E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
Ophelia. read the whisper
@Phooebe the reason we broke up cause kamu udah dijodohin sama orang tua kamu. Aku ga bisa lanjutin hubungan ini karena aku ga mau ngelawan orang tua kamu. Benar bahwasanya cinta harus diperjuangkan, namun kalau tidak mendapatkan restu orang tua, bukannya tetap saja susah untuk menjalani kehidupan kita berdua ke depannya? Apalagi saat aku melihat orang yang dijodohkan denganmu itu jauh lebih baik dari aku dalam hal apa pun. Mungkin dia memang lebih pantas untuk berada di sisimu daripada aku, dan aku rasa aku ga bisa memaksakan diri untuk terus bertahan setelah mengetahui hal itu. Maka dari itu, aku lebih memilih mundur daripada menetap dalam hubungan yang telah kita jalin selama ini. Bukan karena aku sudah tidak mencintaimu, tapi karena aku terlalu mencintaimu untuk membuatmu harus memilih antara aku dan orang tua kamu. Aku ga mau cinta kita malah menjadi alasan kamu harus melawan mereka atau menjalani kehidupan yang nantinya penuh dengan penyesalan. Biarkan aku membawa rasa cinta ini sampai mati. Biarkan semua kenangan tentang kita tetap tinggal di dalam diriku, meskipun pada akhirnya hanya aku yang akan membawanya sampai akhir. Aku cuma berharap kamu selalu bahagia dengan apa yang kamu dapatkan nanti, meskipun kebahagiaan itu bukan lagi bersamaku. Selamat tinggal, wahai kekasih hatiku. Terima kasih karena pernah menjadi bagian dari hidupku, meskipun pada akhirnya kita tidak bisa menjadi akhir dari cerita satu sama lain. Semoga kita bisa bertemu lagi di pintu surga nanti. Dan di saat itu tiba, semoga kita bisa merajut kembali kisah kita yang dahulu, kisah yang terpaksa kita tinggalkan hanya karena keadaan tidak pernah berpihak kepada kita.
🔥4❤1
E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
JULIA. read the whisper
@ttakarai the reason we broke up karena kita masih saling mencintai, tapi ternyata kita menginginkan kehidupan yang berbeda. Kamu punya jalan yang ingin kamu tempuh, begitu juga aku. Semakin lama kita bersama, semakin aku sadar bahwa tujuan kita perlahan mulai tidak lagi sama. Mungkin kita masih bisa bertahan, saling menunggu, atau salah satu dari kita mengalah demi hubungan ini. Tapi aku tidak mau suatu hari nanti kita saling menyalahkan karena merasa telah mengorbankan kehidupan yang sebenarnya kita inginkan hanya demi tetap bersama. Maka dari itu, aku memilih untuk melepaskanmu. Bukan karena cintaku sudah habis, tapi karena aku mencintaimu cukup untuk membiarkanmu mengejar kehidupan yang kamu inginkan, begitu juga sebaliknya. Mungkin memang tidak semua orang yang kita cintai ditakdirkan untuk berjalan sampai akhir bersama kita. Semoga kamu menemukan kebahagiaan di jalanmu, dan semoga aku juga menemukan bahagiaku di jalanku. Kalau suatu hari nanti kita bertemu lagi, semoga kita bisa tersenyum dan mengingat bahwa dulu, kita pernah saling mencintai dengan begitu tulus.
🔥2
E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
Rwanda @Shibliu. read the whisper
@Shibliu the reason we broke up cause we loved each other so much that somewhere along the way, we started hating each other too. Kita saling mencintai, tapi juga tahu persis bagaimana cara paling menyakitkan untuk menghancurkan satu sama lain. Setiap bertengkar, kita selalu tau harus berkata apa untuk membuat yang lain terluka. “Aku benci kamu.” “Kalau begitu pergi.” “Aku harap kita engga pernah bertemu sama sekali.” Lalu beberapa jam kemudian kita kembali berpelukan seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Kita saling menyakiti, saling meminta maaf, lalu mengulanginya lagi. Kamu sengaja membuatku cemburu, aku sengaja bersikap dingin hanya untuk melihat seberapa jauh kamu akan mengejarku. Kita sama-sama tau hubungan ini sudah toxic, tapi terlalu takut kehilangan untuk benar-benar pergi. Sampai akhirnya aku sadar, kita bukan lagi dua orang yang sedang mempertahankan hubungan. Kita cuma dua orang yang terlalu takut berpisah, tapi terlalu sakit untuk terus bersama. Jadi kali ini, aku benar-benar pergi. Aku masih mencintaimu, mungkin kamu juga masih mencintaiku. Tapi kalau cinta kita selalu berakhir dengan keinginan untuk saling menghancurkan, mungkin membencimu dari kejauhan jauh lebih baik daripada terus mencintaimu seperti ini.
❤1🔥1
E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
Eugenia @hyyunryu; read the whisper
@hyyunryu the reason we broke up cause kita saling mencintai, tapi cinta kita datang di waktu yang salah. Kita bertemu ketika hidup kita sedang membawa kita ke arah yang berbeda. Saat aku ingin menetap, kamu justru harus pergi. Saat kamu akhirnya siap untuk mencintai, aku sudah terlalu lelah untuk memulai semuanya dari awal. Lucunya, kalau saja kita bertemu beberapa tahun lebih awal, atau mungkin beberapa tahun lebih lambat, mungkin cerita kita akan berakhir dengan cara yang berbeda. Tapi kita tidak bisa mengubah waktu, kan? Aku tidak pernah berhenti mencintaimu, dan mungkin sebagian dari dirimu juga masih menyimpan rasa yang sama. Hanya saja, cinta kita tidak cukup untuk membuat keadaan berpihak kepada kita. Jadi daripada terus memaksakan sesuatu yang sejak awal tidak pernah punya waktu yang tepat, mungkin lebih baik kita berhenti di sini. Aku akan tetap mengingatmu sebagai seseorang yang pernah membuatku percaya bahwa aku bisa mencintai seseorang sedalam itu. Dan kalau suatu hari nanti kita bertemu lagi, semoga saat itu hidup sudah tidak lagi membawa kita ke arah yang berbeda.
❤1
E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
Southern. read the whisper
Siapa ini ga bisa di tap
E—ND PATH: OPEN via @PsstRobot
Southern. read the whisper
@OIldestDream the reason we broke up cause kamu sakit, dan kamu memilih pergi dariku sebelum aku sempat tahu seberapa parah keadaanmu. Kamu bilang sudah tidak mencintaiku lagi, menyuruhku berhenti menunggumu dan mencari seseorang yang bisa memberiku kehidupan yang lebih baik dan layak. Bahkan kamu menyuruhku mencari penggantimu, seolah aku bisa semudah itu menggantikan seseorang yang sudah menjadi bagian dari hidupku. Aku marah. Bukan karena kamu memilih pergi, tapi karena kamu tidak memberiku kesempatan untuk memilih tetap tinggal. Kalau saja aku tahu keadaanmu separah itu, mungkin aku akan tetap memelukmu dan bilang bahwa aku tidak peduli berapa lama harus menunggu. Tapi kamu sudah terlanjur pergi, meninggalkanku dengan satu pertanyaan yang tidak pernah bisa kujawab. Sebelum kamu pergi, apa kamu benar-benar ingin meninggalkanku, atau kamu hanya terlalu takut melihatku hancur ketika suatu hari nanti kamu tidak bisa lagi berada di sisiku? Kalau aku boleh memilih lagi, aku tidak akan membiarkanmu pergi sendirian.
❤1