Gen-ACI Parenting Center
626 subscribers
3 photos
2 links
Channel inspirasi & Ilmu Parenting
Download Telegram
NYAMAN DAN AMAN ADALAH KUNCINYA


Menjadi pintar dan cerdas adalah idaman semua orang tua kepada anak-anaknya

Namun keinginan itu biasanya hanya menjadi sebuah keinginan saja

Selama mengajar ada dua hal utama yang perlu diciptakan selain menyampaikan materi atau pelajaran

Yakni terbangunnya suasana Aman dan Nyaman sebelum proses belajar itu dimulai

Kenapa harus aman dan nyaman, karena secara psikologis jika kondisi tubuh kita aman dan nyaman informasi apapun insyaAllah mudah untuk masuknya

Dan dengan kondisi tersebut, tidak ada tekanan sama sekali dari luar

Tidak ada paksaan, tidak ada teguran, tidak ada marah-marah dsb

Nah, kita sebagai orang bisa membantu anak untuk bisa menciptakan suasana tersebut

Salah satunya adalah dengan sebuah permainan, istilah kerennya Ice breaking

Ada banyak contohnya di media sosial terutama Y**Tube

Setelah menonton, latihan dulu baru dipraktekkan

Kunci keberhasilannya adalah
1. Terus belajar
2. Jangan mudah menyerah
3. Konsisten


#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
1 + 1 = BANYAK

Maksudnya gmn?

Maksudnya adalah ketika kita dihadapkan dengan suatu "masalah", ada banyak jalan yg bisa kita buat

Contoh pada saat anak kita sekolah trus ulangan dan terima hasil ulangan, nah ternyata ada salah satu nilainya yg kurang.

Deng kondisi diatas pilihan sederhana kita ada 2, tertekan atau tertantang

Kalo kita pilih tertekan, kita akan cenderung menyalahkan kondisi dan situasi bisa jadi anak kita yg jadi sasaran

Beda halnya kalo kita memilih tertantang, sebagai orang tua kita akan menempuh jalan yg berbeda. Kasih motivasi, bersyukur, menenangkan sang anak, dan mencari cara agar ulangan berikutnya nilainya bisa lebih bagus lagi

Dengan memilih tertantang, otak kita akan terus mencari jalan untuk keluar dari kondisi yg ada

So, jadikan kondisi apapun yang kita hadapi sebagai sebuah tantangan agar otak kita bisa terus berkembang

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
RAHASIA USIA 7 TAHUN

Kita mungkin pernah mendengar sebuah hadits nabi yang menyampaikan bahwa ajarilah anak sholat ketika usianya 7 tahun

Ada apa di usia 7 tahun itu?

Jika kita sedikit menilik pada pola perkembangan otak anak ternyata usia 2 - 6 tahun adalah usia emas anak

Dimana anak-anak akan banyak menerima informasi langsung sekaligus tanpa ada penyaringan

Kalau mereka sering dapat insight negatif kemungkinan besar pola pikirnya juga negatif, begitu juga sebaliknya

Di usia 7 tahun adalah saat dimana anak-anak akan mulai melakukan "praktek" yang sesungguhnya dalam kehidupannya (kognitifnya mulai berkembang)

Di usia tersebut mereka sudah bisa mulai membedakan informasi, mana yang harus diterima mana yang tidak

Karena masih dalam proses praktek, maka adalah wajar jika mereka masih melakukan kesalahan

Secara tidak langsung disini bahwa kunci keberhasilan anak di usia 7 tahun adalah proses yang mereka alami ketika usia 2 - 6 tahun karena di usia ini adalah pondasi

So, mari bangun pondasi yang kokoh untuk anak-anak kita agar mereka bisa mengembangkan kognitif dan juga potensi yang mereka miliki ke arah yang lebih positif

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
REFRAME

Dalam setiap aktivitas kesehariannya, keberhasilan dan kegagalan juga dialami oleh anak-anak kita

Kecenderungan masyarakat kita terkadang lebih "perhatian" terhadap kegagalan yang dialami oleh anak-anak dan jarang sekali menaruh perhatian pada keberhasilan

Sering kali ketika anak-anak mengalami kegagalan, bukan dukungan yang kita berikan namun malah menjatuhkan

Misal anak kita sedang bermain trus tiba-tiba dia jatuh, kadang kita mengucapkan

"Kan tadi apa yang Bunda/Ayah bilang, jatuhkan!! Makanya kalo main jangan lari-lari"

"Sudah dikasih tahu jangan main disitu, masih aja main disitu"

Kita kadang kurang peka dengan keberhasilan anak, misal biasanya anak-anak kita mengerjakan soal dari 10 benar 5 dan hari itu dia benar 6 kita kadang masih fokus di soal yang salah bukan soal yang benar

"Lha ini masih banyak yang salah gitu, ayo kerjakan lagi"

Sekarang coba kalau kita balik pola pikirnya, kita fokus di soal yang benar dari 5 jadi 6

Apakah ini suatu keberhasilan?

