Ask The Experts
1.82K subscribers
4.76K photos
414 videos
188 files
2.92K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Melihat sisi positif bagi rekan-rekan yang tempat pengabdiannya berada di luar kampung halaman ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

#CLBK #CepatLambatBalikKampung
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ’Ž๐Ÿ‘‘
Rekap data partisipan ATE Bingo Challenge ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Mahkotamu sedang diantar kurir king/ queen ๐Ÿ‘‘


1. Miftahur Rizal Ma'arif @RizzalMaarif (Staf penjaminan manfaat dan pengelolaan faskes kabupaten, KC Bojonegoro)
INTIP BINGO RIZAL

2. Ahmad Fitrawan @Ahmadfitrawan (Staf Pelaksana Pembelajaran CORPU)
INTIP BINGO FITRA

3. M. Daniel Fauzan @MDanielFauzan (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Prabumulih)
INTIP BINGO DANIEL

4. Alifvia Nur Hidayati @alifvianh (PATT Petugas Sentralisasi dan Administrasi Peserta, PANDAWA Sentralisasi)
INTIP BINGO VIA

5. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
INTIP BINGO NONIE

6. Ahmad Fauzi Nugraha @ahmadfauzinugraha (Kepala Kab. Kaur KC Bengkulu)
INTIP BINGO FAUZI

7. Ditha Fradila @fradiladitha (Staf PIKEU Kab. Lahat KC Lubuklinggau)
INTIP BINGO DITHA

8. Pipy Rahayu Novita @Pyranov (PATT Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Simeulue KC Meulaboh)
INTIP BINGO PIPY

9. Yuki Halik @yukihalik (Kepala Kab. Kepulauan Sula KC Ternate)
INTIP BINGO YUKI

10. Zaldi @zaldielnino (Kepala Kab. Morowali Utara KC Luwuk)
INTIP BINGO ZALDI

11. Liza Nelfiyanti @ZazaNelfi (Staf Kerja Sama Fasilitas Kesehatan KC Rengat)
INTIP BINGO LIZA

12. Indah Orchidia @Indahorchid (Staf Perencanaan dan Pembukuan, KC Cirebon)
INTIP BINGO INDAH

13. Alia Amahoroe @aliamahoroe (Kasir KC Ambon/ Tim Kreatif ATE)
INTIP BINGO ALIA

14. Fathimah Al Tami Chan @nahcimatlahamihtaf (RO KC Tanjungpinang)
INTIP BINGO FATHIMAH

15. Yovita Viananda Sari @yovitavianandasari (Kasir KC Palu)
INTIP BINGO VITA

16. Rahmatullah @rahmatullah310121 (PATT RO Kakot Cilegon KC Serang)
INTIP BINGO RAHMAT

17. Riza Pahlefy @Rizapahlefy (Spesialis Jaminan Kualitas Teknologi Informasi Junior Kepbid SPPTI)
INTIP BINGO RIZA

18. Endang Lestari @endanglestarii (Staf Administrasi Kepesertaan KC Muara Bungo)
INTIP BINGO ENDANG

#Manyalaaaaaaa๐Ÿ”ฅ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
oleh : Yusran Darmawan

Ada banyak alumnus Universitas Hasanuddin yang meniti karier di bidang perbankan. Di antara mereka, ada nama Asmawi Syam, yang serupa bintang terang sebab pernah menempati posisi puncak sebagai Direktur Utama BRI.

Lelaki Bugis itu mencapai posisi Dirut melalui jalan berliku dan terjal. Dia menghadapi semua risiko tanpa rasa takut. Dia ibarat nakhoda kapal phinisi yang berlayar di tengah gejolak.

Salah satu visinya adalah bagaimana melihat karyawan. Dia lebih suka tipe โ€œkuda liarโ€ ketimbang tipe โ€œkuda jinak.โ€ Seperti apakah?

Yuk baca kisah inspirasi Beliau pada link berikut, semoga menginspirasi ๐Ÿ™
https://unhas.tv/asmawi-syam-alumnus-unhas-di-posisi-ceo/?
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ‘2
Rekap data partisipan ATE Bingo Challenge ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

19. Rezki Rahmaputra @rezkirahmaputra (PATT Frontliner KC Bengkulu)
INTIP BINGO REZKI

20. Ipan Sopian @sopianipan (Staf Komunikasi dan Kesekretariatan KC Selong)
INTIP BINGO IPAN

21. Randa Alwanosha @randaalwano (Staf Kerja Sama Faskes KC Jayapura/ Tim Kreatif ATE)
INTIP BINGO RANDA

22. Dyah Utami (Staf Administrasi Kepesertaan KC Tanjungpinang)
INTIP BINGO DYAH

23. Diky Ardi Yudha @Dikyard1 (Kepala Kab. Lebong KC Curup)
INTIP BINGO DIKY

24. Muh. Ayyub Ibrahim @ayyub_Ibrahim (Kabag Mutu Layanan Kepesertaan KC Lubuklinggau)
INTIP BINGO AYYUB

25. Ikya Ulumudin @Ikya_Ulumudin (Kepala Kab. Pasuruan KC Pasuruan)
INTIP BINGO IKYA

26. Adi Suci Guntoro @Adinomotooo (Kepala Kab. Gunung Mas KC Palangkaraya)
INTIP BINGO ADI

27. Rinalde Kurniawan @edorinalde (Staf Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan KC Bengkulu)
INTIP BINGO EDO

28. Abdul Aziz @abdzizhs (RO KC Cirebon)
INTIP BINGO AZIZ

29. Nur Fadilla @dillaji (PATT Penagihan KC Palopo)
INTIP BINGO DILLA

30. Nina Ullyati @Ninaulyati (Staf UPK KC Bukittinggi)
INTIP BINGO NINA

31. Rifqah Sesarina @RifqahSesarina (Staf Komunikasi & Kesekretariatan KC Banda Aceh)
INTIP BINGO RIFQAH

Saatnya masuk ke tahap penilaian oleh panitia. Sampai bertemu pada pengumumannya ๐Ÿ’ฅ

Mahkotamu sedang diantar kurir king/ queen ๐Ÿ‘‘


#Manyalaaaaaaa๐Ÿ”ฅ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ‘1
Mereka yang kita cintai tidak akan pergi, mereka berjalan di samping kita dalam hati dan kenangan kita ๐Ÿ™


Mari kita simak pesan Pak Dirum atas berpulangnya salah seorang rekan kita Endah Suwartini (KC Gorontalo)

Saksikan full videonya disini ๐Ÿ‘ˆ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ™1
Setelah kemarin resmi dilaunching, berikut kami kirimkan kembali full video lagu baru Pak Dirut ft Ibu Dirjampelkes yang berjudul Marhaban Yaa Ramadhan ๐Ÿ˜‡

Jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberi like dan komennya serta bantu share yah ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

https://youtu.be/b-K0mphonAs?si=NZWWozz61ejUTAt2
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Setiap generasi punya cara pandang yang berbeda-beda, seringkali perbedaan ini membuat hubungan yang seharusnya dekat terasa berjarak ๐Ÿ™๐Ÿป

Credit: IM3
OSAKI NI DOUZO (SILAKAN DULUAN) ๐Ÿ˜‡

oleh: Muhammad Farid Maricar

Kadang kita berpikir bahwa dalam beberapa kondisi, ada beberapa orang tertentu yang bisa mendapatkan sesuatu karena dia punya talenta, kemampuan, kondisi yang mendukung, pengalaman, dll. Selain itu, ya ada orang yang memang takdirnya tidak bisa mendapatkan sesuatu.

Pada saat itu, kita akan sampai pada puncak pemikiran negatif dan berpikir, apakah berhenti saja daripada berusaha untuk mengejar hal tersebut. Padahal, hakekatnya, hal itu karena kita terlalu banyak membandingkan diri dengan orang lain yang berada di atas kita, yang punya talenta, kemampuan, kondisi yang mendukung, dll.

Padahal, yang terkadang kita perlu lakukan adalah MENUNGGU MOMEN dan KESEMPATAN, sembari senantiasa mempersiapkan diri. Dengan begitu, ketika persiapan yang kita miliki sudah cukup untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, kita bisa mendapatkannya dengan hati yang lapang. Bukan secara terburu-buru dan tergesa-gesa ingin mendapatkannya.

Dalam bahasa Jepang, pengungkapan osaki ni douzo, atau kata silahkan duluan, sering kita ucapkan bagi orang yang kita anggap lebih pantas menerima sesuatu duluan. Misalnya di supermarket, di belakang kita ada orang tua, atau ada orang yang bawa anak tapi belanjaannya satu item.

Ikhlas dalam menerima takdir yang Allah tentukan itu penting, agar menerima kenyataan bahwa yang kita inginkan telah diambil oleh orang lain yang lebih pantas, sehingga kita bisa lebih tenang untuk berusaha mencari peluang yang lain, yang mungkin lebih besar dan lebih baik.

Salah satu contoh dalam aplikasi saya sehari-hari, saya terkadang dihubungi oleh orang lain untuk pekerjaan, maka saya akan menghubungi orang lain yang saya anggap lebih pantas mengerjakannya daripada saya lalu merekomendasikan kepada yang bertanya, daripada menerima secara serampangan sedangkan saya tahu orang lain lebih pantas mendapatkan pekerjaan tersebut.

Dengan begitu, saya menjaga diri dari menzalimi sendiri dengan menerima pekerjaan yang saya tidak mampu baik dari segi kualitas maupun kuantitas sehingga membebani diri saya, maupun menzalimi orang lain dengan berpura-pura sanggup tapi sebenarnya tidak.

#INISIATIF #Nyepi #Ramadhan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐Ÿ‘1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Costumer Story: Mobil hangus tapi tumbler tetap utuh berisi es ๐Ÿ”ฅ

#customerexperience #brand
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Terjemahan : Sangat sedikit perdebatan yang berakhir dengan pendapat yang sama. Sebagian besar diakhiri dengan menyadari bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang lazim di antara kalangan orang-orang yang berakal sehat.

Tujuan tertinggi dari suatu perdebatan bukanlah untuk menentukan siapa yang paling benar. Tujuan terpentingnya adalah meningkatkan hubungan dan rasa respek antara dua orang yang berbeda pendapat.

#INISIATIF #bedapendapat #satutujuan
๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค2๏ธโƒฃ ๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค๐Ÿ”ค ๐Ÿ”ˆ

Halo Sobat ATE, masih semangat dong menjalani puasa sampai dengan saat ini ๐Ÿ˜„
mimin udh ngak sabar nih nunggu untuk kegiatan esok hari ketemu kakak Prilly yang cantik dan membahana ๐Ÿ’ƒ๐Ÿผ

Eitssss sembari mempersiapkan diri untuk ikutan PETAJARU (Pembukaan Tahun Ajaran Baru), jangan risau dan gelisah kita punya kegiatan seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Kaos ATE INISIATIF 2024 supported by Kepbid MSDM masing-masing untuk 5 (lima) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat โ“

Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Jum'at pagi besok pukul 07.00 WIB

syarat klaim: Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1

#INISIATIFikutPETAJARU
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FYI. Ada banyak ragam buku-buku keren yang bisa kamu akses dengan mudah dan gratis di DIARY ๐Ÿ‘‡

๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ”  ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
https://bit.ly/Diary-Corpu (Android)

#INISIATIF #Diary
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
SHOW YOUR WORK ๐Ÿฅฐ

oleh: Yusran Darmawan

Di satu postingan saya, kawan itu tiba-tiba curhat. Selama bertahun-tahun dia melamar kerja, tapi tidak ada satu pun yang menerimanya.

Andaikan dia curhat pada Austin Kleon, mungkin akan ditanya balik, mengapa dia berpikir melamar kerja? Mengapa bukan pekerjaan yang melamarnya?

Saya ingat kawan itu, juga kawan lainnnya. Bertahun-tahun mereka belajar di perguruan tinggi. Tapi begitu masuk pasar kerja, semua capaian di kampus seolah diabaikan.

Dalam buku berjudul Show Your Work, Austin Kleon menyarankan untuk jangan pernah ragu untuk memamerkan karya. Tunjukkan karya kita. Sebab dengan cara itu orang-orang akan mengenal kita, mengetahui skill kita, serta memelihara kesan baik tentang diri kita.

Bagaimana jika tidak punya karya? Ceritakan prosesnya. Jelaskan apa yang kamu sukai dan tidak sukai, serta apa target-target dan mimpimu. Dengan bercerita, maka kamu membuka dirimu untuk menerima masukan dari orang lain, juga membentuk pertemanan.

Di awal bukunya, dia mengutip kalimat seorang seniman: โ€œMasalah terbesar yang dihadapi seorang seniman adalah bagaimana caranya menarik perhatian.โ€ Tentunya, yang dia maksudkan adalah semua orang. Jika kita dikenal orang lain, maka jejaring akan terbentuk. Banyak orang membutuhkan kita.

Saya suka bagian ketika Austin menjelaskan, tak ada genius penyendiri. Tak ada orang hebat yang bekerja sendirian. Semua orang hebat selalu punya komunitas atau kelompok yang saling memberi masukan, saling membesarkan.

Dia menyebutnya SCENIUS, yakni sekelompok orang yang saling mendukung, mengamati karya satu sama lain, saling menyumbang gagasan. Dengan memiliki Scenius, maka kamu bisa tumbuh dan berkembang melalui masukan-masukan, serta pengayaan dari orang lain.

Saya melihat Scenius ini sebagai jejaring. Biarpun skill kamu biasa-biasa, selagi kamu punya banyak kawan yang memantau aktivitasmu, perlahan kamu akan terus berkembang. Justru, kata Autsin, jadilah seorang amatir yang selalu haus pengetahuan baru.

Di era media sosial, kita jangan jadi orang penyendiri. Austin menyarankan sering-sering berbagi ide atau postingan. Bagikan hal-hal yang menunjukkan portofoliomu. Jangan minder untuk membagikan pemikiran atau karyamu. Dengan cara demikian, kamu kian dikenal.

Di titik ini, ada banyak kejutan menantimu. Di antara kejutan itu adalah seseorang menawarimu pekerjaan, padahal kamu tidak pernah melamar. Seseorang menawari proyek, padahal kamu tidak pernah memintanya.

Benar kata seorang bijak. โ€œYour network is your net worth.โ€ Semakin luas jaringanmu, maka semakin kaya dirimu. Benarkah?
.
www.timur-angin.com

#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Mahkotamu sedang diantar kurir Queen/ King ๐Ÿ‘‘

Persistence ~ Spirit that makes you strong when facing challenges in achieving your goals ๐Ÿ”ฅ


1. Liza Nelfiyanti
@ZazaNelfi (Staf Kerja Sama Fasilitas Kesehatan KC Rengat)
INTIP BINGO LIZA
2. Adi Suci Guntoro @Adinomotooo (Kepala Kab. Gunung Mas KC Palangkaraya)
INTIP BINGO ADI
3. Rinalde Kurniawan @edorinalde (Staf Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan KC Bengkulu)
INTIP BINGO EDO

Kunjungi kami disini ๐Ÿ”ˆ

#INISIATIF #Persisten #BerkahRamadhan
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โคโ€๐Ÿ”ฅ1
Selamat juga kepada kakak-kakak Top 10 ๐Ÿ‘‘

@ayyub_Ibrahim, @MDanielFauzan, @yukihalik, @sopianipan, @Dikyard1, @rezkirahmaputra, dan @RifqahSesarina
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โคโ€๐Ÿ”ฅ1๐Ÿ‘1
THE ONE AND ONLY ๐Ÿš€

Selamat kepada kakak Rizky Camellia Bibi menjadi satu-satunya peserta Si Paling Jitu yang berhasil menebak 2 (dua) polling ATE dengan tepat dalam semarak kegiatan PETAJARU 2024 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Kunjungi kami disini โ›ณ๏ธ

#INISIATIF #BerkahRamadhan #PETAJARU
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
CARA MUDAH MEMBAYAR FIDYAH ๐Ÿ˜‡

Oleh: Raehanul Bahraen

Sering muncul pertanyaan bagaimana cara membayar fidyah bagi orang yang tidak mampu berpuasa dan tidak mampu mengqadhanya. Berikut pertanyaan yang sering muncul dan jawabannya :

1. Bagaimana cara bayar fidyah?
Jawab: dengan memberi makan orang miskin

2. Bagaimana cara memberi makan?
Jawab: dengan berikan makanan pokok negeri tersebut sampai terasa kenyang. Di indonesia umumnya memberi makan nasi, lauk dan sayur

3. Berapa kali memberi makan?
Jawab: Sejumlah hari yang ditinggalkan (tidak berpuasa). Apabila tidak puasa 30 hari, maka beri makan 30 orang miskin

4. Apakah beri makan sehari itu 3x sehari?
Jawab: Tidak, hanya sekali saja hari itu

5. Bagaimana bentuk makanan itu?
Jawab: Bentuk makanan sesuai โ€˜urf/adat setempat dan masyarakat menilai itu memberi makan. Misalnya memberi makan 1 piring, makan 1 bungkus dan lain-lainnya

Bisa juga memberikan makanan yang belum dimasak seperti satu mud burr, beras (makanan pokok) dan lain-lain, lebih baik lagi dengan lauknya

6. Apakah diberikan setiap hari satu orang miskin saja, kemudian besok satu orang lagi?
Jawab: Tidak harus, bisa diberikan sekaligus. Dikumpulkan 30 orang miskin kemudian diberi makan semuanya

7. Bagaimana kategori orang miskin?
Jawab: orang miskin adalah orang yang kurang mampu memenuhi kebutuhan hariannya (termasuk orang faqir juga berhak) dan masyarakat menilai bahwa orang itu memang miskin

8. Kapan waktu membayar fidyah?
Jawab: Ada dua cara:
[1] dibayar setiap hari setelah magrib pada hari itu juga
[2] Dibayar sekaligus setelah Ramadhan, semakin cepat semakin baik

9. Bagaimana cara mudahnya bayar fidyah?
Jawab: Cara mudah dan praktisnya adalah memesan nasi bungkus/ nasi kotak (tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal) sebanyak 30 bungkus/kotak, kemudian berikan kepada orang miskin SEKALIGUS. Bisa mendatangi kampung/keluarga miskin dan berikan atau anak yatim yang miskin

CATATAN:

1. Orang yang tidak mampu berpuasa sama sekali dan tidak mampu qadha seperti orang tua sekali (sepuh) dan orang yang sakit parah dan sulit sembuh, diperbolehkan tidak puasa dan tidak qadha tetapi wajib membayar fidyah.

Allah berfirman,

๏ปญูŽ๏ป‹ูŽ๏ป ูŽ๏ปฐ ๏บ๏ปŸู‘ูŽ๏บฌู๏ปณ๏ปฆูŽ ๏ปณู๏ป„ู๏ปด๏ป˜ู๏ปฎ๏ปงูŽ๏ปชู ๏ป“ู๏บชู’๏ปณูŽ๏บ”ูŒ ๏ปƒูŽ๏ปŒูŽ๏บŽ๏ปกู ๏ปฃู๏บดู’๏ปœู๏ปด๏ปฆู

โ€œWajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.โ€ [Al-Baqarah: 184]

2. Cara mudah dan praktis membayar fidyah sebagaimana perbuatan Anas bin Malik. Dalam sebuah riwayat:

ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ ุถูŽุนูู ุนูŽู† ุงู„ุตู‘ูŽูˆู…ู ุนูŽุงู…ู‹ุง ููŽุตูŽู†ูŽุน ุฌูู†ูŽุฉูŽ ุซูŽุฑูŠุฏู ูˆุฏูŽุนูŽุง ุซูŽู„ุงุซููŠู† ู…ูุณูƒููŠู†ู‹ุง ููŽุฃุดุจูŽุนูŽู‡ูู…

Dari Anas bin Malik radhiallahu โ€˜anhu, bahwa ketika dirinya sudah tidak mampu puasa setahun, beliau membuat adonan tepung dan mengundang 30 orang miskin, kemudian beliau memberi makan mereka sampai kenyang. [HR. Daruquthni dan dishahihkan al-Albani]

Demikian semoga bermanfaat

@ Lombok, Pulau Seribu Masjid

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

__
Follow akun Raehanul Bahraen (klik):
Telegram: bit.ly/muslimafiyah
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/raehanul_bahraen/
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
FYI. Ada banyak ragam buku-buku keren lainnya yang bisa kamu akses dengan mudah dan gratis di DIARY ๐Ÿ‘‡

๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ” ๐Ÿ”  ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
https://bit.ly/Diary-Web (Web)
https://apple.co/39KyJje (IOS)
https://bit.ly/Diary-Corpu (Android)

#INISIATIF #Diary
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
SENI CARI MUKA ๐Ÿ™‚

oleh: Yusran Darmawan

Di satu acara buka puasa, saya jumpa kawan itu. Dahulu, kami sering diskusi dan membaca bersama. Kami sempat nyasar jadi โ€˜anak kajianโ€™ di kampus. Kini, dia sudah menjadi orang sukses dan tajir.

Dia punya netwoking yang kuat. Dia bisa tembus ke para pengambil kebijakan negeri ini. Dia dekat dengan banyak crazy rich. Padahal menurut saya, dia tidak pintar-pintar amat.

Kelebihannya adalah dia tahu bagaimana memikat hati orang lain, sehingga menjadi kawan dekat, lalu menjalin relasi yang kuat. Dia membangun networking kuat sehingga punya akses ke banyak hal.

Networking adalah satu kata yang sering kita ucapkan, namun sulit dijalankan, apalagi bagi orang introvert seperti saya. Di dunia akademis, kita hanya fokus mengejar nilai dan status cumlaude, padahal dunia praktis tidak selalu membutuhkan itu.

Seseorang yang punya networking bagus, akan jauh lebih sukses ketimbang orang yang hanya mengandalkan kepintaran. Malah, kata seorang kolumnis, seorang penjilat akan lebih sukses dari pekerja yang rajin. Mengapa? Sebab dia tahu cari muka ke atasan.

Kebetulan, saya baru saja menuntaskan buku berjudul NETWORKING: Seni Nyetor (dan cari) Muka untuk Profesional, yang ditulis William Ndut, akademisi UI.

Saya tertarik dengan kalimat: Bahwa networking bukan soal โ€œsetor muka" di pesta dan acara, tetapi juga seni โ€œcari mukaโ€ yang membantu kita mencapai cita-cita dan menjadikan kehidupan profesional jauh lebih bermakna.

Dia melihat โ€œcari mukaโ€ dalam pengertian positif. Yakni upaya untuk mengomunikasikan pencapaian, portofolio, atau kemampuan yang dimiliki dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan jejang karier profesional.

Baginya, networking adalah seni dan proses yang terus bertumbuh. Pada mulanya kita bertemu dengan seseorang dan berusaha saling mengenal. Seiring waktu, kita memupuk hubungan, hingga di satu titik bisa membawa manfaat bagi kita.

Namun, networking bukan sekadar bertemu seseorang lalu selfie, kemudian menyimpan namanya di HP. Bukan barang dagangan, di mana kita berharap akan meminta sesuatu. Bukan pula sekadar berbincang-bincang di satu acara, Bukan pula bicara-bicara cerdas ala akademisi sehingga orang lain terkesima.

Sekadar kenal, sapa dan basa-basi adalah tahap pertama dari membangun networking yakni tahap struktural. Setelah itu adalah tahapan strategik di mana kita melihat networking bukan sebagai emas, melainkan โ€œtambang emasโ€ yang bisa diubah menjadi kekayaan tiada tara.

Kita memupuk hubungan, menjalin relasi, saling membantu, serta saling menjaga silaturahmi. Kita membangun integritas, kepercayaan, reputasi, serta rekam jejak yang baik. Di titik ini kita berupaya untuk mengenali siapa kawan kita, apa kebiasaannya, serta apa saja hal yang membuatnya nyaman.

Tahap terakhir adalah tahap simbolik. Ini adalah tahap di mana kita telah memberi banyak kontribusi bagi orang sekitar kita. Di tahap ini kita menjadi figur yang menjadi enabler atau membuka jalan bagi orang lain, sehingga kelak kita mendapatkan banyak manfaat dari ketulusan dan niat baik itu.

Saya tertarik membaca tahapan strategik. Untuk merebut hati orang lain, tak sekadar cari muka, tapi perlu strategi. Kita perlu mengenali kebiasaan orang yang kita incar jadi networking, kemudian perlahan masuk melalui hal tersebut.

Saya ingat semasa jurnalis. Kami hendak menemui Zainal Tayep, pengusaha kaya asal Makassar di Bali. Saya dan beberapa kawan bertanya tentang regulasi bisnis. Terlihat dia kurang nyaman. Tiba-tiba seorang jurnalis bertanya: โ€œPuang, ada saya punya ayam bitte. Jago sekali itu ayam.โ€

Tiba-tiba wajah Zainal Tayep berseri-seri. Dia menatap kawan saya dengan bahagia. Mengalirlah pembicaraan tentang ayam aduan. Entah kawan ini tahu dari mana kebiasaan pengusaha kaya ini. Sejak saat itu, dia membangun networking kuat, hingga berkongsi bisnis dengan pengusaha itu.

Saya yang saat itu merasa terlalu pintar, gagal membangun suasana. Saya hanya bisa menyerap hikmah, sementara kawan itu menyerap dollar.

www.timur-angin.com

#INISIATIF #BesokSenin
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM