Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
PERINGKAT 8 ๐
Rizky Ashari @asharizky (PATT Administrasi Kepesertaan KC Surakarta)
Public Speaking๐ค
Rizky Ashari @asharizky (PATT Administrasi Kepesertaan KC Surakarta)
Public Speaking
Peringkat 4-10 akan mendapatkan Souvenir Kaos dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1๐1๐ฅ1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
PERINGKAT 7 ๐
Kristina Ulfa Sintani Putri @kristinaulfa (Staf EPP KC Sleman)
Dance๐บ
Kristina Ulfa Sintani Putri @kristinaulfa (Staf EPP KC Sleman)
Dance
Peringkat 4-10 akan mendapatkan Souvenir Kaos dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1โคโ๐ฅ1๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
PERINGKAT 6 ๐
Dian Jabar S @Dianjabars (Staf Ahli Dirpatuhal, Sekretaris Badan)
Menyanyi๐ค
Dian Jabar S @Dianjabars (Staf Ahli Dirpatuhal, Sekretaris Badan)
Menyanyi
Peringkat 4-10 akan mendapatkan Souvenir Kaos dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
PERINGKAT 5๐
Vedri Rahmadhana @vedri_rahmadhana (PATT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Dumai)
Ilustrasiโ๏ธ
Vedri Rahmadhana @vedri_rahmadhana (PATT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Dumai)
Ilustrasi
Peringkat 4-10 akan mendapatkan Souvenir Kaos dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
PERINGKAT 4 ๐
Julianus Ndruru @Julianusndruru (Kasir KC Gunungsitoli)
Beatbox๐ถ
Julianus Ndruru @Julianusndruru (Kasir KC Gunungsitoli)
Beatbox
Peringkat 4-10 akan mendapatkan Souvenir Kaos dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1๐1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
JUARA 3 ๐ฅ
Angga Apriawarman @anggaapriawarman (Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran
Kab. Kutai Barat KC Samarinda)
Public Speaking๐ค
Angga Apriawarman @anggaapriawarman (Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran
Kab. Kutai Barat KC Samarinda)
Public Speaking
Juara 3 akan mendapatkan uang pembinaan 300 K + Souvenir Tas/TWS dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โก1๐1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
JUARA 2 ๐ฅ
Pasek Aries Hendra Sidartha @AriesPasek (Kasir KC Ende)
Basket๐
Pasek Aries Hendra Sidartha @AriesPasek (Kasir KC Ende)
Basket
Juara 2 akan mendapatkan uang pembinaan 500 K + Souvenir Tas/TWS dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
JUARA 1 ๐ฅ
JUARA FAVORIT๐
(352 Dukungan Suara Nasional)
Putri Solagracia @solagraciagrace (Staf Kerja Sama Faskes KC Ternate)
Free Diving๐คฟ
JUARA FAVORIT
(352 Dukungan Suara Nasional)
Putri Solagracia @solagraciagrace (Staf Kerja Sama Faskes KC Ternate)
Free Diving
Juara 1 dan Juara Favorit akan mendapatkan uang pembinaan 750 K + 300 K + Souvenir Tas/TWS dukungan dari MSDM๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค4๐1
SAMURAI BIRU TELAH TIBA๐ฒ๐จ
Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berat melawan Jepang pada pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Jumat (15/11/2024), pukul 19.00 WIB.
Ambisi mengalahkan atau mencuri poin dari Jepang bukanlah perkara yang mudah bagi Timnas Indonesia. Sebab, tim Samurai Biru banyak diisi pemain yang merumput di Eropa. Selain itu, mereka juga menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Yang mana, anak asuh Hajime Moriyasu itu kini duduk di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin.
Nah gimana prediksimu sob, mampukah Timnas Garuda melewati ujian berat Jepang ini? Stay tuned
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Timnas, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Kaos ATE INISIATIF masing-masing untuk 3 (tiga) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Jum'at, 15 November pukul 19.00 WIB
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIFDukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Update Info dari HKN Olympic cabor Futsal. Tim Futsal BPJS Kesehatan terus menjaga asa menuju tangga juara. Tetap semangat memberikan yang terbaik๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Perjuangan terus berlanjut. Mhn doa dan dukungan bagi Tim Basketball BPJS Kesehatan pada lanjutan perburuan tempat ke 3 HKN Olympic 2024 cabor bola basket ๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FAILURE RESUME (RESUME KESALAHAN) ๐ญ
oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, teman-teman!
Kebanyakan dari kita pasti pernah membuat Curriculum Vitae (CV) atau resume yang berisi riwayat pendidikan dan pekerjaan kita di organisasi sebelumnya.โค๏ธ
Tentunya kita berharap dengan resume yang berisi segudang prestasi dan pencapaian tersebut, kita bisa memberi gambaran kepada orang lain (baca: recruiter๐ ) tentang kompetensi dan kapabilitas yang kita miliki.
Dalam praktiknya, membuat resume kesalahan (failure resume) ini akan terasa aneh atau bahkan meresahkan di awal. Namun seperti halnya memulai kebiasaan mencatat hal-hal apa yang kita syukuri setiap hari (gratitude notes), jika kita sudah bisa menjadikan satu rutinitas dalam hidup kita, tentu nantinya akan jauh lebih mudah.
Dan mulailah dari sekarang, jangan menunggu sampai kita melakukan kesalahan besar dulu baru menuliskannya. Start with small things, and start from NOW.
Buku apa yang sedang kalian baca pagi ini?
Thank God Itโs Thursday!โค๏ธ
#INISIATIF
oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, teman-teman!
Kebanyakan dari kita pasti pernah membuat Curriculum Vitae (CV) atau resume yang berisi riwayat pendidikan dan pekerjaan kita di organisasi sebelumnya.
Tentunya kita berharap dengan resume yang berisi segudang prestasi dan pencapaian tersebut, kita bisa memberi gambaran kepada orang lain (baca: recruiter
Namun pernahkah teman-teman membuat sebuah resume yang berisi daftar kesalahan (failure) yang pernah kita lakukan di masa lalu?๐
Banyak dari kita yang menganggap kesalahan di masa lalu adalah sesuatu yang lebih baik dilupakan, dihilangkan, atau dianggap tidak pernah ada.
Sebuah kesalahan, sekecil apa pun, atau sebesar apa pun itu, adalah โdata.โ Itu adalah bukti nyata bahwa yang kita lakukan sebelumnya adalah sesuatu yang tidak tepat, sehingga berakibat buruk pada diri kita, fisik maupun emosi, yang telah membentuk diri kita menjadi seperti sekarang ini.
Dengan penerimaan, melakukan refleksi atas perilaku dan hasil serta konsekuensi yang kita peroleh akan memberikan kita insight atau pencerahan yang sangat berharga, sehingga kecil kemungkinan kita akan mengulanginya.
Ini juga akan melatih kita untuk memiliki tanggung jawab 100% atas hidup kita, dan tidak menyalahkan orang lain atas hal-hal buruk yang pernah terjadi dalam hidup.
Dalam praktiknya, membuat resume kesalahan (failure resume) ini akan terasa aneh atau bahkan meresahkan di awal. Namun seperti halnya memulai kebiasaan mencatat hal-hal apa yang kita syukuri setiap hari (gratitude notes), jika kita sudah bisa menjadikan satu rutinitas dalam hidup kita, tentu nantinya akan jauh lebih mudah.
Dan mulailah dari sekarang, jangan menunggu sampai kita melakukan kesalahan besar dulu baru menuliskannya. Start with small things, and start from NOW.
Buku apa yang sedang kalian baca pagi ini?
Thank God Itโs Thursday!
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
OPEN MINDED ๐
oleh: Muhammad Farid Maricar
Menyatakan diri sebagai orang yang open-minded bukan sekadar keterbukaan terhadap berbagai pandangan, tetapi juga memiliki sikap untuk mengevaluasi dan mempertimbangkan pandangan tersebut secara objektif, meski bertentangan dengan opini pribadi.
Dalam diskusi, semua orang berhak berargumen dari sudut pandangnya masing-masing. Namun, argumen yang kuat dan valid biasanya dibangun di atas dasar bukti yang bisa diverifikasi atau uji validitas.
Jika sebuah argumen berdiri tanpa dasar, mudah untuk kehilangan kredibilitas, terutama di kalangan yang lebih ahli dalam bidang terkait. Oleh karena itu, ketika dihadapkan pada permintaan bukti atau validasi, argumen yang solid seharusnya dapat menampilkan data atau penalaran yang terukur.
Salah satu risiko dalam menyatakan diri open-minded adalah terbuka pada kritik yang mungkin tidak mudah diterima. Jika seseorang mengunci akses terhadap argumen (baca : BLOKIR), terutama dari mereka yang memiliki kapasitas memahami secara mendalam, ada risiko informasi tersebut disalahpahami.
Karenanya, sebaiknya, akses ke argumen dan data yang mendukung tetap dibuka agar siapapun, terutama yang memiliki pengetahuan relevan, dapat mengevaluasi kebenaran argumen tersebut.
Jika argumen terbukti keliru, meralatnya menjadi bagian dari proses belajar dan tanggung jawab untuk menjaga keakuratan informasi. Hal ini juga menunjukkan sikap rendah hati dan kesediaan untuk menerima bahwa pendapat atau pandangan kita bisa saja berubah seiring adanya bukti atau fakta baru.
Jika sebuah argumen disebarkan kepada orang yang kurang paham tanpa penjelasan yang cukup, ini bisa memicu sesat pikir atau pemahaman yang salah.
Apalagi di era digital, zaman di mana informasi yang tidak akurat dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan persepsi yang salah. Oleh sebab itu, jika sebuah argumen memiliki bukti yang masih lemah, mungkin lebih baik ditahan dulu untuk kalangan terbatas atau dibahas dengan orang yang lebih memahami.
As always, please correct me if I'm wrong.
#INISIATIF
oleh: Muhammad Farid Maricar
"A key to lifelong learning is engaging with others who disagree with you (Salah satu kunci pembelajaran seumur hidup adalah berinteraksi dengan orang lain yang tidak sependapat dengan anda)" ~ Adam Grant
Menyatakan diri sebagai orang yang open-minded bukan sekadar keterbukaan terhadap berbagai pandangan, tetapi juga memiliki sikap untuk mengevaluasi dan mempertimbangkan pandangan tersebut secara objektif, meski bertentangan dengan opini pribadi.
Jadi, bukan hanya soal menerima pendapat baru, melainkan juga kesiapan untuk menguji kebenaran dan kegunaan argumen tersebut secara kritis.
Dalam diskusi, semua orang berhak berargumen dari sudut pandangnya masing-masing. Namun, argumen yang kuat dan valid biasanya dibangun di atas dasar bukti yang bisa diverifikasi atau uji validitas.
Jika sebuah argumen berdiri tanpa dasar, mudah untuk kehilangan kredibilitas, terutama di kalangan yang lebih ahli dalam bidang terkait. Oleh karena itu, ketika dihadapkan pada permintaan bukti atau validasi, argumen yang solid seharusnya dapat menampilkan data atau penalaran yang terukur.
Salah satu risiko dalam menyatakan diri open-minded adalah terbuka pada kritik yang mungkin tidak mudah diterima. Jika seseorang mengunci akses terhadap argumen (baca : BLOKIR), terutama dari mereka yang memiliki kapasitas memahami secara mendalam, ada risiko informasi tersebut disalahpahami.
Karenanya, sebaiknya, akses ke argumen dan data yang mendukung tetap dibuka agar siapapun, terutama yang memiliki pengetahuan relevan, dapat mengevaluasi kebenaran argumen tersebut.
Jika ternyata menyadari argumen kita salah, atau ambigu, atau menyebabkan kesalah pahaman,
bukan hal yang tabu untuk menarik atau mengoreksi argumen karena hal ini bagian dari etika intelektual,
bukan tanda kelemahan
.
Jika argumen terbukti keliru, meralatnya menjadi bagian dari proses belajar dan tanggung jawab untuk menjaga keakuratan informasi. Hal ini juga menunjukkan sikap rendah hati dan kesediaan untuk menerima bahwa pendapat atau pandangan kita bisa saja berubah seiring adanya bukti atau fakta baru.
Jika sebuah argumen disebarkan kepada orang yang kurang paham tanpa penjelasan yang cukup, ini bisa memicu sesat pikir atau pemahaman yang salah.
Apalagi di era digital, zaman di mana informasi yang tidak akurat dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan persepsi yang salah. Oleh sebab itu, jika sebuah argumen memiliki bukti yang masih lemah, mungkin lebih baik ditahan dulu untuk kalangan terbatas atau dibahas dengan orang yang lebih memahami.
As always, please correct me if I'm wrong.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
SI PALING JITU ๐
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Jepang menang selain opsi skor di atas
- Kaki Kanan
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu๐ฒ๐จ
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Sabtu, 16 Nov maks pukul 12.00 WIB๐
#INISIATIFdukungTimnas
Timnas Indonesia gagal menandingi Jepang yang masih terlalu kuat pada Matchday 5 Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Garuda menyerah 0-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (15/11/2024) malam WIB. Gol bagi Jepang tercipta akibat bunuh diri Justin Hubner, Takumi Minamino, Hidemasa Morita, dan Yukinari Sugawara.
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Jepang menang selain opsi skor di atas
- Kaki Kanan
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Sabtu, 16 Nov maks pukul 12.00 WIB
#INISIATIFdukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Sisi Positif Dari Negatif Thinking ๐
oleh: Emil Bachtiar
Selamat pagi sahabat. Izin share bacaan saya pagi ini, yaitu postingan dari teman FB๐ ๐
Berikut beberapa sisi positif dari negatif thinking:
1. Persiapan Lebih Baik untuk Menghadapi Kemungkinan Buruk:
Berpikir negatif dapat membantu seseorang mengantisipasi berbagai skenario buruk yang mungkin terjadi. Ini bisa memicu tindakan preventif, seperti mempersiapkan rencana cadangan atau solusi alternatif. Dengan membayangkan apa yang mungkin salah, seseorang bisa lebih siap secara mental dan praktis menghadapi masalah yang timbul.
2. Menghindari Over-Optimisme:
Terkadang, terlalu optimis bisa membuat seseorang meremehkan risiko atau tantangan yang sebenarnya ada. Berpikir negatif membantu menjaga keseimbangan, membuat seseorang lebih realistis dalam mengevaluasi situasi. Ini dapat mencegah kekecewaan besar ketika hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan.
3. Meningkatkan Kemampuan untuk Mengkritisi:
Berpikir negatif sering kali melibatkan menganalisis kelemahan atau kekurangan dari suatu ide atau situasi. Kemampuan untuk berpikir kritis ini dapat bermanfaat dalam pengambilan keputusan yang lebih rasional dan matang, karena seseorang lebih berhati-hati dalam mengevaluasi segala kemungkinan yang ada.
4. Meningkatkan Daya Tahan Mental:
Berpikir negatif juga dapat membantu membangun daya tahan mental. Seseorang yang telah terbiasa menghadapi pikiran-pikiran negatif dan kemungkinan buruk akan lebih tangguh saat menghadapi tantangan nyata. Pengalaman mengatasi kekhawatiran yang lebih sering memungkinkan seseorang menjadi lebih kuat secara emosional.
5. Memotivasi untuk Berjuang Lebih Keras:
Pikiran negatif kadang-kadang bisa menjadi motivator kuat. Misalnya, ketakutan akan kegagalan dapat memicu seseorang untuk bekerja lebih keras dan lebih disiplin. Rasa was-was atau kekhawatiran bisa menjadi dorongan untuk mencapai hasil yang lebih baik, agar hasil buruk yang dikhawatirkan tidak terjadi.
Buku apa yang anda baca pagi ini?
#INISIATIF #weekend
oleh: Emil Bachtiar
Selamat pagi sahabat. Izin share bacaan saya pagi ini, yaitu postingan dari teman FB
Negatif thinking atau berpikir negatif seringkali dianggap sebagai sesuatu yang merugikan, karena dapat memicu stres, kecemasan, dan menurunkan kualitas hidup. Namun, ada beberapa sisi positif yang bisa diambil dari pola berpikir ini, terutama jika digunakan dengan cara yang tepat.
Berikut beberapa sisi positif dari negatif thinking:
1. Persiapan Lebih Baik untuk Menghadapi Kemungkinan Buruk:
Berpikir negatif dapat membantu seseorang mengantisipasi berbagai skenario buruk yang mungkin terjadi. Ini bisa memicu tindakan preventif, seperti mempersiapkan rencana cadangan atau solusi alternatif. Dengan membayangkan apa yang mungkin salah, seseorang bisa lebih siap secara mental dan praktis menghadapi masalah yang timbul.
2. Menghindari Over-Optimisme:
Terkadang, terlalu optimis bisa membuat seseorang meremehkan risiko atau tantangan yang sebenarnya ada. Berpikir negatif membantu menjaga keseimbangan, membuat seseorang lebih realistis dalam mengevaluasi situasi. Ini dapat mencegah kekecewaan besar ketika hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan.
3. Meningkatkan Kemampuan untuk Mengkritisi:
Berpikir negatif sering kali melibatkan menganalisis kelemahan atau kekurangan dari suatu ide atau situasi. Kemampuan untuk berpikir kritis ini dapat bermanfaat dalam pengambilan keputusan yang lebih rasional dan matang, karena seseorang lebih berhati-hati dalam mengevaluasi segala kemungkinan yang ada.
4. Meningkatkan Daya Tahan Mental:
Berpikir negatif juga dapat membantu membangun daya tahan mental. Seseorang yang telah terbiasa menghadapi pikiran-pikiran negatif dan kemungkinan buruk akan lebih tangguh saat menghadapi tantangan nyata. Pengalaman mengatasi kekhawatiran yang lebih sering memungkinkan seseorang menjadi lebih kuat secara emosional.
5. Memotivasi untuk Berjuang Lebih Keras:
Pikiran negatif kadang-kadang bisa menjadi motivator kuat. Misalnya, ketakutan akan kegagalan dapat memicu seseorang untuk bekerja lebih keras dan lebih disiplin. Rasa was-was atau kekhawatiran bisa menjadi dorongan untuk mencapai hasil yang lebih baik, agar hasil buruk yang dikhawatirkan tidak terjadi.
Dengan kata lain, negatif thinking bisa menjadi alat yang berguna jika diimbangi dengan sikap reflektif dan tindakan konstruktif.
Namun, penting untuk menjaga
agar tidak terjebak dalam pola pikir yang terlalu pesimis
, karena ini justru bisa menghambat kemajuan.
Buku apa yang anda baca pagi ini?
#INISIATIF #weekend
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2
Segeralah bertobat ๐ ๐ ๐
Ironi Pasien Korban Judi Online di RSCM: Masih Usia Produktif, Didominasi Pekerja Aktif
Klik untuk baca:
https://www.kompas.com/tren/read/2024/11/16/140000065/ironi-pasien-korban-judi-online-di-rscm--masih-usia-produktif-didominasi?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Top_Mobile
Ironi Pasien Korban Judi Online di RSCM: Masih Usia Produktif, Didominasi Pekerja Aktif
Klik untuk baca:
https://www.kompas.com/tren/read/2024/11/16/140000065/ironi-pasien-korban-judi-online-di-rscm--masih-usia-produktif-didominasi?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Top_Mobile
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
KOMPAS.com
Ironi Pasien Korban Judi Online di RSCM: Masih Usia Produktif, Didominasi Pekerja Aktif
Ironi pasien korban judi online yang dirawat di RSCM, masih usia produktif dan sebagian besar pekerja aktif dan kepala keluarga.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
SI PALING JITU ๐น
FYI. Nama-nama di bawah ini berhasil memprediksi dengan tepat pada 2 polling Pertandingan Timnas Indonesia Vs Timnas Jepang๐ฅ ๐ฎ๐ฉ
Leader :
1. Bapak Indra Bayu Bagan @Bayubagan (Kepala Cabang Biak Numfor)
------------
1. Rizki Agustino @rizkiagustino (Staf Manajemen Klaim Kepbid MKU)
2. Asrizal @SutanBandaroKaciak (Staf PMPF Kab.Lebong KC Curup)
3. Muhammad Novar Nasution @muhammadnovarnasution (Kabag. Kepesertaan KC Pematangsiantar)
4. Sampurno Fery Samsuri @SaguerManis (Staf TI wilayah X, Kepbid OKTI)
5. Mochamad Rakha Swardhana @rakhapkp (PATT Admin Pemeriksa KC Banyuwangi)
6. Diky Ardi Yudha @Dikyard1 (Kepala Kabupaten Lebong KC Curup)
7. Heru Pratama @heruhp94 (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Tapaktuan)
8. Pasek Aries @AriesPasek (Kasir KC Ende)
9. Marianus Ama Kii @man_ei4 (Staf Penagihan KC Maumere)
10. Rinalde Kurniawan @edorinalde (Staf Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan KC Bengkulu)
11. Muhammad Ayyub Ibrahim @ayyub_Ibrahim (Kabag MLK KC Lubuklinggau)
12. Turibius Tukan P @Jasdu_it (Kasir KC Muara Teweh)
13. Lili Nugroho Dipura @lilidipura (Staf Hubungan Antar Lembaga Kepbid HALREG)
14. Hafiz Fiqi Delmizar @Jayyek (Plh. Kepala Kabupaten Nagan Raya KC Meulaboh)
15. Umar (Kepala Kab Halmahera Utara KC Ternate)
16. Aqib Sofwandi (PATT Komsek KC Solok)
17. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
18. Alvin Naufal Jacob @justalveen (PATT Staf EP3RS KC Purwokerto)
19. Roef Efindro @roefatuk (Staf UPK KC Solok)
20. Hermans @hermans99 (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bogor)
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru selanjutnya๐
Semangat Menolak Menyerah. Pemain teruslah berjuang di lapangan, kami para suporter tetap setia mendukung dan mendoakan dari jauh๐ ๐ฎ๐ฉ
FYI. Nama-nama di bawah ini berhasil memprediksi dengan tepat pada 2 polling Pertandingan Timnas Indonesia Vs Timnas Jepang
Leader :
1. Bapak Indra Bayu Bagan @Bayubagan (Kepala Cabang Biak Numfor)
------------
1. Rizki Agustino @rizkiagustino (Staf Manajemen Klaim Kepbid MKU)
2. Asrizal @SutanBandaroKaciak (Staf PMPF Kab.Lebong KC Curup)
3. Muhammad Novar Nasution @muhammadnovarnasution (Kabag. Kepesertaan KC Pematangsiantar)
4. Sampurno Fery Samsuri @SaguerManis (Staf TI wilayah X, Kepbid OKTI)
5. Mochamad Rakha Swardhana @rakhapkp (PATT Admin Pemeriksa KC Banyuwangi)
6. Diky Ardi Yudha @Dikyard1 (Kepala Kabupaten Lebong KC Curup)
7. Heru Pratama @heruhp94 (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Tapaktuan)
8. Pasek Aries @AriesPasek (Kasir KC Ende)
9. Marianus Ama Kii @man_ei4 (Staf Penagihan KC Maumere)
10. Rinalde Kurniawan @edorinalde (Staf Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan KC Bengkulu)
11. Muhammad Ayyub Ibrahim @ayyub_Ibrahim (Kabag MLK KC Lubuklinggau)
12. Turibius Tukan P @Jasdu_it (Kasir KC Muara Teweh)
13. Lili Nugroho Dipura @lilidipura (Staf Hubungan Antar Lembaga Kepbid HALREG)
14. Hafiz Fiqi Delmizar @Jayyek (Plh. Kepala Kabupaten Nagan Raya KC Meulaboh)
15. Umar (Kepala Kab Halmahera Utara KC Ternate)
16. Aqib Sofwandi (PATT Komsek KC Solok)
17. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
18. Alvin Naufal Jacob @justalveen (PATT Staf EP3RS KC Purwokerto)
19. Roef Efindro @roefatuk (Staf UPK KC Solok)
20. Hermans @hermans99 (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bogor)
Karena pengumuman awal slot giveaway kaos ATE INISIATIF nya hanya untuk 3 orang,
tapi melihat antusiasme para pendukung Timnas yang luar biasa maka slot giveaway kali ini akan dicukupkan menjadi 5 orang (maaf belum bisa banyak karena stok souvenir udah menipis menjelang akhir tahun)
. Seperti biasa penentuan pemenangnya akan diundi oleh panitia (hasil pengundian akan diumumkan segera)
๐
Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
THE COMPLAINERS AND THE SOLUTIONERS ๐ซฒ ๐ซฑ
oleh: Pambudi Sunarsihanto
Selasa pagi saya terbang ke Surabaya naik Garuda. Dan penumpang di sebelah saya pun mengajak ngobrol sebut saja namanya Indah. Ternyata Indah bekerja di sebuah perusahaan lokal yang bergerak di bidang konstruksi di bagian Logistik. saya pun memperkenalkan diri sambil menyebutkan bahwa saya bekerja di bagian HR. Oh My God, you will not imagine what is coming.
"O ya? Bapak bekerja di bagian HR? Saya nggak tahu HR di tempat bapak itu bagaimana? Tapi kalau di tempat saya nih Pak, HR itu ......" (Saya sensor๐ ), karena setelah itu keluarlah semua komplain dan keluhan tentang HR di perusahaan Indah).
Ya Allah, apa dosaku pagi itu ya? Bangun jam 3 pagi, berangkat ke airport jam 4, naik pesawat pagi-pagi to listen to those crap?
Beberapa jam kemudian, setelah saya check in ke hotel Marriott, telepon saya berdering.
Seorang mentรฉe saya yg menelepon.
"Mas Paaaaaaam, Alhamdulillah, aku dapet award."
"O iya.... award apa?"
"Aku dapet award sebagai Best Trainer di Asia Pacific"
"Wow.. well done, Puspita, congratulations.. I am proud of you."
Namanya Puspita (she is one of my mentรฉe), dia bekerja sebagai Training Manager (merangkap sebagai Leadership trainer) di sebuah perusahaan Eropa.
She works extremely hard, tetapi dia selalu tersenyum dan menyebarkan enegry positive ke lingkungannya. Pada awalnya dia memulai sebagai trainer, kemudian ditambah tugasnya menjadi Training Manager. Kemudian bahkan ditambah lagi dengan beberapa negara yang harus dia tangani. Sekarang Puspita harus juga responsible untuk Indonesia, Malaysia dan Thailand.
Kebayang sibuknya kayak apa. Padahal Puspita juga harus mengurus kedua anak perempuannya yang beranjak remaja.
"Teman teman saya dari negara lain (Philippines dan Malaysia) gak kuat. Komplain dan kemudian keluar. Buktinya mereka gak dapat job yang lebih bagus. Bahkan mereka tidak enjoy juga. Kemudian boss saya menambahkan ke saya untuk sekarang mengerjakan juga hal yang sama di Thailand dan Malaysia.
Orang lain pengin banget dapat opportunity dan pengalaman kerja di luar negeri. Apakah saya yang dipercaya boss saya dengan tugas (tambahan) ini harus complain? Enggak kan?"
"Memang saya saat ini belum dipromosikan. Memang gaji saya masih di bawah dari orang lain yang selevel dengan saya. Tapi bagi saya yang penting dapat belajar dan pengalamannya.
Dan saya yakin suatu saat, mungkin dua atau tiga tahun lagi, boss saya (atau perusahaan lain) akan mengapresiasi saya."
Dan saya pun kagum pada seorang Puspita yang begitu positive melihat karier dan kehidupannya.
Kita bandingkan ya dengan Indah. Indah kariernya gak berkembang, gajinya gak naik-naik, gak banyak belajar. Indah komplain banyak tentang bossnya, perusahaannya dan HR nya? Apakah dengan attitude seperti itu masa depannya akan lebih bagus? No way!
Sementara Puspita, menyadari bahwa sekarang gajinya belum naik, kerjaanya makin sibuk, tanggung jawab bertambah.... Tapi dia nggak pernah complain, dia selalu positive dan menganggap bahwa ini adalah proses learning baginya.
Diantara kedua talent ini, mana yang menurut anda suatu saat kariernya akan berkembang pesat?
oleh: Pambudi Sunarsihanto
Selasa pagi saya terbang ke Surabaya naik Garuda. Dan penumpang di sebelah saya pun mengajak ngobrol sebut saja namanya Indah. Ternyata Indah bekerja di sebuah perusahaan lokal yang bergerak di bidang konstruksi di bagian Logistik. saya pun memperkenalkan diri sambil menyebutkan bahwa saya bekerja di bagian HR. Oh My God, you will not imagine what is coming.
"O ya? Bapak bekerja di bagian HR? Saya nggak tahu HR di tempat bapak itu bagaimana? Tapi kalau di tempat saya nih Pak, HR itu ......" (Saya sensor
Saya berusaha mengalihkan topik dengan menanyakan tentang business perusahaannya. Kembali semua curhat, curcol, komplain, keluhan dan ratapan keluar.
Tentang bisnis yang gak jelas, strategy yang gak terarah, tentang karier dia yang gak berkembang (karena perusahaan tidak memberikan kepastian career path)
Ya Allah, apa dosaku pagi itu ya? Bangun jam 3 pagi, berangkat ke airport jam 4, naik pesawat pagi-pagi to listen to those crap?
Well, intinya karier Indah tidak berkembang, gajinya nggak naik-naik, ilmunya nggak nambah-nambah. Dan Indah komplain habis karena semua itu adalah salahnya perusahaan, salahnya HR, dan salahnya bossnya.
Beberapa jam kemudian, setelah saya check in ke hotel Marriott, telepon saya berdering.
Seorang mentรฉe saya yg menelepon.
"Mas Paaaaaaam, Alhamdulillah, aku dapet award."
"O iya.... award apa?"
"Aku dapet award sebagai Best Trainer di Asia Pacific"
"Wow.. well done, Puspita, congratulations.. I am proud of you."
Namanya Puspita (she is one of my mentรฉe), dia bekerja sebagai Training Manager (merangkap sebagai Leadership trainer) di sebuah perusahaan Eropa.
She works extremely hard, tetapi dia selalu tersenyum dan menyebarkan enegry positive ke lingkungannya. Pada awalnya dia memulai sebagai trainer, kemudian ditambah tugasnya menjadi Training Manager. Kemudian bahkan ditambah lagi dengan beberapa negara yang harus dia tangani. Sekarang Puspita harus juga responsible untuk Indonesia, Malaysia dan Thailand.
Kebayang sibuknya kayak apa. Padahal Puspita juga harus mengurus kedua anak perempuannya yang beranjak remaja.
Puspita pernah bercerita,"Tugas saya memang jadi tambah banyak. Saya memang jadi sibuk luar biasa. Tapi mengapa saya harus complain?".
"Bagi saya pekerjaan itu learning opportunity. Semakin banyak pekerjaan saya berarti itu semakin banyak saya belajar kan. Justru saya harus berterima kasih bahwa boss saya memberikan kesempatan saya belajar lebih banyak lagi"
"Teman teman saya dari negara lain (Philippines dan Malaysia) gak kuat. Komplain dan kemudian keluar. Buktinya mereka gak dapat job yang lebih bagus. Bahkan mereka tidak enjoy juga. Kemudian boss saya menambahkan ke saya untuk sekarang mengerjakan juga hal yang sama di Thailand dan Malaysia.
Orang lain pengin banget dapat opportunity dan pengalaman kerja di luar negeri. Apakah saya yang dipercaya boss saya dengan tugas (tambahan) ini harus complain? Enggak kan?"
"Memang saya saat ini belum dipromosikan. Memang gaji saya masih di bawah dari orang lain yang selevel dengan saya. Tapi bagi saya yang penting dapat belajar dan pengalamannya.
Dan saya yakin suatu saat, mungkin dua atau tiga tahun lagi, boss saya (atau perusahaan lain) akan mengapresiasi saya."
Dan saya pun kagum pada seorang Puspita yang begitu positive melihat karier dan kehidupannya.
Kita bandingkan ya dengan Indah. Indah kariernya gak berkembang, gajinya gak naik-naik, gak banyak belajar. Indah komplain banyak tentang bossnya, perusahaannya dan HR nya? Apakah dengan attitude seperti itu masa depannya akan lebih bagus? No way!
Sementara Puspita, menyadari bahwa sekarang gajinya belum naik, kerjaanya makin sibuk, tanggung jawab bertambah.... Tapi dia nggak pernah complain, dia selalu positive dan menganggap bahwa ini adalah proses learning baginya.
Diantara kedua talent ini, mana yang menurut anda suatu saat kariernya akan berkembang pesat?
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM