Selain tebak-tebakan polling via telegram ATE, boleh ikutan seru-seruan tebak skor Timnas di kolom komentar IG ATE jg yah. Kuyakin hari ini pasti menang ๐ฎ๐ฉ ๐
Klik di sini๐ฑ
Klik di sini
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Setelah melalui penjurian yang sangat ketat, berikut Rekap Top 10 Finalis Peserta terbaik (Pilihan Dewan Juri) dalam Video Challenge: Ramadhan Series 2025
Dari ke 10 finalis terbaik di bawah ini, para dewan juri dengan ragam sudut pandangnya telah memutuskan 1 (satu) video terbaik yang akan diumumkan sebagai sang juara, namun sebelum kita umumkan maka terlebih dahulu kita akan membuat polling untuk mencari peserta favorit dari suara Sobat ATE
Kira-kira dari video di bawah ini, bapak/ibu dan rekan-rekan menjagokan video yang mana? Silakan berpartisipasi pada polling telegram ATE (pilihan bisa lebih dari satu). Deadline pemberian dukungan pada polling telegram itu s.d. maks Rabu, 19 Maret 2025 (Pukul 17.00 WIB)
1. Citra Okta Bangun @Citraoktabangun (PATT Staf EP3RS KC Makale)
https://www.instagram.com/share/_bhXt1n5q
5. Ika Isnawati A. Rahman @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor)
https://www.instagram.com/share/BBr7-Drl84
7. Putri Ayu Azizah @putriayuazizah (PATT EP3RS KC Metro)
https://www.instagram.com/share/_aECslTQg
10. Muhammad Fepi @muhammadfepi (PATT Frontliner KC Watampone)
https://www.instagram.com/share/BALykjTWgU
13. M. Daniel Fauzan @MDanielFauzan (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Prabumulih)
https://www.instagram.com/share/BARkkSFnfM
16. Erwin Prayoga @gagaruda (PATT Frontliner KC Serang)
https://www.instagram.com/share/BAWoSPZYA9
27. Murdah Anugrah @ughanugrah (PATT EP3RS KC Watampone)
https://www.instagram.com/share/BAOccRsX0L
28. Ferdy Setiyawan @bukan_sambo (PATT Relationship Officer KC Bojonegoro)
https://www.instagram.com/share/BBKna_eii6
38. Mohammad Vikriyansyah Lihawa @Lihawaaa (PATT Staf Komsek KC Gorontalo)
https://www.instagram.com/share/_lIFIlNDf
41. Atika Febryanti Yusuf @atikafbryanti (PATT SDMUK KC Atambua)
https://www.instagram.com/share/BAhfI5mDg8
Note: ke 10 orang nama peserta di atas telah ditetapkan untuk mendapatkan souvenir kaos/tote ATE INISIATIF 2025๐
#INISIATIF
#BanggaJadiDutaBPJSKes
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
VULNERABILITY ๐คฏ
oleh: Paulus Aditya Hernawan
Sedang mengalami yang banyak orang bilang "writer's block" atau "creator's block".
Sebuah fase di mana fungsi kreatif di kepala sedang menurun karena kepala sedang memrioritaskan hal lain.
Bagi sebagian orang, fase ini bisa bikin cemas, resah, bahkan depresi, terlebih bagi mereka yang biasa produktif.
Biasanya bisa bikin karya secara kontinyu, kok ini tiba-tiba mandek. Gak enak banget rasanya.
Awalnya saya juga merasa begitu,
Sampai akhirnya saya arus embrace satu hal: Vulnerability
Apa itu vulnerability?
Vulnerability atau kerentanan adalah keadaan di mana kita sedang merasa "lemah", tidak seperti biasanya yang bisa tangguh dan trengginas dalam menjalani aktivitas dan berkarya.
Hal ini bisa disebabkan oleh faktor fisik, emosional, sosial, ataupun situasional.
Saya tidak tahu pasti apa yang sedang saya alami sekarang, namun hipotesis dan gut feeling saya mengatakan saya sedang menghadapi keempat hal di atas, dalam porsinya masing-masing.
Ketika fase ini datang, jujur ada perasaan tidak nyaman, minder, dan gagal saat melihat teman-teman yang lain tetap bisa berkarya.
Apalagi karya mereka bisa mendatangkan hal-hal baik yang akan bisa mendukung karya mereka ke depannya, atau bahkan kesempatan dan karir mereka.
Alih-alih termotivasi, saya terpukul.
Saya melewati semua fase dalam tahapan kesedihan (stages of grief) mulai dari Denial, Anger, Bargaining, Depression, hingga Acceptance.
Ah, saya gak apa-apa kok. Kenapa sih saya begini? Biasanya enggak! Andai saja bisa tetap produktif. Tapi kok sulit sekali, tetap gak bisa. Ya sudahlah, mungkin memang harus break dulu.
Akhirnya saya menerima dan melakukan yang terakhir tadi. Awalnya gak terima, tapi ya sudahlah.
Dari sini, saya sadar: Kita semua mengalami hal ini, dan ini wajar.
Saya kemudian memvalidasi, dan menerima apa yang sedang saya rasakan.
Dan hasilnya: saya merasa jauh lebih baik.
Di fase ini saya jadi lebih bisa mengamati. Saya jadi lebih punya waktu untuk belajar. Saya merasa lebih bebas menuliskan apa yang saya rasakan. Saya jadi ingat apa tujuan besar saya. Saya jadi lebih mengenal diri saya. Saya sedang harus break. Dan itu tidak apa-apa.
Dengan menyadari kita sedang dalam fase vulnerable, fase rentan, fase lemah, fase tidak berdaya, kita menjadi sadar bahwa menjadi produktif bukanlah tentang bisa berkarya dan bekerja dengan kualitas 100% terus menerus.
Ini tentang bagaimana kita bisa memprioritaskan apa yang harus dilakukan, mana yang bisa nanti, dan kapan saatnya istirahat.
#INISIATIF
oleh: Paulus Aditya Hernawan
Sedang mengalami yang banyak orang bilang "writer's block" atau "creator's block".
Sebuah fase di mana fungsi kreatif di kepala sedang menurun karena kepala sedang memrioritaskan hal lain.
Bagi sebagian orang, fase ini bisa bikin cemas, resah, bahkan depresi, terlebih bagi mereka yang biasa produktif.
Biasanya bisa bikin karya secara kontinyu, kok ini tiba-tiba mandek. Gak enak banget rasanya.
Awalnya saya juga merasa begitu,
Sampai akhirnya saya arus embrace satu hal: Vulnerability
Apa itu vulnerability?
Vulnerability atau kerentanan adalah keadaan di mana kita sedang merasa "lemah", tidak seperti biasanya yang bisa tangguh dan trengginas dalam menjalani aktivitas dan berkarya.
Hal ini bisa disebabkan oleh faktor fisik, emosional, sosial, ataupun situasional.
Saya tidak tahu pasti apa yang sedang saya alami sekarang, namun hipotesis dan gut feeling saya mengatakan saya sedang menghadapi keempat hal di atas, dalam porsinya masing-masing.
Ketika fase ini datang, jujur ada perasaan tidak nyaman, minder, dan gagal saat melihat teman-teman yang lain tetap bisa berkarya.
Apalagi karya mereka bisa mendatangkan hal-hal baik yang akan bisa mendukung karya mereka ke depannya, atau bahkan kesempatan dan karir mereka.
Alih-alih termotivasi, saya terpukul.
Saya melewati semua fase dalam tahapan kesedihan (stages of grief) mulai dari Denial, Anger, Bargaining, Depression, hingga Acceptance.
Ah, saya gak apa-apa kok. Kenapa sih saya begini? Biasanya enggak! Andai saja bisa tetap produktif. Tapi kok sulit sekali, tetap gak bisa. Ya sudahlah, mungkin memang harus break dulu.
Akhirnya saya menerima dan melakukan yang terakhir tadi. Awalnya gak terima, tapi ya sudahlah.
Dari sini, saya sadar: Kita semua mengalami hal ini, dan ini wajar.
Saya kemudian memvalidasi, dan menerima apa yang sedang saya rasakan.
Dan hasilnya: saya merasa jauh lebih baik.
Di fase ini saya jadi lebih bisa mengamati. Saya jadi lebih punya waktu untuk belajar. Saya merasa lebih bebas menuliskan apa yang saya rasakan. Saya jadi ingat apa tujuan besar saya. Saya jadi lebih mengenal diri saya. Saya sedang harus break. Dan itu tidak apa-apa.
Dengan menyadari kita sedang dalam fase vulnerable, fase rentan, fase lemah, fase tidak berdaya, kita menjadi sadar bahwa menjadi produktif bukanlah tentang bisa berkarya dan bekerja dengan kualitas 100% terus menerus.
Ini tentang bagaimana kita bisa memprioritaskan apa yang harus dilakukan, mana yang bisa nanti, dan kapan saatnya istirahat.
Saat mobil overheat, yang kita lakukan adalah berhenti dan menunggu suhunya turun, bukan terus memacunya.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
GROWTH MINDSET ๐ฅ
oleh: Hartanto Dharmawangsa
Seorang kandidat senior dengan pengalaman 10 tahun datang wawancara di perusahaan besar.
Dia udah kerja di beberapa startup terkenal, bahkan pernah jadi manajer tim.
Tapi 15 menit setelah wawancara dimulai, interviewernya ngelirik HR dan tiba-tiba bilang:
"Oke, cukup. Gak perlu lanjut."
Kandidat itu bengong.
Kok gitu?
Wajahnya langsung berubah.
Bingung. Kaget. Gak percaya.
Baru aja ngobrol sebentar, belum ada pertanyaan sulit. Tapi interviewernya langsung mutusin dia gak layak dalam 15 menit.
HR yang ada di ruangan cuma senyum simpati dan bilang,
"Maaf ya, Mas. Kita akan kasih update segera."
Tapi semua orang tau, itu cuma basa-basi.
Dia udah gagal.
Tapi... kenapa?
Setelah keluar ruangan, dia masih gak bisa terima.
Skill? Jelas ada.
Pengalaman? Banyak.
Kemampuan komunikasi? Oke.
Tapi dia sadar...
Ini bukan soal skill.
Ada sesuatu yang bikin dia gagal total.
Begitu sampai rumah, dia langsung duduk di depan laptop.
Putar ulang semua jawaban yang dia kasih tadi.
Dan dia inget... ada satu pertanyaan awal yang kelihatannya biasa aja, tapi jebakan.
1. "Kenapa Mas memilih perusahaan sebelumnya?"
Jawabannya tadi:
"Karena gajinya lebih baik dan ada tunjangan menarik."
HR di depannya cuma angguk-angguk.
Tapi ternyata, itu red flag pertama.
Kenapa?
Perekrut tuh gak cuma nyari orang yang bisa kerja.
Mereka nyari orang yang punya growth mindset dan bisa bertahan lama di perusahaan.
Kalau satu-satunya alasan lo pindah kerja cuma uang, mereka bakal mikir:
"Gimana kalau nanti ada tawaran lebih besar? Lo bakal resign lagi, kan?"
Mereka gak mau investasi waktu & sumber daya buat orang yang bisa cabut kapan aja.
Tapi ini baru red flag pertama.
Red flag kedua muncul pas interviewernya nanya:
2. "Kenapa resign dari pekerjaan sebelumnya?"
Dia jawab dengan jujur:
"Lingkungannya toxic, atasan gak suportif, banyak politik kantor."
Masuk akal?
Iya.
Tapi di mata HR, ini sinyal bahaya.
Kenapa?
Karena HR selalu mencari pola.
Setiap orang pasti pernah kerja di tempat yang gak ideal.
Tapi kalau lo selalu nyalahin lingkungan tanpa nunjukin usaha buat adaptasi, belajar, atau cari solusiโฆ
Mereka bakal mikir,
"Kalau di sini dia ngalamin masalah, dia bakal nyalahin kita juga?"
Perekrut tuh bukan cuma mau tau kenapa lo pergi, tapi juga cara lo ngadepin masalah.
Tapi puncaknya ada di pertanyaan terakhir.
3. "Skill apa yang lagi Mas kembangin sekarang?"
Dia sempet mikir sebentar.
Terus jawab:
"Hmm, mungkin public speaking. Gue juga kadang baca artikel tentang leadership."
Interviewernya diem sebentar.
Lalu ngelirik HR dan bilang:
"Oke, cukup. Gak perlu lanjut."
Kenapa jawaban ini jadi deal-breaker?
Karena A-Player selalu punya jawaban konkret.
Kandidat unggulan gak bakal ragu jawab pertanyaan ini.
Mereka bakal langsung bilang:
โ "Gue lagi belajar SQL buat ngembangin data analysis skill."
โ "Gue ambil kursus UX biar lebih ngerti user behavior."
Sementara kandidat medioker bakal kasih jawaban abu-abu.
HR bisa langsung nilai:
Apakah lo sekadar kerjaโฆ atau lo punya growth mindset?
Dan hari itu, dia sadarโฆ
โ Jawaban asal-asalan = peluang gagal lebih besar
โ Fokus ke masalah, bukan solusi = red flag buat perusahaan
โ Gak bisa tunjukin growth mindset = gak dilihat sebagai investasi jangka panjang
Dari situ, dia mulai belajar:
๐น Cara jawab wawancara biar HR ngeliat dia sebagai A-Player
๐น Bukan sekadar ngejawab, tapi nunjukin IMPACT di setiap pengalaman kerja
๐น Ngembangin skill biar bisa kasih jawaban yang kuat
#INISIATIF
oleh: Hartanto Dharmawangsa
Seorang kandidat senior dengan pengalaman 10 tahun datang wawancara di perusahaan besar.
Dia udah kerja di beberapa startup terkenal, bahkan pernah jadi manajer tim.
Tapi 15 menit setelah wawancara dimulai, interviewernya ngelirik HR dan tiba-tiba bilang:
"Oke, cukup. Gak perlu lanjut."
Kandidat itu bengong.
Kok gitu?
Wajahnya langsung berubah.
Bingung. Kaget. Gak percaya.
Baru aja ngobrol sebentar, belum ada pertanyaan sulit. Tapi interviewernya langsung mutusin dia gak layak dalam 15 menit.
HR yang ada di ruangan cuma senyum simpati dan bilang,
"Maaf ya, Mas. Kita akan kasih update segera."
Tapi semua orang tau, itu cuma basa-basi.
Dia udah gagal.
Tapi... kenapa?
Setelah keluar ruangan, dia masih gak bisa terima.
Skill? Jelas ada.
Pengalaman? Banyak.
Kemampuan komunikasi? Oke.
Tapi dia sadar...
Ini bukan soal skill.
Ada sesuatu yang bikin dia gagal total.
Begitu sampai rumah, dia langsung duduk di depan laptop.
Putar ulang semua jawaban yang dia kasih tadi.
Dan dia inget... ada satu pertanyaan awal yang kelihatannya biasa aja, tapi jebakan.
1. "Kenapa Mas memilih perusahaan sebelumnya?"
Jawabannya tadi:
"Karena gajinya lebih baik dan ada tunjangan menarik."
HR di depannya cuma angguk-angguk.
Tapi ternyata, itu red flag pertama.
Kenapa?
Perekrut tuh gak cuma nyari orang yang bisa kerja.
Mereka nyari orang yang punya growth mindset dan bisa bertahan lama di perusahaan.
Kalau satu-satunya alasan lo pindah kerja cuma uang, mereka bakal mikir:
"Gimana kalau nanti ada tawaran lebih besar? Lo bakal resign lagi, kan?"
Mereka gak mau investasi waktu & sumber daya buat orang yang bisa cabut kapan aja.
Tapi ini baru red flag pertama.
Red flag kedua muncul pas interviewernya nanya:
2. "Kenapa resign dari pekerjaan sebelumnya?"
Dia jawab dengan jujur:
"Lingkungannya toxic, atasan gak suportif, banyak politik kantor."
Masuk akal?
Iya.
Tapi di mata HR, ini sinyal bahaya.
Kenapa?
Karena HR selalu mencari pola.
Setiap orang pasti pernah kerja di tempat yang gak ideal.
Tapi kalau lo selalu nyalahin lingkungan tanpa nunjukin usaha buat adaptasi, belajar, atau cari solusiโฆ
Mereka bakal mikir,
"Kalau di sini dia ngalamin masalah, dia bakal nyalahin kita juga?"
Perekrut tuh bukan cuma mau tau kenapa lo pergi, tapi juga cara lo ngadepin masalah.
Tapi puncaknya ada di pertanyaan terakhir.
3. "Skill apa yang lagi Mas kembangin sekarang?"
Dia sempet mikir sebentar.
Terus jawab:
"Hmm, mungkin public speaking. Gue juga kadang baca artikel tentang leadership."
Interviewernya diem sebentar.
Lalu ngelirik HR dan bilang:
"Oke, cukup. Gak perlu lanjut."
Kenapa jawaban ini jadi deal-breaker?
Karena A-Player selalu punya jawaban konkret.
Kandidat unggulan gak bakal ragu jawab pertanyaan ini.
Mereka bakal langsung bilang:
โ "Gue lagi belajar SQL buat ngembangin data analysis skill."
โ "Gue ambil kursus UX biar lebih ngerti user behavior."
Sementara kandidat medioker bakal kasih jawaban abu-abu.
HR bisa langsung nilai:
Apakah lo sekadar kerjaโฆ atau lo punya growth mindset?
Dan hari itu, dia sadarโฆ
โ Jawaban asal-asalan = peluang gagal lebih besar
โ Fokus ke masalah, bukan solusi = red flag buat perusahaan
โ Gak bisa tunjukin growth mindset = gak dilihat sebagai investasi jangka panjang
Dari situ, dia mulai belajar:
๐น Cara jawab wawancara biar HR ngeliat dia sebagai A-Player
๐น Bukan sekadar ngejawab, tapi nunjukin IMPACT di setiap pengalaman kerja
๐น Ngembangin skill biar bisa kasih jawaban yang kuat
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅฐ2๐1
Selamat kepada Top 10 Finalis Video Challenge ATE - Ramadhan Series 2025
1. Citra Okta Bangun @Citraoktabangun (PATT Staf EP3RS KC Makale)
https://www.instagram.com/share/_bhXt1n5q
5. Ika Isnawati A. Rahman @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor)
https://www.instagram.com/share/BBr7-Drl84
7. Putri Ayu Azizah @putriayuazizah (PATT EP3RS KC Metro)
https://www.instagram.com/share/_aECslTQg
10. Muhammad Fepi @muhammadfepi (PATT Frontliner KC Watampone)
https://www.instagram.com/share/BALykjTWgU
13. M. Daniel Fauzan @MDanielFauzan (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Prabumulih)
https://www.instagram.com/share/BARkkSFnfM
16. Erwin Prayoga @gagaruda (PATT Frontliner KC Serang)
https://www.instagram.com/share/BAWoSPZYA9
27. Murdah Anugrah @ughanugrah (PATT EP3RS KC Watampone)
https://www.instagram.com/share/BAOccRsX0L
28. Ferdy Setiyawan @bukan_sambo (PATT Relationship Officer KC Bojonegoro)
https://www.instagram.com/share/BBKna_eii6
38. Mohammad Vikriyansyah Lihawa @Lihawaaa (PATT Staf Komsek KC Gorontalo)
https://www.instagram.com/share/_lIFIlNDf
41. Atika Febryanti Yusuf @atikafbryanti (PATT SDMUK KC Atambua)
https://www.instagram.com/share/BAhfI5mDg8
#INISIATIF
#BanggaJadiDutaBPJSKes
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Seandainya pun seorang manusia ditakdirkan untuk menjadi seorang tukang sapu jalan, hendaknya dia menyapu jalan sesempurna Michelangelo ketika melukis, seindah Beethoven ketika menciptakan musik-nya, dan seagung Shakespeare ketika menuliskan puisi-puisi-nya.
Dia harus menyapu jalanan dengan begitu baik-nya sehingga semua yang di langit dan di bumi ini ibarat-nya terhenti untuk mengagumi dedikasi dan karya-nya.
"Disana ada seorang tukang sapu yang mengerjakan semua pekerjaan-nya dengan luar biasa".
Martin Luther King
Berdasarkan penilaian dewan juri maka ditetapkan pemenang Juara 1 Video Challenge ATE-Ramadhan Series 2025 adalah selamat kepada kk Erwin Prayoga @gagaruda (PATT Frontliner KC Serang)
https://www.instagram.com/share/BAWoSPZYA9
#INISIATIF
#BanggaJadiDutaBPJSKes
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐3๐ฅ1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Seandainya pun seorang manusia ditakdirkan untuk menjadi seorang tukang sapu jalan, hendaknya dia menyapu jalan sesempurna Michelangelo ketika melukis, seindah Beethoven ketika menciptakan musik-nya, dan seagung Shakespeare ketika menuliskan puisi-puisi-nya.
Dia harus menyapu jalanan dengan begitu baik-nya sehingga semua yang di langit dan di bumi ini ibarat-nya terhenti untuk mengagumi dedikasi dan karya-nya.
"Disana ada seorang tukang sapu yang mengerjakan semua pekerjaan-nya dengan luar biasa".
Martin Luther King
Berdasarkan total dukungan suara dari Sobat ATE maka ditetapkan pemenang Juara Favorit Video Challenge ATE-Ramadhan Series 2025 adalah selamat kepada kk Putri Ayu Azizah @putriayuazizah (PATT EP3RS KC Metro)
https://www.instagram.com/share/_aECslTQg
#INISIATIF
#BanggaJadiDutaBPJSKes
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ4
Assalamu alaikum Piala Dunia ๐ ๐
Rilis Line up Timnas Indonesia sore hari ini menghadapi Australia๐ฎ๐ฉ
Rilis Line up Timnas Indonesia sore hari ini menghadapi Australia
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
SI PALING JITU ๐
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Timnas Australia menang selain opsi skor di atas
dan
- Titik Putih (Penalti)
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu๐ฒ๐จ
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Jum'at, 21 Maret maks pukul 12.00 WIB๐
#INISIATIFdukungTimnas
Timnas Indonesia harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Timnas Australia pada laga lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bertanding di Sydney Stadium,Sydney, Australia, Kamis (20/3) sore WIB, Indonesia kalah telak 1-5.๐ญ
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Timnas Australia menang selain opsi skor di atas
dan
- Titik Putih (Penalti)
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Jum'at, 21 Maret maks pukul 12.00 WIB
#INISIATIFdukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
KEMAMPUAN LITERASI ๐ง
oleh: Paulus Aditya Hernawan
Apa yang muncul di benak kalian ketika mendengar kata literasi?
- suka baca?
- buku?
- kemampuan membaca?
- perpustakaan?
Ada benarnya, tapi kurang lengkap.
oleh: Paulus Aditya Hernawan
Apa yang muncul di benak kalian ketika mendengar kata literasi?
- suka baca?
- buku?
- kemampuan membaca?
- perpustakaan?
Ada benarnya, tapi kurang lengkap.
Kemampuan literasi merujuk pada serangkaian keterampilan yang memungkinkan individu untuk membaca, menulis, berhitung, serta memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai konteks.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Secara umum, literasi mencakup 6 aspek utama:
1๏ธโฃ Baca Tulis
2๏ธโฃ Numerasi
3๏ธโฃ Sains
4๏ธโฃ Digital
5๏ธโฃ Finansial
6๏ธโฃ Budaya & Kewargaan
Jadi literasi bukan hanya tentang membaca, tapi tentang bisa mengonsumsi, memahami, dan menggunakan informasi dalam konteks yang tepat.
Literasi membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dan berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat.
Kemampuan literasi dipengaruhi oleh dua faktor utama:
Faktor Internal ๐
1. Kemampuan Intelektual
2. Minat Belajar
3. Motivasi Belajar
Faktor Eksternal ๐ด
1. Perhatian Orang Tua
2. Pengaruh Media
3. Lingkungan Teman Sebaya
4. Kualitas Pengajaran
5. Sarana dan Prasarana
Gabungan faktor-faktor ini menentukan tingkat literasi seseorang, sehingga perlu perhatian dalam upaya peningkatannya.
Karena dulu teman-teman saya suka baca komik, sayapun secara tidak sadar jadi suka juga. Ini contohnya.
Bagaimana kondisi literasi negara kita?
Menurut PISA 2022, skor literasi membaca Indonesia adalah 359, turun 12 poin dari 2018 dan di bawah rata-rata global 476.
UNESCO melaporkan hanya 0,001% penduduk Indonesia rajin membaca, peringkat kedua terbawah secara global.
Indeks literasi digital Indonesia rendah, dengan skor 3,5 dari 5, menunjukkan kesenjangan digital yang signifikan.
Pada 2021, Indonesia berada di peringkat 100 dari 208 negara dalam hal literasi.
โค1
Apa akibat dari kemampuan literasi rendah?
1. Kebodohan yang berkelanjutan
2. Rendahnya produktivitas
3. Pendidikan yang tidak berkualitas
4. Kemiskinan yang meluas
5. Peningkatan kriminalitas
6. Tidak bijak dalam decision making
7. Keterbatasan dalam berpikir kritis
Secara keseluruhan, meningkatkan literasi sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih terdidik, produktif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Lalu bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi kita?
Kita bisa memulainya dengan:
1. Membangun kebiasaan membaca
2. Membuat belajar menjadi menyenangkan
3. Menggunakan teknologi
4. Melibatkan guru dan orang tua
5. Membiasakan diskusi
6. Berpikir kritis, tidak asal percaya
7. Walk the talk/memberi contoh
Konsistensi dalam menerapkan strategi ini dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan masyarakat secara signifikan.
Perkuat literasi dengan sering mengakses DIARY๐ (silakan login menggunakan password email kita masing-masing)
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
#INISIATIF #TGIF
1. Kebodohan yang berkelanjutan
2. Rendahnya produktivitas
3. Pendidikan yang tidak berkualitas
4. Kemiskinan yang meluas
5. Peningkatan kriminalitas
6. Tidak bijak dalam decision making
7. Keterbatasan dalam berpikir kritis
Secara keseluruhan, meningkatkan literasi sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih terdidik, produktif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Lalu bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi kita?
Kita bisa memulainya dengan:
1. Membangun kebiasaan membaca
2. Membuat belajar menjadi menyenangkan
3. Menggunakan teknologi
4. Melibatkan guru dan orang tua
5. Membiasakan diskusi
6. Berpikir kritis, tidak asal percaya
7. Walk the talk/memberi contoh
Konsistensi dalam menerapkan strategi ini dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan masyarakat secara signifikan.
Perkuat literasi dengan sering mengakses DIARY
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
Bonus:
Sejauh mana kemampuan literasi kalian?
Coba jawab soal di bawah ini:
Budi pergi ke pasar untuk membeli sayur dan buah. Ia membeli wortel, bayam, serta apel dan jeruk. Setelah itu, ia pulang dan memasak makan siang."
Manakah dari pilihan berikut yang paling mungkin tidak dibeli Budi di pasar?
A. Apel
B. Bayam
C. Roti
D. Wortel
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค3๐คฃ1
Masih sangat terbuka lebar untuk layak ke piala dunia 2026, lewat round 4 juga gak masalah, terus berjuanglah garudaa ๐ฆ
Jepang menjadi tim Asia pertama yang mengamankan tempat di Piala Dunia!
Indonesia turun satu peringkat, sehingga semakin sulit untuk mengejar posisi kedua untuk lolos langsung. Sasaran yang lebih realistis sekarang adalah finis di posisi ke-3 atau ke-4 untuk melaju ke Babak 4.
Hasil pertandingan:
๐ฆ๐บ Australia 5-1 Indonesia ๐ฎ๐ฉ
๐ฏ๐ต Jepang 2-0 Bahrain ๐ง๐ญ
๐ธ๐ฆ Arab Saudi 1-0 Tiongkok ๐จ๐ณ
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Bahrain pada 25 Maret. Prediksi?
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Timnas, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Kaos ATE INISIATIF masing-masing untuk 3 (tiga) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Selasa, 25 Maret 2025 pukul 15.00 WIB
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIFDukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
THE ONE AND ONLY ๐
Selamat kepada kakak @wisnuaryy yang menjadi satu-satunya peserta Si Paling Jitu dalam Prediksi Tebak-Tebak Seru Australia Vs Indonesia๐ฎ๐ฉ
Kunjungi disini
#INISIATIF #funandmeaningful
Selamat kepada kakak @wisnuaryy yang menjadi satu-satunya peserta Si Paling Jitu dalam Prediksi Tebak-Tebak Seru Australia Vs Indonesia
Kunjungi disini
#INISIATIF #funandmeaningful
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM