Secara umum, literasi mencakup 6 aspek utama:
1๏ธโฃ Baca Tulis
2๏ธโฃ Numerasi
3๏ธโฃ Sains
4๏ธโฃ Digital
5๏ธโฃ Finansial
6๏ธโฃ Budaya & Kewargaan
Jadi literasi bukan hanya tentang membaca, tapi tentang bisa mengonsumsi, memahami, dan menggunakan informasi dalam konteks yang tepat.
Literasi membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dan berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat.
Kemampuan literasi dipengaruhi oleh dua faktor utama:
Faktor Internal ๐
1. Kemampuan Intelektual
2. Minat Belajar
3. Motivasi Belajar
Faktor Eksternal ๐ด
1. Perhatian Orang Tua
2. Pengaruh Media
3. Lingkungan Teman Sebaya
4. Kualitas Pengajaran
5. Sarana dan Prasarana
Gabungan faktor-faktor ini menentukan tingkat literasi seseorang, sehingga perlu perhatian dalam upaya peningkatannya.
Karena dulu teman-teman saya suka baca komik, sayapun secara tidak sadar jadi suka juga. Ini contohnya.
Bagaimana kondisi literasi negara kita?
Menurut PISA 2022, skor literasi membaca Indonesia adalah 359, turun 12 poin dari 2018 dan di bawah rata-rata global 476.
UNESCO melaporkan hanya 0,001% penduduk Indonesia rajin membaca, peringkat kedua terbawah secara global.
Indeks literasi digital Indonesia rendah, dengan skor 3,5 dari 5, menunjukkan kesenjangan digital yang signifikan.
Pada 2021, Indonesia berada di peringkat 100 dari 208 negara dalam hal literasi.
โค1
Apa akibat dari kemampuan literasi rendah?
1. Kebodohan yang berkelanjutan
2. Rendahnya produktivitas
3. Pendidikan yang tidak berkualitas
4. Kemiskinan yang meluas
5. Peningkatan kriminalitas
6. Tidak bijak dalam decision making
7. Keterbatasan dalam berpikir kritis
Secara keseluruhan, meningkatkan literasi sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih terdidik, produktif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Lalu bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi kita?
Kita bisa memulainya dengan:
1. Membangun kebiasaan membaca
2. Membuat belajar menjadi menyenangkan
3. Menggunakan teknologi
4. Melibatkan guru dan orang tua
5. Membiasakan diskusi
6. Berpikir kritis, tidak asal percaya
7. Walk the talk/memberi contoh
Konsistensi dalam menerapkan strategi ini dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan masyarakat secara signifikan.
Perkuat literasi dengan sering mengakses DIARY๐ (silakan login menggunakan password email kita masing-masing)
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
#INISIATIF #TGIF
1. Kebodohan yang berkelanjutan
2. Rendahnya produktivitas
3. Pendidikan yang tidak berkualitas
4. Kemiskinan yang meluas
5. Peningkatan kriminalitas
6. Tidak bijak dalam decision making
7. Keterbatasan dalam berpikir kritis
Secara keseluruhan, meningkatkan literasi sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih terdidik, produktif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Lalu bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi kita?
Kita bisa memulainya dengan:
1. Membangun kebiasaan membaca
2. Membuat belajar menjadi menyenangkan
3. Menggunakan teknologi
4. Melibatkan guru dan orang tua
5. Membiasakan diskusi
6. Berpikir kritis, tidak asal percaya
7. Walk the talk/memberi contoh
Konsistensi dalam menerapkan strategi ini dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan masyarakat secara signifikan.
Perkuat literasi dengan sering mengakses DIARY
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
Bonus:
Sejauh mana kemampuan literasi kalian?
Coba jawab soal di bawah ini:
Budi pergi ke pasar untuk membeli sayur dan buah. Ia membeli wortel, bayam, serta apel dan jeruk. Setelah itu, ia pulang dan memasak makan siang."
Manakah dari pilihan berikut yang paling mungkin tidak dibeli Budi di pasar?
A. Apel
B. Bayam
C. Roti
D. Wortel
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค3๐คฃ1
Masih sangat terbuka lebar untuk layak ke piala dunia 2026, lewat round 4 juga gak masalah, terus berjuanglah garudaa ๐ฆ
Jepang menjadi tim Asia pertama yang mengamankan tempat di Piala Dunia!
Indonesia turun satu peringkat, sehingga semakin sulit untuk mengejar posisi kedua untuk lolos langsung. Sasaran yang lebih realistis sekarang adalah finis di posisi ke-3 atau ke-4 untuk melaju ke Babak 4.
Hasil pertandingan:
๐ฆ๐บ Australia 5-1 Indonesia ๐ฎ๐ฉ
๐ฏ๐ต Jepang 2-0 Bahrain ๐ง๐ญ
๐ธ๐ฆ Arab Saudi 1-0 Tiongkok ๐จ๐ณ
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Bahrain pada 25 Maret. Prediksi?
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Timnas, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Kaos ATE INISIATIF masing-masing untuk 3 (tiga) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Selasa, 25 Maret 2025 pukul 15.00 WIB
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIFDukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
THE ONE AND ONLY ๐
Selamat kepada kakak @wisnuaryy yang menjadi satu-satunya peserta Si Paling Jitu dalam Prediksi Tebak-Tebak Seru Australia Vs Indonesia๐ฎ๐ฉ
Kunjungi disini
#INISIATIF #funandmeaningful
Selamat kepada kakak @wisnuaryy yang menjadi satu-satunya peserta Si Paling Jitu dalam Prediksi Tebak-Tebak Seru Australia Vs Indonesia
Kunjungi disini
#INISIATIF #funandmeaningful
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
SI KAYA DAN SI MISKIN ๐
Oleh: Agung Prasetyo Utomo
Ada seorang syaikh yang hidup sederhana. Dia makan sekadar kebutuhan untuk bertahan-hidup saja.
Karena profesinya nelayan, pagi-pagi dia memancing ikan. Setelah mendapat banyak ikan, dia membelah ikan-ikan itu menjadi dua: batang tubuh ikan itu dibagi-bagikan kepada tetangganya, sementara ke-palanya dia kumpulkan untuk dimasak sendiri. Karena terbiasa makan kepala ikan itulah sehingga dia diberi julukan Syaikh Kepala Ikan. Dia seorang sufi yang memiliki banyak murid.
Salah seorang muridnya hendak pergi ke Mursia, sebuah daerah di Spanyol. Kebetulan Syaikh Kepala Ikan ini mempunyai seorang guru sufi besar di sana (Syaikh Al-Akbar).
"Tolong kamu mampir ke kediaman guruku di Mursia, dan mintakan nasihat untukku," pesan syaikh kepada muridnya.
Si murid pun pergi untuk berdagang. Setibanya di Mursia, dia mencari-cari rumah Syaikh Al-Akbar itu.
Dia membayangkan akan bertemu dengan seorang tua, sederhana, dan miskin. Tapi ternyata orang menunjukkannya pada sebuah rumah besar dan luas. Dia tidak percaya, mana ada seorang sufi besar tinggal di sebuah bangunan yang mewah dan mentereng, penuh dengan pelayan-pelayan dan sajian-sajian buah-buahan yang lezat.
Dia terheran-heran: "Guru saya hidup dengan begitu sederhana, sementara orang ini sangat mewah. Bukankah dia gurunya guru saya?"
Dia pun masuk dan menyatakan maksud kedatangannya. Dia menyampaikan salam gurunya dan memintakan nasihat untuknya.
Syaikh pun bertutur, "Bilang sama dia, jangan terlalu memikirkan dunia."
Si murid tambah heran dan sedikit marah, tidak mengerti. Syaikh ini hidup sedemikian kaya, dimintai nasihat oleh orang miskin malah menyuruh jangan memikirkan dunia. Akhirnya dengan kesal dia pulang.
Saat gurunya mendengar nasihat yang diperoleh melalui muridnya dia hanya tersenyum dan sedikit sedih. Si murid mengernyitkan kening tambah tidak paham. Apa maksud nasihat itu?
Guru itu menjawab, "Syaikh Akbar itu benar. Menjalani hidup tasawuf itu bukan berarti harus hidup miskin. Yang penting hati kita tidak terikat oleh harta kekayaan yang kita miliki dan tetap terpaut dengan Allah Swt. Bisa jadi orang miskin harta, tapi hatinya terus memikirkan dunia. Saya sendiri ketika makan kepala ikan, masih sering membayangkan bagaimana enaknya makan daging ikan yang sebenarnya?"
Kisah ini menunjukkan dua hal: menjadi orang kaya itu tidak mesti jauh dari kehidupan sufi dan menjadi orang miskin tidak otomatis mendekatkan orang pada kehidupan sufistik.
Syaikh Al-Akbar yang disebut di atas adalah Muhyiddin Ibn 'Arabรฎ, salah satu sufi besar dan cemerlang dalam sejarah perkembangan tasawuf.
Semoga bermanfaat๐
#INISIATIF #24Ramadhan
Oleh: Agung Prasetyo Utomo
Ada seorang syaikh yang hidup sederhana. Dia makan sekadar kebutuhan untuk bertahan-hidup saja.
Karena profesinya nelayan, pagi-pagi dia memancing ikan. Setelah mendapat banyak ikan, dia membelah ikan-ikan itu menjadi dua: batang tubuh ikan itu dibagi-bagikan kepada tetangganya, sementara ke-palanya dia kumpulkan untuk dimasak sendiri. Karena terbiasa makan kepala ikan itulah sehingga dia diberi julukan Syaikh Kepala Ikan. Dia seorang sufi yang memiliki banyak murid.
Salah seorang muridnya hendak pergi ke Mursia, sebuah daerah di Spanyol. Kebetulan Syaikh Kepala Ikan ini mempunyai seorang guru sufi besar di sana (Syaikh Al-Akbar).
"Tolong kamu mampir ke kediaman guruku di Mursia, dan mintakan nasihat untukku," pesan syaikh kepada muridnya.
Si murid pun pergi untuk berdagang. Setibanya di Mursia, dia mencari-cari rumah Syaikh Al-Akbar itu.
Dia membayangkan akan bertemu dengan seorang tua, sederhana, dan miskin. Tapi ternyata orang menunjukkannya pada sebuah rumah besar dan luas. Dia tidak percaya, mana ada seorang sufi besar tinggal di sebuah bangunan yang mewah dan mentereng, penuh dengan pelayan-pelayan dan sajian-sajian buah-buahan yang lezat.
Dia terheran-heran: "Guru saya hidup dengan begitu sederhana, sementara orang ini sangat mewah. Bukankah dia gurunya guru saya?"
Dia pun masuk dan menyatakan maksud kedatangannya. Dia menyampaikan salam gurunya dan memintakan nasihat untuknya.
Syaikh pun bertutur, "Bilang sama dia, jangan terlalu memikirkan dunia."
Si murid tambah heran dan sedikit marah, tidak mengerti. Syaikh ini hidup sedemikian kaya, dimintai nasihat oleh orang miskin malah menyuruh jangan memikirkan dunia. Akhirnya dengan kesal dia pulang.
Saat gurunya mendengar nasihat yang diperoleh melalui muridnya dia hanya tersenyum dan sedikit sedih. Si murid mengernyitkan kening tambah tidak paham. Apa maksud nasihat itu?
Guru itu menjawab, "Syaikh Akbar itu benar. Menjalani hidup tasawuf itu bukan berarti harus hidup miskin. Yang penting hati kita tidak terikat oleh harta kekayaan yang kita miliki dan tetap terpaut dengan Allah Swt. Bisa jadi orang miskin harta, tapi hatinya terus memikirkan dunia. Saya sendiri ketika makan kepala ikan, masih sering membayangkan bagaimana enaknya makan daging ikan yang sebenarnya?"
Kisah ini menunjukkan dua hal: menjadi orang kaya itu tidak mesti jauh dari kehidupan sufi dan menjadi orang miskin tidak otomatis mendekatkan orang pada kehidupan sufistik.
Syaikh Al-Akbar yang disebut di atas adalah Muhyiddin Ibn 'Arabรฎ, salah satu sufi besar dan cemerlang dalam sejarah perkembangan tasawuf.
Seorang sufi lain mengatakan, kehidupan tasawuf adalah membiarkan tanganmu sibuk mengurusi dunia dan membiarkan hatimu sibuk mengingat Allah Swt.
Semoga bermanfaat๐
#INISIATIF #24Ramadhan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐4โค2
SALAH PRIORITAS ๐ค
oleh: Muhammad Farid Maricar
Beberapa pekan terakhir, terutama selama Ramadhan, saya menyadari bahwa sebenarnya kita tidak sesibuk yang kita kira. Sering kali, kita hanya salah dalam menetapkan prioritas dan terlalu banyak mengejar ini dan itu, sehingga akhirnya kehilangan fokus.
Pengalaman kemarin semakin membuat saya memahami hal ini. Saya melihat sensei dan mahasiswa di laboratorium mulai melakukan 'katazuke'. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, mungkin "bersih-bersih" kurang tepat. Lebih sesuai jika disebut "merapikan" atau "beberes."
Dalam bukunya yang terkenal, The Life-Changing Magic of Tidying Up, Marie Kondo menekankan bahwa beberes adalah kunci untuk mengorganisasikan diri kita. Dengan merapikan lingkungan sekitar, kita juga secara tidak langsung merapikan pikiran dan cara hidup kita.
Saat melihat sensei dan mahasiswa lab melakukan katazuke, saya mulai berpikir, "Apakah selama ini yang membuat kita merasa sibuk sebenarnya adalah lingkungan kita yang berantakan?" Tidak hanya dalam arti fisik, tetapi juga dalam cara kita mengelola waktu, energi, dan pikiran.
Kita sering menganggap bahwa kesibukan adalah tanda produktivitas. Semakin banyak yang dikerjakan, semakin merasa penting. Seperti meja yang penuh dengan kertas berserakan, bukan karena terlalu banyak pekerjaan, tetapi karena kita tidak pernah meluangkan waktu untuk merapikannya.
Pada kenyataannya, kita sering kali hanya bergerak tanpa arah, menumpuk tugas tanpa menyelesaikannya dengan baik, atau bahkan justru menjebak atau memanipulasi orang lain untuk melakukannya. Biasanya orang-orang yang begini adalah orang yang tidak tahu diri, tidak mampu mengukur diri, menerima amanah tanpa paham kapasitas diri.
Marie Kondo mengajarkan bahwa beberes bukan hanya tentang menata barang, tetapi juga tentang memilah apa yang benar-benar penting dalam hidup. Konsep ini juga berlaku dalam bagaimana kita mengatur jadwal dan prioritas.
Mungkin inilah akar masalahnya, kita merasa kewalahan bukan karena beban kerja yang terlalu berat, tetapi karena kita tidak mampu membedakan hal yang esensial dari sekadar tugas tambahan. Kita tidak menyadari bahwa banyak hal dalam hidup yang sebenarnya bisa dieliminasi atau disederhanakan.
Saya teringat konsep dalam filosofi Jepang yang disebut danshari (ๆญๆจ้ข), yang berarti "menolak, membuang, dan melepaskan." Konsep ini tidak hanya berlaku untuk barang, tetapi juga untuk hidup kita secara keseluruhan. Menolak hal yang tidak perlu, membuang yang tidak lagi memberi manfaat, dan melepaskan kebiasaan yang menghambat.
Ramadhan, sebagai bulan refleksi, mengajarkan saya bahwa kesibukan tidak selalu berarti efektivitas. Justru dengan menyederhanakan, kita bisa lebih fokus pada hal yang benar-benar penting, baik dalam pekerjaan, hubungan sosial, maupun hubungan dengan Allah.
Mungkin selama ini kita bukan terlalu sibuk, melainkan belum benar-benar tahu apa yang harus diprioritaskan.
Sebagai langkah awal, saya mulai melakukan 'katazuke' dalam banyak hal, terutama dalam pola pikir, barang-barang sekitar saya, bahkan isi komputer dan hard disk.
Lalu, apa hubungan tulisan ini dengan foto bukunya? Buku yang ada di foto ini memberikan saya insight tentang bagaimana selama ini saya sangat mudah terdistraksi yang menyebabkan kelelahan yang tidak perlu.
Salah satu kebiasaan saya dalam membaca adalah dengan mendengarkan penulisnya memberikan speech sehingga selain bisa mendapatkan insight dari buku tersebut dengan media audio visual, juga bisa mendapatkan hal yang mungkin belum sempat dituangkan penulisnya di buku tersebut.
#INISIATIF
oleh: Muhammad Farid Maricar
Beberapa pekan terakhir, terutama selama Ramadhan, saya menyadari bahwa sebenarnya kita tidak sesibuk yang kita kira. Sering kali, kita hanya salah dalam menetapkan prioritas dan terlalu banyak mengejar ini dan itu, sehingga akhirnya kehilangan fokus.
Pengalaman kemarin semakin membuat saya memahami hal ini. Saya melihat sensei dan mahasiswa di laboratorium mulai melakukan 'katazuke'. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, mungkin "bersih-bersih" kurang tepat. Lebih sesuai jika disebut "merapikan" atau "beberes."
Dalam bukunya yang terkenal, The Life-Changing Magic of Tidying Up, Marie Kondo menekankan bahwa beberes adalah kunci untuk mengorganisasikan diri kita. Dengan merapikan lingkungan sekitar, kita juga secara tidak langsung merapikan pikiran dan cara hidup kita.
Saat melihat sensei dan mahasiswa lab melakukan katazuke, saya mulai berpikir, "Apakah selama ini yang membuat kita merasa sibuk sebenarnya adalah lingkungan kita yang berantakan?" Tidak hanya dalam arti fisik, tetapi juga dalam cara kita mengelola waktu, energi, dan pikiran.
Kita sering menganggap bahwa kesibukan adalah tanda produktivitas. Semakin banyak yang dikerjakan, semakin merasa penting. Seperti meja yang penuh dengan kertas berserakan, bukan karena terlalu banyak pekerjaan, tetapi karena kita tidak pernah meluangkan waktu untuk merapikannya.
Pada kenyataannya, kita sering kali hanya bergerak tanpa arah, menumpuk tugas tanpa menyelesaikannya dengan baik, atau bahkan justru menjebak atau memanipulasi orang lain untuk melakukannya. Biasanya orang-orang yang begini adalah orang yang tidak tahu diri, tidak mampu mengukur diri, menerima amanah tanpa paham kapasitas diri.
Marie Kondo mengajarkan bahwa beberes bukan hanya tentang menata barang, tetapi juga tentang memilah apa yang benar-benar penting dalam hidup. Konsep ini juga berlaku dalam bagaimana kita mengatur jadwal dan prioritas.
Mungkin inilah akar masalahnya, kita merasa kewalahan bukan karena beban kerja yang terlalu berat, tetapi karena kita tidak mampu membedakan hal yang esensial dari sekadar tugas tambahan. Kita tidak menyadari bahwa banyak hal dalam hidup yang sebenarnya bisa dieliminasi atau disederhanakan.
Saya teringat konsep dalam filosofi Jepang yang disebut danshari (ๆญๆจ้ข), yang berarti "menolak, membuang, dan melepaskan." Konsep ini tidak hanya berlaku untuk barang, tetapi juga untuk hidup kita secara keseluruhan. Menolak hal yang tidak perlu, membuang yang tidak lagi memberi manfaat, dan melepaskan kebiasaan yang menghambat.
Ramadhan, sebagai bulan refleksi, mengajarkan saya bahwa kesibukan tidak selalu berarti efektivitas. Justru dengan menyederhanakan, kita bisa lebih fokus pada hal yang benar-benar penting, baik dalam pekerjaan, hubungan sosial, maupun hubungan dengan Allah.
Mungkin selama ini kita bukan terlalu sibuk, melainkan belum benar-benar tahu apa yang harus diprioritaskan.
Sebagai langkah awal, saya mulai melakukan 'katazuke' dalam banyak hal, terutama dalam pola pikir, barang-barang sekitar saya, bahkan isi komputer dan hard disk.
Lalu, apa hubungan tulisan ini dengan foto bukunya? Buku yang ada di foto ini memberikan saya insight tentang bagaimana selama ini saya sangat mudah terdistraksi yang menyebabkan kelelahan yang tidak perlu.
Salah satu kebiasaan saya dalam membaca adalah dengan mendengarkan penulisnya memberikan speech sehingga selain bisa mendapatkan insight dari buku tersebut dengan media audio visual, juga bisa mendapatkan hal yang mungkin belum sempat dituangkan penulisnya di buku tersebut.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ3๐ฏ1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
SI PALING JITU ๐
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Timnas Indonesia menang selain opsi skor di atas
dan
- Timnas Indonesia
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu๐ฒ๐จ
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Rabu, 26 Maret maks pukul 10.00 WIB๐
#INISIATIFdukungTimnas
Kemenangan 1-0 atas Bahrain membuat Timnas Indonesia masih terus menjaga asa untuk tampil di Piala Dunia 2026. Sampai bertemu di match selanjutnya๐ฒ๐จ
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Timnas Indonesia menang selain opsi skor di atas
dan
- Timnas Indonesia
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Rabu, 26 Maret maks pukul 10.00 WIB
#INISIATIFdukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
MENGENANG BLIJVERS, MENGENANG INDONESIA ๐ฎ๐ฉ
Maarten Paes berdiri di depan gawang. Sorak-sorai suporter menggema, bendera merah-putih berkibar di tribun. Tapi pikirannya melayang jauh, melintasi waktu dan lautan, ke seorang perempuan tua yang pernah mengajarinya memasak, yang selalu menyebut satu nama dengan lembut: Indonesia.
oleh: Yusran Darmawan
https://unhas.tv/maarten-paes-mengenang-blijvers-mengenang-indonesia/1?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAAR2g6zztBwxzdCxF3t7KAh5rrpsN-h9B52-a2bHqyjvm3ZrCOhTpJZw--x0_aem_Bsz1Wx8NilBCNuSzrFdJQw
#INISIATIF
Maarten Paes berdiri di depan gawang. Sorak-sorai suporter menggema, bendera merah-putih berkibar di tribun. Tapi pikirannya melayang jauh, melintasi waktu dan lautan, ke seorang perempuan tua yang pernah mengajarinya memasak, yang selalu menyebut satu nama dengan lembut: Indonesia.
oleh: Yusran Darmawan
https://unhas.tv/maarten-paes-mengenang-blijvers-mengenang-indonesia/1?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAAR2g6zztBwxzdCxF3t7KAh5rrpsN-h9B52-a2bHqyjvm3ZrCOhTpJZw--x0_aem_Bsz1Wx8NilBCNuSzrFdJQw
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Unhas TV
Maarten Paes: Mengenang Blijvers, Mengenang Indonesia - Unhas TV
Oleh: Yusran Darmawan*Maarten Paes berdiri di depan gawang. Sorak-sorai suporter menggema, bendera merah-putih berkibar di tribun. Tapi pikirannya melayang jauh, melintasi waktu dan lautan, ke seorang perempuan tua yang pernah mengajarinya memasak, yang selaluโฆ
๐1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Tanah Air Momen ๐ฎ๐ฉ
Timnas Indonesia menang kusanjung, kalah kudukung. ๐ฆ๐ฎ๐ฉ โ
Timnas Indonesia menang kusanjung, kalah kudukung. ๐ฆ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
SI PALING JITU ๐น
Nama-nama berikut ini berhasil memprediksi dengan tepat 2 (dua) polling pertanyaan pertandingan Timnas Indonesia๐ฎ๐ฉ Vs Timnas Bahrain
1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1)
2. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran)
3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan)
4. Angga Apriawarman @anggaapriawarman (Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Kutai Barat KC Samarinda)
5. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare)
6. Furqan Pratama (Staf Kepesertaan dan penagihan iuran Kab. Bener Meriah KC Lhokseumawe)
7. Alvin Naufal Jacob @el_sibling (PATT Staf EP3RS KC Purwokerto)
8. Muhammad Al Hafizh Putra Reza @alhafizh_prm11 (PATT Staf Komsek KC Tasikmalaya)
9. Mega Andrini Febrianti @megaandrini (Verifikator Klaim KC Bogor)
10. Bambang Budianto @Bam_Boed (Staf EPP KC Pati)
11. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan)
12. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru edisi selanjutnya๐
Nama-nama berikut ini berhasil memprediksi dengan tepat 2 (dua) polling pertanyaan pertandingan Timnas Indonesia
1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1)
2. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran)
3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan)
4. Angga Apriawarman @anggaapriawarman (Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Kutai Barat KC Samarinda)
5. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare)
6. Furqan Pratama (Staf Kepesertaan dan penagihan iuran Kab. Bener Meriah KC Lhokseumawe)
7. Alvin Naufal Jacob @el_sibling (PATT Staf EP3RS KC Purwokerto)
8. Muhammad Al Hafizh Putra Reza @alhafizh_prm11 (PATT Staf Komsek KC Tasikmalaya)
9. Mega Andrini Febrianti @megaandrini (Verifikator Klaim KC Bogor)
10. Bambang Budianto @Bam_Boed (Staf EPP KC Pati)
11. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan)
12. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
Karena slot giveaway Souvenir yang diumumkan hanya untuk 3 orang, tapi karena kali ini cukup banyak yang benar maka jumlah souvenirnya akan coba dicukupkan menjadi 6 (enam) orang. Seperti biasa penentuan 6 orang pemenangnya akan diundi oleh panitia (hasil pengundian akan diumumkan segera)๐
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru edisi selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
TENTARA KNIL (KONINKLIJK NEDERLANDSCH-INDISCH LEGER) ๐
Ia melirik ke kiri dan kanan, menyaksikan rekannya sesama keturunan Maluku. Eliano Reijnders Lekatompessy, Shayne Pattynama, Ragnar Oratmangoen, dan Joey Pelupessy berdiri di sampingnya. Mereka semua bangga berbaju timnas merah putih.
Sejenak, Kevin Diks Bakarbessy menarik napas dalam-dalam. Ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah babak baru dari sebuah kisah panjang tentang pengkhianatan, keterasingan, perjuangan, dan akhirnyaโkepulangan.
#INISIATIF
Ia melirik ke kiri dan kanan, menyaksikan rekannya sesama keturunan Maluku. Eliano Reijnders Lekatompessy, Shayne Pattynama, Ragnar Oratmangoen, dan Joey Pelupessy berdiri di sampingnya. Mereka semua bangga berbaju timnas merah putih.
Sejenak, Kevin Diks Bakarbessy menarik napas dalam-dalam. Ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah babak baru dari sebuah kisah panjang tentang pengkhianatan, keterasingan, perjuangan, dan akhirnyaโkepulangan.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2
Selamat Pagi Bapak dan Ibu,
Izin menyampaikan undangan webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FK-KMK UGM).
Webinar Asuransi Kesehatan Swasta
Hari/Tgl : Kamis 27 Maret 2025
Waktu : 13.00 โ 14.15 WIB
Link Zoom : https://pkmk.site/webinarPHI
Meeting ID : 850 6378 2515
Password : anhss25
Izin menyampaikan undangan webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FK-KMK UGM).
Webinar Asuransi Kesehatan Swasta
Hari/Tgl : Kamis 27 Maret 2025
Waktu : 13.00 โ 14.15 WIB
Link Zoom : https://pkmk.site/webinarPHI
Meeting ID : 850 6378 2515
Password : anhss25
SI PALING JITU DAN LUCKY ๐ซฐ
Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam undian Indonesia Vs Bahrain:
1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1)
2. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan)
3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan)
4. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
5. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran)
6. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru selanjutnya๐
Fun and meaningful di ATE๐ฅฐ
#INISIATIF
Semangat Menolak Menyerah๐ฏ
Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam undian Indonesia Vs Bahrain:
1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1)
2. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan)
3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan)
4. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
5. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran)
6. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru selanjutnya
Fun and meaningful di ATE
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
oleh: Yusuf Siddiq
Jadi, selain THR, kantor gue ngebagiin uang sebesar Rp700k ke setiap karyawan.
Tugasnya adalah: ngajak keluarga makan2, terus bacain pesan ini. Pesan dari manajemen kepada keluarga karyawan.
Kata bos gue, kalau awkward pas bacain bilang gini:
"makan2 ini yang bayarin bukan saya, tapi kantor saya. dan dari kantor nugasin ke saya buat baca pesan ini. tolong disimak, ya!"
#INISIATIF #29Ramadhan
Jadi, selain THR, kantor gue ngebagiin uang sebesar Rp700k ke setiap karyawan.
Tugasnya adalah: ngajak keluarga makan2, terus bacain pesan ini. Pesan dari manajemen kepada keluarga karyawan.
Kata bos gue, kalau awkward pas bacain bilang gini:
"makan2 ini yang bayarin bukan saya, tapi kantor saya. dan dari kantor nugasin ke saya buat baca pesan ini. tolong disimak, ya!"
#INISIATIF #29Ramadhan
โค1