Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Perpisahan KC Gorontalo (2)
BERLABUHNYA SANG NAHKODA PHINISI 🫡 😇
Kontributor: Muhlis Amiruddin (mumu)
Jum'at pagi kemarin, setiba di bandara, saya langsung bergegas ke kantor cabang untuk mengikuti agenda monev layanan peserta yang kemudian dilanjutkan dengan perpisahan Kepala Cabang Gorontalo Bapak Muh. Yusrizal (Biasa dipanggil Pak Yus) yang akhirnya balik kampung ke Makassar. Alhamdulillah😍
Saya mendengar kisahnya secara seksama, Ternyata beliau ini sudah 9 Tahun lamanya melanglang buana di kampung orang mulai dari Tanah Papua, kemudian bergerak ke Sumatera Selatan, singgah di Kantor pusat di Jakarta dan akhirnya berkarya di Gorontalo. Mendengar itu, saya seketika langsung menelan ludah, alamakkkk lama juga yah? Saya ini aja yang baru 11 Bulan keluar Kepwil asal, tapi rasanya kok udah banyak tanya-tanya kapan mau dikembalikan. Jika pertanyaan seperti itu juga pernah ada terbersit dipikiran kalian saat ini, maka jawabannya adalah Bersabarlah. Karena semua akan (P)indah pada waktunya😂
Pengalaman 9 Tahun diluar kampung oleh Pak Yus tersebut nyatanya adalah waktu yang cukup lama yang akhirnya semakin mematangkan pengalaman dan jam terbang beliau dalam memanage banyak tipikal orang baik eksternal maupun internal untuk bagaimana bersatu padu memainkan sebuah irama nada-nada yang harmoni dalam sebuah orkestra kantor cabang.
1. Awalnya Merasa Ada Beda Perlakuan😁
Sebagai salah seorang pendatang baru di Tanah Gorontalo (baru menginjakkan bulan ke 11), awalnya saya merasa heran jg kok ada Kepala Cabang yang tipikalnya santuy seperti Beliau ini? Contoh sederhananya apa? Disaat terdengar beberapa curahan hati rekan-rekan staf di tempat lain dimana konon ada beberapa pimpinannya dahulu yang super duper ketat dalam mengatur dan mengijinkan bawahannya untuk sekedar mengambil cuti, Beliau (Pak Yus) ini nampaknya fine-fine aja tuh dan gak banyak bertele-tele seperti harus ngecek daftar tugas; harus ada pengaturan pengambilan cuti minimal 3 bulan (atau beberapa bulan) setelah cuti sebelumnya; kamu cuti untuk tujuan apa?; dan banyak macam filterisasi atasan ketika bawahan ingin mengajukan hak cutinya.
Nampaknya yah, karena saya juga masih menduga, Beliau ini berpegang pada prinsip sederhana yakni kalau memang stok cutimu masih ada, yah cuti aja. Asalkan pekerjaan dan tanggung jawab utamamu itu tidak ada kendala. Kalau bisa dipermudah, ngapain dipersulit? Entahlah apa benar alasannya seperti itu😁
Jika benar pertimbangannya seperti itu, Saya merasa Beliau ini tengah mencoba menjalankan sebuah peran terbaik pimpinan tertinggi di unit kerja dimana perannya lebih banyak ke manajerial dan mitigasi risiko dan tidak perlu lebih banyak fokus ke tataran teknis lagi. Sudah ada Asmen dan staf pelaksana kok, biarkan mereka yang menyusun dan menggambarkan ide dan pendapatnya ke pimpinan.
Pada kenyatannya, jika peran dan tanggung jawab berjalan sebagaimana semestinya. Filterisasi beban kerja itu memang sudah harus diatur dan selesai oleh pejabat dibawahnya yakni kepala bidang/ kepala kabupaten (atasan langsung staf tersebut) setelah berkoordinasi secara maksimal dengan fungsi SDM kantor cabang.
Sementara bagi orang/ bawahan yang ingin mengajukan cuti, tentu juga sudah mengamankan segala hal yang berkaitan dengan fungsi dan tanggung jawabnya selama dia menjalankan cuti. Karena cuti di BPJS Kesehatan ini beda dengan cuti di instansi lainnya, kalau di tempat lain kamu cuti 2 atau 3 hari itu kerjaan rutinmu akan ada yang back up dan selesaikan, tapi kalau di BPJS Kesehatan apalagi kalau sifat jobdescmu ini cukup spesifik, yah pekerjaan itu tidak akan bisa dibantu banyak oleh rekan lainnya, jadi memang otomatis akan kembali ke kamu lagi pada saat masuk kantor pasca cuti.
Ada sebuah fenomena yang terjadi setiap seorang bawahan akan mengajukan cuti, rasanya dianggap cukup wajar jika ada sedikit perasaan ketar-ketir di dalam hati bawahan mengenai apakah permohonan cuti kita ini akan disetujui ataukah harus ditunda dulu oleh pimpinan. (Lanjut hal 2)
Kontributor: Muhlis Amiruddin (mumu)
Jum'at pagi kemarin, setiba di bandara, saya langsung bergegas ke kantor cabang untuk mengikuti agenda monev layanan peserta yang kemudian dilanjutkan dengan perpisahan Kepala Cabang Gorontalo Bapak Muh. Yusrizal (Biasa dipanggil Pak Yus) yang akhirnya balik kampung ke Makassar. Alhamdulillah
Saya mendengar kisahnya secara seksama, Ternyata beliau ini sudah 9 Tahun lamanya melanglang buana di kampung orang mulai dari Tanah Papua, kemudian bergerak ke Sumatera Selatan, singgah di Kantor pusat di Jakarta dan akhirnya berkarya di Gorontalo. Mendengar itu, saya seketika langsung menelan ludah, alamakkkk lama juga yah? Saya ini aja yang baru 11 Bulan keluar Kepwil asal, tapi rasanya kok udah banyak tanya-tanya kapan mau dikembalikan. Jika pertanyaan seperti itu juga pernah ada terbersit dipikiran kalian saat ini, maka jawabannya adalah Bersabarlah. Karena semua akan (P)indah pada waktunya
Pengalaman 9 Tahun diluar kampung oleh Pak Yus tersebut nyatanya adalah waktu yang cukup lama yang akhirnya semakin mematangkan pengalaman dan jam terbang beliau dalam memanage banyak tipikal orang baik eksternal maupun internal untuk bagaimana bersatu padu memainkan sebuah irama nada-nada yang harmoni dalam sebuah orkestra kantor cabang.
1. Awalnya Merasa Ada Beda Perlakuan
Sebagai salah seorang pendatang baru di Tanah Gorontalo (baru menginjakkan bulan ke 11), awalnya saya merasa heran jg kok ada Kepala Cabang yang tipikalnya santuy seperti Beliau ini? Contoh sederhananya apa? Disaat terdengar beberapa curahan hati rekan-rekan staf di tempat lain dimana konon ada beberapa pimpinannya dahulu yang super duper ketat dalam mengatur dan mengijinkan bawahannya untuk sekedar mengambil cuti, Beliau (Pak Yus) ini nampaknya fine-fine aja tuh dan gak banyak bertele-tele seperti harus ngecek daftar tugas; harus ada pengaturan pengambilan cuti minimal 3 bulan (atau beberapa bulan) setelah cuti sebelumnya; kamu cuti untuk tujuan apa?; dan banyak macam filterisasi atasan ketika bawahan ingin mengajukan hak cutinya.
Nampaknya yah, karena saya juga masih menduga, Beliau ini berpegang pada prinsip sederhana yakni kalau memang stok cutimu masih ada, yah cuti aja. Asalkan pekerjaan dan tanggung jawab utamamu itu tidak ada kendala. Kalau bisa dipermudah, ngapain dipersulit? Entahlah apa benar alasannya seperti itu
Jika benar pertimbangannya seperti itu, Saya merasa Beliau ini tengah mencoba menjalankan sebuah peran terbaik pimpinan tertinggi di unit kerja dimana perannya lebih banyak ke manajerial dan mitigasi risiko dan tidak perlu lebih banyak fokus ke tataran teknis lagi. Sudah ada Asmen dan staf pelaksana kok, biarkan mereka yang menyusun dan menggambarkan ide dan pendapatnya ke pimpinan.
Pada kenyatannya, jika peran dan tanggung jawab berjalan sebagaimana semestinya. Filterisasi beban kerja itu memang sudah harus diatur dan selesai oleh pejabat dibawahnya yakni kepala bidang/ kepala kabupaten (atasan langsung staf tersebut) setelah berkoordinasi secara maksimal dengan fungsi SDM kantor cabang.
Sementara bagi orang/ bawahan yang ingin mengajukan cuti, tentu juga sudah mengamankan segala hal yang berkaitan dengan fungsi dan tanggung jawabnya selama dia menjalankan cuti. Karena cuti di BPJS Kesehatan ini beda dengan cuti di instansi lainnya, kalau di tempat lain kamu cuti 2 atau 3 hari itu kerjaan rutinmu akan ada yang back up dan selesaikan, tapi kalau di BPJS Kesehatan apalagi kalau sifat jobdescmu ini cukup spesifik, yah pekerjaan itu tidak akan bisa dibantu banyak oleh rekan lainnya, jadi memang otomatis akan kembali ke kamu lagi pada saat masuk kantor pasca cuti.
Ada sebuah fenomena yang terjadi setiap seorang bawahan akan mengajukan cuti, rasanya dianggap cukup wajar jika ada sedikit perasaan ketar-ketir di dalam hati bawahan mengenai apakah permohonan cuti kita ini akan disetujui ataukah harus ditunda dulu oleh pimpinan. (Lanjut hal 2)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kita selalu berguman dan berdoa di dalam hati, "Ya Tuhan, lembutkanlah hati pimpinanku semoga Bapak/ Ibu Kacab tidak menahan permohonan cutiku ini."
Jujur aja, kalau saat ini kalian masih menunggu momen yang tepat dalam pengajuan cuti, misalkan lagi nunggu mood pimpinan terlihat baik (bahagia) dulu baru kalian muncul untuk mengajukan berkas cuti (jikalau mood pimpinan terlihat kurang baik, kalian tahan dan tarik dulu, dll), atau mungkin kalian harus nunggu momen untuk menyisipkan permohonan cuti itu dibalik beberapa tumpukan berkas/ surat yang perlu di ttd oleh pimpinan, karena sejatinya kamupun tak kuasa untuk menjelaskan panjang kali lebar apabila pimpinan ada menanyakan segala hal terkait maksud dan tujuan cutimu, dll. Percayalah di era kepemimpinan Pak Yus di Gorontalo, kamu tidak ada merasakan hal tersebut. Semua mulus di ACC kapanpun waktunya dan dimanapun tempatnya kamu menyampaikan hal tersebut. wkwkwk
Sudah diatur dalam salah satu perilaku Utama Duta BPJS Kesehatan yakni selalu mendahulukan Kepentingan Organisasi daripada Kepentingan Pribadi sehingga secara otomatis telah terpatri di hati para Duta BPJS Kesehatan yakni selama cutipun, pasti mereka masih akan tetap komitmen untuk monitor apabila ada satu dan lain hal yang sekiranya diperlukan dengannya.
Dengan adanya kebijakan dan aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi, sudah seyogyanya Kita semua sebagai bawahan juga harus lebih sering sadar diri, Karena pada implementasinya, memang ada beberapa pimpinan (Kepala Cabang) yang mungkin dibuat Gemezzh juga ketika ada Pejabat dibawahnya setingkat Kabid atau Kakab yang tidak menjalankan peran tersebut dengan baik.
Tahu-tahu semuanya harus diserahkan ke titah kepala cabang, mulai dari ide awal dan implementasi, seolah-olah ada rasa takut atau mungkin minder yah untuk coba mengorkestra sebuah tim mininya. Akhirnya penilaian terbaca kurang Inisiatif karena semua harus serba disuap dan ditunjukkan jalannya oleh pimpinan.
Padahal kalau semua hal bahkan remeh temehpun harus nunggu titah kepala cabang, bagi kalian yang mendapatkan pimpinan yang lantang pasti akan langsung mereminder kembali, "sebenarnya tugas dan peranmu apa di jabatan itu? Organisasi dan manajemen telah mempercayakan loh, takutnya peranmu gak ada beda dengan pangkat staf pelaksana."☹️
Memberikan kepercayaan lebih banyak kepada bawahan seperti yang dilakukan pak Yus ini disamping untuk mencoba menjalankan prinsip kepemimpinannya, nyatanya beliau seperti turut menyukseskan tujuan organisasi juga yakni melatih dan mempersiapkan lebih banyak bawahan untuk kelak menjadi bersiap menjadi pimpinan selanjutnya. Be The Next Leader
2. Ahhh, Mungkin Hanya Firasatku Saja🙃
Sebelum kegiatan perpisahan kemarin, sebagai orang baru di KC. Gorontalo dan kedudukannya jauh dari kantor cabang (ada di Kakab terjauh pula), awalnya memang saya menduga penilaianku ini tidak objektif
1. Kamu ini tahu apa? kamu kan masih baru apalagi ditempatkan di kabupaten? kamu belum merasakan aja bgmn penderitaan orng-orang yang ada di kantor cabang?
2. Pak Yus itu baik ke orang yang sama-sama kampung aja dari Sulawesi Selatan (Makassar)
3. Pak Yus itu hanya baik ke pejabat setingkat asmen, kalau ke staf mahhh pelit banget
4. dan ragam pertanyaan lainnya yang belum bisa saya buktikan langsung
Akhirnya pada kegiatan perpisahan kemarin, ada banyak hal menarik yang terungkap, bahkan saya sendiripun tidak mengetahui dan mengidentifikasinya selama 11 Bulan ini.
1. Dugaanku benar bahwa pak Yus menerapkan segala hal ini tanpa memandang jabatan dan asal kesukuan. Semua perwakilan Duta Cab Gorontalo mulai dari Kakab, Kabid, Staf, PTT bahkan TAD mengakui kalau Pak Yus ini meninggalkan kesan sangat baik di mata mereka semua. Termasuk perihal Cuti tadi, Salah satu Kakab Senior di Bone Bolango kak Mira bahkan mengatakan selama kiprahnya di BPJS Kesehatan yang sudah belasan tahun di Gorontalo, beliau sudah menghadapi banyak tipe macam pemimpin mulai dari era kolonial sd milenial. (Lanjut hal 3)
Jujur aja, kalau saat ini kalian masih menunggu momen yang tepat dalam pengajuan cuti, misalkan lagi nunggu mood pimpinan terlihat baik (bahagia) dulu baru kalian muncul untuk mengajukan berkas cuti (jikalau mood pimpinan terlihat kurang baik, kalian tahan dan tarik dulu, dll), atau mungkin kalian harus nunggu momen untuk menyisipkan permohonan cuti itu dibalik beberapa tumpukan berkas/ surat yang perlu di ttd oleh pimpinan, karena sejatinya kamupun tak kuasa untuk menjelaskan panjang kali lebar apabila pimpinan ada menanyakan segala hal terkait maksud dan tujuan cutimu, dll. Percayalah di era kepemimpinan Pak Yus di Gorontalo, kamu tidak ada merasakan hal tersebut. Semua mulus di ACC kapanpun waktunya dan dimanapun tempatnya kamu menyampaikan hal tersebut. wkwkwk
Sudah diatur dalam salah satu perilaku Utama Duta BPJS Kesehatan yakni selalu mendahulukan Kepentingan Organisasi daripada Kepentingan Pribadi sehingga secara otomatis telah terpatri di hati para Duta BPJS Kesehatan yakni selama cutipun, pasti mereka masih akan tetap komitmen untuk monitor apabila ada satu dan lain hal yang sekiranya diperlukan dengannya.
Dengan adanya kebijakan dan aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi, sudah seyogyanya Kita semua sebagai bawahan juga harus lebih sering sadar diri, Karena pada implementasinya, memang ada beberapa pimpinan (Kepala Cabang) yang mungkin dibuat Gemezzh juga ketika ada Pejabat dibawahnya setingkat Kabid atau Kakab yang tidak menjalankan peran tersebut dengan baik.
Tahu-tahu semuanya harus diserahkan ke titah kepala cabang, mulai dari ide awal dan implementasi, seolah-olah ada rasa takut atau mungkin minder yah untuk coba mengorkestra sebuah tim mininya. Akhirnya penilaian terbaca kurang Inisiatif karena semua harus serba disuap dan ditunjukkan jalannya oleh pimpinan.
Padahal kalau semua hal bahkan remeh temehpun harus nunggu titah kepala cabang, bagi kalian yang mendapatkan pimpinan yang lantang pasti akan langsung mereminder kembali, "sebenarnya tugas dan peranmu apa di jabatan itu? Organisasi dan manajemen telah mempercayakan loh, takutnya peranmu gak ada beda dengan pangkat staf pelaksana."
Memberikan kepercayaan lebih banyak kepada bawahan seperti yang dilakukan pak Yus ini disamping untuk mencoba menjalankan prinsip kepemimpinannya, nyatanya beliau seperti turut menyukseskan tujuan organisasi juga yakni melatih dan mempersiapkan lebih banyak bawahan untuk kelak menjadi bersiap menjadi pimpinan selanjutnya. Be The Next Leader
2. Ahhh, Mungkin Hanya Firasatku Saja
Sebelum kegiatan perpisahan kemarin, sebagai orang baru di KC. Gorontalo dan kedudukannya jauh dari kantor cabang (ada di Kakab terjauh pula), awalnya memang saya menduga penilaianku ini tidak objektif
1. Kamu ini tahu apa? kamu kan masih baru apalagi ditempatkan di kabupaten? kamu belum merasakan aja bgmn penderitaan orng-orang yang ada di kantor cabang?
2. Pak Yus itu baik ke orang yang sama-sama kampung aja dari Sulawesi Selatan (Makassar)
3. Pak Yus itu hanya baik ke pejabat setingkat asmen, kalau ke staf mahhh pelit banget
4. dan ragam pertanyaan lainnya yang belum bisa saya buktikan langsung
Akhirnya pada kegiatan perpisahan kemarin, ada banyak hal menarik yang terungkap, bahkan saya sendiripun tidak mengetahui dan mengidentifikasinya selama 11 Bulan ini.
1. Dugaanku benar bahwa pak Yus menerapkan segala hal ini tanpa memandang jabatan dan asal kesukuan. Semua perwakilan Duta Cab Gorontalo mulai dari Kakab, Kabid, Staf, PTT bahkan TAD mengakui kalau Pak Yus ini meninggalkan kesan sangat baik di mata mereka semua. Termasuk perihal Cuti tadi, Salah satu Kakab Senior di Bone Bolango kak Mira bahkan mengatakan selama kiprahnya di BPJS Kesehatan yang sudah belasan tahun di Gorontalo, beliau sudah menghadapi banyak tipe macam pemimpin mulai dari era kolonial sd milenial. (Lanjut hal 3)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Semua pemimpin tentu punya prinsip dan tipikal keunggulan masing2, tapi kalau harus dispesifikkan berbicara perihal ijin cuti saja, Era kepemimpinan Pak Yus yang paling pengertiannya luar biasa, no neko-neko
2. Pak Yus nyatanya sering terlibat aktif dengan ngumpul bersama bawahan misalkan olahraga bareng, nonton bareng, karaoke bareng, bahkan sekedar untuk main game online bersama sampai dengan jam 11 malam ungkap salah satu staf. Khusus main game online bareng ini yang saya masih tidak percaya. Bisa-bisanya ada kacab seperti itu? wkwkkww
Dari sini kita bisa belajar bahwa Pekerjaan dan profesionalitas itu ada batasannya. Di kantor orang-orang respek dengan pimpinan terkait pekerjaan. Namun diluar jam kerja, sebagai manusia kita ini juga tetap memerlukan adanya interaksi positif dengan tetap menjunjung tinggi sikap saling menghargai mulai dari peminatan, hobi dan bergembira bersama (bukan melulu berinteraksi hanya bahas terkait kerjaan saja)
3. Nyatanya Pak Yus tidak direlakan untuk pergi, saya berandai-andai dan coba membuat guyon ke rekan bahwa semisal apabila di BPJS Kesehatan, SK Direksi itu terkait penempatan pimpinan itu tidak ada, lalu proses penempatan sebuah pimpinan itu harus disandarkan pada hasil survey bawahannya maka saya meyakini kalau mayoritas penduduk KC Gorontalo minta beliau diabadikan jabatannya di Gorontalo. wkwkw
Bahkan salah seorang staf yang sebut saja namanya Iman ganteng (memang orangnya agak ganteng sih (masih agak aja yah), tapi sayang memang belum teruji karena masih jomblo sampai dengan sekarang) yang menurut pandangan saya memang banyak terkagum-kagum dengan model kepemimpinan Pak Yus. Kenapa demikian? yah, karena setiap kali saya ngobrol ke dia perihal pak yus ini udah bakal pindah, Iman ini selalu menampakkan rasa tidak kerelaannya untuk berpisah. wkwkkw
Sampai-sampai di survey eos, dia menuangkan dalam satu kolom pertanyaan dari organisasi dimana pertanyaannya berbunyi: Sebutkan 3 hal yang sudah baik di BPJS Kesehatan menurut anda? dia menulis 1. Benefit; 2. Sarana dan Prasarana; dan 3. Kepala cabang Gorontalo😂 🤣
Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, apakah dia berpikir bahwa dengan menuangkan isi hatinya di survey eos itu maka pak Yus tidak akan pindah dari Gorontalo? tapi apapun dasar alasannya itu, sebenarnya itu menunjukkan sebuah bentuk kecintaan dan kerinduan sebuah bawahan kepada atasannya.
4. Semua orang yang hadir di ruangan perpisahan itu tak terasa menitikkan air mata ketika mendengar semua perwakilan pesan dan kesan, dan kemudian akhirnya memuncak ketika salah seorang Driver TAD menyampaikan kesan dan pesannya dihadapan semua pegawai dan meminta diberikan sekali kesempatan terakhir saja untuk memeluk Bapak kacab. Bayangkan betapa dalamnya kesan yang ditinggalkan oleh Pak Yus, sekelas TAD pun dibuat terharu dan nangis, padahal perawakan TAD itu sangat maskulin dan kelihatan tegar. Saya menduga dia itu hanya mengeluarkan air matanya dibeberapa kejadian/ peristiwa monumental dalam hidupnya aja.
3. Mengapa Pola Mutasi Manajer ke Atas Itu Ada di 3 Tahun?😎
Awal mula saya masuk di Gorontalo pada Februari 2022 kmrin, pertanyaan yang paling saya cari tahu adalah sudah berapa lama Bapak Kacab berdinas di Gorontalo? dan katanya sudah menjelang 3 tahun pada waktu itu.
Saya langsung berpikir, bahwa sepertinya saya tidak akan lama bergabung dengan tim Pak Yus ini karena gak lama lagi beliau pasti akan kena mutasi/ promosi. Udah mau 3 Tahun kok
Yah, kita banyak mendengar dari cerita pimpinan kita bahwa mode interval waktu jabatan setingkat manajer ke atas itu biasanya diatur maks 3 Tahun udah harus bergeser lagi di tempat baru, meskipun ada juga kita mendengar ada beberapa manajer yang digeser padahal belum cukup 3 tahun. (Lanjut hal 4)
2. Pak Yus nyatanya sering terlibat aktif dengan ngumpul bersama bawahan misalkan olahraga bareng, nonton bareng, karaoke bareng, bahkan sekedar untuk main game online bersama sampai dengan jam 11 malam ungkap salah satu staf. Khusus main game online bareng ini yang saya masih tidak percaya. Bisa-bisanya ada kacab seperti itu? wkwkkww
Dari sini kita bisa belajar bahwa Pekerjaan dan profesionalitas itu ada batasannya. Di kantor orang-orang respek dengan pimpinan terkait pekerjaan. Namun diluar jam kerja, sebagai manusia kita ini juga tetap memerlukan adanya interaksi positif dengan tetap menjunjung tinggi sikap saling menghargai mulai dari peminatan, hobi dan bergembira bersama (bukan melulu berinteraksi hanya bahas terkait kerjaan saja)
3. Nyatanya Pak Yus tidak direlakan untuk pergi, saya berandai-andai dan coba membuat guyon ke rekan bahwa semisal apabila di BPJS Kesehatan, SK Direksi itu terkait penempatan pimpinan itu tidak ada, lalu proses penempatan sebuah pimpinan itu harus disandarkan pada hasil survey bawahannya maka saya meyakini kalau mayoritas penduduk KC Gorontalo minta beliau diabadikan jabatannya di Gorontalo. wkwkw
Bahkan salah seorang staf yang sebut saja namanya Iman ganteng (memang orangnya agak ganteng sih (masih agak aja yah), tapi sayang memang belum teruji karena masih jomblo sampai dengan sekarang) yang menurut pandangan saya memang banyak terkagum-kagum dengan model kepemimpinan Pak Yus. Kenapa demikian? yah, karena setiap kali saya ngobrol ke dia perihal pak yus ini udah bakal pindah, Iman ini selalu menampakkan rasa tidak kerelaannya untuk berpisah. wkwkkw
Sampai-sampai di survey eos, dia menuangkan dalam satu kolom pertanyaan dari organisasi dimana pertanyaannya berbunyi: Sebutkan 3 hal yang sudah baik di BPJS Kesehatan menurut anda? dia menulis 1. Benefit; 2. Sarana dan Prasarana; dan 3. Kepala cabang Gorontalo
Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, apakah dia berpikir bahwa dengan menuangkan isi hatinya di survey eos itu maka pak Yus tidak akan pindah dari Gorontalo? tapi apapun dasar alasannya itu, sebenarnya itu menunjukkan sebuah bentuk kecintaan dan kerinduan sebuah bawahan kepada atasannya.
4. Semua orang yang hadir di ruangan perpisahan itu tak terasa menitikkan air mata ketika mendengar semua perwakilan pesan dan kesan, dan kemudian akhirnya memuncak ketika salah seorang Driver TAD menyampaikan kesan dan pesannya dihadapan semua pegawai dan meminta diberikan sekali kesempatan terakhir saja untuk memeluk Bapak kacab. Bayangkan betapa dalamnya kesan yang ditinggalkan oleh Pak Yus, sekelas TAD pun dibuat terharu dan nangis, padahal perawakan TAD itu sangat maskulin dan kelihatan tegar. Saya menduga dia itu hanya mengeluarkan air matanya dibeberapa kejadian/ peristiwa monumental dalam hidupnya aja.
3. Mengapa Pola Mutasi Manajer ke Atas Itu Ada di 3 Tahun?
Awal mula saya masuk di Gorontalo pada Februari 2022 kmrin, pertanyaan yang paling saya cari tahu adalah sudah berapa lama Bapak Kacab berdinas di Gorontalo? dan katanya sudah menjelang 3 tahun pada waktu itu.
Saya langsung berpikir, bahwa sepertinya saya tidak akan lama bergabung dengan tim Pak Yus ini karena gak lama lagi beliau pasti akan kena mutasi/ promosi. Udah mau 3 Tahun kok
Yah, kita banyak mendengar dari cerita pimpinan kita bahwa mode interval waktu jabatan setingkat manajer ke atas itu biasanya diatur maks 3 Tahun udah harus bergeser lagi di tempat baru, meskipun ada juga kita mendengar ada beberapa manajer yang digeser padahal belum cukup 3 tahun. (Lanjut hal 4)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Tapi kenapa sih harus 3 tahun? Selain daripada alasan dan pertimbangan kebutuhan yang dihitung oleh organisasi dan manajemen yang tentu tidak kita ketahui, konon kata senior-senior, hal ini juga dilakukan agar meminimalisir terjadinya conflict of interest (benturan kepentingan), kebayang dong yah ketika kita lama memimpin di suatu daerah itu dimana kita udah akrab banget dengan pemda, direktur RS, dll.
Bentuk kedekatan ini memang ada manfaatnya dimana komunikasi akan semakin lancar demi pemenuhan target. Tapi sebenarnya hal ini juga menyimpan sebuah potensi bahaya luar biasa dimana bisa saja karena kedekatan itulah nanti lama-lama timbul sebuah chemistry dimana seharusnya kita memberikan teguran ke pihak eksternal tersebut ketika dia melakukan kesalahan, tapi dengan alasan udah kenal lama akhirnya timbul rasa simpati, tidak enakan dll. Ujung-ujungnya pengambilan keputusan tidak menjadi objektif lagi dan tidak profesional.
Begitupun dengan konflik kepentingan ke dalam Internal, ditakutkan karena sudah lama jadi kepala cabangnya, nanti takutnya ada penilaian yang kurang obyektif lagi ke atasan atau sebaliknya ke bawahan yang sudah lama berinteraksi/ kenal. Mungkin udah ada blacklist di beberapa orang yang boleh jadi pernah punya masalah pribadi, dll.
Bisa saja juga sudah ada rekan staf yang sebenarnya sudah lama menunjukkan demotivasi dengan atasan itu, dan menunggu nahkodanya yang baru untuk kemudian bangkit berkarya lagi, dsbgnya. Begitupun orang-orang yang lagi menunjukkan tren motivasi kuat di masanya yang sudah harus bersiap ditantang kembali bagaimana dia harus tetap menjaga ritme positifnya tersebut di bawah kendali sang nahkoda yang baru.
Organisasi memang perlu melatih para Duta BPJS Kesehatan untuk kuat di manajemen perubahannya, cepat beradaptasi kembali dengan pergantian pimpinan/ tim yang baru, tidak terjebak di zona nyaman dengan pola-pola yang lama (negatif maupun positif), kesemua hal ini akan menguntungkan BPJS Kesehatan yang akhirnya semakin mengukuhkan diri sebagai sebuah organisasi yang kuat dan bertumbuh positif ke depannya.
Pada akhirnya saya pribadi mengucapkan banyak selamat kepada Pak Yus atas amanah barunya di Kepwil IX, saya dan semua orang yang telah menerima sentuhan positif selama ini tentu akan mendoakan semoga kelak kita bisa bergabung dengan tim baru yang lain lagi nantinya.
Kini kami pun telah bersiap kembali berlabuh dengan Nahkoda yang baru dengan racikan bumbu yang mungkin saja berbeda, Ibarat restoran nasi goreng, Lain Koki Tentu Lain Masakan, ada koki yang suka banyak manisnya, ada juga koki yang suka bumbu pedas atau kecut dikit. Tapi kita semua yakin, muaranya tetap satu yakni demi pencapaian target organisasi BPJS Kesehatan. Gorontalo siap gaskann
Salam Hormatku🫡
Muhlis Amiruddin (mumu)
Bentuk kedekatan ini memang ada manfaatnya dimana komunikasi akan semakin lancar demi pemenuhan target. Tapi sebenarnya hal ini juga menyimpan sebuah potensi bahaya luar biasa dimana bisa saja karena kedekatan itulah nanti lama-lama timbul sebuah chemistry dimana seharusnya kita memberikan teguran ke pihak eksternal tersebut ketika dia melakukan kesalahan, tapi dengan alasan udah kenal lama akhirnya timbul rasa simpati, tidak enakan dll. Ujung-ujungnya pengambilan keputusan tidak menjadi objektif lagi dan tidak profesional.
Begitupun dengan konflik kepentingan ke dalam Internal, ditakutkan karena sudah lama jadi kepala cabangnya, nanti takutnya ada penilaian yang kurang obyektif lagi ke atasan atau sebaliknya ke bawahan yang sudah lama berinteraksi/ kenal. Mungkin udah ada blacklist di beberapa orang yang boleh jadi pernah punya masalah pribadi, dll.
Bisa saja juga sudah ada rekan staf yang sebenarnya sudah lama menunjukkan demotivasi dengan atasan itu, dan menunggu nahkodanya yang baru untuk kemudian bangkit berkarya lagi, dsbgnya. Begitupun orang-orang yang lagi menunjukkan tren motivasi kuat di masanya yang sudah harus bersiap ditantang kembali bagaimana dia harus tetap menjaga ritme positifnya tersebut di bawah kendali sang nahkoda yang baru.
Organisasi memang perlu melatih para Duta BPJS Kesehatan untuk kuat di manajemen perubahannya, cepat beradaptasi kembali dengan pergantian pimpinan/ tim yang baru, tidak terjebak di zona nyaman dengan pola-pola yang lama (negatif maupun positif), kesemua hal ini akan menguntungkan BPJS Kesehatan yang akhirnya semakin mengukuhkan diri sebagai sebuah organisasi yang kuat dan bertumbuh positif ke depannya.
Pada akhirnya saya pribadi mengucapkan banyak selamat kepada Pak Yus atas amanah barunya di Kepwil IX, saya dan semua orang yang telah menerima sentuhan positif selama ini tentu akan mendoakan semoga kelak kita bisa bergabung dengan tim baru yang lain lagi nantinya.
Kini kami pun telah bersiap kembali berlabuh dengan Nahkoda yang baru dengan racikan bumbu yang mungkin saja berbeda, Ibarat restoran nasi goreng, Lain Koki Tentu Lain Masakan, ada koki yang suka banyak manisnya, ada juga koki yang suka bumbu pedas atau kecut dikit. Tapi kita semua yakin, muaranya tetap satu yakni demi pencapaian target organisasi BPJS Kesehatan. Gorontalo siap gaskann
Salam Hormatku
Muhlis Amiruddin (mumu)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Ijin share sedikit informasi terkait cara kerja debt collector. Semoga bermanfaat
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
MOTIVASI SENIN 🔥 👍
Disadur dari The HR Diary
1) Jangan menunggu menjadi hebat untuk memulai. Mulailah menjadi hebat mulai hari ini. Video editan pertamamu tidak akan langsung bagus. Buku/ Tulisan pertamamu tidak akan langsung menarik. Jangan sia-siakan potensimu hanya karena kamu berpikir bahwa kamu ini belum siap. Jika kamu tidak memulainya sekarang maka kamu tidak dapat mengambil hal-hal penting buat pembelajaran di sepanjang perjalanan yang akan membantumu mencapai tujuan.
2) Berpikirlah lebih besar. Orang-orang yang cukup gila untuk berpikir mereka dapat mengubah dunia adalah orang-orang yang melakukannya.
3) Jangan bergerak hanya ketika ada masalah. Tapi bergeraklah oleh impianmu.
4) Terus belajar dan kemudian berinovasilah dari apa yang kamu pelajari. Usaha itu penting, peningkatan yang kamu buat sepanjang perjalanan sama pentingnya dengan mencapai hasil akhir. Sukses bukan tentang siapa yang memiliki lebih banyak bakat, tetapi siapa yang lebih lapar untuk melampaui batas.
5) Jangan pernah menyerah. Bill Gates menunjukkan Rencananya kepada 1200 orang. Ada 900 orang yang mengatakan tidak, dan hanya 300 orang yang menunjukkan minatnya (11 diantaranya berhasil menjadi miliarder)
6) Ciptakan keberuntunganmu sendiri. Jaringan dan relasimu adalah kekayaan/ investasi bersihmu. Jaringan dapat membuka banyak pintu untukmu. Coba bertemanlah yang banyak bahkan sebelum kamu membutuhkan bantuannya.
7) Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalanmu. Menyalahkan orang lain adalah mekanisme bawah sadar untuk menghindari tanggung jawab dan menghindari beberapa kebenaran tentang dirimu sendiri. Kesuksesan atau kegagalan kamu dalam hidup atau di tempat kerja bukanlah tentang orang lain. Kamu tidak akan tumbuh ketika kamu selalu menyalahkan orang lain. Semakin banyak rintangan yang kamu atasi, maka semakin kuatlah kamu nantinya. Ketika kamu tidak lagi mampu mengubah situasi, maka coba rubahlah dirimu sendiri. Kecerdasan adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan.
8) Tidak apa-apa jika idolamu mengabaikanmu, atau seseorang tidak menghargaimu. Beberapa orang tidak akan mengenali dengan mudah terkait nilai dan bakatmu. Seorang Profesor memberi tahu Fred Smith bahwa ide bisnisnya tidak akan berhasil (ide Fred adalah Fedex). Walt Disney dipecat dari perusahaan surat kabar karena kurang imajinasi. Selalu ada bunga untuk seseorang yang ingin melihatnya. Teruslah bekerja dengan baik sampai idolamu kelak menjadi rekan atau sainganmu.
#Inisiatif #inspirasi #positifvibes
Disadur dari The HR Diary
1) Jangan menunggu menjadi hebat untuk memulai. Mulailah menjadi hebat mulai hari ini. Video editan pertamamu tidak akan langsung bagus. Buku/ Tulisan pertamamu tidak akan langsung menarik. Jangan sia-siakan potensimu hanya karena kamu berpikir bahwa kamu ini belum siap. Jika kamu tidak memulainya sekarang maka kamu tidak dapat mengambil hal-hal penting buat pembelajaran di sepanjang perjalanan yang akan membantumu mencapai tujuan.
2) Berpikirlah lebih besar. Orang-orang yang cukup gila untuk berpikir mereka dapat mengubah dunia adalah orang-orang yang melakukannya.
3) Jangan bergerak hanya ketika ada masalah. Tapi bergeraklah oleh impianmu.
4) Terus belajar dan kemudian berinovasilah dari apa yang kamu pelajari. Usaha itu penting, peningkatan yang kamu buat sepanjang perjalanan sama pentingnya dengan mencapai hasil akhir. Sukses bukan tentang siapa yang memiliki lebih banyak bakat, tetapi siapa yang lebih lapar untuk melampaui batas.
5) Jangan pernah menyerah. Bill Gates menunjukkan Rencananya kepada 1200 orang. Ada 900 orang yang mengatakan tidak, dan hanya 300 orang yang menunjukkan minatnya (11 diantaranya berhasil menjadi miliarder)
6) Ciptakan keberuntunganmu sendiri. Jaringan dan relasimu adalah kekayaan/ investasi bersihmu. Jaringan dapat membuka banyak pintu untukmu. Coba bertemanlah yang banyak bahkan sebelum kamu membutuhkan bantuannya.
7) Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalanmu. Menyalahkan orang lain adalah mekanisme bawah sadar untuk menghindari tanggung jawab dan menghindari beberapa kebenaran tentang dirimu sendiri. Kesuksesan atau kegagalan kamu dalam hidup atau di tempat kerja bukanlah tentang orang lain. Kamu tidak akan tumbuh ketika kamu selalu menyalahkan orang lain. Semakin banyak rintangan yang kamu atasi, maka semakin kuatlah kamu nantinya. Ketika kamu tidak lagi mampu mengubah situasi, maka coba rubahlah dirimu sendiri. Kecerdasan adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan.
8) Tidak apa-apa jika idolamu mengabaikanmu, atau seseorang tidak menghargaimu. Beberapa orang tidak akan mengenali dengan mudah terkait nilai dan bakatmu. Seorang Profesor memberi tahu Fred Smith bahwa ide bisnisnya tidak akan berhasil (ide Fred adalah Fedex). Walt Disney dipecat dari perusahaan surat kabar karena kurang imajinasi. Selalu ada bunga untuk seseorang yang ingin melihatnya. Teruslah bekerja dengan baik sampai idolamu kelak menjadi rekan atau sainganmu.
#Inisiatif #inspirasi #positifvibes
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Salam INISIATIF ✅
ATE FM #edisi16
Kata programming mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Programming sangat erat kaitannya dengan industri IT. Banyak hal yang telah dihasilkan dari programming yang saat ini sudah jadi konsumsi kita sehari-hari, seperti produk-produk microsoft, facebook, apple dan lain sebagainya.
Programming secara sederhana yaitu “menginstruksikan atau memerintahkan komputer untuk melakukan berbagai tugas”, yang berarti memberikan instruksi kepada komputer dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer yang disebut sebagai bahasa pemrograman.
Mengapa kita semua termasuk Duta BPJS Kesehatan perlu membekali diri dengan belajar pemrograman? yup, selain akan menjadi nilai tambahmu, kelak ilmu ini juga akan mengantarkan kita semua untuk mengeluarkan ata meluncurkan ide atau inovasi yang akan menunjang produktivitas sehari-hari kita semua di kantor. Gimana? kalian siap gak?
Nah spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi tersebut secara fun and meaningful pada Live ATE FM edisi 16 bersama Kakak @Tidakviar yang dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @siapkeluarangkasa🥳
Mau nitip pesan, request lagu atau sekedar request tema dan narasumber edisi selanjutnya, Silakan meluncur ke link berikut ini🤩 👍
ATE FM #edisi16
Kata programming mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Programming sangat erat kaitannya dengan industri IT. Banyak hal yang telah dihasilkan dari programming yang saat ini sudah jadi konsumsi kita sehari-hari, seperti produk-produk microsoft, facebook, apple dan lain sebagainya.
Programming secara sederhana yaitu “menginstruksikan atau memerintahkan komputer untuk melakukan berbagai tugas”, yang berarti memberikan instruksi kepada komputer dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer yang disebut sebagai bahasa pemrograman.
Mengapa kita semua termasuk Duta BPJS Kesehatan perlu membekali diri dengan belajar pemrograman? yup, selain akan menjadi nilai tambahmu, kelak ilmu ini juga akan mengantarkan kita semua untuk mengeluarkan ata meluncurkan ide atau inovasi yang akan menunjang produktivitas sehari-hari kita semua di kantor. Gimana? kalian siap gak?
Nah spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi tersebut secara fun and meaningful pada Live ATE FM edisi 16 bersama Kakak @Tidakviar yang dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @siapkeluarangkasa
Mau nitip pesan, request lagu atau sekedar request tema dan narasumber edisi selanjutnya, Silakan meluncur ke link berikut ini
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Apakah anda mempunyai aspirasi terkait:
1. Usulan Narsum
2. Usulan Model
3. Usulan Tema/ Materi
4. Usulan Challenge/ Kuis
5. Usulan Tajuk Kegiatan
6. Usulan lain-lain
Silakah drop semua apapun aspirasimu buat ATE pada link di bawah ini yah, thank you🥳 🥳
Link Kotak Saran ATE
1. Usulan Narsum
2. Usulan Model
3. Usulan Tema/ Materi
4. Usulan Challenge/ Kuis
5. Usulan Tajuk Kegiatan
6. Usulan lain-lain
Silakah drop semua apapun aspirasimu buat ATE pada link di bawah ini yah, thank you
Link Kotak Saran ATE
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
👍1
MENCARI JALAN KREATIF
www.timur-angin.com
Di masa sekolah, dia tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Dia hanya mencoret-coret dari bangku belakang. Dia cuma tertarik pada dua pelajaran: kesenian dan jam kosong. Dia tenggelam dalam imajinasinya, lalu menuangkannya menjadi gambar, kartun, dan karikatur.
Bagi Wahyu Aditya, sekolah telah membunuh kreativitas. Sekolah membunuh imajinasinya. Sekolah tidak memberi ruang bagi jalan kreatif. Sekolah tidak menyediakan surga imajinasi bagi seseorang yang suka menggambar. Sekolah ibarat pabrik yang mengubah semua orang jadi satu warna.
Saat lulus sekolah, Wahyu berkelana sejauh-jauhnya demi mengikuti jalan kreatif. Di Jepang, dia tercengang. Di mana-mana, dia melihat karakter kartun dan animasi. Orang Jepang menyebutnya manga. Bahkan orang Jepang menjadikan Osamo Tezuka menjadi pahlawan. Osamu Tezuka adalah sosok yang melahirkan karakter Astro Boy, Buddha, dan Kimba the White Lion.
Di Inggris, dia melihat berbagai bangunan kreatif. Ada bangunan yang bentuknya seperti terong. Dia membayangkan kenapa kita tidak membuat bangunan yang bentuknya seperti petai. Dia sempat terheran-heran ketika melihat pergantian shift jaga di istana dikemas menjadi tontonan wisata.
Wahyu adalah tipe pembelajar yang tak pernah puas. Dia terus-menerus menantang dirinya. Mulanya dia hanya membuat komik tentang teman sekelasnya. Dia lalu menekuni animasi dan berbagai produk kreatif. Coretan- coretannya menjadi animasi untuk video klip lagu Bayangkanlah dari Padi.
Dia berani berpikir dari sisi berbeda. Dia menggambar ulang karakter Gatot Kaca dan laris manis saat dicetak di kaos. Dia membuat brand nasionalisme untuk produk kaos. Di antaranya penari Bali yang digambar seperti kartun ala Jepang, yang matanya besar. Dia memasarkan desain kaos bertemakan nasionalisme hingga ke mancanegara.
Tak berhenti di situ, dia membuat kelas-kelas pelatihan animasi yang menjadi wadah belajar para pembuat animasi. Dia menularkan virus kreativitas yakni melihat sesuatu dari sisi berbeda. Dia ingin orang-orang kembali menjadi anak kecil yang bebas prasangka, penuh imajinasi, serta melahirkan banyak karya.
Dia juga membuat HelloFest, festival yang menghadirkan banyak massa dengan berbagai kostum unik ala kartun atau animasi. HelloFest menjadi festival cosplay terbesar di dunia dan dikunjungi hingga puluhan ribu orang. Berbagai sponsor besar masuk dan mendanai program HelloFest.
Dalam buku berjudul Sila Ke-6 Kreatif Sampai Mati, dia memaparkan banyak kiat untuk menjadi orang kreatif. Di antaranya adalah lakukan hal spontan. Sering-sering melakukan hal spontan, saat imajinasi sedang bersarang.
Dia mencontohkan, saat ramai kasus Prita yang diperlakukan tidak adil oleh RS Omni, dia menggambar karikatur Prita yang langsung viral. Desainnya dipakai di mana-mana. Rumus spontanitas dipakainya saat mengambar desain untuk laptop Lenovo.
Dia lalu iseng membuat Kementerian Desain Republik Indonesia. Dia heran kenapa logo pemerintah selalu padi dan kapas. Dia menggambar ulang banyak logo, lalu membagikannya secara gratis di blog yang dikelolanya. Dia membuat branding dirinya melalui blog.
Dia pun membuat desain jas almamater sebab dilihatnya terlalu formal dan kaku. Saat dia menjadi bapak, dia membuat komik untuk anaknya, yang dicetak besar- besaran oleh satu penerbit besar.
Mantra lain darinya adalah “bagaimana kalau.” Dia membuat banyak angan-angan dan membuat peta jalan. Misalnya, bagaimana jika dia membuat proyek yang susah digapai,misalnya membuat klip album Padi. Dia iseng membuat rancangan desain yang dikirim ke Padi, dan ternyata mendapat respon positif. Klip lagu Bayangkanlah mendapatkan banyak anugerah video musik.
Mantra lainnya adalah berani rangkul keterbatasan. Dia memberi contoh pengalamannya membuat animasi dengan bahan-bahan sederhana, yang kemudian menang festival di tingkat internasional. Dia juga mengutip banyak contoh. Baginya, yang terpenting bukan seberapa canggih satu desain dikemas, tapi seberapa orisinil dan kreatif di tengah keterbatasan.
www.timur-angin.com
Di masa sekolah, dia tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Dia hanya mencoret-coret dari bangku belakang. Dia cuma tertarik pada dua pelajaran: kesenian dan jam kosong. Dia tenggelam dalam imajinasinya, lalu menuangkannya menjadi gambar, kartun, dan karikatur.
Bagi Wahyu Aditya, sekolah telah membunuh kreativitas. Sekolah membunuh imajinasinya. Sekolah tidak memberi ruang bagi jalan kreatif. Sekolah tidak menyediakan surga imajinasi bagi seseorang yang suka menggambar. Sekolah ibarat pabrik yang mengubah semua orang jadi satu warna.
