This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
1. Hubungan Tanpa Status (HTS)
Hubungan tanpa status tidak baik bagi kesehatan hati karena menimbulkan ketidakpastian dan ketidakamanan, yang bisa menyebabkan kecemasan dan stres. Tanpa kejelasan dan komitmen, seseorang mungkin merasa tidak aman dan rentan terhadap kekecewaan, kecemburuan, dan luka hati. Hal ini juga dapat mempengaruhi harga diri dan kepercayaan diri, serta menghalangi seseorang untuk melanjutkan hidup dan menemukan kebahagiaan. Ketidakpastian ini membuat hubungan tersebut menjadi sumber stres emosional yang berkelanjutan, sehingga berdampak negatif pada kesehatan emosional dan mental.
jangan hts ya dek ya
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
2. Ngecrushin Orang Tapi Ga Berani Confess
Ngecrushin orang tapi ga berani mengungkapkan perasaan tidak baik bagi kesehatan hati karena dapat menimbulkan perasaan frustrasi, ketidakpastian, dan stres. Memendam perasaan tanpa pernah mengungkapkannya bisa membuat seseorang terus-menerus berandai-andai tentang kemungkinan yang tidak pernah terjadi, menciptakan rasa cemas dan tidak puas. Selain itu, ketidakjelasan tentang perasaan orang yang disukai dapat menyebabkan kebingungan dan kecemasan, mengganggu kesejahteraan emosional. Ketidakmampuan untuk bergerak maju atau mendapatkan kepastian juga dapat memperburuk situasi, membuat seseorang terjebak dalam perasaan yang tidak tersampaikan dan tidak berkembang.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
3. Ga Disukain Balik
Ga disukain balik sama seseorang yang kita suka dapat berdampak buruk bagi kesehatan hati karena menyebabkan rasa penolakan dan kekecewaan yang mendalam. Perasaan ini dapat menurunkan harga diri dan membuat seseorang merasa kurang berharga atau tidak cukup baik. Penolakan juga bisa menimbulkan stres emosional dan rasa sakit hati, yang sulit untuk diatasi. Rasa kehilangan atau kecewa akibat tidak adanya timbal balik dapat memicu perasaan sedih, cemas, dan ketidakpuasan, yang semuanya berdampak negatif pada kesejahteraan emosional dan mental.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
4. Diselingkuhi
Diselingkuhi sangat tidak baik bagi kesehatan hati karena dapat menyebabkan trauma emosional yang mendalam. Pengkhianatan ini seringkali menimbulkan rasa sakit hati, marah, dan kehilangan kepercayaan, baik terhadap pasangan maupun terhadap diri sendiri. Ketidakpercayaan dan keraguan yang muncul akibat perselingkuhan bisa merusak kepercayaan diri dan menimbulkan rasa tidak aman dalam hubungan. Selain itu, rasa kecewa dan kesedihan yang muncul dapat memicu stres, depresi, dan kecemasan, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional secara keseluruhan. Proses pemulihan dari pengkhianatan ini biasanya membutuhkan waktu dan dukungan emosional yang signifikan.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
5. Jadi korban Pencurian Korek (Curanrek)
Meskipun terlihat sepele, korek diambil oleh teman tongkrongan bisa berdampak negatif pada kesehatan hati karena mencerminkan bentuk kecil dari ketidakjujuran atau kurangnya rasa hormat dalam pertemanan. Kejadian seperti ini bisa membuat seseorang merasa diremehkan atau tidak dihargai, terutama jika hal itu terjadi berulang kali. Perasaan kecewa atau frustrasi yang timbul, meskipun ringan, dapat mengikis kepercayaan dan kenyamanan dalam hubungan sosial. Ketidaknyamanan ini, jika dibiarkan, bisa menumpuk menjadi perasaan tidak enak yang lebih besar dan mengganggu kesejahteraan emosional.
ㅤㅤ🎙️ ⋆ Wah tidak terasa kita sudah berada di penghujung konten yah. Sampai sini apakah diantara kalian termasuk dari salah satu 5 hal tersebut atau semuanya nih? Wkwk jangan sampai terjadi lagi yah, kasihan dong kesehatan hatinya🙈ㅤ
ㅤㅤ🎙️ ⋆ Terimakasih atas perhatian nya semoga konten kali ini dapat bermanfaat yah bagi kalian semua. Kami berdua Alvaro dan Asa pamit undur diri, sampai jumpa di #𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗙𝗬 berikutnya. Dadahh!
ㅤㅤ🎙️ ⋆ Terimakasih atas perhatian nya semoga konten kali ini dapat bermanfaat yah bagi kalian semua. Kami berdua Alvaro dan Asa pamit undur diri, sampai jumpa di #𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗙𝗬 berikutnya. Dadahh!
🎙⋆ Selamat malam temen-temen! gimana kabar kalian hari ini ? Semoga semuanya baik-baik aja ya. Disini kita berdua 𝐁ianca & 𝐒ean akan membawakan #𝗚𝗥𝗔𝗧𝗜𝗙𝗬 yang sangat special di bulan yang bersejarah ini yaitu berjudul "10 PERISTIWA BERSEJARAH DI INDONESIA"
🎙⋆ Gimana nih apakah temen-temen sudah tahu apa saja peristiwa bersejarah yang terjadi di indonesia ? Pasti beberapa dari kalian tidak mengetahui nya kan, oke tanpa menunggu lama lagi mari kita simak bareng yu‼️
🎙⋆ Gimana nih apakah temen-temen sudah tahu apa saja peristiwa bersejarah yang terjadi di indonesia ? Pasti beberapa dari kalian tidak mengetahui nya kan, oke tanpa menunggu lama lagi mari kita simak bareng yu‼️
1. Kedatangan Bangsa Eropa
==============★==============
Dilansir dari buku Sejarah Indonesia Modern (2007) oleh MC Ricklefs, bangsa Eropa yang datang pertama kali di Indonesia adalah Portugis di Malaka tahun 1509. Meski berhasil diusir, Portugis yang dipimpin Alfonso de Albuquerque kembali datang pada 1511 dan menguasai wilayah tersebut.
Belanda baru datang ke Banten pada 1596 dalam ekspedisi Cornelis de Houtman. Mereka membawa banyak rempah-rempah ke Belanda. Pada 1602, terbentuklah Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yang kemudian mengambil alih kekuasaan Portugis.
VOC dibubarkan pada 31 Desember 1799 dan diambil alih pemerintah Belanda. Di sela pendudukan Belanda, terdapat masa Prancis (1800-1811) dan Inggris (1811-1816), baru kemudian diserahkan kembali kepada Belanda.
==============★==============
==============★==============
Dilansir dari buku Sejarah Indonesia Modern (2007) oleh MC Ricklefs, bangsa Eropa yang datang pertama kali di Indonesia adalah Portugis di Malaka tahun 1509. Meski berhasil diusir, Portugis yang dipimpin Alfonso de Albuquerque kembali datang pada 1511 dan menguasai wilayah tersebut.
Belanda baru datang ke Banten pada 1596 dalam ekspedisi Cornelis de Houtman. Mereka membawa banyak rempah-rempah ke Belanda. Pada 1602, terbentuklah Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yang kemudian mengambil alih kekuasaan Portugis.
VOC dibubarkan pada 31 Desember 1799 dan diambil alih pemerintah Belanda. Di sela pendudukan Belanda, terdapat masa Prancis (1800-1811) dan Inggris (1811-1816), baru kemudian diserahkan kembali kepada Belanda.
==============★==============
2. Lahirnya Budi Utomo (1908)
==============★==============
Masih dalam masa penjajahan Belanda, lahirlah organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Budi Utomo didirikan beberapa mahasiswa STOVIA (Sekolah Kedokteran di Jawa). Tokohnya seperti Soetomo dan Wahidin Soedirohoesodo. Lahirnya organisasi ini menjadi tonggak perjuangan kemerdekaan Indonesia.
3. Sumpah Pemuda (1928)
Setelah Budi Utomo, muncul berbagai organisasi, yaitu Tri Koro Dharmo dan organisasi kesukuan, seperti Jong Java, Jong Celebes, hingga Jong Batak. Gagasan untuk menyatukan wilayah Nusantara semakin kuat dan digelarlah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Nama Indonesia semakin dikenal setelah setelah pertemuan ini. Saat itu diperkenalkan pula lagu Indonesia Raya oleh Wage Rudolf Supratman. Para pemuda pun mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai bentuk tekad memerdekakan Indonesia.
==============★==============
==============★==============
Masih dalam masa penjajahan Belanda, lahirlah organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Budi Utomo didirikan beberapa mahasiswa STOVIA (Sekolah Kedokteran di Jawa). Tokohnya seperti Soetomo dan Wahidin Soedirohoesodo. Lahirnya organisasi ini menjadi tonggak perjuangan kemerdekaan Indonesia.
3. Sumpah Pemuda (1928)
Setelah Budi Utomo, muncul berbagai organisasi, yaitu Tri Koro Dharmo dan organisasi kesukuan, seperti Jong Java, Jong Celebes, hingga Jong Batak. Gagasan untuk menyatukan wilayah Nusantara semakin kuat dan digelarlah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Nama Indonesia semakin dikenal setelah setelah pertemuan ini. Saat itu diperkenalkan pula lagu Indonesia Raya oleh Wage Rudolf Supratman. Para pemuda pun mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai bentuk tekad memerdekakan Indonesia.
==============★==============
4. Indonesia Dikuasai Jepang (1942)
==============★==============
Tahun 1942, Jepang menduduki sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Batavia. Akhirnya Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang dengan ditandainya penandatanganan Perjanjian Kalijati pada 8 Maret 1942. Di masa Jepang inilah terjadi perubahan luar biasa dalam perjuangan kemerdekaan.
5. Soekarno Memperkenalkan Pancasila (1 Juni 1945)
Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sidang pertama BPUPKI pertama dibuka 29 Mei 1945. Pada 1 Juni 1945, Soekarno mengusulkan dasar negara Indonesia dengan nama Pancasila.
==============★==============
==============★==============
Tahun 1942, Jepang menduduki sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Batavia. Akhirnya Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang dengan ditandainya penandatanganan Perjanjian Kalijati pada 8 Maret 1942. Di masa Jepang inilah terjadi perubahan luar biasa dalam perjuangan kemerdekaan.
5. Soekarno Memperkenalkan Pancasila (1 Juni 1945)
Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sidang pertama BPUPKI pertama dibuka 29 Mei 1945. Pada 1 Juni 1945, Soekarno mengusulkan dasar negara Indonesia dengan nama Pancasila.
==============★==============
6. Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945)
==============★==============
Meski Jepang sudah berjanji akan memberi kemerdekaan, kalangan pemuda tidak setuju dengan hal itu. Golongan pemuda ingin Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan sendiri.
Dilansir dari situs setneg.go.id, pada dini hari 16 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta terpaksa diculik para pemuda ke Rengasdengklok. Tindakan itu diambil agar Bung Karno segera memproklamasikan kemerdekaan.
7. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945)
Sempat terjadi perdebatan panas di Rengasdengklok. Namun akhirnya Bung Karno setuju memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Mereka kembali ke Jakarta dan berkumpul di rumah Laksamana Maeda yang menjamin keamanan mereka. Di sana mereka menyusun naskah proklamasi dan membuat bendera merah putih.
Kemerdekaan pun diproklamasikan oleh Soekarno di rumahnya, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 WIB.
==============★==============
==============★==============
Meski Jepang sudah berjanji akan memberi kemerdekaan, kalangan pemuda tidak setuju dengan hal itu. Golongan pemuda ingin Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan sendiri.
Dilansir dari situs setneg.go.id, pada dini hari 16 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta terpaksa diculik para pemuda ke Rengasdengklok. Tindakan itu diambil agar Bung Karno segera memproklamasikan kemerdekaan.
7. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945)
Sempat terjadi perdebatan panas di Rengasdengklok. Namun akhirnya Bung Karno setuju memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Mereka kembali ke Jakarta dan berkumpul di rumah Laksamana Maeda yang menjamin keamanan mereka. Di sana mereka menyusun naskah proklamasi dan membuat bendera merah putih.
Kemerdekaan pun diproklamasikan oleh Soekarno di rumahnya, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 WIB.
==============★==============