This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Unconditional Forgiveness
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"Jadilah NETRAL, layaknya seorang penyaksi akan Kebesaran Keagungan & KeEsa'anNya
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Dark Night of The Soul Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan apa yang bisa disebut sebagai runtuhnya makna hidup yang dirasakan… sebuah ledakan rasa ketidakberartian yang mendalam dalam hidup Anda . Keadaan batin dalam beberapa kasus sangat dekat dengan apa yang secara konvensional disebut depresi. Tidak ada yang masuk akal lagi, tidak ada tujuan untuk apa pun.
Forwarded from EKSPRESI KARAKTER 🌿
𝙏𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙧𝙚𝙢𝙚𝙝𝙞𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠 𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙠𝙚𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞𝙤𝙣𝙖𝙡 𝙡𝙤𝙝
𝘾𝙤𝙣𝙩𝙤𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙢𝙚𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣
𝘿𝙖𝙢𝙥𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙩𝙞𝙢𝙗𝙪𝙡𝙠𝙖𝙣
𝘾𝙖𝙧𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙣𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙞𝙠𝙖𝙥 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙢𝙚𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣
𝘕𝘰𝘵𝘦𝘴:
𝑰'𝒎 𝒏𝒐𝒕 𝒂𝒔 𝒈𝒐𝒐𝒅 𝒂𝒔 𝒎𝒚 𝒑𝒐𝒔𝒕
𝑪𝒐𝒓𝒓𝒆𝒄𝒕 𝒎𝒆 𝒊𝒇 𝒊'𝒎 𝒘𝒓𝒐𝒏𝒈
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Tidak ada seorangpun bisa menyakitimu jika kamu tidak memberikan atensi terhadap mereka. Sadarlah bahwa yg paling berperan menyakitimu adalah karena pikiranmu sendiri yg tidak terjaga.
@yusuf_mm
#kesadarandiri #consiousness #spirituality #motivasi #edukasi # inspirasi
@yusuf_mm
#kesadarandiri #consiousness #spirituality #motivasi #edukasi # inspirasi
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Nikmatilah setiap pemandangan yang disuguhkan dihadapanmu seperti kamu sedang memandang betapa indahnya dirimu sendiri💖💫💫
Berbahagialah semua makhluk & Tetaplah rendah hati 🤗
I Love ALLAH 💖
#spiritual #kesadaran #selflove #universe
Berbahagialah semua makhluk & Tetaplah rendah hati 🤗
I Love ALLAH 💖
#spiritual #kesadaran #selflove #universe
●PERBEDAAN PIKIRAN DAN KESADARAN●
1. Kesadaran (Consciousness)
Kesadaran adalah kehadiran murni atau perhatian penuh terhadap apa yang sedang terjadi, baik di dalam maupun di luar diri, tanpa menghakimi, nenilai, atau menafsirkan. Ini seperti "senter" yang menerangi pikiran, emosi, dan pengalaman, tapi tidak ikut campur.
Ciri-ciri kesadaran
Netral dan mengamati.Tidak berpikir, tapi menyadari pikiran Ada saat ini (present) Bisa hadir saat kita diam tanpa berpikir.
Contoh kesadaran
Kamu menyadari bahwa kamu sedang merasa cemas, tanpa langsung terlarut atau memikirkan sebab akibatnya.
Saat kamu menarik napas dan menyadari "Ini aku sedang bernapas", itu adalah kesadaran.
Kamu sedang duduk tenang, lalu sadar bahwa ada suara burung di luar ,tanpa menilai atau mengomentari suara itu.
2. Pikiran (Mind/Thought)
Pikiran adalah aktivitas mental yang memproses informasi, menilai, menganalisis, mengingat masa
lalu, merencanakan masa depan, atau memberi makna pada sesuatu.
Ciri-ciri pikiran
Berisi kata-kata, gambar, ide, dan suara dalam kepala.
Sering aktif otomatis dan terus berjalan Bisa logis, bisa khawatir, bisa berimajinasi. Tidak selalu ada di saat ini (sering ke masa lalu/
masa depan)
Contoh pikiran
"Kenapa tadi aku ngomong kayak gitu
ya?" (menganalisis masa lalu).
"Kalau aku gagal nanti gimana?" (mengkhawatirkan masa depan).
"Dia pasti marah karena aku telat."' (menilai dan menebak orang lain).
JIKA DIIBARATKAN :
Kesadaran itu seperti langit
Pikiran itu seperti awan-awan yang lewat . Langit tetap ada, luas dan tenang.
sementara awan (pikiran) bisa muncul dan hilang, tapi tidak harus diikuti.
-Healthy Discussion by Yusuf MM-
https://t.me/Healthy_Discussions
1. Kesadaran (Consciousness)
Kesadaran adalah kehadiran murni atau perhatian penuh terhadap apa yang sedang terjadi, baik di dalam maupun di luar diri, tanpa menghakimi, nenilai, atau menafsirkan. Ini seperti "senter" yang menerangi pikiran, emosi, dan pengalaman, tapi tidak ikut campur.
Ciri-ciri kesadaran
Netral dan mengamati.Tidak berpikir, tapi menyadari pikiran Ada saat ini (present) Bisa hadir saat kita diam tanpa berpikir.
Contoh kesadaran
Kamu menyadari bahwa kamu sedang merasa cemas, tanpa langsung terlarut atau memikirkan sebab akibatnya.
Saat kamu menarik napas dan menyadari "Ini aku sedang bernapas", itu adalah kesadaran.
Kamu sedang duduk tenang, lalu sadar bahwa ada suara burung di luar ,tanpa menilai atau mengomentari suara itu.
2. Pikiran (Mind/Thought)
Pikiran adalah aktivitas mental yang memproses informasi, menilai, menganalisis, mengingat masa
lalu, merencanakan masa depan, atau memberi makna pada sesuatu.
Ciri-ciri pikiran
Berisi kata-kata, gambar, ide, dan suara dalam kepala.
Sering aktif otomatis dan terus berjalan Bisa logis, bisa khawatir, bisa berimajinasi. Tidak selalu ada di saat ini (sering ke masa lalu/
masa depan)
Contoh pikiran
"Kenapa tadi aku ngomong kayak gitu
ya?" (menganalisis masa lalu).
"Kalau aku gagal nanti gimana?" (mengkhawatirkan masa depan).
"Dia pasti marah karena aku telat."' (menilai dan menebak orang lain).
JIKA DIIBARATKAN :
Kesadaran itu seperti langit
Pikiran itu seperti awan-awan yang lewat . Langit tetap ada, luas dan tenang.
sementara awan (pikiran) bisa muncul dan hilang, tapi tidak harus diikuti.
-Healthy Discussion by Yusuf MM-
https://t.me/Healthy_Discussions
Telegram
HEALTHY
HEALTHY DISCUSSION by Yusuf Mm (certified)
- Conseling & Mentoring
- Private Reading
- Meditasi Hypnoterapy
- Rilis Energy Negatif
- Booster Energy
- Stress Management
- Conseling & Mentoring
- Private Reading
- Meditasi Hypnoterapy
- Rilis Energy Negatif
- Booster Energy
- Stress Management
●Memahami Cara Kerja Pikiran, Ego, dan Perasaan: Jalan Pulang ke Kesadaran●
1. Pikiran, Ego, dan Perasaan:
Siapa Mereka?
Dalam hidup sehari-hari, kita lebih sering digerakkan oleh tiga hal ini tanpa sadar:
🧠 Pikiran,
😈 Ego,
💓 Perasaan.
Mereka aktif setiap hari bahkan saat kita diam. Tapi... siapakah mereka sebenarnya?
2. Pikiran: Si Pemroses Tanpa Henti
Pikiran seperti mesin analisa.
Ia terus berpikir agar kamu aman.
"Bagaimana ini?"
"Kalau begitu nanti gimana?"
"Harus cepat ambil keputusan!"
Tujuannya:
Menjagamu tetap hidup, teratur, dan "siap mengahadapi".
⚠️ Tapi jika diikuti terus:
Kamu akan lelah, overthinking, sulit menikmati momen. Hidup terasa seperti beban yang tak selesai-selesai.
3. Ego: Si Pelindung yang Ingin Dihargai
Ego adalah sistem pertahanan.
Ia ingin kamu tidak disakiti, tidak dipermalukan, tidak kalah.
"Aku harus bisa!"
"Dia ga boleh menginjak harga diriku!"
Tujuannya:
Membuatmu terlihat kuat dan dihormati.
⚠️ Tapi jika kamu hidup dari ego:
Mudah marah, mudah tersinggung. Merasa semua orang salah kecuali dirimu. Sulit menerima kenyataan.
4. Perasaan: Gelombang yang Membawa Pesan
Perasaan datang dalam bentuk senang, marah, takut, sedih.
Ia sebenarnya adalah pesan batin petunjuk arah yang lembut.
Tujuannya:
Memberi tahu kamu tentang apa yang sedang terjadi di dalam.
⚠️ Tapi bila kamu tidak sadar:
Perasaan bisa membuat kamu ambil alih dan membuatmu reaktif. Hidup seperti naik roller coaster emosi.
5. Dampaknya Bila Kita Hidup Tanpa Sadar.
Kalau kamu hidup dari pikiran saja
➥kamu capek.
Kalau kamu hidup dari ego saja
➥kamu marah terus.
Kalau kamu hidup dari perasaan saja
➥kamu mudah goyah.
Lalu, siapa yang sebenarnya harus hidup?
6. Kesadaran: Dirimu yang Sebenarnya
Di balik semua itu, ada "Aku" yang sejati. Yang diam, hanya menyaksikan semua reaksi itu datang dan pergi.
Ia tidak terikat oleh pikiran, tidak terguncang oleh emosi, dan tidak perlu diakui oleh ego.
"Aku" ini adalah kesadaranmu.
Yang melihat dengan jernih, yang bisa berkata:
"Oh, ini hanya pikiran."
"Oh, ini egoku yang merasa takut."
"Oh, ini hanya perasaan yang lewat."
KESIMPULAN:
Mereka Bukan Musuh, Mereka Alat
Pikiran, ego, dan perasaan bukan musuhmu. Mereka seperti alat bantu perjalanan—penting, tapi bukan pengendali hidupmu. Masalah terjadi bukan karena mereka jahat, tapi karena kamu mengira mereka adalah dirimu sendiri. Banyak orang hidup bukan dari kesadaran, tapi dari setelan otomatis: dikendalikan pikiran, ditarik ego, dan diputar perasaan.
Jangan Pernah Membenci Mereka
🔺Jangan sesekali membenci pikiranmu.
🔺Jangan lawan egomu.
🔺Jangan lari dari perasaanmu.
Karena dari merekalah kamu belajar mengenal dirimu. Tanpa mereka, kamu takkan pernah tahu artinya bangkit. Tanpa mereka, kamu tidak akan pernah sampai pada kesadaran.
Terima kasih kepada pikiran, ego, dan perasaan. Karena mereka, kamu akhirnya bisa pulang ke dirimu yang sejati.
Semangat terus berproses untuk menumbuhkan kesadsran dengan mengenali diri sejatimu, menemukan dan selaras dengan jiwa yang membawa kecerdasan spritiual serta kesadaran akan Cinta Kasih-NYA Yang Tanpa Batas.
God Bless u all & Tetaplah bberbahagias serta rendah hatilah 💖✨✨
1. Pikiran, Ego, dan Perasaan:
Siapa Mereka?
Dalam hidup sehari-hari, kita lebih sering digerakkan oleh tiga hal ini tanpa sadar:
🧠 Pikiran,
😈 Ego,
💓 Perasaan.
Mereka aktif setiap hari bahkan saat kita diam. Tapi... siapakah mereka sebenarnya?
2. Pikiran: Si Pemroses Tanpa Henti
Pikiran seperti mesin analisa.
Ia terus berpikir agar kamu aman.
"Bagaimana ini?"
"Kalau begitu nanti gimana?"
"Harus cepat ambil keputusan!"
Tujuannya:
Menjagamu tetap hidup, teratur, dan "siap mengahadapi".
⚠️ Tapi jika diikuti terus:
Kamu akan lelah, overthinking, sulit menikmati momen. Hidup terasa seperti beban yang tak selesai-selesai.
3. Ego: Si Pelindung yang Ingin Dihargai
Ego adalah sistem pertahanan.
Ia ingin kamu tidak disakiti, tidak dipermalukan, tidak kalah.
"Aku harus bisa!"
"Dia ga boleh menginjak harga diriku!"
Tujuannya:
Membuatmu terlihat kuat dan dihormati.
⚠️ Tapi jika kamu hidup dari ego:
Mudah marah, mudah tersinggung. Merasa semua orang salah kecuali dirimu. Sulit menerima kenyataan.
4. Perasaan: Gelombang yang Membawa Pesan
Perasaan datang dalam bentuk senang, marah, takut, sedih.
Ia sebenarnya adalah pesan batin petunjuk arah yang lembut.
Tujuannya:
Memberi tahu kamu tentang apa yang sedang terjadi di dalam.
⚠️ Tapi bila kamu tidak sadar:
Perasaan bisa membuat kamu ambil alih dan membuatmu reaktif. Hidup seperti naik roller coaster emosi.
5. Dampaknya Bila Kita Hidup Tanpa Sadar.
Kalau kamu hidup dari pikiran saja
➥kamu capek.
Kalau kamu hidup dari ego saja
➥kamu marah terus.
Kalau kamu hidup dari perasaan saja
➥kamu mudah goyah.
Lalu, siapa yang sebenarnya harus hidup?
6. Kesadaran: Dirimu yang Sebenarnya
Di balik semua itu, ada "Aku" yang sejati. Yang diam, hanya menyaksikan semua reaksi itu datang dan pergi.
Ia tidak terikat oleh pikiran, tidak terguncang oleh emosi, dan tidak perlu diakui oleh ego.
"Aku" ini adalah kesadaranmu.
Yang melihat dengan jernih, yang bisa berkata:
"Oh, ini hanya pikiran."
"Oh, ini egoku yang merasa takut."
"Oh, ini hanya perasaan yang lewat."
KESIMPULAN:
Mereka Bukan Musuh, Mereka Alat
Pikiran, ego, dan perasaan bukan musuhmu. Mereka seperti alat bantu perjalanan—penting, tapi bukan pengendali hidupmu. Masalah terjadi bukan karena mereka jahat, tapi karena kamu mengira mereka adalah dirimu sendiri. Banyak orang hidup bukan dari kesadaran, tapi dari setelan otomatis: dikendalikan pikiran, ditarik ego, dan diputar perasaan.
Jangan Pernah Membenci Mereka
🔺Jangan sesekali membenci pikiranmu.
🔺Jangan lawan egomu.
🔺Jangan lari dari perasaanmu.
Karena dari merekalah kamu belajar mengenal dirimu. Tanpa mereka, kamu takkan pernah tahu artinya bangkit. Tanpa mereka, kamu tidak akan pernah sampai pada kesadaran.
Terima kasih kepada pikiran, ego, dan perasaan. Karena mereka, kamu akhirnya bisa pulang ke dirimu yang sejati.
Semangat terus berproses untuk menumbuhkan kesadsran dengan mengenali diri sejatimu, menemukan dan selaras dengan jiwa yang membawa kecerdasan spritiual serta kesadaran akan Cinta Kasih-NYA Yang Tanpa Batas.
God Bless u all & Tetaplah bberbahagias serta rendah hatilah 💖✨✨