#reminder
Tidak disukai tapi kamu jadi dirimu sendiri, gapapa. Daripada disukai banyak orang tapi jadi orang lain, ngapain? Ketika orang lain bahagia karena dirinya sendiri, tapi kamu malah sibuk pura-pura, kan sedih banget. Kehilangan barang bisa dicari, tapi kalau kehilangan diri sendiri mau nyari dimana?
Catatan Az
Tidak disukai tapi kamu jadi dirimu sendiri, gapapa. Daripada disukai banyak orang tapi jadi orang lain, ngapain? Ketika orang lain bahagia karena dirinya sendiri, tapi kamu malah sibuk pura-pura, kan sedih banget. Kehilangan barang bisa dicari, tapi kalau kehilangan diri sendiri mau nyari dimana?
Catatan Az
👍9
Kepada diri ini: maaf, Aku gak bisa janji hari-hari yang berat akan segera berakhir, tapi bisa ku pastikan bahwa ketika kita gagal aku gak akan berhenti, ketika usaha kita gak ada hasil, aku akan coba cari cara lain. "Beneran bisa kayak gitu? Bisa kayaknya"
Catatan Az
Catatan Az
👍9
Kamu tahu kenapa orang yang punya banyak masalah itu adalah orang yang kuat? Karena yang mengajarkannya bukan manusia, tapi kehidupan. Dan kehidupan tidak akan mau mengajarkan banyak orang, hanya orang pilihan saja.
Catatan Az
Catatan Az
👍9
Seperti bunga yang dipetik ketika belum mekar, seperti seseorang yang disuruh pulang saja ketika perjalanannya belum sampai, sakit sekali sampai dia hanya bisa bilang "salah saya apa ya Allah?" tanyanya.
Catatan Az
Catatan Az
👍8
Semua orang sibuk jadi yang paling cepat dan yang paling depan, duluan sampai tapi sendirian, di puncak tapi gak ada teman adalah kesepian yang paling dingin, sebenarnya kebahagiaan macam apa sih yang mereka cari?
Catatan Az
Catatan Az
👍10❤1
Hanya dua alasan yang buat bimbang, yang pertama saya hampir berhenti dari mimpi-mimpi, yang kedua saya lupa banyak orang yang sudah saya janjikan untuk dibanggakan, keluarga.
Catatan Az
Catatan Az
👍11❤2
Gak punya banyak uang, tapi Alhamdulillah selalu kenyang. Bukan orang kaya, tapi bisa pergi ke tempat yang bagus walaupun cuma deket rumah, jauh dari keluarga tapi setiap hari selalu
ada teman buat ketawa-ketawa. Hal-hal remeh yang banyak orang
lupa buat disyukuri, bahwa Allah mengatur hidup hambaNya dari hal-hal kecil yang hamba itu aja gak sadar, maka sering-seringlah bersyukur. :)
Catatan Az
ada teman buat ketawa-ketawa. Hal-hal remeh yang banyak orang
lupa buat disyukuri, bahwa Allah mengatur hidup hambaNya dari hal-hal kecil yang hamba itu aja gak sadar, maka sering-seringlah bersyukur. :)
Catatan Az
👍12
Kalau kita berharap sama manusia lalu kecewa, memang siapa yang akan tanggung jawab? Ada? Kan udah banyak yang bilangin juga emang cuma Allah yang gak bakalan bikin kecewa, kitanya aja yang sering lupa :)
Catatan Az
Catatan Az
❤9
Asli, selega ini rasanya nurutin kemauan diri sendiri, seseru ini ternyata ketika gak mikirin kata-kata "jangan lah, nanti orang bilang apa".
Kutipan Az
Kutipan Az
❤13
Karena kita bukan sekedar hidup, tapi kita juga sedang membuat sejarah. Mau meninggalkan nama baik, kesan buruk atau emang tidak diingat sama sekali, terserah. Cuma diri kita yang bisa mengatur bagaimana kita akan dikenang suatu saat nanti.
Kutipan Az
Kutipan Az
❤11
𝐊𝐑𝐔𝐒𝐈𝐀𝐋
Ada salah satu pertanyaan seringkali dipertanyakan buat saya, yaitu "Untuk apa sih perempuan sekolah tinggi-tinggi, cari ilmu kesana-kesini, akhirnya tujuan utamanya menjadi ibu rumah tangga?"
"Untuk apa sih" konteks kalimat ini ibarat kita melakukan hal yang sia-sia, NO WAY! Padahal lahirnya orang-orang hebat itu dari wanita hebat yang mampu mendampingi lelaki untuk menjadi sosok yang hebat. Sedangkan ilmu yang harus digali bukan hanya dengan duduk manis merenung, setidaknya 24 jam satu harinya selalu ada gerakan yang membuatnya semakin hebat untuk menghebatkan orang sekitarnya.
Jadi, perempuan itu menuntut ilmu tinggi-tinggi, mencari ilmu kesana-kesini, bukan untuk menyaingi laki-laki, melainkan untuk mendampingi laki-laki hebat dan mampu melahirkan generasi yang hebat.
#ask
Catatan Az
Ada salah satu pertanyaan seringkali dipertanyakan buat saya, yaitu "Untuk apa sih perempuan sekolah tinggi-tinggi, cari ilmu kesana-kesini, akhirnya tujuan utamanya menjadi ibu rumah tangga?"
"Untuk apa sih" konteks kalimat ini ibarat kita melakukan hal yang sia-sia, NO WAY! Padahal lahirnya orang-orang hebat itu dari wanita hebat yang mampu mendampingi lelaki untuk menjadi sosok yang hebat. Sedangkan ilmu yang harus digali bukan hanya dengan duduk manis merenung, setidaknya 24 jam satu harinya selalu ada gerakan yang membuatnya semakin hebat untuk menghebatkan orang sekitarnya.
Jadi, perempuan itu menuntut ilmu tinggi-tinggi, mencari ilmu kesana-kesini, bukan untuk menyaingi laki-laki, melainkan untuk mendampingi laki-laki hebat dan mampu melahirkan generasi yang hebat.
#ask
Catatan Az
🤩11❤5
Jika tidak ada tantangannya, apalah arti sebuah perjuangan?
Kita dipilih Tuhan untuk mengejar mimpi. Jangan berhenti hanya karena patah hati.
Kutipan Az
Kita dipilih Tuhan untuk mengejar mimpi. Jangan berhenti hanya karena patah hati.
Kutipan Az
❤12
Selalu mencari yang lebih, padahal yang didapat hanya kekecewaan. Selalu memikirkan mau sendiri, tanpa memikirkan tuhan.
Manusia memang selalu saja merasa kurang, tanpa berpikir panjang. Bahwa yang didapat adalah pilihan terbaik Tuhan.
Catatan Az
Manusia memang selalu saja merasa kurang, tanpa berpikir panjang. Bahwa yang didapat adalah pilihan terbaik Tuhan.
Catatan Az
❤11
Sebenernya kamu buktikan untuk siapa?
Entah dari luka, rasa sakit, kekecewaan yang membekas, rupanya dari itu bisa lah ditumbuhkan sebuah motivasi.
Motivasi yang asalnya dari kehampaan hati, ttg rasa pengharapan terhadap sesuatu; mulanya bisa jadi diperlakukan tidak baik dg kacamata menurut kita. Akhirnya rasa sakit itulah akhirnya.
Kedua; pengharapan terhadap yang fana. Ujungnya darinya adalah tuai kekecewaan.
Kemudian berangkat dr rongga dan kesakitan tumbuhlah tekad untuk maju. Pembuktian dibuat, kemudian ditunjukkan.
Ketika bahkan yang dimaksud tidak juga ter-mention oleh hal yang kita buktikan. Malah dia sudah lupa akan kesalahannya dulu, akhirnya kecewa lagi atau sakit?
Kembali ku bertanya; "sebenernya pembuktian untuk siapa? "
Catatan Az
Entah dari luka, rasa sakit, kekecewaan yang membekas, rupanya dari itu bisa lah ditumbuhkan sebuah motivasi.
Motivasi yang asalnya dari kehampaan hati, ttg rasa pengharapan terhadap sesuatu; mulanya bisa jadi diperlakukan tidak baik dg kacamata menurut kita. Akhirnya rasa sakit itulah akhirnya.
Kedua; pengharapan terhadap yang fana. Ujungnya darinya adalah tuai kekecewaan.
Kemudian berangkat dr rongga dan kesakitan tumbuhlah tekad untuk maju. Pembuktian dibuat, kemudian ditunjukkan.
Ketika bahkan yang dimaksud tidak juga ter-mention oleh hal yang kita buktikan. Malah dia sudah lupa akan kesalahannya dulu, akhirnya kecewa lagi atau sakit?
Kembali ku bertanya; "sebenernya pembuktian untuk siapa? "
Catatan Az
❤7👍1
Lepas
Sujudku kini tak sesering dulu. Dzikirku bahkan tak sekhusyuk hari kemarin. Tak ada lagi air mata yang keluar menyesali dosa.
Aku terhanyut, menikmati dosa yang sebenarnya kusadari. Hatiku kubiarkan terbang, hilang arah.
Dan kini, masjid bukan lagi tempatku berlomba-lomba, mengejar shaff paling depan, mencandai kawan lain yang tak kebagian sajadah.
Tak ada lagi kesepakatan mengulang ayat-ayatNya seperti dulu.
Begitu pula tanganku yang tak pernah lagi menengadah, semakin hari sepertinya langit kecewa tak lagi mendengar bujuk rayuan doaku.
Semakin aku merenung, semakin terasa bahwa ternyata bukan bebas yang kurasakan. Ah, ternyata aku terlalu terlepas. Tali kasihsayang-Nya yang dulu kujaga, perlahan sudah tak kugenggam erat.
Entah, rasanya bukan talinya yang terlepas, tapi aku yang melepasnya sampai ia terbang jauh, sangat jauh.
Padahal dulu aku mengerti batasan diri,
Padahal, cita-citaku..
menjadi hamba yg dirindu surga.
Catatan Az
Sujudku kini tak sesering dulu. Dzikirku bahkan tak sekhusyuk hari kemarin. Tak ada lagi air mata yang keluar menyesali dosa.
Aku terhanyut, menikmati dosa yang sebenarnya kusadari. Hatiku kubiarkan terbang, hilang arah.
Dan kini, masjid bukan lagi tempatku berlomba-lomba, mengejar shaff paling depan, mencandai kawan lain yang tak kebagian sajadah.
Tak ada lagi kesepakatan mengulang ayat-ayatNya seperti dulu.
Begitu pula tanganku yang tak pernah lagi menengadah, semakin hari sepertinya langit kecewa tak lagi mendengar bujuk rayuan doaku.
Semakin aku merenung, semakin terasa bahwa ternyata bukan bebas yang kurasakan. Ah, ternyata aku terlalu terlepas. Tali kasihsayang-Nya yang dulu kujaga, perlahan sudah tak kugenggam erat.
Entah, rasanya bukan talinya yang terlepas, tapi aku yang melepasnya sampai ia terbang jauh, sangat jauh.
Padahal dulu aku mengerti batasan diri,
Padahal, cita-citaku..
menjadi hamba yg dirindu surga.
Catatan Az
👍10😢6
Ada konsep yang sudah dirancang, ada proses yang harus dijalankan, tetapi hancur karena sebuah keegoisan.
Kutipan Az
Kutipan Az
❤12
Cahaya
Di malamku mentari tetaplah bersinar, hanya saja cahayanya menghangatkan bagian dunia lain jauh dari tempatku berpijak. Yang tak ku lihat, tak berarti ia hilang atau redup.
Hal baik tidak didasarkan pada pandangan kita, bagai malammu yang gelap, mentari seakan meninggalkanmu. Tetapi ketahuilah malam memang seharusnya gelap, sebagaimana fitrahnya saat penciptaan, bahwa ia adalah selimut makhluk dalam istirahatnya, keseimbangan pun terjadi.
Bumi perlu terus berotasi, hidup perlu terus dijalani
Catatan Az
Di malamku mentari tetaplah bersinar, hanya saja cahayanya menghangatkan bagian dunia lain jauh dari tempatku berpijak. Yang tak ku lihat, tak berarti ia hilang atau redup.
Hal baik tidak didasarkan pada pandangan kita, bagai malammu yang gelap, mentari seakan meninggalkanmu. Tetapi ketahuilah malam memang seharusnya gelap, sebagaimana fitrahnya saat penciptaan, bahwa ia adalah selimut makhluk dalam istirahatnya, keseimbangan pun terjadi.
Bumi perlu terus berotasi, hidup perlu terus dijalani
Catatan Az
❤12
Tentang beberapa sosok tamu yang berjumpa dalam temu. Lalu keesokan harinya tiba-tiba membuat hati jadi tak menentu, merasakan semacam rindu. Tapi sayangnya yang dibutuhkan bukanlah temu yang berujung rindu, bukan. Melainkan tamu yang datang sebagai jelmaan takdir yang berujung pada candu tuk melantunkan do'a-doa.
Kutipan Az
Kutipan Az
❤12
Jika sebelumnya bicara bahwa hidup adalah pilihan, maka selanjutnya adalah pilihan mengantarkan pada suatu tujuan akhir.
Untuk sampai ke tujuan itu, pilihan-pilihan yang dibuat harus sejalan dan terus diulang. Hanya bicara soal waktu, nantinya juga akan sampai di tujuannya. Tapi.. yah, yang namanya konsisten itu sulit. Apalagi dunia tak lepas dari berbagai macam distraksi. Terkadang, atau mungkin sering kali, akhirnya kita bergeser dari tujuan awal.
Tapi itu tak masalah. Selayaknya pesawat, pesawat yang terbang pun juga terus bergeser karena dorongan angin. Karnanya, sang pilot perlu terus mengkalibrasi pesawatnya, mengembalikannya lagi ke jalur semula. Tak peduli berapa kali bergeser, pesawat akan terus kembali lagi ke jalannya.
Jadi, sesering apapun kita berbelok dari jalur, cukup bilang saja "Hei kapten, saatnya kembali mengkalibrasi pesawat !" Hehehe...
Catatan Az
Untuk sampai ke tujuan itu, pilihan-pilihan yang dibuat harus sejalan dan terus diulang. Hanya bicara soal waktu, nantinya juga akan sampai di tujuannya. Tapi.. yah, yang namanya konsisten itu sulit. Apalagi dunia tak lepas dari berbagai macam distraksi. Terkadang, atau mungkin sering kali, akhirnya kita bergeser dari tujuan awal.
Tapi itu tak masalah. Selayaknya pesawat, pesawat yang terbang pun juga terus bergeser karena dorongan angin. Karnanya, sang pilot perlu terus mengkalibrasi pesawatnya, mengembalikannya lagi ke jalur semula. Tak peduli berapa kali bergeser, pesawat akan terus kembali lagi ke jalannya.
Jadi, sesering apapun kita berbelok dari jalur, cukup bilang saja "Hei kapten, saatnya kembali mengkalibrasi pesawat !" Hehehe...
Catatan Az
❤11🕊1
Selflove
Kita kadang berpikiran
karena ini hidup kita, ya mau ngapa-ngapain pun terserah kita yang penting bahagia
Memang benar sih, setiap orang punya cara mencintai dirinya sendiri, cara menikmati hidup yang beda-beda. Itu pasti. Tapi kita terkadang suka nggak sadar bahwa semua yang dilakuin udah keluar batas syariat.
Pun saat seseorang gemar bernarkoba, tentu dia akan bahagia atasnya, dia juga akan nikmatin apa yang dia lakukan, tapi..
Selflove itu ngga sekedar mencintai diri sendiri dengan semau kita
Tapi juga tentang cara kita menjaga dari batasan-batasan yang merusak diri sendiri
Saat kita menitipkan barang yang paling kita sayang kepada orang lain, eh waktu kita mau ambil titipannya, barangnya rusak. marah nggak?
Sama halnya dengan diri kita adalah titipan dari yang menciptakanNya,
yang harus dijaga baik-baik.
Catatan Az
Kita kadang berpikiran
karena ini hidup kita, ya mau ngapa-ngapain pun terserah kita yang penting bahagia
Memang benar sih, setiap orang punya cara mencintai dirinya sendiri, cara menikmati hidup yang beda-beda. Itu pasti. Tapi kita terkadang suka nggak sadar bahwa semua yang dilakuin udah keluar batas syariat.
Pun saat seseorang gemar bernarkoba, tentu dia akan bahagia atasnya, dia juga akan nikmatin apa yang dia lakukan, tapi..
Selflove itu ngga sekedar mencintai diri sendiri dengan semau kita
Tapi juga tentang cara kita menjaga dari batasan-batasan yang merusak diri sendiri
Saat kita menitipkan barang yang paling kita sayang kepada orang lain, eh waktu kita mau ambil titipannya, barangnya rusak. marah nggak?
Sama halnya dengan diri kita adalah titipan dari yang menciptakanNya,
yang harus dijaga baik-baik.
Catatan Az
❤9👍3🕊1
Healing
Sebagai makhluk-Nya yang terbatas, adakalanya kita perlu istirahat dari peliknya hidup. Perlu istirahat dari segala tuntutan duniawi.
Kalau badan sudah dipakai menunaikan segala kewajiban, jangan lupa bahwa ia juga perlu diberi haknya. Perlu healing.
Dahulu, tatkala Rasulullah gundah sebab hiruk pikuk kejahilan manusia, maka beliau memilih untuk menyendiri, bertahanus (mengasingkan diri), healing di gua Hira. Dan suasana hening inilah yang membuat hati jauh dari hiruk-pikuk dunia.
Menyendiri, menyadari hakikat keberadaan dirinya, merenungi sudah sejauh mana ia melangkah, dan apa yang hendak dicari selanjutnya.
Maka self-healing yang berkualitas pada akhirnya akan menjadikan seseorang tak sekadar ber-relaksasi, tapi juga ber-refleksi sehingga tak hanya kepuasan hati saja yang didapat tapi juga kualitas diri.
Happy weekend🌹
Catatan Az
Sebagai makhluk-Nya yang terbatas, adakalanya kita perlu istirahat dari peliknya hidup. Perlu istirahat dari segala tuntutan duniawi.
Kalau badan sudah dipakai menunaikan segala kewajiban, jangan lupa bahwa ia juga perlu diberi haknya. Perlu healing.
Dahulu, tatkala Rasulullah gundah sebab hiruk pikuk kejahilan manusia, maka beliau memilih untuk menyendiri, bertahanus (mengasingkan diri), healing di gua Hira. Dan suasana hening inilah yang membuat hati jauh dari hiruk-pikuk dunia.
Menyendiri, menyadari hakikat keberadaan dirinya, merenungi sudah sejauh mana ia melangkah, dan apa yang hendak dicari selanjutnya.
Maka self-healing yang berkualitas pada akhirnya akan menjadikan seseorang tak sekadar ber-relaksasi, tapi juga ber-refleksi sehingga tak hanya kepuasan hati saja yang didapat tapi juga kualitas diri.
Happy weekend🌹
Catatan Az
👍10