*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 24.2-30.1 °C, kelembaban udara 44.4-72.3 %, dan tekanan udara 875.9-919.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-35 mm, Durasi : 27.05-166.46 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-30 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.79-20.33 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 Kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Suratno
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 24.2-30.1 °C, kelembaban udara 44.4-72.3 %, dan tekanan udara 875.9-919.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-35 mm, Durasi : 27.05-166.46 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-30 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.79-20.33 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 Kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Suratno
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 20.2-23.8 °C, kelembaban udara 78.2-93.8 %, dan tekanan udara 874.5-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 26, Amplitudo : 2-36 mm, Durasi : 27.44-139.59 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-14 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 10.57-39.26 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 23 mm, Durasi : 26.89 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 20.2-23.8 °C, kelembaban udara 78.2-93.8 %, dan tekanan udara 874.5-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 26, Amplitudo : 2-36 mm, Durasi : 27.44-139.59 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-14 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 10.57-39.26 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 23 mm, Durasi : 26.89 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*INFO BADAN GEOLOGI*
📣 Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 18 - 24 September 2026*
📬 Untuk menyimak laporan lengkap perkembangan aktivitas Gunung Merapi dapat dilihat pada tautan berikut:
https://s.id/laporan-mingguan-merapi
✨Tetap patuhi rekomendasi yaa!
📣 Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 18 - 24 September 2026*
📬 Untuk menyimak laporan lengkap perkembangan aktivitas Gunung Merapi dapat dilihat pada tautan berikut:
https://s.id/laporan-mingguan-merapi
✨Tetap patuhi rekomendasi yaa!
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.6-21.5 °C, kelembaban udara 84.5-93.3 %, dan tekanan udara 875.8-919.3 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-9 mm, Durasi : 57.1-130.26 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 29, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 13.23-40.94 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.6-21.5 °C, kelembaban udara 84.5-93.3 %, dan tekanan udara 875.8-919.3 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-9 mm, Durasi : 57.1-130.26 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 29, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 13.23-40.94 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur. Suhu udara 17.1-30.1 °C, kelembaban udara 72-93.3 %, dan tekanan udara 874.5-919.3 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 68, Amplitudo : 2-36 mm, Durasi : 27.05-166.46 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 84, Amplitudo : 2-52 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 7.79-54.72 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 23 mm, Durasi : 26.89 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 Kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
25-09-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur. Suhu udara 17.1-30.1 °C, kelembaban udara 72-93.3 %, dan tekanan udara 874.5-919.3 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 68, Amplitudo : 2-36 mm, Durasi : 27.05-166.46 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 84, Amplitudo : 2-52 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 7.79-54.72 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 23 mm, Durasi : 26.89 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 Kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.1-19.5 °C, kelembaban udara 82.1-87.1 %, dan tekanan udara 875.3-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 22, Amplitudo : 2-34 mm, Durasi : 28.66-128.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 14.39-36.03 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, Durasi : 30.35 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 12 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 120.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 17.1-19.5 °C, kelembaban udara 82.1-87.1 %, dan tekanan udara 875.3-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 22, Amplitudo : 2-34 mm, Durasi : 28.66-128.25 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 14.39-36.03 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, Durasi : 30.35 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 12 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 120.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 24.7-29.6 °C, kelembaban udara 48.2-69.3 %, dan tekanan udara 875.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-17 mm, Durasi : 32.4-114.1 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 9.95-48.03 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 24.7-29.6 °C, kelembaban udara 48.2-69.3 %, dan tekanan udara 875.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-17 mm, Durasi : 32.4-114.1 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 9.95-48.03 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 20.9-22 °C, kelembaban udara 61-92.9 %, dan tekanan udara 873.5-917 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 20, Amplitudo : 2-22 mm, Durasi : 84.01-175.13 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 30, Amplitudo : 2-30 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 10.18-33.78 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 20.9-22 °C, kelembaban udara 61-92.9 %, dan tekanan udara 873.5-917 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 20, Amplitudo : 2-22 mm, Durasi : 84.01-175.13 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 30, Amplitudo : 2-30 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 10.18-33.78 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Sabtu, 26/09/2026
- Pukul 20:34 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 48,66 mm durasi 129,64 detik mengarah ke selatan (Kali Boyong).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Sabtu, 26/09/2026
- Pukul 20:34 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 48,66 mm durasi 129,64 detik mengarah ke selatan (Kali Boyong).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Video awan panas guguran di Gunung Merapi Sabtu, 26/09/2026
- Pukul 20:34 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 48,66 mm durasi 129,64 detik mengarah ke selatan (Kali Boyong).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Video awan panas guguran di Gunung Merapi Sabtu, 26/09/2026
- Pukul 20:34 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 48,66 mm durasi 129,64 detik mengarah ke selatan (Kali Boyong).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18.8 °C, kelembaban udara 96.5 %, dan tekanan udara 875.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 48 mm, Durasi : 129.64 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-9 mm, Durasi : 43.84-200.42 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 12.2-49.77 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 5 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 56.48 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali awan panas guguran ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Teramati 2 kali guguran lava ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18.8 °C, kelembaban udara 96.5 %, dan tekanan udara 875.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 48 mm, Durasi : 129.64 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-9 mm, Durasi : 43.84-200.42 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 12.2-49.77 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 5 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 56.48 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali awan panas guguran ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Teramati 2 kali guguran lava ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, dan barat. Suhu udara 17.1-29.6 °C, kelembaban udara 48.2-96.5 %, dan tekanan udara 873.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.
● Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 2000 m mengarah ke -..
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 48 mm, Durasi : 129.64 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 64, Amplitudo : 2-34 mm, Durasi : 28.66-200.42 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 90, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 10.18-49.77 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 22.81 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 5-12 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 56.48-120.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 Kali Awan Panas Guguran ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Teramati 2 Kali guguran lava ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
26-09-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, dan barat. Suhu udara 17.1-29.6 °C, kelembaban udara 48.2-96.5 %, dan tekanan udara 873.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.
● Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 2000 m mengarah ke -..
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 48 mm, Durasi : 129.64 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 64, Amplitudo : 2-34 mm, Durasi : 28.66-200.42 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 90, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 10.18-49.77 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 22.81 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 5-12 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 56.48-120.54 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 Kali Awan Panas Guguran ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Teramati 2 Kali guguran lava ke arah (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
27-09-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 16.6-19 °C, kelembaban udara 91-99 %, dan tekanan udara 874.8-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-21 mm, Durasi : 57.34-129.79 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 35, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 13.54-35.94 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 104.9 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
27-09-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 16.6-19 °C, kelembaban udara 91-99 %, dan tekanan udara 874.8-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 2-21 mm, Durasi : 57.34-129.79 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 35, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 13.54-35.94 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 104.9 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
27-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 22.4-25 °C, kelembaban udara 71-83 %, dan tekanan udara 875.1-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-11 mm, Durasi : 50.3-178.49 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 17, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 9.92-52.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
27-09-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 22.4-25 °C, kelembaban udara 71-83 %, dan tekanan udara 875.1-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-11 mm, Durasi : 50.3-178.49 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 17, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 9.92-52.44 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [APG] terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia