KEMENPAREKRAF VS BPJS KESEHATAN ๐ตโ๐ซ
https://www.youtube.com/live/i3EkxgQ1QHw?si=HAqwobnv7QrD_zOm
https://www.youtube.com/live/i3EkxgQ1QHw?si=HAqwobnv7QrD_zOm
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
KAPOLRI CUP 2024 GROUP G KEMENPAREKRAF VS BPJS KESEHATAN
DIVONIS MATI TAPI JUSTRU BERUMUR PANJANG ๐
Oleh: Satria Dharma
Seandainya Anda adalah orang terkaya di dunia dan memiliki kekayaan yang luar biasa besar tapi kemudian jatuh sakit dan divonis tidak bisa disembuhkan apa yang akan Anda lakukan? Ingat bahwa sudah tidak ada keajaiban medis yang bisa membantu Anda untuk sembuh lagi. Usia Anda sisa kurang dari setahun lagi.
Ada kisah nyata yang menarik yang mungkin perlu kita renungkan bersama.
Seorang Amerika bernama John Davison Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia dan miliarder pertama. Pada usia 25 tahun, ia mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat, dan pada usia 31 tahun, ia memiliki kilang minyak terbesar di dunia, The Standard Oil. Pada usia 38 tahun, ia mengelola 90% penyulingan minyak di AS.
Pada usia 50 tahun, dia menjadi orang terkaya di negaranya.
Namun, pada usia 53 tahun, kesehatan Rockefeller merosot drastis. Dia menderita kesakitan yang luar biasa, kehilangan seluruh rambutnya, dan hampir tidak bisa makan apa pun selain sup dan biskuit. Meski kaya raya, dia sengsara. Dokter memperkirakan dia tidak akan hidup satu tahun lagi.๐ฅบ
Menghadapi kematiannya, Rockefeller mendapat pencerahan. Ia menyadari bahwa kekayaannya yang melimpah tidak ada artinya jika ia tidak bisa membawanya. Menyadari hal ini, dia mengambil keputusan penting.
Dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya, menyatakan niatnya untuk mengabdikan kekayaannya untuk rumah sakit, penelitian, dan kegiatan amal. Ia lalu mendirikan Yayasan Rockefeller, yang tujuan utamanya adalah mendanai penemuan-penemuan medis besar, termasuk Penisilin dan pengobatan Malaria, Tuberkulosis, dan Difteri.
Institut Rockefeller didirikan pada tahun 1910 yang merupakan pusat penelitian pertama di Amerika yang berfokus pada pengobatan penyakit-penyakit utama saat itu: tuberkulosis, difteri, dan demam tifoid. Institut ini membuka sebuah rumah sakit, tempat para ilmuwan dapat dengan cepat menguji penelitian laboratorium mereka pada pasien sebenarnya. Rumah sakit ini menjadi model untuk pusat penelitian klinis masa depan di Amerika Serikat.
Yayasan ini telah lama menjadi pionir di bidang kesehatan global, memimpin kampanyenya sendiri untuk memberantas penyakit cacing tambang (1909-1914), malaria (1915) dan demam kuning (1920an-1950an), dan mendanai penelitian pengembangan vaksin. Inisiatif kesehatan masyarakat ini direplikasi oleh WHO dengan meluncurkan kampanye pemberantasan penyakit cacar, termasuk pada tahun 1966.
Hebatnya, ketika Rockefeller mulai memberikan kembali kekayaannya bagi masyarakat, kesehatannya meningkat secara dramatis. Ia bisa tidur nyenyak lagi dan juga bisa makan lagi. Tak ada terapi dan obat yang menyembuhkannya tapi kesehatannya semakin membaik dan terus membaik. Meskipun diperkirakan meninggal pada usia 53 tahun, ia hidup hingga usia 97 tahun. Perpanjangan umur sebanyak 44 tahun dengan hidup yang penuh berkah.
John Davison Rockefeller mendapat hidayah dan pencerahan justru ketika ia sakit parah dan sudah divonis tidak bisa sembuh. Rockefeller menemukan kekuatan rasa syukur dan filantropi dengan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya. Tindakan ini tidak hanya menyembuhkannya tetapi juga membuatnya merasa sebagai manusia utuh.
Di tahun-tahun terakhirnya, dia merenungkan dalam buku hariannya:
โTuhan mengajari saya bahwa segala sesuatu adalah milik-Nya, dan saya hanyalah saluran untuk mengabulkan keinginan-Nya. Hidupku merupakan perjalanan yang panjang dan membahagiakan; penuh dengan pekerjaan dan permainan. Saya melepaskan kekhawatiran, dan Tuhan baik kepada saya setiap hari.โ
Satria Dharma
#INISIATIF
Oleh: Satria Dharma
Seandainya Anda adalah orang terkaya di dunia dan memiliki kekayaan yang luar biasa besar tapi kemudian jatuh sakit dan divonis tidak bisa disembuhkan apa yang akan Anda lakukan? Ingat bahwa sudah tidak ada keajaiban medis yang bisa membantu Anda untuk sembuh lagi. Usia Anda sisa kurang dari setahun lagi.
Ada kisah nyata yang menarik yang mungkin perlu kita renungkan bersama.
Seorang Amerika bernama John Davison Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia dan miliarder pertama. Pada usia 25 tahun, ia mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat, dan pada usia 31 tahun, ia memiliki kilang minyak terbesar di dunia, The Standard Oil. Pada usia 38 tahun, ia mengelola 90% penyulingan minyak di AS.
Pada usia 50 tahun, dia menjadi orang terkaya di negaranya.
Namun, pada usia 53 tahun, kesehatan Rockefeller merosot drastis. Dia menderita kesakitan yang luar biasa, kehilangan seluruh rambutnya, dan hampir tidak bisa makan apa pun selain sup dan biskuit. Meski kaya raya, dia sengsara. Dokter memperkirakan dia tidak akan hidup satu tahun lagi.
Menghadapi kematiannya, Rockefeller mendapat pencerahan. Ia menyadari bahwa kekayaannya yang melimpah tidak ada artinya jika ia tidak bisa membawanya. Menyadari hal ini, dia mengambil keputusan penting.
Dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya, menyatakan niatnya untuk mengabdikan kekayaannya untuk rumah sakit, penelitian, dan kegiatan amal. Ia lalu mendirikan Yayasan Rockefeller, yang tujuan utamanya adalah mendanai penemuan-penemuan medis besar, termasuk Penisilin dan pengobatan Malaria, Tuberkulosis, dan Difteri.
Institut Rockefeller didirikan pada tahun 1910 yang merupakan pusat penelitian pertama di Amerika yang berfokus pada pengobatan penyakit-penyakit utama saat itu: tuberkulosis, difteri, dan demam tifoid. Institut ini membuka sebuah rumah sakit, tempat para ilmuwan dapat dengan cepat menguji penelitian laboratorium mereka pada pasien sebenarnya. Rumah sakit ini menjadi model untuk pusat penelitian klinis masa depan di Amerika Serikat.
Yayasan ini telah lama menjadi pionir di bidang kesehatan global, memimpin kampanyenya sendiri untuk memberantas penyakit cacing tambang (1909-1914), malaria (1915) dan demam kuning (1920an-1950an), dan mendanai penelitian pengembangan vaksin. Inisiatif kesehatan masyarakat ini direplikasi oleh WHO dengan meluncurkan kampanye pemberantasan penyakit cacar, termasuk pada tahun 1966.
Hebatnya, ketika Rockefeller mulai memberikan kembali kekayaannya bagi masyarakat, kesehatannya meningkat secara dramatis. Ia bisa tidur nyenyak lagi dan juga bisa makan lagi. Tak ada terapi dan obat yang menyembuhkannya tapi kesehatannya semakin membaik dan terus membaik. Meskipun diperkirakan meninggal pada usia 53 tahun, ia hidup hingga usia 97 tahun. Perpanjangan umur sebanyak 44 tahun dengan hidup yang penuh berkah.
John Davison Rockefeller mendapat hidayah dan pencerahan justru ketika ia sakit parah dan sudah divonis tidak bisa sembuh. Rockefeller menemukan kekuatan rasa syukur dan filantropi dengan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya. Tindakan ini tidak hanya menyembuhkannya tetapi juga membuatnya merasa sebagai manusia utuh.
Di tahun-tahun terakhirnya, dia merenungkan dalam buku hariannya:
โTuhan mengajari saya bahwa segala sesuatu adalah milik-Nya, dan saya hanyalah saluran untuk mengabulkan keinginan-Nya. Hidupku merupakan perjalanan yang panjang dan membahagiakan; penuh dengan pekerjaan dan permainan. Saya melepaskan kekhawatiran, dan Tuhan baik kepada saya setiap hari.โ
Satria Dharma
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
"Jangan pernah membidik hasil, meski Anda menginginkannya. Hanya lakukan apa saja yang Anda percayai dan cintai hingga keberhasilan itu akan datang dengan sendirinya dan alamiah." - David Frost
GET READY
Ranking 1 (The Last Standing) akan dilaksanakan pada Hari Jum'at, 26 Juli 2024 mulai pukul 15.00 WIB
Jangan lupa pastikan semua pemain dan para pendukung telah join di Grup Telegram ATE (Khusus Internal)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#PerayaanKitaBersama
#Ranking1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
THE DUNNING โ KRUGER EFFECT ๐
Oleh: Satria Dharma
Pada tanggal 19 April 1995, seorang pria merampok dua bank di Pittsburgh di siang hari bolong. Dan anehnya perampok tersebut tidak memakai masker.
Sebuah informasi mengarahkan polisi ke seorang pria bernama McArthur Wheeler, dan ketika mereka mengetuk pintunya, Wheeler tertegun. Dan dia terus mengulangi satu kalimat aneh:
โTapi aku memakai jus!โ
Ketika polisi menanyakan maksudnya, Wheeler mengatakan kepada petugas bahwa dia telah mengoleskan jus lemon ke wajahnya agar tidak terlihat oleh kamera keamanan.โ Dengan mengoleskan cairan lemon di wajahnya Wheeler menganggap wajahnya akan tidak terlihat oleh kamera.๐
Dia tidak mengalami delusi. Wheeler baru saja melakukan kesalahan besar.
Soalnya, jus lemon bisa digunakan sebagai tinta tak terlihat.โ Itu dulu menjadi permainan anak-anak. Wheeler mengetahui hal ini dan berasumsi bahwa jus lemon juga bisa membuat wajahnya tidak terlihat oleh kamera keamanan. Dia bahkan mengujinya dengan mengoleskan jus lemon ke wajahnya dan mengambil foto instan โ yang hasilnya kosong (mungkin karena kesalahan pengguna).
Kisah Wheeler menarik perhatian seorang profesor bernama David Dunning, yang mengakui kesalahan Wheeler secara universal: bahwa orang-orang dengan keterampilan dan pengetahuan paling sedikit sering kali melebih-lebihkan kemampuan mereka.โ
Orang bodoh itu seringkali lebih percaya diri ketimbang orang yang pintar. Orang yang paling rendah kemampuannya seringkali menganggap diri mereka lebih cerdas dari faktanya.
Menurut Charles Darwin, โKetidak tahuan sering melahirkan keyakinan daripada pengetahuanโ. Jadi banyak penjahat bodoh yang tidak sadar betapa bodohnya mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa 93% orang Amerika menganggap mereka adalah pengemudi yang lebih baik daripada rata-rata, 90% guru menganggap mereka lebih terampil dibandingkan rekan-rekan mereka, dan perkiraan berlebihan ini berlaku untuk banyak keterampilan โ termasuk tes logika. Namun secara matematis tidak mungkin bagi kebanyakan orang untuk menjadi lebih baik dari rata-rata dalam suatu tugas tertentu.๐
Orang-orang cenderung memiliki pandangan yang terlalu positif terhadap kemampuan mereka dalam banyak bidang sosial dan intelektual. Para penulis berpendapat bahwa perkiraan yang berlebihan ini terjadi, sebagian karena orang-orang yang tidak terampil dalam bidang-bidang ini menderita beban ganda: Orang-orang ini tidak hanya mengambil kesimpulan yang salah dan membuat pilihan yang tidak menguntungkan, namun ketidakmampuan mereka merampas kemampuan metakognitif mereka untuk menyadari hal tersebut.
Jadi kali lain jika kita menganggap diri kita lebih hebat dan lebih pintar daripada orang lain berhati-hatilah. Jangan-jangan kita terkena Dunning Kruger Effect.๐
Satria Dharma
#INISIATIF #Family100
Oleh: Satria Dharma
Pada tanggal 19 April 1995, seorang pria merampok dua bank di Pittsburgh di siang hari bolong. Dan anehnya perampok tersebut tidak memakai masker.
Sebuah informasi mengarahkan polisi ke seorang pria bernama McArthur Wheeler, dan ketika mereka mengetuk pintunya, Wheeler tertegun. Dan dia terus mengulangi satu kalimat aneh:
โTapi aku memakai jus!โ
Ketika polisi menanyakan maksudnya, Wheeler mengatakan kepada petugas bahwa dia telah mengoleskan jus lemon ke wajahnya agar tidak terlihat oleh kamera keamanan.โ Dengan mengoleskan cairan lemon di wajahnya Wheeler menganggap wajahnya akan tidak terlihat oleh kamera.
Dia tidak mengalami delusi. Wheeler baru saja melakukan kesalahan besar.
Soalnya, jus lemon bisa digunakan sebagai tinta tak terlihat.โ Itu dulu menjadi permainan anak-anak. Wheeler mengetahui hal ini dan berasumsi bahwa jus lemon juga bisa membuat wajahnya tidak terlihat oleh kamera keamanan. Dia bahkan mengujinya dengan mengoleskan jus lemon ke wajahnya dan mengambil foto instan โ yang hasilnya kosong (mungkin karena kesalahan pengguna).
Kisah Wheeler menarik perhatian seorang profesor bernama David Dunning, yang mengakui kesalahan Wheeler secara universal: bahwa orang-orang dengan keterampilan dan pengetahuan paling sedikit sering kali melebih-lebihkan kemampuan mereka.โ
Orang bodoh itu seringkali lebih percaya diri ketimbang orang yang pintar. Orang yang paling rendah kemampuannya seringkali menganggap diri mereka lebih cerdas dari faktanya.
Menurut Charles Darwin, โKetidak tahuan sering melahirkan keyakinan daripada pengetahuanโ. Jadi banyak penjahat bodoh yang tidak sadar betapa bodohnya mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa 93% orang Amerika menganggap mereka adalah pengemudi yang lebih baik daripada rata-rata, 90% guru menganggap mereka lebih terampil dibandingkan rekan-rekan mereka, dan perkiraan berlebihan ini berlaku untuk banyak keterampilan โ termasuk tes logika. Namun secara matematis tidak mungkin bagi kebanyakan orang untuk menjadi lebih baik dari rata-rata dalam suatu tugas tertentu.
Orang-orang cenderung memiliki pandangan yang terlalu positif terhadap kemampuan mereka dalam banyak bidang sosial dan intelektual. Para penulis berpendapat bahwa perkiraan yang berlebihan ini terjadi, sebagian karena orang-orang yang tidak terampil dalam bidang-bidang ini menderita beban ganda: Orang-orang ini tidak hanya mengambil kesimpulan yang salah dan membuat pilihan yang tidak menguntungkan, namun ketidakmampuan mereka merampas kemampuan metakognitif mereka untuk menyadari hal tersebut.
Jadi kali lain jika kita menganggap diri kita lebih hebat dan lebih pintar daripada orang lain berhati-hatilah. Jangan-jangan kita terkena Dunning Kruger Effect.
Satria Dharma
FYI. Stay tuned sore ini pada pelaksanaan Semifinal Family 100, terdapat 2 peluang berhadiah untuk kalian para suporter setia Family 100:
1. Via polling tele ATE (tugas kalian disini adalah menebak sang juara 1 dan juara 2 kompetisi) tersedia 3 (tiga) hadiah buat yang beruntung. Deadline Selasa, 23 Juli 2024 Pukul 12.00 WIB saja.
2. Via kolom chat tele ATE (tugas kalian disini adalah cukup menebak jawaban dari pertanyaan berbintang (bonus) yang akan dishare oleh host kegiatan saat sesi live semifinal, perburuan juara 3 dan final berlangsung di tele ATE, bagi rekan2 penonton yang menuliskan jawaban tepat pertama kali akan dinyatakan sebagai pemenang) tersedia 2 (dua) hadiah buat kalian yang terbaik setiap harinya. Stay tuned
#INISIATIF #Family100
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Info Perpanjangan Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan ๐ฒ๐จ
Masih ada waktu s.d. 31 Juli 2024 buat kalian semua yang punya hobi di dunia tarik suara. Ayo kita share info ini ke Grup-grup WA keluarga, grup alumni, grup komplek perumahan, dan grup2 lainnya karena siapa tahu kali ini keluarga, rekan, kerabat, dan tetangga kitalah yang akan keluar menjadi sang juara.๐ฅ
Registrasi dan Upload
https://bit.ly/FormRegisUploadBPJSCover?r=qr
Syarat dan Ketentuan
https://bit.ly/SyaratKetentuanCoverBPJS?r=qr
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#Komsi
Masih ada waktu s.d. 31 Juli 2024 buat kalian semua yang punya hobi di dunia tarik suara. Ayo kita share info ini ke Grup-grup WA keluarga, grup alumni, grup komplek perumahan, dan grup2 lainnya karena siapa tahu kali ini keluarga, rekan, kerabat, dan tetangga kitalah yang akan keluar menjadi sang juara.
Registrasi dan Upload
https://bit.ly/FormRegisUploadBPJSCover?r=qr
Syarat dan Ketentuan
https://bit.ly/SyaratKetentuanCoverBPJS?r=qr
#HUT56BPJSKes2024
#SatuDekadeJKN
#BPJSKesehatanKuatBerkualitas
#IndonesiaSemakinSehat
#Komsi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Yang gak sempat mengikuti keseruan Babak Semifinal Family 100 sore tadi bisa langsung ke link di bawah ini
https://youtu.be/2ZWSYKxCAPQ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
YouTube
#family100 Babak Semifinal Kuis Family 100 ATE (Selasa, 23 Juli 2024)
Rangkaian kegiatan semarak HUT ke 56 BPJS Kesehatan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh COMMIT Ask The Experts (ATE) dengan dukungan Kedeputian Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat (KPM), Kedeputian Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Kedeputianโฆ
Print Alat Bantu Benar dan Salah Ranking 1 MSDM.pdf
713.2 KB
Print alat bantu Benar dan Salah Kompetisi Ranking 1 (The Last Standing) Paham Kebijakan MSDM (Hanya diprint oleh peserta Finalis Top 50 hasil Seleknas)