Pengendali API
1.73K subscribers
21 photos
217 files
1.57K links
Info Update API

===================================

Hubungi: @pengendaliapicom_bot
Download Telegram
🚀 SiDIVA v1.11.2 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.2

📋 Changelog:
- Update ke v1.11.2: perbaikan transaksi yang dibalas "Invalid parameters" padahal kode produk dan serialnya sudah benar. Penyebabnya PIN yang om kirim lewat perintah (&pin=) tidak ikut terpakai, sehingga yang sampai ke SiDIVA adalah PIN kosong — dan ini terjadi di semua jenis transaksi, bukan hanya inject voucher. Sekarang PIN dari perintah dipakai lebih dulu, dan PIN yang tersimpan di akun jadi cadangannya. Mohon update ke v1.11.2 ya om.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.5 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.5

📋 Changelog:
- Update ke v1.7.5: (1) kolom productId bisa diisi banyak kode sekaligus lagi (dipisah koma), seperti di API lama — kalau salah satu kode tidak tersedia, kode berikutnya yang dipakai. (2) keterangan gagal saat inject voucher kini lebih jelas: selain "Gagal Validasi Serial Number", alasan asli dari Digipos ikut ditampilkan (misalnya "Serial Number memiliki kategori yang berbeda"), supaya om langsung tahu serial itu tidak cocok dengan kode produknya dan tidak perlu menebak-nebak. Mohon update ke v1.7.5 ya om.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 iSimpel v1.1.2 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/iSimpel?v=1.1.2

📋 Changelog:
- Update ke v1.1.2: **perbaikan penting — satu transaksi redeem bisa menghabiskan DUA voucher.** Kalau riwayat belum muncul, aplikasi meminta om mengirim ulang; sebelumnya kiriman ulang itu mengambil voucher BARU dari stok dan menebusnya lagi, sehingga stok berkurang dua untuk satu transaksi. Sekarang kiriman ulang hanya mengecek status voucher yang sudah ditebus dan tidak menyentuh stok lagi; transaksi yang sudah selesai juga langsung mengembalikan hasil tersimpan. Mohon update ke v1.1.2 ya om.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.3 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.3

📋 Changelog:
- Update ke v1.11.3: **perbaikan penting — aplikasi bisa menolak terbuka dengan pesan "Lisensi Tidak Aktif" padahal PC-nya tidak berubah.** Penyebabnya kekeliruan lama di sisi kami saat mengenali komputer: sebagian PC (terutama rakitan/OEM yang datanya bertuliskan "To be filled by O.E.M.") bisa dikenali keliru sebagai komputer yang sama dengan PC pelanggan lain, sehingga lisensinya saling berebut dan salah satu tertolak. Sekarang pengenalannya sudah diperbaiki. Kalau setelah update aplikasi sempat minta aktivasi ulang sekali, itu wajar — masukkan kembali kode vouchernya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya om.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.6 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.6

📋 Changelog:
- Update ke v1.7.6: **perbaikan penting — aplikasi bisa menolak terbuka dengan pesan "Lisensi Tidak Aktif" padahal PC-nya tidak berubah.** Penyebabnya kekeliruan lama di sisi kami saat mengenali komputer: sebagian PC (terutama rakitan/OEM yang datanya bertuliskan "To be filled by O.E.M.") bisa dikenali keliru sebagai komputer yang sama dengan PC pelanggan lain, sehingga lisensinya saling berebut dan salah satu tertolak. Sekarang pengenalannya sudah diperbaiki. Kalau setelah update aplikasi sempat minta aktivasi ulang sekali, itu wajar — masukkan kembali kode vouchernya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya om.
- Masih termasuk perbaikan v1.7.5: kolom productId bisa diisi banyak kode sekaligus (dipisah koma) seperti di API lama, dan keterangan gagal saat inject voucher kini menampilkan alasan asli dari Digipos.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 iSimpel v1.1.3 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/iSimpel?v=1.1.3

📋 Changelog:
- Update ke v1.1.3: **perbaikan penting — aplikasi bisa menolak terbuka dengan pesan "Lisensi Tidak Aktif" padahal PC-nya tidak berubah.** Penyebabnya kekeliruan lama di sisi kami saat mengenali komputer: sebagian PC (terutama rakitan/OEM yang datanya bertuliskan "To be filled by O.E.M.") bisa dikenali keliru sebagai komputer yang sama dengan PC pelanggan lain, sehingga lisensinya saling berebut dan salah satu tertolak. Sekarang pengenalannya sudah diperbaiki. Kalau setelah update aplikasi sempat minta aktivasi ulang sekali, itu wajar — masukkan kembali kode vouchernya.
- Masih termasuk perbaikan v1.1.2: satu transaksi redeem tidak lagi bisa menghabiskan dua voucher saat dikirim ulang.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 PLNMobile v1.8.1 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/PLNMobile?v=1.8.1

📋 Changelog:
- Update ke v1.8.1: **perbaikan penting — aplikasi bisa menolak terbuka dengan pesan "Lisensi Tidak Aktif" padahal PC-nya tidak berubah.** Penyebabnya kekeliruan lama di sisi kami saat mengenali komputer: sebagian PC (terutama rakitan/OEM yang datanya bertuliskan "To be filled by O.E.M.") bisa dikenali keliru sebagai komputer yang sama dengan PC pelanggan lain, sehingga lisensinya saling berebut dan salah satu tertolak. Sekarang pengenalannya sudah diperbaiki. Kalau setelah update aplikasi sempat minta aktivasi ulang sekali, itu wajar — masukkan kembali kode vouchernya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya om.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 KiosGamer v1.0.4 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/KiosGamer?v=1.0.4

📋 Changelog:
- Update ke v1.0.4: perbaikan pesan saat gagal login — aplikasi sekarang menyebutkan langkah mana yang tidak berhasil, dan jawaban asli Garena ikut dicatat di laporan. Sebelumnya aplikasi menganggap login sudah beres padahal satu langkah terakhir belum tuntas, sehingga penyebabnya tidak terlihat dan login terpaksa dicoba berulang-ulang — yang justru berisiko membuat akun dikunci.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.4 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.4

📋 Changelog:
- Update ke v1.11.4: perbaikan status voucher fisik di database Otomax/IRS saat transaksi redeem GAGAL. Selama ini voucher yang serialnya dikirim dari sistem om tetap tercatat TERPAKAI walaupun transaksinya gagal. Sekarang voucher dikembalikan ke tersedia bila kegagalannya bukan pada kodenya (mis. nomor tujuan salah atau kena limit), dan dinonaktifkan bila memang kode gosoknya yang bermasalah. Hasilnya ikut dicatat di log aplikasi supaya bisa dicek langsung.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.7 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.7

📋 Changelog:
- Update ke v1.7.7: kalau kode produk voucher tidak cocok dengan serial yang ditembak, aplikasi sekarang langsung MENYEBUTKAN kode produk apa saja yang tersedia untuk serial itu. Sebelumnya hanya tertulis "Produk voucher tidak ditemukan" tanpa keterangan, sehingga harus menebak-nebak. Daftar produk voucher fisik memang mengikuti kategori serialnya — kode yang sah untuk satu jenis serial belum tentu ada di jenis lain.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 Bilpay v1.0.9 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/Bilpay?v=1.0.9

📋 Changelog:
- Cek profil tetap memberi hasil walau Bilpay sedang menolak. Belakangan Bilpay membalas "Unauthorized" untuk permintaan cek profil pada sebagian akun — padahal akses yang sama masih normal untuk saldo, riwayat, maupun transfer. Karena NAMA akun sudah tersimpan sejak login, cek profil kini menampilkan data tersimpan itu bila permintaan barunya ditolak, lengkap dengan penanda bahwa datanya dari simpanan. Jadi pencocokan nama sebelum transfer tidak lagi berhenti hanya karena satu layanan Bilpay sedang menolak.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.9 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.9

📋 Changelog:
- **Perbaikan penting PPOB (termasuk token listrik PLN):** transaksi yang DITOLAK Digipos tidak lagi dibalas SUKSES. Sebelumnya jawaban PPOB selalu ditulis sukses tanpa melihat keputusan akhir Digipos, sehingga transaksi yang di riwayat Digipos tercatat GAGAL tetap terbaca berhasil di sisi penjual — padahal tokennya tidak pernah terbit. Sekarang gagal ditulis gagal, dan bila jawabannya tidak pasti ditulis MENUNGGU supaya bisa dicek ulang.
- **Transaksi voucher tidak lagi gagal beruntun saat sedang banyak transaksi menunggu.** Dulu setiap kali ada transaksi menunggu, aplikasi mengecek status SEMUA-nya sekaligus tanpa jeda — bisa ratusan permintaan dalam beberapa detik — sampai Digipos memblokir sementara. Blokir itu ikut mengenai transaksi baru yang sedang berjalan, dan pesannya keliru berbunyi "Gagal validasi serial voucher" seolah-olah serialnya rusak. Sekarang pengecekan status diberi batas dan jeda, dan berhenti sendiri begitu Digipos mulai menolak.
- **Pesan saat serial belum sempat diperiksa kini jujur.** Kalau permintaan ditolak Digipos sebelum serial sempat dicek, pesannya menyebutkan hal itu dan menegaskan serial BELUM tentu bermasalah — bukan lagi "Gagal validasi serial voucher". Pengecekan serial juga otomatis diulang beberapa kali (aman, karena tahap ini belum menyentuh saldo).
- **Daftar produk yang kosong kini menjelaskan sebabnya.** Kalau permintaan ditolak Digipos — mis. sesi akun sudah tidak diterima — daftar layanan (termasuk e-voucher) dulu tampil kosong begitu saja, seolah produknya memang tidak ada. Sekarang disebutkan bahwa permintaannya ditolak dan daftarnya belum sempat diambil, lengkap dengan saran menghubungkan ulang akun.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.10 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.10

📋 Changelog:
- **Voucher yang ditolak kini menyebutkan ALASANNYA.** Sebelumnya inject voucher yang gagal hanya berbunyi "Gagal Validasi Serial Number" tanpa keterangan, sehingga penjual mengira kode produknya salah dan mencoba berulang kali dengan produk berbeda. Padahal alasannya sudah tersedia di sisi Digipos. Sekarang ikut ditampilkan — mis. **"status voucher: Voucher Expired, berlaku s/d 31-07-2026"** — jadi langsung ketahuan vouchernya hangus, bukan salah produk.
- Pesan saat perintah dikirim TANPA kunci API kini berbunyi "API Key kosong" (dulu "Invalid API Key"), supaya tidak tertukar dengan kunci yang salah.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.11 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.11

📋 Changelog:
- **E-Voucher bisa dibuka lagi.** Daftar e-voucher (dan transaksinya) masih memakai alamat layanan lama yang kini ditolak Digipos, sehingga daftarnya selalu kosong padahal akun normal dan produk lain muncul. Sekarang memakai alamat yang sama dengan kategori lainnya.
- **Voucher yang SUDAH TERPAKAI kini disebutkan apa adanya.** Perbaikan sebelumnya keliru menyembunyikan keterangan "Sudah Diinject" — padahal justru itu yang perlu diketahui penjual. Sekarang ditampilkan lengkap dengan waktunya, mis. **"status voucher: Sudah Diinject pada ..."**, jadi langsung jelas vouchernya sudah dipakai, bukan salah kode produk.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 GrabMerchant v1.0.8 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/GrabMerchant?v=1.0.8

📋 Changelog:
- **Transaksi yang hasilnya tidak diketahui tidak lagi langsung ditulis GAGAL.** Saat verifikasi PIN ke Grab putus di tengah (server Grab tidak menjawab tepat waktu), aplikasi dulu langsung memvonis gagal — padahal belum tentu. Kalau ternyata Grab sudah memprosesnya, penjual mengembalikan uang ke pembeli sekaligus kehilangan saldonya. Sekarang aplikasi menanyakan dulu status pesanan ke Grab: berhasil ditulis berhasil, gagal ditulis gagal, dan yang belum pasti ditulis MENUNGGU sehingga bisa diselesaikan dengan mengirim ulang.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 DigiposAJA v1.7.12 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.12

📋 Changelog:
- **Voucher tidak lagi ditulis gagal padahal sudah masuk.** Kalau Digipos menolak pembayaran, aplikasi sekarang MEMASTIKAN dulu status vouchernya sebelum memberi keputusan. Bila ternyata vouchernya sudah terkirim ke pelanggan, transaksinya ditulis **berhasil** — bukan gagal. Ini menutup kerugian yang paling mahal: penjual mengembalikan uang ke pembeli sekaligus kehilangan vouchernya.
- **Penolakan sesaat “Not Found” diulang otomatis sekali.** Penolakan ini sering muncul di awal rombongan transaksi lalu hilang sendiri. Aplikasi kini mengulanginya satu kali — tetapi HANYA setelah memastikan vouchernya benar-benar belum masuk, sehingga tidak mungkin terkirim dua kali.
- Bila tetap gagal, alasannya ikut disebutkan (mis. status voucher terakhir), tidak lagi hanya “Gagal Validasi Serial Number”.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 OctoMobile v1.1.2 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/OctoMobile?v=1.1.2

📋 Changelog:
- **QRIS dan transfer tidak lagi gagal “Akun sumber tidak ditemukan”.** Selama daftar rekening belum sempat dimuat, setiap transaksi ditolak dengan pesan itu — padahal rekeningnya ada dan rekening default sudah benar. Sekarang daftarnya dimuat otomatis saat dibutuhkan, jadi tidak perlu lagi menambahkan nomor rekening di perintah.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.5 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.5

📋 Changelog:
- **Akun tidak lagi ditandai keluar gara-gara masalah yang bukan miliknya.** Saat layanan katalog XL/Axis menolak permintaan kami, aplikasi dulu menyangka token akun kedaluwarsa — lalu menandai akun logout dan memunculkan pemberitahuan “perlu login ulang”. Padahal tokennya baik-baik saja, sehingga login ulang (bahkan sampai OTP) tidak menolong sama sekali. Sekarang akun dibiarkan tetap masuk, dan pesannya menyebutkan bahwa ini dari sisi layanan, bukan akun.
- Cek harga pulsa Smartfren tidak lagi membalas “saldo:0” yang membuat penjual mengira saldonya habis.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.6 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.6

📋 Changelog:
- **Info nomor tidak lagi menampilkan hasil palsu saat layanannya sedang menolak.** Kalau permintaan ditolak, aplikasi dulu tetap membalas “berhasil” dengan isian bawaan — mis. “Dukcapil: Belum” dan “Nomor Blm Aktif atau Expired” — padahal itu bukan hasil pemeriksaan. Penjual bisa salah menyimpulkan kartunya belum terdaftar atau hangus. Sekarang isian dari permintaan yang gagal tidak dipakai, dan bila semua sumber menolak, disebutkan terus terang.
- **Info nomor Smartfren kembali muncul.** Nomor Smartfren dulu hanya dikenali lewat satu layanan; kalau layanan itu gagal, info Smartfren-nya ikut hilang. Sekarang nomornya juga dikenali dari awalan nomor, jadi datanya tetap bisa diambil.
- Pesan galat sertifikat kini menyarankan memeriksa **tanggal & jam PC** lebih dulu — penyebab tersering yang selama ini tidak disebut.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.7 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.7

📋 Changelog:
- **Perintah dan akhirnya berfungsi.** Keduanya sebenarnya sudah ada, tapi selama ini tersapu ke jalur daftar produk yang tidak mengenalinya — sehingga SELALU dibalas “Produk tidak ditemukan”, berapa pun nomornya. Sekarang keduanya diteruskan ke penangannya yang benar.

Hub : @pengendaliapicom_bot
🚀 SiDIVA v1.11.8 telah dirilis!

📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.11.8

📋 Changelog:
- **Daftar produk voucher SF kini menyebut alasan sebenarnya.** Kalau daftar produk gagal diambil, jawabannya tidak lagi berbunyi “Produk tidak ditemukan” — sekarang alasan asli dari server ditampilkan apa adanya, misalnya “User belum terdaftar”. Selama ini pesan lama membuat kesan nomor serinya yang salah, padahal sering kali akunnya yang belum didaftarkan ke layanan jual paket.

Hub : @pengendaliapicom_bot