Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
THE DUNNING โ KRUGER EFFECT ๐
Oleh: Satria Dharma
Pada tanggal 19 April 1995, seorang pria merampok dua bank di Pittsburgh di siang hari bolong. Dan anehnya perampok tersebut tidak memakai masker.
Sebuah informasi mengarahkan polisi ke seorang pria bernama McArthur Wheeler, dan ketika mereka mengetuk pintunya, Wheeler tertegun. Dan dia terus mengulangi satu kalimat aneh:
โTapi aku memakai jus!โ
Ketika polisi menanyakan maksudnya, Wheeler mengatakan kepada petugas bahwa dia telah mengoleskan jus lemon ke wajahnya agar tidak terlihat oleh kamera keamanan.โ Dengan mengoleskan cairan lemon di wajahnya Wheeler menganggap wajahnya akan tidak terlihat oleh kamera.๐
Dia tidak mengalami delusi. Wheeler baru saja melakukan kesalahan besar.
Soalnya, jus lemon bisa digunakan sebagai tinta tak terlihat.โ Itu dulu menjadi permainan anak-anak. Wheeler mengetahui hal ini dan berasumsi bahwa jus lemon juga bisa membuat wajahnya tidak terlihat oleh kamera keamanan. Dia bahkan mengujinya dengan mengoleskan jus lemon ke wajahnya dan mengambil foto instan โ yang hasilnya kosong (mungkin karena kesalahan pengguna).
Kisah Wheeler menarik perhatian seorang profesor bernama David Dunning, yang mengakui kesalahan Wheeler secara universal: bahwa orang-orang dengan keterampilan dan pengetahuan paling sedikit sering kali melebih-lebihkan kemampuan mereka.โ
Orang bodoh itu seringkali lebih percaya diri ketimbang orang yang pintar. Orang yang paling rendah kemampuannya seringkali menganggap diri mereka lebih cerdas dari faktanya.
Menurut Charles Darwin, โKetidak tahuan sering melahirkan keyakinan daripada pengetahuanโ. Jadi banyak penjahat bodoh yang tidak sadar betapa bodohnya mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa 93% orang Amerika menganggap mereka adalah pengemudi yang lebih baik daripada rata-rata, 90% guru menganggap mereka lebih terampil dibandingkan rekan-rekan mereka, dan perkiraan berlebihan ini berlaku untuk banyak keterampilan โ termasuk tes logika. Namun secara matematis tidak mungkin bagi kebanyakan orang untuk menjadi lebih baik dari rata-rata dalam suatu tugas tertentu.๐
Orang-orang cenderung memiliki pandangan yang terlalu positif terhadap kemampuan mereka dalam banyak bidang sosial dan intelektual. Para penulis berpendapat bahwa perkiraan yang berlebihan ini terjadi, sebagian karena orang-orang yang tidak terampil dalam bidang-bidang ini menderita beban ganda: Orang-orang ini tidak hanya mengambil kesimpulan yang salah dan membuat pilihan yang tidak menguntungkan, namun ketidakmampuan mereka merampas kemampuan metakognitif mereka untuk menyadari hal tersebut.
Jadi kali lain jika kita menganggap diri kita lebih hebat dan lebih pintar daripada orang lain berhati-hatilah. Jangan-jangan kita terkena Dunning Kruger Effect.๐
Satria Dharma
#INISIATIF #Family100
Oleh: Satria Dharma
Pada tanggal 19 April 1995, seorang pria merampok dua bank di Pittsburgh di siang hari bolong. Dan anehnya perampok tersebut tidak memakai masker.
Sebuah informasi mengarahkan polisi ke seorang pria bernama McArthur Wheeler, dan ketika mereka mengetuk pintunya, Wheeler tertegun. Dan dia terus mengulangi satu kalimat aneh:
โTapi aku memakai jus!โ
Ketika polisi menanyakan maksudnya, Wheeler mengatakan kepada petugas bahwa dia telah mengoleskan jus lemon ke wajahnya agar tidak terlihat oleh kamera keamanan.โ Dengan mengoleskan cairan lemon di wajahnya Wheeler menganggap wajahnya akan tidak terlihat oleh kamera.
Dia tidak mengalami delusi. Wheeler baru saja melakukan kesalahan besar.
Soalnya, jus lemon bisa digunakan sebagai tinta tak terlihat.โ Itu dulu menjadi permainan anak-anak. Wheeler mengetahui hal ini dan berasumsi bahwa jus lemon juga bisa membuat wajahnya tidak terlihat oleh kamera keamanan. Dia bahkan mengujinya dengan mengoleskan jus lemon ke wajahnya dan mengambil foto instan โ yang hasilnya kosong (mungkin karena kesalahan pengguna).
Kisah Wheeler menarik perhatian seorang profesor bernama David Dunning, yang mengakui kesalahan Wheeler secara universal: bahwa orang-orang dengan keterampilan dan pengetahuan paling sedikit sering kali melebih-lebihkan kemampuan mereka.โ
Orang bodoh itu seringkali lebih percaya diri ketimbang orang yang pintar. Orang yang paling rendah kemampuannya seringkali menganggap diri mereka lebih cerdas dari faktanya.
Menurut Charles Darwin, โKetidak tahuan sering melahirkan keyakinan daripada pengetahuanโ. Jadi banyak penjahat bodoh yang tidak sadar betapa bodohnya mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa 93% orang Amerika menganggap mereka adalah pengemudi yang lebih baik daripada rata-rata, 90% guru menganggap mereka lebih terampil dibandingkan rekan-rekan mereka, dan perkiraan berlebihan ini berlaku untuk banyak keterampilan โ termasuk tes logika. Namun secara matematis tidak mungkin bagi kebanyakan orang untuk menjadi lebih baik dari rata-rata dalam suatu tugas tertentu.
Orang-orang cenderung memiliki pandangan yang terlalu positif terhadap kemampuan mereka dalam banyak bidang sosial dan intelektual. Para penulis berpendapat bahwa perkiraan yang berlebihan ini terjadi, sebagian karena orang-orang yang tidak terampil dalam bidang-bidang ini menderita beban ganda: Orang-orang ini tidak hanya mengambil kesimpulan yang salah dan membuat pilihan yang tidak menguntungkan, namun ketidakmampuan mereka merampas kemampuan metakognitif mereka untuk menyadari hal tersebut.
Jadi kali lain jika kita menganggap diri kita lebih hebat dan lebih pintar daripada orang lain berhati-hatilah. Jangan-jangan kita terkena Dunning Kruger Effect.
Satria Dharma
FYI. Stay tuned sore ini pada pelaksanaan Semifinal Family 100, terdapat 2 peluang berhadiah untuk kalian para suporter setia Family 100:
1. Via polling tele ATE (tugas kalian disini adalah menebak sang juara 1 dan juara 2 kompetisi) tersedia 3 (tiga) hadiah buat yang beruntung. Deadline Selasa, 23 Juli 2024 Pukul 12.00 WIB saja.
2. Via kolom chat tele ATE (tugas kalian disini adalah cukup menebak jawaban dari pertanyaan berbintang (bonus) yang akan dishare oleh host kegiatan saat sesi live semifinal, perburuan juara 3 dan final berlangsung di tele ATE, bagi rekan2 penonton yang menuliskan jawaban tepat pertama kali akan dinyatakan sebagai pemenang) tersedia 2 (dua) hadiah buat kalian yang terbaik setiap harinya. Stay tuned
#INISIATIF #Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Info Perpanjangan Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan ๐ฒ๐จ
Masih ada waktu s.d. 31 Juli 2024 buat kalian semua yang punya hobi di dunia tarik suara. Ayo kita share info ini ke Grup-grup WA keluarga, grup alumni, grup komplek perumahan, dan grup2 lainnya karena siapa tahu kali ini keluarga, rekan, kerabat, dan tetangga kitalah yang akan keluar menjadi sang juara.๐ฅ
Registrasi dan Upload
https://bit.ly/FormRegisUploadBPJSCover?r=qr
Syarat dan Ketentuan
https://bit.ly/SyaratKetentuanCoverBPJS?r=qr
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#Komsi
Masih ada waktu s.d. 31 Juli 2024 buat kalian semua yang punya hobi di dunia tarik suara. Ayo kita share info ini ke Grup-grup WA keluarga, grup alumni, grup komplek perumahan, dan grup2 lainnya karena siapa tahu kali ini keluarga, rekan, kerabat, dan tetangga kitalah yang akan keluar menjadi sang juara.
Registrasi dan Upload
https://bit.ly/FormRegisUploadBPJSCover?r=qr
Syarat dan Ketentuan
https://bit.ly/SyaratKetentuanCoverBPJS?r=qr
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#Komsi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Yang gak sempat mengikuti keseruan Babak Semifinal Family 100 sore tadi bisa langsung ke link di bawah ini
https://youtu.be/2ZWSYKxCAPQ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
#family100 Babak Semifinal Kuis Family 100 ATE (Selasa, 23 Juli 2024)
Rangkaian kegiatan semarak HUT ke 56 BPJS Kesehatan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh COMMIT Ask The Experts (ATE) dengan dukungan Kedeputian Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat (KPM), Kedeputian Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Kedeputianโฆ
Print Alat Bantu Benar dan Salah Ranking 1 MSDM.pdf
713.2 KB
Print alat bantu Benar dan Salah Kompetisi Ranking 1 (The Last Standing) Paham Kebijakan MSDM (Hanya diprint oleh peserta Finalis Top 50 hasil Seleknas)
JENIUS YANG GAGAL? ๐ฑ
oleh: Satria Dharma
Bayangkan jika kita adalah orang terpintar di kota Anda atau memilki IQ di atas 200. Rasanya dunia akan berada dalam genggaman tangan kita, kan... ?! Belum tentu juga.
Pada tahun 1962, seorang anak laki-laki bernama Kim Ung-Yong lahir di Korea Selatan. Ayahnya adalah seorang profesor fisika dan ibunya adalah seorang profesor kedokteran. Ketika dia berumur sembilan bulan, dia sudah berbicara dalam kalimat lengkap. Pada saat ia berusia satu tahun, Kim telah mempelajari alfabet Korea dan 1.000 karakter Tiongkok dengan mempelajari Seribu Karakter Klasik, sebuah puisi Tiongkok abad ke-6. Pada usia tiga tahun, ia mampu memecahkan masalah kalkulus, dan ia juga menerbitkan buku esainya yang terlaris dalam bahasa Inggris dan Jerman, serta kaligrafi dan ilustrasinya. Pada usia 5 tahun, dia memecahkan masalah kalkulus diferensial dan berbicara dalam lima bahasa berbeda. Dan pada usia 8 tahun, dia diundang ke AS oleh NASA untuk membantu melakukan penelitian bagi mereka.
Rumor yang populer adalah ketika dia berusia delapan tahun, Kim diduga belajar fisika nuklir di Universitas Colorado, menurut sumber populer. Namun hal ini telah dibantah oleh sumber-sumber pada saat itu.
Dia bekerja untuk NASA, di mana dia bekerja selama sepuluh tahun. Lalu tiba-tiba ia lalu memutuskan untuk berhenti dan kembali ke negaranya.
Sekembalinya ke Korea Selatan, Kim diharuskan menyelesaikan sekolah resmi di Korea Selatan untuk mendapatkan pekerjaan. Ia memperoleh gelar SD, SMP, dan SMA hanya dalam waktu dua tahun. Dia kemudian mendaftar di Universitas Nasional Chungbuk di mana dia belajar teknik sipil dan memperoleh gelar Ph.D. Pada tahun 2007, ia menjabat sebagai dosen tambahan di Universitas Nasional Chungbuk. Pada tanggal 14 Maret 2014, ia menjadi profesor madya di Universitas Shinhan, dan menjadi wakil presiden Pusat Penelitian Pengembangan Kyeong-gi Utara.
Pada tahun 2010, Kim menceritakan pengalamannya selama bertahun-tahun di NASA, "Saat itu, saya menjalani hidup seperti mesinโSaya bangun, menyelesaikan tugas sehari-hari, makan, tidur, dan sebagainya. Saya benar-benar tidak tahu apa yang saya lakukan. Dan saya kesepian dan tidak punya teman."
Dengan IQ yang teruji sebesar 210, yang merupakan Rekor Dunia Guinness pada saat itu, banyak orang percaya bahwa ia akan maju dan mengubah dunia jauh dibandingkan gabungan Elon Musk dan Nikola Tesla yang masing-masing memiliki perkiraan IQ sebesar 155 dan 200.
Tapi ternyata ia hanya menjadi dosen dengan jabatan Profesor Madya di Korsel.
Apa yang salah...?!
Orang-orang lalu menyebutnya sebagai jenius yang gagal. Kalau cuma jadi dosen mah gak usah harus sejenius itu, kata mereka. Meskipun media telah berulang kali menyebut Kim sebagai โjenius yang gagalโ, Kim mengatakan bahwa ia menganggap hidupnya sukses; dia melakukan apa yang membuatnya bahagia. Pada tahun 2010, Kim mengkritik gagasan bahwa ia adalah seorang "jenius yang gagal".
Lanjut #Part2
oleh: Satria Dharma
Bayangkan jika kita adalah orang terpintar di kota Anda atau memilki IQ di atas 200. Rasanya dunia akan berada dalam genggaman tangan kita, kan... ?! Belum tentu juga.
Pada tahun 1962, seorang anak laki-laki bernama Kim Ung-Yong lahir di Korea Selatan. Ayahnya adalah seorang profesor fisika dan ibunya adalah seorang profesor kedokteran. Ketika dia berumur sembilan bulan, dia sudah berbicara dalam kalimat lengkap. Pada saat ia berusia satu tahun, Kim telah mempelajari alfabet Korea dan 1.000 karakter Tiongkok dengan mempelajari Seribu Karakter Klasik, sebuah puisi Tiongkok abad ke-6. Pada usia tiga tahun, ia mampu memecahkan masalah kalkulus, dan ia juga menerbitkan buku esainya yang terlaris dalam bahasa Inggris dan Jerman, serta kaligrafi dan ilustrasinya. Pada usia 5 tahun, dia memecahkan masalah kalkulus diferensial dan berbicara dalam lima bahasa berbeda. Dan pada usia 8 tahun, dia diundang ke AS oleh NASA untuk membantu melakukan penelitian bagi mereka.
Rumor yang populer adalah ketika dia berusia delapan tahun, Kim diduga belajar fisika nuklir di Universitas Colorado, menurut sumber populer. Namun hal ini telah dibantah oleh sumber-sumber pada saat itu.
Dia bekerja untuk NASA, di mana dia bekerja selama sepuluh tahun. Lalu tiba-tiba ia lalu memutuskan untuk berhenti dan kembali ke negaranya.
Sekembalinya ke Korea Selatan, Kim diharuskan menyelesaikan sekolah resmi di Korea Selatan untuk mendapatkan pekerjaan. Ia memperoleh gelar SD, SMP, dan SMA hanya dalam waktu dua tahun. Dia kemudian mendaftar di Universitas Nasional Chungbuk di mana dia belajar teknik sipil dan memperoleh gelar Ph.D. Pada tahun 2007, ia menjabat sebagai dosen tambahan di Universitas Nasional Chungbuk. Pada tanggal 14 Maret 2014, ia menjadi profesor madya di Universitas Shinhan, dan menjadi wakil presiden Pusat Penelitian Pengembangan Kyeong-gi Utara.
Pada tahun 2010, Kim menceritakan pengalamannya selama bertahun-tahun di NASA, "Saat itu, saya menjalani hidup seperti mesinโSaya bangun, menyelesaikan tugas sehari-hari, makan, tidur, dan sebagainya. Saya benar-benar tidak tahu apa yang saya lakukan. Dan saya kesepian dan tidak punya teman."
Dengan IQ yang teruji sebesar 210, yang merupakan Rekor Dunia Guinness pada saat itu, banyak orang percaya bahwa ia akan maju dan mengubah dunia jauh dibandingkan gabungan Elon Musk dan Nikola Tesla yang masing-masing memiliki perkiraan IQ sebesar 155 dan 200.
Tapi ternyata ia hanya menjadi dosen dengan jabatan Profesor Madya di Korsel.
Apa yang salah...?!
Orang-orang lalu menyebutnya sebagai jenius yang gagal. Kalau cuma jadi dosen mah gak usah harus sejenius itu, kata mereka. Meskipun media telah berulang kali menyebut Kim sebagai โjenius yang gagalโ, Kim mengatakan bahwa ia menganggap hidupnya sukses; dia melakukan apa yang membuatnya bahagia. Pada tahun 2010, Kim mengkritik gagasan bahwa ia adalah seorang "jenius yang gagal".
Lanjut #Part2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
#Part2
Ia menjawab, "Beberapa orang berpikir orang dengan IQ tinggi bisa menjadi mahakuasa atau bisa menjadi apa saja, tapi itu tidak benar. Lihat saya, saya tidak punya bakat musik, saya juga tidak unggul dalam olahraga. Masyarakat tidak boleh menilai siapa pun dengan standar sepihak โ setiap orang memiliki tingkat pembelajaran, harapan, bakat, dan impian yang berbeda dan kita harus menghormatinya."
Kim menjadi bukti bahwa IQ super tinggi tidak menjamin prestasi besar. Resep untuk mencapai prestasi besar dalam hidup bukan hanya merupakan hasil dari IQ tinggi tetapi juga kombinasi unik antara kreativitas, inspirasi, dan kemampuan mengatasi kesulitan.
Motivasi yang besar didorong oleh kebutuhan, keinginan, dan kebutuhan. Sejarah menunjukkan bahwa tidak banyak orang jenius yang memiliki kehidupan mudah dan dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Coba ingat-ingat teman sekolah Anda yang selalu nomor 1. Mereka tidak selalu yang paling sukses dalam karir dan hidup.
Meski demikian tidak ada indikasi bahwa Kim adalah jenius yang gagal; sebaliknya, dia dikenal karena kecerdasan dan prestasinya yang luar biasa di usia muda. Sebenarnya kitalah yang gagal๐
Kita berharap sangat tinggi pada orang-orang yang ber-IQ jenius atau sangat cerdas. Padahal bukan itu yang diinginkan oleh orang-orang yang jenius atau ber-IQ superior. Mungkin mereka justru menginginkan kehidupan yang tenang dan damai tanpa sorotan perhatian dunia pada mereka. Jadi kita yang gagal dengan harapan kita pada mereka.๐
Satria Dharma
#INISIATIF
Ia menjawab, "Beberapa orang berpikir orang dengan IQ tinggi bisa menjadi mahakuasa atau bisa menjadi apa saja, tapi itu tidak benar. Lihat saya, saya tidak punya bakat musik, saya juga tidak unggul dalam olahraga. Masyarakat tidak boleh menilai siapa pun dengan standar sepihak โ setiap orang memiliki tingkat pembelajaran, harapan, bakat, dan impian yang berbeda dan kita harus menghormatinya."
Kim menjadi bukti bahwa IQ super tinggi tidak menjamin prestasi besar. Resep untuk mencapai prestasi besar dalam hidup bukan hanya merupakan hasil dari IQ tinggi tetapi juga kombinasi unik antara kreativitas, inspirasi, dan kemampuan mengatasi kesulitan.
Motivasi yang besar didorong oleh kebutuhan, keinginan, dan kebutuhan. Sejarah menunjukkan bahwa tidak banyak orang jenius yang memiliki kehidupan mudah dan dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Coba ingat-ingat teman sekolah Anda yang selalu nomor 1. Mereka tidak selalu yang paling sukses dalam karir dan hidup.
Meski demikian tidak ada indikasi bahwa Kim adalah jenius yang gagal; sebaliknya, dia dikenal karena kecerdasan dan prestasinya yang luar biasa di usia muda. Sebenarnya kitalah yang gagal
Kita berharap sangat tinggi pada orang-orang yang ber-IQ jenius atau sangat cerdas. Padahal bukan itu yang diinginkan oleh orang-orang yang jenius atau ber-IQ superior. Mungkin mereka justru menginginkan kehidupan yang tenang dan damai tanpa sorotan perhatian dunia pada mereka. Jadi kita yang gagal dengan harapan kita pada mereka.
Satria Dharma
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Biar persaingan Ranking 1 (The Last Standing) tema paham Kebijakan MSDM makin meriah, nih kita spill dulu hadiah-hadiah yang telah disiapkan oleh ATE dengan dukungan dari Kepbid MSDM
TWS ini hadir buat menemani hari-hari Duta BPJS Kesehatan yang aktif dan kreatif, sangat cocok digunakan mengikuti kegiatan online meeting formal maupun informal dari organisasi maupun sekedar dipakai buat vcall melepas rindu bersama keluarga yang ada di kampung halaman ~ Bahasa Iklan alumni S3 Marketing๐
Hadiah Seleksi Nasional (Khusus peserta resmi kompetisi):
1. Peringkat 1 : TWS
2. Peringkat 7 : TWS
3. Peringkat 15 : TWS
4. Peringkat 56 : TWS
5. Peringkat 100 : TWS
Hadiah Putaran Final (Khusus peserta resmi kompetisi):
1. Juara 1 : Uang Pembinaan Rp 2 jt + TWS
2. Juara 2 : Uang Pembinaan Rp 1 jt + TWS
3. Top finalis Juara 3, 4 dan 5 : TWS
Hadiah buat suporter (terbuka untuk umum):
Top 3 suporter terbaik yang berhasil menebak sang juara pada polling telegram (saat finalis tersisa 10 orang saja) : TWS
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#PerayaanKitaBersama
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅฐ1
COMING SOON!!! SUPER BIGMATCH ๐ฅ ๐ฅ ๐ฅ
Perburuan Tempat Ketiga Family 100: Kamis, 25 Juli 2024 (16.00 WIB SD 16.40 WIB)โถ๏ธ ๐ฑ ๐ฑ
#Kepwil11
#Kepwil9
Di babak semifinal, Tim Never Give Up dan Tim Toraya Maelo harus mengakui keunggulan lawannya masing-masing. Meski demikian, perjuangan kedua tim belumlah usai, meski gagal melenggang ke partai final, Tim Never Give Up dan Tim Toraya Maelo masih memiliki asa untuk finish di Tempat Ketiga. Good luck gaisss๐ฎ๐ฉ
Perburuan Tempat Ketiga Family 100: Kamis, 25 Juli 2024 (16.00 WIB SD 16.40 WIB)
#Kepwil11
#Kepwil9
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
COMING SOON!!! SUPER BIGMATCH ๐ฅ ๐ฅ ๐ฅ
Partai Final Family 100: Kamis, 25 Juli 2024 (16.40 WIB SD 17.20 WIB)โถ๏ธ ๐ฑ ๐ฑ
#Kepwil11
#Kantorpusat
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#PerayaanKitaBersama
Kompetisi Family 100 Tahun 2024 ini menyajikan persaingan perebutan juara yang seru dan ketat. Kini di partai puncak, persaingan merebut tahta tinggal melibatkan dua tim yakni Tim Singa Bersayap (Kepwil 11) dan Tim Chandra's Angel (Kantor Pusat).๐ฅ
Meskipun seringkali dihadapkan pada agenda dinas yang sangat padat, Tim Kantor Pusat tetap diunggulkan Sobat ATE untuk keluar menjadi sang juara (hasil polling tele). Berbekal strategi pergantian pemain yang tepat nyatanya Chandra's Angel selalu berhasil menyingkirkan semua lawan demi lawan yang coba datang menghadang. Sementara Tim Singa Bersayap kali ini hadir sebagai kuda hitam, dengan membawa modal spirit kekompakan dan strategi jitu para pemain daerah, mereka diprediksi akan terus memberi kejutan hingga partai penting di Final Family 100. Menarik kita nantikan hasil akhirnya๐ ๐ฅ ๐ฅ
Partai Final Family 100: Kamis, 25 Juli 2024 (16.40 WIB SD 17.20 WIB)
#Kepwil11
#Kantorpusat
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#PerayaanKitaBersama
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ2
Pria dalam foto ini diambil pada tahun 1946. Orang ini adalah Ken Tamrin Shimizu. Dia berusia 35 tahun. Dia punya 2 anak... Shimizu tidak pernah berlari... Tidur larut malam. Makan apa pun yang dia mau... Bahkan ia sering minum bir bukan air putih.. Makan malam dengan berbagai macam makanan setiap malam semau dia...
Apa yang dilakukan oleh Ken Tamrin Shimizu untuk mendapatkan tubuh seperti itu?
Tamrin Shimizu tidak punya rahasia.
Tamrin Shimizu adalah orang yang duduk di sudut kiri bawah foto...
Sedangkan untuk pria ganteng yang berdiri di depan dengan tubuh kekar dan macho itu, saya tidak tahu siapa dia apalagi namanya...๐ค
#semangatpagi #INISIATIF #fitlife
Apa yang dilakukan oleh Ken Tamrin Shimizu untuk mendapatkan tubuh seperti itu?
Tamrin Shimizu tidak punya rahasia.
Tamrin Shimizu adalah orang yang duduk di sudut kiri bawah foto...
Sedangkan untuk pria ganteng yang berdiri di depan dengan tubuh kekar dan macho itu, saya tidak tahu siapa dia apalagi namanya...
#semangatpagi #INISIATIF #fitlife
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐คฃ3โค1๐1
Forwarded from Yuniar L - RO - K7 - KC Mojokerto
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
#BPJSFESTIVAL Video KC Mojokerto
Forwarded from Ikhsan Firmansyah - RO - KW 5 - KC Bandung
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
#BPJSFestival Video KC Bandung