Ask The Experts
1.82K subscribers
4.77K photos
414 videos
188 files
2.92K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
INISIATIF STORY 🇮🇩🏆☄️

Ada seorang pria yang diminta mengecat perahu.

Dia membawa cat dan kuas dan mulai mengecat perahu merah terang seperti yang diminta pemiliknya.

Saat mengecat, ia menyadari bahwa ada lubang kecil di lambung kapal dan diam-diam dia memperbaikinya.

Setelah selesai mengecat, ia menerima uangnya dan pergi.

Beberapa hari berikutnya, pemilik perahu datang kepada pengecat tadi dan memberinya tambahan uang, jauh lebih banyak daripada pembayaran yang kemarin untuk mengecat.

Pengecat itu terkejut dan berkata “Bukannya kau sudah membayar saya untuk mengecat perahu Pak?"

"Ini bukan untuk pekerjaan mengecat. Ini untuk pekerjaan memperbaiki lubang di perahu. "

"Ah! Tapi itu kan hanya layanan kecil saja... Tentu saja tidak perlu membayar saya dalam jumlah yang begitu tinggi untuk sesuatu hal yang tidak begitu signifikan. "

"Temanku tersayang, kamu tidak mengerti. Biarkan aku memberitahumu apa yang terjadi.

Ketika saya meminta Anda untuk mengecat perahu, saya lupa untuk menyebutkan tentang lubangnya.

Ketika perahu mengering, anak-anak saya mengambil dan naik perahu itu lalu pergi memancing. Mereka juga tidak tahu bahwa ada lubang di perahu itu. Saat itu aku tidak ada di rumah.

Ketika saya kembali dan menyadari bahwa anak-anak telah mengambil perahu, saya mulai sedih dan putus asa karena saya ingat betul bahwa perahu itu berlubang.

Tapi bayangkan kelegaan dan kegembiraan saya ketika saya melihat mereka kembali dari memancing?

Kemudian, saya memeriksa perahu itu dan menemukan bahwa ternyata kamu telah memperbaiki lubang itu! Kamu lihat sekarang, apa yang kamu lakukan? Kamu telah menyelamatkan nyawa anak-anakku! Aku tak punya cukup uang untuk membayar kebaikan 'kecil'mu. Hanya ini yang bisa kuberikan"

Jadi, tidak peduli siapa, kapan atau bagaimana. Teruslah menolong dan memperbaiki semua 'bocoran' yang kamu temukan, karena kamu tidak pernah tahu kapan seseorang membutuhkan kita atau kapan Tuhan memberikan kejutan yang menyenangkan bagi kita.

HR Diary

#TransformasiMutuLayanan #INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Salam INISIATIF

Ask The Experts #edisi387
Live di Telegram Ask The Experts

Membangun pengalaman pelanggan
atau customer experience menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran karena pengalaman adalah tahap utama untuk merebut hati pelanggan.

Pada tahap ini, pelanggan tidak sekadar memperoleh informasi maupun janji-janji seperti dalam iklan, tetapi pelanggan merasakan dan mengalami sendiri keterlibatan dengan layanan dari perusahaan kita.

Salah satu kunci penting dari terbentuknya customer experience yang baik adalah adanya visi yang jelas. Bukan hanya sembarang visi, tapi visi yang fokus pada konsumen.

Spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi tersebut secara fun and meaningful pada Live Telegram ATE edisi 387 bersama Bapak Yana Sandhi yang dipandu oleh kakak admin @putuwandas dan @siapkeluarangkasa😍

#asktheexperts #ATE #bpjskesehatan #freewebinar #webinar #sharing #edukasi #canva #worklifebalance #hobi #learning #selfdevelopment #gratis #community #inisiatif #funandmeaningful #fun #enjoy #budayaorganisasi #bpjs #employee #komunitas
LIKA-LIKU PENGABDIAN DUTA BPJS KESEHATAN 🇮🇩

Ilyas Tarigan (Staf Protokol Sesban)

Video Kantor Pusat
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
LIKA-LIKU PENGABDIAN DUTA BPJS KESEHATAN 🇮🇩

Fitria Suprobo (PTT Telekolekting KC Rengat)

Video KC Rengat
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Welly Gadistina
Pengumuman Pemenang Games kegiatan KICK OFF ICE FORMULA, 10 April 2023

Selamat kepada seluruh pemenang🎉🎉🎉

Salam Transformasi Mutu Layanan
#SayaSIAP #KamuSIAP #KitaBISA
🎉1
Forwarded from Yuliasman Chaniago
agile-practice-project-management.pdf
8.3 MB
agile-practice-project-management
THE WIND OF CHANGE
(Menyesuaikan diri dengan angin perubahan)


Hari Sabtu yang lalu, seorang sahabat minta saya sharing session di depan teamnya tentang “perubahan”. Kebetulan organisasi mereka, bersama beberapa organisasi lain dilebur menjadi satu organisasi bersama. Hal itu sudah diumumkan, perubahan sudah dimulai.

Dan sekarang, di antara mereka, banyak yang galau, gamang, gelisah, was-was, cemas, takut, sedih, frustasi, bahkan marah! Mereka tidak puas. Mereka tidak happy. Menurut beberapa dari mereka, proses perubahannya sangat tidak nyaman. Dan mereka bertanya kepada saya, apa yang harus mereka lakukan?

FIRST: ‘CHANGE ALWAYS HAPPEN”
Pertama kali yang memang kita perlu sadari adalah bahwa perubahan pasti terjadi. Tidak ada yang kekal di dunia ini.

Jadi percuma berharap bahwa perubahan tidak akan terjadi. Xerox photocopy pernah berpikir bahwa orang akan terus menerus foto copy. Dulu memang di setiap prapatan ada tempat fotocopy, ternyata sekarang jumlahnya dikit banget.

Kodak pernah berpikir bahwa tinta kimia mereka untuk mencetak foto pasti akan sukses terus. Ternyata gak ada lagi orang yang mencetak foto, sebagian besar sudah taruh di social media. Berhentilah bermimpi bahwa perubahan tidak akan terjadi. It will always happen.

SECOND: “CHANGE WILL CONTINUE TO HAPPEN”
Berhentilah meratapi nasib. Tidak ada gunanya kembali ke masa lalu. Perubahan akan berjalan terus ke depan. You don’t change, you die! Kodak tidak mau mengubah dirinya dari kimia ke digital, they die. Nokia Mobile Phone tidak mau mengubah platformnya dari Symbian ke platform lain yang lebih open, they die. Boleh sedih, boleh meratap, boleh kecewa, boleh marah, untuk beberapa saat. Dan setelah itu harus segera fokus ke masa depan.

THIRD: “CHANGE IS PAINFUL”
“Tapi Pak Pam, perubahan di tempat kami tidak ditangani dengan baik. Prosesnya kacau, Pak”

Sebuah perubahan tidak akan pernah bisa menyenangkan semua orang. Leader yang sebaik apapun, tidak akan pernah bisa memuaskan semua orang. Mahatma Gandhi yang sebaik itu-pun dibunuh. Jadi memang semua perubahan pasti painful.

Waktu anda belajar keras mau masuk universitas terbaik? Nyaman atau kerja keras? Painful kan? Waktu anda belajar naik sepeda pertama kali? Nyaman atau sakit? Pasti jatuh dan sakit kan? Painful kan? Semua perubahan pasti menyakitkan di awalnya.

Tidak ada satu perubahanpun yang berjalan mulus tanpa halangan dan tanpa turunnya motivasi. I know what I am talking about. Saya pribadi pernah bekerja di 7 perusahaan di 7 negara, dan saya mengalami semua perubahan itu, tidak ada satupun yang berjalan tanpa ada masa krisis dimana beberapa (atau banyak merasa sakit hati).

So, kalau anda sedang frustasi, congratulations! Anda berada di right track. Sekarang mari move on, dan mulai berexperimen, mencoba-coba, apa yang bisa saya lakukan untuk menyesuaikan diri, bahkan mencari opportunity lagi dengan perubahan ini. Mari move on dari “frustasi” ke “opportunity”

FOURTH: “THERE IS NO MY WAY, YOUR WAY, THERE IS ONLY OUR WAY”
“Tapi pak Pam, kami merasa bahwa organisasi kami sebagai organisasi terbaik, diabaikan. Proses kami tidak digunakan di organisasi yang sekarang?”

“Whatttt? Kamu merasa sebagai organisasi yang terbaik?

Siapa yang menyatakan itu atau mengatakan itu? Anda sendiri kan?

Apakah kita adalah hakim terbaik untuk diri kita sendiri? Mengapa kita perlu cermin untuk melihat apakah kita sudah rapi? Mengapa kita perlu laboratorium untuk mengecek kondisi kesehatan kita? Mengapa kita perlu feedback dari semua anak buah kita untuk menyatakan apakah kita leader yang baik?”

Pada saat sebuah perubahan berjalan, sebuah proses penggabungan berjalan, baik itu merger perusahaan, penggabungan organisasi atau pernikahan (antara suami dan istri), tidak ada satu pihak pun yang boleh meng-klaim dirinya yang terbaik.

Semuanya duduk bersama, sharing best practice semuanya, pelajari. Kumpulkan semua best practice. Practice-practice yang dulunya kurang berjalan dengan baik, ditinggalkan. Best practice di masing-masing organisasi dikumpulkan dan dijalankan.
Ini berlaku bagi team yang melakukan perubahan, dan berlaku juga bagi para leader yang memimpin sebuah perubahan. Leadernya juga harus mendengarkan semua anak buah. Tidak merasa bahwa praktek yang selama ini dia lakukan adalah yang terbaik. Siapa tahu ada best practice dari tempat lain yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kedaan. Be open mind to listen to others.

FIFTH: “BECOME A GOOD FOLLOWER, BEFORE YOUR BECOME A GREAT LEADER”
“Tapi Pak Pam, kadang kami tidak setuju dengan apa yang diputuskan boss kami? Apa yang kami lakukan?”

“Heyyy, siapa bossnya?“
Apakah waktu kalian jadi boss dulu, semua anak buah kalian juga pasti setuju dengan semua keputusan kalian?

Jadi, pada saat pengambilan keputusan, prosesnya DDC (debate, decide, commit). Pada saat masih didiskusikan, sampaikan pendapat kalian, diskusikan, debat-lah. Tapi suatu saat, harus diputuskan (kalau bisa keputusan bersama, kalau enggak ya diputuskan oleh Leader-nya!).

Dan saat sebuah keputusan telah diambil, kemudian semua orang (termasuk anda, saya dan kita semua) harus berkomitmen menjalankkannya!

Ingat, semuanya harus menjadi good follower, sebelum menjadi great leader. Ada waktunya menerapkan ilmu leadership, ada waktunya menerapkan followership, dan menjadi follower yang baik.

SIXTH,”THERE ARE ONLY 2 CHOICES FOR PROFESSIONAL”
“Pak Pam, tapi hati nurani kami tetap tidak bisa menyetujui perubahan ini”

“Good, no problem, gak ada yang boleh memaksa?”.

Ingat, ada dua pilihan bagi profesional.
“Stay di situ, terus dibayar gajinya, dan komitment untuk selalu mendukung 100%, atau keluar dan mengundurkan diri !”

Tidak ada pilihan ketiga, stay di situ, tidak mendukung, terus menerus komplain, membujuk teman-temannya, that’s not professional.

SEVENTH:”IN THE END, IT IS ABOUT LEADING YOURSELF”
“Pak Pam, kenapa kami harus melakukan semua ini?”

“Pada akhirnya, semuanya kembali kepada anda sendiri.”

Level terpenting dari kepemimpinan adalah memimpin diri kita sendiri (Lead ourselves). Sebelum memimpin orang lain, dan sebelum memimpin diri kita sendiri.

Seperti yang saya sampaikan, segera move on from frustasi, segera cari opportunity untuk diri anda, dan untuk team anda, agar bisa lebih positive beradaptasi.

Ingat, bahwa “Hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin. Dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini." Apakah dengan terus menerus komplain, dan terus menerus marah-marah, anda akan lebih baik lagi di masa depan? Tidak kan?

Berarti sudah waktunya ganti strategy, dan menyikapi perubahan dengan positive, dengan mulai bereksperimen, beradaptasi, bahkan mencari opportunity di tengah perubahan ini.

Jadi apa yang harus kita lakukan ....pada saat kita merasa frustasi karena kita sedang berada di titik bawah kurva motivasi kita?

a) Understand that it is a normal phase and everbody is going through the same phase. Sadarilah bahwa semua perubahan akan melalui phase phase itu. It is ok!

b) ACCEPT the change
Terimalah perubahan itu dengan positive.

c) Keep trying..keep exploring. Keep trying new things.
Teruslah mencoba dan bereksperinmen... mencoba dan melakukan hal hal yang baru

d) Look for a the right friend. A friend who went through the same thing and have been succesaful in that area. Learn from him. Observe and Copy which areas she or he did well.
Belajar dari orang orang lain, yang pernah sukses melakukan perubahan dalam diri mereka.

Apa yang mereka lakukan dengan baik. Tiru mereka. Saya yakin anda juga pernah berhasil menjalankannya. Learn from yourself, again.

Salam Hangat dan Salam Semangat,
Pambudi Sunarsihanto
COMING SOON 🏆🇮🇩

Kira-kira karya siapakah yang akan keluar sebagai pemenang Top 3 terbaik pada THR Challenge 2023 versi Juri pakar? Stay tuned buat pengumumannya ☄️☄️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Ask The Experts
TOP 20 PESERTA

THR Challenge Lika-Liku Pengabdian Duta BPJS Kesehatan
🇮🇩☄️

1. Yudiansyah (Staf kepesertaan dan penagihan iuran kab. Way Kanan KC Kotabumi) ⚡️
Video KC Kotabumi

2. Dani Martin Hutajulu (PTT Relationship Officer Kab. Kutai Barat KC Samarinda) ⚡️
Video KC Samarinda

3. Risa Sukma (Verifikator Klaim KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (1)

4. Moh. Iqbal Rizky A (PTT Frontliner Kab. Tegal KC Tegal) ⚡️
Video KC Tegal

5. Abdal Syafei (PTT Telecollecting KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (2)

6. Aditiya Hari Ananda (PTT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (3)

7. Maihendra (Kepala Bidang Kepesertaan KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (4)

8. Mega Dwiyanti (Petugas Pemeriksa KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (5)

9. Tri Maswito Anggoro (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Lhokseumawe) ⚡️
Video KC Lhokseumawe

10. Yuniar Lismayaditami (PTT Relationship Officer KC Mojokerto) ⚡️
Video KC Mojokerto

11. Putri Ayu Dyah Sri Yolanda (PTT Kab. Supiori KC Biak Numfor) ⚡️
Video KC Biak Numfor (1)

12. Lisa Diana Putri (Staf Penjaminan Manfaat Kab. Natuna KC Tanjung Pinang) ⚡️
Video KC Tanjung Pinang

13. Ana Mutmainna (PTT Frontliner Kab Deiyai KC Biak Numfor) ⚡️
Video KC Biak Numfor (2)

14. Windo Ari Nugroho (Verifikator Klaim KC Pati) ⚡️
Video KC Pati

15. Randa Alwanosha (Staf Kerjasama Fasilitas Kesehatan KC Jayapura) ⚡️
Video KC Jayapura

16. Uray Dwiyanti Siska Nurhayati (PTT Frontliner KC Pontianak) ⚡️
Video KC Pontianak

17. Maghfirah Darwis (PTT EP3RS KC Biak Numfor) ⚡️
Video KC Biak Numfor (3)

18. Balqis Chairunnisya (PTT Telecollecting KC Prabumulih) ⚡️
Video KC Prabumulih

19. Ilyas Tarigan (Staf Protokol Sesban) ⚡️
Video Kantor Pusat

20. Fitria Suprobo (PTT Telekolekting KC Rengat) ⚡️
Video KC Rengat

Terima kasih atas partisipasi para peserta dan suporter yang telah berbagi kisah inspirasi aktivitas pengabdiannya sebagai Duta BPJS Kesehatan, saat ini tahapan lomba akan masuk ke sesi penilaian dan penjurian oleh tim independen🏆

#pengabdiandutabpjskesehatan #Melayanidenganhati #INISIATIF #antimagerclub
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Pernah liat tulisan di truk yang berbunyi "Pulang malu, Tak pulang rindu" ❤️

Buat Sobat yang hari ini lagi siap-siap mudik, atau bagi kalian yang sementara lagi perjalanan, atau mungkin ada yang udah tiba di kampung karena ngambil cuti.

Selamat berkumpul bersama keluarga 🇮🇩

#mudik #hatihatidijalan #staysafe #ATE #INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Lembaran baru = Babak baru 🇮🇩

Ingatlah selalu bahwa satu-satunya hal yang dapat diprediksi tentang misteri kehidupan ini adalah pasti akan ada sesuatu hal yang tidak dapat diprediksi.

Akan ada suatu masa dimana kita semua kelak akan dihadapkan pada sebuah rintangan/ tantangan berupa gunung besar nan terjal yang tertulis di hadapan kita masing-masing yang mungkin saja tak pernah kita duga atau rencanakan sebelumnya.

Orang-orang diluar sana akan mulai memberitahumu bahwa gunung itu siap untuk didaki dengan janji pemandangan indahnya dari puncak atas.

Sebelum mengikuti saran orang-orang itu untuk mendaki, pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri bagaimana jika mendaki gunung dan menikmati pemandangan indah di atasnya itu bukanlah apa yang ditakdirkan untuk kita lakukan?

Bagaimana jika sebenarnya kita ini malah dimaksudkan untuk memindahkan gunung itu? Atau mungkin kita ini sebenarnya tidak diharapkan untuk menikmati pemandangan indah dari puncak melainkan diharapkan untuk dapat membantu seseorang pendaki yang terdampar di puncak pendakian mereka untuk segera turun ke bawah?

Bagaimana pula jika kita sebenarnya dimaksudkan untuk mengambil jalan berputar mengelilingi gunung? Bagaimana jika Tuhan sebenarnya telah menyiapkan sesuatu di jalan sekeliling gunung itu yang kelak bisa membawa kita pada kebahagiaan sesungguhnya?

Besok adalah lembaran baru dan begitu banyak orang suka menulis tentang sebuah gunung yang akan mereka daki dengan iming-iming hasil akhir pemandangan indah di puncak gunung yang akan mereka dapatkan.

Ingatlah, bahkan di bawah gunung sekalipun itu masih banyak pemandangan yang tak kalah menakjubkan. Jadi kelak ketika kita bertemu/ dihadapkan pada sebuah rintangan gunung besar nan terjal, gak perlu gegabah, cukup lakukan saja apa yang terbaik sesuai nalurimu.

Karena terkadang ada gunung yang akan terasa terlalu besar untuk ditaklukan, padahal sebenarnya tidak masalah karena sejatinya gunung itu memang bukan selalu ada untuk kita daki.

Becky Hemsley

#INISIATIFStory #IdulFitri
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
THE 2% MINDSET THAT DIFFERENTIATE YOU FROM OTHERS
(Memang tidak semua orang mempunyai mental sebagai pemenang)


Hari itu saya bersama beberapa penulis buku ”Career Hacks" melakukan sharing session di acara Career Fair di Universitas Indonesia. Mahasiswa dari berbagai universitas datang ke sana dan menghadiri sharing session kami. Acara berlangsung sukses, bahkan banyak sekali pertanyaan yang kami terima, dan dijawab oleh beberapa penulisnya dengan senang hati.

Saya sendiri sharing tentang “Crafting the vision of your career”, bagaimana kita harus membuat rencana karier kita, bekerja keras untuk mencapainya, dan pada akhirnya kita sendiri yang harus menjadi “pilot” dari karier kita.

Kemudian pada sessi tanya jawab, seorang peserta mengangkat tangan. Sebut saja namanya Dina (bukan nama sebenarnya), seorang mahasiswi di Universitas Indonesia.

”Pak Pambudi, terima kasih untuk sharingnya yang sangat menginspirasi. Saya sebenarnya juga dari dulu melakukan hal yang sama. Saya punya rencana, saya banyak bekerja keras dan belajar. Tetapi entah kenapa teman-teman saya kok banyak yang meledek saya. Mereka bilang, santai saja menghadapi hidup, jalani seperti air yang mengalir. Mengapa demikian ya Pak? Terus , saya harus bagaimana menghadapi ledekan mereka.”

Wah pertanyaan Dina sangat mengena dan relevant. Kebetulan beberapa hari sebelumnya saya membaca tentang teori yang bernama “2% mindset”. Di Amerika Serikat Dr. Myron Rolle menyampaikan bahwa ternyata memang hanya 2 percent dari populasi yang mempunyai growth mindset, mereka yang selalu punya adrenaline untuk melakukan yang terbaik, meskipun itu harus dijalani dengan susah payah. Berarti normal kan, kalau seandainya Dina termasuk yang 2 percent dan mungkin saja ada 98% yang merasa aneh dan akan meledeknya?

Waktu kecil, teman-teman saya juga meledek saya karena saya belajar setiap hari, dan mereka hanya bermain tapi jarang belajar. Look where I am now, and where they are today!

Dr. Myron Rolle percaya bahwa siapa pun dapat menggunakan konsep 2% mindset ini untuk menjadi lebih baik atau bekerja keras mencapai objective yang kita inginkan.

"Dengan konsep ini, kita bisa memiliki kesuksesan kecil setiap hari, dan kemudian sebulan lagi, sekarang, dua bulan lagi, setahun lagi, kita bisa berkata, lihat betapa jauh lebih baik apa yang kita dapatkan ini, dan lihat berapa banyak lagi kita bisa capai , asalkan kita berusaha dan mendapatkan pencapaian kecil, setiap hari"

Jadi pesan saya buat Dina, dan teman-temannya. Memang di dunia ini tidak semua mempunyai growth mindset (pemikiran untuk terus berkembang). Jadi jangan khawatir kalau menjadi minority (yang diledek). Karena suatu saat nanti, setelah lulus nanti, juga tidak semuanya akan berhasil dalam karier dan kehidupan mereka. Hanya yang mempunyai growth mindset yang akan terus berkembang dan berhasil. Dan itu ternyata hanya 2% dari populasi.

Mayoritas dari populasi biasanya hanyalah:
• Play save (bermain aman), mencari solusi yang aman, mudah dan tidak beresiko
• Want to be liked by everyone (hanya menginginkan untuk disukai orang lain, padahal yang disukai banyak orang juga belum tentu berhasil
• Procrastinate (menunda-nunda untuk bekerja melakukan perbaikan)
• Fear (ketakutan untuk keluar dari zona nyaman)
• Tidak menyukai perubahan (Padahal perubahan itu perlu untuk terus berkembang dan maju, meskipun pada awalnya perubahan itu susah dilakukan)

Terus, bagaimana karakter dari 2 persen populasi yang mempunyai growth mindset itu?
a) Going for your dreams
Mereka ini sejak kecil mempunyai cita-cita yang tinggi dan mimpi yang besar. Karena tinggi-nya cita-cita mereka, banyak yang kadang meledek mereka. Bahkan ada yang mengolok-olok,”Mimpi kali yeee” Biasanya hal ini tidak mengecilkan hati mereka, dan biasanya mereka tetap akan bekerja keras untuk mencapai cita-cita mereka. Parahnya di indonesia kata “ambisi” atau ”mimpi” kadang dikonotasikan negatif. Padahal hanya yang berambisi, bermimpi besar dan bercita-cita tinggi yang akan berhasil di masa depannya.