😭4
#random
akhirnya 18 tahun usia di mana dunia menyebutmu dewasa, tetapi hatimu masih berbisik bahwa kamu baru belajar mengenal dirimu sendiri
akhirnya 18 tahun usia di mana dunia menyebutmu dewasa, tetapi hatimu masih berbisik bahwa kamu baru belajar mengenal dirimu sendiri
#anon
Habluminnallah-Habluminannas. Kalau diliat secara literal itu membahas tentang hubungan kepada Allah sekaligus hubungan antar manusia. Jika memakai pola itu dalam keseharian, kita tahu setiap orang punya kepentingan tersendiri disetiap usahanya, dan di waktu bersamaan menjaga hubungan baik dengan sekian orang lainnya.
Seharusnya begitu, namun terkadang ada orang yang sibuk dengan kepentingannya dengan segala usaha, tetapi tidak menjaga hubungannya dengan sekian orang lainnya. Dan sebaliknya juga begitu, kadang ada yang hubungan dengan orang lain terjalin baik, namun tidak terarah yang berpotensi nambah-nambah kejenuhan.
Sebab itulah jangan terlalu diambil hati ucapan orang hanya karna tampak cukup nyaman/menyakitkan yang dirasakan emosional-mu, karna belum tentu orang itu di waktu yang bersamaan punya akal pikiran. Kendalikan apa yang kamu bisa, seperti reaksi-mu, emotional-mu, pikiran-mu, keputusan-mu, sikap dan prilaku-mu sendiri. Karena itu semua peran penting konsekuensi di kemudian hari.
Menyalahkan sesuatu yang tidak kamu bisa kendalikan tidak akan membuatmu tenang, melainkan menambah beban keresahan. Jika saja terjebak karna tidak mampu mengendalikan apa yang seharusnya kamu bisa, terlepas siapa yang salah atau benar. Kamu masih terbilang termasuk orang ambil bagian dari sesuatu yang problematik itu, sejak pertama kali membuat keputusan. [Jember/22/Juli/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia
Habluminnallah-Habluminannas. Kalau diliat secara literal itu membahas tentang hubungan kepada Allah sekaligus hubungan antar manusia. Jika memakai pola itu dalam keseharian, kita tahu setiap orang punya kepentingan tersendiri disetiap usahanya, dan di waktu bersamaan menjaga hubungan baik dengan sekian orang lainnya.
Seharusnya begitu, namun terkadang ada orang yang sibuk dengan kepentingannya dengan segala usaha, tetapi tidak menjaga hubungannya dengan sekian orang lainnya. Dan sebaliknya juga begitu, kadang ada yang hubungan dengan orang lain terjalin baik, namun tidak terarah yang berpotensi nambah-nambah kejenuhan.
Sebab itulah jangan terlalu diambil hati ucapan orang hanya karna tampak cukup nyaman/menyakitkan yang dirasakan emosional-mu, karna belum tentu orang itu di waktu yang bersamaan punya akal pikiran. Kendalikan apa yang kamu bisa, seperti reaksi-mu, emotional-mu, pikiran-mu, keputusan-mu, sikap dan prilaku-mu sendiri. Karena itu semua peran penting konsekuensi di kemudian hari.
Menyalahkan sesuatu yang tidak kamu bisa kendalikan tidak akan membuatmu tenang, melainkan menambah beban keresahan. Jika saja terjebak karna tidak mampu mengendalikan apa yang seharusnya kamu bisa, terlepas siapa yang salah atau benar. Kamu masih terbilang termasuk orang ambil bagian dari sesuatu yang problematik itu, sejak pertama kali membuat keputusan. [Jember/22/Juli/2026]
===
✉️ Kirimin Aku Pesan Rahasia
🤡2