Yes, ini adalah suatu keberhasilan yang diraih oleh anak-anak kita

"Wah, 6 ya bagus-bagus mantap! Lanjut lagi ya diperbaiki yang masih salah"

Jika di situasi tersebut kita berikan apresiasi, insyaAllah anak-anak kita akan tambah semangat mengerjakan tugasnya

Dan dari pola komunikasi yang kita lakukan ke anak-anak tersebut akan mengurangi rasa ketidakpercayaan pada diri seorang anak

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
TRIK BELAJAR KECERDASAN ANGKA

Beberapa waktu yang lalu, sy pernah menuliskan artikel berjudul Multiple Intelegencis

Ini linknya

๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=134617968361269&id=100054392002379

Nah, disini kita akan mempelajari satu persatu trik belajar anak di setiap tipenya

Kita akan mulai dari Kecerdasan Angka

Sesuai dengan namanya, anak-anak seperti ini sangat suka akan hitung-hitungan yang bisa jadi agak sedikit berbeda dari anak-anak pada umumnya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Kita kenali tipe kecerdasan ini y
1. analisa yang kuat
2. Suka bertanya akan proses suatu hal
3. Suka permainan strategi dan matematika
4. Banyak bertiingkah layaknya seorang detektif
5. Suka bereksperimen

Setelah mengetahui ciri-ciri Kecerdasan Angka, selanjutnya adalah bagaimana cara mengasahnya agar bisa maksimal :

1. Mengenal angka

Mengurutkan gambar bilangan dari yang kecil hingga yang terbesar. Selain itu juga bisa mengenalkan anak pada mata uang yang dipergunakan.

2. Menghitung benda

Anak dapat dilatih untuk mengetahui jumlah benda ataupun uang yang dimilikinya dan melakukan transaksi jual beli sederhana seperti membeli makanan atau permen.

3. Membandingkan benda

Latihlah anak untuk membandingkan benda yang lebih besar dan lebih kecil, yang lebih panjang dan lebih pendek, yang lebih jauh dan lebih dekat, dan seterusnya.

Untuk membandingkan benda atau sesuatu tidak membutuhkan peralatan yang sulit, misalnya orangtua bisa memasukkan air ke ke dalam dua gelas dengan volume air yang berbeda dan kemudian anak diminta untuk menilai.

Gelas mana yang isi airnya lebih banyak dan lebih sedikit.

4. Mengenal alat ukur

Selain mengenalkan berbagai macam ukuran serta bilangan, penting bagi orangtua atau pendidik untuk mengenalkan alat ukur kepada anak.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak tentang fungsi dan kegunaan berbagai macam alat ukur, misalnya termometer untuk mengukur suhu badan, timbangan berat badan untuk mengukur berat badan, penggaris untuk mengukur panjang, dan lain sebagainya.

Nah, demikian sedikit kita bahas mengenai tipe Kecerdasan Angka

insyaAllah akan kita bahas untuk kecerdasan yang lainnya di lain kesempatan

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
PANDAI BICARA

Di bagian kedua dari materi Multiple Intelegencies adalah Kecerdasan Verbal

Apa itu Kecerdasan Verbal?

Kecerdasan Verbal adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa atau berkomunikasi, baik dengan berbicara maupun menulis

Jika seorang anak memiliki kecerdasan ini biasanya anak akan lebih cepat bisa membaca dibanding dengan anak seusianya

Yuk kenali ciri-ciri Kecerdasan Verbal
1. Memiliki perbendaharaan kata yang banyak
2. Suka berbicara di depan orang banyak
3. Suka membaca buku
4. Suka berdiskusi
5. Sesekali menyematkan humor pada saat sedang berbicara
6. Kemampuan retelling story yang bagus

Bagaimana kita mengembangkan Kecerdasan Verbal?

1. Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), sejak anak masih bayi, kita bisa rutin mengajaknya ngobrol atau bercerita.

2. Sejak dini (bahkan sejak masih di dalam kandungan) bacakan berbagai jenis buku untuk anak.

3. Kebiasaan rajin membaca juga bisa menumbuhkan kecerdasan lainnya

4. Jika anak sudah bisa membaca, minta ia membacakan buku untuk orang lain.

5. Rangsang anak untuk berbicara. Kita bisa menanyakan berbagai hal pada anak, yang membuatnya terstimulasi untuk menjawab dengan penjelasan panjang. Misalnya, minta anak mencerita ada benda-benda apa saja di sekolahnya, atau mencerita apa saja yang gurunya ajarkan hari ini.

Demikian beberapa hal terkait Kecerdasan Verbal, jika mau mencari informasi lebih banyak lagi perbanyaklah mencari referensi terkait Kecerdasan Verbal

Sehingga kita sebagai orang tua bisa membantu menstimulasi kecerdasan anak kita dengan lebih maksimal

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
"DEK, SALAMAN DULU SANA, NANTI DIKASIH ANGPAO"

Beberapa hari lagi kita umat Islam khususnya akan merayakan hari kemenangan setelah 1 bulan lamanya berpuasa yakni Idul Fitri

Idul Fitri 1442 H tahun ini insyaAllah akan jatuh pada tanggal 13 Mei 2021 tepatnya hari Kamis menurut keputusan PP Muhammadiyah, sedangkan dari pemerintah pusat belum mengumumkan kapan akan dilaksanakannya Idul Fitri 1442 H

Tentu suasana kemenangan sangat dinantikan oleh semua umat muslim di seluruh dunia, saling bermaafan, mempererat silaturahim antar kerabat dan sesama umat muslim

Ada satu tradisi yang mungkin hanya ada di Indonesia yakni salam tempel, maksudnya adalah saat salaman minta maaf, disertai juga dengan amplop yang berisi uang dengan nominal yang berbeda-beda

Tradisi salam tempel biasanya hanya berlaku untuk anak-anak atau remaja yang masih sekolah

Beberapa ulama mengatakan bahwa hal ini adalah seperti sedekah yang diniatkan oleh orang tersebut

Lalu bagaimana sikap kita terhadap anak terkait salam tempel ini?

Dalam bulan Ramadhan, sangat dianjurkan untuk memperbanyak sedekah yang tidak hanya berupa uang. Dalam bentuk lain juga boleh, misalkan baju, makanan dll

Sehingga orang akan berlomba-lomba untuk mendapatkan keberkahan ramadhan lewat sedekah tadi

Pada saat Idul Fitri tiba, kita akan saling bermaafan dan mempererat silaturahim antar umat muslim sebagai bentuk kemenangan umat muslim

So, jangan sampai tradisi ini menghilangkan makna utama dari Idul Fitri itu sendiri sehingga anak-anak kita lupa akan tujuan utama merayakan hari raya

Mari kita ajarkan ke anak-anak kita bahwa makna Idul Fitri adalah saling merayakan kemenangan, mempererat silaturahim bukan karena salam tempel

Dengan begitu makna dari Idul Fitri tidak bergeser ke arah yang lain

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
AKU SUKA MENGGAMBAR

Kali ini kita akan membahas mengenai tipe kecerdasan yang ketiga yakni Kecerdasan Visual / Gambar

Dari namanya saja sudah sedikit tergambarkan bagaimana cara belajar dan ciri-ciri Kecerdasan ini

Anak-anak dengan tipe Kecerdasan Visual ini memang memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda terutama dalam hal mengingat atau memori

Mereka lebih kuat dalam mengingat serta biasanya lebih detail dari yang lain

Ciri-ciri Kecerdasan Visual

๐Ÿ”ธ Kemampuan menggambar diatas rata-rata. Ciri paling menonjol dari kecerdasan ini adalah kemampuan menggambar anak yang baik. Anak bahkan mampu menggambar dalam bentuk tiga dimensi dengan detil garis dan warna yang sangat baik.

๐Ÿ”ธ Mampu mengingat dan menghafal jalan. Jangan sepelekan kemampuan anak menghafal nama jalan. Sebab, anak dengan kecerdasan visual-spasial dapat dengan mudah mengingat dan menghafal nama jalan hanya dengan sekali melewatinya.

๐Ÿ”ธ Menggambar denah rumah. Kecerdasan yang dimilikinya membuat anak dengan mudah memvisualisasikan denah rumah. Ia dapat menjelaskan dan menggambar posisi ruangan yang ada di dalam rumah.

๐Ÿ”ธ Mudah merangkai puzzle. Anak yang gemar bermain puzzle mungkin banyak, tapi tentu tidak banyak yang mampu merangkainya dengan cepat. Tipe anak dengan kecerdasan ini dapat dilihat dari kemampuan merangkai puzzle dengan tepat dan cepat

Bagaimana kita menstimulasi cara belajar mereka

1. Seni dan Menggambar, aktivitas ini untuk mengembangkan imajinasi anak

2. Membuat Kerajinan Tangan, untuk melatih sensor motorik halus anak juga untuk menumbuhkan kreatifitas anak

3. Bermain Puzzle, tujuannya adalah untuk tempat atau lokasi dari tiap kepingan puzzle tersebut sekaligus juga untuk meningkatkan daya pikir anak

4. Membaca Arah Jalan, disini anak-anak akan diajarkan perbedaan arah kanan, kiri, belok dsb. Caranya bisa dengan meminta mereka pergi ke suatu tempat dimulai dari sekitar rumah

Nah, demikian pembahasan mengenai tipe Kecerdasan yang ketiga ini

Dan yang perlu diingat, setiap anak punya cara unik tersendiri dalam belajar

Jangan pernah memaksa anak untuk belajar dengan cara yang sama seperti orang lain jika mereka tidak menyukainya

Jadilah fasilitator belajar yang baik untuk anak-anak, agar perkembangan belajar mereka bisa lebih maksimal

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
MUSIC IS MY LIVE

Pembahasan selanjutnya dari materi kecerdasan anak, kemarin kita baru bahas 3 materi

Kali ini yang kita bahas adalah terkait dengan Musik yaitu Kecerdasan Musik

Kecerdasan setiap anak tentunya berbeda-beda. Menurut DR. Dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi, dokter spesialis anak dalam artikel yang ditulisnya di laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), "Jika kita menginginkan anak dengan kecerdasan multiple harus dilakukan perangsangan setiap hari pada semua sistem indera (pendengarann, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan), gerak kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran dengan suasana bermain dan kasih sayang.โ€

Yuk, kita kenalan dulu dengan tipe kecerdasan ini

Menurut laman Very Well, Kecerdasan Musik adalah kemampuan seseorang untuk mengekspresikan, memahami, dan menciptakan sesuatu melalui musik.

Anak dengan kecerdasan ini tidak akan memiliki kesulitan untuk memahami nada dan belajar musik.

Kecerdasan ini biasanya ditunjukan dengan bernyanyi, bermain instruksi musik, menciptakan lagu, dan lainnya.

Menurut Howard Gardner, profesor kognitif dan edukasi dari Harvard Graduate School of Education, menyebutkan sebuah fakta menarik bahwa anak dengan kecerdasan matematik dan musik memiliki proses berpikir yang sama.

Seorang anak dengan dua kecerdasan ini biasanya bisa mendengar suara atau ritme yang tidak disadari orang lain.

Ada beberapa tanda kecerdasan musikal :
1. Anak tertarik dengan alunan musik
2. Anak senang bersenandung.
3. Anak mudah menghafal lagu
4. Anak selalu mendengarkan musik
5. Anak tertarik untuk mempelajari alat musik
6. Anak bisa mengingat irama dengan mendengarkan beberapa kali saja.

Setelah tahu ciri dan tanda-tanda anak dengan kecerdasan ini, selanjutnya bagaimana cara menstimulasinya

1. Mendengarkan musik bersama.
2. Mengenalkan berbagai jenis alat musik
3. Jika anak masih bayi, orang tua bisa menyanyikan lagu untuknya.
4. Memainkan alat musik.
5. Mengajarkan anak bermain alat musik.
6. Mendaftarkan anak ikut les musik.
7. Memberi kesempatan untuk unjuk bakat di berbagai acara.
8. Memberi dukungan dan apresiasi atas segala usahanya.

Nah, demikian sedikit pembahasan terkait Kecerdasan Musik

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
THIS IS ME

Jumpa kembali dengan pembahasan terkait Kecerdasan Anak

Kali ini kita akan mengulik tentang Kecerdasan Intrapersonal

Apa sih sebenarnya Kecerdasan Intrapersonal itu?

Berdasarkan Theory of Multiple Intelligences yang ditulis oleh Howard Gardner, Kecerdasan Intrapersonal adalah kemampuan anak untuk memahami emosinya, dapat memotivasi dirinya sendiri, dan percaya diri sehingga mereka dapat berpikir positif, mandiri, dan sangat fasih dalam merefleksikan dirinya.

Beberapa niai unggul dari kecerdasan ini adalah :

๐Ÿ”ธ Dapat mengenali kekuatan dan kelemahan diri mereka sendiri
๐Ÿ”ธ Percaya diri yang tinggi
๐Ÿ”ธ Lebih suka menyelesaikan tugasnya secara mandiri
๐Ÿ”ธ Mereka bisa membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
๐Ÿ”ธ Mempunya rasa keadilan yang tinggi

Bagaimana cara mengasah Kecerdasan Intrapersonal ini :

๐Ÿ”บ Membuat jurnal pribadi
๐Ÿ”บ Berbincang-bincang dengan anak di waktu luangnya
๐Ÿ”บ Biarkan mereka memilih dan menuntaskan sendiri tugasnya di rumah
๐Ÿ”บ Bermain berburu harta karun atau berburu binatang
๐Ÿ”บ Membiarkan anak menganalisis hal yang terjadi di sekitarnya.
๐Ÿ”บ Story telling dengan membiarkan anak imajinasinya berkembang
๐Ÿ”บ Bermain educational toy
๐Ÿ”บ Setiap sebelum tidur, ajak mereka untuk merefleksikan aktivitas apa yang dilakukan di hari itu

Menarik bukan?

Memang keunikan anak-anak tidak bisa langsung kita tebak begitu saja, mereka unik dan bermacam-macam

Bisa jadi dalam diri seorang anak terdapat lebih dari 1 kecerdasan

Sebagai orang tua jadilah fasilitator pendidikan anak yang baik, yang faham dengan kebutuhan mereka

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
I KNOW YOU

Materi berikutnya setelah kemarin kita bahas beberapa tipe kecerdasan personal

Kecerdasan berikutnya adalah Kecerdasan Interpersonal, apa itu Kecerdasan Interpersonal?

Kecerdasan Interpersonal adalah kemampuan dalam memahami emosi, tujuan dan motivasi dari sebuah tindakan yang dilakukan oleh orang lain

Kecerdasan ini juga memiliki kemampuan dalam berkomunikasi secara baik dan efektif dengan orang lain.

Anak-anak yang memiliki kecerdasan interpersonal seolah peka terhadap ekspresi wajah, suara hingga gerakan tubuh lawan bicaranya. 

Kecerdasan Interpersonal dapat memungkinkan untuk melakukan beberapa hal yang berhubungan orang lain, seperti:

๐Ÿ”ธBerpotensi menjadi seorang pemimpin yang baik

๐Ÿ”ธ Mudah untuk mempersuasi orang lain

๐Ÿ”ธ Memiliki sikap kepedulian dan empati yang tinggi

๐Ÿ”ธ Terbiasa bekerja dalam kelompok dalam menyelesaikan tugas-tugas

๐Ÿ”ธ A Wiseman

๐Ÿ”ธ Seorang problem solver yang baik

Cara menumbuhkan Kecerdasan Interpersonal pada diri anak-anak dengan sering melakukan interaksi di rumah

Segala jenis interaksi perlu diterapkan melalui menceritakan pengalaman, seperti rasa bahagia, sedih, takut atau perasaan lainnya

Luangkan waktu untuk bercerita antar anggota keluarga agar tercipta ikatan emosional

Secara tidak langsung anak-anak juga dapat belajar untuk bersikap percaya diri hingga jujur dalam menyampaikan perasaannya sendiri.

Jika rutin dilakukan, seorang anak dapat mempelajari banyak hal seperti bertemu orang-orang baru dan mengerti caranya berinteraksi dengan lingkungan sekitar

Intinya interaksi atau pengalaman baru yang dihadapi anak-anak terhadap lingkungan sosialnya dapat menstimulasi Kecerdasan Interpersonal


#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
Imam Hasan Al-Basri dan Seorang Budak

Bismillah...

_Imam Hasan Al-Basri adalah seseorang yang ucapannya sama dengan perbuatannya, perbuatannya sama dengan ucapannya._

Dikisahkan dalam kitab Anisul Mukminin. Suatu Ketika Imam Hasan Al Basri ini kedatangan tamu seorang budak. Budak itu datang kepada Imam Hasan Al Basri dan berkata: "Yaa Syekh, engkau ini seseorang yang ucapannya didengar oleh penduduk Madinah, tolong besok di hari Jum'at ketika engkau berkhutbah bawakanlah tentang keutamaan seseorang yang memerdekakan budak, karena saya ini sudah tidak kuasa hidup ditangan majikan saya.
Majikan saya ini tiap hari menyiksa saya, menganiaya saya, tolong bawakan tentang keutamaan seseorang yang memerdekakan budak, saya berharap majikan saya hadir di sholat Jum'at dimana engkau berkhutbah, dan setelah mendengar khutbah dari engkau, dia memerdekakan saya.

Imam Hasan Al Basri dikenal sebagai seorang yg khasyyah takutnya kpd Allah SWT yg luar biasa Seorang yg Ikhlash sehingga nasehat-nasehat yg datang dari Imam Hasan dapat mudah diterima dan mampu memengaruhi hati manusia sehingga dapat menjadikan semakin cinta dan takut kpd Allah.
Datang Di hari Jum'at pertama, ternyata imam Hasan Al Basri berkhutbah tentang yang lain, bukan tentang kemuliaan seseorang yang memerdekakan budak. Datang Jumat berikutnya, isi khutbah nya masih tetap materi yang lain, hingga Jumat berikutnya baru Imam Hasan Al Basri menerangkan tentang keutamaan seseorang yang memerdekakan budak.

"Yaa Syekh, kenapa engkau tidak berkhutbah tentang keutamaan memerdekakan budak di 3 Minggu yang lalu, dimana waktu itu saya minta kepadamu. Engkau malah menunda sampai 3 Minggu berikutnya sehingga saya harus bersabar menerima siksaan dan penganiayaan dari majikan saya selama 3 Minggu, kenapa engkau tidak bergegas menyampaikannya?โ€

Maka Imam Hasan Al Basri menjawab: "karena di 3 Minggu yang lalu saya belum punya cukup uang untuk membeli budak, karena saya tidak mau menasehati seseorang sebelum saya melakukan mengamalkan perbuatan tersebut terlebih dahulu maka saya kumpulkan uang yang cukup untuk membeli seorang budak lalu saya merdekakan budak tersebut barulah saya berkhutbah tentang keutamaan memerdekakan budak."

Semoga bermanfaat
Salam Jumat Mubarak


#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
ROTI GOSONG TIDAK PERNAH BERSALAH

Dr Abdul Kalam, Mantan Presiden India bercerita, ketika dirinya masih kecil, ibunya memasak makanan untuk keluarga.

Pada suatu malam, khususnya ketika ibunya membuat makan malam setelah seharian bekerja keras, sang Ibu meletakkan sepiring โ€˜subziโ€™ dan roti yang sangat gosong di depan Ayahnya.

โ€œSaya sedang menunggu untuk melihat apakah ada yang memperhatikan roti gosong. Tapi Ayah baru saja makan rotinya dan bertanya padaku bagaimana hari-hariku di sekolah,โ€ kisah Dr Abdul Kalam, dikutip dari thehansindia, Jumat (16/10/2020).

โ€œAku tidak ingat apa yang kukatakan padanya malam itu, tapi aku ingat aku mendengar Ibu meminta maaf kepada Ayah atas roti gosongnya. Dan aku tidak akan pernah melupakan apa yang dia katakan: โ€œSayang, aku suka roti gosong.โ€

Malamnya ketika hendak tidur, Dr Abdul Kalam pergi untuk mencium sang Ayah. Dia bertanya apakah ayahnya sungguh benar-benar menyukai roti buatan ibunya yang gosong.

โ€œDia memelukku dan berkata: โ€œIbumu menghabiskan hari yang berat di tempat kerja hari ini dan dia benar-benar lelah. Lagi pula, roti gosong tidak pernah menyakiti siapa pun kecuali kata-kata kasar!โ€

โ€œKamu tahu nak, hidup penuh dengan hal-hal yang tidak sempurna dan orang yang tidak sempurna. Saya bukan yang terbaik dan hampir tidak pandai dalam segala hal. Saya bahkan lupa hari ulang tahun dan hari istimewa seperti orang lain. Namun, apa yang telah saya pelajari selama bertahun-tahun adalah menerima kesalahan satu sama lain dan memilih merayakan hubungan,โ€ kata Dr Abdul Kalam, menceritakan apa yang ayahnya katakan padanya.

Terakhir, sang ayah memberi nasehat mutiara kepada Dr Abdul Kalam, bahwa hidup terlalu singkat untuk bangun dengan penyesalan.

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
"BANTUIN KEK!!! ANGKATIN KEK!!! ATAU APA GITU!!!"

Mungkin, kita pernah melihat, seorang ibu di Minggu pagi tergopoh mengerjakan semuanya sendiri. Mencuci piring, menyikat kamar mandi, mencuci, mengangkat jemuran, mengepel, menjemur baju, memasak, ke pasar,...

Saat si ibu terlihat kepayahan mengangkat seember penuh cucian yang hendak dijemur, si putra remaja yang ada di dekatnya, diam saja membiarkan. Bahkan saat tetesan air ember yang menitik membecekkan lantai, si anak bujang tetap santai.

Ibu bergegas mengambil kain pel. Membungkuk dan tertunduk-tunduk mengeringkan lantai, si anak lanang (yang udah SMP/SMA/bahkan kuliah) malah mengangkat kaki ke kursi tanpa mengalihkan mata dari HPnya๐Ÿ˜”

Salahkah si anak yang tak peduli? Iya, salah...

Tapi anak bukanlah produk instan. Tentu ada penyebab kenapa dia tak tergerak menolong ibunya.

Selama ini, sudahkah kita sebagai orangtua telah mendidik putra kita bertahap untuk bisa mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga?

Sering ibu-ibu bilang begini dengan nada santai :

"Lhaa....anakku wong lanang semua, mana ada yang bantu ibunya,"

"Yah namanya juga anak laki-laki. RAJA. mana mau ngerjain kerjaan perempuan,"

"Enak yaa kamu punya anak perempuan, ada yang bantuin, "

Dan lain-lain. Dan lain-lain.

Aku menulis ini, berkaitan dengan keseharianku membaca curhatan prahara rumah tangga. Bahwa, pemantik perceraian tak melulu kesalahan besar seperti menyusupnya orang ke tiga. Banyak biduk yang oleng, karena istri merasa lelah sendiri. Apalagi kalo suami juga tak mapan secara financial sehingga istri harus terlibat membanting tulang. "Sama-sama bekerja, tapi kerjaan rumah aku berjibaku sendiri, dia enak-enakan main HP" begitu aduan yang kerap kuterima

Suami type begini, sering tak menghargai pekerjaan istrinya di rumah, karena dia tak pernah diajarkan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu. Jadi dia nggak tau, kalo pekerjaan rumah itu juga bisa menghasilkan lelah.

Putra kita, takkan selamanya bersama kita.

Dia milik masa depannya. Ada takdir yang akan menerbangkan sayapnya ke sebuah belahan bumi Allah, yang mungkin saja berjarak puluhan ribu kilo dari kita.

Di sana, mungkin langka sumber daya manusia. Jadi tak ada pembantu. Bisa juga tak ada laundry kiloan, tak ada warteg, nggak ada go food, dan nggak ada dana juga buat manggil go clean.

Kalo tak dibentuk dari awal, mereka akan kelelahan beradaptasi, canggung dan bingung, bahkan tak sedikit yang frustrasi.

Dan kelak, putra kesayangan kita, yang sekarang kita perlakukan bak raja, dia akan menikahi seorang putri kesayangan sebuah keluarga yang lain.

Lalu mereka hidup bersama dengan masa depannya. Laku, Apakah dia selamanya dan seenaknya mengandalkan istrinya?

Kebayangkah jika tak ada bantuan siapa-siapa, lalu saat istrinya sakit, hamil, melahirkan, lelah, lalu siapa yang akan menuntaskan segala kerjaan rumah?

Istri dari putra kita, adalah gadis kesayangan keluarganya. Kebayang gak sih? duka mendalam di hati keluarga saat melihat betapa lelah putri tercinta mereka mengerjakan semuanya sendiri di saat badannya masih lemah, sementara sang suami, -yang notabene adalah putra kita- hanya bisa bengong dan ongkang-ongkang kaki?

Aku tak punya anak perempuan. Tapi, andai punya, dan putriku diperlakukan begitu, terlepas soal dharma dan bhakti, aku nggak rela tenaga putriku diperas paksa.

Aku mau putriku bahagia, bergandengan tangan dengan pilihan hatinya berbagi tugas secara adil, tak membuat lelah salah satunya.

Memang, mendidik dan mengajarkan anak laki-laki 'sepertinya' lebih membutuhkan kesabaran ekstra. Kita sering menyerah melihat hasil kerja mereka, udahlah lama, gak bersih, gak rapi, masih kotor, dll. Akhirnya, semua kerjaan rumah kita ambil alih. Harusnya kita lebih bersabar. Karena tak ada hasil bagus yang dibentuk instan dalam semalam.

Padahal, kerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel, mencuci baju, menyetrika, memasak, itu bukan hanya milik perempuan. Semuanya itu adalah KETERAMPILAN DASAR HIDUP.
Pekerjaan-pekerjaan itu tidak memiliki jenis kelamin. itu adalah skill dasar yang harus dikuasai oleh siapa saja.

Keletihan mengajarkan mereka saat ini, insyaa Allah akan terbayar di masanya nanti.

Meskipun bagimu putramu adalah raja, maka jadikan dia raja bijaksana. Meskipun bagimu dia adalah raja, jangan sampai dia jadi raja yang nyebelin bagi istrinya.

Sekali lagi, bertahap, kita harus mengajarkan dan mendidik agar anak-anak kita, PUTRI MAUPUN PUTRA untuk menguasai pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Karena itu adalah KETERAMPILAN DASAR HIDUP ๐Ÿ’–


Note : diambil dari berbagai sumber

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
APA YANG KITA CARI DARI HIDUP INI?

Kita hidup di gunung, merindukan pantai...
Kita hidup di pantai, merindukan gunung...

Kalau kemarau, kita tanya kapan hujan ?
Di musim hujan, kita tanya kapan kemarau ?

Diam di rumah, ingin pergi
Setelah pergi... ingin pulang ke rumah

Waktu tenang... cari keramaian
Waktu ramai... cari ketenangan

Ketika masih bujang mengeluh ingin nikah..
Sudah berkeluarga mengeluh belum punya anak...

Setelah punya anak mengeluh beratnya biaya hidup dan pendidikan...
Dan merasa hidup membujang gak punya beban...

Ternyata SESUATU itu tampak indah karena belum kita miliki.

Kapankah kebahagiaan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki....

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR...
dengan rahmat yang sudah kita miliki.

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki...

Bersyukurlah atas keluarga yang masih kita miliki...

Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki...

Bersyukurlah dan selalu bersyukur didalam segala hal...

Note : diambil dari berbagai sumber

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
REST AREA

Terdorong menceritakan kembali kisah guru mulia. Hari ini ngaji ke guru, tentang konsep "Rest Area" yang beliau ajarkan.

Kadang hidup ini perlu pemberhentian sejenak. Seperti rest area, matikan mobil, istirahat, luruskan punggung, istirahat sejenak, untuk kemudian nge gas kembali dengan kondisi fit.

Dalam hidup ini Allah lebih sayang kepada kita dibanding dengan diri kita sayang kepada diri sendiri. Maka Allah hadirkan rest area dalam hidup, agar kita gak nge gas terus.

Dibuatlah kita bermasalah, dijauhi kawan-kawan, akhirnya didalam kesendirian itulah kita bisa menemukan makna.

Dibuatlah kita terhina, dipermalukan, dibukakan aib-aib, maka lunturlah ego, matilah mesin keangkuhan dalam diri. Akhirnya terpaksa merunduk, terpaksa melantai. Inilah rest area.

Dibuatlah bangkrut, tak punya apa-apa. Dari yang semula katanya ahli dan expert ini itu, mendadak bermasalah, pusing tujuh keliling. Inilah rest area, Allah minta kita matikan mesin logika, mesin fikiran, yang kemarin-kemarin sok pintar.

*

Guru mulia ku ini sekarang dibukakan semua pintu dunia, dunia datang ke tangannya dalam kehinaan. Sebagai santri yang insyaAllah disayang, guru tak segan menunjukkan hadirnya transferan puluhan juta rupiah, bukan sedekah, tapi hadiah, ke rekening pribadi. Gak minta. Dikasih. Ditunjukkan begini agar aku belajar, bahwa rezeki itu bukan hanya yang bisa ditebak saja, banyaknya gak bisa ditebak.

Guru ku kalo akad pemberian sedekah jelas ke rekening yayasan, ini kirimannya ke rekening pribadi. Tapi itulah guru mulia, dibelikanlah aku HP, yang aku pakai ketik tulisan ini, hadiah dari guru mulia. Bahkan sendal yang kupakai, merk buaya, hehehe, dikasih oleh guru mulia.

Yang dikasih-kasih bukan aku aja, semua santri dapat giliran dikasih-kasih.

Guru mulia dikasih mobil, akadnya pribadi, digeser jadi milik masjid. Wajar Allah hadirkan mobil macam-macam ke guru mulia, gak berhenti.

Influencer, selegram, artis, sebutlah... hampir sebagian besar sudah baiat ke guru mulia, baiat jadi santri.

Tapi itu sekarang.. hari ini...

Guru mulia dalam kajiannya menceritakan REST AREA beliau,...

Jual bubur... enam porsi pun tak laku..

Jual kopi... tak juga ramai pengunjung..

Bikin klinik kesehatan... tutup....

Kena marah orang...
Kena maki orang...
Kena tertawakan orang...

Guru mulia lulusan pondok ternama, lulusan S2 luar negeri, ndak kaleng-kaleng,...

Tapi guru mulia milih mikul beras ke pondok-pondok yatim penghafal Al Quran. Guru ku difitnah tukang makan donasi, difitnah eksploitasi anak yatim, di omongkan orang macam-macam. Guru ku jalan terus.

Tapi itulah Rest Area, Allah ingin sang guru belajar memaknai, merapikan lagi batin, membangun pondasi, tanpa rest area yang kuat, sang guru bisa jadi tidak jadi seperti hari ini.

Rest area guruku mengajarkan untuk menghancurkan ego, memfokuskan amal hanya untuk Allah, bukan untuk lujian makhluq. Itu hikmahnya.

Waktu membuktikan, hari ini semua persangkaan patah. Mutiara tetaplah mutiara, walau sempat terbenam dalam lumpur jelaga.

*


Tengah malam aku nulis ini, setelah berkendara ratusan kilometer. Mengapa aku begitu semangat?

Karena aku ingin menyapa mereka yang sedang di Rest Area.

Kredibilitas babak belur...
Nama baik diinjak injak...
Pergaulan di isolasi... dijauhi...
Mau bergerak bermitra... selalu dijelek jelekkan...

Rumah tangga pecah belah...
Finansial kering kerontang...
Roda bisnis mampet...
Saudara dekat malah menyerang...

Kalo sudah kejadian begini... janganlah dilawan.. masuk saja rest area...

Matikan mesin ego, terima semua kesalahan, akui semua kesalahan, merendah, melantai, ridho saja di injak injak.

Matikan mesin logika, udah cukup-cukup melawan hidup ini pakai fikiran sendiri, sudah saatnya kembali ke Allah, menyerahkan kepada Allah, bertanya kepada Allah, gimana keluar dari masalah.

Matikan mesin kerja banting tulang. Cukup-cukuplah, siapa yang ngajarin kerja dari pagi sampai pagi? Kerja sesuai porsinya, selebihnya ke keluarga, tunaikan kebersamaan dengan anak, istri, suami. Tambahin dengan bakti orang tua, temani ngobrol, hadir, memperhatikan.
Masuk rest area. Jangan di gas terus. Ban perlu rehat. Mesin sudah panas. Air radiator sudah mau kering. Maka ambil lah rehat.

InsyaAllah ya... sabar...

Ego diri lagi dihancurkan Allah, agar diri ini sujud dengan benar. Dimana wajah diletak di tanah, rendah, hina, tempat diinjakannya kaki manusia.

Masuklah ke rest area, area keimanan, area penghambaan, area pertolongan, area keajaiban.

source : Ust. Rendy Saputra

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
WANITA CANTIK

Wanita cantik ini kerap dipanggil Ummi Wahida, istri dari Alm yarhamuh al-Habib Saggaf bin Mahdi Bin Syekh bin Abu Bakar bin Salim Parung Bogor, umur beliau Ummi Wahida ini sudah lebih dari 50 tahun. Beliau bermimpi bertemu Rasulullah SAW pada umur 21 tahun, beliau berkata:
"Saya bermimpi bertemu Rasululloh bukan karena ibadah saya yang rajin, bukan karena sholat tahajjud tiap malam, bukan karena sering puasa, dll melainkan karena patuh & taat pada suami saya..."

Waktu itu beliau merasa di Indonesia ini hanya seperti 'Pembantu' ( beliau aslinya dari Singapura), menemani dakwah sang Habib ke daerah sekitar Bogor, dan kalo di rumah hanya mengerjakan pekerjaan rumah saja, ya nyuci baju, masak, nyuci piring, dll..

Suatu hari beliau sempet mengeluh & hendak kabur balik ke Singapore negara beliau berasal, sehabis nyuci beliau masuk kamar dan menyusui anak ke 3 nya, yaitu Habib Muhammad kecil, namun beliau ketiduran, dalam tidurnya beliau bermimpi melihat Rasulullah SAW yang membelah roti maryam & memberikan kepada Umi Wahida yang tertegun tanpa bicara melihat Rasulullah, kemudian Rasulullah memakan roti tersebut setelah selesai makan Rasulullah menaikkan jubahnya mengusapkan tangannya, seketika Umi teringat kepada suaminya yang setiap habis makan beliau juga menyingsingkan jubahnya & melakukan hal yang sama seperti Rasulullah, dimana setiap habib melakukan seperti itu, beliau selalu su'udzhon kepada Habib mengatakan "jorok", lalu Rasulullah pergi. Seketika Umi bangun & Habib masuk kamar menanyakan, "Ada apa...?" Umi menjawab : Saya baru bermimpi bertemu Rasulullah & sang habib pun membenarkan bahwasanya itu memang Rasulullah SAW..

Rahasia kecantikan beliau katanya : Saya itu malah sering ke sawah & jarang ke salon.
Pesan beliau kepada istri-istri jaman sekarang patuhlah kepada suamimu, carilah ridhoNya jangan buat suamimu marah, ijinlah kepada suamimu ketika hendak keluar rumah, berdandanlah untuk suamimu jangan berdandan untuk orang lain, kebanyakan jaman sekarang justru terbalik..

Beliau Ummi Wahida adalah seorang yang berpindah kewarganegaraan dari Singapura yang serba makmur, ke pelosok Parung, Bogor. Demi mengelola Pesantren dan menggratiskan pendidikan serta biaya hidup 15.000 santri, setiap hari beliau mesti berpikir keras untuk menyediakan 7 ton beras serta kebutuhan lainnya.

Cita-citanya mulia, ingin menjadikan "Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School" yang beliau kelola itu sebagai moda pendidikan gratis dan berkualitas. Agar menjadi contoh bagi siapapun termasuk pemerintah kita.

Ini terbukti dengan beragam prestasi Internasional yang berhasil diraih santri-santrinya. Kehebatannya kian nampak manakala ditinggal wafat sang suami, al-Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abu Bakar bin Salim 2 tahun silam. Beliau menjadi wanita mandiri yang tak hanya berhasil menghidupi dan mendidik 7 anaknya, namun juga 15 ribu santrinya, hingga kini.

Sangat menginspirasi, semoga kita pun seperti sabda Rasulullah mampu memberi manfaat bagi sebanyak mungkin manusia dengan kondisi dan kemampuan kita masing-masing.

Semoga bermanfa'at.

Source: Guz Zimam Pekalongan...
SubhannAllah...

Allah humma shalli alla sayyidina Muhammad...


#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi
POTENSI

Setiap anak memiliki kelebihan dalam kemampuannya. Maka fokuslah pada kelebihannya. Jangan pernah merasa gagal dalam mendidik anak hanya karena anak memiliki kelemahan.

Anak yang satu berbeda kemampuannya dengan anak lain. Setiap anak memiliki kapasitas kemampuan berbeda. Ada anak pandai semua bidang non akademik maupun akademik. Ada juga anak yang hanya menguasai salah satu bidang akademik saja.

Dan sebagai orang tua, seharusnya kita bisa menerima dan memahami kelebihan dan kekurangan anak. Tidak memaksakan ataupun menekannya untuk menguasai semua bidang, demi dijadikan alat kebanggaan orang tua.

Justru saat orang tua memaksakan anak untuk terus berhasil di semua bidang, disitulah awal mula letak kesalahan orang tua dalam mendidik anak. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang menilai kesuksesan di semua bidang sebagai syarat dari keberhasilan.

Padahal yang disebut keberhasilan itu jika anak berhasil meraih impiannya (sesuai syariat), sejalan dengan kelebihan yang Allah berikan kepadanya, sehingga ia menjadi pribadi yang bersyukur kepada Rabbnya.

Dari rasa syukur itu ia semakin mencintai Rabbnya, taat kepada Rasulnya, dan taat juga kepada orangtuanya.

Ingatlah selalu bahwa dalam mengasuh dan mendidik anak, ada kesehatan mental anak yang harus selalu diperhatikan!

Source : Fanpage parenting

#trainerpendidikan
#unleashyourpotential
#hypnosis
#motivasi