Ask The Experts
1.82K subscribers
4.77K photos
414 videos
188 files
2.92K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
MENANG 🇮🇩🏆
Oleh: Yusran Darmawan

Pelari Kenya, Abel Mutai, sedikit lagi menjangkau garis finish. Dia hanya berjarak beberapa kaki. Tiba-tiba dia bingung melihat papan nama, lalu berhenti. Dia pikir dia telah menyelesaikan semua jalur balapan.

Pelari Spanyol, Ivan Fernandez, berada tepat di belakangnya. Dia melihat apa yang terjadi. Bukannya mempercepat larinya, dia malah berteriak agar pelari Kenya itu terus berlari.

Namun, pelari Kenya itu malah bingung karena tidak paham bahasa Spanyol.

Ivan Fernandez berhasil menyusul pelari Kenya itu. Namun alih-alih melewatinya, dia malah mendorong pelari itu agar terus berlari menuju kemenangan. Hingga akhirnya pelari Kenya itu sukses jadi pemenang.

“Mengapa Anda melakukan itu?” tanya seorang jurnalis.
”Impian saya adalah suatu hari nanti kita punya komunitas yang saling mendorong, saling membesarkan, dan saling membantu untuk menang,” kata Ivan.
“Tapi mengapa Anda membiarkan dia menang?” kembali jurnalis itu bertanya.
“Saya tidak membiarkan dia menang, sebab dia memang akan menang,”
“Tapi kan kamu bisa menang,” kembali jurnalis itu bertanya.

Ivan memandang jurnalis itu. Dia berkata pelan: “Tapi apa manfaat dari kemenangan itu? Apa kehormatan dari medali itu? Lalu apa kata Ibuku jika saya mengambil hak orang lain?”

Jurnalis itu terdiam. Nilai dan hikmah bisa diwariskan dari generasi ke generasi. Ibu pelari Spanyol ini telah mewariskan setetes hikmah berharga. Dalam hidup, kemenangan bukanlah tujuan. Bukan pula target utama.

Jauh lebih penting tetap menjadi pribadi berkarakter, yang meraih sesuatu dengan cara yang benar. Jauh lebih penting menjadi pribadi membumi, yang terus memelihara kultur untuk menang dengan cara yang baik dan selalu menorehkan hal-hal baik di sekitar kita.
.
www.timur-angin.com

#INISIATIFStory #HUTBPJSKesehatan55
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Top 20 #VGATE hari ini 🇮🇩

Selamat kepada kakak @yastinos dari KC Lubuklinggau yang keluar sebagai pemenang dan sekaligus mendapatkan doorprize 1 buah kaos ATE INISIATIF 🔥
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Update klasemen sementara #VGATE sd Edisi ke 5 malam hari ini terlihat ada perubahan klasemen dimana saat ini dipimpin oleh kakak @yastinos dan kakak @dirgarianto 🇮🇩🏆

Note: Setelah Edisi 10 berakhir, penentuan rangking akhir untuk pemain yang total poinnya sama itu akan diurutkan dari jumlah poin terbesar/ podium yang pernah dia raih (Pemain yang mendapatkan Poin 100 lebih banyak akan berada di posisi teratas, dstnya)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Update klasemen sementara #VGATE tingkat kepwil maaih dipimpin oleh pemain Kepwil 8 dan kemudian disusul oleh Pemain Kepwil 3 dan Pemain Kepwil 2 🇮🇩🏆
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
#Revisi Update Klasemen Sementara #VGATE sd Edisi ke 5 🇮🇩🏆
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
EGO IS YOUR ENEMY ⚡️
(Menjadi leader yang baik dengan mengendalikan ego anda sendiri)
🇮🇩

Wah David Foster akan konser lagi di Sentul, hari Sabtu tanggal 12 Agustus 2023. David Foster adalah salah satu musisi favorite saya dan istri saya. Lima tahun yang lalu, sebelum pandemic, kami sempat menghadiri konser David Foster di Solo. Konsernya keren, penyanyinya hebat, akustik dan tata lampu sangat bagus. But the real man in the show was David Foster sendiri. Dia tampil di belakang pianonya, membiarkan penyanyi-penyanyinya “take the stage” dan menjadi bintang, membuat penyanyi-penyanyi itu yang mendapatkan tepuk tangan penonton, sementara dia enjoy memainkan jari-jarinya yang piawai di piano hitamnya.

Mungkin David Foster memang tidak mendapatkan tepuk tangan yang meriah, mungkin memang penyanyinya yang dipuji-puji. Mungkin David Foster memang menyadari bahwa “menyanyi” memang bukan strength nya. Dan pada konser itu dia pun bilang ke penyanyinya di depan ribuan penonton ....” I cannot sing like that, that s why I need you!” Bahkan di akhir konser, David memanggil para penyanyi, dan bilang,”They are the stars. I am nothing without them”. That’s teamwork! That’s leadership!

Jack Welch pernah berkata,”Before, your focus was to grow yourself. When you are a leader your focus is to grow others!”

Saya menulis di buku kedua saya,”Lead Differently”, pada saat anda karyawan fokus anda adalah bagaimana anda perform sebaik mungkin, pada saat anda menjadi leader, fokus anda adalah bagaimana membantu orang lain agar perform sebaik mungkin. Di sinilah anda harus menurunkan ego anda.

Seandainya David Foster tidak menurunkan ego nya, dan dia terus menerus ingin menjadi penyanyi (agar dipuji-puji penonton), mungkin dia tidak akan sesukses sekarang.

Terus ada yang bertanya, apakah reward bagi seorang leader kalau harus menurunkan ego-nya? Well, dengan berfokus menjadi composer, ternyata David Foster juga terus menerus sukses, terkenal dan keliling dunia.

Everbody wins. Everybody is happy!
Itulah pentingnya bagi seorang leader untuk menurunkan ego-nya agar dia bisa mengembangkan bisnisnya, mengembangkan timnya dan mengembangkan dirinya.

Judul artikel ini saya copy dari judul buku “Ego is the enemy” yang dikarang oleh Ryan Holliday. Di buku itu diajarkan berapa teknik untuk menurunkan ego kita agar meningkatkan leadership capability kita.

Tetapi berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya, inilah lima hal yang kita bisa lakukan sebagai seorang leader ....

a) IDENTIFYING THE TALENTS
David Foster ahli dalam menemukan penyanyi muda yang akan berbakat. Dia menemukan Celine Dion saat masih berumur 18 tahun, dan menggemblengnya menjadi penyanyi hebat. Dia juga menemukan Josh Groban, Michael Buble ...dll. Sebagai leader anda harus mampu mengenali calon-calon leader di perusahaan yang bisa anda gembleng menjadi leader yang lebih hebat lagi.

b) PUSH THEIR LIMITs
Pada biografi Celine Dion, di halaman 86, Celine Dion menceritakan betapa Celine membenci David Foster karena memaksanya latihan berulang-ulang. Bahkan ada lagu yang sulit banget “All by myself” yang nadanya sangat tinggi, dan Celine Dion harus menyanyikannya delapan kali berturut-turut dalam sehari.

Pada konser kemarin ada juga tampil Anggun, penyanyi Indonesia yang sudah mendunia. Dan Anggun pernah bercerita bagaimana ayahandanya (Bapak Darto Singo) mendidiknya dan melatihnya dengan tangan besi dan disipilin yang tinggi.

Talent-talent anda tidak akan pernah berkembang dalam suasana yang nyaman. Anda harus berani mengeluarkan mereka dari zona nyaman, menggembleng mereka dengan tangan besi dan disiplin. Dalam cerita wayang Gatotkaca harus direbus di kawah Candradimuka sebelum bisa terbang.

Ok, sebagai leader anda tidak usah memasak air mendidih dan merebus talent anda di dalam panci besar. Tetapi tetap anda harus mendidik mereka dengan effort luar biasa.
Katakan pada talent talent anda, extra ordinary people adalah ordinary people yang mengerjakan hal-hal yang “extra”. Tanyakan, what are the extra things that they will do?
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
🥰1
c) EXPOSE THEM to PUBLIC
Setelah menggembleng mereka, tampilkan mereka ke public. David Foster mengembleng penyanyi-penyanyinya dan kemudian menampilkan mereka ke public. What do you do to your talents? Sebagai leader jangan sampai anda menjadi satu-satunya yang tampil di depan CEO, di depan Board of Directors dan di depan management team yang lain. Tampilkan anak buah anda juga. Tapi sebelumnya didik mereka, latih mereka, dan berikan feedback ke mereka setelah itu.

d) BALANCING REWARD and EFFORT
Perjalanan mendidik talent talent adalah perjuangan berat dan perjalanan panjang seperti marathon. Kita harus menjaga stamina. Balance-kan antara effort dan reward. Recognize their hard work. Praise for their extra effort. And reward them regularly, not only in the end of the destination.

e) PROMOTE THEM, and IDENTIFY your next TALENTs
Kadang-kadang ada waktu di mana talent-talent kita sudah ready? What you should do? Promote them! Suruh mereka menggantikan anda, supaya anda bisa melangkah ke posisi berikutnya yang lebih baik. Tentu saja ini terjadi karena proses untuk men-develop mereka sudah berjalan dan mereka sudah ready. Kalau mereka belum ready? Ya didik mereka dulu!

Kalau mereka sudah ready, tapi anda belum dapet posisi baru gimana? Ya promosikan mereka ke jabatan lain selevel tapi di bagian lain (lateral career move).

Kasihan kalau mereka sudah maju karena digembleng dengan kerja keras, tapi gak dipromosi juga. Kalau mereka pergi dari team anda, terus bagaimana dengan pekerjaan yang ditinggalkan? Cari talent lain, develop lagi. David Foster bisa mendidik puluhan penyanyi baru, saya yakin kita semua bisa mendidik talent-talent di organisasi kita.

Salam Hangat
Pambudi Sunarsihanto

#INISIATIFStory #SemangatSenin
Apakah akhir-akhir ini kamu merasa sering berada dalam fase malas ngapa-ngapain? Yuk simak infografis berikut ini 🏆

#GrowthMindset #INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Menanti updatean terbaru telegram di bulan Juli. 🏆❤️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Satya Wibowo
Ijin Free Webinar
KLASEMEN SEMENTARA ‼️

Update sd VG Ed ke 7 terpantau dipimpin sementara oleh kakak @andinamanik dari KC Balikpapan dan jg kakak @aldiabdullaharif dari KC Tanjungpinang 📣
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM