Ask The Experts
1.81K subscribers
4.75K photos
414 videos
188 files
2.91K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
KENAPA IDE SERING MUNCUL DI TOILET 🧐

oleh: Budiman Hakim

Tau gak? Saya punya pemahaman bahwa manusia itu ditakdirkan untuk berkarya. Berkarya itu penting untuk melanjutkan peradaban. Dan hebatnya, Tuhan tidak cuma nyuruh-nyuruh doang, Dia membekali kita perangkat untuk berkarya. Apa itu? Ada dua, 1. Pancaindra dan 2. Otak.

Pancaindra tugasnya sederhana: mendeteksi data. Dia seperti satpam di gerbang, melaporkan semua tamu yang keluar masuk—apa yang kita lihat, dengar, cium, kecap, dan rasakan.

Mata menangkap cahaya dan bentuk. Telinga menangkap getaran suara. Hidung mencium aroma. Lidah mengecap rasa. Kulit merasakan tekanan dan suhu. Namun harus diingat: Semua itu cuma “data mentah.”

Data yang ditangkap pancaindra masuk ke otak seperti file ZIP—belum bisa dibaca sebelum diekstrak. Nah, di sinilah tugas otak dimulai:

Otak adalah pusat pemrosesan. Ia membuka file ZIP itu satu per satu, menghubungkan antara satu data dengan data lain, mencocokkannya dengan memori masa lalu, dan menyusunnya menjadi makna.

Saat kita melihat awan mendung, pancaindra melaporkan: "Langit gelap, angin dingin, suara gemuruh." Otak segera menyimpulkan: “Oh, mau hujan. Ambil jas hujan.”

Tapi… ada fenomena yang sangat menarik. Ketika pancaindra dalam keadaan idle, tidak sedang sibuk menangkap data, justru otak menjadi lebih leluasa bekerja. Dia mulai menyusun ulang potongan ingatan, menghubungkan hal-hal yang sebelumnya tampak tak berkaitan, memunculkan ide-ide baru, bahkan kadang melahirkan ilham.

Itu sebabnya ide sering muncul di tempat-tempat tak terduga. Misalnya yang paling sering dikatakan orang adalah ide suka nongol di toilet.

Bener banget. Bukan karena toiletnya sakti, tapi karena saat itu pancaindra sedang diam. Dan saat pancaindra diam, otak berpesta. Selain di toilet, otak paling sering menemukan ide waktu mandi, waktu bengong tunggu MRT, waktu nyetir atau waktu jalan sore sendirian tanpa earphone.

Itu semua momen ketika pancaindra off duty. Dan justru saat itulah otak bisa leluasa bersuara. Dia mulai mengurai ingatan, menyusun ulang potongan peristiwa, dan tiba-tiba… “Eh, gue kayaknya bisa bikin cerita dari kejadian itu ya…” Atau: “Oh! Ide buku gue dapet sekarang!”

Maka jangan heran kalau orang zaman dulu suka bertapa. Mereka menonaktifkan semua pancaindra—tidak melihat, tidak bicara, tidak mendengar dunia luar—agar bisa menyelam ke dalam samudra pikiran. Karena di sanalah ide, makna, dan kadang jawaban hidup, muncul perlahan.

RUANG HENING ITU TEMPAT IDE BERTUMBUHAN

Setelah pancaindra dimatikan sementara, otak mulai bekerja. Satu hal penting yang harus kita siapkan adalah: ruang hening. Tempat di mana tidak ada gangguan dari luar. Bukan sekadar tempat fisik—tapi juga ruang batin.

Ruang hening itu bukan berarti harus pergi ke gunung atau ke gua di tepi pantai. Kadang cukup dengan tidak membuka HP selama sejam. Atau jalan kaki sore hari tanpa musik, hanya ditemani derap langkah dan suara angin.

Di ruang hening itu, memori kita mulai muncul satu-satu. Bukan yang besar-besar, tapi yang kecil-kecil. Kayak tawa teman masa kecil, suara pintu rumah yang berderit, wajah orang asing yang kita lihat lima detik di angkot. Semuanya bisa jadi bahan.

Di situlah otak mulai memainkan perannya yang paling hebat: mengolah. Menggabungkan hal-hal yang tidak berhubungan jadi sesuatu yang utuh. Yang satu dari ingatan, yang satu dari imajinasi, yang satu dari keinginan paling dalam.

Itulah asal mula ide.

Ide itu tidak turun dari langit, Guys. Dia muncul dari hutan kecil di dalam kepala kita, dan hanya akan muncul kalau kita berani menenangkan suara luar. Jadi kadang, kalo kamu bilang,"Gue buntu nulis, gak ada ide." Coba cek: Mungkin bukan karena kamu nggak punya ide.Tapi karena kamu nggak kasih waktu untuk mendengarnya.

