SIAGA MERAPI
680 subscribers
4.03K photos
180 videos
949 files
12.2K links
Volcanic Activity Report Merapi

Data bersumber dari BPPTKG Yogyakarta

Tingkat aktivitas Merapi : Level III (Siaga) sejak 5 November 2020 pukul 12:00 WIB.
Download Telegram
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
24-08-2026 06:00 - 12:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 21.7-25.9 °C, kelembaban udara 72.4-81 %, dan tekanan udara 876.1-921.11 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 525 m di atas puncak kawah.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 17, Amplitudo : 2-31 mm, Durasi : 50.87-126.44 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-31 mm, S-P : 0.3-0.7 detik, Durasi : 9.85-36.36 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 4-80 mm, Durasi : 11.16-18.97 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 12 mm, S-P : 29.86 detik, Durasi : 131.63 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Nihil

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
👍2
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
24-08-2026 12:00 - 18:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 19-22.4 °C, kelembaban udara 48.8-90.6 %, dan tekanan udara 874.7-917.7 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 20, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 53.38-189.49 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2-24 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 13.89-68.65 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Nihil

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
🙏1
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
24-08-2026 18:00 - 24:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 15.9-17.3 °C, kelembaban udara 74-95.9 %, dan tekanan udara 876.6-918.5 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-20 mm, Durasi : 47.89-210.84 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 16, Amplitudo : 2-46 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 11.84-54.72 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 16.4 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 14 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 191.71 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
24-08-2026 00:00-24:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, dan barat. Suhu udara 15.3-25.9 °C, kelembaban udara 48.8-101 %, dan tekanan udara 874.7-921.1 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-525 m di atas puncak kawah.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 82, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 41.76-210.84 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 63, Amplitudo : 2-46 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 9.85-68.65 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 10, Amplitudo : 2-80 mm, Durasi : 11.16-77.95 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 12-14 mm, S-P : 29-68 detik, Durasi : 131.63-191.71 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati 6 Kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Krasak dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*

⚠️ Kejadian awan panas guguran di Gunung Merapi Selasa, 25/08/2026
- Pukul 11:04 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 59,3 mm durasi 142,81 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Sat/Putih)

📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.

➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg

🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*

⚠️ Video awan panas guguran di Gunung Merapi Selasa, 25/08/2026
- Pukul 11:04 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 59,3 mm durasi 142,81 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Sat/Putih)

📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.

➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg

🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
25-08-2026 12:00 - 18:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 19.3-21 °C, kelembaban udara 87-98.4 %, dan tekanan udara 874.8-918 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 29, Amplitudo : 2-14 mm, Durasi : 44.72-171.59 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 22, Amplitudo : 2-32 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 21.15-53.49 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Tri Mujiyanta

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
25-08-2026 18:00 - 24:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 16.4-19 °C, kelembaban udara 94-97.4 %, dan tekanan udara 876.2-920 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 43, Amplitudo : 2-71 mm, Durasi : 16.06-149.8 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 15.72-37.61 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati 2 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
25-08-2026 00:00-24:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-25 °C, kelembaban udara 57-90.7 %, dan tekanan udara 876.2-919 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50-400 m di atas puncak kawah.
● Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 2000 m mengarah ke -..

*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 59 mm, Durasi : 142.44 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 110, Amplitudo : 2-71 mm, Durasi : 16.06-203.77 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 67, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 11.54-58.42 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 6 mm, Durasi : 10.36 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-6 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.73-114.95 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati Awanpanas guguran 1 kali ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Dan Teramati Guguran lava sebanyak 20 Kali ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
26-08-2026 00:00 - 06:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 14.5-17 °C, kelembaban udara 85.5-92 %, dan tekanan udara 875.3-919 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 20, Amplitudo : 2-6 mm, Durasi : 59.05-165.73 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 19, Amplitudo : 2-26 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 13.41-51.88 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1.400 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Tri Mujiyanta

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
26-08-2026 06:00 - 12:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 19.9-24.4 °C, kelembaban udara 72.6-86.6 %, dan tekanan udara 876.4-920 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 30, Amplitudo : 2-79 mm, Durasi : 34.18-170.82 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 24, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.3-0.6 detik, Durasi : 11.79-42.97 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 15.33 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Teramati Guguran lava sebanyak 3 kali ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
26-08-2026 12:00 - 18:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

*METEOROLOGI*
Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah utara. Suhu udara 19.1-20 °C, kelembaban udara 70-92.2 %, dan tekanan udara 875.1-918 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.

*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2-10 mm, Durasi : 69.34-160.91 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 39, Amplitudo : 2-30 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 10.67-32.45 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 7 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 87.12 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Nihil

*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)

*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran [ APG] terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

*PENYUSUN LAPORAN*
Rachmad Widyo Laksono

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan

*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG