Catatan Az ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ|๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ
96 subscribers
3 photos
16 videos
170 links
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Channel Ini berisi : catatan kecil,quote,materi singkat, dan juga kuis
Download Telegram
GIBAH

Kamu tahu apa itu gibah?

Ya, gibah adalah menyebutkan dari diri seseorang apa-apa yang ia benci. Ini diambil dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam At-Tirmidzi berikut,

Dari Abu Hurairah RA: Bahwa Rasulullah SAW bertanya: "Apakah kalian tahu apa itu gibah?" Para sahabat menjawab: "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu." Rasulullah pun bersabda: "Yaitu ketika engkau menyebut dari saudaramu apa-apa yang ia benci." Kemudian ada yang bertanya: "Bagaimana jika yang kusebutkan ada pada dirinya?" Rasulullah menjawab: "Jika yang kau sebut ada pada dirinya maka engkau telah menggibah dirinya, tapi jika tidak maka engkau telah menuduhnya dengan kebohongan." (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Gibah tidak terbatas pada ucapan saja, tapi mencakup semua yang merendahkan seseorang. Entah itu dengan perkataan, tulisan, kode, isyarat. Mau isyarat itu pake mata, tangan, kepala, atau bahkan mengikuti gerakan atau pose orang tersebut juga disebut gibah, selama itu merendahkan.

Semua itu hukumnya haram tanpa ada perbedaan...astagfirullah...

Namun ada beberapa kondisi yang diperbolehkan untuk gibah
1. Pegaduan kezaliman ke pihak berwenang.
2. Permintaan tolong (terhadap kemungkaran dan maksiat) kepada yang mampu.
3. Terang-terangan melakukan keburukan.

Catatan Az
โค12
SUDUT

Kita mungkin memandang menjalankan ibadah begitu sulit dan berat.

Mau bangun sholat tahajud aja mata nggak mau diajak melek. Mau sholat dhuha aja nunda-nunda sampai dzuhur. Mau puasa sunnah kok ya takut capek dan menderita. Yang wajib aja belum kelar, gimana mau ngerjain yang sunnah-sunnah.

Tapi ada orang lain yang ibadahnya udah mantep. Sunnahnya aja disikat habis, apalagi wajibnya. Mereka anggap kewajiban sebagai sesuatu yang indah dan mudah.

Sementara perkara sunnah dianggap sebagai penguat untuk bisa istiqomah menjalankan yang wajib. Mereka lakukan dengan penuh cinta dan kerinduan pada keridhoan Allah.

Kita yang insecure sama orang model begitu mungkin pernah bertanya-tanya sama orang yang sholeh dan 'alim', kenapa kamu kok bisa kuat menjalankan ibadah?

Kenapa kamu bisa sabar di tengah musibah parah yang menimpa? Kenapa kamu bisa teguh memegang keyakinan nggak mau pacaran? Kenapa kamu kok kuat belajar tanpa henti tanpa refreshing nonton drakor?

Intinya menanyakan bagaimana cara mereka bisa memandang sesuatu yang kita anggap buruk dan berat menjadi sesuatu yang baik dan mudah.

Catatan Az
โค12
Tunda Aja Terus

Jangan percaya dengan kata "nanti deh aku kerjain tugasnya, nonton dulu 10 menit". Maunya bisa memanagement waktu tapi kerjaannya suka nunda-nunda. "10 menit lah, nonton dulu" bohong!

10 menit terlalu berharga untuk ditukar dengan hal yang tidak bermanfaat. Bilangnya 10 menit, akhirnya tidak terasa berjam-jam waktu berlalu, sedangkan kita tidak mendapat apa-apa.

Teruntuk yang baca ini, katanya mau berubah! Kok masih diam di tempat. Menjadi lebih baik itu butuh proses yang panjang, kadang juga rumit. Apakah bisa hal yang butuh proses bersanding atau berjalan beriringan dengan kata nanti?

Catatan Az
โค18
November

Jika segala kisah bersumber dari kasih, maka November dan Desember adalah pasangan serasi.

Jaraknya tak pernah jauh seperti langit dan bumi, ia dekat seperti Desember ke Januari.

Bulan baru untuk Thalibul 'Ilmi , juga jadi reminder bagi setiap remember untuk memperoleh hasil terbaik dari sebuah number, meski sesekali harus jadi narasumber.

Setiap member berhak memfiber, agar kesedihan tak lagi terbeber. Semoga 1443 H bakal ada bukber untuk kehangatan masakan ibu yang begitu lumer. Hehehe

Catatan Az
โค15
Orang berubah karena memang ada motivasi. Baik, iya baik. Tapi bukan motivasi untuk eksistensi. Berlindung dengan kata "sedang memantaskan diri" padahal lagi cari sensasi untuk mendapatkan para perempuan. Akan kelihatan sama bukan? Sama2 bermotivasi. Beda nya tipis. Karena niat itu yang tau cuma hati.

Catatan Az
โค13
Awalnya ku pikir dunia memang tidak memihakku, tapi setelah melihat langit, ternyata dunia seluas itu, dan pikiranku yang terlalu sempit. Karena nggak ada manusia yang tinggal di dunia hidup murni hidup tanpa 1 pembenci sekalipun, Hey manusia, memangnya dunia ini hanya berotasi memutari mu? Sampai semua harus menyukaimu, Keras kepala sekali.

Catatan Az
โค15๐Ÿ‘1
BE YOUR SELF

"Yang menyedihkan adalah ketika seseorang dihakimi karena menjadi dirinya sendiri, namun justru dipuji saat menjadi orang lain."

Setiap manusia diciptakan Allah tentu dengan keunikannya masing-masing, keistimewaannya yang berbeda-beda, kelebihan dan kekurangan yang unik, dan setiap orang itu spesial.โฃโฃ
โฃโฃ
Namun, di dunia semakin dewasa ini, ketika seseorang berusaha menjadi dirinya sendiri dengan passion dan skill yang dimiliki tak jarang menemukan pertentangan dari orang-orang di sekelilingnya. Mencemooh, menekan, dan memaksa melakukan hal yang tak disukai atau tak diminatinya.โฃโฃ
โฃโฃ
Tentu hari-hari yang dilalui dengan penekanan tidak mengenakkan, beberapa ada yang bertahan karena tidak enak dengan orang lain. Namun, sebagian yang lain tetap bertahan untuk menekuni apa yang disukainya.โฃโฃ
โฃโฃ
Saat berusaha jadi diri sendiri, dihakimi dan disalah-salahkan, saat jadi orang lain justru malah dipuji disanjung-sanjung.โฃโฃ
โฃโฃ
Ya, itulah hidup. Semakin bertambah umur akan semakin banyak menemukan perbedaan, pertentangan, penolakan, dan hal-hal yang tak mengenakkan.โฃโฃ
โฃโฃ
Tapi, itulah proses pendewasaan. Proses berubah dan bertumbuh menjadi lebih baik, dan jika saat itu tiba jadilah dirimu yang terbaik, Just be your best version!

Inspirasi dari Kak Asad
Catatan Az
โค16
FUTURE Itu Nge-BLUR

Tak siapapun dapat melihat dirinya di masa depan. Jangankan masa depan, hari esok pun kita tak tahu apa yang terjadi.

Sering kita berpikir & berangan-angan, "Udah Besar nanti, aku jadi apa ya?" atau berencana, "Nanti kalo udah besar aku mau jadi..." atau tak jarang juga ingin menjadi seseorang yang bahagia dengan karirnya,terbilang menyenangkan jika menjadi sepertinya. Seperti jadi Dokter. Bisa membantu orang sakit, punya penghasilan besar dan segala apa yang 'wah' dipandang oleh mata.

Berangan-angan? Boleh. Bahkan orang gila pun bisa.
Hanya saja, mewujudkannya menjadi kenyataan itu adalah zona yang sulit. Mau jadi pengusaha sukses katanya tapi lepas dari kasur pun masih malas-malasan. Dapat untung cuman sedikit dipermasalahkan. Mau jadi penghafal Al-Qur'an katanya, tapi memurajaahkan hafalan aja jarang.

Sudah pasti Allah mengetahui & melihat keinginan kita, cita-cita kita. Bukankah Allah 'Aliiman-Bashiran?. Sudah pasti Allah mendengar doa-doa kita. Bukankah Allah itu Samii'an?
"Jika Allah Maha Mengetahui-melihat-lagi Maha mendengar, lalu mana wujud dari harapanku!? Mana balasan dari doa-doaku selama ini!? Tak kulihat hasilnya?"

Hey, sepertinya kau lupa.
ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุบูŽูŠู‘ูุฑู ู…ูŽุง ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ูฐ ูŠูุบูŽูŠู‘ูุฑููˆุง ู…ูŽุง ุจูุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’

โ€œSesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.โ€
[Ar-Raโ€™d/13:11]


Ternyata jihadmu kurang wahai Pejuang Mimpi.
"Wa mal ladz-dzatu illaa ba'dat ta'abi".
Tidak ada kelezatan tanpa merasakan lelah sebelumnya. Rela menjadi ulat demi menjadi kupu-kupu. Siap kehujanan & kepanasan demi menjadi bunga yang indah. Dan kita? Siap jatuh untuk bangkit. Siap merintis agar dapat berbaris bersama orang-orang sukses.

Karena masing-masing dari kita Allah beri kenikmatan dan kesengsaraan.
Tinggal kita yang memilih, ingin kebahagiaan dahulu atau kesengsaraan?
Korbankan masa mudamu untuk masa depanmu di Dunia & akhirat kelak.

Catatan Az
โค13๐Ÿ‘1
Kapan Sadar

"Kak bantu mama sebentar, tolong angkatkan kursi dibelakang ke dalam"
"Ma baru juga datang udah suruh-suruh kakak... Capek ma, disekolah aja kakak banyak tugas pusing, suruh aja adek"

Lelahnya kita hari ini, rasa sakit yang kita alami tak akan sepadan dengan lelah dan sakitnya perjuangan mereka membesarkan kita. Setiap hari mereka selalu berjuang, setiap hari pula mereka bertitih keringat. Sedangkan kita masih selalu mengedepankan ego.

Beli ini itu semaunya, beli baju, beli skincare, traktir temen kita bisa. Tapi hanya sekedar membeli hadiah untuk menyenangkan mereka saja, kita beralasan tak punya uang.

Rela menghabiskan waktu dengan teman dan pasangan. Rela menyibukkan diri dengan tugas, ambisi dengan pekerjaan. Namun sekedar menyapa mereka saja kita tak ada waktu.

Kapan sadar?
Jangan menunggu salah satu pergi baru sadar!
Ketika masih ada kesempatan untuk melihat mereka, berjuanglah. Selama masih bisa melihat senyum mereka bahagiakanlah.

Catatan Az
โค19๐Ÿ‘2
Jaga Lingkungan

"Gak apa-apa deh, nyampah satu aja sekali ini. cuma satu doang"
lalu dilemparlah sampah eskrim kemana aja.

Tapi, yang berpikiran kayak gitu ada 1000 orang. jadilah tumpukkan sampah. yang dicela orang lain, padahal diri kita pernah jadi bagiannya.

Ya akhirnya, rahmat Allah yang turun berupa air hujan jadi celaan manusia karna luapannya yang kemana-mana, tapi semoga itu bukan kita.

Iya begitulah secuil gambarannya.
kadang, kita terlalu fokus atas hal-hal besar sampai nggak sadar bahwa yang perlu dibenahi bisa dimulai dari hal kecil di sekeliling kita.

Dari saat ini, dari diri kita sendiri.
Sesederhana kita kantongin sampah sebentar di saku atau tas, terus dibuang kalau udah sampai rumah.

Catatan Az
๐Ÿ‘11โค1๐Ÿ•Š1
Langkah mana lagi yang mau kamu ambil?..
Jika satu saja belum terselesaikan..

Jalan mana lagi yang mau kamu cari?
Tidakkah kau lihat yang didepan mu sudah ada jalannya..

Lantas, apa lagi yang kamu cari?

Apakah kamu tidak menyadari bahwa diri ini penuh dengan keserakahan dan ego belaka?

Catatan Az
๐Ÿ’ฏ13โค1
Hidup harus terus berjalan

Seperti yang sering banyak orang katakan, hidup adalah sebuah fase.

Maka ketika sedang berada di fase yang sulit, kita hanya akan dihadapkan dengan 2 pilihan yakni tetap terjatuh atau bangkit dari keterpurukan. Toh dunia bakal tetap berjalan, bumi juga ga bakal berhenti berputar, ga akan peduli keadaan kita sedih, senang, terpuruk, sengsara. Dunia bakal tetep baik-baik aja. Waktu pun akan terus berulang-ulang 24 jam, ga berkurang dan ga bertambah. Masa juga ada jatah habisnya. Ga peduliin mood kita, masalah hidup kita, kalau udah waktunya habis, ya habis. (Makanya nanti bakal ada LPJ, masa kita di dunia dihabiskan untuk apa?)

Jadi pilihannya itu cuma ada di diri masing-masing. Kita yang pegang kendali mau tetap terluka apa bangkit meski harus terseok sembari menghapus darah-darahnya?

Dahlah, jalan aja terus. Hajar. Kalau keliru ya nanti Gusti Allah yang tegur. Sembuh itu sebuah keniscayaan untuk orang yang memilih bangkit. Begitu juga yang tetap berusaha meski sebelumnya dipaksa-paksa dan dikuat-kuat o.

Jangan mau hidup gitu-gitu aja. Merasa tinggi dengan mengerdilkan orang lain. Merasa pintar dengan membodohi orang lain. Makanya ilmu leadership yang utamanya adalah solve problem, itu penting bukan hanya untuk memimpin sebuah komunitas atau organisasi, tapi justru yang lebih dari itu untuk digunakan dalam melakoni hidupmu sendiri itu loohh!

Biar ndak gampang rapuh jadi hambaNya. Ga gampang gepeng imanmu. Wes, ojok letoy (udah, jangan lemes) ! Hidup Harus Terus Berjalan, Paham? ๐Ÿ˜™

@tth_aisy

Catatan Az
๐Ÿ’ฏ14๐Ÿ‘3โค1
Terlalu sering kita terikat dengan angka.
Padahal banyak hal-hal yang tidak bisa dihitung atau dinilai dengan angka.
Senyum yang menyenangkan itu tak bisa dihitung dengan angka.
Semangat yang membuat semuanya semakin mudah juga tak bisa dibandingkan dengan angka.
Bahkan sedih yang menularkan kegalauan itupun tak bisa dinilai hanya dengan angka.
Angka hanya semakin membatasi kita, padahal banyak hal-hal di dunia ini yang diluar batas kita.

Maka jangan lupa untuk menyadari arti hidup yang akan kita pilih, dan jangan lupa diri bahwa kita hanya makhluk Tuhan yang selalu butuh kepada-Nyaโœจ๐ŸŒป๐Ÿ•Š๏ธ

Catatan Az
โค11
Terlalu banyak harapan yang dilangitkan.
Terlalu banyak angan yang dihembuskan.
Namun usaha jarang sekali sejalan.
Begitulah manusia, sering kali lupa.

Catatan Az
โค10
Apakah aku masih engkau anggap sebagai hambaMu? Sedang sering kali yang aku ikuti bukan arahanMu? :(

Catatan Az
โค13
Bagaimana bisa ada orang yang lebih mencintai,memilih dan mementingkan orang yang belum lama dia kenal lalu membiarkan orang tua yang sudah merawat ia dari bayi.

"Mah, mau pinjam uang dulu, mau ada yang dibeli, penting"
Eh padahal buat pacar, kok bisa ya nggak mikirin orang tua lagi susah atau nggak?

Catatan Az
๐Ÿ˜ข10๐Ÿ‘1๐Ÿ™1
Self Reminder

Hidup kita itu bukan untuk mendapat gelar atau dikenal banyak orang sampai kita rela melakukan apa saja tanpa memikirkan perbuatan kita itu keluar dari syariat atau nggak.

Catatan Az
๐Ÿ‘4โค1
Ada yang keadaan hidupnya lebih sulit, tapi keluhannya tidak seberisik dirimu.

Kutipan Az
โค13
Di dunia ini, para orang tua bercerita. Entah tentang hidup mereka, atau tentang kutukan untuk membuat setiap badan kecil takut. Atau untuk membuat mereka bersikap baik, atau tertidur pulas tanpa teriakan.
Semakin beranjak tumbuh menjadi remaja, cerita-cerita itu sudah jarang didengar dan dipercaya. Namun tangisan masih tersisa. Kali ini tanpa teriakan seperti dahulu kala, hanya bantal yang mendengar.

Entah masalah apa yang silih berganti terjadi, yang pasti hidup ini memang tak semudah bermain boneka atau bola seperti dulu kala, atau bermain air hujan hingga Mama marah.

Yang paling memberatkan dan membuat jantung berdebar, selain telat pulang ke rumah sehabis bermain atau berbuat salah, juga saat selesai ujian di Sekolah.
Angka, angka, dan angka. Terkadang memang lelah mengejar yang bahkan sering kita abaikan. Atau berjuang demi suatu yang fana bentuknya. Tapi, katanya itu untuk masa depan yang akan datang, dan semoga akan baik-baik saja tak seperti yang dikhawatirkan.
Pasti lelah mengejar semua itu, terlebih jika kau sudah bersungguh-sungguh tapi hasilnya tetap tak membuat mereka bangga padamu.

Kau tau apa, mereka hanya tak mau masa depanmu seperti mereka. Entah soal kegagalan, atau ketidakpastian menjalani kehidupan.
Meski kadang hasilnya membuatmu tersenyum senang, tetap tak ada kata selamat atau bangga dari mereka. Tapi percayalah, setiap manusia punya berbagai cara mengutarakan rasa sayang. Entah lewat mata yang kau tak tau bahasanya, atau lewat suara yang langsung kau kenali maknanya.
Mereka bangga padamu yang sudah berjuang, tapi dengan ucapan yang berbeda. Mereka juga lelah berjuang, demi membuatmu tak makan tanpa lauk atau jalan tanpa alas kaki. Itulah kehidupan, sebuah perjalanan tentang berjuang. Bukan hanya leha-leha hingga kau dewasa dan bahagia.

Terima kasih sudah berjuang. Terima kasih sudah banyak berbagi senyuman dan membahagiakan banyak orang. Kau hebat dengan caramu, kau kuat dengan banyak rintangan di hidupmu, terima kasih sudah lahir ke dunia yang fana dan banyak tanya.

Kau manusia yang punya perasaan, itu sebabnya kau sering menangis kala malam. Terima kasih masih memiliki hati yang lembut, bawalah hati itu ke tempat gelap, agar kau bisa menjadi cahaya untuk orang banyak. Dan jagalah hati itu agar selalu lembut, agar kau senantiasa menjadi orang baik.

Aku harap kamu bukan orang yang patah semangat, karena terus berusaha menggambarkan kamu manusia yang masih ingin melanjutkan kehidupan dan melihat alasan kamu terlahir di dunia.
Terima kasih manusia hebat dan kuat. Tetap jaga kesehatan, ya!

Catatan Az
โค11๐Ÿ‘2
Dia lelah, dia ingin menyerah. Dia ingin berkata sudah. Tapi mimpinya tak ingin punah. Merasa masih dapat digenggamnya. Hatinya penuh luka, bekas kata-kata. Pikirannya penuh rasa marah, bekas ditanya; tak bisakah kamu sepertinya?. Matanya penuh dengan rasa iri ingin menjadi seperti raga lain. Apa yang harus ia tukar untuk dapat bahagia? Jika jawabannya semestanya, mungkin ia akan rela. Tapi mana ada yang mau menukar bahagia dengan semesta yang penuh sengsara.

Sudah cukup bersedihnya. Bukan hanya mereka, kamu juga berhak bahagia. Memangnya salah kamu tertawa bahagia? Tidak, dan tidak akan pernah. Kalau sedang berada di titik terendah atau sedang bersedih, nikmati saja. Itu bagian dari proses, hidup adalah kumpulan cerita-cerita kecil. Bisa saja kamu akan berterima kasih atas apa yang terjadi nantinya.
Jangan terlalu larut bersedih, jangan terlalu larut kecewa. Sewajarnya saja. Semuanya.. sewajarnya saja. Agar tidak perlu merasa sakit yang berlebih nantinya.

Catatan Az
โค8