ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤ
Beberapa tahun sebelum garis waktu saat ini, Diana diundang ke perjamuan kekaisaran yang diselenggarakan oleh Kaisar Claude De Alger Obelia. Dia melakukan perjalanan jauh dari Siodonna, sebuah provinsi di dekat Kekaisaran Obelian. Di istana kekaisaran, Diana menampilkan tarian kenangan yang memikat perhatian penonton, terutama Claude. Terpesona oleh kecantikan dan keanggunannya, sang kaisar merendahkan Diana dan kemudian mulai merayunya.
Diana kemudian diberi tempat tinggal di Istana Ruby sebagai kekasih kaisar. Keduanya sering menghabiskan waktu minum teh bersama di taman kekaisaran.
Diana mengenalkannya teh Lippie, sejenis minuman yang bahan utamanya asli Siodonna. Akhirnya, Diana hamil. Mengetahui bahwa tubuhnya yang rapuh tidak mampu menangani kesulitan melahirkan anak, Claude memintanya untuk memilih hidup daripada mengorbankan dirinya untuk anak mereka yang belum lahir.
Terlepas dari nasib tragis yang menanti mereka, Diana bersikeras untuk melanjutkan kehamilan dan mendorong Claude untuk memberikan cinta yang telah ditunjukkannya kepada anak mereka. Dia memilih untuk menamai putrinya yang belum lahir Athanasia, menentang tradisi kerajaan yang memberikan nama yang berarti keabadian hanya untuk pewaris resmi kekaisaran.
Di dalam tembok Istana Ruby, Diana akhirnya meninggal saat melahirkan Athanasia.
ㅤㅤ
Beberapa tahun sebelum garis waktu saat ini, Diana diundang ke perjamuan kekaisaran yang diselenggarakan oleh Kaisar Claude De Alger Obelia. Dia melakukan perjalanan jauh dari Siodonna, sebuah provinsi di dekat Kekaisaran Obelian. Di istana kekaisaran, Diana menampilkan tarian kenangan yang memikat perhatian penonton, terutama Claude. Terpesona oleh kecantikan dan keanggunannya, sang kaisar merendahkan Diana dan kemudian mulai merayunya.
Diana kemudian diberi tempat tinggal di Istana Ruby sebagai kekasih kaisar. Keduanya sering menghabiskan waktu minum teh bersama di taman kekaisaran.
Diana mengenalkannya teh Lippie, sejenis minuman yang bahan utamanya asli Siodonna. Akhirnya, Diana hamil. Mengetahui bahwa tubuhnya yang rapuh tidak mampu menangani kesulitan melahirkan anak, Claude memintanya untuk memilih hidup daripada mengorbankan dirinya untuk anak mereka yang belum lahir.
Terlepas dari nasib tragis yang menanti mereka, Diana bersikeras untuk melanjutkan kehamilan dan mendorong Claude untuk memberikan cinta yang telah ditunjukkannya kepada anak mereka. Dia memilih untuk menamai putrinya yang belum lahir Athanasia, menentang tradisi kerajaan yang memberikan nama yang berarti keabadian hanya untuk pewaris resmi kekaisaran.
Di dalam tembok Istana Ruby, Diana akhirnya meninggal saat melahirkan Athanasia.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤSaya mencintai mu dengan seluruh raga dan jiwa milik saya, Yang Mulia. Aneh kedengaran nya, saya seperti mempermainkan perasaan anda, saya meninggalkan anda dan meninggalkan seorang putri, siapa putri itu? ya, putri kita Yang Mulia. Saya menamai nya dengan nama bangsawan asli keturunan Obelia "Athanasia" maafkan saya jika lancang terhadap perbuatan itu. Walau saya tak berada disamping dan menemani anda, tapi saya selalu menemani dan menjaga anda dalam jauh, jauh sekali, melayang layang roh ini.
Pertama kali kita bertemu saat saya pergi sangat jauh dari Siodonna, ke tempat Kekaisaran Obelian. Saya baru turun dari gerbong kereta, merasa bahwa perjalanan kali ini juga akan tentu sama rasa nya dengan perjalanan yang lain, perasaan dimana saya merasa lebih bebas dari hamparan gelombang angin. Rasa nya saya bebas setiap langkah tarian saya. Lantas, saya tidak menduga dengan kehormatan yang mereka bilang bahwa saya menjadi "Kekasih Kaisar". Mengenalkan teh lippe, sejenis minuman yang bahan utama nya asli Siodonna, menghabiskan waktu minum teh bersama di taman kekasiran.
Yang Mulia, mungkin anda merasa bahwa saya mempermainkan perasaan anda. Saya mengerti dengan perasaan itu. Saya meninggalkan anda demi menyelamatatkan putri kita yang saya beri nama dengan nama keturunan bangsawan asli Obelian. Tidak Yang Mulia, saya memang meninggalkan anda dalam bentuk fisik, tapi sama sekali saya tidak pernah sekalipun meninggalkan anda dengan jiwa dan roh saya. Saya selalu berada disamping anda, menjaga anda walau menjadi roh yang melayang layang.
ㅤㅤSaya mencintai mu dengan seluruh raga dan jiwa milik saya, Yang Mulia. Aneh kedengaran nya, saya seperti mempermainkan perasaan anda, saya meninggalkan anda dan meninggalkan seorang putri, siapa putri itu? ya, putri kita Yang Mulia. Saya menamai nya dengan nama bangsawan asli keturunan Obelia "Athanasia" maafkan saya jika lancang terhadap perbuatan itu. Walau saya tak berada disamping dan menemani anda, tapi saya selalu menemani dan menjaga anda dalam jauh, jauh sekali, melayang layang roh ini.
Pertama kali kita bertemu saat saya pergi sangat jauh dari Siodonna, ke tempat Kekaisaran Obelian. Saya baru turun dari gerbong kereta, merasa bahwa perjalanan kali ini juga akan tentu sama rasa nya dengan perjalanan yang lain, perasaan dimana saya merasa lebih bebas dari hamparan gelombang angin. Rasa nya saya bebas setiap langkah tarian saya. Lantas, saya tidak menduga dengan kehormatan yang mereka bilang bahwa saya menjadi "Kekasih Kaisar". Mengenalkan teh lippe, sejenis minuman yang bahan utama nya asli Siodonna, menghabiskan waktu minum teh bersama di taman kekasiran.
Yang Mulia, mungkin anda merasa bahwa saya mempermainkan perasaan anda. Saya mengerti dengan perasaan itu. Saya meninggalkan anda demi menyelamatatkan putri kita yang saya beri nama dengan nama keturunan bangsawan asli Obelian. Tidak Yang Mulia, saya memang meninggalkan anda dalam bentuk fisik, tapi sama sekali saya tidak pernah sekalipun meninggalkan anda dengan jiwa dan roh saya. Saya selalu berada disamping anda, menjaga anda walau menjadi roh yang melayang layang.