Joker - Telegram
52 subscribers
449 photos
451 videos
34 files
282 links
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Sistem edukasi sekolah diatur oleh John D Rockefeller by Andry Hakim
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Bantu support channel ini ya dengan ajak yang lain untuk join di Channel di bawah ya....
Channel Materi Pembelajaran Pasar Modal
t.me/MateriSID
Channel Stand Up & Comedy
t.me/StandUpComedyCollection
Terima kasih

Donate
TON Wallet
Address : UQCnpKw7nA1CnTDefRxlr4ec3EifdCHJ_0-U_QEVPNl-cG29
XRP Destination Tag : 921017
Address : rwWr7KUZ3ZFwzgaDGjKBysADByzxvohQ3C
USDT Network : TRC 20
Address : TRjoxmPiStoiqtPv9gaSjwRja4UvPByjN4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Kasus Gibran ternyata bukan menjadi pelajaran bagi rezim ini, bagaimana aturan diubah sesuai kepentingan satu golongan.

Gibran yang kala itu tidak memenuhi syarat maju sebagai bakal calon wakil presiden, seketika bisa maji ketika UU Batas umur Bakal Calon Wakil Presiden di rubah

Kasus serupa terjadi di Rezim hari ini, ketika Letkol Tedy melanggar aturan UU, Malah UU nya yg diubah, bukan Tedy nya yg di copot

Negara dagelan
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pemborosan Uang Rakyat dipakai buat Bayar Buzzer

Bantu support channel ini ya dengan ajak yang lain untuk join di Channel di bawah ya....
Channel Materi Pembelajaran Pasar Modal
t.me/MateriSID
Channel Stand Up & Comedy
t.me/StandUpComedyCollection
Terima kasih

Donate
TON Wallet
Address : UQCnpKw7nA1CnTDefRxlr4ec3EifdCHJ_0-U_QEVPNl-cG29
XRP Destination Tag : 921017
Address : rwWr7KUZ3ZFwzgaDGjKBysADByzxvohQ3C
USDT Network : TRC 20
Address : TRjoxmPiStoiqtPv9gaSjwRja4UvPByjN4
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Mantan Danjen Kopassus Agum Gumelar dalam sebuah acara pernah memberikan kesaksian, bahwa Prabowo terbukti pernah akan melakukan makar pada masa pemerintahan BJ Habibie.

Agum Gumelar juga menyampaikan kritik keras terhadap Prabowo, terutama terkait kasus penculikan aktivis 1998 dan dinamika menjelang jatuhnya Orde Baru.

Sementara dalam laporan lain, Mantan Intelegen Amerika bilang, bahwa Prabowo malu mempunyai Presiden buta dari kalangan sipil.

#ingintau
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
DI BALIK FOTO ARUS GLOBAL INI, TERNYATA ADA SKENARIO BESAR YANG SENGAJA DISETING BUAT NGEGULINGIN KEDAULATAN KITA! 🏛️📸
​Banyak yang gak tahu kalau foto legendaris ini adalah awal dari hancurnya nama baik IMF di sejarah internasional. Di menit [00:13:14], Prof. Gema Goeyardi ngebongkar blunder terbesar lembaga donor dunia ini setelah mereka sukses ngacak-ngacak ekonomi Indonesia tahun '98.
​Berikut fakta gelap di balik layar yang wajib lu tahu:

​1️⃣ Foto Angkuh yang Menghancurkan. Foto Michel Camdessus (Managing Director IMF) yang berdiri sambil bersedekep dada dengan ekspresi arogan di depan Presiden Soeharto bikin reputasi IMF hancur lebur. Foto itu jadi simbol dunia kalau IMF bertindak layaknya "penjajah ekonomi" baru bagi negara berkembang.

2️⃣ Pengakuan Jujur Skenario Asing. Setelah bertahun-tahun bungkam, Michel Camdessus akhirnya terpaksa ngakuin confidential agreement mereka: "Kami menciptakan kondisi yang memaksa Presiden Soeharto mundur dari jabatannya." Ini bukti mutlak kalau krisis '98 adalah alat politik global.

3️⃣ Standar Ganda yang Licik. Pas Indonesia mau pake sistem CBS biar Rupiah menguat, IMF ngancem bakal nahan semua bantuan $43 miliar karena alasan sistem itu gak bakal jalan. Tapi anehnya, beberapa bulan setelah Pak Harto lengser, sistem CBS itu malah didukung dan di-green light oleh IMF buat dipake di Rusia dan Brazil.

​Moral ceritanya: Institusi keuangan global sering kali punya agenda tersembunyi di balik jaminan bantuan mereka. Jangan gampang kagum sama bantuan asing, karena kalau kita gak pinter baca arah permainan makro, kedaulatan ekonomi kita yang bakal jadi taruhannya.

​Melihat fakta sejarah ini, lu makin yakin gak kalau pelemahan Rupiah zaman sekarang juga lagi diseting pake pola yang mirip? 👇

#komunitasclipping #gemagoeyardi #astroxkc11 #astronacci
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
KORBAN SANDWICH GENERATION: MAU KULIAH TAPI HARUS NANGGUNG BEBAN ORANG TUA! 💔🍂

“Pernah gak ngerasa pengen banget kuliah dan ngejar cita-cita kayak temen-temen yang lain, tapi langkah lo terhenti karena harus bayar utang atau nafkahin orang tua? 🤯🚨 Realita pahit sandwich generation itu sering kali berakar dari kelalaian masa lalu orang tua yang gak bersiap. Tonton sampai habis kalau lo ngerasa senasib! 😭🔥”

1️⃣ Mimpi yang Dikubur Demi Kewajiban: Banyak anak muda jenius di luar sana terpaksa ngubur mimpi kuliahnya dalam-dalam. Bukan karena mereka malas, tapi karena gaji dari kerja paruh waktu atau buruh pabrik harus langsung disetor demi nutupin kebutuhan rumah, bayar token listrik, atau biaya berobat orang tua yang gak punya tabungan masa tua. 🛑💼

2️⃣ Kesalahan Masa Lalu yang Ditanggung Anak: Jujur aja, sandwich generation itu tercipta karena orang tua di masa mudanya gak menyiapkan dana pensiun atau asuransi, dan menganggap anak adalah ‘investasi’ masa depan mereka. Dampaknya? Masa muda si anak habis buat jadi tameng finansial keluarga, sementara masa depannya sendiri compang-camping tanpa pendidikan yang layak. 🧠💔

3️⃣ Lelah Mental Menanggung Beban Ganda: Rasa capeknya itu bukan cuma di fisik, tapi di batin. Tiap malam nangis sendirian dengerin lagu sedih sambil mikir, “Kapan ya aku bisa hidup buat diriku sendiri?” Ada rasa bersalah kalau gak bantu orang tua, tapi ada rasa sesak karena harus mengorbankan masa depan dan karir yang harusnya bisa melesat tinggi. 🪦🚨

Moral Story: “Anak lahir ke dunia bukan untuk menjadi pengganti dana pensiun atau penanggung utang masa lalu orang tua. 🏡🚀 Buat lo yang sekarang lagi berjuang di posisi ini, lo hebat banget. Tetap semangat, putus lingkaran setan ini di generasi lo, biar kelak anak-anak lo gak perlu ngerasain pahitnya mengubur mimpi demi gengsi atau kelalaian kita!” 💯🔥

🚀 “BUAT KALIAN YANG LAGI JADI GENERASI SANDWICH... SEBERAPA SERING LO HARUS NANGIS DI KAMAR KARENA CAPEK MENTAL JADI TULANG PUNGGUNG DI USIA MUDA? 👇 TUMPAHKAN DI SINI, KITA SALING MENGUATKAN.”

#richardputra #richardxkc1 #komunitasclipping #sandwichgeneration
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Belanda janji tidak akan menarik pajak dari rakyat Minang lewat Plakat Panjang 1833. Tahun 1908, janji itu dilanggar.
Mande Siti Manggopoh tidak protes. Dia pimpin Pasukan 17 dan bantai 53 serdadu Belanda dalam satu malam sambil masih menyusui anaknya.
117 tahun kemudian, statusnya masih "Perintis Kemerdekaan." Belum Pahlawan Nasional.

#sitimanggopoh #perangbelasting #sejarahindonesia #minangkabau #pahlawanperempuan #sejarahnusantara #bukaberkas
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Aktivis Tio Ardianto melontarkan kritik tajam dalam acara diskusi di UII, Yogyakarta. Ia menyoroti putusan MK yang meloloskan Gibran sebagai wapres, menyebutnya cacat hukum. Tio juga mengkritik pengangkatan Mayor Teddy sebagai Seskab yang melanggar UU TNI. "Hanya dua jenis manusia yang berbaik sangka pada penguasa: orang bodoh dan penikmat kekuasaan," tegasnya, membuat Mahfud MD geleng kepala. #suarajujurwarga #seskabteddy #prabowo #gibran
Lee Kuan Yew dikenal sebagai sosok pemimpin yang membangun Singapura dari negara kecil tanpa sumber daya menjadi salah satu negara paling bersih dan maju di dunia. Ia menerapkan kebijakan anti-korupsi yang sangat tegas, tanpa pandang bulu, bahkan terhadap orang-orang di lingkar kekuasaan sendiri.

Di masa kepemimpinannya, korupsi diperlakukan sebagai ancaman serius bagi negara, bukan sekadar pelanggaran biasa. Ketegasannya inilah yang membuat Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi terendah di dunia hingga saat ini.

Sebuah pengingat bahwa keberanian menegakkan integritas adalah kunci perubahan besar—hal yang masih menjadi tantangan di banyak negara berkembang.

Sumber: rambate.id
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Kesaksian Ishak Bahar menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah kelam G30S/PKI.

Pria asal Purbalingga ini menyaksikan langsung bagaimana tujuh perwira TNI diculik dan dibantai di Lubang Buaya, Jakarta.

Pria yang pernah menyandang pangkat terakhir Sersan Mayor (Serma) itu saat peristiwa G30S bertugas sebagai Komandan Regu Pengawal Istana Batalion Cakrabirawa.

Ia pernah menempuh pendidikan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan sejak 1964 ditugaskan menjadi pengawal Istana.

Pada masa itu ia bahkan pernah ikut mengawal Presiden Soekarno dalam kunjungan ke luar negeri.

Ishak mengungkapkan, keterlibatan dirinya dalam tragedi G30S adalah hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

Ia merasa terjebak dalam pusaran politik yang menjungkirbalikkan nasibnya dari seorang patriot yang terhormat menjadi pesakitan berlabel pengkhianat negara.

Masih jelas di ingatan, Letkol Untung, pimpinan Ishak di Batalion Cakrabirawa memberi perintah untuk ikut bersamanya.

Padahal sore itu, Ishak sebenarnya memiliki jadwal mengawal presiden ke Senayan.

Ketika ia menanyakan perintah tersebut, Untung menegaskan agar Ishak tidak perlu lagi mengawal presiden dan justru mengikutinya.

Dengan persenjataan lengkap, Ishak kemudian mengawal dalam satu kendaraan bersama Letkol Untung, Kolonel Abdul Latief yang kala itu menjabat Komandan Garnisun Kodam Jaya, seorang sopir, dan ajudan.

Mereka sempat berhenti di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk menemui Soeharto yang sedang menjaga anaknya, Hutomo Mandala Putra, yang tengah sakit.

Ishak sendiri tidak masuk ke kamar tempat Tomy dirawat, namun ia mendengar percakapan di mana Untung dan Abdul Latief berpamitan kepada Soeharto untuk melaksanakan sebuah misi.

Belakangan, ia baru menyadari bahwa misi yang dimaksud adalah penculikan para jenderal.

Sesampainya di Lubang Buaya, Ishak diperintahkan untuk bersiaga di sebuah rumah pondok.

Menjelang tengah malam, pasukan Batalion Cakrabirawa datang berduyun-duyun.

Ishak sempat terkejut karena pasukan yang datang adalah rekan-rekannya sendiri yang kemudian dibagi