TIDAK SEMUA ILMU DIAJARKAN DI SEKOLAH FORMAL ๐
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Kemarin sore ngobrol ama si anak ngenger di rumah saya sambil di mobil perjalanan pulang dari Bandara Sukarno Hatta menuju ke rumah... Anak ngenger yang nyetirin saya ini lulusan pesantren di mana sejak SD SMP SMA di pesantren... Secara karakter dan akhlak saya amati dan berinteraksi hampir tidak ada masalah. Semua baik baik saja... Minimal modal dasar karakter sudah ada... Al Amin... Yang bisa dipercaya dan sepertinya emang bisa dipercaya, walau ini ujiannya paling pas biasanya keterkaitan dengan UANG... belum pernah teruji ini.. makanya saya masih bilang sepertinya.
Salah satu bahasannya adalah... dia sampaikan... saya setelah 2 minggu lalu diskusi ama Pak APU... saya batalkan cita-cita saya setelah lulus kuliah 2 tahun lagi untuk kerja di Pesantren bergaji 3jt sebulan...
Masuk akal juga masak saya sekarang kuliah di biayain Pak APU 4.5jt sebulan kemudian saya kerja target saya di bawah biaya kuliah.
Cita cita saya terlalu rendah... Saya sadar dan rencana saya setelah lulus kuliah 2 tahun lagi saya akan pergi ke luar negeei ke Timur Tengah mencari pekerjaan di sana... Jadi saya ijin untuk mulai kursus Bahasa Arab dari sekarang.
Bagus... kalau kamu sadar... jadi manusia itu jangan terlalu seneng ketika semua cita-citanya tercapai karena bisa jadi cita-citanya terlalu rendah.. Emang bikin cita-cita ya harus SMART Spesific Measurable Achievable Relevant Timeline ... Tinggi boleh terlalu tinggi yang gak masuk akal juga gak boleh... Misal.. kamu sekolah agama terus cita-cita kamu mau jadi dokter spesialis jantung di usia 25 tahun... ini gak realistis gak relevant.
Pengalaman hidup saya, ketika saya kuliah dulu saya berpikir kalau udah selesai kuliah udah selesai sekolah semuanya enak hidup tenang.. Ternyata KAGAK... Lulus sekolah atau kuliah itu malah mengantarkan saya ke dunia kehidupan yang sesungguhnya beda kayak naik gunung... Misal kita naik gunung tentu kita usaha sampai penuh agar sampai puncak, sampai puncak kita menikmati keindahan alamnya dan puas habis itu turun... Plong rasanya.
Lulus Sekolah atau Kuliah gak gitu... perasaan awalnya gitu... ternyata setelah lulus sampai puncak yang saya lihat adalah gunung-gunung yang lain yang mau gak mau harus saya selesaikan episodenya...
Gunung mencari pekerjaan, gunung mencari uang, gunung menikah berkeluarga, gunung berelasi dengan teman, gunung bersosial dengan lingkungan.. dan masih banyak lagi gunung-gunung yang lain dan mau gak mau seneng gak seneng harus saya hadapi.
Lanjut part 2
oleh: Agung Prasetyo Utomo
Kemarin sore ngobrol ama si anak ngenger di rumah saya sambil di mobil perjalanan pulang dari Bandara Sukarno Hatta menuju ke rumah... Anak ngenger yang nyetirin saya ini lulusan pesantren di mana sejak SD SMP SMA di pesantren... Secara karakter dan akhlak saya amati dan berinteraksi hampir tidak ada masalah. Semua baik baik saja... Minimal modal dasar karakter sudah ada... Al Amin... Yang bisa dipercaya dan sepertinya emang bisa dipercaya, walau ini ujiannya paling pas biasanya keterkaitan dengan UANG... belum pernah teruji ini.. makanya saya masih bilang sepertinya.
Ingat kalau kata buku sentuhan tangan midas ada 5 hal yang bikin kita sukses :
1. Ibu Jari : Karakter diri
2. Telunjuk : Focus , Follow One Course Until Sukses
3. Jari Tengah : Konsistensi
4. Jari Manis : Network
5. Kelingkinh : Kompetensi Detail.
Salah satu bahasannya adalah... dia sampaikan... saya setelah 2 minggu lalu diskusi ama Pak APU... saya batalkan cita-cita saya setelah lulus kuliah 2 tahun lagi untuk kerja di Pesantren bergaji 3jt sebulan...
Masuk akal juga masak saya sekarang kuliah di biayain Pak APU 4.5jt sebulan kemudian saya kerja target saya di bawah biaya kuliah.
Cita cita saya terlalu rendah... Saya sadar dan rencana saya setelah lulus kuliah 2 tahun lagi saya akan pergi ke luar negeei ke Timur Tengah mencari pekerjaan di sana... Jadi saya ijin untuk mulai kursus Bahasa Arab dari sekarang.
Bagus... kalau kamu sadar... jadi manusia itu jangan terlalu seneng ketika semua cita-citanya tercapai karena bisa jadi cita-citanya terlalu rendah.. Emang bikin cita-cita ya harus SMART Spesific Measurable Achievable Relevant Timeline ... Tinggi boleh terlalu tinggi yang gak masuk akal juga gak boleh... Misal.. kamu sekolah agama terus cita-cita kamu mau jadi dokter spesialis jantung di usia 25 tahun... ini gak realistis gak relevant.
Pengalaman hidup saya, ketika saya kuliah dulu saya berpikir kalau udah selesai kuliah udah selesai sekolah semuanya enak hidup tenang.. Ternyata KAGAK... Lulus sekolah atau kuliah itu malah mengantarkan saya ke dunia kehidupan yang sesungguhnya beda kayak naik gunung... Misal kita naik gunung tentu kita usaha sampai penuh agar sampai puncak, sampai puncak kita menikmati keindahan alamnya dan puas habis itu turun... Plong rasanya.
Lulus Sekolah atau Kuliah gak gitu... perasaan awalnya gitu... ternyata setelah lulus sampai puncak yang saya lihat adalah gunung-gunung yang lain yang mau gak mau harus saya selesaikan episodenya...
Gunung mencari pekerjaan, gunung mencari uang, gunung menikah berkeluarga, gunung berelasi dengan teman, gunung bersosial dengan lingkungan.. dan masih banyak lagi gunung-gunung yang lain dan mau gak mau seneng gak seneng harus saya hadapi.
Lanjut part 2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Gak enaknya lagi setelah lulus kuliah atau sekolah sudah tidak disebut lagi sebagai Pelajar atau Mahasiswa tetapi udah ganti gelar Sarjana atau Lulusan... Nah ini berat... saat jadi pelajar atau mahasiswa kalau salah masih dipandang wajar salah masih belajar... Kalau udah lulus statusnya bukan wajar salah tetapi koq Goblok ya sebagai Lulusan atau Sarjana... Ini beban berat seakan-akan kita gak boleh salah. Tapi fakta yang dihadapi emang gitu.. Jangan sampai kita bikin banyak kesalahan dalam kehidupan yang akhirnya bikin ribet diri kita sendiri dalam menjalani kehidupan.
Jadi sekarang kamu segera cari kursus Bahasa Arab... Agar kamu nanti cari kesempatan kerja di Timur Tengah lebih mudah karena menguasai bahasa Arab... Pekerjaannya apa jangan dipikirin dari sekarang. Siapkan diri dulu aja , bangun kompetensi diri dari Bahasa Arab dulu...
Setelah lulus kuliah kamu juga pasti akan menikah, nah nanti kalau milih istri yang bener-bener jangan asal pilih. Karena istri itu belahan jiwa yang mana akan menjadi Ibadah Seumur hidup sebagai suami istri. Jadikan pernikahan itu laksana surga di dunia bukan laksana neraka di dunia. Salah satu yang kadang ditemuin dalam pernikahan kadang begini.
Saat muda, kita membuat berbagai pilihan tanpa memikirkan masa depan. Terkadang pilihan-pilihan itu merugikan kita di usia paruh baya.
Salah satu yang saya amati adalah tentang pasangan hidup dan pernikahan. Sekali-kali kamu coba nongkrong ke Pengadilan Agama lihatin wajah wajah mereka yang sedang berproses perceraian banyak belajar dari situ.
Menikah dengan orang yang salah akan menjadi hal yang akan kita sesali.
Saat masih muda, periksa kembali motivasi kamu nanti menikah. Jangan menikah untuk meniru teman sebaya, atau untuk kedudukan sosial atau karena tekanan. Menikahlah karena cinta dan persahabatan, nikahi orang yang tepat, nikahi sahabat kamu yang kamu mengenal betul akhlaknya.
Karena jika kamu menikah dengan orang yang salah atau karena alasan yang salah, kamu harus bertahan dengan orang itu seumur hidup. Keadaan bisa menjadi lebih buruk di antara kalian berdua berdua; kemudian depresi, kekerasan fisik, perselingkuhan, rasa sakit, rasa malu, kasus pengadilan, kepahitan akan menentukan tahun-tahun paruh baya kamu, semuanya karena kamu memilih orang yang salah. Keadaan akan menjadi lebih buruk saat anak-anak terlibat. Buatlah pilihan pasangan yang tepat saat kamu masih muda. Apa itu? Ikuti petunjuk agama bagaimana menikah, tetapi mempelajari ilmu yang mendukung petunjuk agama juga akan lebih baik.
Jangan karena merasa udah jatuh cinta setengah mati udah pasti cocok... Jangan kayak gitu...
Itulah mengapa saya selalu menyarankan banyak belajar ke orang-orang tua bukan cuma pelajaran sekolah kuliah tetapi juga Ilmu Kehidupan... Belajar ke orang yang sudah sampai di tujuan yang sama yang kamu inginkan itu lebih baik dari pada mencari jalan sendiri. Tetapi juga jangan yang kamu inginkan terlalu rendah.
Saya hanya mendoakan agar tujuan kamu kerja di Timur Tengah setelah lulus kuliah bisa tercapai... Pelajari dari sekarang , siapkan kompetensimu dari sekarang, agar ketika kesempatan itu datang kamu bisa mencapainya dan mendapatkannya.
Sukses = Kepantasan Kompetensi Diri + Kesempatan
#INISIATIF
Jadi sekarang kamu segera cari kursus Bahasa Arab... Agar kamu nanti cari kesempatan kerja di Timur Tengah lebih mudah karena menguasai bahasa Arab... Pekerjaannya apa jangan dipikirin dari sekarang. Siapkan diri dulu aja , bangun kompetensi diri dari Bahasa Arab dulu...
Setelah lulus kuliah kamu juga pasti akan menikah, nah nanti kalau milih istri yang bener-bener jangan asal pilih. Karena istri itu belahan jiwa yang mana akan menjadi Ibadah Seumur hidup sebagai suami istri. Jadikan pernikahan itu laksana surga di dunia bukan laksana neraka di dunia. Salah satu yang kadang ditemuin dalam pernikahan kadang begini.
Saat muda, kita membuat berbagai pilihan tanpa memikirkan masa depan. Terkadang pilihan-pilihan itu merugikan kita di usia paruh baya.
Salah satu yang saya amati adalah tentang pasangan hidup dan pernikahan. Sekali-kali kamu coba nongkrong ke Pengadilan Agama lihatin wajah wajah mereka yang sedang berproses perceraian banyak belajar dari situ.
Menikah dengan orang yang salah akan menjadi hal yang akan kita sesali.
Saat masih muda, periksa kembali motivasi kamu nanti menikah. Jangan menikah untuk meniru teman sebaya, atau untuk kedudukan sosial atau karena tekanan. Menikahlah karena cinta dan persahabatan, nikahi orang yang tepat, nikahi sahabat kamu yang kamu mengenal betul akhlaknya.
Karena jika kamu menikah dengan orang yang salah atau karena alasan yang salah, kamu harus bertahan dengan orang itu seumur hidup. Keadaan bisa menjadi lebih buruk di antara kalian berdua berdua; kemudian depresi, kekerasan fisik, perselingkuhan, rasa sakit, rasa malu, kasus pengadilan, kepahitan akan menentukan tahun-tahun paruh baya kamu, semuanya karena kamu memilih orang yang salah. Keadaan akan menjadi lebih buruk saat anak-anak terlibat. Buatlah pilihan pasangan yang tepat saat kamu masih muda. Apa itu? Ikuti petunjuk agama bagaimana menikah, tetapi mempelajari ilmu yang mendukung petunjuk agama juga akan lebih baik.
Jangan karena merasa udah jatuh cinta setengah mati udah pasti cocok... Jangan kayak gitu...
Itulah mengapa saya selalu menyarankan banyak belajar ke orang-orang tua bukan cuma pelajaran sekolah kuliah tetapi juga Ilmu Kehidupan... Belajar ke orang yang sudah sampai di tujuan yang sama yang kamu inginkan itu lebih baik dari pada mencari jalan sendiri. Tetapi juga jangan yang kamu inginkan terlalu rendah.
Saya hanya mendoakan agar tujuan kamu kerja di Timur Tengah setelah lulus kuliah bisa tercapai... Pelajari dari sekarang , siapkan kompetensimu dari sekarang, agar ketika kesempatan itu datang kamu bisa mencapainya dan mendapatkannya.
Sukses = Kepantasan Kompetensi Diri + Kesempatan
#INISIATIF
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Perubahan itu pasti dan keberhasilan adalah milik mereka yang siap menghadapi tantangan baru ~ Dirum
Baca dan saksikan selengkapnya๐
Baca dan saksikan selengkapnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Iwan Kusworo
Selamat malam, Sahabat BREED!
Masih ingat adegan dari potongan gambar di atas?
Ya. Itu adalah salah satu scene dari film Spiderman yang dibintangi oleh Tobey Maguire dan Kirsten Dunst.
Uncle Ben di sini berpesan pada Peter Parker, "With great power, comes great responsibility."
Kalimat ini bagus, namun akan lebih dalam lagi maknanya apabila dibalik rangkaiannya.
"With great responsibility, comes great power."
Semakin besar kita mau mengambil tanggung jawab atas hidup kita, semakin besar kendali yang kita miliki.
Menerima tanggung jawab atas masalah yang kita hadapi adalah langkah awal menuju penyelesaiannya.
Ini juga akan menjauhkan kita dari victim mentality, atau selalu merasa menjadi korban, yang ujung-ujungnya cenderung menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan, dan tidak mau mengambil tindakan.
Maaf "nyampah" malem-malem. Pas kebetulan nemu insight bagus ini, masih dari bukunya Mark Manson. ๐คญ
Selamat beristirahat semuanya. โค๏ธ
Masih ingat adegan dari potongan gambar di atas?
Ya. Itu adalah salah satu scene dari film Spiderman yang dibintangi oleh Tobey Maguire dan Kirsten Dunst.
Uncle Ben di sini berpesan pada Peter Parker, "With great power, comes great responsibility."
Kalimat ini bagus, namun akan lebih dalam lagi maknanya apabila dibalik rangkaiannya.
"With great responsibility, comes great power."
Semakin besar kita mau mengambil tanggung jawab atas hidup kita, semakin besar kendali yang kita miliki.
Menerima tanggung jawab atas masalah yang kita hadapi adalah langkah awal menuju penyelesaiannya.
Ini juga akan menjauhkan kita dari victim mentality, atau selalu merasa menjadi korban, yang ujung-ujungnya cenderung menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan, dan tidak mau mengambil tindakan.
Maaf "nyampah" malem-malem. Pas kebetulan nemu insight bagus ini, masih dari bukunya Mark Manson. ๐คญ
Selamat beristirahat semuanya. โค๏ธ
TIDAK CUKUP HANYA MEDICAL CHECK UP (Buat Yang Mau Menikah) ๐ฅฐ
oleh: Agung Prasetyo Utomo
KISAH TREKING & SHARING
Jangan Lupa Minta Slik OJK Sebelum Jatuh Cinta
Hari ini sekitar 10 jam sejak pukul 05.30 sampai pukul 14.30 kami ber 13 melakukan perjalanan ke Sentul dari Jakarta Timur buat Treking ke Bukit Panisan.
Macam-macam profesi kami, tapi paling banyak adalah digital marketing dengan produknya masing masing, ada juga pensiunan, ada juga wartawan, tapi ada juga yang Certify Financial Planner (CFP), dan ada juga Konsultan Minat Bakat Potensi Diri.
Teman yang CFP cerita kalau 3 bulan ini dia diajak roadshow oleh salah satu instansi pemerintah buat memberikan seminar ke adik-adik mahasiswa di seluruh Indonesia.
Materinya ada beberapa :
1. Psikologi pernikahan
2. Kesehatan Pernikahan
3. Keuangan Pernikahan
Nah teman saya yang ini membawakan materi Persiapan Pernikahan secara Keuangan.
Pertanyaan awal saya, mengapa koq instansi pemerintah ini melakukan kegiatan bagus ini?
Jawaban teman saya :
Keprihatinan kepada generasi educated muda yang memiliki pilihan Child Free... Gak mau punya anak karena merasa menjadi BEBAN... Terutama generasi Wanita.
Saya pun mengangguk-angguk memahami alasan dilakukan hal ini... dan saya sepakat sekali bahwa 3 ilmu di atas emang harus diajarkan.
Terus kalau dikeuangan apa yang sampean ajarkan? tanya saya kemudian
1. HUTANG adalah Tanggung Jawab suami istri walau dilakukan sebelum menikah.
Jadi teman saya memberikan pemahaman ke adik-adik mahasiswa untuk sebelum nikah melakukan pengecekan financial ke calon pasangannya. Kalau calon pasangannya sudah memiliki tanggungan hutang Paylater, Pinjol dll. Harap berpikir lebih jauh untuk melangkah ke pernikahan. Karena ketika menikah maka tanggung jawab itu jadi tanggung jawab berdua...
Sontak para adik-adik Mahasiswa baru sadar dan paham...Kagetlah mereka walau akhirnya memahami.
Jadi wajar kalau sebelum menikah atau sebelum saling jatuh cinta cek dulu SLIK OJK nya dan juga diajarkan bagaimana mengajukan Slik OJK secara online... Jangan sampai keburu menikah ternyata bermasalah secara perilaku keuangan....Padahal data perceraian di Pengadilan kebanyakan ya salah satunya masalah Ekonomi.. Jadi lebih baik memilih yang sejak awal SLIK OJK (BI Checking nya) clean...
Why?
Karena setelah menikah karakter positif itu patut dijaga siapa tahu memerlukan untuk beli rumah secara KPR.
Bahasa gaulnya gini gaes :
Artinya, pasangan yang ngutang, kita juga akan dikejar.
Lha kan ya mabok, bukan mulai rumah tangga dari 0 tapi mulai dari minus
Bahkan pasangan itu ngutangnya sebelum nikah
baru nikah, eh udah ikutan dikejar debt collector... Mau Yura???
2. Pesan kedua adalah....
QUOTE TODAY setelah banyak ngobrol sama teman-teman treking :
a. Jangan kamu membalut kemalasanmu dengan kesholehanmu.
Contoh :
Rajin aktif ikut pengajian tapi malas mencari nafkah yang akhirnya merepotkan anak istri tidak ternafkahi dengan mengutarakan ke anak istri Akherat lebih penting dari dunia.
b. Menikah itu menerima kelebihan suami/istri sekaligus juga menelan kekurangannya...
Seutuhnya diterima...
Gimana bener gak nih?
#INISIATIF
oleh: Agung Prasetyo Utomo
KISAH TREKING & SHARING
Jangan Lupa Minta Slik OJK Sebelum Jatuh Cinta
Hari ini sekitar 10 jam sejak pukul 05.30 sampai pukul 14.30 kami ber 13 melakukan perjalanan ke Sentul dari Jakarta Timur buat Treking ke Bukit Panisan.
Macam-macam profesi kami, tapi paling banyak adalah digital marketing dengan produknya masing masing, ada juga pensiunan, ada juga wartawan, tapi ada juga yang Certify Financial Planner (CFP), dan ada juga Konsultan Minat Bakat Potensi Diri.
Teman yang CFP cerita kalau 3 bulan ini dia diajak roadshow oleh salah satu instansi pemerintah buat memberikan seminar ke adik-adik mahasiswa di seluruh Indonesia.
Materinya ada beberapa :
1. Psikologi pernikahan
2. Kesehatan Pernikahan
3. Keuangan Pernikahan
Nah teman saya yang ini membawakan materi Persiapan Pernikahan secara Keuangan.
Pertanyaan awal saya, mengapa koq instansi pemerintah ini melakukan kegiatan bagus ini?
Jawaban teman saya :
Keprihatinan kepada generasi educated muda yang memiliki pilihan Child Free... Gak mau punya anak karena merasa menjadi BEBAN... Terutama generasi Wanita.
Saya pun mengangguk-angguk memahami alasan dilakukan hal ini... dan saya sepakat sekali bahwa 3 ilmu di atas emang harus diajarkan.
Terus kalau dikeuangan apa yang sampean ajarkan? tanya saya kemudian
1. HUTANG adalah Tanggung Jawab suami istri walau dilakukan sebelum menikah.
Jadi teman saya memberikan pemahaman ke adik-adik mahasiswa untuk sebelum nikah melakukan pengecekan financial ke calon pasangannya. Kalau calon pasangannya sudah memiliki tanggungan hutang Paylater, Pinjol dll. Harap berpikir lebih jauh untuk melangkah ke pernikahan. Karena ketika menikah maka tanggung jawab itu jadi tanggung jawab berdua...
Sontak para adik-adik Mahasiswa baru sadar dan paham...Kagetlah mereka walau akhirnya memahami.
Jadi wajar kalau sebelum menikah atau sebelum saling jatuh cinta cek dulu SLIK OJK nya dan juga diajarkan bagaimana mengajukan Slik OJK secara online... Jangan sampai keburu menikah ternyata bermasalah secara perilaku keuangan....Padahal data perceraian di Pengadilan kebanyakan ya salah satunya masalah Ekonomi.. Jadi lebih baik memilih yang sejak awal SLIK OJK (BI Checking nya) clean...
Why?
Karena setelah menikah karakter positif itu patut dijaga siapa tahu memerlukan untuk beli rumah secara KPR.
Bahasa gaulnya gini gaes :
Artinya, pasangan yang ngutang, kita juga akan dikejar.
Lha kan ya mabok, bukan mulai rumah tangga dari 0 tapi mulai dari minus
Bahkan pasangan itu ngutangnya sebelum nikah
baru nikah, eh udah ikutan dikejar debt collector... Mau Yura???
2. Pesan kedua adalah....
QUOTE TODAY setelah banyak ngobrol sama teman-teman treking :
a. Jangan kamu membalut kemalasanmu dengan kesholehanmu.
Contoh :
Rajin aktif ikut pengajian tapi malas mencari nafkah yang akhirnya merepotkan anak istri tidak ternafkahi dengan mengutarakan ke anak istri Akherat lebih penting dari dunia.
b. Menikah itu menerima kelebihan suami/istri sekaligus juga menelan kekurangannya...
Seutuhnya diterima...
Gimana bener gak nih?
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
PAYLATER, MENJERAT dan MERUSAK DIMENSI FINANCIALMU!!!! ๐ญ ๐ซฃ
Oleh : Agung Prasetyo Utomo
Salah satu ciri-ciri anak muda yang bisa sukses adalah yang bisa menunda kesenangan terutama kesenangan yang sifatnya konsumtif.
Awalnya saya gak paham apa itu PAYLATER sampai minggu ini..
Saya baca di berita :
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total utang masyarakat Indonesia melalui PayLater mencapai Rp25,82 triliun pada Juli 2024. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode sebelumnya.
Akhirnya saya penasaran apa sih Paylater sampai akhirnya saya menyimpulkan kalau jaman saya muda dulu usia awal awal kerja 20 tahun lalu... Pay Later itu ya KARTU KREDIT yang tidak ada wujudnya tetapi digital akun yang bisa dipakai belanja sekarang bayarnya kemudian bisa dibayar cash bulan depan atau juga dibayar mencicil tiap bulan tentu dengan kena bunga..
Namanya Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan ya pasti bunganya gede, kalau saya baca berita bunganya bisa 2% an sebulan jadi kalau disetahunkan bisa 24% an itu juga belum ketambahan biaya administrasi dan lain-lain... Miriplah ama tahun 2000 di mana kartu kredit bunga gede-gedean, tapi kemudian ada banyak perubahan sekarang ini... ada biaya macam-macam, ada biaya late charges yang kadang lebih gede dari bunga...
Jaman saya dulu jadi pimpinan di kantor saya yang punya beberapa anak buah yang error masalah financial dengan banyaknya kartu kredit yang dia pakai kemudian gak bisa bayar karena hutangnya di mana-mana...
Widih yang menagih mulai dari ngefax berlembar-lembar dengan tinta hitam
"woei Pak X bayar kartu kreditmu"
Sampai datang ke kantor deb colector... Sampai akhirnya ada salah satu nasabah meninggal dunia baru aturannya diperketat ama pemerintah.
Sebagai atasan saya kadang juga dapat telepon tagihan kartu kredit anak buah saya... diomelin debt colector...
Saya cuma jawab :
"Si Mr X sudah dewasa, semua tanggung jawab hukum atas hutang dia adalah tanggung jawab dia... Saat kasih hutang tidak ngasih tahu saya kenapa saat macet saya ikutan ditagihin...."
Ya itu cerita 15 tahun yang lalu...
Sekarang kartu kredit bermetamorfosa menjadi PAYLATER
Lebih Mudah
Tetap Tanpa Agunan
Tetap bunganya tinggi di atas 24% setahun
Menaikkan GAYA HIDUP, gaya hidup konsumerisme
Akhirnya banyak yang memilih terjerat hutang Paylater
Tidak bisa menunda kesenengan
Slik OJK/BI Checking jadi hitam, tidak bisa aktivitas perbankan lain kayak misal mau punya rumah KPR
Bahkan ada yang tidak bisa kerja karena pemberi kerja meminta BI Checking Online
Tidak menutup kemungkinan ke depan calon mertua akan minta BI Checking calon menantunya... Karena hutang selain dibawa mati juga hutang dibawa nikah.
Mana ada mertua yang mau anaknya diajak nanggung hutang calon menantunya... Lha milih yang lain aja lah...
Paylater selain merusak demensi financialmu.. tentu akan merusak dimensi kehidupanmu yang lain
Ingat!! Kalau ke pengadilan perceraian... kasus paling banyak juga salah satunya karena EKONOMI bisa jadi masalah Paylater yang gak selesai-selesai
#INISIATIF
Oleh : Agung Prasetyo Utomo
Salah satu ciri-ciri anak muda yang bisa sukses adalah yang bisa menunda kesenangan terutama kesenangan yang sifatnya konsumtif.
Awalnya saya gak paham apa itu PAYLATER sampai minggu ini..
Saya baca di berita :
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total utang masyarakat Indonesia melalui PayLater mencapai Rp25,82 triliun pada Juli 2024. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode sebelumnya.
Akhirnya saya penasaran apa sih Paylater sampai akhirnya saya menyimpulkan kalau jaman saya muda dulu usia awal awal kerja 20 tahun lalu... Pay Later itu ya KARTU KREDIT yang tidak ada wujudnya tetapi digital akun yang bisa dipakai belanja sekarang bayarnya kemudian bisa dibayar cash bulan depan atau juga dibayar mencicil tiap bulan tentu dengan kena bunga..
Namanya Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan ya pasti bunganya gede, kalau saya baca berita bunganya bisa 2% an sebulan jadi kalau disetahunkan bisa 24% an itu juga belum ketambahan biaya administrasi dan lain-lain... Miriplah ama tahun 2000 di mana kartu kredit bunga gede-gedean, tapi kemudian ada banyak perubahan sekarang ini... ada biaya macam-macam, ada biaya late charges yang kadang lebih gede dari bunga...
Jaman saya dulu jadi pimpinan di kantor saya yang punya beberapa anak buah yang error masalah financial dengan banyaknya kartu kredit yang dia pakai kemudian gak bisa bayar karena hutangnya di mana-mana...
Widih yang menagih mulai dari ngefax berlembar-lembar dengan tinta hitam
"woei Pak X bayar kartu kreditmu"
Sampai datang ke kantor deb colector... Sampai akhirnya ada salah satu nasabah meninggal dunia baru aturannya diperketat ama pemerintah.
Sebagai atasan saya kadang juga dapat telepon tagihan kartu kredit anak buah saya... diomelin debt colector...
Saya cuma jawab :
"Si Mr X sudah dewasa, semua tanggung jawab hukum atas hutang dia adalah tanggung jawab dia... Saat kasih hutang tidak ngasih tahu saya kenapa saat macet saya ikutan ditagihin...."
Ya itu cerita 15 tahun yang lalu...
Sekarang kartu kredit bermetamorfosa menjadi PAYLATER
Lebih Mudah
Tetap Tanpa Agunan
Tetap bunganya tinggi di atas 24% setahun
Menaikkan GAYA HIDUP, gaya hidup konsumerisme
Akhirnya banyak yang memilih terjerat hutang Paylater
Tidak bisa menunda kesenengan
Slik OJK/BI Checking jadi hitam, tidak bisa aktivitas perbankan lain kayak misal mau punya rumah KPR
Bahkan ada yang tidak bisa kerja karena pemberi kerja meminta BI Checking Online
Tidak menutup kemungkinan ke depan calon mertua akan minta BI Checking calon menantunya... Karena hutang selain dibawa mati juga hutang dibawa nikah.
Mana ada mertua yang mau anaknya diajak nanggung hutang calon menantunya... Lha milih yang lain aja lah...
Paylater selain merusak demensi financialmu.. tentu akan merusak dimensi kehidupanmu yang lain
Ingat!! Kalau ke pengadilan perceraian... kasus paling banyak juga salah satunya karena EKONOMI bisa jadi masalah Paylater yang gak selesai-selesai
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Waktu kecil rebutan mainan, udah dewasa rebutan warisan. Jangan ya dek yah
Video Highres
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Selamat dan sukses kepada kakak @IlhamNuryadiAkbar (KC Pematangsiantar) atas prestasinya sebagai Juara 2 Lomba menulis puisi ke 18 Tingkat Nasional (Kategori umum) yang diadakan oleh Tulis.me
dengan total peserta lomba 1.400
Pemenang 1 s/d 3, selain mendapatkan uang tunai juga mendapatkan tiket mengikuti Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) sebuah festival sastra tahunan yang diadakan di Ubud, Bali, Indonesia.
Festival ini dianggap sebagai festival sastra terbesar dan paling bermakna di Asia Tenggara karena akan mendatangkan hingga 170 penulis dan seniman dari seluruh penjuru dunia.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐7โค2๐1๐ฅ1๐1
"YOUR TALENT, OUR PRIDE"
Salam INISIATIF
Halo Sobat ATE yang selalu rindu akan tantangan, ceilaaaaaahh
Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober 2024, kami memanggil kalian semua dari Sabang sd Merauke untuk unjuk kebolehan hobi/bakat yang mungkin selama ini terpendam
Baca di sini untuk detail informasi lebih lanjut
#INISIATIF
#ATETalentHunt2024
#YourTalentOurPride
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
CAREER ADVICES FOR GEN Z ๐
oleh: Pambudi Sunarsihanto
Jumโat malam itu, saya melakukan coaching discussion dengan beberapa anak muda Gen Z di kantor saya. Sebuah Silver Bird hitam mengantarkan kami ke Mr Roastman di Sarinah Thamrin.
Waiter-nya hari itu menyambut saya dengan ramah. Jenisa bilang,
"Kayaknya Pak Pam sering ke sini ya? Kok waiternya udah akrabโ
Iya sih, memang beberapa kali saya melakukan coaching discussion di restoran itu. Ada beberapa anak intern, management trainee, manager, VP, bahkan sampai beberapa CEO, pernah diskusi dengan saya di situ.
Setelah memesan makanan dan minuman kami, mulailah mereka bertanya ke saya tentang beberapa hal terkait karier, pekerjaan bahkan kehidupan personal mereka.
**
Sebuah pertanyaan menarik datang dari Aura, yang hari itu memakai baju hitam, kebetulan sama dengan baju saya (seolah-olah lagi janjian pakai dress-code, hahahahaha).
โPak Pam, saya merasa bahwa progress saya seperti terlambat. Di saat teman-teman saya sudah mempunyai pekerjaan tetap, bahkan ada yang membuka usaha sendiri, saya masih menjadi intern. Dan kadang ini menjadi beban sendiri buat saya. Dan saya sering merasa sedih. Menurut Pak Pam bagaimana ya?โ
Saya menenangkan dan menjawab,โAura, kamu merasa terlambat. Terlambat dibandingkan dengan siapa? Dengan teman-temanmu? Padahal hidup orang tidak sama, ritme tidak sama dan kecepatannya juga tidak sama.โ
Saya kemudian memberikan analogi seseorang yang menyetir di jalan toll menuju Bandung. Mungkin saja kamu menyetir Inova, ada yang menyetir Camry, ada yang menyetir mobil sport, ada yang menyetir Avanza. Semua berjalan dengan kecepatan yang berbeda kan?
Bisa saja yang menyetir mobil sport ternyata terhambat karena ada kecelakaan di KM 76. Bisa saja yang menyetir Camry harus istirahat di rest area, dan istirahat makan terus ketiduran.
Mungkin saja yang menyetir mobil Inova ternyata akan sampai di Bandung lebih cepat. Intinya, mengapa kamu harus membandingkan hidupmu dengan orang lain? Donโt do that!
Semua orang mempunyai kehidupan sendiri-sendiri, mempunyai kecepatan sendiri-sendiri, yang penting ada 2: bahwa kamu enjoy the ride (menikmati perjalanan), dan kamu mencapai tujuan (cita-cita kamu). Selama kamu mencapai dua hal itu, kamu tidak perlu terlalu memikirkan orang lain, kan?
Kita hanya boleh membandingkan diri kita yang sekarang dengan yang di masa lalu. Kita harus lebih baik dari diri kita sendiri, bukan lebih dari orang lain. Yang penting setiap tahun kita selalu tumbuh dan berkembang. Bertambah ilmu, bertambah pengalaman, bertambah pengetahuan, atau apapun!
Aura mulai bisa tersenyum.
โTapi pak, kadang ada pressure dari orang lain, dari teman, dari keluarga, dari mana-mana? Bagaimana meng-handle-nya?โAura, pressure akan selalu ada. Orang Indonesia itu banyak yang kepo, nyinyir, usil, alay dan lebay.
Kalau kamu kuliah, ditanya kapan kamu lulus. Kalau kamu lulus, ditanya, kapan kamu bekerja. Kalau kamu magang, ditanya, kapan kamu dapat kerja full-time. Kalau kamu bekerja full-time, kamu ditanya, kapan kamu nikah. Kalau kamu nikah, ditanya kapan kamu punya anak. Kalau kamu punya satu anak, kamu ditanya kapan adiknya lahir. Kalau belum punya mobil, ditanya kapan beli mobil. Kalau sudah beli mobil, ditanya kapan kamu beli rumah. Thatโs how โANEHโ they are! And you want to entertain those โANEHโ people.
Lain kali kalau ditanya, kamu cukup tersenyum, dan berkata,โMohon didoakan yang terbaik ya โฆโ, dan dalam hati (ingat dalam hati), kamu bisa berteriak,โItโs my life, and you should not care abot itโ.
Aura tersenyum lebar.
**
Tapi ingat, the most important thing is that you enjoy the ride and you achieve your dream!
Itโs time to work hard to achieve your dreams. If you want to achieve more than others, you will have to work harder than others. Problemnya ada banyak yang punya mimpi besar, banyak keinginan, tapi gak mau bekerja keras. Jangan terbuai dengan yang bilang โwork smart not hardโ. Saya bertemu dengan banyak CEO dalam karier saya, tidak ada yang tidak bekerja keras. They all work hard AND smart!!!
oleh: Pambudi Sunarsihanto
Jumโat malam itu, saya melakukan coaching discussion dengan beberapa anak muda Gen Z di kantor saya. Sebuah Silver Bird hitam mengantarkan kami ke Mr Roastman di Sarinah Thamrin.
Waiter-nya hari itu menyambut saya dengan ramah. Jenisa bilang,
"Kayaknya Pak Pam sering ke sini ya? Kok waiternya udah akrabโ
Iya sih, memang beberapa kali saya melakukan coaching discussion di restoran itu. Ada beberapa anak intern, management trainee, manager, VP, bahkan sampai beberapa CEO, pernah diskusi dengan saya di situ.
Setelah memesan makanan dan minuman kami, mulailah mereka bertanya ke saya tentang beberapa hal terkait karier, pekerjaan bahkan kehidupan personal mereka.
**
Sebuah pertanyaan menarik datang dari Aura, yang hari itu memakai baju hitam, kebetulan sama dengan baju saya (seolah-olah lagi janjian pakai dress-code, hahahahaha).
โPak Pam, saya merasa bahwa progress saya seperti terlambat. Di saat teman-teman saya sudah mempunyai pekerjaan tetap, bahkan ada yang membuka usaha sendiri, saya masih menjadi intern. Dan kadang ini menjadi beban sendiri buat saya. Dan saya sering merasa sedih. Menurut Pak Pam bagaimana ya?โ
Saya menenangkan dan menjawab,โAura, kamu merasa terlambat. Terlambat dibandingkan dengan siapa? Dengan teman-temanmu? Padahal hidup orang tidak sama, ritme tidak sama dan kecepatannya juga tidak sama.โ
Saya kemudian memberikan analogi seseorang yang menyetir di jalan toll menuju Bandung. Mungkin saja kamu menyetir Inova, ada yang menyetir Camry, ada yang menyetir mobil sport, ada yang menyetir Avanza. Semua berjalan dengan kecepatan yang berbeda kan?
Bisa saja yang menyetir mobil sport ternyata terhambat karena ada kecelakaan di KM 76. Bisa saja yang menyetir Camry harus istirahat di rest area, dan istirahat makan terus ketiduran.
Mungkin saja yang menyetir mobil Inova ternyata akan sampai di Bandung lebih cepat. Intinya, mengapa kamu harus membandingkan hidupmu dengan orang lain? Donโt do that!
Semua orang mempunyai kehidupan sendiri-sendiri, mempunyai kecepatan sendiri-sendiri, yang penting ada 2: bahwa kamu enjoy the ride (menikmati perjalanan), dan kamu mencapai tujuan (cita-cita kamu). Selama kamu mencapai dua hal itu, kamu tidak perlu terlalu memikirkan orang lain, kan?
Kita hanya boleh membandingkan diri kita yang sekarang dengan yang di masa lalu. Kita harus lebih baik dari diri kita sendiri, bukan lebih dari orang lain. Yang penting setiap tahun kita selalu tumbuh dan berkembang. Bertambah ilmu, bertambah pengalaman, bertambah pengetahuan, atau apapun!
Aura mulai bisa tersenyum.
โTapi pak, kadang ada pressure dari orang lain, dari teman, dari keluarga, dari mana-mana? Bagaimana meng-handle-nya?โAura, pressure akan selalu ada. Orang Indonesia itu banyak yang kepo, nyinyir, usil, alay dan lebay.
Kalau kamu kuliah, ditanya kapan kamu lulus. Kalau kamu lulus, ditanya, kapan kamu bekerja. Kalau kamu magang, ditanya, kapan kamu dapat kerja full-time. Kalau kamu bekerja full-time, kamu ditanya, kapan kamu nikah. Kalau kamu nikah, ditanya kapan kamu punya anak. Kalau kamu punya satu anak, kamu ditanya kapan adiknya lahir. Kalau belum punya mobil, ditanya kapan beli mobil. Kalau sudah beli mobil, ditanya kapan kamu beli rumah. Thatโs how โANEHโ they are! And you want to entertain those โANEHโ people.
Lain kali kalau ditanya, kamu cukup tersenyum, dan berkata,โMohon didoakan yang terbaik ya โฆโ, dan dalam hati (ingat dalam hati), kamu bisa berteriak,โItโs my life, and you should not care abot itโ.
Aura tersenyum lebar.
**
Tapi ingat, the most important thing is that you enjoy the ride and you achieve your dream!
Itโs time to work hard to achieve your dreams. If you want to achieve more than others, you will have to work harder than others. Problemnya ada banyak yang punya mimpi besar, banyak keinginan, tapi gak mau bekerja keras. Jangan terbuai dengan yang bilang โwork smart not hardโ. Saya bertemu dengan banyak CEO dalam karier saya, tidak ada yang tidak bekerja keras. They all work hard AND smart!!!
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Berarti kita tetap harus bekerja keras untuk mencapai cita-cita kita.
Nah, sekarang perhatikan (dan jalankan) lima rekomendasi di bawah ini:
a) Passion: Donโt settle for a job youโre not passionate about.
Kerjakan sesuatu yang kita benar benar suka, sampai kita tidak melihat bedanya antara bekerja, hobby dan main main. When youโre passionate about your job, youโre excited, you work longer hours and end up accomplishing much more. Life is too short to settle for a career that you hate!
**
b) Think of your career as a series of experiences.
Kita harus memikirkan karier sebagai sebuah perjalanan (journey) untuk membangun CV dan portfolio kita agar lebih menarik di masa depan. Jangan keburu-buru loncat atau pindah kerja karena sekedar pindah (atau sekedar karena gajinya lebih gedhe di tempat lain).
Kita perlu mengumpulkan pengalaman sepanjang karier kita, baik dengan beberapa perusahaan, dengan beberapa fungsi bisnis, atau bahkan di beberapa kota atau di beberapa negara. Kita perlu menjadi pembelajar seumur hidup. Pengalaman yang kita miliki memperluas pandangan dunia kita, memberi kita perspektif baru, dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih menarik.
**
c) Take risks early and often in your career.
Beranilah mengambil resiko dalam career kita. No pain, no gain! Salah satu pelajaran penting adalah bahwa tidak mengambil risiko itu ternyata sangat berisiko tinggi. Ada begitu banyak hal yang berada di luar kendali kita dan jika kita terus melakukan apa yang kita lakukan kemarin, kita tidak akan bisa maju. Dengan mengambil risiko, kita menempatkan diri kita dalam posisi untuk belajar, terlepas dari kita berhasil atau gagal.
**
d) Spend more time with people than with your gadget or laptop
Saya mengerti, kalau saya menyuruh gen Z untuk tidak melihat gadgetnya selama 2 jam, maka akan ada yang epilepsi, diare, dan matanya berkunang kunang. Saya mengerti bahwa kita digitally connected dan perlu terus menerus melihat gadget kita, dan kebutuhan kita pada wifie sudah lebih urgent daripada kebutuhan makan dan minum.
But ....and but .... Agar kita sukses dalam karier kita, hal yang juga sangat penting adalah team work dan leadership skills kita. Di situlah kita harus sering berinteraksi dengan manusia lain untuk mengasah skills tersebut. Soft skills (communication, influencing, teamworking, leadership) akan selalu lebih dihargai di perusahaan. Jadi penting untuk (terkadang) meninggalkan teknologi dan benar-benar berkomunikasi dengan orang lain. Orang-orang mempekerjakan kita, bukan gadget kita .
e) Travel as much as you can, while learning about cultures and languages
Dunia adalah sebuah buku, dan negara adalah halaman di buku itu. Berapa halaman yang pernah kita baca? Berapa negara yang kita pernah kunjungi? Kita sekarang hidup di pasar global dan perusahaan-perusahaan berupaya untuk memperluas dan merekrut talenta terbaik, terlepas dari lokasinya. Semakin sering kita bepergian dan menjelajahi dunia, semakin baik kita dalam memahami dunia global ini dan memanfaatkannya untuk karier kita.
Lebih jauh lagi, jika kita mempelajari bahasa baru, kita akan mempunyai keunggulan tersendiri. Sulit bagi perusahaan untuk menemukan pekerja yang fasih beberapa bahasa, jadi jika kita seperti itu, kita akan mempunyai market value yang lebih tinggi.
Silahkan mencoba menerapkan hal-hal di atas.
Salam Hangat,
Pambudi Sunarsihanto
#INISIATIF
Nah, sekarang perhatikan (dan jalankan) lima rekomendasi di bawah ini:
a) Passion: Donโt settle for a job youโre not passionate about.
Kerjakan sesuatu yang kita benar benar suka, sampai kita tidak melihat bedanya antara bekerja, hobby dan main main. When youโre passionate about your job, youโre excited, you work longer hours and end up accomplishing much more. Life is too short to settle for a career that you hate!
**
b) Think of your career as a series of experiences.
Kita harus memikirkan karier sebagai sebuah perjalanan (journey) untuk membangun CV dan portfolio kita agar lebih menarik di masa depan. Jangan keburu-buru loncat atau pindah kerja karena sekedar pindah (atau sekedar karena gajinya lebih gedhe di tempat lain).
Kita perlu mengumpulkan pengalaman sepanjang karier kita, baik dengan beberapa perusahaan, dengan beberapa fungsi bisnis, atau bahkan di beberapa kota atau di beberapa negara. Kita perlu menjadi pembelajar seumur hidup. Pengalaman yang kita miliki memperluas pandangan dunia kita, memberi kita perspektif baru, dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih menarik.
**
c) Take risks early and often in your career.
Beranilah mengambil resiko dalam career kita. No pain, no gain! Salah satu pelajaran penting adalah bahwa tidak mengambil risiko itu ternyata sangat berisiko tinggi. Ada begitu banyak hal yang berada di luar kendali kita dan jika kita terus melakukan apa yang kita lakukan kemarin, kita tidak akan bisa maju. Dengan mengambil risiko, kita menempatkan diri kita dalam posisi untuk belajar, terlepas dari kita berhasil atau gagal.
**
d) Spend more time with people than with your gadget or laptop
Saya mengerti, kalau saya menyuruh gen Z untuk tidak melihat gadgetnya selama 2 jam, maka akan ada yang epilepsi, diare, dan matanya berkunang kunang. Saya mengerti bahwa kita digitally connected dan perlu terus menerus melihat gadget kita, dan kebutuhan kita pada wifie sudah lebih urgent daripada kebutuhan makan dan minum.
But ....and but .... Agar kita sukses dalam karier kita, hal yang juga sangat penting adalah team work dan leadership skills kita. Di situlah kita harus sering berinteraksi dengan manusia lain untuk mengasah skills tersebut. Soft skills (communication, influencing, teamworking, leadership) akan selalu lebih dihargai di perusahaan. Jadi penting untuk (terkadang) meninggalkan teknologi dan benar-benar berkomunikasi dengan orang lain. Orang-orang mempekerjakan kita, bukan gadget kita .
e) Travel as much as you can, while learning about cultures and languages
Dunia adalah sebuah buku, dan negara adalah halaman di buku itu. Berapa halaman yang pernah kita baca? Berapa negara yang kita pernah kunjungi? Kita sekarang hidup di pasar global dan perusahaan-perusahaan berupaya untuk memperluas dan merekrut talenta terbaik, terlepas dari lokasinya. Semakin sering kita bepergian dan menjelajahi dunia, semakin baik kita dalam memahami dunia global ini dan memanfaatkannya untuk karier kita.
Lebih jauh lagi, jika kita mempelajari bahasa baru, kita akan mempunyai keunggulan tersendiri. Sulit bagi perusahaan untuk menemukan pekerja yang fasih beberapa bahasa, jadi jika kita seperti itu, kita akan mempunyai market value yang lebih tinggi.
Silahkan mencoba menerapkan hal-hal di atas.
Salam Hangat,
Pambudi Sunarsihanto
#INISIATIF
Timnas Indonesia akan menantang Bahrain dalam laga ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) malam WIB. Kedua tim dipastikan bakal bermain dengan pemain terbaik yang mereka miliki.
Bahrain saat ini berada satu poin di atas Timnas Indonesia di klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bahrain punya tiga poin hasil kemenangan di markas Australia, namun dalam laga kandang menghadapi Jepang mereka harus kalah telak 0-5.
Sementara itu, Timnas Indonesia memiliki dua poin buah dari hasil imbang 1-1 di Arab Saudi dan 0-0 ketika menghadapi Australia. Namun, dua poin itu cukup membuat tim asuhan Shin Tae-yong itu optimistis bisa meraih poin ketika bertandang ke markas Bahrain.
Bahkan Timnas Indonesia memiliki amunisi baru dalam diri Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, dua pemain yang baru saja dinaturalisasi menjadi WNI dan sudah bisa langsung membela Tim Garuda dalam dua laga tandang pada Oktober 2024 ini.
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Timnas, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Kaos ATE INISIATIF masing-masing untuk 3 (tiga) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Kamis, 10 September pukul 17.00 WIB
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIFDukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ragam alasan mengapa orang bertanya โ
Jadi penasaran, alasan mana yang paling sering sobat temui/lakukan?
oleh: Prasetya M Brata
#INISIATIF
Jadi penasaran, alasan mana yang paling sering sobat temui/lakukan?
oleh: Prasetya M Brata
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1