lumberjack
433 subscribers
12 photos
21 videos
4 links
Download Telegram
❀5πŸ”₯3
Forwarded from Blahnik
Kalimantan’s forests burned and the land in Flores collapsed, while Aceh and Sumatra remain submerged. just as the people's outrage is met with mockery from the podium, nature itself steps in to unleash its wrath.
@vaorue @janganbisu @wartawargaa
Forwarded from faded-rose
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from SUARA KITA.
HELP FORWARD‼️ UNTUK RIMBA YANG TAK MAMPU BERSUARA.

Di saat manusia masih sibuk menghitung kerugian dari kobaran yang melahap tanah Kalimantan, ada kehidupan lain yang perlahan kehilangan rumahnya tanpa pernah sempat meminta pertolongan. Kalimantan adalah rumah bagi sekitar 57.350 orangutan Kalimantan. Namun dalam kurun waktu kurang dari lima puluh tahun, populasinya telah menyusut hingga sekitar 80 persen. Kini, ketika 1.487 titik panas tercatat di seluruh wilayah Kalimantan, kepungan api kembali merayap mendekati habitat mereka.

Yang terbakar bukan semata pepohonan. Yang terbakar adalah tempat mereka berlindung, sumber pangan yang menopang hidup, dan ekosistem yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk kembali pulih. Asap yang mengepul pun tidak serta-merta berakhir ketika api dipadamkan. Masa asap selama dua hingga tiga bulan dapat berujung pada kelangkaan sumber makanan selama enam hingga tujuh bulan. Bahkan, untuk menggantikan satu pohon yang terbakar, dibutuhkan setidaknya 15 tahun dengan perawatan yang memadai.

Dan di tengah semua itu, orangutan tidak memiliki pilihan untuk berpaling. Mereka hanya memiliki rimba, dan rimba itu sedang terbakar. Sejauh laporan terbaru, belum ditemukan orangutan yang mati akibat karhutla. Semoga angka itu tetap demikian. Namun, bukan berarti ancamannya telah usai. Ketika asap memaksa mereka keluar dari habitatnya untuk mencari udara dan makanan, batas antara rimba dan permukiman manusia pun perlahan runtuh. Orangutan bukan sekadar satwa endemik. Mereka adalah bagian dari ingatan ekologis negeri ini. Jika rumah mereka terus kita biarkan lenyap, kelak yang tersisa bukan lagi rimba yang dapat mereka huni, melainkan nama yang hanya kita kenal dari buku, dokumentasi, dan arsip sejarah. Karena itu, bagi siapa pun yang berkenan, mari turut membantu upaya penyelamatan orangutan dan pemulihan habitat mereka.


Borneo Orangutan Survival Foundation

https://www.orangutan.or.id/fightfires
https://www.orangutan.or.id/donate

they also have a shop
https://www.orangutan.or.id/shop

Pawerful Voices (instagram.com/pawerfulvoices)
https://kitabisa.com/campaign/pawerfulbersamakalimantan

Centre for Orangutan Protection
https://kitabisa.com/campaign/orangindo4orangutan

Kalaweit Foundation
https://kitabisa.com/campaign/bantukalaweit

Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)
https://yiari.or.id/donasi/

Tidak semua dari kita dapat turun langsung ke rimba. Tidak semua dari kita mampu memberikan banyak. Namun kita masih dapat memilih untuk tidak berpaling. Berdonasi jika mampu. Meneruskan informasi ini jika belum mampu. Sebab kepedulian pun perlu menemukan jalannya agar sampai kepada mereka yang sedang berjuang di lapangan. Sumber: CNN Indonesia, "Nasib Orangutan di Tengah Kepungan Karhutla Kalimantan", 22 Agustus 2026. Baca selengkapnya di CNN Indonesia. #PrayForKalimantan #PrayForIndonesia.
Forwarded from #GoodGuysFinishLast
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
πŸ“ main wtm subs yok

πŸ‘€ Unique name

πŸ‘€ kucing

πŸ‘€ eyecatching, sweet, wanna be friends with

πŸ‘€ niche
chic
skena
kalcer

πŸ‘€ Talkative
Seru
Nonchalant
Cool

πŸ‘€ Intimidating

πŸ‘€ Ganteng (mazen)

πŸ‘€ wtm funny

πŸ‘€ pretty name

πŸ‘€ Hot

πŸ‘€ gemes

πŸ‘€ Pretty

πŸ‘€ centil

πŸ‘₯ 13 people have voted so far.
πŸ“– Anonymous Board
Forwarded from AFTERMAILCLUB
#unsentmail i love you maika, troy, kendra, jun, aylmera, kreister, lael, marcel, sanjos, eirene, adzfi, sam, nauby, pahlevi, jo, silas, shayla, amaya, ki, reimora, nest, lara, silas, noel. makasih udah fauve ❀️