Terlalu sering kita terikat dengan angka.
Padahal banyak hal-hal yang tidak bisa dihitung atau dinilai dengan angka.
Senyum yang menyenangkan itu tak bisa dihitung dengan angka.
Semangat yang membuat semuanya semakin mudah juga tak bisa dibandingkan dengan angka.
Bahkan sedih yang menularkan kegalauan itupun tak bisa dinilai hanya dengan angka.
Angka hanya semakin membatasi kita, padahal banyak hal-hal di dunia ini yang diluar batas kita.
Maka jangan lupa untuk menyadari arti hidup yang akan kita pilih, dan jangan lupa diri bahwa kita hanya makhluk Tuhan yang selalu butuh kepada-Nyaโจ๐ป๐๏ธ
Catatan Az
Padahal banyak hal-hal yang tidak bisa dihitung atau dinilai dengan angka.
Senyum yang menyenangkan itu tak bisa dihitung dengan angka.
Semangat yang membuat semuanya semakin mudah juga tak bisa dibandingkan dengan angka.
Bahkan sedih yang menularkan kegalauan itupun tak bisa dinilai hanya dengan angka.
Angka hanya semakin membatasi kita, padahal banyak hal-hal di dunia ini yang diluar batas kita.
Maka jangan lupa untuk menyadari arti hidup yang akan kita pilih, dan jangan lupa diri bahwa kita hanya makhluk Tuhan yang selalu butuh kepada-Nyaโจ๐ป๐๏ธ
Catatan Az
โค11
Terlalu banyak harapan yang dilangitkan.
Terlalu banyak angan yang dihembuskan.
Namun usaha jarang sekali sejalan.
Begitulah manusia, sering kali lupa.
Catatan Az
Terlalu banyak angan yang dihembuskan.
Namun usaha jarang sekali sejalan.
Begitulah manusia, sering kali lupa.
Catatan Az
โค10
Apakah aku masih engkau anggap sebagai hambaMu? Sedang sering kali yang aku ikuti bukan arahanMu? :(
Catatan Az
Catatan Az
โค13
Bagaimana bisa ada orang yang lebih mencintai,memilih dan mementingkan orang yang belum lama dia kenal lalu membiarkan orang tua yang sudah merawat ia dari bayi.
"Mah, mau pinjam uang dulu, mau ada yang dibeli, penting"
Eh padahal buat pacar, kok bisa ya nggak mikirin orang tua lagi susah atau nggak?
Catatan Az
"Mah, mau pinjam uang dulu, mau ada yang dibeli, penting"
Eh padahal buat pacar, kok bisa ya nggak mikirin orang tua lagi susah atau nggak?
Catatan Az
๐ข10๐1๐1
Self Reminder
Hidup kita itu bukan untuk mendapat gelar atau dikenal banyak orang sampai kita rela melakukan apa saja tanpa memikirkan perbuatan kita itu keluar dari syariat atau nggak.
Catatan Az
Hidup kita itu bukan untuk mendapat gelar atau dikenal banyak orang sampai kita rela melakukan apa saja tanpa memikirkan perbuatan kita itu keluar dari syariat atau nggak.
Catatan Az
๐4โค1
โค13
Di dunia ini, para orang tua bercerita. Entah tentang hidup mereka, atau tentang kutukan untuk membuat setiap badan kecil takut. Atau untuk membuat mereka bersikap baik, atau tertidur pulas tanpa teriakan.
Semakin beranjak tumbuh menjadi remaja, cerita-cerita itu sudah jarang didengar dan dipercaya. Namun tangisan masih tersisa. Kali ini tanpa teriakan seperti dahulu kala, hanya bantal yang mendengar.
Entah masalah apa yang silih berganti terjadi, yang pasti hidup ini memang tak semudah bermain boneka atau bola seperti dulu kala, atau bermain air hujan hingga Mama marah.
Yang paling memberatkan dan membuat jantung berdebar, selain telat pulang ke rumah sehabis bermain atau berbuat salah, juga saat selesai ujian di Sekolah.
Angka, angka, dan angka. Terkadang memang lelah mengejar yang bahkan sering kita abaikan. Atau berjuang demi suatu yang fana bentuknya. Tapi, katanya itu untuk masa depan yang akan datang, dan semoga akan baik-baik saja tak seperti yang dikhawatirkan.
Pasti lelah mengejar semua itu, terlebih jika kau sudah bersungguh-sungguh tapi hasilnya tetap tak membuat mereka bangga padamu.
Kau tau apa, mereka hanya tak mau masa depanmu seperti mereka. Entah soal kegagalan, atau ketidakpastian menjalani kehidupan.
Meski kadang hasilnya membuatmu tersenyum senang, tetap tak ada kata selamat atau bangga dari mereka. Tapi percayalah, setiap manusia punya berbagai cara mengutarakan rasa sayang. Entah lewat mata yang kau tak tau bahasanya, atau lewat suara yang langsung kau kenali maknanya.
Mereka bangga padamu yang sudah berjuang, tapi dengan ucapan yang berbeda. Mereka juga lelah berjuang, demi membuatmu tak makan tanpa lauk atau jalan tanpa alas kaki. Itulah kehidupan, sebuah perjalanan tentang berjuang. Bukan hanya leha-leha hingga kau dewasa dan bahagia.
Terima kasih sudah berjuang. Terima kasih sudah banyak berbagi senyuman dan membahagiakan banyak orang. Kau hebat dengan caramu, kau kuat dengan banyak rintangan di hidupmu, terima kasih sudah lahir ke dunia yang fana dan banyak tanya.
Kau manusia yang punya perasaan, itu sebabnya kau sering menangis kala malam. Terima kasih masih memiliki hati yang lembut, bawalah hati itu ke tempat gelap, agar kau bisa menjadi cahaya untuk orang banyak. Dan jagalah hati itu agar selalu lembut, agar kau senantiasa menjadi orang baik.
Aku harap kamu bukan orang yang patah semangat, karena terus berusaha menggambarkan kamu manusia yang masih ingin melanjutkan kehidupan dan melihat alasan kamu terlahir di dunia.
Terima kasih manusia hebat dan kuat. Tetap jaga kesehatan, ya!
Catatan Az
Semakin beranjak tumbuh menjadi remaja, cerita-cerita itu sudah jarang didengar dan dipercaya. Namun tangisan masih tersisa. Kali ini tanpa teriakan seperti dahulu kala, hanya bantal yang mendengar.
Entah masalah apa yang silih berganti terjadi, yang pasti hidup ini memang tak semudah bermain boneka atau bola seperti dulu kala, atau bermain air hujan hingga Mama marah.
Yang paling memberatkan dan membuat jantung berdebar, selain telat pulang ke rumah sehabis bermain atau berbuat salah, juga saat selesai ujian di Sekolah.
Angka, angka, dan angka. Terkadang memang lelah mengejar yang bahkan sering kita abaikan. Atau berjuang demi suatu yang fana bentuknya. Tapi, katanya itu untuk masa depan yang akan datang, dan semoga akan baik-baik saja tak seperti yang dikhawatirkan.
Pasti lelah mengejar semua itu, terlebih jika kau sudah bersungguh-sungguh tapi hasilnya tetap tak membuat mereka bangga padamu.
Kau tau apa, mereka hanya tak mau masa depanmu seperti mereka. Entah soal kegagalan, atau ketidakpastian menjalani kehidupan.
Meski kadang hasilnya membuatmu tersenyum senang, tetap tak ada kata selamat atau bangga dari mereka. Tapi percayalah, setiap manusia punya berbagai cara mengutarakan rasa sayang. Entah lewat mata yang kau tak tau bahasanya, atau lewat suara yang langsung kau kenali maknanya.
Mereka bangga padamu yang sudah berjuang, tapi dengan ucapan yang berbeda. Mereka juga lelah berjuang, demi membuatmu tak makan tanpa lauk atau jalan tanpa alas kaki. Itulah kehidupan, sebuah perjalanan tentang berjuang. Bukan hanya leha-leha hingga kau dewasa dan bahagia.
Terima kasih sudah berjuang. Terima kasih sudah banyak berbagi senyuman dan membahagiakan banyak orang. Kau hebat dengan caramu, kau kuat dengan banyak rintangan di hidupmu, terima kasih sudah lahir ke dunia yang fana dan banyak tanya.
Kau manusia yang punya perasaan, itu sebabnya kau sering menangis kala malam. Terima kasih masih memiliki hati yang lembut, bawalah hati itu ke tempat gelap, agar kau bisa menjadi cahaya untuk orang banyak. Dan jagalah hati itu agar selalu lembut, agar kau senantiasa menjadi orang baik.
Aku harap kamu bukan orang yang patah semangat, karena terus berusaha menggambarkan kamu manusia yang masih ingin melanjutkan kehidupan dan melihat alasan kamu terlahir di dunia.
Terima kasih manusia hebat dan kuat. Tetap jaga kesehatan, ya!
Catatan Az
โค11๐2
Dia lelah, dia ingin menyerah. Dia ingin berkata sudah. Tapi mimpinya tak ingin punah. Merasa masih dapat digenggamnya. Hatinya penuh luka, bekas kata-kata. Pikirannya penuh rasa marah, bekas ditanya; tak bisakah kamu sepertinya?. Matanya penuh dengan rasa iri ingin menjadi seperti raga lain. Apa yang harus ia tukar untuk dapat bahagia? Jika jawabannya semestanya, mungkin ia akan rela. Tapi mana ada yang mau menukar bahagia dengan semesta yang penuh sengsara.
Sudah cukup bersedihnya. Bukan hanya mereka, kamu juga berhak bahagia. Memangnya salah kamu tertawa bahagia? Tidak, dan tidak akan pernah. Kalau sedang berada di titik terendah atau sedang bersedih, nikmati saja. Itu bagian dari proses, hidup adalah kumpulan cerita-cerita kecil. Bisa saja kamu akan berterima kasih atas apa yang terjadi nantinya.
Jangan terlalu larut bersedih, jangan terlalu larut kecewa. Sewajarnya saja. Semuanya.. sewajarnya saja. Agar tidak perlu merasa sakit yang berlebih nantinya.
Catatan Az
Sudah cukup bersedihnya. Bukan hanya mereka, kamu juga berhak bahagia. Memangnya salah kamu tertawa bahagia? Tidak, dan tidak akan pernah. Kalau sedang berada di titik terendah atau sedang bersedih, nikmati saja. Itu bagian dari proses, hidup adalah kumpulan cerita-cerita kecil. Bisa saja kamu akan berterima kasih atas apa yang terjadi nantinya.
Jangan terlalu larut bersedih, jangan terlalu larut kecewa. Sewajarnya saja. Semuanya.. sewajarnya saja. Agar tidak perlu merasa sakit yang berlebih nantinya.
Catatan Az
โค8
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
๐4โค2๐ฏ1
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คAnd you are beautiful
ใ คใ คใ คใ คใ คEveryone was shouting it
ใ คใ คใ คใ คใ คYou carry golden light
ใ คใ คใ คใ คใ คIt's too much and I like it
Cahaya itu bertebaran kemana pun sesuka hatinya. Ia menari-nari di langit gelap dengan nyanyian yang riuh dari para penonton heboh setiap malamnya. Bagaimana ia tetap bisa menari sedangkan irama saja tidak ada? Dan para penonton senantiasa menyaksikannya, seperti itu merupakan sebuah pertunjukan yang gemilang dan mewah yang sayang untuk dilewatkan.
Kita berdiri di antara kerumunan, menyaksikan tarian klasik tidak jelas tetapi menarik pandangan mata setiap detik peluncurannya tiba, yang setelah itu memecah dan menyebar kemana-mana serpihannya. Yang itulah yang aku sebut menariโkarena setelah aku lihat-lihat kembali selama beberapa waktu, ternyata itu tidak buruk untuk disaksikan, terlebih lagi ini penghujung hari yang melelahkan, tidak ada salahnya untuk membuang-buang uang hanya demi sebuah ledakan cahaya seperti ini. Terlebih lagi bersama kamu, maka semua yang ada di sekitarku kapanpun itu, mau aku suka atau tidak, jika kamu bertanya kepadaku dengan mata hitam pekat yang indah itu perihal aku menyukainya atau tidak, maka aku akan menjawab; bahwasanya, "Aku menyukai hal tersebut walaupun tidak sebanyak aku yang menyukaimu lebih dari apapun itu."
~Azzam
Catatan Az
ใ คใ คใ คใ คใ คEveryone was shouting it
ใ คใ คใ คใ คใ คYou carry golden light
ใ คใ คใ คใ คใ คIt's too much and I like it
Cahaya itu bertebaran kemana pun sesuka hatinya. Ia menari-nari di langit gelap dengan nyanyian yang riuh dari para penonton heboh setiap malamnya. Bagaimana ia tetap bisa menari sedangkan irama saja tidak ada? Dan para penonton senantiasa menyaksikannya, seperti itu merupakan sebuah pertunjukan yang gemilang dan mewah yang sayang untuk dilewatkan.
Kita berdiri di antara kerumunan, menyaksikan tarian klasik tidak jelas tetapi menarik pandangan mata setiap detik peluncurannya tiba, yang setelah itu memecah dan menyebar kemana-mana serpihannya. Yang itulah yang aku sebut menariโkarena setelah aku lihat-lihat kembali selama beberapa waktu, ternyata itu tidak buruk untuk disaksikan, terlebih lagi ini penghujung hari yang melelahkan, tidak ada salahnya untuk membuang-buang uang hanya demi sebuah ledakan cahaya seperti ini. Terlebih lagi bersama kamu, maka semua yang ada di sekitarku kapanpun itu, mau aku suka atau tidak, jika kamu bertanya kepadaku dengan mata hitam pekat yang indah itu perihal aku menyukainya atau tidak, maka aku akan menjawab; bahwasanya, "Aku menyukai hal tersebut walaupun tidak sebanyak aku yang menyukaimu lebih dari apapun itu."
~Azzam
Catatan Az
Trend Bunuh Diri
Trend bunuh diri, terdengar kejam, tapi itulah kenyataannya, banyak yang memilih mengakhiri hidup, lalu banyak pula yang mendukungnya.
Dalam jarak yang dekat, kasus bunuh diri terjadi menampar, menyentak kesadaran. Anak muda dan manusia saat ini mulai menjadikan bunuh diri sebagai daftar pilihan teratas untuk menyelesaikan masalah. Lebih miris lagi komentarnya ada yang meminta untuk diajak bunuh diri karena lelahnya kehidupan. Ada yang mendukung, ada yang meminta ditunggu, ada yang berucap "sebentar lagi kayaknya aku bakal nyusul kak".
Bahkan yang bunuh diri menitipkan pesan-pesannya. Saya bergetar menulis ini tapi dengarkanlah barangkali itu dapat menenangkan yang gaduh, menyurutkan yang hampir punah. Kita tak bisa meraba masalah setiap orang. Sedalam dan serumit apa, setiapnya punya titik terendah. Hidup itu indah, jika hari kita sedang senang, tapi jika ada banyak masalah, hal sepele pun dapat membuat perang.
Seringkali diri ini ku nasehati, saya juga pernah depresi, lelah, bahkan kacau, tandanya masih manusia. Apalagi anak muda sedang dalam masa ujian terkuatnya. Maka dekatkanlah dirimu kepada Allah. Bertakwalah, kita boleh hancur, tapi hubungan kita dengan allah harus baik. Dunia ini memang kejam, anak muda sekarang butuh Allah sebagai tempat bersandar, berharap, bisa gila hidup tanpa Tuhan.
Seberat apapun masalah, pahami, maka akan berakhir juga seperti yang telah berlalu, menangis silahkan, ambil sajadah, menangislah, baca Alquran, kadang kita ragu dengan healing agama, tapi itu membawa hal positif dalam diri kita, percayalah, bahkan sentuhan wudhu saja sudah bisa membuat tenang.
Selepas itu, ceritakanlah masalahnmu pada orang yang kau percayai, jika tak ada, tuliskan saja entah di twitter, story WA/IG, threads, atau lainnya. Agar sesakmu itu bisa tumpah. Baca motivasi, ikut kajian dan dengarkanlah ceramah. Hiduplah lebih lama, karena bunuh diri bukanlah solusi, itu adalah awal penderitaan baru dan lebih lama di akhirat nanti.
Catatan Az
Trend bunuh diri, terdengar kejam, tapi itulah kenyataannya, banyak yang memilih mengakhiri hidup, lalu banyak pula yang mendukungnya.
Dalam jarak yang dekat, kasus bunuh diri terjadi menampar, menyentak kesadaran. Anak muda dan manusia saat ini mulai menjadikan bunuh diri sebagai daftar pilihan teratas untuk menyelesaikan masalah. Lebih miris lagi komentarnya ada yang meminta untuk diajak bunuh diri karena lelahnya kehidupan. Ada yang mendukung, ada yang meminta ditunggu, ada yang berucap "sebentar lagi kayaknya aku bakal nyusul kak".
Bahkan yang bunuh diri menitipkan pesan-pesannya. Saya bergetar menulis ini tapi dengarkanlah barangkali itu dapat menenangkan yang gaduh, menyurutkan yang hampir punah. Kita tak bisa meraba masalah setiap orang. Sedalam dan serumit apa, setiapnya punya titik terendah. Hidup itu indah, jika hari kita sedang senang, tapi jika ada banyak masalah, hal sepele pun dapat membuat perang.
Seringkali diri ini ku nasehati, saya juga pernah depresi, lelah, bahkan kacau, tandanya masih manusia. Apalagi anak muda sedang dalam masa ujian terkuatnya. Maka dekatkanlah dirimu kepada Allah. Bertakwalah, kita boleh hancur, tapi hubungan kita dengan allah harus baik. Dunia ini memang kejam, anak muda sekarang butuh Allah sebagai tempat bersandar, berharap, bisa gila hidup tanpa Tuhan.
Seberat apapun masalah, pahami, maka akan berakhir juga seperti yang telah berlalu, menangis silahkan, ambil sajadah, menangislah, baca Alquran, kadang kita ragu dengan healing agama, tapi itu membawa hal positif dalam diri kita, percayalah, bahkan sentuhan wudhu saja sudah bisa membuat tenang.
Selepas itu, ceritakanlah masalahnmu pada orang yang kau percayai, jika tak ada, tuliskan saja entah di twitter, story WA/IG, threads, atau lainnya. Agar sesakmu itu bisa tumpah. Baca motivasi, ikut kajian dan dengarkanlah ceramah. Hiduplah lebih lama, karena bunuh diri bukanlah solusi, itu adalah awal penderitaan baru dan lebih lama di akhirat nanti.
Catatan Az
Barangkali ada yang ingin mengetahui update/kabar mengenai Palestina bisa kunjungi channel @risalahamar dan juga @jeninalkadra1 ya. Boleh juga di share ke teman-teman kalian.
@eyeonpal
Bagi yang belum bergabung silahkan bergabung ke channel eye on Palestine. Untuk mengetahui kabar terbaru mengenai palestine. Jika ada channel lainnya boleh di share disini agar teman-teman yang lain tahu mengenai Palestine.
Bagi yang belum bergabung silahkan bergabung ke channel eye on Palestine. Untuk mengetahui kabar terbaru mengenai palestine. Jika ada channel lainnya boleh di share disini agar teman-teman yang lain tahu mengenai Palestine.
Ibu bukanlah yang selalu ada ketika
kita terpuruk oleh dunia
Tapi ibu layak nya mutiara yang sangat berharga
Tapi kalau ibu tiada kita bukanlah apa-apa
~ Ulil
kita terpuruk oleh dunia
Tapi ibu layak nya mutiara yang sangat berharga
Tapi kalau ibu tiada kita bukanlah apa-apa
~ Ulil
Tiada hidup tanpa masalah
Tiada perjuangan tanpa rasa lelah
Tetap semangatlah sampai bismillahmu menjadi alhamdulillah
~ Ulil
Tiada perjuangan tanpa rasa lelah
Tetap semangatlah sampai bismillahmu menjadi alhamdulillah
~ Ulil
ุงูููู
_ุงูุนุงูู
ู_ููู
ุฑุฃุฉ
ุญุซูู ุงูุฅุณูุงู ุนูู ุงูุฅุญุณุงู ุฅูู ุงูู ุฑุฃุฉ ูุฑุนุงูุชูุง ูุงูุนูุงูุฉ ุจูุงุ ููุงุฏู ุจุชูุฑูู ูุง ูุงุญุชุฑุงู ุญููููุงุ ููุฑููู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ุฃู ููุง ูุงุฎุชุง ูุงุจูุฉ ูุฒูุฌุฉุ ููุฑู ูุง ุฃู ููุงุ ูุฃุฎุจุฑ ุฃู ุงูุฌูุฉ ุนูุฏ ูุฏู ููุงุ ููุงู ุชุนุงูู: ๏ดฟููููุตููููููุง ุงููุฅูููุณูุงูู ุจูููุงููุฏููููู ุฅูุญูุณูุงููุง ุญูู ูููุชููู ุฃูู ูููู ููุฑูููุง ููููุถูุนูุชููู ููุฑูููุง๏ดพ [ุงูุฃุญูุงู: ูกูฅ]ุ ููู ุงูุญุฏูุซ: ยซุงููุฌููููุฉ ุชุญุช ุฑูุฌูููููููุงยป (ุฑูุงู ุงููุณุงุฆู). ููุฑููู ูุง ุทููุฉู ูุฌุนู ููุง ุญููููุงุ ูุญุฐููุฑ ู ู ูุถูุฉ ูุฃุฏ ุงูุจูุงุชู ุงูุชู ูุงูุช ู ูุชุดุฑุฉู ูู ุงูุฌุงูููุฉูุ ูุงู ุชุนุงูู: {ููุฅูุฐูุง ุงููู ูููุกููุฏูุฉู ุณูุฆูููุชู * ุจูุฃูููู ุฐููุจู ููุชูููุชู} [ุงูุชูููุฑ 8-9].
ููุฑู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ุฒูุฌุฉูุ ููุจููู ุนูู ุญููููุง ูุฃูุตู ุจูุง ุฎูุฑูุงุ ููุงู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุงุชูููููุง ุงูููููู ูู ุงููููุณูุงุกูุ ููุฅููููููู ู ุฃูุฎูุฐูุชูู ููููููู ุจูุฃูู ูุงูู ุงููููููุ ููุงุณูุชูุญูููููุชูู ู ููุฑููุฌูููููู ุจูููููู ูุฉู ุงููููู" (ุฑูุงู ู ุณูู ). ููุงู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู : "ุฎูููุฑูููู ู ุฎูููุฑูููู ู ูุฃููููููู ููุฃูููุง ุฎูููุฑูููู ู ูุฃูููููู" (ุฑูุงู ุงูุชุฑู ุฐู).
ููุฑู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ูุฑูุนู ุดุฃููุง ูู ูุงูุชูุง ูู ุฌู ูุน ุฃุญูุงููุงุ ููุงู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุงุณูุชูููุตููุง ุจูุงููููุณูุงุกู"(ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู ).
ููุจู ุงูุฅุณูุงู ุนูู ุฃู ุงููุณุงุก ุดูุงุฆู ุงูุฑุฌุงูุ ููุงู ุงููุจููู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุฅูู ุง ุงููููุณุงุก ุดูุงุฆูู ุงูุฑุฌุงู" (ุฑูุงู ุฃุจู ุฏุงูุฏ): ุฃู ูุธุงุฆุฑููู ูุฃู ุซุงููู ูู ุงูุฎูููู ูุงูุทุจุงุน ูุงูู ูุฒูุฉุ ูุงูููุงู ุจุงูู ุตุงูุญุ ูุงููุถู ูู ุงูุฏููุง ูุงูุขุฎุฑุฉ.
ุญุซูู ุงูุฅุณูุงู ุนูู ุงูุฅุญุณุงู ุฅูู ุงูู ุฑุฃุฉ ูุฑุนุงูุชูุง ูุงูุนูุงูุฉ ุจูุงุ ููุงุฏู ุจุชูุฑูู ูุง ูุงุญุชุฑุงู ุญููููุงุ ููุฑููู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ุฃู ููุง ูุงุฎุชุง ูุงุจูุฉ ูุฒูุฌุฉุ ููุฑู ูุง ุฃู ููุงุ ูุฃุฎุจุฑ ุฃู ุงูุฌูุฉ ุนูุฏ ูุฏู ููุงุ ููุงู ุชุนุงูู: ๏ดฟููููุตููููููุง ุงููุฅูููุณูุงูู ุจูููุงููุฏููููู ุฅูุญูุณูุงููุง ุญูู ูููุชููู ุฃูู ูููู ููุฑูููุง ููููุถูุนูุชููู ููุฑูููุง๏ดพ [ุงูุฃุญูุงู: ูกูฅ]ุ ููู ุงูุญุฏูุซ: ยซุงููุฌููููุฉ ุชุญุช ุฑูุฌูููููููุงยป (ุฑูุงู ุงููุณุงุฆู). ููุฑููู ูุง ุทููุฉู ูุฌุนู ููุง ุญููููุงุ ูุญุฐููุฑ ู ู ูุถูุฉ ูุฃุฏ ุงูุจูุงุชู ุงูุชู ูุงูุช ู ูุชุดุฑุฉู ูู ุงูุฌุงูููุฉูุ ูุงู ุชุนุงูู: {ููุฅูุฐูุง ุงููู ูููุกููุฏูุฉู ุณูุฆูููุชู * ุจูุฃูููู ุฐููุจู ููุชูููุชู} [ุงูุชูููุฑ 8-9].
ููุฑู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ุฒูุฌุฉูุ ููุจููู ุนูู ุญููููุง ูุฃูุตู ุจูุง ุฎูุฑูุงุ ููุงู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุงุชูููููุง ุงูููููู ูู ุงููููุณูุงุกูุ ููุฅููููููู ู ุฃูุฎูุฐูุชูู ููููููู ุจูุฃูู ูุงูู ุงููููููุ ููุงุณูุชูุญูููููุชูู ู ููุฑููุฌูููููู ุจูููููู ูุฉู ุงููููู" (ุฑูุงู ู ุณูู ). ููุงู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู : "ุฎูููุฑูููู ู ุฎูููุฑูููู ู ูุฃููููููู ููุฃูููุง ุฎูููุฑูููู ู ูุฃูููููู" (ุฑูุงู ุงูุชุฑู ุฐู).
ููุฑู ุงูุฅุณูุงู ุงูู ุฑุฃุฉ ูุฑูุนู ุดุฃููุง ูู ูุงูุชูุง ูู ุฌู ูุน ุฃุญูุงููุงุ ููุงู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุงุณูุชูููุตููุง ุจูุงููููุณูุงุกู"(ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู ).
ููุจู ุงูุฅุณูุงู ุนูู ุฃู ุงููุณุงุก ุดูุงุฆู ุงูุฑุฌุงูุ ููุงู ุงููุจููู ุตูููู ุงููู ุนููู ูุณูููู : "ุฅูู ุง ุงููููุณุงุก ุดูุงุฆูู ุงูุฑุฌุงู" (ุฑูุงู ุฃุจู ุฏุงูุฏ): ุฃู ูุธุงุฆุฑููู ูุฃู ุซุงููู ูู ุงูุฎูููู ูุงูุทุจุงุน ูุงูู ูุฒูุฉุ ูุงูููุงู ุจุงูู ุตุงูุญุ ูุงููุถู ูู ุงูุฏููุง ูุงูุขุฎุฑุฉ.
๐ฅฐ6
[A Higher level of Goodness]
Next level berbuat baik: bukan sekadar karena kamu udah dibaikin terus kamu pengen balas kebaikannya.
Berbuat baik pada orang karena kamu paham bahwa Allah menyukainya. Berbagi bukan hanya pas momen balas budi, tapi karena kita meneladani Rasul yang sangat hobi memberi.
Berbuat baik karena ingin dibalas baik itu sah-sah saja. Memberi dengan keyakinan bahwa kebaikan akan memantul balik padamu pun wajar-wajar saja.
Tapi pada akhirnya hidup memberi tahu kita, bahwa tak semua orang mampu membaca kebaikan kita dengan peka. Ada yang memang sukanya minta tolong, ketika datang waktunya kita yang butuh pertolongan; mereka tak ada.
Ada yang sukanya meminta dan merepotkan, tapi hanya itu yang bisa mereka lakukan; tak kenal yang namanya balas budi dan memantulkan kebaikan yang kau lakukan.
Maka di situlah mestinya pemahaman kita naik kelas. Islam mengajarkan kita berbuat baik karena Allah dan Rasulullah ๏ทบ perintahkan. Masalah mau dibalas atau dibiarkan itu dipikir nanti. Karena sejak awal niat kita adalah berbuat, bukan demi dibalas.
Energi yang timbul dari pemahaman itu akan membuat kita tak mudah menghakimi orang, tak pusing menuntut balik perbuatan baik. Ketika kebaikanmu dibalas oleh orang, tandanya dia menghargai. Tapi jika pun tidak dibalas; sejak awal kita sudah yakin bahwa kebaikan Allah pasti jauh lebih besar dan lebih megah.
Catatan Az
Next level berbuat baik: bukan sekadar karena kamu udah dibaikin terus kamu pengen balas kebaikannya.
Berbuat baik pada orang karena kamu paham bahwa Allah menyukainya. Berbagi bukan hanya pas momen balas budi, tapi karena kita meneladani Rasul yang sangat hobi memberi.
Berbuat baik karena ingin dibalas baik itu sah-sah saja. Memberi dengan keyakinan bahwa kebaikan akan memantul balik padamu pun wajar-wajar saja.
Tapi pada akhirnya hidup memberi tahu kita, bahwa tak semua orang mampu membaca kebaikan kita dengan peka. Ada yang memang sukanya minta tolong, ketika datang waktunya kita yang butuh pertolongan; mereka tak ada.
Ada yang sukanya meminta dan merepotkan, tapi hanya itu yang bisa mereka lakukan; tak kenal yang namanya balas budi dan memantulkan kebaikan yang kau lakukan.
Maka di situlah mestinya pemahaman kita naik kelas. Islam mengajarkan kita berbuat baik karena Allah dan Rasulullah ๏ทบ perintahkan. Masalah mau dibalas atau dibiarkan itu dipikir nanti. Karena sejak awal niat kita adalah berbuat, bukan demi dibalas.
Energi yang timbul dari pemahaman itu akan membuat kita tak mudah menghakimi orang, tak pusing menuntut balik perbuatan baik. Ketika kebaikanmu dibalas oleh orang, tandanya dia menghargai. Tapi jika pun tidak dibalas; sejak awal kita sudah yakin bahwa kebaikan Allah pasti jauh lebih besar dan lebih megah.
Catatan Az
โค6
From Me To Me
Aku harap suatu hari nanti kamu akan mengerti..
Bahwa definisi cantik itu terletak pada hatimu yang baik dengan santunnya perilakumu,
Pada keinginanmu untuk terus belajar banyak tentang kebaikan dan mengupayakannya,
Pada bagaimana kamu mengambil ibroh dan hikmah dari setiap takdir yang tidak sesuai dengan keinginanmu,
Dimana kamu tidak perlu lagi mendefinisikan cantik pada segala sesuatu yang hanya akan membuatmu menyesal pada akhirnya
Kamu tak perlu terlalu khawatir akan penilaian dan lisan manusia yang hanya akan mengotori hatimu dengan tidak menghargai tiap tiap apa yang tuhanmu berikan untukmu
Kamu cantik dengan kamu yang sederhana dengan keanggunan serta ketaqwaanmu pada Allah
Tetaplah bersinar dengan meluaskan rasa syukurmu di hadapan-Nya.
#selfreminder
Aku harap suatu hari nanti kamu akan mengerti..
Bahwa definisi cantik itu terletak pada hatimu yang baik dengan santunnya perilakumu,
Pada keinginanmu untuk terus belajar banyak tentang kebaikan dan mengupayakannya,
Pada bagaimana kamu mengambil ibroh dan hikmah dari setiap takdir yang tidak sesuai dengan keinginanmu,
Dimana kamu tidak perlu lagi mendefinisikan cantik pada segala sesuatu yang hanya akan membuatmu menyesal pada akhirnya
Kamu tak perlu terlalu khawatir akan penilaian dan lisan manusia yang hanya akan mengotori hatimu dengan tidak menghargai tiap tiap apa yang tuhanmu berikan untukmu
Kamu cantik dengan kamu yang sederhana dengan keanggunan serta ketaqwaanmu pada Allah
Tetaplah bersinar dengan meluaskan rasa syukurmu di hadapan-Nya.
#selfreminder
โค8
๐ฃ : Katanya tuhan ga pernah ambil sesuatu kecuali diganti dengan yang lebih baik ya? Lantas apa yang lebih baik dari ibu?
๐ฃ๏ธ : Jika ibu melahirkan mu agar menjadi orang yang lebih baik, lantas masihkah kamu belum tau jawaban dari apa yang lebih baik dari ibu?
๐ฃ๏ธ : Jika ibu melahirkan mu agar menjadi orang yang lebih baik, lantas masihkah kamu belum tau jawaban dari apa yang lebih baik dari ibu?
Hai, tak terasa tahun 2024 tinggal hitungan jam.
Kalau boleh flashback, tahun ini adalah tahun dengan perjalanan penuh cerita. Ada tawa, air mata, pelajaran, dan tentu saja, pertumbuhan. ๐ฟ
Aku belajar bahwa:
1๏ธโฃ Tidak apa-apa untuk lelah, asalkan kita tidak menyerah.
2๏ธโฃ Perubahan dalam hidup kita akan dimulai saat kita berani untuk melangkah, meski dengan langkah yang kecil namun istiqomah.
3๏ธโฃ Kehilangan seringkali mengajarkan kita arti dari menerima dan mengikhlaskan, juga memupuk syukur atas banyak hal.
Setiap pengalaman kita, baik yang menyenangkan maupun yang menegangkan, ternyata berhasil membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih positif dalam memandang hidup. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulilllah..
Oiyaa, di hari yang tersisa di tahun ini, yuk kita refleksi lagi apa target dan impian kita yang ingin kita capai. Ini belum terlambat kok, untuk memulai langkah. Siapa tahu kita bisa memaksimalkan waktu yang ada saat ini. Siapa tahu Allah berkenan memberikan keberkahan waktu untuk kita. Yakan? Who Knows? hihi. Mari kita perjuangkan hal-hal baik itu.
Selamat menumbuhkan banyak habbits positif yang baru! Semoga di tahun 2025 nnti, kita bisa bertemu lagi dengan banyak kepribadian baru yang lebih positif ya๐ค
#challenge #positivity #habbit #reflection #positivethinking #syukur #kehidupan #pembelajaran #catatan
Kalau boleh flashback, tahun ini adalah tahun dengan perjalanan penuh cerita. Ada tawa, air mata, pelajaran, dan tentu saja, pertumbuhan. ๐ฟ
Aku belajar bahwa:
1๏ธโฃ Tidak apa-apa untuk lelah, asalkan kita tidak menyerah.
2๏ธโฃ Perubahan dalam hidup kita akan dimulai saat kita berani untuk melangkah, meski dengan langkah yang kecil namun istiqomah.
3๏ธโฃ Kehilangan seringkali mengajarkan kita arti dari menerima dan mengikhlaskan, juga memupuk syukur atas banyak hal.
Setiap pengalaman kita, baik yang menyenangkan maupun yang menegangkan, ternyata berhasil membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih positif dalam memandang hidup. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulilllah..
Oiyaa, di hari yang tersisa di tahun ini, yuk kita refleksi lagi apa target dan impian kita yang ingin kita capai. Ini belum terlambat kok, untuk memulai langkah. Siapa tahu kita bisa memaksimalkan waktu yang ada saat ini. Siapa tahu Allah berkenan memberikan keberkahan waktu untuk kita. Yakan? Who Knows? hihi. Mari kita perjuangkan hal-hal baik itu.
Selamat menumbuhkan banyak habbits positif yang baru! Semoga di tahun 2025 nnti, kita bisa bertemu lagi dengan banyak kepribadian baru yang lebih positif ya๐ค
#challenge #positivity #habbit #reflection #positivethinking #syukur #kehidupan #pembelajaran #catatan
๐ฅ3
Akan ada hari dimana ketika kau sudah selesai dengan perjalan panjangmu, lalu sadar dan berkata "Oh ternyata setelah dijalani, tidak sulit juga".
#quotes #everyday #hadiqah #CatatanAz
#quotes #everyday #hadiqah #CatatanAz
๐ฅฐ7