Forwarded from BPJS Kesehatan Chess Club (BKC)
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Terima kasih atas dukungan Pak Dirum kepada Tim Catur BPJS Kesehatan dalam Turnamen Japfa Chess Festival 2024 yang akan diselenggarakan pada 17 - 21 Agustus 2024 🇮🇩
Pemain (Tim):
- Pujo Setyajie @Puzo_Sicillia (Kabag RT Corpu, SDSU)
- Gina Syaada @ginasyaada (RO KC Cibinong)
- Muhlis Amiruddin @MumuAmiruddin (Analis Pratama Komin, KOMSI)
Official:
- Rizky Fajar Prasetyo @clutchshooter (Staf MPBO, MSDM)
Saksikan Full Videonya✅
#INISIATIF
#BerpikirSebelumBertindak
#SemangatBerprestasi
Pemain (Tim):
- Pujo Setyajie @Puzo_Sicillia (Kabag RT Corpu, SDSU)
- Gina Syaada @ginasyaada (RO KC Cibinong)
- Muhlis Amiruddin @MumuAmiruddin (Analis Pratama Komin, KOMSI)
Official:
- Rizky Fajar Prasetyo @clutchshooter (Staf MPBO, MSDM)
Anda menang, anda kalah, anda telah menjadi Duta BPJS Kesehatan yang mengharumkan nama kita (BPJS Kesehatan) di Forum Nasional. Selamat dan Semangat dalam Bertanding ~ Andi Afdal (Dirum)😵💫 🇮🇩 🏆
Saksikan Full Videonya
#INISIATIF
#BerpikirSebelumBertindak
#SemangatBerprestasi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Terima kasih atas dukungan Pak Dirum kepada Tim Bulutangkis BPJS Kesehatan dalam turnamen Ayo Badminmall yang diselenggarakan pada 17-18 Agustus 2024 🇮🇩
Pemain :
1. Dea Damara @Deadamara (KC Sidoarjo)
2. Rifa Fahrudin @rifa_fahrudin15 (KC Sumedang)
Official :
Ade Rida Ridwan @rida_r2 (KC Cikarang)
Saksikan Full Videonya✅
#INISIATIF
#Badminton
#SemangatBerprestasi
Pemain :
1. Dea Damara @Deadamara (KC Sidoarjo)
2. Rifa Fahrudin @rifa_fahrudin15 (KC Sumedang)
Official :
Ade Rida Ridwan @rida_r2 (KC Cikarang)
Selamat bertanding dan Selamat berjuang yang terbaik untuk BPJS Kesehatan ~ Andi Afdal (Dirum)😵💫 🇮🇩 🏆
Saksikan Full Videonya
#INISIATIF
#Badminton
#SemangatBerprestasi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1
Update sementara total peserta Kontes Kumis sebanyak 85 orang dengan rincian :
- Kategori TAD : 13 Orang
- Kategori Pegawai : PATT : 24 orang, Staf : 38 orang, Asmen : 6 orang, Manager : 4 orang
Yuk segera Daftarkan diri, rekan, atasanmu termasuk kawan TAD di unit kerja yang suka memelihara kumis yang keren dan maskulin pada link berikut ini:
https://forms.office.com/r/Fv9CqpiWVP
Jangan lupa pastikan para pendukung telah join di Grup Telegram ATE (Khusus Internal)📱
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
Deadline pendaftaran: Hari ini Jum'at, 16 Agustus 2024 maks pukul 17.00 WIB
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from BPJS Kesehatan Badminton Community (Ketua)
Dalam Olahraga, tanpa disadari kita telah mengamalkan Tata Nilai Organisasi. Kita harus bermain dengan memegang teguh Integritas, mampu berkolaborasi, memberikan usaha terbaik dan mengedepankan cara - cara baru.
Pada 17-18 Agustus 2024, BPJS Kesehatan akan mengirimkan Duta terbaik dalam Ayo Badminmall. Sebagai bentuk dukungan kepada Tim Badminton yang akan bertanding, berikut sepenggal ucapan semangat dari Direktur SDM dan Umum
untuk :
- Tim Badminton
1. Dea Damara, KC Sidoarjo
2. Rifa Fahrudin, KC Sumedang
Tim Official
Ade Rida Ridwan - KC Cikarang
Semangat!!! Terus berjuang kobarkan semangat INISIATIF....
https://www.instagram.com/reel/C-t3LQIvGJi/?igsh=MXZ6M296Y3VoZGJzaA==
#Semangatberjuang
#ayobadminmall
#BadmintonCommunity
Pada 17-18 Agustus 2024, BPJS Kesehatan akan mengirimkan Duta terbaik dalam Ayo Badminmall. Sebagai bentuk dukungan kepada Tim Badminton yang akan bertanding, berikut sepenggal ucapan semangat dari Direktur SDM dan Umum
untuk :
- Tim Badminton
1. Dea Damara, KC Sidoarjo
2. Rifa Fahrudin, KC Sumedang
Tim Official
Ade Rida Ridwan - KC Cikarang
Semangat!!! Terus berjuang kobarkan semangat INISIATIF....
https://www.instagram.com/reel/C-t3LQIvGJi/?igsh=MXZ6M296Y3VoZGJzaA==
#Semangatberjuang
#ayobadminmall
#BadmintonCommunity
🔥2👍1
SESAT PIKIR (LOGICAL FALLACIES) ✍️
Mana aja nih yg sering kamu atau rekanmu lakukan?🤝
Sumber: Berdikari Book
#INISIATIF
Mana aja nih yg sering kamu atau rekanmu lakukan?
Sumber: Berdikari Book
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👍2
Always Give Your Best 🔥
Karena tidak ada yang tahu berapa besaran biaya sebuah kesuksesan🇮🇩
#INISIATIF
#SemangatBerprestasi
Karena tidak ada yang tahu berapa besaran biaya sebuah kesuksesan
#INISIATIF
#SemangatBerprestasi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1
Kumis, atau rambut halus di atas bibir, mungkin tampak seperti elemen kosmetik semata, tetapi sesungguhnya bagi pekerja kantoran ada beberapa manfaat yang bisa dikaitkan dengan memeliharanya seperti sebagai Citra Diri dan Kepercayaan Diri. Memiliki kumis bisa membantu seseorang mengekspresikan gaya pribadi atau profesionalisme mereka. Ini bisa meningkatkan rasa percaya diri, yang penting dalam lingkungan kerja🥸
Setelah melakukan pengamatan yang sangat mendalam dari hampir 100 an jenis kumis yang masuk ke form pendaftaran kontes kumis 2024, maka berikut kami rilis Top 10 masing-masing kategori Pegawai dan Kategori TAD yang akan lanjut ke Babak selanjutnya
Pada Babak Final seleksi Top 10 ini, para finalis akan diseleksi oleh para Sobat ATE yang telah tergabung di grup Telegram ATE (khusus Internal) melalui live vote yang akan dibuka mulai hari ini dan akan ditutup pada Hari Jum'at, 23 Agustus 2024 (maks pukul 17.00 WIB)
Selanjutnya Top 5 Peserta dari masing-masing kategori dengan dukungan suara terbanyak akan ditetapkan untuk lanjut ke Babak Final Top 5 Nasional (juknis disampaikan kemudian)
Jangan lupa pastikan para pendukung telah join di Grup Telegram ATE (Grup ini khusus Internal pegawai aja yah)
📱
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF
#PelayananPrima
#Profesional
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Finalis Top 10 Kontes Kumis ATE 2024 (Kategori TAD) 🥸
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)✅
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥2⚡1
Finalis Top 10 Kontes Kumis ATE 2024 (Kategori Pegawai) 🥸
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)✅
Kalian jagoin kumis yang mana nih? Langsung beri dukungan pada vote telegram di Grup ATE Internal (FYI. Vote di Babak Top 10 ini bisa lebih dari 1)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👍2⚡1❤1
HARUSKAH MEMAKSAKAN DIRI? 😇
oleh: Muhammad Farid Maricar
Saya ingin memulai tulisan ini dengan pertanyaan dan contoh. Misalnya, anda ingin bisa bahasa Inggris, apakah harus kursus bahasa Inggris? Jawabannya adalah 'tidak'. Nggak sedikit kita temukan orang-orang yang bisa berbahasa Inggris di zaman sekarang bukan karena ikut kursus.
Terkadang mereka bisa berbahasa Inggris justru karena didorong oleh minat pada sesuatu, dan itu hanya tersedia dalam bahasa Inggris, misalnya video game. Karena video game mendorong kita untuk 'mencari tahu', dibanding 'memaksa diri belajar'.
Adapun kursus-kursus bahasa Inggris hanya mampu untuk memberikan pembelajaran terstruktur, tetapi untuk eksplorasi lebih jauh membutuhkan motivasi, yang motivasi ini akan menjadi lebih besar jika dilakukan dengan menyenangkan, menikmati, dan santai.
Memaksa diri belajar secara terus menerus hanya akan menciptakan kondisi yang namanya 'boreout', karenanya kita memerlukan metode yang lebih baik dibanding terlalu fokus pada target.
Lalu, beliau melanjutkan, bahwa melakukan sesuatu secara terus menerus, apakah itu belajar maupun bekerja itu benar akan membuat kita semakin baik dalam melakukan sesuatu, tetapi mencegah kita dari belajar bagaimana melakukannya dengan baik lebih optimal.
Dengan melakukan belajar atau bekerja secara seimbang, maka kita akan menemukan 'flow', sehingga dibanding melakukan sesuatu karena merasa 'harus', kita akan melakukannya karena 'menyenangkan', dan tentunya akan membuat progress kita lebih baik.
#INISIATIF
oleh: Muhammad Farid Maricar
Saya ingin memulai tulisan ini dengan pertanyaan dan contoh. Misalnya, anda ingin bisa bahasa Inggris, apakah harus kursus bahasa Inggris? Jawabannya adalah 'tidak'. Nggak sedikit kita temukan orang-orang yang bisa berbahasa Inggris di zaman sekarang bukan karena ikut kursus.
Terkadang mereka bisa berbahasa Inggris justru karena didorong oleh minat pada sesuatu, dan itu hanya tersedia dalam bahasa Inggris, misalnya video game. Karena video game mendorong kita untuk 'mencari tahu', dibanding 'memaksa diri belajar'.
Adapun kursus-kursus bahasa Inggris hanya mampu untuk memberikan pembelajaran terstruktur, tetapi untuk eksplorasi lebih jauh membutuhkan motivasi, yang motivasi ini akan menjadi lebih besar jika dilakukan dengan menyenangkan, menikmati, dan santai.
Memaksa diri belajar secara terus menerus hanya akan menciptakan kondisi yang namanya 'boreout', karenanya kita memerlukan metode yang lebih baik dibanding terlalu fokus pada target.
Dalam satu podcast, Dr. Andrew Huberman, seorang profesor neurobiologi dan oftalmologi di Fakultas Kedokteran dari Stanford University, menjelaskan bahwa salah satu faktor kesuksesan seseorang dalam bidang apapun adalah kemampuan untuk menyeimbangkan waktu untuk fokus dan relax, kapan harus 'engage' dan 'disengage'.✍️
Lalu, beliau melanjutkan, bahwa melakukan sesuatu secara terus menerus, apakah itu belajar maupun bekerja itu benar akan membuat kita semakin baik dalam melakukan sesuatu, tetapi mencegah kita dari belajar bagaimana melakukannya dengan baik lebih optimal.
Dengan melakukan belajar atau bekerja secara seimbang, maka kita akan menemukan 'flow', sehingga dibanding melakukan sesuatu karena merasa 'harus', kita akan melakukannya karena 'menyenangkan', dan tentunya akan membuat progress kita lebih baik.
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥3
INTENTIONS, NOT EXPECTATIONS 😇
"intentions, not expectations..." Mengubah mindset ini saja, kita akan mendapati kehidupan yang jauh lebih baik.
Suatu hari salah satu team saya bertanya, "Mas Aris, untuk program yang akan kita jalankan ini targetnya seperti apa?"
Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ganti bertanya kepada team saya, "Apa tujuan kamu terlibat disini? Ingin berperan menjadi apa kamu di program ini?".
"Waduh ..mas, paham-paham..." Sambil tertawa kecil akhirnya team saya paham bahwa intentions itu jauh lebih berharga daripada goal-goal yang menciptakan ekspektasi.
Kelihatannya mirip, tetapi intention menunjukkan apa "why" dari sebuah aktivitas, dan itu punya daya dorong yg kuat untuk membangun suatu karya.
Contoh dari ekspektasi:
"aku pingin menulis buku best seller dan terjual 1 juta copy..."
Sedangkan contoh dari intention:
"aku ingin menulis sebuah buku yang menginspirasi banyak orang, aku akan mencurahkan tenaga dan waktu untuk mempersembahkan itu kepada dunia"
Orang yang terlalu perhatian dengan ekspektasi, kemungkinan di masa datang dia akan kecewa. Dan bahkan ekspektasi itulah makhluk yang membunuh kreatifitas.
Kita terus berkarya, dengan intentions yang tinggi dan mulia.
Oleh: Arisdiansah
#INISIATIF
"intentions, not expectations..." Mengubah mindset ini saja, kita akan mendapati kehidupan yang jauh lebih baik.
Suatu hari salah satu team saya bertanya, "Mas Aris, untuk program yang akan kita jalankan ini targetnya seperti apa?"
Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ganti bertanya kepada team saya, "Apa tujuan kamu terlibat disini? Ingin berperan menjadi apa kamu di program ini?".
"Waduh ..mas, paham-paham..." Sambil tertawa kecil akhirnya team saya paham bahwa intentions itu jauh lebih berharga daripada goal-goal yang menciptakan ekspektasi.
Kelihatannya mirip, tetapi intention menunjukkan apa "why" dari sebuah aktivitas, dan itu punya daya dorong yg kuat untuk membangun suatu karya.
Contoh dari ekspektasi:
"aku pingin menulis buku best seller dan terjual 1 juta copy..."
Sedangkan contoh dari intention:
"aku ingin menulis sebuah buku yang menginspirasi banyak orang, aku akan mencurahkan tenaga dan waktu untuk mempersembahkan itu kepada dunia"
Ketika seseorang berfokus kepada ekspektasi, kemungkinan besar akan mengalami kegagalan, karena kita terhubung dengan banyak variabel yang tidak sepenuhnya bisa kita kontrol.
Sebaliknya ketika seseorang berfokus kepada intentions, kemungkinan besar dia tidak akan merasa kecewa. Karena dia fokus kepada diri (internal) dan itu sesuatu yang bisa dia kontrol. Dan itu akan jadi sebuah energi yang kuat.
Orang yang terlalu perhatian dengan ekspektasi, kemungkinan di masa datang dia akan kecewa. Dan bahkan ekspektasi itulah makhluk yang membunuh kreatifitas.
Kita terus berkarya, dengan intentions yang tinggi dan mulia.
Oleh: Arisdiansah
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🔥1