Namun, Duckworth luput melihat betapa pentingnya peran keluarga dalam menembuhkan Grit.
Saya ingat seorang akademisi di Makassar yang pernah memosting tangan keriput ayahnya yang berprofesi sebagai petani. Dia katakan, tangan keriput itu ditempa oleh panas, terbenam dalam lumpur, demi anak-anaknya bisa bersekolah. Tangan itu ikhlas menjalani hidup yang penuh keterbatasan demi membentang jalan sukses anak-anaknya.
Mata saya basah melihat postingannya. Justru pada kisah-kisah perjuangan itu, seorang anak bisa mengasah mentalnya sehingga tidak mudah jatuh. Dengan melihat ketulusan, kasih sayang, dan pengorbanan orang tua, seorang anak akan selalu bangkit dari setiap masalah.
Hidup memang tidak harus sempurna, untuk itu kita harus bangkit dan mengubah semua ketidaksempurnaan itu menjadi sekeping bahagia.
Namun, masih relevankah itu di zaman sekarang? Para orang tua sudah tidak sesulit dahulu. Pendidikan terbaik mudah didapatkan. Orang tua menyiapkan semua fasilitas dan memanjakan anak-anaknya. Banyak orang mengira, dengan menyekolahkan anak di tempat terbaik, maka selesailah persoalan. Padahal hidup tidak sesederhana itu Ferguso!
Ada banyak jawaban bisa diurai. Saya menyukai kutipan: "Menjadi tabah berarti bila kita jatuh tujuh kali, kita harus bangkit delapan kali." Saya ingat seseorang yang berkata, orang hebat bukanlah mereka yang berjalan lurus dan menggapai semua kesuksesan. Orang hebat adalah mereka yang setiap kali jatuh, selalu bisa bangkit kembali.
Itulah makna Grit.
Saya ingat seorang akademisi di Makassar yang pernah memosting tangan keriput ayahnya yang berprofesi sebagai petani. Dia katakan, tangan keriput itu ditempa oleh panas, terbenam dalam lumpur, demi anak-anaknya bisa bersekolah. Tangan itu ikhlas menjalani hidup yang penuh keterbatasan demi membentang jalan sukses anak-anaknya.
Mata saya basah melihat postingannya. Justru pada kisah-kisah perjuangan itu, seorang anak bisa mengasah mentalnya sehingga tidak mudah jatuh. Dengan melihat ketulusan, kasih sayang, dan pengorbanan orang tua, seorang anak akan selalu bangkit dari setiap masalah.
Hidup memang tidak harus sempurna, untuk itu kita harus bangkit dan mengubah semua ketidaksempurnaan itu menjadi sekeping bahagia.
Namun, masih relevankah itu di zaman sekarang? Para orang tua sudah tidak sesulit dahulu. Pendidikan terbaik mudah didapatkan. Orang tua menyiapkan semua fasilitas dan memanjakan anak-anaknya. Banyak orang mengira, dengan menyekolahkan anak di tempat terbaik, maka selesailah persoalan. Padahal hidup tidak sesederhana itu Ferguso!
Ada banyak jawaban bisa diurai. Saya menyukai kutipan: "Menjadi tabah berarti bila kita jatuh tujuh kali, kita harus bangkit delapan kali." Saya ingat seseorang yang berkata, orang hebat bukanlah mereka yang berjalan lurus dan menggapai semua kesuksesan. Orang hebat adalah mereka yang setiap kali jatuh, selalu bisa bangkit kembali.
Itulah makna Grit.
๐3
Perbedaan Intensitas dan Konsistensi. Kapan harus menggunakannya?
Intensitas itu lebih berfokus pada tingkat usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Intensitas adalah alasan mengapa orang-orang mengerahkan seluruh kekuatannya yaitu karena mereka ingin mendapatkan hasil dalam satu kali upaya. Meskipun demikian, terlalu banyak mendorong diri kita untuk terus berupaya di atas kemampuan normal hanya akan membuat kita kelelahan sebelum mencapai "garis finish"
Konsistensi itu mengukur sejauh mana usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Konsistensi adalah kunci untuk mencapai hasil jangka panjang dengan mempertahankan tingkat usaha sesuai dengan kapasitas kita sambil berfokus pada pola yang berkelanjutan. Pada akhirnya konsistensi akan terlihat tidak menyenangkan, tapi sesungguhnya itu dapat membawa keberhasilan dalam mencapai tujuan meskipun hanya melalui perubahan kecil setiap harinya?
Intensitas itu lebih berfokus pada tingkat usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Intensitas adalah alasan mengapa orang-orang mengerahkan seluruh kekuatannya yaitu karena mereka ingin mendapatkan hasil dalam satu kali upaya. Meskipun demikian, terlalu banyak mendorong diri kita untuk terus berupaya di atas kemampuan normal hanya akan membuat kita kelelahan sebelum mencapai "garis finish"
Konsistensi itu mengukur sejauh mana usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Konsistensi adalah kunci untuk mencapai hasil jangka panjang dengan mempertahankan tingkat usaha sesuai dengan kapasitas kita sambil berfokus pada pola yang berkelanjutan. Pada akhirnya konsistensi akan terlihat tidak menyenangkan, tapi sesungguhnya itu dapat membawa keberhasilan dalam mencapai tujuan meskipun hanya melalui perubahan kecil setiap harinya?
Forwarded from Ayat MF Pomalingo
Hallo, selamat siang. Bila anda berusia di antara 17 sampai 35 Tahun, kami Mahasiswa/i SEMBA 45C MM FEB Universitas Gadjah Mada Jakarta meminta bantuan kamu untk berpartisipasi dalam Survey Mobil Listrik untuk memenuhi tugas mata kuliah Marketing Management yang sedang kami lakukan melalui link : https://bit.ly/SEMBA45CSurveyMobil
Survey ini kurang lebih membutuhkan waktu 5 menit.
Terimakasih atas waktunya!
Salam,
Kelompok 1 SEMBA 45C
Survey ini kurang lebih membutuhkan waktu 5 menit.
Terimakasih atas waktunya!
Salam,
Kelompok 1 SEMBA 45C
Google Docs
Survey Electric Car
Yth. Bapak/Ibu/Sdr. Responden
Perkenalkan kami dari Kelas Marketing Management Prodi MM FEB-UGM memohon kesediaan Anda untuk berpartisipasi pada kegiatan survey guna melihat kesediaan konsumen potensial di Indonesia untuk mengadopsi mobil listrik. Materiโฆ
Perkenalkan kami dari Kelas Marketing Management Prodi MM FEB-UGM memohon kesediaan Anda untuk berpartisipasi pada kegiatan survey guna melihat kesediaan konsumen potensial di Indonesia untuk mengadopsi mobil listrik. Materiโฆ
SEMUA TENTANG MINDSET ๐ฎ๐ฉ
Link share biar gak pintar sendiri๐ ๐
Jika anda memberikan waktu kepada diri sendiri untuk membersihkan rumah selama 30 hari, maka yakinlah pasti kegiatan membersihkan rumah itu akan selesai dalam 30 hari.
Tapi jika anda memberikan diri sendiri waktu untuk membersihkan rumah hanya 3 jam saja, maka yakinlah juga bahwa anda pasti dapat menyelesaikan itu dalam waktu 3 jam.
Hal yang samapun akan berlaku untuk tujuan, ambisi dan rencana anda ke depannya.๐ฅ
Link share biar gak pintar sendiri
Jika anda memberikan waktu kepada diri sendiri untuk membersihkan rumah selama 30 hari, maka yakinlah pasti kegiatan membersihkan rumah itu akan selesai dalam 30 hari.
Tapi jika anda memberikan diri sendiri waktu untuk membersihkan rumah hanya 3 jam saja, maka yakinlah juga bahwa anda pasti dapat menyelesaikan itu dalam waktu 3 jam.
Hal yang samapun akan berlaku untuk tujuan, ambisi dan rencana anda ke depannya.๐ฅ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Mereka tidak pernah membenci pekerjaannya, mungkin hanya butuh seorang leader yang lebih memahami. TGIF #ketahanankeluarga ๐ฅฐ ๐
Link share biar gak pintar sendiri๐ ๐
Link share biar gak pintar sendiri
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐3
Sambil mengejar target (pribadi/ organisasi), pastikan betul bahwa anda menikmati prosesnya ๐ฅฐ
Link share biar gak pintar sendiri๐ ๐
Link share biar gak pintar sendiri
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Langkah pertama selalu terlihat lebih berat, coba jalanin aja karena lama-lama kerjaan itu akan makin terasa mudah kok dan tentu kamu akan jadi makin mahir ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Ayo mulailah dengan mengembangkan skillmu sedikit demi sedikit secara konsisten. Perkembangan 1% perhari maka lama-lama tabungan skillmu akan menjadi bukit ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Konsisten adalah koentjie. Ketika kelak kamu mulai menoleh ke belakang, kamu akan melihat capaian luar biasamu selama ini ๐ฅณ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐2
Pernah berpikir gak? kalau terkadang sebuah masalah dalam Imajinasi kita itu terlihat jauh lebih berat dibandingkan kenyataannya ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Ketika kelak kamu mendapatkan satu momen yang terasa lebih berat, jangan pernah memilih untuk menyerah karena boleh jadi momentum itu yang akan mengubah semuanya ๐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1