*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 20/05/2026
- Pukul 16:19 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m dengan amplitudo maks 7,01 mm, durasi 143,56 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 20/05/2026
- Pukul 16:19 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m dengan amplitudo maks 7,01 mm, durasi 143,56 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
*INFO BADAN GEOLOGI*
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Berikut video awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 20/05/2026
- Pukul 16:19 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m dengan amplitudo maks 7,01 mm, durasi 143,56 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
⚠️ Berikut video awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 20/05/2026
- Pukul 16:19 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m dengan amplitudo maks 7,01 mm, durasi 143,56 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih).
📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini : https://linktr.ee/bpptkg
🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
20-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 19.6-21.3 °C, kelembaban udara 90-93 %, dan tekanan udara 873.1-916.01 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 24, Amplitudo : 2-15 mm, Durasi : 20.6-171.72 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 3-26 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.47-20.84 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih Kali Krasak) jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
20-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 19.6-21.3 °C, kelembaban udara 90-93 %, dan tekanan udara 873.1-916.01 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 24, Amplitudo : 2-15 mm, Durasi : 20.6-171.72 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 7, Amplitudo : 3-26 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.47-20.84 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih Kali Krasak) jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
20-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 19.2-26.8 °C, kelembaban udara 77-93 %, dan tekanan udara 871.6-916.01 mmHg. Volume curah hujan 12 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III,kabut 0-I,kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang,tebal dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 7 mm, Durasi : 143.56 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 102, Amplitudo : 2-43 mm, Durasi : 20.6-229.84 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 55, Amplitudo : 2-40 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.47-73.86 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 32 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih Kali dengan Krasak) jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
20-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 19.2-26.8 °C, kelembaban udara 77-93 %, dan tekanan udara 871.6-916.01 mmHg. Volume curah hujan 12 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III,kabut 0-I,kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang,tebal dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Awan Panas Guguran*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 7 mm, Durasi : 143.56 detik)
■ *Guguran*
(Jumlah : 102, Amplitudo : 2-43 mm, Durasi : 20.6-229.84 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 55, Amplitudo : 2-40 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 7.47-73.86 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 32 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih Kali dengan Krasak) jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan cerah. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 19.3-20.7 °C, kelembaban udara 85-91.4 %, dan tekanan udara 872.7-915.1 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 19, Amplitudo : 2-33 mm, Durasi : 90.15-165.63 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 11, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 28.88-45.97 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 51 mm, S-P : 24.1 detik, Durasi : 124.1 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 8 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter .
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan cerah. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 19.3-20.7 °C, kelembaban udara 85-91.4 %, dan tekanan udara 872.7-915.1 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 19, Amplitudo : 2-33 mm, Durasi : 90.15-165.63 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 11, Amplitudo : 2-35 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 28.88-45.97 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 51 mm, S-P : 24.1 detik, Durasi : 124.1 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 8 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter .
Teramati 6 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22.5-23.55 °C, kelembaban udara 82-90.8 %, dan tekanan udara 873.8-917.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-16 mm, Durasi : 50.15-147.04 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 4-27 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.79-67.34 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 Kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1500 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22.5-23.55 °C, kelembaban udara 82-90.8 %, dan tekanan udara 873.8-917.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 21, Amplitudo : 2-16 mm, Durasi : 50.15-147.04 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 4-27 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.79-67.34 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 Kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1500 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suratno
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 21-22.5 °C, kelembaban udara 68-96.6 %, dan tekanan udara 873-915.2 mmHg. Volume curah hujan 29 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 32, Amplitudo : 2-23 mm, Durasi : 74.69-175.2 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 3-25 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 19.85-48.04 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1000 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 21-22.5 °C, kelembaban udara 68-96.6 %, dan tekanan udara 873-915.2 mmHg. Volume curah hujan 29 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 32, Amplitudo : 2-23 mm, Durasi : 74.69-175.2 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 9, Amplitudo : 3-25 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 19.85-48.04 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1000 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 19.6-21.8 °C, kelembaban udara 98-100 %, dan tekanan udara 874.4-916.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 22, Amplitudo : 2-28 mm, Durasi : 55.21-204.65 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 14.49-39.2 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 19.6-21.8 °C, kelembaban udara 98-100 %, dan tekanan udara 874.4-916.2 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 22, Amplitudo : 2-28 mm, Durasi : 55.21-204.65 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 14.49-39.2 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 19.3-23.55 °C, kelembaban udara 68-100 %, dan tekanan udara 872.7-917.2 mmHg. Volume curah hujan 29 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III,kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 95, Amplitudo : 2-33 mm, Durasi : 50.15-204.65 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 42, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.79-67.34 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 51 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 124.1 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 15 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih,Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
21-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah,berawan,mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. Suhu udara 19.3-23.55 °C, kelembaban udara 68-100 %, dan tekanan udara 872.7-917.2 mmHg. Volume curah hujan 29 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas,kabut 0-III,kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 95, Amplitudo : 2-33 mm, Durasi : 50.15-204.65 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 42, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.79-67.34 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 51 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 124.1 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 15 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih,Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur. Suhu udara 19.4-20.6 °C, kelembaban udara 92.3-98 %, dan tekanan udara 874.3-916.7 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 425 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-17 mm, Durasi : 46.35-185.78 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 14, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 23.4-53.32 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 4 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur. Suhu udara 19.4-20.6 °C, kelembaban udara 92.3-98 %, dan tekanan udara 874.3-916.7 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 425 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-17 mm, Durasi : 46.35-185.78 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 14, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 23.4-53.32 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 4 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter .
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Suraji
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22-23.79 °C, kelembaban udara 89-97 %, dan tekanan udara 874.5-918.53 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 650 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 31, Amplitudo : 2-38 mm, Durasi : 72.25-199.94 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 11, Amplitudo : 2-24 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 13.61-48.37 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 108.49 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati Guguran lava sebanyak 2 Kali kearah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1900 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22-23.79 °C, kelembaban udara 89-97 %, dan tekanan udara 874.5-918.53 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 650 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 31, Amplitudo : 2-38 mm, Durasi : 72.25-199.94 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 11, Amplitudo : 2-24 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 13.61-48.37 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 108.49 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati Guguran lava sebanyak 2 Kali kearah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1900 meter
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
1779438918491___20_Lapming_15_21_Mei_2026.pdf
791.9 KB
*INFO BADAN GEOLOGI*
📣Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 15-21 Mei 2026*
▶️ Untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dapat dilihat pada tautan berikut: https://bit.ly/InfoBadanGeologi
▶️ Saluran WhatsApp : https://bit.ly/BadanGeologiWAChannel
Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III).
👍🏻Tetap patuhi rekomendasi yaa!
📣Halo Warga Merapi!
*Berikut disampaikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 15-21 Mei 2026*
▶️ Untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dapat dilihat pada tautan berikut: https://bit.ly/InfoBadanGeologi
▶️ Saluran WhatsApp : https://bit.ly/BadanGeologiWAChannel
Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III).
👍🏻Tetap patuhi rekomendasi yaa!
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 19.9-21 °C, kelembaban udara 95-99 %, dan tekanan udara 873.7-916 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 24, Amplitudo : 2-30 mm, Durasi : 94.04-169.8 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-31 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 16.89-33.78 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 93.34 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 19.9-21 °C, kelembaban udara 95-99 %, dan tekanan udara 873.7-916 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 24, Amplitudo : 2-30 mm, Durasi : 94.04-169.8 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 27, Amplitudo : 2-31 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 16.89-33.78 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 93.34 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.8-20.9 °C, kelembaban udara 92.4-97.2 %, dan tekanan udara 875.3-919 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 40, Amplitudo : 2-35 mm, Durasi : 24.1-162.21 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2.2-39 mm, S-P : 0-0.6 detik, Durasi : 8.33-29.47 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 4 mm, Durasi : 21.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 7 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1700 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 18.8-20.9 °C, kelembaban udara 92.4-97.2 %, dan tekanan udara 875.3-919 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 40, Amplitudo : 2-35 mm, Durasi : 24.1-162.21 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2.2-39 mm, S-P : 0-0.6 detik, Durasi : 8.33-29.47 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 4 mm, Durasi : 21.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 7 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1700 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah utara,timur. Suhu udara 18.8-23.79 °C, kelembaban udara 89-99 %, dan tekanan udara 873.7-918.53 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 425-650 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 113, Amplitudo : 2-38 mm, Durasi : 24.1-199.94 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 67, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.2-0.7 detik, Durasi : 8.33-53.32 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 4 mm, Durasi : 21.14 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 93.34-108.49 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 18 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih , Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1700 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
22-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah utara,timur. Suhu udara 18.8-23.79 °C, kelembaban udara 89-99 %, dan tekanan udara 873.7-918.53 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 425-650 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 113, Amplitudo : 2-38 mm, Durasi : 24.1-199.94 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 67, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.2-0.7 detik, Durasi : 8.33-53.32 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 4 mm, Durasi : 21.14 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 93.34-108.49 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 18 kali guguran lava ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih , Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1700 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 18.6-20 °C, kelembaban udara 87.1-93 %, dan tekanan udara 874.7-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 30, Amplitudo : 2-27 mm, Durasi : 58.67-157.22 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 16.89-33.54 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 47.73 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Rachmad Widyo Laksono
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 00:00 - 06:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 18.6-20 °C, kelembaban udara 87.1-93 %, dan tekanan udara 874.7-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 30, Amplitudo : 2-27 mm, Durasi : 58.67-157.22 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 18, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 16.89-33.54 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 47.73 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Rachmad Widyo Laksono
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22.2-28 °C, kelembaban udara 67-91.5 %, dan tekanan udara 874.7-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 38, Amplitudo : 2-32 mm, Durasi : 23.99-142.37 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 16, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0.2-0.5 detik, Durasi : 10.37-36.79 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati Guguran lava sebanyak 2 Kali ke arah Baratdaya Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1400 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 06:00 - 12:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 22.2-28 °C, kelembaban udara 67-91.5 %, dan tekanan udara 874.7-918 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 38, Amplitudo : 2-32 mm, Durasi : 23.99-142.37 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 16, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0.2-0.5 detik, Durasi : 10.37-36.79 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati Guguran lava sebanyak 2 Kali ke arah Baratdaya Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1400 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Tri Mujiyanta
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 20.3-22 °C, kelembaban udara 99-100 %, dan tekanan udara 873.6-917 mmHg. Volume curah hujan 1 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 28, Amplitudo : 2-15 mm, Durasi : 55.09-195.89 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-27 mm, S-P : 0.5-0.6 detik, Durasi : 26.1-53.99 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2-49 mm, S-P : 14 detik, Durasi : 41.47-86.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 12:00 - 18:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 20.3-22 °C, kelembaban udara 99-100 %, dan tekanan udara 873.6-917 mmHg. Volume curah hujan 1 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 28, Amplitudo : 2-15 mm, Durasi : 55.09-195.89 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 12, Amplitudo : 2-27 mm, S-P : 0.5-0.6 detik, Durasi : 26.1-53.99 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 2-49 mm, S-P : 14 detik, Durasi : 41.47-86.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Erwin Widyon
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
🙏1
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18.9-21 °C, kelembaban udara 98-100 %, dan tekanan udara 875.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 33, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 51.84-205.51 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2-29 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 12.57-54.29 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 2 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 18:00 - 24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18.9-21 °C, kelembaban udara 98-100 %, dan tekanan udara 875.5-919 mmHg.
*VISUAL*
● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 33, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 51.84-205.51 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2-29 mm, S-P : 0.3-0.9 detik, Durasi : 12.57-54.29 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 2 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia
*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 18.6-28 °C, kelembaban udara 67-100 %, dan tekanan udara 873.6-919 mmHg. Volume curah hujan 1 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 129, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 23.99-205.51 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 61, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.5-0.6 detik, Durasi : 10.37-54.29 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-49 mm, S-P : 7-14 detik, Durasi : 41.47-86.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Boyong, dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
23-05-2026 00:00-24:00 WIB
*GUNUNGAPI*
Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 18.6-28 °C, kelembaban udara 67-100 %, dan tekanan udara 873.6-919 mmHg. Volume curah hujan 1 mm per hari.
*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah.
*KEGEMPAAN*
■ *Guguran*
(Jumlah : 129, Amplitudo : 2-40 mm, Durasi : 23.99-205.51 detik)
■ *Hybrid/Fase Banyak*
(Jumlah : 61, Amplitudo : 2-36 mm, S-P : 0.5-0.6 detik, Durasi : 10.37-54.29 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-49 mm, S-P : 7-14 detik, Durasi : 41.47-86.14 detik)
*KETERANGAN LAIN*
Teramati 9 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Boyong, dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Merapi Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
*PENYUSUN LAPORAN*
Ngadiyo
Yulianto
*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan
*Media Sosial PVMBG*
https://linktr.ee/PVMBG
magma.esdm.go.id
Laporan Aktivitas Gunung Api
MAGMA Indonesia