Forwarded from HIROHYUL
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @Hirohyuls, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @Hirohyuls, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
❤12💯10🆒8🍾7❤🔥5🔥5
Forwarded from CASADITION.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @CASADITIONS, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @CASADITIONS, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
💯13❤10🆒9❤🔥8🍾6🔥5
Forwarded from JIWOOREVE: Sorrow Of Blind Heartfelt.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @JIWOOREVE, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @JIWOOREVE, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
🔥10🆒9❤8💯8❤🔥6🍾5
Forwarded from RYULADE.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @Ryulade, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @Ryulade, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
🔥13💯11🍾9❤🔥8❤7🆒7
Forwarded from ANX.NET
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @ANXINET, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSIX THE ICONIC, 2006 ADDICT.ㅤㅤ
ㅤㅤLike a record spinning softly ㅤㅤ
ㅤㅤin the background, collectingㅤ
ㅤㅤfragments of days we didn’tㅤㅤ
ㅤㅤrealize would matter this much.
ㅤㅤMoments that stay warm evenㅤ
ㅤㅤwhen time moves forward, ㅤㅤ
ㅤㅤbecause some stories wereㅤㅤ
ㅤㅤnever meant to fade, ICONIC.
ㅤㅤㅤ @ANXINET, 2006. 🏷
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
🆒12🍾11❤🔥10💯7❤5🔥5
*: 👣 ·. #_ᶻz We got bored and started answering questions on our group’s
Instagram account—anything from the most random, unserious stuff to actual deep questions. Some of y’all even lowkey questioning how close we are. Like be serious… we love each other fr. Why would we ever fake that?🔥19❤17🆒17❤🔥16💯14🍾12
Judul: Kembalinya Sang Pewaris
Hujan turun perlahan di atas kota Archelion—kota yang gemerlap, namun menyimpan lebih banyak rahasia daripada cahaya. Di antara bayangan gedung tinggi dan jalanan basah, sebuah nama yang dulu hilang kini kembali menggema.
Hauminary.
Nama itu pernah menjadi simbol kejayaan keluarga terbesar di kota. Namun tujuh tahun lalu, segalanya runtuh. Pengkhianatan merobek fondasi kekuasaan, dan Hauminary—pewaris sah—menghilang tanpa jejak. Banyak yang mengira ia tak akan pernah kembali.
Mereka salah.
⸻
Pintu besar gedung pusat kekuasaan, Aurelion Core, terbuka. Langkah Hauminary tenang, namun penuh tekanan. Matanya dingin, tajam, seperti seseorang yang telah kehilangan segalanya… dan tak takut kehilangan lagi.
Di dalam, tiga belas nama telah menunggu. Mereka bukan sekadar orang—mereka adalah penguasa baru.
Di kursi utama duduk Chaeshine, sosok elegan dengan senyum yang selalu sulit ditebak. Di sebelahnya Ryullit, yang terkenal dengan kecerdikannya membaca situasi. Youthyul berdiri bersandar, santai namun penuh perhitungan.
Di sisi lain, Calliseo dan Versuille saling bertukar pandang—aliansi yang tak pernah benar-benar bisa dipercaya. Casadition dengan sikap dinginnya hanya menatap tanpa ekspresi, sementara Hirohyul terlihat paling tenang… atau mungkin paling berbahaya.
Di belakang, bayangan kekuatan lain ikut berdiri: Anxorn dan Anxinet, duo yang dikenal tak terpisahkan; Wooncruise yang selalu bermain di dua sisi; Jiwooreve dengan wajah lembut namun keputusan tajam; Carmenverse yang penuh misteri; dan Ryulade, sosok terakhir yang jarang bicara—namun selalu menentukan.
Ruangan itu hening.
Sampai akhirnya—
“Lama tidak bertemu,” ucap Hauminary.
Chaeshine tersenyum tipis. “Kami kira kamu sudah hilang dari permainan.”
“Permainan ini belum selesai,” jawab Hauminary pelan. “Aku hanya… menunggu waktu yang tepat.”
⸻
Ketegangan mengisi udara.
Ryullit berdiri, menepuk meja perlahan. “Kamu datang sendirian ke sini? Berani juga.”
“Aku tidak butuh siapa-siapa,” kata Hauminary, matanya menyapu seluruh ruangan. “Karena yang aku hadapi… ada di depan mataku semua.”
Kalimat itu seperti pisau.
Youthyul terkekeh kecil. “Masih sama seperti dulu. Terlalu percaya diri.”
“Bukan percaya diri,” sahut Hauminary, “ini kepastian.”
⸻
Satu per satu wajah mereka berubah.
Mereka tahu—kembalinya Hauminary bukan sekadar nostalgia. Ini adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.
“Aku tidak datang untuk meminta,” lanjutnya. “Aku datang untuk mengambil kembali.”
Calliseo menyilangkan tangan. “Dan kamu pikir semudah itu?”
Hauminary tersenyum tipis untuk pertama kalinya.
“Tidak. Makanya aku datang sendiri.”
⸻
Hujan di luar mulai reda.
Di dalam ruangan itu, sebuah perang tanpa senjata telah dimulai. Bukan dengan kekerasan—melainkan strategi, rahasia, dan masa lalu yang belum selesai.
Carmenverse menunduk pelan, seolah memahami sesuatu yang lain belum mereka sadari.
Sementara Ryulade akhirnya berbicara, suaranya rendah namun jelas—
“Kalau begitu… permainan lama dimulai kembali.”
⸻
Hauminary berbalik, berjalan menuju pintu. Namun sebelum keluar, ia berhenti.
“Kalian punya tujuh tahun,” katanya tanpa menoleh. “Sekarang… giliranku.”
Pintu tertutup.
Dan di detik itu juga, keseimbangan kekuasaan di Archelion mulai retak.
Karena sang pewaris… telah kembali.
Hujan turun perlahan di atas kota Archelion—kota yang gemerlap, namun menyimpan lebih banyak rahasia daripada cahaya. Di antara bayangan gedung tinggi dan jalanan basah, sebuah nama yang dulu hilang kini kembali menggema.
Hauminary.
Nama itu pernah menjadi simbol kejayaan keluarga terbesar di kota. Namun tujuh tahun lalu, segalanya runtuh. Pengkhianatan merobek fondasi kekuasaan, dan Hauminary—pewaris sah—menghilang tanpa jejak. Banyak yang mengira ia tak akan pernah kembali.
Mereka salah.
⸻
Pintu besar gedung pusat kekuasaan, Aurelion Core, terbuka. Langkah Hauminary tenang, namun penuh tekanan. Matanya dingin, tajam, seperti seseorang yang telah kehilangan segalanya… dan tak takut kehilangan lagi.
Di dalam, tiga belas nama telah menunggu. Mereka bukan sekadar orang—mereka adalah penguasa baru.
Di kursi utama duduk Chaeshine, sosok elegan dengan senyum yang selalu sulit ditebak. Di sebelahnya Ryullit, yang terkenal dengan kecerdikannya membaca situasi. Youthyul berdiri bersandar, santai namun penuh perhitungan.
Di sisi lain, Calliseo dan Versuille saling bertukar pandang—aliansi yang tak pernah benar-benar bisa dipercaya. Casadition dengan sikap dinginnya hanya menatap tanpa ekspresi, sementara Hirohyul terlihat paling tenang… atau mungkin paling berbahaya.
Di belakang, bayangan kekuatan lain ikut berdiri: Anxorn dan Anxinet, duo yang dikenal tak terpisahkan; Wooncruise yang selalu bermain di dua sisi; Jiwooreve dengan wajah lembut namun keputusan tajam; Carmenverse yang penuh misteri; dan Ryulade, sosok terakhir yang jarang bicara—namun selalu menentukan.
Ruangan itu hening.
Sampai akhirnya—
“Lama tidak bertemu,” ucap Hauminary.
Chaeshine tersenyum tipis. “Kami kira kamu sudah hilang dari permainan.”
“Permainan ini belum selesai,” jawab Hauminary pelan. “Aku hanya… menunggu waktu yang tepat.”
⸻
Ketegangan mengisi udara.
Ryullit berdiri, menepuk meja perlahan. “Kamu datang sendirian ke sini? Berani juga.”
“Aku tidak butuh siapa-siapa,” kata Hauminary, matanya menyapu seluruh ruangan. “Karena yang aku hadapi… ada di depan mataku semua.”
Kalimat itu seperti pisau.
Youthyul terkekeh kecil. “Masih sama seperti dulu. Terlalu percaya diri.”
“Bukan percaya diri,” sahut Hauminary, “ini kepastian.”
⸻
Satu per satu wajah mereka berubah.
Mereka tahu—kembalinya Hauminary bukan sekadar nostalgia. Ini adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.
“Aku tidak datang untuk meminta,” lanjutnya. “Aku datang untuk mengambil kembali.”
Calliseo menyilangkan tangan. “Dan kamu pikir semudah itu?”
Hauminary tersenyum tipis untuk pertama kalinya.
“Tidak. Makanya aku datang sendiri.”
⸻
Hujan di luar mulai reda.
Di dalam ruangan itu, sebuah perang tanpa senjata telah dimulai. Bukan dengan kekerasan—melainkan strategi, rahasia, dan masa lalu yang belum selesai.
Carmenverse menunduk pelan, seolah memahami sesuatu yang lain belum mereka sadari.
Sementara Ryulade akhirnya berbicara, suaranya rendah namun jelas—
“Kalau begitu… permainan lama dimulai kembali.”
⸻
Hauminary berbalik, berjalan menuju pintu. Namun sebelum keluar, ia berhenti.
“Kalian punya tujuh tahun,” katanya tanpa menoleh. “Sekarang… giliranku.”
Pintu tertutup.
Dan di detik itu juga, keseimbangan kekuasaan di Archelion mulai retak.
Karena sang pewaris… telah kembali.
#GottaCatchVersuille ✷ 𓂃 A special day tucked in between all the laughter, sweet desserts, and little moments that feel special and loved. Another year unfolds so quietly yet beautifully, carrying new memories, new chances, and all the things you’ve been hoping for in sweetest, unseen ways. May this age treat you gently, bring you closer to everything meant for you, and fill your days with a kind of happiness that lingers longer than you expect.
@Versuille; we’re sending you so many prayers and even more love. Happy birthday. 🤍✨
@Versuille; we’re sending you so many prayers and even more love. Happy birthday. 🤍✨
❤4❤🔥3💯3🆒3🍾2🔥1
