi penuh makna.
Contoh kalimat standar:
“Aku menunggumu.”
Semua orang pernah menulis kalimat di atas. Dan ya, udah basi. Tapi coba kita ganti subjeknya.
“Kopi hitam tanpa gula sudah mendingin sejak tadi menunggumu
Liat? Kita geser fokusnya dari “aku” ke hal-hal lain yang lebih simbolik: kopi hitam tanpa gula.
Efeknya langsung berubah: lebih puitis, lebih visual, lebih menyentuh.
Bahkan kadang lebih jujur dari “aku” itu sendiri.
Pembaca gak cuma paham, tapi mereka ngerasa: “Anjir, ini kalimatnya kayak nyentuh sisi hati yang gak bisa gue jelasin.”
Lanjut part 2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Part 2
2. MENGUBAH PREDIKAT✅
Kalimat tanpa predikat itu kayak tubuh tanpa jantung. Tapi sering kali kita pakai kata kerja yang generik: pergi, datang, lihat, ambil, jatuh, sedih. Gak salah, tapi kalau kita memilih kata kerja yang lebih puitis, lebih visual, lebih sugestif—rasanya bisa jauh lebih dalam.
Contoh kalimat standar:
“Aku memberikan puisi untukmu”
Kita bisa mengubahnya menjadi:
“Kukalungkan seuntai puisi di lehermu”
3. MENGUBAH OBYEK✅
Obyek sering diremehkan, padahal dia adalah titik akhir dari energi kalimat. Dan kalau objeknya tajam, metaforis, atau bahkan absurd—kalimat bisa meledak.
Contoh kalimat standar:
“Aku menulis surat untukmu.”
Sekarang lihat kalau kita ubah objeknya:
“Aku menulis surat untuk kenangan yang tidak mau pergi.”
Efeknya?
Kalimat yang tadinya cuma sebaris, sekarang jadi ruang kontemplasi. Kalimat yang tadinya langsung lupa, sekarang dibaca dua kali.
Tiga perubahan kecil—subjek, predikat, objek—bisa bikin satu kalimat yang biasa aja jadi kalimat yang ditato di hati orang.
4. MENGUBAH KALIMAT✅
Kalo mau lebih praktis, kita bisa mencari esensi dari sebuah kalimat standar lalu kita lupakan kalimat tersebut. Kemudian esensi dari kalimat tersebut kita carikan formulasi yang baru
Misalkan kita punya kalimat standar :
“Aku rindu padamu.”
Kita bisa mengganti secara keseluruhan dengan membuat kalimat begini:
“Kemarin aku dan kau berbincang tentang rembulan. Malam ini aku dan rembulan berbincang tentang engkau.”
Kalau cuma mengatakan 'Aku Rindu padamu' pembaca akan mencibir ‘Halah jadi laki-laki kok cengeng banget, sih?’
OK, sekarang kita masuk ke iklan. Intinya sama. Awali dengan membuat headline standar. Selanjutnya rephrase kalimat tersebut hingga terlihat pintar, lucu atau apapun yang bisa menggugah emosi pembaca.
Misalkan kita sedang membuat headline untuk mobil mini bus. What to say-nya adalah mini bus ini bisa memuat banyak penumpang. Terus ada titipan dari klien bahwa meskipun mini bus, tapi bentuknya keren dan nggak malu-maluin. Klien selalu begitu, kan?
Headline standar :
"Mini bus two in one. Udah keren, muat banyak pulak."
Kita bisa bikin begini:
“Bisa mengangkut cewe 5X lebih banyak dari Lamborghini.”
Okeh, selamat mencoba, Guys. Kalo rasanya bermanfaat, silakan dishare ke temen-temen lainnya.
#INISIATIF
2. MENGUBAH PREDIKAT
Kalimat tanpa predikat itu kayak tubuh tanpa jantung. Tapi sering kali kita pakai kata kerja yang generik: pergi, datang, lihat, ambil, jatuh, sedih. Gak salah, tapi kalau kita memilih kata kerja yang lebih puitis, lebih visual, lebih sugestif—rasanya bisa jauh lebih dalam.
Contoh kalimat standar:
“Aku memberikan puisi untukmu”
Kita bisa mengubahnya menjadi:
“Kukalungkan seuntai puisi di lehermu”
Kata kerja “memberikan” diganti jadi “kukalungkan”, menciptakan sentuhan fisik, visual, dan intim. Objek “puisi” tidak hanya sebagai benda, tapi diibaratkan aksesori yang dikenakan—menambah makna: keindahan, kehormatan, bahkan semacam “pengekangan lembut”.
Lokasi objek (“di lehermu”) memberi efek sensual sekaligus simbolis. Leher: titik vital, dekat suara, napas, dan kerentanan. Kalimat ini bisa ditafsir macam-macam: Cinta yang tak terucap, tapi disampaikan lewat puisi.
3. MENGUBAH OBYEK
Obyek sering diremehkan, padahal dia adalah titik akhir dari energi kalimat. Dan kalau objeknya tajam, metaforis, atau bahkan absurd—kalimat bisa meledak.
Contoh kalimat standar:
“Aku menulis surat untukmu.”
Sekarang lihat kalau kita ubah objeknya:
“Aku menulis surat untuk kenangan yang tidak mau pergi.”
Objeknya udah bukan cuma “kamu” atau “dia.” Tapi konsep yang lebih kompleks: kenangan, kemungkinan, masa depan.
Dan itu bikin pembaca ikut masuk ke dalam ruang rasa yang lebih luas.
Efeknya?
Kalimat yang tadinya cuma sebaris, sekarang jadi ruang kontemplasi. Kalimat yang tadinya langsung lupa, sekarang dibaca dua kali.
Tiga perubahan kecil—subjek, predikat, objek—bisa bikin satu kalimat yang biasa aja jadi kalimat yang ditato di hati orang.
4. MENGUBAH KALIMAT
Kalo mau lebih praktis, kita bisa mencari esensi dari sebuah kalimat standar lalu kita lupakan kalimat tersebut. Kemudian esensi dari kalimat tersebut kita carikan formulasi yang baru
Misalkan kita punya kalimat standar :
“Aku rindu padamu.”
Kita bisa mengganti secara keseluruhan dengan membuat kalimat begini:
“Kemarin aku dan kau berbincang tentang rembulan. Malam ini aku dan rembulan berbincang tentang engkau.”
Jadi keren, kan.
Kita bisa mengungkapkan rasa rindu tanpa mengatakan kata itu.
Strategi ini akan membuat kalimat kita terlihat cerdas. Bisa membuat pembaca mengangguk sambil bergumam, ‘Iya, gue pernah merasakan hal itu.’
Kalau cuma mengatakan 'Aku Rindu padamu' pembaca akan mencibir ‘Halah jadi laki-laki kok cengeng banget, sih?’
OK, sekarang kita masuk ke iklan. Intinya sama. Awali dengan membuat headline standar. Selanjutnya rephrase kalimat tersebut hingga terlihat pintar, lucu atau apapun yang bisa menggugah emosi pembaca.
Misalkan kita sedang membuat headline untuk mobil mini bus. What to say-nya adalah mini bus ini bisa memuat banyak penumpang. Terus ada titipan dari klien bahwa meskipun mini bus, tapi bentuknya keren dan nggak malu-maluin. Klien selalu begitu, kan?
Headline standar :
"Mini bus two in one. Udah keren, muat banyak pulak."
Kita bisa bikin begini:
“Bisa mengangkut cewe 5X lebih banyak dari Lamborghini.”
Okeh, selamat mencoba, Guys. Kalo rasanya bermanfaat, silakan dishare ke temen-temen lainnya.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤1
Forwarded from Effi Ekayanti-RO-K9-KC Palopo
Salam INSIATIF ✅
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE edisi 416 akan dibawakan oleh Narasumber luar biasa Ibu Rena Masri, S.Psi., M.Si., Psi dan dipandu oleh host dan co host kece, kakak @papavesya (KC Jayapura) dan kakak @Ecikaaa (KC Tondano)
*Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP
**Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳
Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE edisi 416 akan dibawakan oleh Narasumber luar biasa Ibu Rena Masri, S.Psi., M.Si., Psi dan dipandu oleh host dan co host kece, kakak @papavesya (KC Jayapura) dan kakak @Ecikaaa (KC Tondano)
*Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP
**Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳
Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
⚡1
Ketika Kamu Menyebutnya Sebagai Sebuah Kegagalan, Kami Malah Menyebutnya Sebagai Sebuah Pelajaran 🫡
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 17 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya🇲🇨
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta pada Selasa, 17 Juni 2025. Sampai bertemu di match selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ijin share #rekaman kegiatan INISIATIF CLASS ATE #Episode416 dengan Tema Persiapan Mental Sebelum Menikah Bersama Rena Masri ❤️
https://youtu.be/aDHY5Xyjhg8?si=6lHChkkgOQI1tKCh
https://youtu.be/aDHY5Xyjhg8?si=6lHChkkgOQI1tKCh
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
ATE Edisi 416 Persiapan Mental Sebelum Menikah Bersama Rena Masri
Salam INSIATIF ✅
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE…
✨🔥Ask the Experts #Edisi416🔥✨
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts Edisi 416✨
📌 "Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga dua dunia dan kesiapan mental adalah jembatannya."
Sharing ATE…
SIX DEGREEES OF SEPARATION 🤝
oleh: Monika YP
Makin hari aku makin percaya sama teori “Six Degrees of Separation”
Malcolm Gladwell di bukunya The Tipping Point bilang dunia ini kecil banget. Ada orang-orang yang jadi connectors alias penghubung antara lingkaran sosial yang nggak kelihatan nyambung.
Sering bgt ketemu orang baru yg lho kok bisa kenal temenku yg kayaknya lingkarannya nggak nyambung.
Mungkin kita ngerasa dunia ini luas banget.
Padahal jejaring sosial itu saling silang.. and somehow, kita semua nyambung alias saling terhubung.
Mau kenal orang tokoh top? Kayaknya bisa aja dgn penghubung
Contoh aku
Aku - pak bos - pak direktur - pak dirjen - bu menteri - pak presiden - presiden US
Jarakku sm presiden US sebanyak 6 perantara.
Tp kan nggak terhubung🫣
Jadi makin dewasa ini aku makin tertarik untuk:
- perluas circle✅
- jangan pernah nunjukin ketidaksukaan sama orang, kita nggak pernah tahu siapa yg bisa jadi connectors kita✅
- stay kind, nggak tau pintu apa yg bakal terbuka✅
#INISIATIF
oleh: Monika YP
Makin hari aku makin percaya sama teori “Six Degrees of Separation”
Katanya kita bisa terhubung dengan siapa pun di dunia ini, termasuk orang yang kelihatannya nggak mungkin, hanya lewat 6 orang perantara.
Malcolm Gladwell di bukunya The Tipping Point bilang dunia ini kecil banget. Ada orang-orang yang jadi connectors alias penghubung antara lingkaran sosial yang nggak kelihatan nyambung.
Sering bgt ketemu orang baru yg lho kok bisa kenal temenku yg kayaknya lingkarannya nggak nyambung.
Mungkin kita ngerasa dunia ini luas banget.
Padahal jejaring sosial itu saling silang.. and somehow, kita semua nyambung alias saling terhubung.
Mau kenal orang tokoh top? Kayaknya bisa aja dgn penghubung
Contoh aku
Aku - pak bos - pak direktur - pak dirjen - bu menteri - pak presiden - presiden US
Jarakku sm presiden US sebanyak 6 perantara.
Tp kan nggak terhubung
Jadi makin dewasa ini aku makin tertarik untuk:
- perluas circle
- jangan pernah nunjukin ketidaksukaan sama orang, kita nggak pernah tahu siapa yg bisa jadi connectors kita
- stay kind, nggak tau pintu apa yg bakal terbuka
Menurut sobat ATE, apalagi yg bisa dilakukan?
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ngopi santai di alun-alun Pasuruan,
Sambil ngobrol ngalor-ngidul bareng teman.
Bro pindah ke Sintang, bawa harapan,
Jangan lupa update story biar tetap kekinian!
Wihhh, akhirnya resmi naik level!
Segenap Sobat ATE mengucapkan selamat ya atas amanah baru untuk kk @haiduladha. Terima kasih buat support dan dukungan dari pimpinan dan rekan-rekan di unit kerja lama, semoga di tempat penugasan yang baru nanti bisa terus sehat dan sukses mulia bersama pimpinan dan tim barunya
Semoga dengan pengalaman di unit kerja lama dan komunitas selama ini, Insya Allah bro Haidul bisa buat banyak gebrakan keren dan kreatif buat membantu unit kerja barunya terkhusus buat organisasi tercinta. Jangan lupa tetap humble dan semangat terus meski tanggung jawab nambah. You got this, See You on Top
#LevelUp #INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM