SESAT PIKIR (LOGICAL FALLACIES) โ๏ธ
Mana aja nih yg sering kamu atau rekanmu lakukan?๐ค
Sumber: Berdikari Book
#INISIATIF
Mana aja nih yg sering kamu atau rekanmu lakukan?
Sumber: Berdikari Book
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2
Always Give Your Best ๐ฅ
Karena tidak ada yang tahu berapa besaran biaya sebuah kesuksesan๐ฎ๐ฉ
#INISIATIF
#SemangatBerprestasi
Karena tidak ada yang tahu berapa besaran biaya sebuah kesuksesan
#INISIATIF
#SemangatBerprestasi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Kumis, atau rambut halus di atas bibir, mungkin tampak seperti elemen kosmetik semata, tetapi sesungguhnya bagi pekerja kantoran ada beberapa manfaat yang bisa dikaitkan dengan memeliharanya seperti sebagai Citra Diri dan Kepercayaan Diri. Memiliki kumis bisa membantu seseorang mengekspresikan gaya pribadi atau profesionalisme mereka. Ini bisa meningkatkan rasa percaya diri, yang penting dalam lingkungan kerja๐ฅธ
Setelah melakukan pengamatan yang sangat mendalam dari hampir 100 an jenis kumis yang masuk ke form pendaftaran kontes kumis 2024, maka berikut kami rilis Top 10 masing-masing kategori Pegawai dan Kategori TAD yang akan lanjut ke Babak selanjutnya
Pada Babak Final seleksi Top 10 ini, para finalis akan diseleksi oleh para Sobat ATE yang telah tergabung di grup Telegram ATE (khusus Internal) melalui live vote yang akan dibuka mulai hari ini dan akan ditutup pada Hari Jum'at, 23 Agustus 2024 (maks pukul 17.00 WIB)
Selanjutnya Top 5 Peserta dari masing-masing kategori dengan dukungan suara terbanyak akan ditetapkan untuk lanjut ke Babak Final Top 5 Nasional (juknis disampaikan kemudian)
Jangan lupa pastikan para pendukung telah join di Grup Telegram ATE (Grup ini khusus Internal pegawai aja yah)
๐ฑ
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF
#PelayananPrima
#Profesional
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Finalis Top 10 Kontes Kumis ATE 2024 (Kategori TAD) ๐ฅธ
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)โ
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ2โก1
Finalis Top 10 Kontes Kumis ATE 2024 (Kategori Pegawai) ๐ฅธ
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)โ
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2โก1โค1
HARUSKAH MEMAKSAKAN DIRI? ๐
oleh: Muhammad Farid Maricar
Saya ingin memulai tulisan ini dengan pertanyaan dan contoh. Misalnya, anda ingin bisa bahasa Inggris, apakah harus kursus bahasa Inggris? Jawabannya adalah 'tidak'. Nggak sedikit kita temukan orang-orang yang bisa berbahasa Inggris di zaman sekarang bukan karena ikut kursus.
Terkadang mereka bisa berbahasa Inggris justru karena didorong oleh minat pada sesuatu, dan itu hanya tersedia dalam bahasa Inggris, misalnya video game. Karena video game mendorong kita untuk 'mencari tahu', dibanding 'memaksa diri belajar'.
Adapun kursus-kursus bahasa Inggris hanya mampu untuk memberikan pembelajaran terstruktur, tetapi untuk eksplorasi lebih jauh membutuhkan motivasi, yang motivasi ini akan menjadi lebih besar jika dilakukan dengan menyenangkan, menikmati, dan santai.
Memaksa diri belajar secara terus menerus hanya akan menciptakan kondisi yang namanya 'boreout', karenanya kita memerlukan metode yang lebih baik dibanding terlalu fokus pada target.
Lalu, beliau melanjutkan, bahwa melakukan sesuatu secara terus menerus, apakah itu belajar maupun bekerja itu benar akan membuat kita semakin baik dalam melakukan sesuatu, tetapi mencegah kita dari belajar bagaimana melakukannya dengan baik lebih optimal.
Dengan melakukan belajar atau bekerja secara seimbang, maka kita akan menemukan 'flow', sehingga dibanding melakukan sesuatu karena merasa 'harus', kita akan melakukannya karena 'menyenangkan', dan tentunya akan membuat progress kita lebih baik.
#INISIATIF
oleh: Muhammad Farid Maricar
Saya ingin memulai tulisan ini dengan pertanyaan dan contoh. Misalnya, anda ingin bisa bahasa Inggris, apakah harus kursus bahasa Inggris? Jawabannya adalah 'tidak'. Nggak sedikit kita temukan orang-orang yang bisa berbahasa Inggris di zaman sekarang bukan karena ikut kursus.
Terkadang mereka bisa berbahasa Inggris justru karena didorong oleh minat pada sesuatu, dan itu hanya tersedia dalam bahasa Inggris, misalnya video game. Karena video game mendorong kita untuk 'mencari tahu', dibanding 'memaksa diri belajar'.
Adapun kursus-kursus bahasa Inggris hanya mampu untuk memberikan pembelajaran terstruktur, tetapi untuk eksplorasi lebih jauh membutuhkan motivasi, yang motivasi ini akan menjadi lebih besar jika dilakukan dengan menyenangkan, menikmati, dan santai.
Memaksa diri belajar secara terus menerus hanya akan menciptakan kondisi yang namanya 'boreout', karenanya kita memerlukan metode yang lebih baik dibanding terlalu fokus pada target.
Dalam satu podcast, Dr. Andrew Huberman, seorang profesor neurobiologi dan oftalmologi di Fakultas Kedokteran dari Stanford University, menjelaskan bahwa salah satu faktor kesuksesan seseorang dalam bidang apapun adalah kemampuan untuk menyeimbangkan waktu untuk fokus dan relax, kapan harus 'engage' dan 'disengage'.โ๏ธ
Lalu, beliau melanjutkan, bahwa melakukan sesuatu secara terus menerus, apakah itu belajar maupun bekerja itu benar akan membuat kita semakin baik dalam melakukan sesuatu, tetapi mencegah kita dari belajar bagaimana melakukannya dengan baik lebih optimal.
Dengan melakukan belajar atau bekerja secara seimbang, maka kita akan menemukan 'flow', sehingga dibanding melakukan sesuatu karena merasa 'harus', kita akan melakukannya karena 'menyenangkan', dan tentunya akan membuat progress kita lebih baik.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ3
INTENTIONS, NOT EXPECTATIONS ๐
"intentions, not expectations..." Mengubah mindset ini saja, kita akan mendapati kehidupan yang jauh lebih baik.
Suatu hari salah satu team saya bertanya, "Mas Aris, untuk program yang akan kita jalankan ini targetnya seperti apa?"
Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ganti bertanya kepada team saya, "Apa tujuan kamu terlibat disini? Ingin berperan menjadi apa kamu di program ini?".
"Waduh ..mas, paham-paham..." Sambil tertawa kecil akhirnya team saya paham bahwa intentions itu jauh lebih berharga daripada goal-goal yang menciptakan ekspektasi.
Kelihatannya mirip, tetapi intention menunjukkan apa "why" dari sebuah aktivitas, dan itu punya daya dorong yg kuat untuk membangun suatu karya.
Contoh dari ekspektasi:
"aku pingin menulis buku best seller dan terjual 1 juta copy..."
Sedangkan contoh dari intention:
"aku ingin menulis sebuah buku yang menginspirasi banyak orang, aku akan mencurahkan tenaga dan waktu untuk mempersembahkan itu kepada dunia"
Orang yang terlalu perhatian dengan ekspektasi, kemungkinan di masa datang dia akan kecewa. Dan bahkan ekspektasi itulah makhluk yang membunuh kreatifitas.
Kita terus berkarya, dengan intentions yang tinggi dan mulia.
Oleh: Arisdiansah
#INISIATIF
"intentions, not expectations..." Mengubah mindset ini saja, kita akan mendapati kehidupan yang jauh lebih baik.
Suatu hari salah satu team saya bertanya, "Mas Aris, untuk program yang akan kita jalankan ini targetnya seperti apa?"
Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ganti bertanya kepada team saya, "Apa tujuan kamu terlibat disini? Ingin berperan menjadi apa kamu di program ini?".
"Waduh ..mas, paham-paham..." Sambil tertawa kecil akhirnya team saya paham bahwa intentions itu jauh lebih berharga daripada goal-goal yang menciptakan ekspektasi.
Kelihatannya mirip, tetapi intention menunjukkan apa "why" dari sebuah aktivitas, dan itu punya daya dorong yg kuat untuk membangun suatu karya.
Contoh dari ekspektasi:
"aku pingin menulis buku best seller dan terjual 1 juta copy..."
Sedangkan contoh dari intention:
"aku ingin menulis sebuah buku yang menginspirasi banyak orang, aku akan mencurahkan tenaga dan waktu untuk mempersembahkan itu kepada dunia"
Ketika seseorang berfokus kepada ekspektasi, kemungkinan besar akan mengalami kegagalan, karena kita terhubung dengan banyak variabel yang tidak sepenuhnya bisa kita kontrol.
Sebaliknya ketika seseorang berfokus kepada intentions, kemungkinan besar dia tidak akan merasa kecewa. Karena dia fokus kepada diri (internal) dan itu sesuatu yang bisa dia kontrol. Dan itu akan jadi sebuah energi yang kuat.
Orang yang terlalu perhatian dengan ekspektasi, kemungkinan di masa datang dia akan kecewa. Dan bahkan ekspektasi itulah makhluk yang membunuh kreatifitas.
Kita terus berkarya, dengan intentions yang tinggi dan mulia.
Oleh: Arisdiansah
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Tradisi Lompat Batu di Nias Selatan ๐ฅ
Yuk kita simak bagaimana Pak Dirum memaknai tradisi tersebut๐ฑ
https://www.instagram.com/reel/C-9W4nmvoJz/?igsh=MTdpMXhkYzZpb3F4aQ==
Yuk kita simak bagaimana Pak Dirum memaknai tradisi tersebut
https://www.instagram.com/reel/C-9W4nmvoJz/?igsh=MTdpMXhkYzZpb3F4aQ==
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Memasuki 1 jam terakhir pemberian suara dalam Final Kontes Kumis 2024, terpantau sudah ada 1.439 dukungan suara nasional yang masuk. Kira-kira siapakah yang akan keluar sebagai sang juara di kategori Pegawai dan Kategori TAD? Stay tuned
#INISIATIF
#PelayananPrima
#Profesional
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
BECAUSE MISTAKE IS HUMAN
(And what to do when you make a mistake?)๐
oleh: Pambudi Sunarsihanto
**
Sabtu pagi itu tiba-tiba HP saya berbunyi. Sebut saja namanya Arya, seorang mentee saya yang bekerja di sebuat perusahaan multinasional.
โPagi Om Pam, apa kabar?โ
"Baik-baik Arya, how about you?
โWell, not great. I just made a big mistake in my job โฆ,โ
Thatโs ok Arya, everyone made mistakes, even the best still make mistakes.
โIya, tapi kesalahan saya ini menimbulkan kerugian finansial pada perusahaan di mana saja bekerja.โ
Ok, tell me more โฆ
**
Ternyata Arya, bertanggung jawab untuk me-manage system IT di perusahaannya.
Minggu yang lalu, Arya dan beberapa team membernya melakukan sebuah kesalahan yang cukup fatal, berakibat kerugian finansial.
โApa yang akan terjadi Om? Apakah saya akan dipecat? Apakah saya harus membayar ganti rugi? Atau bagaimana?โ
Off course not! Perusahaan sudah spend banyak uang untuk mencari talent sebagus Arya, merekrut dan mendidik Arya, masak baru salah sekali dipecat? Ya nggak lah.
Memangnya kalau ada orang beli mobil, dipakai 3 bulan, terus mobilnya ada gangguan atau rusak dikit, mobilnya dibuang? Ya nggak lah, sayang kan?
โTapi kesalahannya cukup besar.โ
Mistakes still happen to the best. Donโt worry.
โTerus apa yang akan terjadi?โ
**
Ok pertama kali, yang penting adalah karakter.๐
Akan dilihat apakah kesalahan itu intentional (disengaja atau tidak). Kalau kesalahannya disengaja, you are in big trouble. Mungkin bisa sampai dipecat. Makanya integrity itu penting, character itu penting. Jangan main-main dan ambil risiko apapun dengan integrity!
**
โTapi kalau tidak sengaja, tetap masih melakukan kesalahan, bagaimana Om?โ
Nah, itu nanti tugas bossnya untuk melakukan coaching. Agar ke depannya lebih berhati-hati dan tidak salah lagi!
Jadi ingat setalah karakter, topik kedua adalah coaching.๐
โTerus โฆ terus , apa lagi Om?โ
**
Berikutnya adalah masalah Competency.๐
Kalau kesalahan sering terjadi, berarti kompetensi-nya kurang, berarti tugas leader untuk mentraining dan mengembangkan anak buahnya. Bisa dengan training, baca buku lagi, baca SOP lagi, search di Internet, dilatih oleh seniornya โฆdll
**
โOm , jadi sebagian besar adalah tanggung jawab leadernya?
Tanggung jawab saya apa dong Om?โ
Bukan begitu juga. Tetapi memang harus balance antara tugas leader dan tugas talentnya. Ingat leader yang baik, mampu lead your business, lead your team and lead yourself.
Berarti kalau mau mengembangkan bisnis, dia juga harus mampu mengembangkan timnya dan mengembangkan dirinya sendiri. Talent harus fokus, bring the best of you. Kalau lagi kerja, harus full konsentrasi, do your best for your business.
**
Zinedine Zidan adalah pemain sepakbola terbaik dunia. Pernah menjadi juara liga Italy, liga Spanyol, Juara Champions League, Juara Eropa dan Juara Dunia!
Suatu saat dia menanduk kepala pemain lawan. Dia kena kartu merah. Seluruh dunia menangis. Dalam waktu beberapa menit, dia turun drastis, โfrom hero to zeroโ. Seluruh dunia ikut menyesali.
But then again, mistake is human. Everybody can make mistake, even the world champion. Zidane istirahat berapa lama, kemudian dia tampil lagi menjadi pelatih sepakbola. Akhirnya berhasil menjadi salah satu pelatih sepakbola terhebat di dunia, membawa Real Madrid menjadi Juara Spanyol dan bahkan beberapa kali menjadi Juara Champions League.
So, it's ok, everyone can make the mistake and recover again.
**
Albert Einstein pernah berkata, "The only person who has never made a mistake, is the person who never tried anything newโ. Padahal kalau kita mau belajar, kita pasti harus mencoba sesuatu yang baru kan?
**
Tetapi, kita tetap punya tanggung jawab untuk โDo our bestโ in our professional life.
Bagaimana untuk do our best? Kalau di tempat kerja ya harus fokus pada pekerjaan. Lupakan semua masalah personal, family atau financial.
โSusah ya Om?โ
Iya, susah, tapi bisa dilaksanakan.
Ada teknik namanya โDrawer techniqueโ, teknik โlaciโ. Bayangkan otak kita seperti laci-laci yang terpisah.
(And what to do when you make a mistake?)
oleh: Pambudi Sunarsihanto
**
Sabtu pagi itu tiba-tiba HP saya berbunyi. Sebut saja namanya Arya, seorang mentee saya yang bekerja di sebuat perusahaan multinasional.
โPagi Om Pam, apa kabar?โ
"Baik-baik Arya, how about you?
โWell, not great. I just made a big mistake in my job โฆ,โ
Thatโs ok Arya, everyone made mistakes, even the best still make mistakes.
โIya, tapi kesalahan saya ini menimbulkan kerugian finansial pada perusahaan di mana saja bekerja.โ
Ok, tell me more โฆ
**
Ternyata Arya, bertanggung jawab untuk me-manage system IT di perusahaannya.
Minggu yang lalu, Arya dan beberapa team membernya melakukan sebuah kesalahan yang cukup fatal, berakibat kerugian finansial.
โApa yang akan terjadi Om? Apakah saya akan dipecat? Apakah saya harus membayar ganti rugi? Atau bagaimana?โ
Off course not! Perusahaan sudah spend banyak uang untuk mencari talent sebagus Arya, merekrut dan mendidik Arya, masak baru salah sekali dipecat? Ya nggak lah.
Memangnya kalau ada orang beli mobil, dipakai 3 bulan, terus mobilnya ada gangguan atau rusak dikit, mobilnya dibuang? Ya nggak lah, sayang kan?
โTapi kesalahannya cukup besar.โ
Mistakes still happen to the best. Donโt worry.
โTerus apa yang akan terjadi?โ
**
Ok pertama kali, yang penting adalah karakter.
Akan dilihat apakah kesalahan itu intentional (disengaja atau tidak). Kalau kesalahannya disengaja, you are in big trouble. Mungkin bisa sampai dipecat. Makanya integrity itu penting, character itu penting. Jangan main-main dan ambil risiko apapun dengan integrity!
**
โTapi kalau tidak sengaja, tetap masih melakukan kesalahan, bagaimana Om?โ
Nah, itu nanti tugas bossnya untuk melakukan coaching. Agar ke depannya lebih berhati-hati dan tidak salah lagi!
Jadi ingat setalah karakter, topik kedua adalah coaching.
โTerus โฆ terus , apa lagi Om?โ
**
Berikutnya adalah masalah Competency.
Kalau kesalahan sering terjadi, berarti kompetensi-nya kurang, berarti tugas leader untuk mentraining dan mengembangkan anak buahnya. Bisa dengan training, baca buku lagi, baca SOP lagi, search di Internet, dilatih oleh seniornya โฆdll
**
โOm , jadi sebagian besar adalah tanggung jawab leadernya?
Tanggung jawab saya apa dong Om?โ
Bukan begitu juga. Tetapi memang harus balance antara tugas leader dan tugas talentnya. Ingat leader yang baik, mampu lead your business, lead your team and lead yourself.
Berarti kalau mau mengembangkan bisnis, dia juga harus mampu mengembangkan timnya dan mengembangkan dirinya sendiri. Talent harus fokus, bring the best of you. Kalau lagi kerja, harus full konsentrasi, do your best for your business.
**
Zinedine Zidan adalah pemain sepakbola terbaik dunia. Pernah menjadi juara liga Italy, liga Spanyol, Juara Champions League, Juara Eropa dan Juara Dunia!
Suatu saat dia menanduk kepala pemain lawan. Dia kena kartu merah. Seluruh dunia menangis. Dalam waktu beberapa menit, dia turun drastis, โfrom hero to zeroโ. Seluruh dunia ikut menyesali.
But then again, mistake is human. Everybody can make mistake, even the world champion. Zidane istirahat berapa lama, kemudian dia tampil lagi menjadi pelatih sepakbola. Akhirnya berhasil menjadi salah satu pelatih sepakbola terhebat di dunia, membawa Real Madrid menjadi Juara Spanyol dan bahkan beberapa kali menjadi Juara Champions League.
So, it's ok, everyone can make the mistake and recover again.
**
Albert Einstein pernah berkata, "The only person who has never made a mistake, is the person who never tried anything newโ. Padahal kalau kita mau belajar, kita pasti harus mencoba sesuatu yang baru kan?
**
Tetapi, kita tetap punya tanggung jawab untuk โDo our bestโ in our professional life.
Bagaimana untuk do our best? Kalau di tempat kerja ya harus fokus pada pekerjaan. Lupakan semua masalah personal, family atau financial.
โSusah ya Om?โ
Iya, susah, tapi bisa dilaksanakan.
Ada teknik namanya โDrawer techniqueโ, teknik โlaciโ. Bayangkan otak kita seperti laci-laci yang terpisah.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1