Disabilitas Indonesia
58 subscribers
239 photos
2 files
408 links
Saluran resmi Komunitas Kartunet. Pusat literasi, opini kritis, advokasi, dan informasi aksesibilitas digital inklusif di Indonesia, mitra komunitas dari Disabilitas.com
Download Telegram
Siapa Sahabat Terbaik Kita? Gemini atau ChatGPT?

Siapa sangka, di tengah gempuran AI, ada pertanyaan personal: siapa sahabat terbaik bagi Tunanetra, Gemini atau ChatGPT? Kisah Riyan akan menyentuh hatimu.

Baca Selengkapnya
Apa Semua Difabel dapat Memiliki Kartu Penyandang Disabilitas (KPD)? Ini Aturan Desil dan Syarat Terbaru PP No 31 Tahun 2026

Banyak yang salah paham, benarkah Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) hanya untuk warga miskin? Simak aturan lengkap PP No 31 Tahun 2026 tentang pembagian desil, syarat penerima KPD, serta perbedaannya dengan Bansos agar hak konsesi Anda terpenuhi.

Baca Selengkapnya
**Kartuneters, perlu tahu!**
Google Gemini membantu tunanetra hidup lebih mandiri dengan fitur Live yang memungkinkan percakapan dua arah seperti menelepon asisten pribadi. Dengan input suara, tidak perlu mengetik lagi! Selain itu, pintasan keyboard juga menghapus kebutuhan mouse. Ingin tahu lebih lanjut? Mari kita bahas 10 fitur Gemini yang wajib diketahui untuk kemandirian yang lebih baik!

Baca Selengkapnya di Sini
**Perlu Perubahan!** Desain UI/UX Aplikasi Lokal Belum Inklusif untuk Gen Z Disabilitas

Bagi Kartuneters penyandang disabilitas, menggunakan aplikasi lokal seperti membuka labirin hambatan. Masalahnya ada pada desain UI/UX aplikasi itu sendiri. Berikut beberapa dosa besarnya:

* **Aesthetics Over Accessibility**: Fokus pada tampilan estetik mengorbankan aksesibilitas
* **Teks Kontras Rendah**: Tidak mudah dibaca bagi pengguna low vision
* **Tombol Tanpa Label**: Sulit dibaca oleh screen reader
* **Ukuran Elemen Terlalu Kecil**: Sulit diakses oleh pengguna dengan disabilitas motorik
* **Tidak Ada Fitur Aksesibilitas Bawaan**: Sedikit aplikasi lokal menyediakan opsi aksesibilitas

Marilah kita bersama-sama memperbaiki desain UI/UX aplikasi lokal untuk membuatnya lebih inklusif bagi Gen Z disabilitas!

Baca Selengkapnya di Sini
📬 Kartunet: Kisah Inspiratif dan Hak-Hak Penyandang Disabilitas

Buletin mingguan edisi terbaru telah terbit! Mari membaca kumpulan artikel inklusif pekan ini.

📖 Istilah Pekan Ini: Difabel

Buka Buletin
**A Space for the Unbound: Menyelami Emosi Kehilangan, Perjuangan, dan Penerimaan**

Kartuneters, ingin tahu game apa yang dapat membuatmu menyelami emosi kehilangan, perjuangan, dan penerimaan? **A Space for the Unbound** adalah game petualangan yang tidak hanya menawarkan pengalaman nostalgia, tetapi juga menyimpan kedalaman emosional yang luar biasa.

Dengan perjalanan dua remaja SMA, Atma dan Raya, game ini membawa pemain menyusuri lorong memori tentang isu kesehatan mental, trauma masa kecil, dan proses pendewasaan yang sering kali menyakitkan. **Tiga fase krusial** yang dialami oleh setiap manusia dalam siklus kehidupannya: kehilangan, perjuangan, dan penerimaan, dijabarkan dengan indah dalam game ini.

Jadi, siapkah kamu untuk menyelami emosi yang dalam dan menenangkan hati dengan **A Space for the Unbound**?

Baca Selengkapnya di Sini
**Cara Membuat Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) Virtual di Aplikasi Cek Bansos**

Pemerintah RI telah memberlakukan aturan baru untuk mempermudah hidup penyandang disabilitas! Sekarang, mereka berhak mendapatkan potongan biaya atau diskon paling sedikit 20% pada 9 sektor pelayanan publik strategis.

Untuk mengakses hak ini, Anda perlu memiliki Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) Virtual. Berikut adalah panduan cara mendaftar, melengkapi data, dan mengunduh KPD Virtual:

**Siapa Saja yang Berhak Memiliki KPD Virtual?**

- Penyandang disabilitas yang datanya telah terverifikasi dan divalidasi ke dalam Data Nasional Penyandang Disabilitas (DNPD)
- Kriteria kepemilikan kartu ini mencakup empat ragam disabilitas utama, yaitu:

* Disabilitas Fisik
* Disabilitas Sensorik
* Disabilitas Intelektual
* Disabilitas Mental

Cari tahu lebih lanjut tentang KPD Virtual dan bagaimana cara mendapatkannya di aplikasi Cek Bansos!

Baca Selengkapnya di Sini
**Kak, sedang merasakan Quarter-Life Crisis?**

Kamu tidak sendirian! Di usia 20-an, kita sering terasa dilempar ke tengah lautan tanpa peta. Tapi, jangan khawatir, ini bukan tanda kegagalan, melainkan fase transisi besar menuju kedewasaan.

**Apa itu Quarter-Life Crisis?**

Quarter-Life Crisis adalah kondisi normal yang terjadi di usia 20 hingga 30 tahun, sinyal bahwa kamu sedang bertumbuh menuju kedewasaan.

**Mengapa Quarter-Life Crisis terasa membingungkan?**

Beberapa alasan:

*_Illusion of Speed_* (Tekanan Waktu): Media sosial menciptakan standar tidak realistis bahwa sukses harus datang di usia muda.
*_Overwhelming Options_* (Terlalu Banyak Pilihan): Gen Z punya akses ke ribuan pilihan karier dan gaya hidup.

**Cara menemukan arah hidup tanpa sibuk membandingkan diri:**

- Fokus pada proses, bukan hasil.
- Pilihlah yang sesuai dengan nilai dan tujuanmu.
- Jangan takut untuk membuat kesalahan dan belajar dari pengalaman.

**Jangan ragu untuk berbicara dengan kami, Kak!**

Baca Selengkapnya di Sini
**Pajak Waktu: Biaya Tersembunyi di Balik Aplikasi yang Makin Rumit**

Kak, apakah kamu pernah merasa kesal karena harus menunggu lama untuk melakukan sesuatu di aplikasi? Padahal, itu karena "sampah digital" yang ada di aplikasi?

**Apa itu Pajak Waktu?**
Pajak waktu adalah selisih durasi yang harus dihabiskan oleh tunanetra untuk melakukan hal yang sama dengan pengguna awas, akibat adanya "sampah digital" dalam aplikasi.

**Mengapa Pajak Waktu Banyak Dialami Tunanetra?**
Karena aplikasi kita sangat berisik dan sulit digunakan oleh tunanetra, seperti harus membaca urutan elemen dari atas ke bawah dengan *screen reader*.

**Solusi**
Kita perlu memikirkan tentang inklusivitas digital yang lebih mendalam, seperti mengurangi "sampah digital" dalam aplikasi dan membuatnya lebih mudah digunakan oleh semua orang, termasuk tunanetra.

#InklusivitasDigital #PajakWaktu #Tunanetra #Aksesibilitas

Baca Selengkapnya di Sini
*_Penting untuk Diketahui oleh Kartuneters_*

Tunanetra tidak hanya bergantung pada indra penglihatan, tapi juga memiliki cara lain untuk mendeteksi kehadiran serangga seperti kecoa, lalat, tawon, dan lain-lain. Indra penciuman dan pendengaran mereka menjadi radar utama untuk mendeteksi bahaya tersebut. **Jadi, jangan salah sangka jika mereka tidak bereaksi terhadap kehadiran serangga!**

Baca Selengkapnya di Sini
**Trend 'Adaptive Fashion' untuk Gen Z Disabilitas: Tampil Modis tanpa Mengorbankan Kenyamanan!**

Kartuneters, kini ada solusi bagi Gen Z disabilitas yang ingin tampil modis dan nyaman! Adaptive Fashion (Mode Adaptif) adalah tren yang membuktikan bahwa kita bisa tetap berekspresi dan stylish tanpa mengorbankan kenyamanan fisik.

**Apa itu Adaptive Fashion?**

Adaptive Fashion adalah pakaian, sepatu, dan aksesori yang dirancang khusus untuk memudahkan penyandang disabilitas, lansia, atau siapa pun dengan keterbatasan mobilitas berpakaian secara mandiri.

**Manfaat Adaptive Fashion:**

- Meningkatkan kenyamanan dan mobilitas
- Memudahkan proses berpakaian
- Tampil modis dan stylish tanpa mengorbankan kenyamanan

**Mari kita dukung tren ini dan membuat dunia lebih inklusif!**

#AdaptiveFashion #Inklusif #GenZDisabilitas #TampilModisTanpaMengorbankanKenyamanan

Baca Selengkapnya di Sini
**Tips Berbicara Asertif ke Orang Tua yang Terlalu Overprotektif di Usia 20-an**

Kamu sudah dewasa secara hukum dan biologis, tapi masih terkekang oleh sikap orang tua yang terlalu overprotektif? Berikut beberapa tips untuk kamu berbicara asertif dan menyampaikan batasan diri:

- **Pahami Batasan Dirimu**: Kenali apa yang membuatmu merasa terkekang dan apa yang kamu butuhkan untuk bertumbuh.
- **Sampaikan dengan Jujur**: Beritahu orang tua tentang kebutuhan dan perasaanmu secara jujur dan tegas.
- **Gunakan "Saya"**: Sebutkan perasaan dan kebutuhanmu dengan menggunakan kata "saya" untuk menghindari menyalahkan orang lain.
- **Tetapkan Batasan**: Beritahu orang tua tentang batasanmu yang perlu dihormati.
- **Dengarkan dengan Empati**: Dengarkan kebutuhan dan perasaan orang tua dengan empati.

Dengan komunikasi asertif, kamu dapat menyampaikan batasan diri tanpa memicu pertengkaran dan membangun hubungan keluarga yang lebih seimbang.

Baca Selengkapnya di Sini
**Estetika Rabaan Rumah: Membaca Ulang Rutinitas Harian yang Sering Diremehkan**

Kita sering kali melihat penyandang disabilitas hanya dari perspektif besar, seperti trotoar jalan atau aplikasi canggih. Namun, ada hal yang lebih jujur dan intim yang perlu kita perhatikan: rutinitas harian di rumah.

Buat orang normal, masak, nyapu, atau melipat baju terlihat seperti aktivitas otomatis tanpa otak. Namun, di balik kesahihan rutinitas harian itu, ada kerja otak dan taktik bertahan hidup yang rumit.

**Tunanetra dan Seni Meraba**

Dapur, tempat yang paling akrab di dalam rumah, adalah contoh yang menarik. Untuk orang awas, dapur diatur berdasarkan visual, seperti warna cerah dan tulisan merek. Namun, untuk tunanetra, dapur dikuasai lewat peta dalam kepala yang dibangun dari rabaan dan pendengaran tingkat tinggi.

Suhu wajan yang dirasa lewat punggung telapak tangan, beda tekstur butiran garam sama gula pasir, suara minyak goreng yang mulai mend

Baca Selengkapnya di Sini
**Kabar Gembira Bagi Komunitas Disabilitas!**

Dengan diundangkannya PP No 31 Tahun 2026, seluruh Kartuneter berhak mendapatkan diskon minimal 20% di 9 sektor strategis pelayanan publik!

**Sektor Pendidikan**:
- Biaya pendidikan anak usia dini (PAUD)
- Jenjang pendidikan dasar
- Pendidikan menengah
- Pendidikan kursus dan pelatihan di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat

**Cek KPD Anda dan Manfaatkan Diskon Ini!**

Baca Selengkapnya di Sini
**Kabar Baik untuk Anggota Pertuni!** KTAP Bisa Dipakai untuk Sinkronisasi KPD dan Klaim Diskon 20%

Halo Kak! Pemberlakuan PP Nomor 31 Tahun 2026 membawa kabar baik bagi komunitas disabilitas di Indonesia. Sekarang, anggota Pertuni tidak perlu khawatir mengurus pendaftaran KPD secara rumit. Kemensos telah melakukan sinkronisasi data KTAP dengan DNPD untuk mempermudah proses verifikasi data.

**Berikut adalah kemudahan yang diberikan:**

1. **Sinkronisasi Data Kolektif KTAP ke DNPD** Sedang Berjalan
2. **Dapat Mengklaim Diskon 20%** Secara Langsung

Jadi, anggota Pertuni dapat langsung menggunakan KTAP untuk mengklaim diskon 20% tanpa harus membuat KPD terlebih dahulu. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi Kartunet.

Baca Selengkapnya di Sini
**Selamat Datang Sahabat Inklusif Baru!** Kami di Kartunet sangat bahagia menyambut 15 Sahabat Inklusif baru yang bergabung melalui WhatsApp Avika! Keluarga kita terus bertumbuh dan melebar, membuktikan bahwa semangat inklusi kita terus menular dan menjangkau lebih banyak hati di seluruh Indonesia! **Tentukan siapa saja yang bersinar di papan peringkat koin bulanan** dan **gali hikmah dari artikel-artikel pilihan Kartunet** di sini: [link ke artikel atau postingan] #Kartunet #Inklusi #SemangatInklusi

Baca Selengkapnya di Sini
**Kartuneters, jangan bingung lagi!** Berikut 4 detail teknis Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) yang wajib diketahui:

**1. Status "Tidak" di Cek Bansos?** Jika status KPD Anda tidak muncul, jangan khawatir! Cek apakah data kedisabilitasan Anda sudah terverifikasi dalam Data Nasional Penyandang Disabilitas (DNPD). Anda bisa melihat status KPD Anda di cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi mobile.

**2. Keabsahan Cetak Kartu Mandiri** Pastikan Anda mencetak kartu KPD di kantor Dinas Sosial setempat. Jika Anda mencetak sendiri, kartu tersebut tidak akan diakui sebagai kartu resmi.

**3. Dokumen Darurat di Masa Transisi** Jika Anda sudah memiliki kartu KPD, tetapi belum memiliki dokumen darurat, jangan khawatir! Anda bisa mendapatkan dokumen darurat di kantor Dinas Sosial setempat.

**4. Konsesi di 9 Sektor Pelayanan Publik** Dengan KPD, Anda berhak mendapatkan potongan harga (konsesi) paling sedikit 20% di 9 sektor pelayanan publik harian. Jangan rag

Baca Selengkapnya di Sini
**Penting bagi Kartuneters Tunanetra Berpenghasilan Tidak Tetap!**

Kartunet membantu kamu memulai investasi dengan strategi "Tiga Dompet" dan Dana Insidentil. Belajar bagaimana mengelola penghasilan tidak tetap dengan disiplin dan bijak.

1. **Dompet Harian**: Dana untuk bertahan hidup sehari-hari.
2. **Dompet Kewajiban/Tagihan**: Dana untuk membayar utang, cicilan, dan tagihan rutin.
3. **Dompet Masa Depan**: Dana untuk tabungan dan instrumen investasi jangka panjang.

Mulai investasi sekarang dan bangun kemandirian ekonomi kamu!

Baca Selengkapnya di Sini
**Ciri-ciri Cewek yang Gampang Ngambek: Apakah Anda Tahu?**

Jika Anda sering mengalami situasi dimana pasangan atau teman Anda tiba-tiba menjadi dingin atau pendiam, mungkin ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut adalah beberapa ciri-ciri cewek yang gampang ngambek:

1. **Perubahan Sikap Mendadak dan Ekstrem**: Mereka yang suka ngambek sering berubah sikap secara tiba-tiba, dari ceria menjadi dingin.
2. **Sulit Mengungkapkan Keinginan Secara Langsung**: Mereka sering berharap orang lain "paham sendiri" tanpa perlu dijelaskan.
3. **Mudah Tersinggung**: Hal kecil bisa memicu kekecewaan mendalam dan bertahan lama.
4. **Sering Menarik Diri atau Menghindar**: Mereka cenderung menjauh ketika kesal.

Jika Anda mengalami beberapa ciri-ciri di atas, mungkin ada baiknya Anda memahami dan mengatasi masalah yang sebenarnya. **Komunikasi Terbuka** bisa menjadi solusi!

Baca Selengkapnya di Sini
**Financial Anxiety: Mengatasi Kecemasan Masa Depan dan Ketidakpastian Karir**

Hai Kartuneters,

Ketidakpastian masa depan dan kecemasan keuangan bukanlah hal yang aneh dialami oleh generasi muda seperti kita. Namun, penting untuk mengerti bahwa financial anxiety bukanlah tanda gagal atau tidak punya masa depan.

**Pemicu Financial Anxiety di Era Gen Z:**

* Gempuran Hustle Culture dan Medsos
* Kondisi Ekonomi yang Dinamis
* Tekanan untuk Mencapai Sukses

**Cara Mengatasi Financial Anxiety:**

* **Mengatur Prioritas**: Fokus pada hal-hal yang dapat dikontrol dan buat rencana yang jelas
* **Mengembangkan Keterampilan**: Tingkatkan kemampuan Anda untuk meningkatkan kesempatan karir
* **Mengelola Emosi**: Pelajari cara mengatasi stres dan kecemasan dengan efektif

Jangan biarkan financial anxiety menghambat langkah Anda! Mulailah mengatasi kecemasan Anda hari ini dan jalanlah dengan lebih tenang.

Baca Selengkapnya di Sini
**Kartuneters, Perlu Atensi!**

Bagi rekan-rekan disabilitas yang masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan diskon 20% dan mengaktifkan KPD, jangan khawatir! Pemerintah telah menyiapkan jalan keluar hukum di masa transisi melalui Surat Keterangan Disabilitas dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes).

**Mengapa Surat Keterangan Harus Mengacu pada Permenkes Nomor 104/1999?**

* Surat keterangan harus menuliskan kemampuan fungsional (aktivitas sehari-hari) bukan hanya diagnosis medis biologis.
* Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 104/Menkes/Per/II/1999 tentang Rehabilitasi Medik mendefinisikan ketidakmampuan.

**Cara Mengurus Surat Keterangan Disabilitas Puskesmas:**

* Kunjungi Faskes terdekat untuk mendapatkan Surat Keterangan Disabilitas.
* Surat keterangan ini sah digunakan sebagai "KPD Sementara" untuk langsung mengklaim diskon 20%.
* Berikan Surat Keterangan Disabilitas sebagai berkas wajib kepada petugas operator kelurahan untuk mengaktifkan akun K

Baca Selengkapnya di Sini