Besok-besok kalau kamu ke toilet, jangan anggap itu momen sepele. Bisa jadi itu satu-satunya ruang hening dalam hidupmu hari itu. Dan siapa tahu, ide besar justru keluar dari kloset kecil.


Lanjut part 2 👇
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Part 2

JANGAN PERNAH PERCAYA PADA IDE

Begitu ide muncul, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah: tangkap. Catat. Tulis. Gores. Rekam. Coret. Karena ide itu seperti kupu-kupu liar—datangnya tiba-tiba, warnanya indah, tapi sebentar lagi pasti akan terbang menjauh.

Jangan pernah percaya pada kalimat: "Nanti juga gue inget lagi." Percaya deh, kalian enggak akan inget. Karena otak punya ribuan pintu, dan ide yang tidak dicatat itu kayak tamu yang numpang lewat, pergi tanpa pamit, tanpa meninggalkan jejak.

Kadang ide itu cuma satu kalimat. Kadang cuma gambaran samar. Kadang cuma perasaan aneh yang nggak bisa dijelasin. Tapi semua itu bisa jadi awal dari cerita besar, kalau kamu kasih tempat untuk tumbuh.

Makanya penulis, pemikir, seniman— mereka semua punya kebiasaan yang sama: bawa catatan. Mereka tau: yang paling berharga dari proses kreatif bukan otak yang cemerlang, tapi kesadaran untuk menangkap momen.

Menulis itu bukan soal bakat. Tapi soal kesiapan. Dan ide adalah tamu penting yang tidak pernah membuat janji. Jadi kalau kamu tiba-tiba kepikiran sesuatu di tengah jalan, di toilet, atau lagi di atap ngangkat jemuran kering, jangan ragu untuk berhenti sebentar dan nulis. Karena bisa jadi... itulah kalimat pertama dari buku yang akan mengubah hidupmu.

#INISIATIF
👍1🫡1
Perkenalan singkat narsum ATE malam hari ini 🏆
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
3
Forwarded from Effi Ekayanti-RO-K9-KC Palopo
Salam INSIATIF

Ask the Experts #Edisi415
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts

"Dari coretan iseng jadi cerita. Siapa sangka belajar jadi komikus ternyata seru banget?"


Yuk, ikuti INISIATIF Class bertajuk:
“Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik” bersama kakak @justnamuh dan akan dipandu oleh kakak @withhardshipwillbeease dan @aakarpohon

*Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP
**Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳


Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI

Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram


#INISIATIF #GrowthMindset
KOMEDI DI JALAN RAYA 🫣

oleh: Budiman Hakim

Tadi siang ada kejadian lucu sekaligus miris. Sebuah motor disenggol mobil di pertigaan Senopati. Nggak parah, sih. Motornya cuma jatuh pelan. Pengendaranya dengan sigap bangun sendiri. Tapi begitu berdiri, langsung membentak, "Heh! Bisa bawa mobil nggak? Goblok!"

Si pengemudi mobil juga turun dan dengan nggak kalah sengit langsung memaki, "Lo yang bego, motong jalan sembarangan, nggak pakai sen pulak!"

Suasana makin panas. Tadinya saya mengira akan terjadi baku hantam. Ternyata dugaan saya salah. Keduanya meraih senjata masing-masing dari kantongnya. Pistol? Bukan. Pisau? Salah! Senjata yang mereka gunakan adalah HP. Dengan HP itu mereka mulai saling rekam. Bukannya saling tolong, bukannya saling memaafkan, tapi saling bentak, saling rekam dan saling memviralkan.

“Gue viralin lo. Biar tau rasa.” Si pengendara motor sambil mengarahkan kamera HPnya.

“Lo juga gue viralin. Udah salah ngotot pulak! Tolol lo!”

Keanehan semakin absurd, orang-orang di sekitar TKP, nggak ada yang berniat melerai. Mereka malahan beramai-ramai ngeluarin HP juga dan ikut ngerekam yang lagi berseteru. Buat saya ini komedi yang paling gak lucu. Udah gak jelas siapa korban, siapa kawan, siapa lawan dan siapa wartawan.

Kadang saya mikir, kita hidup di zaman aneh. Kamera ada di mana-mana. Dulu buat mengabadikan kenangan, sekarang buat membenarkan pandangan. Yang dicari bukan kebenaran, tapi pembenaran. Yang penting bukan siapa yang salah, tapi siapa yang lebih dulu upload.

Kamera di tangan kita menjanjikan satu hal: kuasa atas narasi. Sekali rekam, bisa framing. Sekali unggah, bisa jadi korban. Dan satu video bisa jadi pelindung dari rasa bersalah, bahkan ketika kita sebenarnya salah.

Teknologi harusnya membantu kita melihat lebih jelas, tapi nyatanya justru bikin kita makin keruh oleh ego. Kamera yang dulu jadi mata ketiga, kini jadi tameng untuk tidak mau melihat diri sendiri.

Zaman dulu orang ribut lalu berdamai. Sekarang orang ribut lalu rekam. Berdamai urusan nanti—yang penting masuk FYP dulu.

Kita pikir kamera itu jujur. Tapi kamera cuma menangkap apa yang kita arahkan. Dan tangan yang menggenggam kamera itu sering kali lebih sibuk membela ego, bukan mencari kebenaran.


Karena di era ini, yang terekam dianggap nyata, dan yang tidak terekam dianggap tak pernah ada. Kita semua mungkin sudah lupa bahwa dalam hidup, yang paling penting bukan siapa yang benar di depan kamera, tapi siapa yang berani minta maaf meski nggak ada yang nonton. 👏

#INISIATIF #MenujuLongWeekend
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Siap action dan Siap Memberikan yang terbaik! 🔥

Berikut kami sampaikan RILIS SQUAD LIST Panitia dari COMMIT Ask The Experts yang akan saling berkolaborasi dalam mengawal seluruh rangkaian kegiatan lomba COMMIT ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Bravo 🇮🇩⭐️

1. Kk @mirdaherlinda (RO KC Sidoarjo)
2. Kk @papavesya (Staf Kerja Sama Faskes KC Jayapura)
3. Kk @aakarpohon (RO KC Palopo)
4. Kk @aliamahoroe (Kasir KC Ambon)
5. Kk @withhardshipwillbeease (Verifikator Klaim KC Baubau)
6. Kk @haiduladha (RO KC Pasuruan)
7. Kk @FarisFR (Staf Penagihan KC Bima)
8. Kk @Ilhamakbarw (Staf Adm dan Umum Sedewas)
9. Kk @MumuAmiruddin (Analis Komin Pratama Komsi)
10. Kk @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor)
11. Kk @deyaaaq (PATT Adm Klaim KC Sidoarjo)
12. Kk @Sonia_Fransiska (PATT Penagihan KC Batam)
13. Kk @Rohbert0 (PATT Penagihan KC Parepare)
14. Kk @shintaaeyoung (PATT Frontliner KC Serang)
15. Kk @Andraa_Windraa (PATT Yanfaskes KC Solok)
16. Kk @Citraoktabangun (PATT EP3RS KC Makale)
17. Kk @noviaaia (PATT EP3RS KC Sidoarjo)

Organized by: COMMIT ATE
Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI


#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🫡1
🎉 ARE YOU READY?? Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉

Berikut kami sampaikan ragam jenis hadiah/souvenir rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal meramaikan momen bahagia organisasi Tahun ini!

- FAMILY 100 👨‍👩‍👧‍👦
Tim Juara 1 : Uang Pembinaan 1 jt + Souvenir HUT (4 pcs)
Tim Juara 2 : Uang Pembinaan 750 rb + Souvenir HUT (4 pcs)
Tim peringkat 3 : Souvenir HUT (4 pcs)
Tim Peringkat 4 : Souvenir HUT (4 pcs)

- VIRTUAL GAMES 🎮
Juara 1 : Uang Pembinaan 750 rb + Souvenir HUT
Juara 2 : Souvenir HUT
Juara 3 : Souvenir HUT
Juara 4 : Souvenir HUT
Juara 5 : Souvenir HUT


Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram


#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👍1
🎉 ARE YOU READY?? Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉

Berikut kami sampaikan ragam jenis hadiah/souvenir rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal meramaikan momen bahagia organisasi Tahun ini!

- RANKING 1 👑
Babak Seleknas Ranking 1
Peringkat 1 Seleknas : Souvenir HUT
Peringkat 2 Seleknas : Souvenir HUT
Peringkat 15 Seleknas : Souvenir HUT
Peringkat 25 Seleknas : Souvenir HUT
Peringkat 57 Seleknas : Souvenir HUT

Babak Final Ranking 1
Juara 1 akhir : Uang Pembinaan 1 jt + Souvenir HUT
Juara 2 akhir : Uang Pembinaan 750 rb + Souvenir HUT
Peringkat 3 : Souvenir HUT
Peringkat 4 : Souvenir HUT
Peringkat 5 : Souvenir HUT

- ZUMA 🐸
Juara 1 : Uang Pembinaan 750 rb + Souvenir HUT
Juara 2 : Souvenir HUT
Juara 3 : Souvenir HUT
Juara 4 : Souvenir HUT
Juara 5 : Souvenir HUT


Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram


#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!

Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨


Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!

Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨


Selasa, 3 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
1
GIVEAWAY WINNER 🇲🇨

Privilege tiap Weekend adalah Tidur Siang 💯


Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE Edisi 415 Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik:

1. Pujo Setyajie @Puzo_Sicillia (Kabag RT CORPU, SDSU)
2. Andi Nazarullah
@andinzrllh (Staf SDM dan Umum KC Kendari)
3. Nonie
Erinda @nonierinda (RO KC Kupang)
4. Hidayatul Fitriyati @justnamuh (Staf Adm KPP KC Selong)

Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada kelas pembelajaran ATE selanjutnya 🙏

Fun and meaningful di ATE 🥰

#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
KUIS TEBAK SKOR (IG) TIMNAS INDONESIA VS CHINA 🇮🇩

Selain tebak skor via polling telegram di atas, nih kita up kembali juga kesempatan tebak skor via kolom komentar Instagram ATE. Terpantau per pagi ini udah ada 469 an partisipan 👀

klik di sini untuk ikutan 🔥

#INISIATIFdukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Apa Itu Qonaah di Era Digital? 😇

Oleh: Nadirsyah Hosen

Qonaah adalah suatu sikap dalam Islam yang berarti merasa cukup dan puas dengan apa yang telah Tuhan berikan, tanpa merasa kekurangan atau iri terhadap apa yang dimiliki orang lain. Sikap qanaah menunjukkan keridhaan hati terhadap ketentuan Tuhan dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.


Di era digital ini, ketika hidup sering diukur dengan jumlah likes, views, dan followers, konsep qonaah—merasa cukup dengan yang ada—terdengar seperti sinyal lemah di tengah hiruk-pikuk notifikasi. Tapi justru karena dunia makin bising, qonaah jadi oasis yang menenangkan.

Qonaah bukan berarti anti kemajuan atau pasrah tanpa usaha. Ia bukan malas bertumbuh, tapi tahu kapan cukup. Ia bukan berhenti bermimpi, tapi sadar bahwa tak semua impian harus membuatmu lelah mengejar validasi.

Ketika teman-temanmu mulai pamer liburan, gadget baru, postingan kemesraaan atau pencapaian yang tampak sempurna di layar kaca, qonaah mengajarkan kita untuk tetap bersyukur tanpa iri. Bukankah orang bijak telah memberi petuah:

“Orang yang paling kaya bukanlah yang memiliki paling banyak, tapi yang paling sedikit kebutuhannya.”

Qonaah di era digital itu seperti mematikan notifikasi demi ketenangan hati. Seperti unfollow akun yang menebar kebencian, uninstall aplikasi yang menjerumuskan hidup. Atau seperti memilih menikmati makanan bersama kolega/keluarga, ketimbang langsung sibuk mengedit foto makanannya agar tampak lebih estetik di Instagram. Qonaah itu bisa menerima dan menikmati hidup dengan penuh cinta.

Masih relevankah qonaah? Justru sekarang qonaah lebih dibutuhkan daripada sebelumnya. Di dunia yang mengajarkan “kurang terus,” qonaah membisikkan: “yang ada sudah cukup asal disyukuri.”

Qonaah itu tak perlu membandingkan apa yang kita punya dan hadapi dalam hidup ini dengan apa yang dialami dan dimiliki orang lain. Yang tampak berlebih belum tentu bahagia. Yang terlihat kurang, belum tentu menderita.

Dan mungkin pada akhirnya, yang membuat kita tenang bukanlah apa yang kita posting di medsos, tapi hati yang berkata:

“Aku tak punya segalanya, tapi bagiku, hidupku ini cukup. Dan merasa cukup… adalah bentuk cinta terbaik pada diri sendiri.”

Aku cukup bagimu. Kamu cakep banget untukku. Gitu gak sih konsepnya? Atau malah gini yah..

Bagiku, dirimu.
Bagi dirimu, aku gak boleh dibagi-bagi
🩷🙏🏻

#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
GET READY!!!

Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨


Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
- PIC Match 1 dan 2 : @aliamahoroe @Andraa_Windraa
- PIC Match 3 dan 4 : @FarisFR @Sonia_Fransiska

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (
Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥2
Demi efektifitas waktu seluruh kegiatan kita, maka Batas keterlambatan seluruh pemain adalah maksimal 5 menit (sebelum dinyatakan kalah WO oleh Panitia). Semoga berkenan 🙏
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kalah kudukung, menang kusanjung 🫡

Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta hari ini (2 Juni 2025). Sampai bertemu di match selanjutnya 🇲🇨
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
1
GET READY!!!

Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨


Selasa, 3 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
- PIC Match 1 dan 2 : @withhardshipwillbeease @Ikaisnawati89
- PIC Match 3 dan 4 : @papavesya @shintaaeyoung

Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
-->
Link Telegram
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🫡1