HI, WE’RE VOSCADE!
23.5K subscribers
2.83K photos
186 videos
360 files
596 links
R!NG OF FIRE USED FOR THE CURRENTS 227 WHEEL. Rotates in the highway’s for road warning Voscade craft 10.06.2022 is bends and the barriers onto. 📲

GLITCH : @VOSCASIDE
SOURCE : @VOSCADEBOT
DOMAIN : @VOSCAMPPSBOT

SWÖRN-GANG “Unity On The Wild Track.”
Download Telegram
         ⌗🐈. Kalau gua boleh ngomong langsung ke orang yang lagi berjuang menerima dirinya, mungkin gua bakal bilang gini.

         ⌗🐈. Pertama, capek itu wajar. Ngerasa ngga cukup, ngerasa beda, atau ngerasa “kenapa gua ngga bisa kayak orang lain” itu hal yang manusia banget. Kamu nggak aneh, kamu lagi jadi manusia.

         ⌗🐈. Kedua, ngga harus langsung menerima semuanya sekaligus. Kadang kita mikir “harus love myself sepenuhnya sekarang juga,” padahal prosesnya pelan. Hari ini mungkin kamu cuma bisa “yaudah, gua ngga terlalu benci diri gua hari ini,” dan itu udah termasuk kemajuan.

         ⌗🐈. Ketiga, jangan terlalu keras sama diri sendiri. Kamu pasti bisa sabar sama orang lain yang lagi struggle, kan? Coba pelan-pelan kasih perlakuan yang sama ke diri kamu sendiri. Kamu juga pantas dipahami, termasuk oleh diri kamu sendiri.

         ⌗🐈. Keempat, nilai diri itu ngga ditentukan dari standar orang lain. Dunia ini rame banget sama ekspektasi, harus begini, harus begitu. Tapi kamu punya versi hidup kamu sendiri. Kamu ngga telat, ngga gagal, kamu lagi di jalan kamu aja.

         ⌗🐈. Dan yang terakhir, tetap berharga bahkan di saat belum merasa utuh. Kamu tetap layak dicintai, dihargai, dan diterima, termasuk oleh diri kamu sendiri. Gapapa kalau sekarang masih berantakan. Pelan-pelan aja. Kamu lagi belajar, bukan gagal.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
         ⌗🍄. Wah, dalam juga yaa. Aku mau ucapin makasih banyak buat kalian berdua atas kata-kata yang hangat dan penuh makna hari ini. Apa yang kalian sampaikan bukan cuma sekadar jawaban atau cerita, tapi juga bisa jadi pelukan kecil untuk orang-orang di luar sana yang lagi berjuang menerima dirinya sendiri.

🍄. Semoga obrolan ini bisa nemenin mereka yang lagi ngerasa sendirian, dan pelan-pelan ngingetin kalau mereka nggak harus sempurna untuk bisa merasa cukup. Karena pada akhirnya, setiap orang punya prosesnya masing-masing, dan itu semua tetap berharga.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
         ⌗🎙. [] Nggak kerasa kita sudah sampai di penghujung obrolan hari ini. Terima kasih banyak untuk kedua narasumber kita yang sudah sharing cerita dan pengalaman yang jujur banget, dan juga buat kalian yang sudah nemenin dari awal sampai akhir.

         ⌗🎙. [] Semoga dari obrolan santai hari ini, ada hal kecil yang bisa kalian ingat. Nggak harus langsung sempurna, pelan pelan aja, yang penting tetap jalan dan jangan berhenti belajar nerima diri sendiri. Sebagai moderator hari ini, Maureen dan Nishrina udah saatnya pamit undur diri, sampai jumpa di podcast selanjutnya. Selamat malam, Voscade!!
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤ
🎙[] Halo, Voskidz !! Gimana kabarnya malam ini? Semoga selalu baik yaa. Di malam Jum’at yang sunyi ini, Hathersón, Aile, dan Revaline bakal nemenin kalian dengan konten berjudul "Kisah Nyata: Siaran Radio Horor." 📻👻

🎙[] Pernah gak sih kalian bayangin, lagi santai denger radio tiba-tiba ada telepon masuk dari seseorang yang seharusnya sudah tidak ada? Cerita yang awalnya terasa biasa, perlahan berubah jadi sesuatu yang mencekam. Yuk, kita simak kisah misteriusnya bareng-bareng.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📻 01. Prolog ❝

── . . Sebuah siaran radio malam hari berjalan seperti biasa. Penyiar berbincang santai dengan pendengar, membaca pesan masuk, dan mencairkan suasana dengan candaan ringan. Tidak ada yang terasa aneh pada awalnya.

Namun semuanya berubah saat sebuah panggilan tak dikenal masuk ke siaran. Suara dari ujung telepon itu terdengar berbeda, membawa nuansa yang tidak biasa, seolah menyimpan sesuatu dari masa lalu sesuatu yang seharusnya sudah lama berakhir.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
☎️ O2. Misteri Penelepon Misterius Di Siaran Radio ❝
── . . Panggilan tersebut berasal dari seorang perempuan yang memperkenalkan dirinya sebagai Nida. Suaranya pelan, berat, dan terdengar seperti sedang menahan tangis yang sudah lama dipendam.

Ia mengatakan ingin menceritakan sebuah kejadian yang terjadi pada dirinya di masa lalu. Namun cara ia berbicara terasa tidak wajar, seolah-olah ia tidak hanya sedang bercerita tapi sedang mengulang kembali sesuatu yang belum benar-benar selesai.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🕰️ O3. Kenangan Tahun 1992 ❝

── . . Nida mulai membawa percakapan kembali ke tahun 1992, saat ia berusia 23 tahun. Malam itu adalah malam menjelang hari raya, dan ia memutuskan untuk keluar rumah meskipun sempat dilarang oleh orang tuanya.

Kepergiannya bukan tanpa alasan. Ia hanya ingin membelikan hadiah ulang tahun untuk ibunya, sebuah tas yang menurutnya sederhana namun berarti. Niat yang tulus itu justru menjadi awal dari kejadian yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
💥 O4. Kecelakaan yang Tak Terduga ❝

── . . Dalam perjalanan pulang, Nida mulai merasakan kejanggalan. Jalan yang biasanya ia lewati terasa lebih gelap dan sepi dari biasanya, seolah suasana di sekitarnya berubah tanpa ia sadari.

Ia terus melaju dengan keyakinan bahwa dirinya berada di jalur yang benar. Namun tanpa disadari, mobil yang dikendarainya melaju lurus hingga akhirnya terjun ke dalam jurang. Dalam keadaan terjebak, ia hanya memikirkan satu hal—hadiah untuk ibunya yang belum sempat ia berikan.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📻 O5. Reaksi Fazziq dan Penonton Live ❝

── . . Kembali ke siaran radio, suara Nida terdengar semakin lemah dan penuh kepanikan. Ia menangis dan memohon kepada penyiar untuk menyampaikan hadiah tersebut kepada ibunya.

Penyiar, Fazziq, terlihat terdiam dan kehilangan kata-kata. Suasana studio yang sebelumnya hidup berubah menjadi sunyi dan tegang. Penonton live yang menyaksikan juga mulai merasakan hal yang sama—perasaan tidak nyaman yang perlahan berubah menjadi ketakutan.
ㅤㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
😈 O6. Pekikan Ketawa Membuat Suasana Berbalik Menjadi Horror ❝

── . . Saat penyiar mencoba memastikan apakah panggilan tersebut masih tersambung, suara Nida tiba-tiba berubah. Tangisannya perlahan menghilang, digantikan oleh suara yang terdengar asing.

Tawa pelan muncul, lalu berubah menjadi pekikan yang melengking dan menusuk. Suasana langsung berubah mencekam, membuat penyiar panik dan reflek mematikan telepon tersebut. Hingga kini, kisah itu masih menyisakan pertanyaan—apakah itu hanya cerita… atau sesuatu yang benar-benar nyata?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤ
🎙[] Ternyata, tidak semua cerita berakhir dengan jawaban yang jelas. Ada yang hanya meninggalkan tanda tanya dan rasa merinding. Kadang hal yang paling menyeramkan bukan apa yang kita lihat, tapi apa yang kita dengar dan tidak bisa dijelaskan. Kalian sendiri gimana, masih berani denger radio sendirian malam ini? 📻👻

🎙[] Gak kerasa kita sudah sampai di akhir cerita. Terima kasih sudah nemenin Hathersón, Aile, dan Revaline malam ini ya Voskidz . Sampai jumpa di konten berikutnya dengan kisah yang gak kalah menarik dan mungkin lebih mencekam. See youu 👋
ㅤㅤ