Saat lulus sekolah, Wahyu berkelana sejauh-jauhnya demi mengikuti jalan kreatif. Di Jepang, dia tercengang. Di mana-mana, dia melihat karakter kartun dan animasi. Orang Jepang menyebutnya manga. Bahkan orang Jepang menjadikan Osamo Tezuka menjadi pahlawan. Osamu Tezuka adalah sosok yang melahirkan karakter Astro Boy, Buddha, dan Kimba the White Lion.
Di Inggris, dia melihat berbagai bangunan kreatif. Ada bangunan yang bentuknya seperti terong. Dia membayangkan kenapa kita tidak membuat bangunan yang bentuknya seperti petai. Dia sempat terheran-heran ketika melihat pergantian shift jaga di istana dikemas menjadi tontonan wisata.
Wahyu adalah tipe pembelajar yang tak pernah puas. Dia terus-menerus menantang dirinya. Mulanya dia hanya membuat komik tentang teman sekelasnya. Dia lalu menekuni animasi dan berbagai produk kreatif. Coretan- coretannya menjadi animasi untuk video klip lagu Bayangkanlah dari Padi.
Dia berani berpikir dari sisi berbeda. Dia menggambar ulang karakter Gatot Kaca dan laris manis saat dicetak di kaos. Dia membuat brand nasionalisme untuk produk kaos. Di antaranya penari Bali yang digambar seperti kartun ala Jepang, yang matanya besar. Dia memasarkan desain kaos bertemakan nasionalisme hingga ke mancanegara.
Tak berhenti di situ, dia membuat kelas-kelas pelatihan animasi yang menjadi wadah belajar para pembuat animasi. Dia menularkan virus kreativitas yakni melihat sesuatu dari sisi berbeda. Dia ingin orang-orang kembali menjadi anak kecil yang bebas prasangka, penuh imajinasi, serta melahirkan banyak karya.
Dia juga membuat HelloFest, festival yang menghadirkan banyak massa dengan berbagai kostum unik ala kartun atau animasi. HelloFest menjadi festival cosplay terbesar di dunia dan dikunjungi hingga puluhan ribu orang. Berbagai sponsor besar masuk dan mendanai program HelloFest.
Dalam buku berjudul Sila Ke-6 Kreatif Sampai Mati, dia memaparkan banyak kiat untuk menjadi orang kreatif. Di antaranya adalah lakukan hal spontan. Sering-sering melakukan hal spontan, saat imajinasi sedang bersarang.
Dia mencontohkan, saat ramai kasus Prita yang diperlakukan tidak adil oleh RS Omni, dia menggambar karikatur Prita yang langsung viral. Desainnya dipakai di mana-mana. Rumus spontanitas dipakainya saat mengambar desain untuk laptop Lenovo.
Dia lalu iseng membuat Kementerian Desain Republik Indonesia. Dia heran kenapa logo pemerintah selalu padi dan kapas. Dia menggambar ulang banyak logo, lalu membagikannya secara gratis di blog yang dikelolanya. Dia membuat branding dirinya melalui blog.
Dia pun membuat desain jas almamater sebab dilihatnya terlalu formal dan kaku. Saat dia menjadi bapak, dia membuat komik untuk anaknya, yang dicetak besar- besaran oleh satu penerbit besar.
Mantra lain darinya adalah “bagaimana kalau.” Dia membuat banyak angan-angan dan membuat peta jalan. Misalnya, bagaimana jika dia membuat proyek yang susah digapai,misalnya membuat klip album Padi. Dia iseng membuat rancangan desain yang dikirim ke Padi, dan ternyata mendapat respon positif. Klip lagu Bayangkanlah mendapatkan banyak anugerah video musik.
Mantra lainnya adalah berani rangkul keterbatasan. Dia memberi contoh pengalamannya membuat animasi dengan bahan-bahan sederhana, yang kemudian menang festival di tingkat internasional. Dia juga mengutip banyak contoh. Baginya, yang terpenting bukan seberapa canggih satu desain dikemas, tapi seberapa orisinil dan kreatif di tengah keterbatasan.
👍3
Saya sangat menikmati buku ini (Kreatif sampai mati). Isinya penuh dengan provokasi agar orang-orang mengikuti jalan kreatif, jalan paling orisinil, dan sisi paling menyenangkan dalam diri. Tidak semua orang memilih jalan kreatif sebab berani meninggalkan zona nyaman.
Namun mereka yang memilihnya sama paham kalau zona kreatif ibarat pulau indah yang menjadi tujuan semua orang. Di situ, ada diri yang serupa anak kecil sedang bermain dengan gembira.
Namun mereka yang memilihnya sama paham kalau zona kreatif ibarat pulau indah yang menjadi tujuan semua orang. Di situ, ada diri yang serupa anak kecil sedang bermain dengan gembira.
Salam INISIATIF ✅
ATE Edisi 384
Inovasi memiliki banyak arti dan bermacam-macam definisi. O’Sullivan dan Dooley (2009) menyebutkan bahwa inovasi adalah “proses membuat perubahan terhadap sesuatu yang telah mapan melalui introduksi suatu hal baru yang memberikan nilai tambah bagi konsumen”. Sementara Anthony (2013) mendefinisikan inovasi secara lebih sederhana sebagai “sesuatu yang berbeda dan berdampak”.
Bentuk inovasi sangat beragam. Inovasi bisa berupa metode baru untuk meningkatkan mutu/kualitas terhadap suatu program atau barang yang sudah ada. Tetapi inovasi bisa juga berupa gagasan atau barang/hal yang baru atau yang sudah ada tetapi belum diketahui oleh pengadopsi inovasi. Secara singkat dapat ditarik makna bahwa inovasi adalah proses memikirkan dan mengimplementasikan sesuatu yang baru dan berdampak.
Nah spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi terkait inovasi radikal dan inovasi inkremental secara fun and meaningful pada Live ATE #edisi384 bersama kakak @Zakkymw yang dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @putuwandas🥳
ATE Edisi 384
Inovasi memiliki banyak arti dan bermacam-macam definisi. O’Sullivan dan Dooley (2009) menyebutkan bahwa inovasi adalah “proses membuat perubahan terhadap sesuatu yang telah mapan melalui introduksi suatu hal baru yang memberikan nilai tambah bagi konsumen”. Sementara Anthony (2013) mendefinisikan inovasi secara lebih sederhana sebagai “sesuatu yang berbeda dan berdampak”.
Bentuk inovasi sangat beragam. Inovasi bisa berupa metode baru untuk meningkatkan mutu/kualitas terhadap suatu program atau barang yang sudah ada. Tetapi inovasi bisa juga berupa gagasan atau barang/hal yang baru atau yang sudah ada tetapi belum diketahui oleh pengadopsi inovasi. Secara singkat dapat ditarik makna bahwa inovasi adalah proses memikirkan dan mengimplementasikan sesuatu yang baru dan berdampak.
Nah spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi terkait inovasi radikal dan inovasi inkremental secara fun and meaningful pada Live ATE #edisi384 bersama kakak @Zakkymw yang dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @putuwandas
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM