Ask The Experts
1.82K subscribers
4.76K photos
414 videos
188 files
2.92K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
KW 11
KW 12
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
THE ONE AND ONLY ๐Ÿš€

Selamat kepada kakak @Zaipan menjadi peserta Si Paling INISIATIF dalam Kegiatan ATE Edisi 403 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Kunjungi kami disini โ›ณ๏ธ

#INISIATIF #funandmeaningful
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
MENGAPA BANYAK โ€œGENโ€ Z YANG TIDAK BEKERJA? (and how to teach them to work hard) ๐Ÿ”ฅ
**
BPS mendata, tercatat 22,25 persen dari 44,7 juta anak muda golongan Gen Z tidak bekerja, menjalani pendidikan dan mendapat pelatihan (not in employment, education, and training/NEET).

Wow, betapa mubazir-nya. 22,25 persen dari 44,7 juta itu adalah sekitar 10 juta orang. Padahal mereka bisa berkontribusi dengan bekerja dan menghasilkan uang per bulan. Bayangkan berapa uang yang dihasilkan oleh 10 juta orang itu per bulan atau per tahun. Kemudian bayangkan berapa besar kontribusi mereka pada pertumbuhan ekonomi negara ini?

10 juta yang ternyata tidak bekerja, tidak mengikuti pelatihan atau pendidikan, tidak berkontribusi. Tetapi juga sebenarnya bukan hanya pada negara ini, effek negative nya pada mereka sendiri. Bekerja adalah proses menambah pengalaman, menambah pengetahuan, menambah port-folio dan melatih kedisiplinan. Semakin lama menganggur, semakin lama kita membuang kesempatan untuk meningkatkan diri kita.

Padahal Benjamin Franklin bilang,"Time is Moneyโ€. Maka Benjamin Franklin mengisi hidupnya dengan banyak kegiatan, dia menjadi penerbit, penulis, penemu dan ilmuwan, diplomat dan salah satu tokoh pendiri negara Amerika Serikat.

Because time is money. Maka waktu harus dimanfaatkan untuk kegiatan berharga. Bukan nganggur di rumah, minta makan sama orang tua, minta HP terbaru sama papa, minta uang sama mama, terus complain bahwa hidup ini berat, hanya memikirkan wellbeing, dan hanya minta โ€œhealingโ€. May be itโ€™s time to wake up.
**
Apa yang sedang terjadi? Sebenarnya bukannya tidak ada pekerjaan, banyak pekerjaan yang bisa dilakukan. Tetapi Gen Z adalah generasi โ€œpilih-pilihโ€. Hanya melakukan apa yang mereka mau dan suka. Kalau gak suka, ya mendingan mereka di rumah, kemudian nganggur di rumah, minta makan sama orang tua, minta HP terbaru sama papa, minta uang sama mama, terus complain bahwa hidup ini berat Unfortunately, sebagian di antara mereka bukan pekerja keras, yang mau melakukan apapun, untuk mengubah nasibnya.

Tapi tunggu dulu, salah siapa ini? Jangan-jangan kita tidak fair, jangan-jangan kita yang bersalah, orang tua yang bersalah, yang mencetak generasi seperti itu. Mari mengaca kembali. Siapakah yang memberikan kehidupan yang luar biasa nyaman? Siapa yang menyediakan pembantu rumah tangga (bahkan kadang pengemudi) untuk mereka? Siapa yang lupa mengajarkan mereka untuk belajar keras atau bekerja keras?

Hmmmm, ternyata kadang orang yang perlu disalahkan adalah mereka sendiri. Banyak orang tua yang bekerja keras untuk memberikan kehidupan yang nyaman, dan lupa mengajarkan mereka untuk mandiri, lupa mengajarkan mereka untuk bekerja keras.
**
Padahal setiap 10 tahun, jumlah manusia di bumi bertambah 1 milyard. Semakin banyak manusia, kompetisi semakin ketat, berarti kita harus bekerja lebih keras, dan membangun spirit untuk lebih competitive!

Jadi mungkin orang tuanya yang bersalah. Dan berarti orang tuanya juga perlu berubah, dan tidak sekedar menyalahkan.

Gen Z nya? Please get out, move your butt and do something meaningful, anything.

Saya dulu kuliah di Perancis, anak-anak saya kuliah di Amerika dan Finlandia. Ada kesamaan, setelah lulus SMA, anak-anak di sana disuruh โ€œhidup mandiri di luar rumah orang tuanyaโ€ (Bahasa halus untuk bilang "diusir dari rumah").

Saya sendiri tidak minta uang ke orang tua saya sejak lulus SMA. Anak-anak saya tidak minta uang ke saya lagi sejak mereka lulus SMA. Banyak orang tua di sini yang masih membiayai anak-anak even setelah mereka lulus S1 atau S2. Lha, terus hasil pendidikan mereka mana? Mestinya kita bukan hanya menyiapkan biaya pendidikan, tetapi juga mendidik karakter mereka agar bekerja keras dan mandiri kan?
**
Tapi realitasnya memang masih banyak yang numpang. Atau banyak yang malas bekerja keras, dengan alasan kenyamanan. Jadi perlu Kerjasama dari dua belah pihak. Gen Z nya harus menyadari bahwa satu-satunya cara untuk berhasil adalah dengan bekerja keras, dan keluar dari zona nyaman.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Orang tuanya juga harus menyadari bahwa mereka harus โ€œtegaโ€ dan berani menyuruh mereka hidup mandiri di luar rumah orang tuanya, dan tidak memberi bantuan lagi!
**
Jadi apa sih karakter yang perlu dibentuk?
- PEKERJA KERAS (Hardworker)
- BERPIKIRAN TERBUKA (Open mind and accept the difference)
- SELALU INGIN BELAJAR (Continuous Learning)


Terus bagaimana?
Intinya, tetapkan objective yang anda ingin capai bersama (harus disepakati terlebih dulu antara anak dan orang tuanya), kemudian dimplementasikan dengan konsisten, dan anda harus menghargai dan memberikan reward kepada anak anda atas usaha yang harus dilakukan, bukan hanya pada hasilnya!

Dan bagaimana untuk mendidik anak anak kita agar kita benar benar mendidik karakter mereka sebagai pekerja keras? Coba ikuti 5 rekomendasi di bawah ini ....

a) BERIKAN LEBIH BANYAK PUJIAN PADA USAHANYA, BUKAN HASILNYA
Lebih fokuslah pada proses dan usaha. Jangan hanya terpukau pada hasil. Jangan sampai sejak usia dini mereka terobsesi pada hasil, dan pada saat dewasa mereka menghalalkan segala cara. Pujilah juga usahanya, bukan hanya hasilnya!
**
b) CEMPLUNGKAN MEREKA DALAM SITUASI YANG SULIT (DAN JANGAN MEMBANTU MEREKA)
Gatotkaca harus dimasukkan candradimuka sebelum bisa terbang. Jangan memanjakan anak anda dengan lingkungan dan tantangan yang serba mudah. Berikan dia tantangan yang susah (tetap realistis masih dia lakukan dengan kerja keras!). Jangan terlalu mudah membantu anak anda. Let them handle with their problem first, biarkan mereka โ€œstruggleโ€ dengan permasalahan itu. Itu akan membentuk karakter mereka, agar tidak โ€œlembekโ€ di masa depan. Life is full of โ€œshitโ€, let them learn how to handle theirโ€shitโ€ when they are young!
**
c) JADILAH ROLE-MODEL YANG BAIK
Kalau anda mengajarkan anak anda bekerja keras, berarti anda sendiri harus bekerja keras dan menjadi contohnya kan? Gandi berkata,โ€Be the change you want to be ...โ€ Anda ingin anak anda belajar, ya anda juga harus terus menerus belajar! Anda ingin anak anda bekerja keras, ya anda harus bekerja keras.
**
d) SAMPAIKAN BAHWA SUATU SAAT NANTI MEREKA HARUS INDEPENDENT
Sebanyak apapun harta anda (kalapun anda punya), jangan pernah tunjukkan pada mereka. Sampaikan bahwa anda akan mendidik mereka , membentuk karakter mereka, agar mereka bisa independent, mandiri, dan mampu menghidupi mereka (dan keluarga mereka sendiri).

Voila, semoga bisa membantu membentuk karakter anak anda di masa depan.

Salam Hangat
Pambudi Sunarsihanto

#INISIATIF #weekend
๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค2๏ธโƒฃ ๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค โ“

Laga ini awalnya jadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉlawan Irak ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ถdan Filipina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ญdi Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hal itu membuat laga ini sempat tidak masuk dalam kalender FIFA.

Namun setelah mendekati hari pertandingan, terdapat perubahan. Laga ini dikonfirmasi bakal didaftarkan pada kalender FIFA. Kepastian tersebut membuat hasil ini bakal berpengaruh kepada poin FIFA dari kedua negara. Adapun laga tersebut masuk dalam kategori FIFA Match A.

Tanzania saat ini berada di peringkat ke-119 dalam ranking FIFA. Sementara Timnas Indonesia berada di ranking ke-134.


Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Timnas, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Kaos ATE INISIATIF masing-masing untuk 3 (tiga) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat ๐Ÿค”

Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Minggu esok (2 Juni) pukul 16.00 WIB ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1

#INISIATIFDukungTimnas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค 1๏ธโƒฃ0๏ธโƒฃ0๏ธโƒฃ ๐Ÿ‘‘

Siapa aja nih yang udah gak sabar pengen main atau sekedar nonton kompetisi Family 100 momen Semarak HUT BPJS Kesehatan ke 56 Tahun 2024 ๐Ÿ•ฏ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Sebelum jadwal bertanding resminya kita umumkan, nih kita coba rilis dulu nama-nama Peserta dan Tim yang telah dinyatakan resmi untuk ikut berkompetisi ๐Ÿ‘Œ

Jika dilihat dari susunan nama-nama yang makin fresh, sepertinya Tahun ini Family 100 menjanjikan kejutan dan ragam keceriaan lainnya. Kira-kira tim manakah yang akan keluar sebagai pemenang? Stay tuned ๐Ÿฅณ๐Ÿฅฐ๐Ÿ’ช


Jangan lupa pastikan semua anggota tim dan para pendukung telah join di Grup Telegram ATE (Khusus Internal) ๐Ÿ“ฑ
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1

#Family100 #HUTBPJSKes56
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kantor Pusat ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 1 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 2 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 3 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 4 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 5 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ฅ1
Kepwil 6 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 7 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 8 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 9 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 10 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 11 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kepwil 12 ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM