Ask The Experts
1.83K subscribers
4.84K photos
414 videos
188 files
2.98K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
Curiculum Vitae

Nama : dr. Ario Pambudi Trisnowibowo AAK , MKes
TTL : Surabaya, 9 November 1981
Alumni : Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2008
STIE Malang Indonesia Magister Manajemen Kesehatan tahun 2016

Riwayat Pekerjaan :
Okt 2008 s/d Juni 2010 : Staf Verifikator PT Askes KCK Surabaya
Juni 2010 s/d Juni 2013 : Staf Verifikator PT Askes KCU Surabaya
Juni 2013 s/d Juni 2017 : Kasie AK KC Jember
Juni 2017 s/d Januari 2018 : Kabid PMR KC Gresik
Januari 2018 s/d Oktober 2018 : Kacab KC Biak
Oktober 2018 s/d April 2021 : Asisten Deputi PKKC Kepwil Papabar
April 2021 s/d Juni 2022 : Asisten Deputi PKKC Kepwil Sulutenggomalut
Juni 2022 s/d Januari 2023 : Kacab KC Luwuk
Salam INISIATIF

ATE Edisi 383

Pernah mengalami kondisi genting dan mengharuskanmu keluar uang banyak dalam jangka waktu singkat? Tenang, kamu tentu saja tidak sendirian.

Semua orang pasti pernah mengalami kondisi tersebut biasanya untuk keperluan pengeluaran biaya kesehatan, kendaraan rusak, hingga meninggal dunia. Pengeluaran dadakan seperti itu memang harus diwaspadai.

Dana darurat adalah dana yang dipersiapkan untuk keperluan mendesak dengan jangka waktu yang singkat. Mempersiapkan dana darurat memang sangat penting agar tidak mengganggu perencanaan uang lainnya.

Kalau tidak punya dana darurat bisa aja dana pendidikan anak atau dana lainnya yang sudah disiapkan malah terpakai. Karena sifatnya sangat mendadak, dana darurat menjadi pondasi paling awal dalam perencanaan keuangan.

Lalu gimana cara mengelola dana darurat itu?

Nah spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi tersebut secara fun and meaningful pada Live ATE #edisi383 bersama Ibu Yenty Mangi yang dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @farisfr 🥳
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
INSPIRASI JACK MA

Penulis: Yusran Darmawan

Inspirasi bisa datang dari satu kejadian tak terduga. Isaac Newton menemukan ide tentang gravitasi ketika ada apel yang jatuh di depannya. Sebelum Archimedes berteriak “eureka” sebagai tanda menemukan satu ide, dia baru saja masuk ke dalam bak mandi.

Pebisnis terkaya asal Cina, Jack Ma, menemukan nama Alibaba saat berbincang dengan pramugari di pesawat. “Apa kamu tahu tentang Alibaba” tanya Jack Ma. Pramugari itu menjawab Alibaba adalah anak muda dalam kisah 1001 malam yang berhasil mengalahkan 40 penyamun.

Jack Ma merasa ada cahaya yang menyala di kepalanya. Dia memutuskan untuk memakai nama Alibaba sebagai nama bagi e-commerce yang sedang dikembangkannya.

Orang-orang tidak mengetahui bahwa ada pesan penting yang hendak disampaikan Jack Ma. Dalam buku mengenai Jack Ma, yang saya beli dengan harga murah di Big Bad Wolf, saya menemukan kisah lain.

Saat Jack Ma mendirikan startup, dia harus berhadapan dengan raksasa Ebay yang berasal dari Amerika Serikat.

Saya menduga, dia berpikir kalau Ebay serupa para penyamun yang merampok harta-harta milik orang Cina lalu menimbunnya di gua. Mungkin saja dia berasumsi kalau Alibaba akan mengambil harta karun itu dari para penyamun Ebay.

Dia ingin mengalahkan perusahaan Amerika itu, tapi bukan dengan cara menyalahkan pemerintahnya. Bukan juga dengan cara sibuk memaki-maki Amerika. Dia ingin menang dalam satu pertarungan yang fair di arena yang disebut pasar.

Strategi yang disusun Jack Ma terbilang mengesankan. Ebay membuat web dengan tampilan universal dan serba minimalis. Web Ebay terlihat elegan dan rapi, sebagaimana Google. Jack Ma tahu kalau orang Cina suka tampilan yang ‘busy’ atau ramai. Orang Cina suka web yang penuh warna-warni dan padat, sebagaimana reklame di pasar-pasar Shanghai.

Jack Ma membangun web yang sesuai dengan kepribadian orang Cina yang suka ramai dan warna-warni itu. Di Ebay, hanya ada dua kategori yakni “buyers”dan “sellers.” Ini adalah platform global. Maka di web buatan Jack Ma, kategori yang muncul adalah laki-laki dan perempuan. Dia tahu kalau orang Cina merasa nyaman belanja di kamar- kamar yang dibedakan menurut jenis kelamin.

Saya suka cara Jack Ma menggambarkan Ebay sebagai “hiu di lautan.” Dia berkata dengan penuh optimisme: “Ebay maybe a shark in the ocean, but I am a crocodile in the Yangzi river. If we fight in the ocean, we lose. But if we fight in the river, we win.” Ebay mungkin serupa hiu di lautan, tapi saya adalah buaya di Sungai Yangzi. Jika kami bertarung di lautan, saya kalah, Tapi jika kami bertarung di sungai, saya menang.

Semua tahu akhir pertarungan itu. Tahun 2007, Ebay hengkang dari Cina karena babak belur dihantam Alibaba. Keajaiban tak berhenti di situ. Jack Ma mengakuisisi Yahoo. Dia lalu membuka kantor besar di Silicon Valley. Alibaba lebih besar dari Facebook dan Amazon. Dia juga dinobatkan sebagai orang terkaya di Cina.

Saya cukup senang membaca kisah Jack Ma ini. Saya suka membaca cerita tentang orang yang memulai kariernya dari nol. Teralhir dari keluarga miskin, Jack Ma terbiasa dengan segala penderitaan. Bahkan dia pernah melamar kerja hingga 30 kali ke berbagai perusahaan. Dia pun tabah menjalani profesi sebagai guru bahasa Inggris selama enam tahun.

Di waktu senggang, dia membaca berbagai cerita kungfu. Ketika dirinya kaya, dia membuat film pendek tentang dirinya yang bertarung dengan para aktor film kungfu yakni Jet Lee dan Donny Yen.

Saya suka filosofinya tentang uang. Menurutnya, masa terbaik dalam hidupnya adalah ketika masih miskin. Sebab saat itu, dirinya penuh semangat dan motivasi untuk kerja keras. Ketika seseorang mulai kaya, maka berbagai tekanan akan datang. Masalah bermunculan. Tapi, kata Jack Ma, orang kaya akan selalu diperhatikan.

“Ketika kamu miskin, belum sukses, semua kata-kata bijakmu terdengar seperti kentut. Tapi ketika kamu kaya dan sukses, kentutmu terdengar sangat bijak ...

Hahaha. Rasanya ingin memaki. Sialan lu!
Forwarded from Faris FR
MATERI IPOT MAKASSAR.pptx
4.1 MB
COMING SOON 🎉

ATE FM Pekan depan membahas Dunia Programming. 😘🔝
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Perpisahan KC Gorontalo (1)
BERLABUHNYA SANG NAHKODA PHINISI 🫡😇

Kontributor: Muhlis Amiruddin (mumu)

Jum'at pagi kemarin, setiba di bandara, saya langsung bergegas ke kantor cabang untuk mengikuti agenda monev layanan peserta yang kemudian dilanjutkan dengan perpisahan Kepala Cabang Gorontalo Bapak Muh. Yusrizal (Biasa dipanggil Pak Yus) yang akhirnya balik kampung ke Makassar. Alhamdulillah 😍

Saya mendengar kisahnya secara seksama, Ternyata beliau ini sudah 9 Tahun lamanya melanglang buana di kampung orang mulai dari Tanah Papua, kemudian bergerak ke Sumatera Selatan, singgah di Kantor pusat di Jakarta dan akhirnya berkarya di Gorontalo. Mendengar itu, saya seketika langsung menelan ludah, alamakkkk lama juga yah? Saya ini aja yang baru 11 Bulan keluar Kepwil asal, tapi rasanya kok udah banyak tanya-tanya kapan mau dikembalikan. Jika pertanyaan seperti itu juga pernah ada terbersit dipikiran kalian saat ini, maka jawabannya adalah Bersabarlah. Karena semua akan (P)indah pada waktunya 😂

Pengalaman 9 Tahun diluar kampung oleh Pak Yus tersebut nyatanya adalah waktu yang cukup lama yang akhirnya semakin mematangkan pengalaman dan jam terbang beliau dalam memanage banyak tipikal orang baik eksternal maupun internal untuk bagaimana bersatu padu memainkan sebuah irama nada-nada yang harmoni dalam sebuah orkestra kantor cabang.

1. Awalnya Merasa Ada Beda Perlakuan 😁

Sebagai salah seorang pendatang baru di Tanah Gorontalo (baru menginjakkan bulan ke 11), awalnya saya merasa heran jg kok ada Kepala Cabang yang tipikalnya santuy seperti Beliau ini? Contoh sederhananya apa? Disaat terdengar beberapa curahan hati rekan-rekan staf di tempat lain dimana konon ada beberapa pimpinannya dahulu yang super duper ketat dalam mengatur dan mengijinkan bawahannya untuk sekedar mengambil cuti, Beliau (Pak Yus) ini nampaknya fine-fine aja tuh dan gak banyak bertele-tele seperti harus ngecek daftar tugas; harus ada pengaturan pengambilan cuti minimal 3 bulan (atau beberapa bulan) setelah cuti sebelumnya; kamu cuti untuk tujuan apa?; dan banyak macam filterisasi atasan ketika bawahan ingin mengajukan hak cutinya.

Nampaknya yah, karena saya juga masih menduga, Beliau ini berpegang pada prinsip sederhana yakni kalau memang stok cutimu masih ada, yah cuti aja. Asalkan pekerjaan dan tanggung jawab utamamu itu tidak ada kendala. Kalau bisa dipermudah, ngapain dipersulit? Entahlah apa benar alasannya seperti itu 😁

Jika benar pertimbangannya seperti itu, Saya merasa Beliau ini tengah mencoba menjalankan sebuah peran terbaik pimpinan tertinggi di unit kerja dimana perannya lebih banyak ke manajerial dan mitigasi risiko dan tidak perlu lebih banyak fokus ke tataran teknis lagi. Sudah ada Asmen dan staf pelaksana kok, biarkan mereka yang menyusun dan menggambarkan ide dan pendapatnya ke pimpinan.

Pada kenyatannya, jika peran dan tanggung jawab berjalan sebagaimana semestinya. Filterisasi beban kerja itu memang sudah harus diatur dan selesai oleh pejabat dibawahnya yakni kepala bidang/ kepala kabupaten (atasan langsung staf tersebut) setelah berkoordinasi secara maksimal dengan fungsi SDM kantor cabang.

Sementara bagi orang/ bawahan yang ingin mengajukan cuti, tentu juga sudah mengamankan segala hal yang berkaitan dengan fungsi dan tanggung jawabnya selama dia menjalankan cuti. Karena cuti di BPJS Kesehatan ini beda dengan cuti di instansi lainnya, kalau di tempat lain kamu cuti 2 atau 3 hari itu kerjaan rutinmu akan ada yang back up dan selesaikan, tapi kalau di BPJS Kesehatan apalagi kalau sifat jobdescmu ini cukup spesifik, yah pekerjaan itu tidak akan bisa dibantu banyak oleh rekan lainnya, jadi memang otomatis akan kembali ke kamu lagi pada saat masuk kantor pasca cuti.

Ada sebuah fenomena yang terjadi setiap seorang bawahan akan mengajukan cuti, rasanya dianggap cukup wajar jika ada sedikit perasaan ketar-ketir di dalam hati bawahan mengenai apakah permohonan cuti kita ini akan disetujui ataukah harus ditunda dulu oleh pimpinan. (Lanjut hal 2)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM