⚡ Kata Viral
🔥 Top Postingan:
#random punya cowo harus call seharian jir, gue kerja aja samb - 23 💬
#random jadi tentara se waw itu y? - 17 💬
#random punya cowo harus call seharian jir, gue kerja aja samb - 15 💬
#anon woyy kalian yg cantik cantikkk pls rekomen eyelash apa tr - 15 💬
#random yng ngide buat kursi meja bentukan nyatu siapa si anja - 11 💬
dihitung sejak: 04:31 (Asia/Jakarta (UTC+07:00))
random - 56dia - 20anon - 15jam - 12gua - 12🔥 Top Postingan:
#random punya cowo harus call seharian jir, gue kerja aja samb - 23 💬
#random jadi tentara se waw itu y? - 17 💬
#random punya cowo harus call seharian jir, gue kerja aja samb - 15 💬
#anon woyy kalian yg cantik cantikkk pls rekomen eyelash apa tr - 15 💬
#random yng ngide buat kursi meja bentukan nyatu siapa si anja - 11 💬
dihitung sejak: 04:31 (Asia/Jakarta (UTC+07:00))
🤡1
🤡1
🤡1
#bot
kngen bgt dulu wktu kls 10 skolah ngadain senam tp buat yg kelas 10 doang eh tbtb waktu baris kelas ku sm kelas dia sampingan, trs aku sama dia sampingan senamnya, kita didepan dan temen kita notice trs langsung di ceng cengin, kangenn bgt waktu ituu hahaaa
kngen bgt dulu wktu kls 10 skolah ngadain senam tp buat yg kelas 10 doang eh tbtb waktu baris kelas ku sm kelas dia sampingan, trs aku sama dia sampingan senamnya, kita didepan dan temen kita notice trs langsung di ceng cengin, kangenn bgt waktu ituu hahaaa
#random
spotify sekarang udah kayak apple music ya bisa liat daftar lagu yang akan dirilis, dan sekarang ada countdown nya
spotify sekarang udah kayak apple music ya bisa liat daftar lagu yang akan dirilis, dan sekarang ada countdown nya
🤡1
#bot
matkul pertama dosen ga masuk lanjut matkul kedua juga beliau izin, nikmat mana lagi yg gw dustakan
matkul pertama dosen ga masuk lanjut matkul kedua juga beliau izin, nikmat mana lagi yg gw dustakan
#anon
#Manis_diangan-angan_pahit_dikenyataannya. Coba beli bakso satu porsi, lalu bayar setengah harga, dan ngomong begini ke penjual bakso "Aku bayar setengahnya lagi nanti, tapi aku gak tahu nanti itu kapan". Kemungkinan penjual bakso itu gak mau jual baksonya kalau begitu caranya kita, karena rugi waktu dan macet berkembang usahanya penjual bakso. Sebab itu kita sedari kecil diajari menabung, agar kelak jika ada sesuatu yang kita inginkan/butuhkan, meminimalisir kita gak bertele-tele, dan menghindari hutang atau janji yang belum tentu kita bisa lunasi. Anggap itu sebagai analogi, dan pembelajaran sebagai pembentukan pola pikir.
Jika didalam hubungan menggunakan analogi dan pola serupa, kurang lebihnya begini. Jika kita benar-benar siap menjalani hubungan secara pola pikir, mental, finansial dll, setelah itu buatlah keputusan yang tegas. Dan alangkah baiknya kalau belum siap, buatlah dirimu sibuk yang sekiranya kamu bisa siap nantinya. bukan justru belum siap tapi berani ngajak hubungan, dan pada akhirnya menjurus status setengah-setengah dengan perkata manis dibibir seperti ini "aku sayang kok sama kamu, aku serius sama kamu, aku nikahi kamu nanti", sedangkan nanti itu belum tentu ditepati. Ibaratkan keterangan kewarganegaraan, itu tulisannya kalau amerika ya amerika, kalau indonesia ya indonesia, artinya gak ada setengah-setengah meskipun secara garis keturunan dari pernikahan beda negara.
Pendamping perasaan itu adalah pola pikir, Jika pola pikir berantakan, memungkinan perasaan tidak jelas arahnya kemana, bahkan cenderung semaunya. Dan jika kurang baiknya perasaan seseorang, pikiran hanya menangkap untung ruginya saja, seolah-olah manusia hanya objek batu loncatan.[Jember/28/September/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia
#Manis_diangan-angan_pahit_dikenyataannya. Coba beli bakso satu porsi, lalu bayar setengah harga, dan ngomong begini ke penjual bakso "Aku bayar setengahnya lagi nanti, tapi aku gak tahu nanti itu kapan". Kemungkinan penjual bakso itu gak mau jual baksonya kalau begitu caranya kita, karena rugi waktu dan macet berkembang usahanya penjual bakso. Sebab itu kita sedari kecil diajari menabung, agar kelak jika ada sesuatu yang kita inginkan/butuhkan, meminimalisir kita gak bertele-tele, dan menghindari hutang atau janji yang belum tentu kita bisa lunasi. Anggap itu sebagai analogi, dan pembelajaran sebagai pembentukan pola pikir.
Jika didalam hubungan menggunakan analogi dan pola serupa, kurang lebihnya begini. Jika kita benar-benar siap menjalani hubungan secara pola pikir, mental, finansial dll, setelah itu buatlah keputusan yang tegas. Dan alangkah baiknya kalau belum siap, buatlah dirimu sibuk yang sekiranya kamu bisa siap nantinya. bukan justru belum siap tapi berani ngajak hubungan, dan pada akhirnya menjurus status setengah-setengah dengan perkata manis dibibir seperti ini "aku sayang kok sama kamu, aku serius sama kamu, aku nikahi kamu nanti", sedangkan nanti itu belum tentu ditepati. Ibaratkan keterangan kewarganegaraan, itu tulisannya kalau amerika ya amerika, kalau indonesia ya indonesia, artinya gak ada setengah-setengah meskipun secara garis keturunan dari pernikahan beda negara.
Pendamping perasaan itu adalah pola pikir, Jika pola pikir berantakan, memungkinan perasaan tidak jelas arahnya kemana, bahkan cenderung semaunya. Dan jika kurang baiknya perasaan seseorang, pikiran hanya menangkap untung ruginya saja, seolah-olah manusia hanya objek batu loncatan.[Jember/28/September/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia
🤡2
#menfess
Menurut gue, seseorang yang belum siap secara finansial atau mental bukan berarti nggak pantas buat menjalin hubungan. Setiap orang punya proses dan kondisi hidup yang berbeda-beda. Nggak semua orang harus punya kehidupan yang mapan dulu baru bisa serius sama seseorang.
Yang perlu dipermasalahkan itu bukan soal siap atau nggaknya seseorang, tapi gimana dia memperlakukan pasangannya. Kalau memang belum siap, ya harus jujur dari awal, bukan malah ngasih janji yang nggak jelas kapan ditepatin.
Lagian, hubungan itu bukan cuma soal kesiapan individu, tapi juga soal bagaimana dua orang saling mendukung dan berkembang bersama. Kalau harus nunggu semuanya sempurna, kapan mulainya? Yang terpenting bukan seberapa sempurna kondisi seseorang saat memulai hubungan, melainkan seberapa besar tanggung jawabnya dalam menjalaninya.
Jakarta/28/September/2026
Menurut gue, seseorang yang belum siap secara finansial atau mental bukan berarti nggak pantas buat menjalin hubungan. Setiap orang punya proses dan kondisi hidup yang berbeda-beda. Nggak semua orang harus punya kehidupan yang mapan dulu baru bisa serius sama seseorang.
Yang perlu dipermasalahkan itu bukan soal siap atau nggaknya seseorang, tapi gimana dia memperlakukan pasangannya. Kalau memang belum siap, ya harus jujur dari awal, bukan malah ngasih janji yang nggak jelas kapan ditepatin.
Lagian, hubungan itu bukan cuma soal kesiapan individu, tapi juga soal bagaimana dua orang saling mendukung dan berkembang bersama. Kalau harus nunggu semuanya sempurna, kapan mulainya? Yang terpenting bukan seberapa sempurna kondisi seseorang saat memulai hubungan, melainkan seberapa besar tanggung jawabnya dalam menjalaninya.
Jakarta/28/September/2026
❤4
#random
👆
tp faktanya dunia ini hanya tentang uang uang uang, kebanyakan konflik suami istri ya uang, thats why banyak yg bundir karna miskin.
👆
tp faktanya dunia ini hanya tentang uang uang uang, kebanyakan konflik suami istri ya uang, thats why banyak yg bundir karna miskin.
👍2
#menfess
Nggak bisa dimungkiri kalau uang memang punya peran besar dalam kehidupan, tapi bukan berarti semua masalah berakar dari uang. Banyak konflik rumah tangga yang juga muncul karena kurangnya komunikasi, kepercayaan, dan perbedaan prinsip. Masalahnya bukan sekadar miskin atau kaya, tapi gimana seseorang menghadapi tekanan hidup.
Kalau semua masalah disimpulkan cuma karena uang, berarti kita mengabaikan faktor lain yang juga berpengaruh. Soal bunuh diri juga nggak sesederhana itu. Kemiskinan bisa menjadi salah satu faktor tekanan, tapi bukan berarti semua orang yang miskin pasti mengalami hal yang sama. Jangan sampai kita menyederhanakan masalah yang kompleks cuma karena satu faktor yang paling kelihatan
Nggak bisa dimungkiri kalau uang memang punya peran besar dalam kehidupan, tapi bukan berarti semua masalah berakar dari uang. Banyak konflik rumah tangga yang juga muncul karena kurangnya komunikasi, kepercayaan, dan perbedaan prinsip. Masalahnya bukan sekadar miskin atau kaya, tapi gimana seseorang menghadapi tekanan hidup.
Kalau semua masalah disimpulkan cuma karena uang, berarti kita mengabaikan faktor lain yang juga berpengaruh. Soal bunuh diri juga nggak sesederhana itu. Kemiskinan bisa menjadi salah satu faktor tekanan, tapi bukan berarti semua orang yang miskin pasti mengalami hal yang sama. Jangan sampai kita menyederhanakan masalah yang kompleks cuma karena satu faktor yang paling kelihatan
🤡3
#bot
kasian temenkuuu pagi pagi nangis diaa, gara gara berantem sama "HTS" nya, trs temen ku bilang "udahan" terus tuh cowok bilang "udahan apanya? gaada yg pernah dimulai juga" 😞😔
bingung hibur ny gimana😭
kasian temenkuuu pagi pagi nangis diaa, gara gara berantem sama "HTS" nya, trs temen ku bilang "udahan" terus tuh cowok bilang "udahan apanya? gaada yg pernah dimulai juga" 😞😔
bingung hibur ny gimana😭
#anon
Lingkungan itu memang sangat mempengaruhi karakter kita, dan tidak pantas rasanya jika kita seolah-olah menganggap tidak ada campur tangan kita dilingkungan, meskipun kita hanya sekedar memberi reaksi kita terhadapnya, atau ketidakpedulian kita jika ada prilaku yang tidak sepantasnya. Ibaratkan lingkunganku yang banyak orang sekitarku yang memiliki pacar, aku yang menyampaikan ini saja sekarang sudah membuktikan kalau aku dipengaruhi oleh lingkungan seperti itu, karena aku dan orang yang berada di sekitarku itu berbeda dalam menyikapi hubungan itu sebaiknya seperti apa, dan memperlakukan pasangan seperti apa, lalu untuk apa aku membahas sesuatu yang sudah jelas berbeda denganku. Jika sewaktu-waktu mereka bertingkah laku yang tidak sepantasnya hanya karena bermodal pacaran, dan aku tidak peduli terhadapnya, itu juga bisa mempengaruhi lingkungan.
"Konsekuensi berlaku pada lingkungan hidup kita, termasuk pilihan yang kita buat, bahkan tidak memilih pun ada konsekuensinya bagi kita." Gambarannya seperti ada tetangga beli sepeda motor warna merah, dan untuk apa kita bahas tetangga itu beli sepeda motor warna merah, kan itu keinginannya mau beli warna apa saja, itu urusannya. Jika saja kita memilih untuk membahasnya, tidak ada manfaatnya bagi kita, melainkan hanya membuat kita lelah, atau kita memilih tetap membahasnya karena kita gak ada kerjaan, kah? kecuali kalau pemilik sepeda motor itu dipake ugal-ugalan membuat peluang nabrak anak kecil, baru kita bahas dan beri teguran agar itu tidak benar-benar terjadi. Jika kita tidak peduli tentang itu, maka konsekuensinya seolah-olah kita membiarkan lingkungan sekitar kita membusuk.[Jember/28/September/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia
Lingkungan itu memang sangat mempengaruhi karakter kita, dan tidak pantas rasanya jika kita seolah-olah menganggap tidak ada campur tangan kita dilingkungan, meskipun kita hanya sekedar memberi reaksi kita terhadapnya, atau ketidakpedulian kita jika ada prilaku yang tidak sepantasnya. Ibaratkan lingkunganku yang banyak orang sekitarku yang memiliki pacar, aku yang menyampaikan ini saja sekarang sudah membuktikan kalau aku dipengaruhi oleh lingkungan seperti itu, karena aku dan orang yang berada di sekitarku itu berbeda dalam menyikapi hubungan itu sebaiknya seperti apa, dan memperlakukan pasangan seperti apa, lalu untuk apa aku membahas sesuatu yang sudah jelas berbeda denganku. Jika sewaktu-waktu mereka bertingkah laku yang tidak sepantasnya hanya karena bermodal pacaran, dan aku tidak peduli terhadapnya, itu juga bisa mempengaruhi lingkungan.
"Konsekuensi berlaku pada lingkungan hidup kita, termasuk pilihan yang kita buat, bahkan tidak memilih pun ada konsekuensinya bagi kita." Gambarannya seperti ada tetangga beli sepeda motor warna merah, dan untuk apa kita bahas tetangga itu beli sepeda motor warna merah, kan itu keinginannya mau beli warna apa saja, itu urusannya. Jika saja kita memilih untuk membahasnya, tidak ada manfaatnya bagi kita, melainkan hanya membuat kita lelah, atau kita memilih tetap membahasnya karena kita gak ada kerjaan, kah? kecuali kalau pemilik sepeda motor itu dipake ugal-ugalan membuat peluang nabrak anak kecil, baru kita bahas dan beri teguran agar itu tidak benar-benar terjadi. Jika kita tidak peduli tentang itu, maka konsekuensinya seolah-olah kita membiarkan lingkungan sekitar kita membusuk.[Jember/28/September/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia