— 🎻 Alunan musik menjuru ke setiap sisi ruangan pesta. Malam ini di sebuah ruangan yang luas dan mewah itu diisi banyak orang untuk mengikuti pesta dansa. Tak lupa juga banyak pasangan yang begitu serasi saat datang ke pesta tersebut. Pakaian yang dikenakan oleh para tamu juga tak kalah elegannya dengan ruangan pesta. Semua orang menikmati pesta dansanya.
Andrian: /berjalan menelusuri ruang dansa; mengambil segelas minuman dari nampan pelayan; melihat sekitarku sambil meminum dipojok ruang dansa; memperhatikan gadis yang sedang menatap orang-orang berdansa; tersenyum; mendekati gadis bergaun cantik itu/
Selamat malam nona, sedari tadi kuperhatikan sepertinya kau hanya bisa melihat orang lain berdansa dengan pasangannya. Apakah kau tak ingin berdansa?
Selamat malam nona, sedari tadi kuperhatikan sepertinya kau hanya bisa melihat orang lain berdansa dengan pasangannya. Apakah kau tak ingin berdansa?
Caca: /diam melihat orang-orang berdansa; mataku memperhatikan sekitar; terpaku pada tatapan seorang lelaki yang melihatku; memalingkan wajahku; terdiam saat merasakan ada orang yang mendekatiku; menyadari sapaan dari lelaki yang datang padaku/
Selamat malam juga tuan, aku ingin berdansa namun aku tak tahu harus berdansa dengan siapa. Sedangkan aku datang ke pesta ini sendirian.
Selamat malam juga tuan, aku ingin berdansa namun aku tak tahu harus berdansa dengan siapa. Sedangkan aku datang ke pesta ini sendirian.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Andrian: /mendengarkan ucapan si gadis; mengulurkan tanganku ke hadapan gadis itu; membungkukkan badanku; mengangkat kepalaku melihat wajah gadis itu; tersenyum/
Jikalau begitu, apakah kau keberatan untuk berdansa denganku nona? Siapa namamu?
Jikalau begitu, apakah kau keberatan untuk berdansa denganku nona? Siapa namamu?
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Caca: /mendengarkan ucapannya; bibirku tersenyum; menyambut uluran dari lelaki itu; mengangguk/
Terima kasih untuk ajakanmu, namaku Caca.
Terima kasih untuk ajakanmu, namaku Caca.
Andrian: /menggeleng kepala pelan; tersenyum ke arah Caca; mulai melangkah ke depan; tangan tetap pada posisi; menukar posisi dengan memutas; memutar tubuh; memundurkan tubuh; mendekatkan tubuh Caca kembali/
Tidak, aku datang bersama teman-temanku. Namun mereka lebih dulu mendapatkan pasangan untuk berdansa.
Tidak, aku datang bersama teman-temanku. Namun mereka lebih dulu mendapatkan pasangan untuk berdansa.
Andrian: /kekeh pelan; menggeleng pelan; menatap Caca ke semua arah; memundurkan tubuh; menaruh tangan kanan di belakang pinggangku; mengngangkat tangan kiri; melihat Caca memutar kan tubuh; tangan kanan kembali memegang pinggang Caca; tangan kiri berpindah ke pinggang Caca; melangkah ke samping dengan kaki kiri; menatap Caca/
Bagaimana aku tidak terpesona dengan penampilanmu Caca? Kau cantik sekali, dengan gaun yang kau kenakan serta riasan yang ada di dirimu.
Bagaimana aku tidak terpesona dengan penampilanmu Caca? Kau cantik sekali, dengan gaun yang kau kenakan serta riasan yang ada di dirimu.