Lawliet's gf Files
19 subscribers
1.46K photos
60 videos
1 file
265 links
Segala karya @alvie_bot
Kalau mau order chat aja
Download Telegram
Forwarded from KIM YUGYEOM GOT7
-¦✎____YOO INNA
¦
#HEY
╰────────────────•

Peri-angel yang cantik dan baik hati. Bisa di bilang ia adalah guruku. Pesannya hanya beberapa untukku tapi entah mengapa aku merasa pesan itu penting. Kekuatannya ternyata adalah Healing dan Wind power. Dia murah senyum. Sayangnya malam ini juga aku dan Dubu harus bergegas mencari Jaebum di Green Forest. Melihat bagaimana kabar anak itu. Dubu sudah mempunyai cara untuk menenangkan Jackson Wang si penjaga perbatasan Green Forest dan Forbidden Forest.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Forwarded from soon
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from KIM YUGYEOM GOT7
— RUMAH WENDY DI SEBERANG CAFE —
harta wendy diwariskan ke dahyun kim

Akhirnya kami pun sampai di depan rumah Wendy. Para penghuni cafe segera keluar ketika melihatku memapah tubuh Wendy. Dubu berjalan di sebelahku dengan tatapan sedih. Kami berhenti beberapa langkah di depan anak-anak Day6 yang telah diceritakan Jaebum semalam. Perempuan bernama Shannon yang kuketahui seorang demigod juga berdiri di sana. Dan peri yang kucari, Mark Tuan. Mereka semua menatap kami dengan tatapan terkejut dan tidak bisa menerima semua ini.

“Wendy... Sepupuku... Telah meninggal di Forbidden Forest,” ucap Dubu terpatah-patah. Nada bicaranya tegas namun pelan tidak seperti biasanya.

“APA MAKSUDMU? JANGAN— JANGAN MENGARANG! TUBUH SIAPA YANG KAMU BAWA ITU!?” teriak Mark Tuan merasa tidak terima. Pria itu segera berlari menuju Dubu. Ia menarik tubuh Wendy secara paksa. Di tampar-tamparnya pipi wanita itu sambil memanggil-manggil namanya. Menyebut dengan suara miris dan tatapan yang sayu.

#MAGNETIC
Forwarded from KIM YUGYEOM GOT7
Aku melirik Dubu yang hanya terdiam sambil melihat kelakuan sang peri murni. Bisa kulihat ada air mata di pelupuk matanya. Rasanya aku ingin menggenggam tangannya saja tapi aku takut saat aku menggenggam tangannya air matanya malah jatuh tak terbendung. Maka aku pun diam mematung di sana. Menunggu Dubu dapat kembali mengeluarkan suara.

“Aku... Mendapat penglihatan pesan terakhir Wendy. Dia sudah tau kapan kematiannya tapi dia hanya pasrah saat di serang di Forbidden Forest—” jelas Dubu terputus akibat pertanyaan seorang laki-laki.

“Siapa!? Siapa yang menyerangnya!? Aku bahkan belum sempat minta maaf padanya!”

“Brian Hyung sudahlah...” ujar salah seorang yang terlihat paling muda di antara anggota Day6.

“Aku nggak tau siapa yang menyerangnya,” jawab Dubu berbohong. Gadis ini menutupi kesalahan Jackson... Apa ketulusan seperti ini yang di maksud Yoo Inna?

“Saya— Saya akan mencari tau siapa itu,” lirih Mark Tuan. Pria itu lalu berjalan menjauh.

“Bagaimana nasib cafe ini?” tanya anggota termuda Day6, “Oh aku ingat Wendy sempat mengatakan padaku untuk mengecek laci di kamarnya saat ia sudah tiada... Kukira dia cuma bercanda.”

Dubu menatap lelaki itu penuh harap. Benar penglihatan Dubu akan masa depan saat di portal, lelaki itu ternyata bernama Dowoon anggota termuda di Day6. Dia masuk ke kamar Wendy dan keluar untuk memperlihatkan pada kami sebuah diary. Diary yang berisi sebuah sajak dari Wendy tentang hari ini.

Kepemilikan harta Wendy pun jatuh ke tangan Dubu. Meski begitu banyak yang masih tidak menyukai Dubu. Beberapa dari mereka merasa Dubu telah mencuri harta Wendy. Padahal Dubu hanya bersikap bertanggung jawab atas kematian Wendy yang bukan salahnya. Dengan begitu, mulai hari ini pun kami mendekorasi cafe dalam suasana Valentine. Karena besok kami akan benar-benar mengadakan Valentine's Party seperti yang diinginkan almarhum Wendy.

#MAGNETIC
Forwarded from soon
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from KIM YUGYEOM GOT7
Forwarded from KIM YUGYEOM GOT7
— THE SEPERATION —
akankah menjadi pertemuan terakhir kami?

“Jaga dirimu! Aku titip dia ya Shannon?” ujarku pada Shannon yang berdiri di depan rumah Dahyun.

Shannon pun mengangguk sambil tersenyum tipis. Gadis itu masuk ke rumahnya yang berada di sebelah rumah Wendy —yang kini menjadi rumah Dahyun. Saat ini tinggallah aku dan Dahyun yang berdiri hanya berdua di sepanjang gang kecil itu.

“Kamu nggak tau kapan kira-kira bisa kembali?” tanya Dahyun tiba-tiba. Kedua pandangannya mengarah padaku. Terlihat lemah dan sendu. Aku balas menatapnya dalam-dalam.

Kuarahkan tangan kananku menyentuh pipi kirinya. Jari jariku mengelus kulit lembutnya di sana untuk beberapa detik yang cukup lama. Gadis itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut dariku. Kemudian pandangan kami bertemu. Kutarik ia ke dalam dekapanku. Tangannya membalas pelukanku dengan lemah penuh keraguan, takut akan terasa sakit jika mendekapku terlalu erat untuk saat ini.

“Kim Dahyun ...,” panggilku dengan nada yang sangat lembut. Ini pertama kalinya aku memanggilnya dengan nama asli.

Aku dapat melihat di kedua pelupuk matanya, cairan bening itu malah semakin penuh. Ia mendekapku semakin erat. Kakinya sedikit berjinjit lalu menempatkan dagunya pada pundakku. Dipejamkannya lagi kedua matanya, sambil menghirup aroma tubuhku dalam-dalam. Sesulit itukah gadis ini melepasku?

Hatiku terasa mulai panas, tak jauh berbeda dengan kedua netraku. Jantungku berdegup entah jauh lebih cepat atau lebih lambat. Yang kurasakan hanyalah rasa sesak dari sebuah perpisahan ini. Sekuat tenaga bibirku terus membentuk seulas senyuman tipis. Agar berhasil menahan tangis.

Aku melepas pelukan kami lalu kembali menatap gadis itu, “Jangan menangis! Dahyun-ah .... Aku akan kembali.”

Kata-kataku membuatnya benar-benar menangis. Pipinya basah karena cairan itu. Kini aku ingin menghapusnya namun takut membuatnya semakin terisak.

Tapi tak apa, biar inilah menjadi yang terakhir. Tahan dirimu Yugyeom-ah.... Jangan menangis di depan Dahyun!

Aku menarik kepalanya perlahan. Tanpa banyak bicara segera aku mencium keningnya. Tangan kiriku mengelus rambutnya dengan sangat lembut. Hendak menenangkannya namun isak tangis gadis ini malah semakin menjadi. Takut air mataku tak terbendung aku segera mengucap sebuah kalimat perpisahan.

“Selamat tinggal ...,” ucapku lalu tersenyum dan berbalik menjauh.

Aku merasa buruk karena meninggalkannya dengan senyuman. Aku merasa buruk karena membiarkannya menangis. Kata orang perempuan selalu menyukai laki-laki yang membuatnya menangis.

‘Dahyun-ah .... Kalau aku nggak kembali, kuharap kamu mencari yang lebih baik.’

#MAGNETIC
Forwarded from soon
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
°• INTRO ¦¦🍙༉‧₊˚🍋°࿐

♡
¦ 너에게 내 마음이 들킬까 봐
¦ 겁이 나서... ♪♬♪•°

¦ Aku khawatir kau akan
¦ menyadari perasaanku
╰────────────────•

♡
¦ 다가가다 물러났어... ♪♬♪•°

¦ Karena itu aku mulai
¦ mendekatimu namun
¦ kemudian melangkah
¦ mundur
╰────────────────•
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
-`Hellaw-!! Aku ingin menceritakan suatu kisah yang entah romantis atau sedih~🕊
By Wendy AU!rp version...♡
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
♡ PANDUAN CHANNEL‧°࿐
╰──────────────────•

✎ Wendy RV AU!rp version.

✎ Segala media berupa foto, video, lagu, dan sebagainya berasal dari berbagai sumber. Seperti google, instagram, facebook, dll.

✎ Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, ataupun sedikit bahasa daerah.

✎ Untuk pembahasan di luar karakter akan digunakan brackets seperti // [] {} () {🕊}

✎ Sumber asli dari update aktivitas ataupun identitas akan dicantumkan di bagian bawah update.

✎ Karakter yang digunakan tidak ada sangkut pautnya dengan klaim wajah.

✎ Jika ada kesamaan pada alur, latar, ataupun watak dapat disengaja maupun tidak disengaja. Bila diambil dari platform lain/channel lain akan disertakan sumber.

✎ Dilarang keras MENIRU, apalagi melakukan COPY PASTE. Jika kamu terinspirasi, biarkan saya tahu agar tidak terjadi kesalahpahaman diantara ch saya dan ch mu.

✎ Semua karakter yang terkait di dalam ch ini. Sudah mendapat persetujuan dari pihak yang bersangkutan. Jika memang terdapat kemiripan secara kebetulan. Mohon dimaafkan karena cerita dalam channel ini hanyalah fiksi.

✎ Untuk kritik, ataupun saran silakan hubungi @WENDYRV

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
♡ HASTAG‧°࿐
╰───────────────•


🕊~”.¦¦ #BELLE
-> Plot/plotting.
🕊~”.¦¦ #AURORA
-> Daily/sns.
🕊~”.¦¦ #ARIEL
-> Poem/poetry.
🕊~”.¦¦ #CINDERELLA
-> About me and the
other cast.
🕊~”.¦¦ #RAPUNZEL
-> Playlist plot.

“Tak mudah meninggalkanmu namun juga tak mudah untuk tetap di sisimu.”
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
°• WENDY SON ¦¦🍙༉‧₊˚🍋°࿐
♡───────────────────────•

Nick : Wendy (웬디)
Nama : Wendy Son
Tanggal Lahir : 21 Februari 1994
Zodiak : Pisces
Tinggi : 160 cm
Berat : 47 kg
Goldar : O
Instagram: @todayiswendy

..................................................................
🍙•° #CINDERELLA
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
“그만해야 해 난 알면서도”
{Aku harus berhenti, aku tahu ini}

“생각을 멈출 수 없네”
{Namun aku tak bisa berhenti berpikir}

..................................................................

°• TENTANG WENDY ¦¦‧˚🍋࿐
♡───────────────────────•

Kusibakkan tirai jendela kamarku pagi itu. Terlihatlah cerahnya sinar matahari yang memasuki celah-celah jendela kamarku. Aku menatap indahnya halaman rumahku di pagi itu. Entah mengapa aku merasa sedikit aneh. Sejak kejadian semalam aku tak begitu mengingat secara jelasnya. Biar kujelaskan dulu siapa diriku ini.

Wendy Son, yang terlahir pada tanggal 21 Februari 1994. Begitu tertulis di keranjangnya. Ketika tetangga sebelah rumah kecilku menemukanku di dalam sebuah keranjang kecil. Hanya dengan catatan nama dan tanggal lahirku saja. Aku anak yang terbuang. Entah apa alasan kedua orang tuaku menelantarkanku. Meski begitu di lihat dari cara mereka membuangku dengan menyediakan rumah dan keranjang terasa aneh bukan? Ya, dan yang aneh bukan cuma itu. Tunggu dulu, biar kujelaskan hal lainnya sampai selesai.

Aku menyukai hampir segala hal yang manis dan asam. Aku suka cokelat, lemon, boneka, permen dan masih banyak lagi. Terdengar kekanakan bukan? Ya, itu belum seberapa. Aku suka mendengarkan lagu yang sering kudengar di pinggir jalan ketika malam hari. Sebuah band yang seringkali bernyanyi di lingkungan rumahku. Aku juga suka menonton film kartun, princess, pokoknya yang berhubungan dengan dongeng.

Namun, ada juga hal yang kubenci. Aku benci kegelapan. Aku benci sendirian. Aku benci ditinggalkan atau diabaikan. Aku benci dikucilkan dan di bully. Sayangnya aku tidak bisa menjauhi semua hal itu. Aku tetap sering mengalami semua kejadian yang kutulis di atas.

Aku suka di sayang, diperhatikan, aku menyukai tempat sepi. Walaupun begitu, aku tetap tidak suka sendirian.

Sekarang, aku akan membahas kejadian semalam. Aku ini seringkali bisa menjelajah di dunia mimpi. Entah bagaimana aku bertemu seorang peri yang sangat cantik. Peri itu berkilau dalam kegelapan. Saat aku melihatnya ia bilang seharusnya aku tak pernah bertemu dengannya. Tiba-tiba ia melakukan sesuatu padaku semalam. Dan sejak saat itu aku tak ingat lagi apa yang terjadi. Yang kutahu adalah pagi ini kepalaku pusing luar biasa. Lalu perlahan aku mulai menyadarinya, aku memiliki suatu kekuatan yang bernama clairvoyant. Kekuatan melihat segala sesuatu yang ingin kulihat jika aku bisa mengendalikannya.

Sayangnya selain mendapat kekuatan aku tiba-tiba saja juga mempunyai sebuah syndrome. Keunikan yang suka berubah bersikap seperti anak 5 tahun saat sedang kesepian, dalam mood yang buruk, atau saat emosi tak terkendali. Semua hal itu adalah hal yang sering kualami jadi semenjak aku mengalami syndrome peterpan ini. Aku kesulitan dalam menjalani hidup seperti biasa. Namun suatu hari, aku bertemu dengannya yang membantuku dalam hidup yang sulit ini. Walau pria itu juga membuatku mengalami kesulitan yang lainnya.

..................................................................
🍙•° #CINDERELLA
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
아나요 (Let You Know) (OST D-Day)
Wendy (Red Velvet)
“Malam yang indah bukan? Sayangnya juga sedikit menyakitkan. Sedikit saja...”

“Kuberharap luka itu tak melebar, mari dengarkan saja nyanyianku.”


🍙•° #RAPUNZEL
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
“나도 몰래 가는 시선이”
{Tanpa sadar, mataku tertuju padamu}
..................................................................
Forwarded from ~`CHOCOLATE˚.༄
°• PERTEMUAN ¦¦‧˚🍋࿐
♡───────────────────────•

PRANG! Ah menyebalkan! Lagi-lagi syndrome itu menguasai diriku. Aku tak bisa berpikir. Aku terlalu gugup mendengarkan suara-suara dari pikiran orang-orang di cafe ini.

“Itu si Wendy kan? Pfft! Cantik-cantik kok kaya orang bodoh.”

“Wah jadi ini cafe si Wendy yang katanya aneh kaya anak autis itu. Hahaha dari desain cafenya aja udah keliatan childish ga sih?”


“Sayang banget deh... Cantik, manis, tapi ngga punya orang tua. Udah gitu punya penyakit aneh lagi.”

Mereka semua hanya berpikir. Tidak mengucapkannya lewat kata-kata. Tapi aku yang memiliki kekuatan clairvoyant ini bisa mendengar pemikiran mereka dengan sangat jelas.

“Hei, kamu Wendy kan? Kamu nggak apa-apa?”

Aku menolehkan kepalaku lalu menatap wajah pria itu. Ia mengulurkan tangannya dengan lembut ke hadapanku. Seakan ia sedang mendekati seekor kelinci secara perlahan.

.................................................................

🍙•° #BELLE